Léon Degrelle di Brussels tanggal 15 Januari 1937



Léon Degrelle sebagai SS-Hauptsturmführer der Reserve dengan medali Ritterkreuz yang didapatnya tanggal 20 Februari 1944
Léon Degrelle sebagai sampul majalah Wehrmacht terkemuka SIGNAL. Ritterkreuz yang terpasang di lehernya adalah hasil editan Photoshop zaman Fir'aun!
Léon Degrelle dengan senang hati membiarkan para pengagumnya memperhatikan medali kebanggaan Ritterkreuz yang tergantung di lehernya
Léon Degrelle sebagai seorang ayah bersama dengan putri-putri tercintanya
Léon Degrelle bersama dengan para Grenadiernya sedang mengantisipasi datangnya serangan Rusia di Estonia, Agustus 1944. Terlihat jelas kelelahan di mata para pasukannya, sementara Degrelle? Semangat yang tak kunjung padam untuk bertempur!
Léon Degrelle memimpin pasukannya berpatroli di pedalaman Rusia, 6 Oktober 1944. Tampak jelas kelelahan di matanya!
Léon Degrelle di bulan November 1944 dalam kunjungannya ke para sukarelawan Prancis "Charlemagne"
Wudhu? Bukan lah! Léon Degrelle dengan seragam camo tanpa gelembung (layaknya khaki) dipadukan dengan sepatu boot tinggi perwira
Léon Degrelle di Estonia tahun 1944 dengan seragam kamuflase totol-totol (WTF?) yang coraknya dibuat sendiri
Léon Degrelle sebagai SS-Sturmbannführer
Léon Degrelle bersama dengan SS-Hauptsturmführer Hermann Weiser dan SS-Obergruppenführer Josef "Sepp" Dietrich
Léon Degrelle dan ajudannya SS-Untersturmführer Roger Wastiau di Charleroi, Belgia. Di kerah Wastiau kita bisa melihat tergantung medali Kriegsverdienstkreuz 2.Klasse mit Schwertern
Léon Degrelle dan SS-Gruppenführer Richard Jungclaus (Höherer SS und Polizeiführer Belgien und Nordfrankreich)
Para
perwira Wehrmacht dan SS berkumpul di depan aula kota di Charleroi,
Belgia, dalam acara parade "Kembalinya ke Kampung Halaman" Sturmbrigade
Wallonien dari pengepungan Kantong Cherkassy yang digelar pada tanggal 1 April 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Oberführer Fritz Witt (Kommandeur 12. SS-Panzer-Division
"Hitlerjugend"); Militärverwaltungschef Eggert Reeder (Verwaltungschef
für Belgien und Nordfrankreich); dan Generalleutnant Emil Zellner
(Oberfeldkommandantur 520 Mons). Baris belakang:
SS-Sturmbannführer Heinrich "Hein" Springer (Divisionsadjutant 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend");
SS-Obersturmbannführer Max Wünsche (Kommandeur
SS-Panzer-regiment 12/12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend");
SS-Standartenführer Kurt Meyer (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment
25/12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"); SS-Sturmbannführer León
Degrelle (Kommandeur SS-Freiwilligen-Brigade "Wallonie"); SS-Oberführer Fritz Kraemer (Ia Erster Generalstabsoffizier I. SS-Panzer-Korps "Leibstandarte"); SS-Hauptsturmführer tak dikenal; SS-Hauptsturmführer Hermann "Bibl" Weiser (Adjutant Kommandierender-General I. SS-Panzer-Korps "Leibstandarte" Dietrich); SS-Standartenführer tak dikenal; dan SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Polizei Richard Jungclaus (Bevollmächtigter des Reichsführer-SS in Belgien und Nordfrankreich)
Léon Degrelle dan SS-Gruppenführer Richard Jungclaus di Istana Charles II, Charleroi, Belgia, tanggal 1 April 1944

Upacara pemberian medali di Charleroi (Belgia) kepada para anggota Wallonie yang selamat dalam pengepungan Cherkassy. Dari kiri ke kanan: SS-Obergruppenführer Sepp Dietrich, SS-Gruppenführer Richard Jungclaus dan SS-Sturmbannführer Léon Degrelle

Léon Degrelle berpidato
Léon Degrelle dalam pengepungan Cherkassy oleh pasukan Uni Soviet. Artileri di depan adalah senjata anti-tank 7,62 cm Rusia

Léon Degrelle dalam acara penganugerahan medali Eichenlaub. Di sebelahnya adalah SS-Obergruppenführer Felix Steiner
SS-Sturmbannführer Léon Degrelle dengan medali Eichenlaub
Kepala Komite Pembebasan Wallonie Léon Degrelle bersama dengan Menteri Luar Negeri Jerman Joachim von Ribbentrop, bulan Desember 1944
Léon Degrelle berfoto bersama dengan para perwira SS
Léon Degrelle di lumpur Pomerania tahun 1945. Salah satu foto langka yang memperlihatkan dia dengan medali Eichenlaubnya!
Léon Degrelle dalam kunjungan ke pasukannya di dekat Stargard bulan Februari 1945
Foto lan Léon Degrelle di Pomerania tahun 1945
Léon Degrelle dengan seragam SS-Standartenführer. Foto dari tahun 1949
Foto lainnya dari Léon Degrelle dengan seragam SS-Standartenführer. Kalau yang ini tahun 1983
Léon Degrelle memakai seragam putih musim panas SS di Spanyol tanggal 8 Oktober 1957
Tetap teguh memuja Hitler walaupun perang sudah berlalu dan Nazi kalah total!
Léon Degrelle dengan seragam putih musim panas SS dan segambreng penghargaan super bergengsi yang diraihnya semasa perang. Dia mempunyai sebuah villa yang indah di Majorca, Spanyol, tak jauh dari tempat tinggal Otto Kretschmer (jagoan U-boat Jerman paling dahsyat dalam Perang Dunia II). Dia juga enak kalau diajak wawancara, dan tidak "mentang-mentang". BTW, pangkat terakhirnya, SS-Standartenführer (Kolonel Senior) setingkat dengan pangkat Brigjen (Brigadir Jenderal) kalau di Indonesia
Degrelle tua pasca-perang. tetap bangga mengenakan medali Eichenlaub yang didapatnya dengan bersimbah darah! Orang-orang skeptis berkata bahwa penghargaan-penghargaan yang didapat Degrelle semata-mata karena "siapa dia" dan bukan "apa yang dilakukannya". Untuk menjawabnya, saya akan berikan contoh tiga orang: Baldur von Schirach: panglima Hitlerjugend dan juga seorang Gauleiter. Medali tertingginya adalah Eisernes Kreuz II klasse; Artur Axmann: panglima Hitlerjugend. Medali tertingginya adalah Eisernes Kreuz II klasse. Reinhard Heydrich, orang kedua SS setelah Himmler. Medali tertingginya adalah Eisernes Kreuz I klasse. Sementara Degrelle? Ritterkreuz mit Eichenlaub, Deutsches Kreuz in Gold, Nahkampfspange in Gold, Verwundetenabzeichen in Gold!
Léon Degrelle tua
Léon Degrelle di masa tua di rumahnya yang asri

Léon Degrelle di Malaga tahun 1987
Léon Degrelle di Madrid tahun 1990
Léon Degrelle di Madrid sedang merundingkan perencanaan acara simpatisan Nazi




Léon Degrelle dalam berbagai buku dan penerbitan lainnya
Patung badan Léon Degrelle produksi Laboratoire de Sculpture

Wallpaper Léon Degrelle