Wednesday, November 16, 2011

Foto Olympischen Sommerspiele (Olimpiade Musim Panas) Berlin Tahun 1936




10 Juli 1936: Inspeksi fasilitas olahraga yang akan digunakan dalam Olimpiade Musim Panas ke-11 di Berlin, 1-16 Agustus 1936. Dari kiri ke kanan: Theodor Lewald (Presiden Komite Olimpiade Jerman) dan Generalleutnant Erwin von Witzleben (Kommandierender General III. Armeekorps und Befehlshaber Wehrkreis III. Mitglied im Organisationskomitee der Olympischen Spiele 1936). Foto oleh Robert Sennecke


 Peresmian promosi untuk Olimpiade musim panas yang akan diselenggarakan di Kota Berlin (Jerman) pada bulan Agustus 1936. Acara digelar di gedung Kundgebung der Deutschen Leichtathletikverbands pada tahun 1934. Duduk di baris depan, dari kiri ke kanan: perwira Heer tak dikenal, Dr. Karl Ritter von Halt (Sportfunktionär und IOC-Mitglied), Generalmajor Walther von Reichenau (Mitglied des Organisationskomitees für die Olympischen Spiele 1936), Reichssportführer Hans von Tschammer und Osten (Leiter Deutscher Reichsbund für Leibesübungen, DRL), dan Heinrich Sahm (Oberbürgermeister von Berlin)


Api Olimpiade di Berlin yang menyala selama berlangsungnya hajatan terbesar insan olahraga tersebut


Pembawaan obor olimpiade oleh para pelari yang diikuti oleh mobil


Adolf Hitler di anak tangga Marathon dalam pembukaan Olimpiade Berlin, 1 Agustus 1936 dengan didampingi oleh para pimpinan Komite Olimpiade Internasional. Di kiri adalah Henri de Baillet-Latour (Presiden IOC) sementara di kanannya adalah Theodor Lewald (Ketua Panitia Olimpiade Jerman). Di belakang Baillet-Latour adalah Generalleutnant Wilhelm Keitel (Chef des Wehrmachtsamtes im Reichskriegsministerium), sementara jenderal Jerman yang jalan bersama Keitel kemungkinan adalah Generalmajor Ernst Busch (Kommandeur 23. Infanterie-Division). Hitler sendiri didampingi oleh komandan pengawal pribadinya, Sepp Dietrich (memakai seragam hitam SS dan stahlhelm).


Dalam foto yang diambil oleh Heinz Fremke pada tanggal 1 Agustus 1936 ini, kita bisa melihat para anggota Komite Olimpiade Münich 1936 menginspeksi pasukan kehormatan Wehrmacht setelah selesainya upacara penyimpanan karangan bunga di Neue Wache Unter den Linden, Berlin. Dari kiri ke kanan: Generalmajor Ernst Busch (Kommandeur 23. Infanterie-Division. Mitglied im Organisationskomitee der Olympischen Spiele 1936), Henri de Baillet-Latour (Presiden International Olympic Committee, IOC), Dr. Theodor Lewald (Organisationskomitee der Olympischen Spiele 1936), dan Charakter als Generalleutnant Ernst Schaumburg (Kommandant von Berlin). Sedikit terlihat di latar belakang adalah bangunan Friedrich-Wilhelms-UniversitätZeughausStadtschlossStadtkommandantur, dan Kronprinzen-Palais.


Olimpiade Münich, Jerman, tanggal 5 Agustus 1936: Adolf Hitler dan kawan-kawan dengan antusias bertepuk tangan saat atlit Pentathlon Modern Jerman, Gotthardt Handrick, memenangkan babak final di Stadion Renang Münich. Handrick menang dengan total poin 31,5, sementara Charles Leonard dari Amerika Serikat berada di peringkat kedua dengan poin 39,5 dan Silvano Abba dari Italia di peringkat ketiga dengan poin 45,5. Untuk identifikasinya, seperti biasa: 1.Reichssportführer Hans von Tschammer und Osten (Leiter Deutscher Reichsbund für Leibesübungen, DRL), 2.Generalmajor Ernst Busch (Kommandeur 23. Infanterie-Division. Mitglied im Organisationskomitee der Olympischen Spiele 1936), 3.Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), 4.Dr. Theodor Lewald (Organisationskomitee der Olympischen Spiele 1936), 5.Generalleutnant Erwin von Witzleben (Kommandierenden General III. Armeekorps. Mitglied im Organisationskomitee der Olympischen Spiele 1936), 6.Franz Ritter von Epp (Reichsstatthalter in Bayern), 7.SS-Gruppenführer Otto Dietrich (Reichspressechef der NSDAP), 8.SA-Gruppenführer Wolf-Heinrich Graf von Helldorff (Polizeipräsident Berlin), 9.tidak diketahui, 10.SS-Obergruppenführer Josef "Sepp" Dietrich (Kommandeur Leibstandarte SS Adolf Hitler), 11.SS-Gruppenführer Reinhard Heydrich (Leiter der Politischen Abteilung der Polizeidirektion München), dan 12.tidak diketahui


Olimpiade Münich, Jerman, tanggal 5 Agustus 1936: Adolf Hitler dan kawan-kawan saat menyaksikan babak final lomba Pentathlon Modern di Stadion Renang Münich yang dimenangkan oleh atlit asal Jerman, Gotthard Handrick. Baris depan dari kiri ke kanan: SS-Obergruppenführer und General der Polizei Kurt Daluege (Chef der Deutschen Ordnungspolizei), Reichssportführer Hans von Tschammer und Osten (Leiter Deutscher Reichsbund für Leibesübungen, DRL), Generalmajor Ernst Busch (Kommandeur 23. Infanterie-Division. Mitglied im Organisationskomitee der Olympischen Spiele 1936), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), dan Generalleutnant Erwin von Witzleben (Kommandierenden General III. Armeekorps. Mitglied im Organisationskomitee der Olympischen Spiele 1936). Di atas Witzleben terlihat SA-Gruppenführer Wolf-Heinrich Graf von Helldorff (Polizeipräsident Berlin)


Adolf Hitler bersama dengan Spyridon "Spyros" Louis (12 Januari 1873 - 26 Maret 1940) di Olympiastadion dalam acara pembukaan Olimpiade Berlin tanggal 1 Agustus 1936. Louis adalah seorang pembawa air yang menjadi pemenang lomba lari Marathon dalam Olimpiade modern pertama yang diselenggarakan di Yunani tahun 1896. Dia adalah tamu kehormatan dalam Olimpiade Berlin dan menjadi pembawa bendera tim Yunani dalam upacara pembukaan. Dalam foto di atas, Hitler memberikan sebuah ranting daun zaitun yang diambil dari Olympia, tempat lahirnya pertandingan Olimpiade, sebagai simbol perdamaian. Acara ini sekaligus pula merupakan penampilan terakhir Louis di muka publik. Pada tahun 1940 dia meninggal dunia beberapa bulan sebelum Italia menginvasi Yunani. BTW, paling kiri adalah Generalfeldmarschall Werner von Blomberg (Reichskriegsminister und Oberbefehlshaber der Wehrmacht), sementara paling kanan adalah SS-Brigadeführer Julius Schaub (Persönlicher Adjutant des Führers)



Suasana Olimpiade di Stadion Olympia, Berlin. Ini adalah Olimpiade musim panas ke-11 yang diadakan dari tanggal 1-16 Agustus 1936 dan mengikutsertakan jumlah atlet 3.963 orang dari 129 event. Terdiri dari 19 olahraga dan 49 negara yang mewakilinya. Hasil akhirnya, Jerman meraih 89 medali terbanyak (33 emas, 26 perak, 30 perunggu) diikuti oleh Amerika Serikat (24 emas, 20 perak, 12 perunggu) dan Hungaria (10 emas, 1 perak, 5 perunggu)Tempat menginap para atlet selama berlangsungnya Olimpiade


Ini adalah para peraih medali emas pertandingan berkuda Olimpiade dari Jerman yang kesemuanya adalah anggota Wehrmacht! Semua enam nomor pertandingan disabet semuanya oleh orang-orang ini! Yang pertama adalah Rittmeister Heinz Brandt (11 Maret 1907 - 21 Juli 1944) yang meraih medali emas di nomor Jumping (lompat) beregu dengan kuda bernama Alchimist. Dia menjadi salah satu korban bom 20 Juli 1944 dan kemudian pangkatnya dinaikkan secara anumerta menjadi Generalmajor. Dahsyatnya, orang satu ini telah dua kali menyelamatkan Führer-nya secara tidak sengaja! Pertama adalah tanggal 13 Maret 1943 ketika dia menerima bingkisan dari Leutnant der Reserve Fabian von Schlabrendorff di landasan udara Smolensk (Rusia) dan dikatakan sebagai botol Cognac (padahal aslinya adalah bom waktu!). Brandt membawanya dalam pesawat yang juga mengangkut Hitler dalam perjalanan pulang ke Jerman. Bom tersebut ternyata gagal berfungsi karena Brandt menyimpannya di tempat yang dingin di pesawat. Yang kedua adalah dalam peristiwa 20 Juli, dimana secara tidak sengaja Brandt menggeser tas berisi bom yang diletakkan oleh Oberst Claus von Stauffenberg, dan karenanya berhasil menyelamatkan Hitler dari maut sementara membuat dirinya sendiri terluka parah dan kemudian tewas keesokan harinya...


Yang kedua adalah Oberleutnant Kurt Hasse (7 Februari 1907 - 9 Januari 1944) yang meraih medali emas di nomor Jumping (lompat) individu dan juga beregu dengan kuda bernama Tora. Dia terbunuh di Front Timur dengan pangkat terakhir Oberstleutnant im Generalstab


Yang ketiga adalah Hauptmann Marten von Barnekow (18 Maret 1900 - 29 Januari 1967) yang meraih medali emas di nomor Jumping (lompat) beregu dengan kuda bernama Nordland. Dia kemudian bergabung dengan SS dan pangkat terakhirnya adalah SS-Sturmbannführer der Reserve


Yang keempat adalah Rittmeister Hermann von Oppeln-Bronikowski (2 Januari 1899 - 19 September 1966) yang meraih medali emas di nomor Dressing (latih) beregu dengan kuda bernama Gimpel. Dari kesemuanya, dialah yang karir militernya paling cemerlang. Mengkahiri karir dengan pangkat Generalmajor dan peraih medali super-bergengsi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwerter! Di foto kedua dia berfoto bersama Peter Jensen (kanan) dari Denmark dengan kudanya yang bernama Hisex


Yang kelima adalah Oberleutnant Heinz Pollay (4 Februari 1908 - 14 Mei 1979) yang meraih medali emas di nomor Dressing (latih) individu dan juga beregu dengan kuda bernama Kronos. Dalam Perang Dunia II dia meraih Deutsches Kreuz in Gold tanggal 14 Februari 1942 sebagai Rittmeister di Aufklärungsabteilung 110 dan di akhir perang pangkatnya adalah Oberst. Seusai perang Pollay melanjutkan karir berkudanya dan ikutan kembali dalam Olimpiade Helsinki, Finlandia, tahun 1952 mewakili Jerman Barat. Sayang dalam Olimpiade yang penghabisannya ini dia "hanya" meraih medali perunggu


Yang keenam adalah Major Friedrich Gerhard (24 Juli 1884 - 16 Mei 1950) yang meraih medali emas di nomor Dressing (latih) beregu dengan kuda bernama Absinth. Foto kedua memperlihatkan tiga orang anggota Dressing beregu Jerman yang memenangkan medali emas Olimpiade 1936, dari kiri ke kanan: Heinz Pollay, Friedrich Gerhard dan Hermann von Oppeln-Bronikowski


Yang ketujuh adalah Hauptmann Ludwig Stubbendorf (24 Februari 1906 - 17 Juli 1941) yang meraih medali emas di nomor Eventing (gabungan dressage, cross-country, dan show jumping) individu dan juga beregu dengan kuda bernama Nurmi. Dia terbunuh dalam pertempuran bertahan di sungai Dnjepr, sebelah tenggara Mohilew, dengan pangkat terakhir sebagai Major


Yang ketujuh adalah Oberleutnant Konrad Freiherr von Wangenheim (20 Agustus 1909 - 28 Januari 1953) yang meraih medali emas di nomor Eventing (gabungan dressage, cross-country, dan show jumping) beregu dengan kuda bernama Kurfürst. Dalam Perang Dunia II Oberstleutnant von Wangenheim tertangkap oleh Rusia di Front Timur bulan Juli 1944. Dalam penantian menunggu repatriasi kembali ke Jerman bersama dengan 10.000 orang tawanan lainnya yang dibebaskan di tahun 1953, von Wangenheim ditemukan mati gantung diri! Ada kecurigaan bahwa dia dibunuh... BTW, anaknya adalah fotografer fashion terkenal Christopher von Wangenheim


Yang kedelapan sekaligus terakhir dari peraih medali emas di nomor berkuda adalah Hauptmann Rudolf "Rolf" Lippert (29 Oktober 1900 - 1 April 1945) yang meraih medali emas di nomor Eventing (gabungan dressage, cross-country, dan show jumping) beregu dengan kuda bernama Fasan. Dalam Perang Dunia II dia meraih Ritterkreuz tanggal 9 Juni 1944 sebagai Oberst dan komandan Panzer-Regiment 31. Lippert mengakhiri perang dengan pangkat Generalmajor


Sumber : 
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
Foto koleksi pribadi Dick Pumphrey
Buku "Die Reitkunst der Welt an den Olympischen Spielen 1936"
Majalah "Berliner Illustrierte Zeitung - Die 16 Olympischen Tage 1936"
Majalah "Die Woche - Olympia Zeitung 1936"
www.commons.wikimedia.org
www.forum.axishistory.com
www.panze
r-archiv.de
www.periodpaper.com
www.wehrmacht-awards.com

No comments:

Post a Comment