Wednesday, January 7, 2015

Foto Nationale Volksarmee (NVA), Angkatan Bersenjata Jerman Timur

Unteroffizier Peter Göring (28 Desember 1940 - 23 Mei 1962) adalah anggota Grenztruppen der DDR (Pasukan Penjaga Perbatasan Jerman Timur) yang menjadi "martir" pertama Grenztruppen ketika tubuhnya tertembus peluru oleh lawannya, pasukan penjaga perbatasan Jerman Barat. Di hari kematiannya, Gefreiter Göring sedang melakukan patroli di sekitar Invalidenfriedhof (Berlin) ketika dia melihat dari kejauhan sesosok manusia sedang memanjat Tembok Berlin. Ketika unit "Grepo" (julukan Grenztruppen) buru-buru mendekat, si manusia tersebut - yang kemudian diketahui bernama Walter Tews dan baru berusia 14 tahun - telah keburu loncat ke bawah dan menyeberangi kanal yang memisahkan Jerman Timur dan Barat. Sebenarnya telah ada perintah tegas untuk para anggota Grenztruppen untuk tidak boleh menembak apabila "pengkhianat" sudah berada di balik tembok, tapi Göring - dengan alasan yang tidak diketahui - langsung menghamburkan peluru senapan mesinnya ke arah Tews dari tempat terbuka. Tak ayal tindakannya tersebut langsung "mengundang" rentetan tembakan balasan dari pasukan penjaga perbatasan Jerman Barat yang sama-sama melihat upaya pelarian diri Tews. Göring pun tewas seketika. Uniknya, meskipun dia telah jelas-jelas melanggar perintah dengan melakukan tindakan yang kemudian berakibat fatal bagi nyawanya tersebut, tapi pemerintah komunis Jerman Timur malah kemudian memblow-up peristiwa ini dan mengangkatnya sebagai pahlawan. Pangkatnya dinaikkan secara anumerta, jenazahnya dikebumikan dengan upacara militer penuh, dan kemudian - di banyak tempat di Jerman Timur - jalan, unit militer dan barak - dinamai berdasarkan namanya! Tews sendiri yang menjadi korban tembakannya selamat meskipun kemudian menderita luka-luka


Enam orang prajurit Nationale Volksarmee (NVA) yang ditahbiskan sebagai "Martir DDR" oleh pemerintahan komunis Jerman Timur (1949-1989). Baris atas dari kiri ke kanan: Wachtmeister Helmut Just (2 Juli 1933 - 30 Desember 1952), anggota Grenzpolizei yang ditembak oleh orang tidak dikenal dari belakang saat sedang berpatroli; Unteroffizier Jörgen Schmidtchen (28 Juni 1941 - 18 April 1962), anggota Grenztruppen yang dibunuh oleh dua orang kadet NVA yang membelot ke Jerman Barat; dan Unteroffizier Peter Göring (28 Desember 1940 - 23 Mei 1962), anggota Grenztruppen yang tewas ditembak oleh pasukan penjaga perbatasan Jerman Barat. Baris bawah: Unteroffizier Reinhold Huhn (8 Maret 1942 - 18 Juni 1962), anggota Grenztruppen yang dibunuh oleh warga Jerman Timur yang berusaha melarikan diri ke Jerman Barat melalui terowongan bawah tanah; Unteroffizier Siegfried Widera (12 Februari 1941 - 8 September 1963), anggota Grenztruppen yang dipukuli sampai mati menggunakan alat-alat bangunan oleh seorang warga Jerman Timur yang berusaha kabur ke Jerman Barat; dan Unteroffizier Egon Schultz (4 Januari 1943 - 5 Oktober 1964), anggota Grenztruppen yang secara tidak sengaja ditembak oleh kawannya sendiri saat berusaha mencegah pelarian warga Jerman Timur yang berusaha kabur ke Jerman Barat



Sumber :
www.wehrmacht-awards.com

No comments:

Post a Comment