Saturday, December 1, 2012

Album Foto 15. Waffen-Grenadier-Division der SS (lettische Nr. 1)

KOMMANDEUR

 
SS-Oberführer Adolf Ax (23 Juni 1906 – 6 Februari 1983) lahir di Flanders (Belgia) dan merupakan anak dari pekerja tekstil Jerman. Dia menjadi anggota NSDAP tanggal 1 Desember 1930 (nomor keanggotaan 378 043) setelah duluan menjadi anggota SS tanggal 29 Januari 1930 (nomor keanggotaan 3 848). Setelah berkarir sebagai perwira lapangan yang cukup sukses, penyakit sinus di hidung memaksanya masuk rumah sakit dan setelah itu dianggap tidak layak bertempur sehingga "dilempar" menjadi perwira staff. Di akhir perang dia mendapat kesempatan untuk terjun kembali di front depan setelah diangkat sebagai komandan divisi sukarelawan SS asal Latvia, 15.Waffen-Grenadier-Division der SS (lettische Nr. 1), periode 26 Januari - 15 Februari 1945. Selama masa kurang dari satu bulan tersebut Ax menunjukkan prestasi yang menonjol sehingga dia direkomendasikan untuk mendapatkan Ritterkreuz oleh komandannya, SS-Obergruppenführer Karl Maria Demelhuber, tanggal 28 April 1945. Tak terdapat indikasi bahwa rekomendasi tersebut telah diproses atau dikabulkan. Setelah kasus tersebut diteliti oleh Ordensgemeinschaft der Ritterkreuzträger des Eisernen Kreuzes e.V. (OdR), maka kemudian diputuskan: Ya! Dia telah dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 9 Mei 1945 sebagai SS-Oberführer dan Kommandeur 15.Waffen-Grenadier-Division der SS (lettische Nr. 1) / XVIII.Gebirgskorps / 2.Armee / Heeresgruppe Weichsel. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Abzeichen des SA-Treffens Braunschweig 1931; Deutsches Reichssportabzeichen in Bronze ; SA-Sportabzeichen in Bronze; Totenkopfring der SS; Ehrendegen des Reichsführers-SS; SS-Zivilabzeichen (Nr. 2 152); Julleuchter der SS; Ehrenwinkel für alte Kämpfer; Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938 (20 April 1939); Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 (1 Juni 1939); Eisernes Kreuz II.Klasse (27 Mei 1940) dan I.Klasse (24 Juli 1940); Kriegsverdienstkreuz II.Klasse (1942) dan I.Klasse (30 Januari 1944) mit Schwertern, Länderauszeichnungen; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); Verwundetenabzeichen in Silber (17 November 1942); serta Nahkampfspange in Silber (15 Juli 1943)

-------------------------------------------------------------------------------------

PERAIH RITTERKREUZ

Waffen-Standartenführer der SS Kārlis Aperāts (4 Maret 1892 - 16 Juli 1944) dari Latvia mempunyai rentang karir militer yang luar biasa dimana dia mengabdi di empat negara: Kekaisaran Rusia, Latvia, Uni Soviet, dan Nazi Jerman! Dia pertama kali bertempur dalam Perang Dunia Pertama saat membela Kekaisaran Rusia dalam melawan Kekaisaran Jerman. Pada tahun 1919 dia balik melawan mantan tuannya dalam perang kemerdekaan negara-negara Baltik. Aperāts lalu melanjutkan karir militer di negara kelahirannya sebagai perwira sandi. Ketika Soviet menginvasi Latvia tahun 1940 dia direkrut masuk Tentara Merah tapi tak lama kemudian keluar dan mendirikan unit bawah tanah beranggotakan 1700 orang yang menentang komunisme. Jerman gantian menyerbu negaranya bulan Juni 1941, dan Aperāts bergabung secara sukarela dengan Waffen-SS setahun kemudian. Dia terlibat dalam operasi di Belarusia dan Leningrad dari bulan Februari 1943, lalu diangkat sebagai komandan resimen Grenadier SS Latvia ke-32 bulan Juni 1944. Resimennya bertugas di utara Front Timur. Disini  Aperāts membentuk sebuah Kampfgrupe beranggotakan 850 orang dan dilengkapi dengan dua senjata anti-tank. Dalam operasi anti-gerilyawan mereka menghancurkan dua batalyon Partisan, juga dipaksa untuk berhadapan dengan dua divisi Soviet yang disertai oleh 30-40 tank saat menjadi pasukan garis belakang di jembatan Ssinaja yang melintasi sungai Mosuli. Dalam pertempuran sengit yang terjadi kemudian, Kampfgruppe Aperats mampu menghancurkan 8 tank. Dalam pertempuran itu pula sang komandan Kampfgruppe terluka parah di kepala dan dokter unit memperkirakan dia hanya punya waktu ½ jam untuk hidup. Anakbuahnya menginginkan agar dia dibawa mundur ke garis belakang, tapi Aperāts bersikukuh untuk ditinggalkan di medan pertempuran dan meminta mereka menyelamatkan diri. Saat Kampfgruppe-nya berangsur-angsur meninggalkan jembatan, mereka mendengar suara tembakan dan meyakini bahwa sang komandan yang dicintai tersebut telah menembak dirinya sendiri dengan pistol. Atas keberanian pribadi yang ditunjukkannya dalam pertempuran, dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes secara anumerta tanggal 21 September 1944 sebagai Waffen-Obersturmbannführer der SS dan Kommandeur Waffen-Grenadier Regiment der SS 32 / 15.Waffen-Grenadier-Division der SS (lettische Nr. 1) / VI.SS-Freiwillige-Armeekorps / Heeresgruppe Nord. Pangkatnya juga dinaikkan secara anumerta menjadi Waffen-Standartenführer der SS. Setelah perang usai, setiap tahun tanggal 16 Juli para mantan anggota Waffen-Grenadier Regiment der SS 32 yang selamat berkumpul di dekat jembatan Ssinaja untuk melarungkan karangan bunga di sungai Mosuli sebagai kenangan atas mantan komandan mereka yang berani. Medali dan penghargaan lain yang diterima oleh Kārlis Aperāts: Order of the Lacplesis, III Class; Order of the Three Stars, V Class (Latvia); Order of Viesturs, IV Class with Swords (Latvia); Commemorative Badge of the Latvian War of Liberation; serta Eisernes Kreuz II.Klasse (22 Agustus 1943) dan I.Klasse (21 September 1943)

-------------------------------------------------------------------------------------


 
Rūdolfs Bangerskis (21 Juli 1878 - 25 Februari 1958) mengenakan seragam Waffen-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS. Dia adalah mantan jenderal di Kerajaan Rusia dan negara Latvia di masa sebelum perang (dan pendudukan Soviet). Setelah pasukan Wehrmacht menguasai wilayah Baltik, Bangerskis bergabung dengan Waffen-SS tanggal 13 Maret 1943 dan menjadi perwira senior Latvia dalam tubuh 1.Division der Lettische SS-Freiwilligen-Legion (1st Division of the Latvian SS Volunteer Legion) yang merupakan cikal-bakal dari 15. Waffen-Grenadier-Division der SS (lettische Nr. 1). Ketika perang berakhir, dia ditahan oleh agen intelijen Inggris dan baru dilepaskan tanggal 24 Desember 1945. Dia menghabiskan sisa hidupnya di Ohmstede bei Oldenburg, dan tewas dalam sebuah kecelakaan lalulintas di malam tanggal 24/25 Februari 1958. Tidak ada catatan apakah orang ini pernah menikah, yang jelas dia mempunyai satu putri hasil adopsi bernama Zelma Bangerskis


Sumber :
www.forum.axishistory.com
www.lv.wikipedia.org
www.sylviolassance.blogspot.com
www.ww2gravestone.com

No comments:

Post a Comment