Lukisan karya Joachim von Sandrart dari tahun 1643 yang memperlihatkan pemburu Jerman memakai topi bulu, yang merupakan cikal bakal dari ushanka yang dikenal sekarang
Oberleutnant Viktor Lindenmann (1916-1942), peraih Ritterkreuz dari Infanterie-Regiment 124
Generalfeldmarschall Friedrich Paulus, Oberbefehlshaber 6.Armee
Karl-Walrad Prinz zu Salm-Horstmar (pangkat terakhir Oberst) dari Aufklärungs-Abteilung 123
Seorang perwira Heer dengan ushanka yang telah dilengkapi dengan lambang Adler Wehrmacht
Profil tentara Jerman dalam balutan seragam musim dingin, lengkap dengan ushanka. Yang pernah nonton film 'Stalingrad' pasti sudah akrab dengan seragam ini!Oleh : Alif Rafik Khan
Ushanka adalah topi bulu khas Rusia yang biasanya dilengkapi dengan 'sayap' di bagian telinga yang dapat dilipat ke atas, dan berfungsi sebagai pelindung bagian samping kepala (terutama telinga) dari serangan hawa dingin Rusia yang terkenal amit-amit. Cara pakainya sangat mudah, cukup dengan mengikatkannya di dagu dan masalah selesai!
Kata Ushanka sendiri, yang merupakan bahasa Rusia, diambil dari kata Ushi yang berarti "telinga".
Sebenarnya, topi bulu semacam ini sudah lama dikenal di Rusia dan negara-negara Skandinavia, meskipun versi yang mempunyai sayap baru populer pada masa Perang Saudara Rusia, dan diperkenalkan oleh Aleksandr Kolchak di Siberia, dan topi tersebut saat itu lebih dikenal dengan nama kolchakovka.
Pengkategorisasian sebagai "topi Rusia" berawal dari perang antara Soviet Rusia melawan Finlandia tahun 1939, dimana ribuan prajurit Rusia tewas kedinginan, akibat dari kesalahan strategi dan kurangnya perlengkapan musim dingin yang memadai. Stalin yang murka langsung memerintahkan reformasi dan diperkenalkanlah pakaian musim dingin yang baru, termasuk di antaranya ushanka untuk menggantikan budyonovkas, topi musim dingin model lama.
Ketika Jerman menginvasi Rusia tahun 1941, mereka segera kepincut melihat topi bulu yang serbaguna tapi multifungsi ini, dan segera mengadaptasinya untuk kepentingan sendiri, tentunya dengan perubahan kecil disana-sini untuk lebih mempertegas ke 'Jerman'annya. Produksi pertama dimulai tahun 1942.
Secara garis besar, ushanka versi Jerman biasanya terbuat dari bulu kelinci dan wol kambing, meskipun di akhir-akhir perang diperkenalkan pula bulu buatan, yang jelas-jelas bukan dibuat dari bulu KETEK! Di bagian depan dipasang lambang Adler khas Jerman yang umumnya terbuat dari bahan metal.
Sumber :
www.en.wikipedia.org
www.forum.panzer-archiv.de
www.kaskus.us
www.rommel-lebt.com
No comments:
Post a Comment