Friday, October 28, 2011

Foto Pemakaman Tokoh Nazi Jerman


Pemakaman Presiden sekaligus pahlawan Jerman Paul von Hindenburg pada bulan Agustus 1934. Dua orang penjaganya merupakan veteran Perang Dunia Pertama, yang terlihat dari medali yang tertempel di seragamnya. Kematian Von Hindenburg pada tanggal 2 Agustus 1934 membuka jalan bagi Reichskanzler Adolf Hitler untuk menjadi diktator Jerman yang memiliki kekuasaan absolut


Mungkin ini adalah upacara pemakaman Nazi paling unik, semata karena diadakan di London, ibukota Inggris yang dalam Perang Dunia II menjadi musuh berat Jerman! Whuattt??? Yup! Tentu saja diadakannya sebelum perang pecah, dan merupakan upacara pemakaman dari Duta Besar Jerman di London Leopold von Hoesch yang meninggal karena serangan jantung tanggal 11 April 1936. Jenazahnya kemudian diantar dengan seluruh upacara kebesaran ke pelabuhan dimana sudah menanti sebuah kapal perusak yang akan membawanya kembali ke Jerman. Foto paling atas memperlihatkan salam Nazi yang terhampar dari orang-orang yang berdiri di balkon Kedutaan Besar Jerman di Carlton House yang menghadap The Mall. Ironisnya, Hoesch terkenal sebagai diplomat yang anti politik ekspansionis Jerman dan secara terbuka bermusuhan dengan Joachim von Ribbentrop yang fanatik Nazi. Orang yang menggantikannya sebagai duta besar Jerman di Inggris, tidak lain tidak bukan adalah von Ribbentrop sendiri!


 
 Charakter als Generalleutnant Richard Waenker von Dankenschweil (12 Desember 1876 - 22 Januari 1937) bergabung dengan Leib-Grenadier-Regiment Nr. 109 as sebagai Fahnenjunker tanggal 28 Juni 1895. Saat Perang Dunia Pertama pecah, Waenker menjadi perwira staff jenderal di XX. Armeekorps dengan pangkat Hauptmann. Sebagian besar karirnya dihabiskan sebagai perwira staff, dari zaman Kekaisaran Jerman sampai Reichswehr. Penempatan terakhirnya adalah sebagai Infanteriführer V di Stuttgart dari tanggal 1 Februari 1930 s/d 1 November 1930. Sang jenderal lahir dari pasangan Richard Waenker von Dankenschweil (1845-1925), Großherzoglich (Grand Duke) di Baden, dan Angelica Sautyer (1848-1914). Dia menikah dengan Marie Philomene tahun 1907 dan dikaruniai 3 putra (salah satunya meninggal dalam kecelakaan pesawat udara, sementara dua lagi gugur dalam Perang Dunia II). Foto di atas memperlihatkan upacara pemakaman Char. Generalleutnant Richard Waenker von Dankenschweil yang dilaksanakan pada bulan Januari 1937


Upacara pemakaman dari ibunda Generalfeldmarschall Werner von Blomberg (Oberbefehlshaber der Wehrmacht) yang dilaksanakan di Waldfriedhof (Eberswalde) tanggal 20 Januari 1938. Baris depan dari kiri ke kanan: General der Infanterie Erwin von Witzleben (terhalang oleh pohon, Kommandierender General III. Armeekorps), General der Artillerie Ludwig Beck (Chef des Generalstabes des Heeres), SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner (Chefadjutant “Führer und Reichskanzler”), Generaloberst Werner Freiherr von Fritsch (Oberbefehlshaber des Heeres), General der Artillerie Wilhelm Keitel (Chef des Wehrmachtamts im Reichskriegsministerium, RKM), Generaladmiral Dr.phil.h.c. Erich Raeder (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine), Generalleutnant Friedrich "Fritz" Fromm (Chef des Allgemeinen Heeresamtes des Reichskriegsministeriums und später im Oberkommando des Heeres), dan (diselingi oleh pendeta yang memunggungi kamera) Generalfeldmarschall Von Blomberg. Hanya berselang kurang dari satu bulan kemudian, Blomberg dan Fritsch dicopot dari jabatannya oleh Hitler!


 Upacara pemakaman General der Infanterie Alfred Krauß (26 April 1862 - 29 September 1938) yang diselenggarakan di Bad Goisern am Hallstättersee, Austria. Krauß (dibaca: Krauss) adalah mantan jenderal Austro-Hungaria dalam Perang Dunia Pertama yang kemudian menjadi anggota Reichstag serta SA-Brigadeführer saat Nazi mengambil alih kekuasaan di Austria bulan Maret 1938. Hadir dalam pemakaman ini para pejabat tinggi NSDAP dan jenderal-jenderal Wehrmacht/SS. #1.Charakter als Generalmajor Edmund Glaise-Horstenau (Bundesminister für nationale Angelegenheiten); #2.Generalleutnant Ing. Johann Kubena (General mit besonderen Aufgaben beim Generalkommando XVII. Armeekorps); #3.Generalleutnant Rudolf Veiel (Kommandeur 2. Panzer-Division); #4.Generalleutnant Mauritz von Wiktorin (mantan Chef der Operationsabteilung des Generalstabes Austria yang pada tanggal 10 November 1938 diangkat menjadi Kommandeur 20. Infanterie-Division Wehrmacht); #6.Generalmajor Dr.jur. Alfred Ritter von Hubicki (Kommandeur 4. leichte-Division); #7.Generalleutnant Werner Kienitz (Kommandierender General XVII. Armeekorps); #10.SS-Gruppenführer Dr. Ernst Kaltenbrunner (Höhere SS- und Polizeiführer "Donau"); #11.SS-Oberführer Otto Jungkunz (Führer SS-Abschnitt VIII); dan Gauleiter Dr.jur. Friedrich "Friedl" Rainer (Gauleiter des Gaues Salzburg)


Upacara pemakaman Generaloberst Eugen Ritter von Schobert yang diadakan tanggal 15 September 1941 di dekat pos komando front depan di Nikolajew dan dihadiri oleh Walther von Brauchitsch serta Marsekal Rumania Ion Antonescu. Di hari yang sama juga diadakan upacara penghormatan serupa di Jerman yang berlokasi di depan musium Angkatan Darat di Münich


Upacara pemakaman Generaloberst Eugen Ritter von Schobert yang diadakan tanggal 15 September 1941. Marsekal Rumania Ion Antonescu (foto atas) bersiap memberikan karangan bunga, sementara di foto bawah Generalfeldmarschall Walther von Brauchitsch memberi hormat marsekal dengan menggunakan Feldmarschallstab-nya


Foto ini diambil di upacara pemakaman Generaloberst Eugen Ritter von Schobert di Münich (lihat foto sebelumnya!). Reichsstatthalter Bavaria Franz Ritter von Epp berjalan bersama dengan Friedrich "Fritz" Haselmayr (Generalleutnant z.V. dan SA-Obergruppenführer). Wajah Haselmayr sangat mirip dengan Franz Halder sehingga banyak orang yang salah menduga kalau jenderal yang di sebelah kanan adalah nama yang disebut terakhir!


 Upacara pemakaman General der Infanterie Kurt von Briesen (Kommandierender General LII. Armeekorps) yang tewas pada tanggal 20 November 1941 di dekat Isjum (Donetsk) saat mendapat serangan dari pesawat udara Rusia. Jenazahnya kemudian dikebumikan di Deutscher Soldatenfriedhof Kharkov di Ukraina tak lama kemudian. Untuk identifikasinya, aki-aki yang menghadap kamera sambil memegang tongkat adalah General der Infanterie Georg von Sodenstern (Chef der Generalstabes Heeresgruppe Süd), sementara di belakangnya yang sedang menunduk adalah Generalfeldmarschall Gerd von Rundstedt (Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd). Di sebelah kanan memakai ledermantel (jaket kulit) adalah Generalfeldmarschall Walther von Reichenau (Oberbefehlshaber 6. Armee)

 
Upacara pemakaman Hans-Joachim Marseille di Derna yang dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober 1942. Kehilangan sang pilot jagoan berjuluk 'Bintang Afrika' ini membawa pengaruh begitu besar terhadap moral para pilot pemburu Jerman dari Jagdgeschwader 27 yang bertugas di Afrika sehingga tak lama kemudian mereka direlokasikan ke tempat lain!

Generalfeldmarschall Albert Kesselring memberikan eulogi terakhir sebelum peti jenazah Hauptmann Hans-Joachim Marseille diturunkan ke liang lahat. Marseille tewas pada tanggal 30 September 1942 setelah terbentur stabiliser vertikal ketika berusaha bail-out dari pesawatnya (Messerschmitt Bf 109 G-2 yang mengalami kerusakan mesin


Upacara pemakaman Hans-Joachim Marseille. Seorang prajurit Luftwaffe membawa ordenskissen (bantal berisi medali dan penghargaan) milik Marseille. Tidak disebutkan siapa dia, tapi kok wajahnya mirip-mirip Rainer Pöttgen (mantan wingman Marseille) ya? Dalam ordenskissen ini, kita bisa melihat medali-medali sebagai berikut: Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub, Schwerter und Brillanten; Eisernes Kreuzes (I dan II klasse); Deutsches Kreuz in Gold; Nahkampfspange der Luftwaffe; Flugzeugführerabzeichen; dan Brevetto di Pilota Italia



Upacara pemakaman Generalleutnant (anumerta) Walther von Hünersdorff, komandan 6.Panzer-Division, di wilayah Kharkov tanggal 17 Juli 1943. Para perwira tinggi dan perawat DRK memberi penghormatan terakhir di depan peti mati Hünersdorff yang ditutupi oleh bendera swastika. Perawat di tengah yang memegang karangan bunga adalah istri mendiang. Erich von Manstein memberi hormat dengan menggunakan interimstab-nya. Di sebelah kanannya adalah Generaloberst Hermann Hoth, sementara di sebelah Hoth adalah Generaloberst Erhard Raus. Hünersdorff sendiri tewas akibat tembakan sniper Rusia!

Upacara pemakaman Generalleutnant (anumerta) Walther von Hünersdorff, komandan 6.Panzer-Division, di wilayah Kharkov tanggal 17 Juli 1943. Erich von Manstein memberi hormat marsekal di hadapan penjaga kehormatan yang membawa peti jenazah Hünersdorff dengan interimstab-nya


Upacara pemakaman Oberstleutnant Hans Philipp yang diadakan di kota kelahirannya di Meissen tanggal 16 Oktober 1943. Dia gugur dalam pertempuran udara melawan P-47 Thunderbolt tanggal 8 Oktober 1943 di dekat Neuenhaus, Belanda. Dipercaya bahwa yang membunuhnya adalah pilot Robert S. Johnson dari Amerika. Philipp sebenarnya berhasil terlontar dari pesawatnya, hanya saja parasutnya tidak mengembang

Upacara pemakaman Oberstleutnant Hans Philipp yang diadakan di kota kelahirannya di Meissen tanggal 16 Oktober 1943. Iring-iringan rombongan pembawa jenazah sang jagoan Luftwaffe dalam perjalanan dari Rathaus (Aula Kota) menuju kompleks pekuburan


Upacara pemakaman Oberstleutnant Hans Philipp yang diadakan di kota kelahirannya di Meissen tanggal 16 Oktober 1943. Berdiri menghormat paling depan adalah Generaloberst (Luftwaffe) Alfred Keller. Paling kanan tampaknya adalah keluarga dekat Hans Philipp (istri? ibu? saudara?), karena dialah yang kelihatan paling terpukul dalam foto ini!

 
Upacara pemakaman Generaloberst Hans Valentin Hube yang diselenggarakan tanggal 26 April 1944 (Hube sendiri tewas dalam kecelakaan pesawat 5 hari sebelumnya). Di depan duduk Adolf Hitler dan Hermann Göring yang mengapit keluarga yang ditinggalkan (kemungkinan istri atau anak mendiang). Di barisan depan pula kita bisa melihat di ujung kiri Erhard Milch dan Günther von Kluge


Masih dari upacara pemakaman yang sama (Hans Hube). Baris depan dari kiri ke kanan: Generalfeldmarschall Hans-Günther von Kluge, Reichsführer-SS Heinrich Himmler, Großadmiral Karl Dönitz dan Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel. Baris belakang antara Kluge dan Himmler adalah General der Infanterie Joachim von Kortzfleisch, sementara bapak-bapak botak dengan kepala menunduk antara Dönitz dan Keitel adalah Generaloberst Hermann Hoth



Regu penjaga kehormatan dalam upacara pemakaman jagoan Luftwaffe Major Walter Nowotny yang dilaksanakan tanggal 17 November 1944. Bertindak selaku pemimpin upacara yaitu Generaloberst Otto Deßloch. Nowotny sendiri tewas tanggal 8 November 1944 setelah pesawat Messerschmitt Me 262 yang dipilotinya hancur menghantam daratan saat berusaha mendarat


 Upacara pemakaman Gerd von Rundstedt yang diselenggarakan di pinggiran Hannover-Stöcken (Jerman) pada bulan Februari 1953. Sang mantan Generalfeldmarschall meninggal dunia akibat gagal jantung pada tanggal 24 Februari 1953, hanya berselang empat bulan setelah kematian istri tercintanya, Luise "Bila" von Rundstedt (4 Oktober 1952). Anak satu-satunya pasangan ini, Hans Gerd von Rundstedt, sudah terlebih dahulu meninggal dunia akibat kanker tenggorokan pada tanggal 12 Januari 1948. Gerd von Rundstedt dikuburkan dengan memakai seragam lengkap, dan upacara pemakamannya dihadiri oleh 2.000 orang (yang kebanyakan merupakan veteran perang mantan anakbuahnya). Disini tampak seorang pria membawakan Ordenskissen (bantal medali) yang berisikan Marschallstab serta Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwertern yang dimiliki oleh mendiang semasa hidupnya





Mantan pilot pemburu terkemuka dalam Perang Dunia II, Adolf Galland, ikut mengusung peti mati yang yang berisi jenazah Werner Baumbach ke tempat peristirahatannya yang terakhir, Oktober 1953. Baumbach meninggal dunia dalam kecelakaan udara di atas sungai Rio de la Plata (Berazategui/Buenos Aires) pada tanggal 20 Oktober 1953 pukul 11:00 siang saat sedang mengujicoba pesawat pembom Avro Lancaster I B-036 (nomor produksi 1455) buatan Inggris. Ikut tewas bersamanya Karl Heinrich dan Iván Viola yang berada dalam pesawat yang sama. Pada awalnya jenazah Baumbach dikebumikan di pemakaman lokal di Buenos Aires, tapi kemudian dipindahkan ke Cloppenburg (Niedersachsen) yang merupakan tempat kelahirannya



"Selamat tinggal kawanku Werner... Sebagai seorang sahabat engkau selalu membantu kapan saja bila dibutuhkan. Karaktermu yang kuat dan semangatmu sebagai seorang pilot akan tetap hidup diantara kita dan di hati kita selamanya." Dalam upacara pemakaman Werner Baumbach yang dilangsungkan di pemakaman militer Jerman di Buenos Aires ini (Oktober 1953), Adolf Galland berpidato memberikan penghormatan terakhir bagi sang pilot bomber brilian sekaligus sahabat dekatnya



 Upacara pemakaman mantan Großadmiral dan Panglima Kriegsmarine Erich Raeder yang diselenggarakan pada tanggal 11 November 1960 di kota pelabuhan Kiel (Schleswig-Holstein). Uniknya, dalam foto ini kita melihat Ordenskissen (bantal medali) Raeder hanya memajang medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, Ritterkreuz des königlichen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern serta Admiralstab kepunyaannya, sementara banyak medali lainnya justru tidak dipajang! Atau apakah kita tidak melihat Ordenskissen lainnya dalam foto ini?


Upacara pemakaman Karl Dönitz yang dilangsungkan di pekuburan Waldfriedhof, Aumühle, tanggal 6 Januari 1981. Orang yang memegang ordenskissen (bantal medali) adalah Adalbert Schnee, mantan bawahannya dalam Perang Dunia II. Turut hadir dalam pemakamannya lebih dari 100 orang Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz)!
 


Sumber :
Buku "German Fighter Ace Hans-Joachim Marseille, The Life Story Of The Star Of Africa" karya Franz Kurowski
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
Foto koleksi pribadi Matthew J. Denn
 
www.audiovis.nac.gov.pl
www.commons.wikimedia.org
www.feldgrau.net

www.forum.axishistory.com
www.life.com
www.militaryphotos.net 

www.norgeslexi.com
www.wehrmacht-awards.com

No comments: