Sunday, July 4, 2010

Album Foto Sukarelawan Inggris (British Free Corps) Dalam Tubuh SS!

Korps sukarelawan Waffen-SS Inggris merupakan hasil gagasan dari John Amery, anak dari menteri kabinet konservatif Leo Amery. Dia merupakan anti-Komunis tulen yang mengagumi ajaran Nasional-Sosialisme. Dia juga mengklaim pernah bergabung dengan pasukan Nasionalis di bawah pimpinan diktator Francisco Franco tahun 1936 dalam Perang Saudara Spanyol dan meraih medali keberanian saat bertugas sebagai perwira intelijen militer di unit sukarelawan Fasis Italia. Pada tahun 1942 Amery, yang bekerja di pemerintahan boneka Vichy Prancis, berangkat ke Jerman dengan harapan untuk membentuk sebuah unit tempur elite yang isinya orang-orang senegaranya (Inggris) dan bertugas membantu Jerman memerangi Uni Soviet. Orang-orang yang akan menjadi anggotanya dipilih dari kamp-kamp tawanan perang yang dikelola Jerman. Sebuah unit kemudian dibentuk dengan nama "British SS Freikorps Brigade", dan di puncak kekuasaannya mempunyai anggota sampai 50 orang. Seusai perang Amery ditangkap di Italia dan dituduh terlibat dalam pengkhianatan tingkat tinggi. Dia kemudian dieksekusi di penjara Wandsworth tanggal 19 Desember 1945


Leonard Banning. Lahir tahun 1910. Dia adalah mantan guru di Inggris yang kemudian bekerja untuk kepentingan radio propaganda Nazi periode 1940-1945. Banning kemudian ditangkap, diadili oleh pengadilan Inggris di London tanggal 9 November 1945, diputuskan bersalah tanggal 22 Januari 1946, dan dipenjarakan selama 10 tahun. Selama masa kerjanya sebagai penyiar, dia memakai nama alias "John Brown"


SS-Unterscharführer Roy Courlander dalam balutan seragam BFC. Perhatikan bahwa dia mengenakan lambang bendera Inggris di lengan kanannya! Sekedar informasi, foto pertama (yang di atas) ditemukan dalam tumpukan arsip NARA di bulan Maret 2010, dan merupakan foto pertama setelah foto terakhir anggota BFC ditemukan di bulan Februari 1982, yang berarti rentang waktu 28 tahun! Unit satu ini (British Free Corps) memang merupakan salah satu unit Nazi yang paling tidak diketahui, dan peninggalannya pun (foto, seragam, insignia) bisa dikatakan luar biasa sedikit!


SS-Untersturmführer Railton Freeman. Lahir tanggal 6 Oktober 1903. Pada masa pra-perang dia telah terkenal akan pandangan kanannya yang ekstrim dan menjadi anggota BUF tahun 1937. Pada saat pecahnya Perang Dunia II dia dipanggil oleh RAF dan menjadi instruktur terbang di No.24 Squadron. Tanggal 22 mei 1940 dia ditangkap oleh Jerman saat mendarat darurat di daratan Prancis. Freeman lalu dibawa ke Stalag IIa di Neu-Brandenburg. Pandangan fasisnya langsung teridentifikasi oleh para Nazi, dan dia dipindahkan ke Frankfurt. Dia lalu direkrut oleh korporasi radio Jerman dan ikut aktif dalam program "Jerman memanggil" (penyiar utama program ini adalah William Joyce alias Lord Haw-Haw, sementara Freeman berbagi kantor dengan sukarelawan Inggris lainnya, Norman Bailie-Stewart). Pada bulan Oktober 1944 dia bergabung dengan Waffen-SS. Tugas utamanya adalah membuat propaganda yang akan disebarkan ke wilayah yang diduduki oleh Inggris. Freeman ditangkap oleh pasukan Sekutu tanggal 9 Mei 1945, dinyatakan bersalah atas tuduhan pengkhianatan, dan dipenjara selama 10 tahun. Dia mengatakan kepada pengacaranya, "Ini menunjukkan betapa busuknya negara demorasi ini. Pihak Jerman akan lebih jujur untuk menembakku saat itu juga!"


SS-Unterscharführer Francis George MacLardy. Mantan anggota Royal Army Medical Corps yang tertangkap di Belgia. Pada masa pra-perang dia adalah anggota BUF dengan masa pengabdian terpanjang (jabatan terakhirnya adalah sekretaris distrik), dan juga Liverpudian (pendukung klub sepakbola Liverpool) sejati! Nama aliasnya adalah "Frank Wood"


SS-Unterscharführer Francis Paul Maton alias Frank MacCarthy. Dia anggota BUF (British Union of Fascists) di masa pra-perang, tertangkap dalam pertempuran di Kreta tahun 1941 dan kemudian mendaftarkan diri menjadi anggota Waffen-SS. Pada tanggal 4 September 1944 dia dan Courlander, yang merupakan dua anggota kunci BFC, dipindahkan ke Resimen propaganda SS Kurt Eggers. Mereka memanfaatkan dokumen perjalanan yang diberikan oleh Jerman untuk pergi ke Belgia dan menyerahkan diri kembali ke pihak Inggris di dekat Brussels! Dalam foto di atas Frank masih memakai seragam Inggrisnya


Roy Walter Purdy. Lahir bulan Mei 1918. Sama seperti kebanyakan sukarelawan Inggris lainnya, dia adalah mantan anggota BUF pada masa pra-Perang Dunia II. Dia tertangkap oleh Jerman saat kapal HMS Van Dyck yang dinaikinya tenggelam dalam pertempuran Narvik (1940). Dalam kamp tawanan, dia ketahuan oleh penjaga Jerman saat sedang membaca buku "Twilight Over England" karangan William Joyce. Sang penjaga menawarkan apakah Purdy mau bukunya ditandatangani langsung oleh Joyce (yang bekerja untuk dinas propaganda Jerman). Saat sedang berpikir, si penjaga kembali menawarkan bahwa dia akan diperbolehkan untuk pergi ke negara netral apabila dia bersedia menyiarkan 10 buah bahan propaganda melalui radio Berlin. Setelah bertemu dengan Joyce, Purdy akhirnya mau bekerjasama. Sialnya, orang satu ini terkenal bandel, dan tercatat dua kali AWOL (Absen tanpa keterangan) sehingga membuatnya dihukum. Seusai perang dia dijatuhi hukuman mati atas tuduhan pengkhianatan oleh pengadilan Inggris, tapi kemudian hukumannya diganti menjadi seumur hidup. Itupun dikurangi lagi, dan tahun 1945 Purdy menikmati udara bebas. Dia meninggal dunia di Southend tahun 1982


Ini tampaknya merupakan foto paling terkenal yang memperlihatkan sukarelawan Inggris di SS. Kenneth Berry dan Alfred Minchin menggunakan seragam British Free Corps dalam acara perekrutan di Milag. Minchin tak dapat mengingat jelas tanggal pastinya, yang jelas adalah di bulan April 1944. Perhatikan kerah yang dipakai oleh Berry dan Minchin! Lambang tiga singanya terlihat memenuhi kotak...


...Sementara dalam foto studio salah seorang anggota BFC ini, lambang tiga singanya tampak lebih kecil dan dasar berwarna hitam terlihat di bagian pinggirnya. Ini tidak aneh, karena setiap anggota BFC diberikan seragam dengan dua tipe lambang kerah. Satu dibuat dalam bordiran perak abu-abu, dan satu lagi dibuat menggunakan bordiran perak berkilau untuk versi seragam "terbaik". Ini menjelaskan adanya perbedaan insignia dari kedua foto ini


John Amery setelah penangkapannya oleh para partisan Italia di Milan, Italia, bulan April 1945


Kerumunan warga sipil dan prajurit Sekutu berkumpul untuk membaca sebuah pengumuman yang dipasang di pintu gerbang rumah tahanan Wandsworth di London. Pengumuman itu memberitakan tentang eksekusi terhadap John Amery


Sumber :
Foto koleksi pribadi Adrian Weale
Foto koleksi pribadi Bruce Quarry
www.bills-bunker.de
www.dailymail.co.uk
www.en.wikipedia.org
www.forum.axishistory.com
www.geocities.com
www.news.bbc.co.uk
www.spartacus.co.uk
www.stephen-stratford.co.uk
www.web.mac.com
www.wehrmacht-awards.com
www.worldwartwozone.com

No comments:

Post a Comment