Max Wünsche sebagai ajudan Adolf Hitler

Max Wünsche dalam sebuah pesta bersama dengan SS-Gruppenführer Julius Schaub
Max Wünsche bersama dengan Adolf Hitler dan Hermann Göring dalam sebuah review. Di sebelahnya adalah jenderal Luftwaffe Karl-Heinrich Bodenschatz.
Foto ini sering nongol di History Channel!
Acara konferensi pers di Führerbau selama berlangsungnya peristiwa "Kristallnacht" tanggal 10 November 1938. Kalau gambar orang-orang ini terlalu kecil sehingga membuat mata anda tetelo, coba klik gambarnya dan perhatikan! Max Wünsche berdiri di bawah lampu dinding di tengah, si pirang dalam seragam hitam Allgemeine-SS yang berendengan dengan ajudan Hitler dari Luftwaffe, Nikolaus von Below
Perayaan ulang tahun ke-50 Adolf Hitler yang diselenggarakan secara besar-besaran tanggal 20 April 1939 di seluruh Jerman. Dalam foto jepretan Hugo jaeger ini, sang Führer sedang menerima tamu-tamunya yang berkunjung dalam resepsi malam di Berlin. Dari kiri ke kanan: Hitler, Dr. Karl Brandt (dokter pribadi Hitler), Heinrich Hoffmann (berjabat tangan, fotografer pribadi Hitler), Max Wünsche (masih berpangkat SS-Untersturmführer), dan Dr. Theodor Morell (antri salaman, dokter pribadi Hitler yang lain). Uniknya,
Wünsche mempunyai tanggal lahir yang sama (20 April) dengan Führer-nya!
SS-Obersturmführer Max Wünsche sebagai ajudan Adolf Hitler dalam sebuah acara. Di paling kiri adalah SS-Gruppenführer Julius Schaub, sementara di belakangnya (memakai seragam Gauleiter) adalah Adolf Wagner, Gauleiter München-Oberbayern dari tahun 1929 sampai dengan kematiannya di tahun 1944. Dari sini kita bisa sedikit menduga bahwa acara ini diselenggarakan di Münich
Jochen Peiper saat masih berstatus sebagai ajudan Heinrich Himmler. Di sebelahnya adalah Max Wünche, si tampan yang saat itu juga menjadi ajudan dari Adolf Hitler
Max Wünsche bersama dengan bosnya Adolf Hitler, tak lama setelah menjadi SS-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler" tahun 1937, dalam sebuah kunjungan ke Sekolah Pemudi di Berchtesgaden di tahun yang sama. Wünsche tampak mengenakan dasi dengan pin NSDAP. Nomor keanggotaan partainya: 491403. Nomor keanggotaan SS: 153 508. Ritterkreuz Vorschlag nummer: 1567, dan Eichenlaub Vorschlag nummer: 548
Selain sebagai komandan panzer tangguh, Max Wünsche juga dikenal sebagai seorang penari waltz yang handal. Disini si tampan berpose dengan seragam tuxedo bersama artis Austria Magda Schneider (ibu dari aktor terkenal Austria era 60-an dan 70-an, Romy Schneider). Foto ini sendiri merupakan hasil cropping dari jepretan fotografer Nazi Hugo Jäger yang nongol dalam buku "Hitlers Neue Reichskanzlei" terbitan Arndt, dimana Magda Schneider berdiri di antara Wünsche dan aktor Paul Richter. Tahunnya adalah tahun 1939
Adolf Hitler bersama para staffnya berfoto bersama di Hauptquartier "Wolffschanze" bulan Juni 1940. Dari kiri ke kanan, baris pertama: SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner (Chefadjutant des "Führers und Reichskanzlers“); SS-Gruppenführer Dr.rer.pol. Otto Dietrich (Staatssekretär im Reichsministerium für Volksaufklärung und Propaganda); Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommandos der Wehrmacht); Führer Adolf Hitler; Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamtes); SS-Obergruppenführer Martin Bormann (Stabsleiter im Amt des Stellvertreters des Führers); Hauptmann Nicolaus von Below (Luftwaffen-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"); dan Prof. Heinrich Hoffmann (Reichsbilderstatter der NSDAP). Baris kedua : Major Gerhard Engel (Heeres-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"); SS-Obersturmbannführer Prof.dr.med. Karl Brandt (Hitlers Begleitarzt); Fregattenkapitän Karl-Jesko von Puttkamer (tertutup topi Keitel, Marine-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"); Generalleutnant Karl-Heinrich Bodenshatz (Chef des Ministeramtes des Reichministers der Luftfahrt und Oberbefehlshabers der Luftwaffe); Heinz Lorenz (sedikit terhalang oleh Bodenshatz, deutscher Pressesekretär im Führerhauptquartier); SS-Oberführer Walther Hewel (di atas kepala Hitler, Verbindungsbeamter des Auswärtigen Amtes zum Führer und Reichskanzler); orang dengan kacamata tidak diketahui identitasnya; Oberst Rudolf Schmundt (Chefadjutant des Heeres beim Führer und Oberbefehlshaber der Wehrmacht); SS-Gruppenführer Julius Schaub (di atas kepala Jodl, Chefadjutant des Führers Adolf Hitler); SS-Hauptsturmführer Max Wünsche (SS-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"); SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS); Prof.Dr.med. Theodor "Theo" Morell (Hitlers Leibarzt); dan SS-Obersturmführer Hans-Georg Schulze-Kossens (Hitlers Ordonanz-Offizier)
Max Wünsche dalam sebuah foto dari tahun 1940

SS-Hauptsturmführer tampan di belakang kiri adalah Max Wünsche (pangkat terakhir SS-Obersturmbannführer). Foto ini diambil di Yunani tahun 1941
Para perwira dari Heeresgruppe Süd Membahas strategi serangan di medan perang Rusia dalam fase pertama Operasi Barbarossa, bulan Juli/Agustus 1941. Dalam foto yang diambil oleh Kriegsberichter Roth ini, dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Rudolf Lehmann (Kepala Staff 1. SS Division Leibstandarte Adolf Hitler), SS-Gruppenführer Sepp Dietrich (komandan 1. SS Division Leibstandarte Adolf Hitler), Generalleutnant Erich Clößner (komandan 25. Infanterie-Division), Georg Schönberger, dan Max Wünsche
SS-Obergruppenführer
Sepp Dietrich dalam acara penganugerahan medali untuk unit
Sturmgeschütz-Abteilung dari Divisi Leibstandarte SS Adolf Hitler di
Taganrog, Rostov Oblast (Rusia), tanggal 21 Maret 1942. Dari kiri ke
kanan: Heinz von Westernhagen, Karl-Heinz Prinz, Wolfgang Rabe, Sepp
Dietrich, Emil Wiesemann, Max
Wünsche, Karl Rettlinger, dan ??? (ada yang tahu namanya? Mungkin Udin
Petot atau Edi Tansil: Ejakulasi dini tanpa hasil?). Foto oleh
Kriegsberichter Gayk
SS-Obergruppenführer
und General der Waffen-SS Sepp Dietrich (Kommandeur Leibstandarte SS
Adolf Hitler (mot.)) dan SS-Hauptsturmführer Max Wünsche (Kommandeur
SS-Sturmgeschütz-Abteilung "LSSAH") dalam acara penganugerahan medali untuk unit
Sturmgeschütz-Abteilung dari Divisi Leibstandarte SS Adolf Hitler di
Taganrog, Rostov Oblast (Rusia), tanggal 21 Maret 1942. Foto oleh SS-Hauptscharführer dan Kriegsberichter Paul Augustin
Max Wünsche mengenakan kemeja musim panas bersama dengan anak buahnya. Dari tanda pangkat di bahunya, tahulah kita bahwa di foto ini dia masih berpangkat SS-Hauptsturmführer (Kapten SS)

SS-Sturmbannführer Georg Schönberger dan SS-Hauptsturmführer Max Wünsche (tengah) memberi medali kepada seorang Untersturmführer dari divisi Leibstandarte Adolf Hitler. Lokasinya adalah di dekat Kharkov, Ukraina, bulan Maret 1943. Dalam foto ini, Schönberger dan Wünsche sama-sama mengenakan topi lapangan (feldmütze) M38 yang biasanya dipakai oleh pasukan panzer Heer. Satu lagi, foto ini adalah milik
Bundesarchiv, dan sekali lagi mereka membuat sedikit kesalahan kecil (atau kesalahan ketik?) karena menyebutkan sang perwira di sebelah kiri sebagai Schön
eberger
Max Wünsche (kanan) bersama dengan Kurt "Panzermeyer" Meyer di front Rusia
Max Wünsche bersama dengan Kurt Meyer di selatan Kharkov tanggal 3 Maret 1943. Kendaraan di kanan adalah "s. gl. Einheits-Pkw" di atas sasis Horch 108. Fungsi kendaraan ini sendiri tampaknya sebagai sebuah Kfz 23 atau truk telepon (perhatikan kabel-kabel yang terpasang di bempernya!). Plat nomornya adalah SS-166497. Bener nggak?


Max Wünsche memakai topi bulu khas Rusia (ushanka)

SS-Sturmbannführer Max Wünsche dalam balutan seragam hitam pasukan panzer (Panzertruppen). Mata biru, rambut pirang, bibir seksi, wajah tampan... siapa yang nahaaaaann! (Busyet, sudah kayak cewek aja nih!)

Para perwira dan bintara Waffen-SS dalam acara ramah tamah dengan Menteri Propaganda Joseph Goebbels, musim semi 1943. Dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Hans Jüttner (Chef des SS-Führungshauptamtes), SS-Sturmbannführer Kurt Meyer (Führer SS-Aufklärungs-Abteilung 1/SS-Panzergrenadier-Division LSSAH), SS-Sturmbannführer Max Wünsche (Kommandeur I.Abteilung/SS-Panzer-Regiment 1/SS-Panzergrenadier-Division LSSAH), Joseph Goebbels (Reichsminister für Volksaufklärung und Propaganda), SS-Sturmbannführer Hugo Kraas (Führer I.Bataillon/SS-Panzergrenadier-Regiment 2/SS-Panzergrenadier-Division LSSAH), SS-Hauptsturmführer Hermann Buchner (Chef 9.Kompanie/SS-Totenkopf-Infanterie-Regiment 1/SS-Panzergrenadier-Division Totenkopf), SS-Untersturmführer Heinz Macher (Chef 16.Kompanie (Pionier)/SS-Panzergrenadier-Regiment Deutschland/SS-Panzergrenadier-Division Das Reich), SS-Oberscharführer Hans Hirning (Granatwerfertruppführer 6.Kompanie/SS-Totenkopf-Infanterie-Regiment 1/SS-Panzergrenadier-Division Totenkopf), dan SS-Scharführer Egon Endell (6.Batterie/SS-Totenkopf-Artillerie-Regiment/SS-Panzergrenadier-Division Totenkopf)


Max Wünsche sebagai SS-Sturmbannführer (Mayor SS)


Max Wünsche dalam balutan seragam hitam Panzertruppen

Pembuat caption di foto ini telah membuat kesalahan dengan menyebutkan bahwa perwira di sebelah kanan adalah Johannes Mühlenkamp, padahal dia jelas-jelas adalah Max Wünsche! Untuk Ritterkreuzträger dari Rumania di sebelah kiri, namanya adalah Radu Korne (pangkat terakhir:
General de Brigadă alias Brigadir Jenderal). Foto diambil di Kaukasus, musim panas 1943

Para
perwira Wehrmacht dan SS berkumpul di depan aula kota di Charleroi,
Belgia, dalam acara parade "Kembalinya ke Kampung Halaman" Sturmbrigade
Wallonien dari pengepungan Kantong Cherkassy yang digelar pada tanggal 1
April 1944. Di acara ini pula
dilakukan upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit
Eichenlaub untuk perwira Sturmbrigade Wallonien yang paling cemerlang,
Léon Degrelle,
oleh SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp"
Dietrich (Kommandierender General I. SS Panzerkorps "Leibstandarte").
Baris depan, dari kiri ke kanan: SS-Oberführer Fritz Witt (Kommandeur
12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"); Militärverwaltungschef Eggert
Reeder (Verwaltungschef für Belgien und Nordfrankreich); dan
Generalleutnant Emil Zellner (Oberfeldkommandantur 520 Mons). Baris
kedua: perwira Heer yang tidak diketahui namanya; SS-Obersturmbannführer
Max Wünsche (Kommandeur SS-Panzer-regiment 12/12.SS-Panzer-Division
"Hitlerjugend"); dan SS-Standartenführer Kurt Meyer (Kommandeur
SS-Panzergrenadier-Regiment 25/12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend").
Paling belakang adalah seorang perwira Gebirgsjäger (perhatikan
Edelweiss di schirmmütze!) yang tidak diketahui namanya.
Para dedengkot divisi Hitlerjugend ikut hadir dalam acara ini karena
lokasinya berdekatan dengan tempat pelatihan mereka di Beverloo (Belgia)

Para
perwira Wehrmacht dan SS berkumpul di depan aula kota di Charleroi,
Belgia, dalam acara parade "Kembalinya ke Kampung Halaman" Sturmbrigade
Wallonien dari pengepungan Kantong Cherkassy yang digelar pada tanggal 1 April 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Oberführer Fritz Witt (Kommandeur 12. SS-Panzer-Division
"Hitlerjugend"); Militärverwaltungschef Eggert Reeder (Verwaltungschef
für Belgien und Nordfrankreich); dan Generalleutnant Emil Zellner
(Oberfeldkommandantur 520 Mons). Baris belakang:
SS-Sturmbannführer Heinrich "Hein" Springer (Divisionsadjutant 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend");
SS-Obersturmbannführer Max Wünsche (Kommandeur
SS-Panzer-regiment 12/12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend");
SS-Standartenführer Kurt Meyer (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment
25/12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"); SS-Sturmbannführer León
Degrelle (Kommandeur SS-Freiwilligen-Brigade "Wallonie"); SS-Oberführer Fritz Kraemer (Ia Erster Generalstabsoffizier I. SS-Panzer-Korps "Leibstandarte"); SS-Hauptsturmführer tak dikenal; SS-Hauptsturmführer Hermann "Bibl" Weiser (Adjutant Kommandierender-General I. SS-Panzer-Korps "Leibstandarte" Dietrich); SS-Standartenführer tak dikenal; dan SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Polizei Richard Jungclaus (Bevollmächtigter des Reichsführer-SS in Belgien und Nordfrankreich)

Setelah berhenti jadi ajudan Hitler dan bertugas di front depan, Max Wünsche bertemu lagi dalam beberapa kesempatan dengan Führer-nya. Saya bisa bayangkan betapa terkejutnya perwira muda ini mendapati betapa perang telah "menggerogoti" Hitler, baik fisik maupun mental. Dari kiri ke kanan: Tidak diketahui (ajudan?), Max Wünsche, Balthasar Woll, Hans Pfeiffer dan Adolf Hitler

Hasil photoshop foto sebelumnya. Ternyata ada Hermann Fegelein di kanan!

Dari kiri ke kanan: Max Wünsche, Fritz Witt dan Wilhelm Mohnke. Acaranya? Kemungkinan tahlilan...
Sekarang do'i bergaya di atas Panthernya dengan seragam kamuflase buatan Italia di front Normandia
Max Wünsche sebagai seorang komandan Resimen Panzer di Divisi Panzer SS ke-12 'Hitlerjugend', berfoto bersama SS-Standartenführer Kurt Meyer (kiri) dan SS-Sturmbannführer Bernhard Seibken (kanan)
Dari kiri ke kanan: SS-Brigadeführer Fritz Witt
(Kommandeur 12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"), SS-Hauptsturmführer Albert Schuch (Kommandant des Stabsquartiers 12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"), dan
SS-Obersturmbannführer Max Wünsche (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 12/12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"). Disini Wünsche mengenakan seragam kamuflase Telo Mimetico M29 buatan Italia. Foto diambil di l'Abbaye d'Ardenne, Caen, Normandia (Prancis), bulan Juni 1944 oleh Kriegsberichter Wilfried Woscidlo

Dalam
foto jepretan Wilfried Woscidlo ini, memperlihatkan perwira-perwira
tinggi Divisi Panzer SS ke-12 "Hitlerjugend" di biara Ardenne di
Caen, Prancis, bulan Juni 1944 tak lama setelah Sekutu mendarat di
Normandia. Dari kiri ke kanan: SS-Standartenführer Kurt Meyer
(Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 25), SS-Brigadeführer Fritz Witt
(Kommandeur 12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend") dan
SS-Obersturmbannführer Max Wünsche (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 12).
Perhatikan anjing Schäferhund (gembala Jerman) di sebelah kanan yang sedang "kuliat" (sumpah, saya
tidak menemukan arti kata ini dalam bahasa Indonesia!). Dia adalah
Patra yang merupakan anjing Witt hadiah langsung dari Hitler!
Max Wünsche dalam acara penganugerahan medali Eisernes Kreuz II klasse untuk para prajurit di bawah komandonya (termasuk SS-Oberscharführer Stempel yang berdiri di hadapannya) di front Normandia tanggal 20 Juli 1944. Di kepalanya bertengger tarnmütze (topi camo SS) dengan pola kamuflase Telo Mimetico M29 Italia yang langka dan jarang terdapat di foto-foto periode tersebut (biasanya topi jenis ini dibuat sendiri di penjahit dan bukannya hasil "pembagian"). Uniknya,
Wünsche juga memakai overall kamuflase Italia dan bukannya Waffen-SS! Medali-medali yang akan dibagikan, terlihat dipegang oleh SS-Hauptsturmführer Helmut Schlauss (Nachrichten Offizier SS-Panzer-Regiment 12 "Hitlerjugend") di belakangnya.
SS-Oberscharführer Stempel dianugerahi EKII setelah menembak jatuh lima buah pesawat musuh menggunakan senjata anti pesawat udara ringan! Foto oleh SS-Kriegsberichter Willi Stollberg
Yang mana nih yang Max Wünsche? Ono noh yang pake perban, bersama pasukan Hitlerjugend! Disini dia sedang merundingkan strategi bersama dengan para bintara seniornya tak lama setelah serangan atas Norrey-en-Bessin tanggal 9 Juni 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Unterscharführer Koslowski, soldat Otto Funk, SS-Obersturmbannführer Max Wünsche (cuman keliatan punggungnya doang), soldat (?), soldat Klaus Schuh dan SS-Hauptscharführer Wilhelm Boigk. Mengenai cerita bagaimana Wünsche sampai terluka di kepala: Saat dia sedang menyaksikan Panther-Panther dari kompi ke-1 dan ke-4 yang berada di bawah komandonya di Villeneuve de Rot yang baru pulang dari aksi penyerangan di Bretteville tanggal 8/9 Juni 1944, tiba-tiba sebuah granat menghantam bagian depan salah satu Panther. Salah satu pecahan ledakan granat tersebut melukai
Wünsche di kepala, dan bahkan sempat membuatnya tidak sadar. Perwira lain yang ada disitu, SS-Obersturmführer Chemnitz, terkena pecahan bom dari kepala sampai kaki, sementara Nehrlich (SS-Untersturmführer dari Stab SS-PzRgt 12) terluka parah dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit
SS-Hauptsturmführer
Rudolf von Ribbentrop (Chef
3.Panzerkompanie/I.Bataillon/SS-Panzer-Regiment 12) sedang dibonceng di
bagian sespan BMW R75 oleh Kommandeur SS-Panzer-Regiment
12/12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend", SS-Obersturmbannführer Max
Wünsche, setelah mengadakan kunjungan terhadap para anggota
III.Zug/15.Kompanie/SS-Panzergrenadier-Regiment 25 yang selamat dari
penyerangan yang gagal terhadap 2nd Armoured Brigade Kanada di
Norrey-en-Bessin, Normandia, tanggal 9 Juni 1944. Perhatikan bahwa Von
Ribbentrop dan Wünsche sama-sama terluka dalam foto yang diambil oleh
SS-Kriegsberichter Siegfried Woscidlo ini!
Setelah pendaratan Sekutu di Normandia, hari-hari Wünsche bersama Divisi Hitlerjugend diisi dari pertempuran satu ke pertempuran yang lain. Disini (20 Juni 1944) dia sedang berdiskusi bersama dua orang petinggi divisi tersebut : sang komandan SS-Brigadeführer Fritz Witt dan deputinya, SS-Standartenführer Kurt Meyer. Beberapa hari setelah foto ini dibuat, Witt tewas terkena tembakan artileri laut yang diluncurkan dari kapal perang Sekutu, dan Meyer menjadi penggantinya
Raut muka bangga tampak kentara terlihat dari Wünsche, yang menerima medali Eichenlaub atas dedikasinya yang luar biasa dalam pertempuran, apalagi yang menyematkannya adalah dedengkot SS semua, dengan dihadiri oleh panglima tertinggi SS Heinrich Himmler. Dari kiri ke kanan : Kurt Meyer, Max Wünsche, Joseph 'Sepp' Dietrich, Heinrich Himmler dan Meyer yang lain, Hubert Meyer


Diambil dari cuplikan berita film "Die Deutsche Wochenschau"
dan memperlihatkan upacara penganugerahan Ritterkreuz tanggal 11 Juli
1944 untuk dua orang perwira 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend" yang
berprestasi: SS-Obersturmbannführer Wilhelm Mohnke (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 26/12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend") dan SS-Sturmbannführer Karl-Heinz Prinz (Führer II.Bataillon/SS-Panzer-Regiment 12/12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"). Dua foto di atas memperlihatkan saat Mohnke (yang berbalut perban) dikalungi Ritterkreuz oleh
SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich
(Kommandierender General I. SS Panzerkorps "Leibstandarte"), sementara
Prinz memperhatikan di kiri (foto kedua). Ikut hadir komandan 12.
SS-Panzer-Division "Hitlerjugend", Kurt Meyer (kanan), dan Komandan
SS-Panzer-Regiment 12 "Hitlerjugend", Max Wünsche(tengah)

Setelah
upacara penganugerahan medali selesai, kini giliran kedua orang
Ritterkreuzträger anyar berpose bersama yang lainnya. Dari kiri ke
kanan: SS-Obersturmbannführer Wilhelm Mohnke (Kommandeur
SS-Panzergrenadier-Regiment 26/12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend");
SS-Obersturmbannführer Max Wünsche (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 12/12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend");
SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich
(Kommandierender General I. SS Panzerkorps "Leibstandarte");
SS-Standartenführer Kurt "Panzermeyer" Meyer (Kommandeur 12.
SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"); dan SS-Sturmbannführer Karl-Heinz
Prinz (Führer II.Bataillon/SS-Panzer-Regiment 12/12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend")
Max Wünsche di hari tua dalam salah satu acara reuni para perwira SS. Dengan bangga dia masih memakai Eichenlaub yang tergantung di lehernya, dan sisa-sisa ketampanannya pun masih terlihat!
Foto lain Max Wünsche sebagai aki-aki

Der alter Max...
Lukisan Max Wünsche (tahu dong yang mana?) bersama dengan para panglima Kriegsmarine, Großadmiral Erich Raeder dan Karl Dönitz (entahlah kenapa sang pelukis memasangkannya bersama mereka, apakah karena sama-sama berpakaian hitam?). Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa lukisan ini dicomot dari foto ulang tahun Hitler bulan April 1944, dimana Wünsche mewakili Himmler menyerahkan kenang-kenangan untuk Hitler dari SS. Yang harusnya frame lukisan kenang-kenangan di tangan Wünsche dirubah menjadi sarung tangan!











Boneka
Max Wünsche dari TOYS CITY dengan detail yang mengagumkan!
Untuk melihat biografi Max Wünsche, bisa dilihat DISINI.
Sumber :
www.1ss-lsah.com
www.commons.wikimedia.org
www.forum.axishistory.com
www.kai-winkler.com
www.life.com
www.toyshammer.com
www.wehrmacht-awards.com