Sunday, December 29, 2013

Album Foto 10. Infanterie-Division / 10. Panzergrenadier-Division

PERAIH RITTERKREUZ

Oberleutnant Fritz Axtmann (7 Desember 1914 - 13 September 1943) bergabung dengan 20. (Bayerische) Infanterie-Regiment tanggal 1 April 1933, dan dengan unitnya ini dia ikut serta dalam invasi Jerman ke Polandia dan Prancis. Kedua versi Eisernes Kreuzes yang didapatkannya dalam pertempuran di Polandia adalah pembuktian kapasitasnya sebagai seorang prajurit Wehrmacht yang pemberani. Dalam awal kampanye Jerman di Rusia pun dia sekali lagi menunjukkan prestasinya. Saat itu resimen tempat dia bergabung ditugaskan untuk mempertahankan bagian selatan wilayah Propoisk yang berbatasan dengan Mogilev. 12 kali Tentara Merah menyerbu posisi mereka, dan 12 kali pula serangan tersebut berhasil dipatahkan! Tidak hanya itu, Axtmann berkali-kali memimpin anakbuahnya (atas inisiatif sendiri) untuk melakukan serangan balik ke posisi Rusia. Di serangan yang ke-13 pasukan musuh berhasil menembus sayap kiri resimen dan bahkan mencapai markasnya. Axtmann diperintahkan oleh komandan kompinya untuk merebut kembali posisi mereka yang diduduki musuh. Bersama dengan Zug-nya dia melakukan serangan balik konstan dan tidak patah arang saat dua serangan pertama berakhir dengan kegagalan. Di serangan yang ketiga musuh berhasil dipukul mundur dan markas resimen serta jembatan penghubung kembali di tangan pasukan Jerman. Atas jasa-jasanya dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 25 Agustus 1941 sebagai Oberfeldwebel dan Kompanietruppführer di 7.Kompanie / II.Bataillon / Infanterie-Regiment 20 (motorisiert) / 10.Infanterie-Division (motorisiert) / XXIV.Armeekorps (motorisiert) / Panzergruppe 2 / Heeresgruppe Mitte. Pada tanggal 1 November 1942 Axtmann dipromosikan menjadi Leutnant sekaligus komandan kompi ketiga di resimennya. Dalam pertempuran sengit di Ljutenka tanggal 6 September 1943 sang perwira pemberani terluka parah terkena tembakan di bagian kepala. Beberapa hari kemudian dia meninggal karena luka-lukanya di Kriegslazarett 1/530 (R) di Kiev. Secara anumerta pangkatnya dinaikkan menjadi Oberleutnant. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (25 September 1939) dan I.Klasse (27 September 1939); Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (1940); Verwundetenabzeichen in Schwarz; Dienstauszeichnung der Wehrmacht III.Klasse; serta Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942)


 Oberstleutnant Hermann Haderecker (27 April 1915 - 5 Agustus 2001) adalah perwira dari 10. Infanterie-Division yang dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 4 Mei 1944 sebagai Major dan Führer Grenadier-Regiment 20 (motorisiert). Dia ditangkap oleh pasukan Soviet pada tahun 1945 dan baru dilepaskan 10 tahun kemudian (1955). Haderecker lalu melanjutkan karir di Bundeswehr (3 September 1956 - 30 September 1973) dan pensiun dengan pangkat Oberst. Medali lain yang diterimanya: Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 (18 Oktober 1939); Eisernes Kreuz II.Klasse (4 Oktober 1939) dan I.Klasse (16 Juni 1940); Infanterie-Sturmabzeichen; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1 Agustus 1942); Verwundetenabzeichen in Schwarz (24 Agustus 1943); Panzervernichtungsabzeichen in Silber (4 September 1943), Nahkampfspange in Bronze (20 April 1944), Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS (31 Agustus 1943), dan Deutsches Kreuz in Gold (14 April 1942)


 Unteroffizier Gottfried Bäumler (31 Juli 1921 - 26 Januari 1945) bergabung dengan Infanterie-Regiment 41 tanggal 21 Maret 1940. Dari pertama prajurit muda ini telah menunjukkan keberanian yang menakjubkan di medan tempur sehingga berkali-kali menderita luka serius sehingga memaksanya ditarik dari front untuk mendapatkan perawatan. Puncak prestasinya terjadi dalam pertempuran di Kishinev dan Kirovograd bulan April 1944 ketika Bäumler, yang notabene hanyalah seorang bintara, berperan penting dalam perebutan wilayah Rusia oleh resimennya. Atas jasa-jasanya tersebut dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 14 Mei 1944 oleh Divisionskommandeur Generalleutnant August Schmidt sebagai Unteroffizier dan Zugführer di 11.Kompanie / III.Bataillon / Grenadier-Regiment 41 (motorisiert) / 10.Panzergrenadier-Division / XXXX.Armeekorps / 8.Armee / Heeresgruppe Südukraine. Bäumler gugur dalam pertempuran melawan Tentara Merah di antara wilayah Krakow dan Katowice tanggal 26 Januari 1945. Tapi kemudian terjadi simpang siur atas kabar kebenarannya seingga namanya masih dimasukkan sebagai anggota Kampfgruppe Scherer beberapa minggu kemudian! Medali dan penghargaan lain yang diterimanya; Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (19 Oktober 1940); Eisernes Kreuz II.Klasse (1 Desember 1941); Eisernes Kreuz I.Klasse (29 Desember 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); Verwundetenabzeichen in Gold (18 Maret 1943); serta satu buah Panzervernichtungsabzeichen in Silber (19 April 1943)


Sumber :
www.historicalwarmilitariaforum.com 
www.ritterkreuztraeger-1939-45.de
www.wehrmacht-awards.com 
www.weltkriegsopfer.de

Foto 12. Infanterie-Division

 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Hauptmann Heinz-Georg Lemm (Kommandeur I.Bataillon / Füsilier-Regiment 27 / 12.Infanterie-Division) sekaligus kenaikan pangkat menjadi Major yang diselenggarakan pada tanggal 14 April 1943. Medali bergengsi ini diraihnya dalam pertempuran sengit di awal tahun 1943 melawan pasukan Soviet di Nevel dan Vitebsk. Batalyon yang dipimpinnya menunjukkan prestasi yang mengesankan dalam laga tersebut, diantaranya dalam jangka waktu tiga hari berhasil menghancurkan 46 tank musuh! Kepahlawanan Lemm tidak berhenti hanya disini dan nantinya dia juga akan mendapatkan tambahan Eichenlaub (11 Juli 1944) serta Schwerter (15 Maret 1945) untuk Ritterkreuz-nya
 ---------------------------------------------------------------------------

KOMMANDEUR

General der Artillerie Walter von Seydlitz-Kurzbach (22 Agustus 1888 – 28 April 1976) bertempur di dua front (Barat dan Timur) dalam Perang Dunia Pertama. Dia tetap menjadi perwira profesional selama masa Reichswehr. Dari tahun 1940-1942 Seydlitz-Kurzbach menjadi komandan 12. Infanterie-Division dan berperan besar dalam terobosan keluar Wehrmacht dari pengepungan Soviet di Demjansk. Dalam Pertempuran Stalingrad dia menjadi Kommandierender General LI. Armeekorps. Dia merupakan salah satu perwira tinggi Jerman yang ngotot untuk menerobos kepungan musuh meskipun secara terang-terangan melanggar perintah Hitler. Ketika Oberbefehlshaber 6. Armee Generalfeldmarschall Friedrich Paulus memecatnya, Seydlitz-Kurzbach melarikan diri bersama dengan beberapa orang perwira Jerman di tengah berondongan peluru dari pihaknya sendiri! Dia ditangkap Rusia, dan tak lama kemudian telah menjadi kolaboratornya yang paling setia dengan menjadi anggota Nationalkomitee Freies Deutschland, organisasi anti-Nazi yang anggota-anggotanya diambil dari tawanan Jerman di kamp Soviet. Akibatnya, Seydlitz-Kurzbach seakan menjadi Vlasov-nya Nazi, dan keberadaannya dimanfaatkan oleh propaganda Rusia semaksimal mungkin. Ironisnya, sesuai perang dia didakwa oleh tuan barunya Soviet atas tuduhan kejahatan perang terhadap tawanan Rusia sewaktu menjadi jenderal Wehrmacht! Medali dan penghargaan yang diraihnya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (19 September 1914) dan I.Klasse (21 Oktober 1915); 1914 Verwundetenabzeichen in Silber; Ritterkreuz mit Schwertern des Königlichen Hausordens von Hohenzollern (16 Oktober 1918); Hamburgisches Hanseatenkreuz; Ehrenkreuz für Frontkämpfer; Wehrmacht-Dienstauszeichnung I.Klasse 25-jährige; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (17 Mei 1940) dan I.Klasse (22 Mei 1940); serta Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (15 Agustus 1940) mit Eichenlaub #54 (31 Desember 1941). Foto di atas diambil tak lama setelah Seydlitz-Kurzbach menyerahkan diri, dimana dia mengenakan topi bulu ushanka tebal khas Rusia, dan tak ada satu pun medali era Perang Dunia II yang dia kenakan!

---------------------------------------------------------------------------

PERAIH SCHWERTER

Oberst Heinz Georg Lemm (1 Juni 1919 - 17 November 1994) dari Füsilier-Regiment 27 / 12.Infanterie-Division adalah perwira yang "bertempur dari awal sampai akhir" dan dianugerahi hampir semua medali keberanian Wehrmacht yang tersedia! Schwerter #137 (15 Maret 1945) zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (14 April 1943) mit Eichenlaub #525 (11 Juli 1944); Deutsches Kreuz in Gold (19 Desember 1941); Eisernes Kreuz II.Klasse (6 Oktober 1939) dan I.Klasse (31 Desember 1940); Panzervernichtungsabzeichen in Silber; Nahkampfspange in Silber; Infanterie-Sturmabzeichen in Silber; Verwundetenabzeichen in Silber; dan Demjanskschild. Seusai perang Lemm melanjutkan karir di Bundeswehr (1957 - 30 September 1939), sempat menjadi Chef des Truppenamts der Bundeswehr, dan pensiun dengan pangkat Generalleutnant. Disini pun dia masih meraup dua medali prestisius sebagai tambahan: Großes Verdienstkreuz der Bundesrepublik Deutschland mit Stern (1979) serta Legion of Merit (1979). Masih belum cukup? Setelah pensiun dia sempat menjadi Ehrenpräsident (Presiden Kehormatan) dari Ordensgemeinschaft der Ritterkreuzträger serta Rings deutscher Soldatenverbände!

---------------------------------------------------------------------------

PERAIH EICHENLAUB

 Oberstleutnant Martin Steglich (16 Juli 1915 - 20 Oktober 1997) dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 25 Januari 1943 sebagai Hauptmann dan Führer II.Bataillon / Füsilier-Regiment 27 / 12.Infanterie-Division, dan Eichenlaub #816 tanggal 5 April 1945 sebagai Major dan Führer Grenadier-Regiment 1221 / 180.Infanterie-Division. Setelah Jerman menyerah dia ditawan oleh pasukan Amerika dan dilepaskan bulan Agustus 1945. Steglich kembali bertugas ketika Jerman Barat membentuk Bundesheer, dan pensiun dengan pangkat Oberst der Reserve. Medali-medali lain yang didapatnya: Eisernes Kreuz II.Klasse (14 September 1939) dan I.Klasse (27 Juni 1940); Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (1940); Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS #174 (28 Juli 1941); Anerkennungsurkunde des Oberbefehlshabers des Heeres (30 Juli 1941); Deutsches Kreuz in Gold #52/32 (11 Januari 1942); Nahkampfspange in Bronze (Mei 1944); Demjanskschild (Mei 1944); dan Verwundetenabzeichen in Silber (Maret 1945)

---------------------------------------------------------------------------

PERAIH RITTERKREUZ

 
Oberstleutnant Gerhard Lemcke (23 Januari 1913 - 19 Mei 2004) mendapat medali-medali sebagai berikut: Eisernes Kreuz II.Klasse (4 Desember 1939) dan I.Klasse (18 Juli 1940); Verwundetenabzeichen in Schwarz (11 Oktober 1941) dan in Silber (3 Januari 1944); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (18 Juli 1942);  Infanterie-Sturmabzeichen (1 November 1942); Deutsches Kreuz in Gold (24 Juni 1943); Demjansk-Schild (1 Desember 1943); Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS (2 April 1944); dan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (12 Januari 1945). Yang terakhir sebagai Kommandeur Grenadier-Regiment 89 / 12.Infanterie-Division


Sumber :
Foto koleksi pribadi Gordon Williamson
www.flickr.com
www.historicalwarmilitariaforum.com
www.ritterkreuztraeger-1939-45.de 
www.ww2awards.com

Album Foto 122. Infanterie-Division "Greif-Division"

  
 
Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Oberleutnant der Reserve Johannes Baasch (Chef 9.Kompanie / III.Bataillon / Grenadier-Regiment 410 / 122.Infanterie-Division / Stoßgruppe Seydlitz / 16.Armee / Heeresgruppe Nord) yang dilaksanakan pada tanggal 3 Mei 1942. Yang menyerahkannya adalah komandan 122. Infanterie-Division, Generalmajor Sigfrid Macholz. Baasch mendapat Ritterkreuz atas prestasinya dalam mempertahankan sebuah persimpangan jalan strategis di Staraja Russa-Demjansk dari serbuan gencar Tentara Merah di tengah tebalnya salju yang masih menggunung. Beradanya persimpangan jalan tersebut di tangan Jerman menjadi kunci berhasilnya pasukan penyelamat dari II. Armeekorps yang membebaskan wilayah Demjansk dari kepungan musuh


 Leutnant der Reserve Paul Both (3 Maret 1911 - 12 Agustus 1944). Menerima Ritterkreuz tanggal 23 Desember 1942 sebagai Feldwebel der Reserve dan Zugführer di 3.Kompanie / Grenadier-Regiment 411 / 122.Infanterie-Division. Dia dianugerahi medali bergengsi tersebut atas kepahlawanannya mempertahankan diri dari serbuan pasukan Rusia di tenggara danau Ilmen dengan hanya berbekal beberapa grenadier dari peletonnya. Meskipun terluka, dia bahkan mampu memukul mundur musuhnya sekaligus melakukan serangan balik!



Dari foto ini, bisa dilihat bahwa penghargaan Salib Besi (Iron Cross) Kelas 1 yang dikenakan oleh Unteroffizier AD Jerman ini masih terlihat sangat mulus dibandingkan dengan kondisi seragam yang dikenakannya. Selain itu, penghargaan tersebut dipasangkan pada tempat yang salah (di lubang kancing kantung) sehingga bisa kita asumsikan bahwa Unteroffizier ini baru mendapatkan penghargaan atas keberhasilannya di lapangan, sehingga belum sempat menjahitkan medal loop di kantungnya.Dan mungkin juga, lubang pada bodi tank Jagdpanzer IV ini adalah hasil karya sang Unteroffizier tersebut lalu diabadikannya dalam foto. Truppenkennzeichen yang terdapat di feldmütze-nya disebut sebagai "Greif" (Grifon, sejenis binatang khayalan yang bersayap dan mempunyai kepala elang tapi badan singa) yang merupakan julukan dari 122. Infanterie-Division (Greif-Division/Griffin Division)


--------------------------------------------------------------------------

PERAIH RITTERKREUZ

Major der Reserve Johannes Baasch (18 Agustus 1905 – 10 Agustus 1944) bergabung dengan 4. (Preußische) Infanterie-Regiment tanggal 1 Juli 1926. Tahun 1934 dia pindah unit ke Infanterie-Regiment 26 sebelum berhenti dari ketentaraan tanggal 24 Oktober 1938. Ketika mobilisasi umum diberlakukan bulan Agustus 1939, Baasch masuk lagi di Wehrmacht dan ditempatkan di Infanterie-Regiment 458. Dalam pertempuran di Kantong Demjansk awal tahun 1942, Baasch dan kompi yang dipimpinnya mati-matian mempertahankan sebuah persimpangan jalan strategis di Staraja Russa-Demjansk dari serbuan gencar Tentara Merah di tengah tebalnya salju yang masih menggunung. Beradanya persimpangan jalan tersebut di tangan Jerman menjadi kunci berhasilnya pasukan penyelamat dari II. Armeekorps yang membebaskan wilayah Demjansk dari kepungan musuh. Atas keberanian serta determinasinya, Baasch dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 3 Mei 1942 sebagai Oberleutnant der Reserve dan Chef 9.Kompanie / III.Bataillon / Grenadier-Regiment 410 / 122.Infanterie-Division / Stoßgruppe Seydlitz / 16.Armee / Heeresgruppe Nord. Setelah sempat menjadi Führerreserve di bulan April 1944 karena luka parah yang dideritanya akibat ledakan granat, Hauptmann Baasch didapuk sebagai komandan III.Bataillon / Infanterie--Regiment 410. Dalam posisi itulah dia gugur dalam pertempuran di selatan Valga (Latvia) tanggal 10 Agustus 1944. Pangkatnya dinaikkan secara anumerta menjadi Major d.R. tanggal 20 Agustus 1944. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV.Klasse (2 Oktober 1936) dan III.Klasse (30 Juni 1938); Eisernes Kreuz II.Klasse (10 Juni 1940) dan I.Klasse (6 Juli 1940); Rettungsmedaille am Band (28 Agustus 1941); Verwundetenabzeichen in Schwarz (27 November 1941); Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (3 Maret 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (26 Juli 1942); Demjanskschild; serta Nahkampfspange in Bronze (4 Oktober 1943)



Hauptmann Helmut Labenski (30 September 1912 - 22 Maret 1976) dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 9 April 1944 sebagai Oberleutnant dan Chef 1.Kompanie / Grenadier-Regiment 409 / 122.Infanterie-Division. Medali lain yang diraihnya: Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS (17 Juli 1943); dan Deutsches Kreuz in Gold (12 Maret 1944)


Sumber :
www.forum.axishistory.com
www.ritterkreuztraeger-1939-45.de
www.wehrmacht-awards.com

Saturday, December 28, 2013