Saturday, December 17, 2011

Foto schwere Panzer-Abteilung 501

Salah satu hal pertama yang dilakukan oleh anggota dari schwere Panzer-Abteilung 501 saat baru tiba di Tunisia (antara tanggal 23 November 1942 s/d 24 Januari 1943) adalah belajar metode orang Arab lokal saat melakukan barter! Laras meriam dari Panzerkampfwagen VI Tiger "132" di latar belakang telah ditutupi oleh jaring kamuflase selama dalam perhentian


Panzerkampfwagen VI Tiger "121" dalam foto yang diambil sebelum tanggal 22 Januari 1943 di Tunisia (Tiger ini menjadi korban dalam pertempuran di tanggal tersebut yang terjadi di sekitar persimpangan Hir Moussa). Leutnant Alwin Vermehren (16 November 1916 - 27 Februari 1943) adalah komandannya yang sekaligus merupakan Zugführer 2.Zug / 1.Kompanie / sPz.Abt.501, sementara penumpang yang ikut nebeng bersamanya tidak diketahui namanya (cuman bahwa dia adalah laki-laki dan orang bule!). Untuk Richtschütze (gunner) Tiger satu ini tercatat adalah Unteroffizier Kurt Ullrich (15 Agustus 1916 - 27 Februari 1943). Vermehren dan Ullrich nantinya gugur tanggal 27 Februari 1943 dan keduanya dikuburkan di Kriegsgräberstätte Bordj-Cedria. Pangkat terakhir Vermehren adalah Oberleutnant. Foto oleh Kriegsberichter Helmuth Pirath dari PK (Propaganda-Kompanie) XI. Fliegerkorps


Hauptmann Eberhard "Bobby" Deichmann (Chef 1.Kompanie / schwere Panzer-Abteilung 501) di atas Tiger "142" (Fgst.Nr. 250015) bergerak di atas jalan berbatu dengan diikuti oleh seorang Sanitätsoffizier (petugas medis) sambil melewati sebuah Panzerkampfwagen IIII Ausf.N dengan nomor taktis 03 dari leichte Kompanie, sementara di sebelah kanan terparkir sebuah mittlerer Schützenpanzer Sd.Kfz.251. Tempatnya adalah di Tunisia di dekat perbatasan dengan Aljazair sekitar akhir bulan Januari 1943. Foto oleh Kriegsberichter Dullin dari PK (Propaganda-Kompanie) "Afrika"


Komandan Hauptmann Eberhard "Bobby" Deichmann di atas Tiger 142 (Fgst.Nr. 250015) menaiki tanjakan sebuah bukit di Tunisia, kemungkinan di akhir bulan Januari 1943. Sebuah SdKfz 251 dari 3.Kompanie unit lapis baja yang tidak diketahui identitasnya mengikuti di belakangnya


Tiger 112 (Fgst.Nr. 250012) dari Kampfgruppe Lueder melintasi sebuah jembatan tua peninggalan Romawi di kota Jedeida, Tunisia. Komandan Oberfeldwebel Siegfried Krebs terlihat disini, sementara di belakang kemungkinan adalah gunnernya, Unteroffizier Werner Lange, sementara di sebelah kiri adalah loader Gefreiter Brunner. Foto ini kemungkinan diambil tanggal 25 November 1942, yang juga merupakan hari pertama misi operasi yang dilakukan oleh schwere Panzer-Abteilung 501 di Tunisia


Tiger 112 (Fgst.Nr. 250012) yang mendapat penomoran ulang menjadi 724 sewaktu diperbantukan di 7.Kompanie/Panzer-Regiment 7/10.Panzer-Division. Tiger ini masih berada di bawah pimpinan Oberfeldwebel Siegfried Krebs, meskipun tidak diketahui siapa saja awak tank yang nampang dalam foto yang kemungkinan diambil antara tanggal 17 s/d 26 Februari 1943 di Oghrane, Tunisia, ini


Tiger 131 melintasi sebuah mobil Steyr 1500 A di Tunisia bulan Januari 1943


Tiger 131 bergerak dengan diikuti oleh sebuah halftrack M3 rampasan dari Amerika, Januari 1943. Foto ini kemungkinan besar diambil pada waktu dan tempat yang sama dengan foto sebelumnya


Tiger 142 (Fgst.Nr. 250015) yang dikomandani oleh Hauptmann Eberhard "Bobby" Deichmann melintasi sebuah Zündapp KS 75 yang dinaiki oleh seorang Kradmelder Fallschirmjäger. Foto ini diambil di waktu dan tempat yang sama dengan kedua foto sebelumnya


Sebuah foto Tiger 132 (yang dinomori ulang menjadi 732 dan diperbantukan di 7.Kompanie/Panzer-Regiment 7/10.Panzer-Division) yang kemungkinan diambil di dekat Beja, Tunisia, bulan Februari 1943


Tiger 142 (Fgst.Nr. 250015) yang dikomandani oleh Eberhard "Bobby" Deichmann, Tunisia, kemungkinan akhir Januari 1943


Sebuah Panzerkampfwagen VI Tiger dari schwere Panzer-Abteilung 501 di Afrika Utara, musim semi 1943. Hasil pertempuran disini memperlihatkan superioritas tak tertandingi tank Tiger dibandingkan dengan tank-tank milik Sekutu. Schwere Panzer-Abteilung 501 menghancurkan lebih dari 150 tank Sekutu di Afrika Utara sementara hanya kehilangan sebelas Tiger (itupun cuma tiga yang dihancurkan oleh musuh, sisanya ditinggalkan oleh awaknya karena masalah teknis), dengan kill ratio 13,6 tank musuh yang dihancurkan untuk setiap tank Tiger yang menjadi korban!


Seorang awak Panzerkampfwagen VI Tiger "301" (latar belakang) dari 3.Kompanie / schwere Panzer-Abteilung 501 berpose di depan kamera di musim dingin 1943-1944. Pada saat itu sPz.Abt.501 bertempur di wilayah Vitebsk (Belarus). Si awak tampak sudah mendapatkan tiga buah medali yang tersemat di seragamnya: pita Eisernes Kreuz II.Klasse, Panzerkampfabzeichen, dan Verwundetenabzeichen in Schwarz


Tiger 134, kemungkinan dalam misi di wilayah Orscha, Uni Soviet, saat Oberstleutnant von Legat diangkat menjadi komandan baru schwere Panzer-Abteilung 501. Untuk daftar komandan unit ini dari mulai berdirinya: Major Hans-Georg Lueder (10 Mei 1942 - 26 Februari 1943), Major August Seidensicker (17 Maret 1943 - 12 Mei 1943), Major Erich Löwe (September 1943 - 24 Desember 1943), Oberstleutnant von Legat (Januari 1944 - Agustus 1944), dan Major Saemisch (Agustus 1944 - 27 November 1944)


Tiger 332, kemungkinan dalam misi di wilayah Orscha, Uni Soviet, saat Oberstleutnant von Legat diangkat menjadi komandan baru schwere Panzer-Abteilung 501, akhir Januari 1944


Tiger 100 atau 101 (kiri) dan Tiger 221 (kanan), kemungkinan dalam misi di wilayah Orscha, Uni Soviet, saat Oberstleutnant von Legat diangkat menjadi komandan baru schwere Panzer-Abteilung 501, akhir Januari 1944


Tiger 100 atau 101 (kiri) dan Tiger 223 (kanan) diikuti oleh Tiger lain yang tidak diketahui identitasnya di belakangnya, kemungkinan dalam misi di wilayah Orscha, Uni Soviet, saat Oberstleutnant von Legat diangkat menjadi komandan baru schwere Panzer-Abteilung 501, akhir Januari 1944


Tiger 223, diikuti oleh Tiger lain yang tidak diketahui identitasnya di belakangnya, melintas melewati Tiger 100 atau 101, kemungkinan dalam misi di wilayah Orscha, Uni Soviet, saat Oberstleutnant von Legat diangkat menjadi komandan baru schwere Panzer-Abteilung 501, akhir Januari 1944


Tiger 100 atau 101 dan (mungkin) Tiger 134 dilintasi oleh Tiger yang tidak diketahui identitasnya. Paling kiri terlihat Tiger lain yang juga tidak diketahui, kemungkinan dalam misi di wilayah Orscha, Uni Soviet, saat Oberstleutnant von Legat diangkat menjadi komandan baru schwere Panzer-Abteilung 501, akhir Januari 1944


Tiger 211 sedang menambah amunisinya, kemungkinan dalam misi di wilayah Orscha, Uni Soviet, saat Oberstleutnant von Legat diangkat menjadi komandan baru schwere Panzer-Abteilung 501, akhir Januari 1944. Di latar depan adalah sebuah motor BMW R75


Tiger 200 parkir di belakang sebuah Tiger lain yang tidak diketahui identitasnya di dekat Vitebsk di Uni Soviet. Schwere Panzer-Abteilung 501 berada di wilayah ini dari sejak awal tahun 1944


Tiger 200 di dekat Vitebsk di Uni Soviet. Schwere Panzer-Abteilung 501 berada di wilayah ini dari sejak awal tahun 1944. Di latar depan adalah motor BMW R75


 Kondisi pemeliharaan peralatan serta kendaraan perang di front pertempuran biasanya jauh dari ideal, seperti yang diperlihatkan oleh foto ini: Königstiger "314" dan sebuah Königstiger lainnya dari schwere Panzer-Abteilung 501 terpaksa mendapatkan perbaikan di tempat terbuka karena kondisi darurat yang mendesak sehingga tidak ada waktu lagi untuk memindahkannya ke wilayah yang terlindung dari musuh. Foto diambil di akhir tahun 1944 di Kielce (Polandia)


 Pada bulan Desember 1944, schwere Panzer-Abteilung 501 ditugaskan untuk berkumpul di wilayah terluar Jembatan Baranov di Polandia yang medannya tidak terlalu memberikan ruang yang cukup bagi tank-tank berat unit tersebut untuk bermanuver sekaligus berlindung dari serangan udara Soviet. Foto ini memperlihatkan dua buah Königstiger dari sPz.Abt.501 yang dikamuflase sedemikian rupa di tempat terbuka untuk menyamarkannya dari atas


 Foto impresif ini memperlihatkan sebuah Königstiger dari schwere Panzer-Abteilung 501 sedang mendapat perbaikan dari Werkstattkompanie (kompi pemeliharaan lapangan) dalam kondisi musim dingin 1944/1945 di Polandia yang tidak bersahabat. Bagian suspensi di kedua belah sisi sama-sama rusak, sementara penggerak gigi jenteranya sengaja dibuka untuk melancarkan akses ke penggerak utama. Supaya mempermudah akses ke bagian mesin, para mekanik menggunakan bantuan kerekan yang ditempatkan di atas turet untuk mengangkat plat tebal penutup mesinnya


Sumber :

Buku "Tiger I and II From The Bundesarchiv" karya John Winner
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman

www.5sswiking.tumblr.com

No comments:

Post a Comment