Wednesday, September 21, 2011

Generalmajor Wolfgang Rüter (1892-1945), Akhir Yang Tragis Dari Seorang Jenderal Luftwaffe!

Wolfgang Rüter dalam balutan seragam perwira Heer


Wolfgang Rüter setelah menjadi Generalmajor di Luftwaffe

Oleh : Alif Rafik Khan

Ketika sedang menyusun daftar ratusan jenderal Wehrmacht untuk blog ini, perhatian saya tertumbuk pada satu biografi yang tidak biasa, begitu tidak biasanya sehingga rasanya layak saya tampiling eh tampilkan disini. Saya minta anda membaca kata demi kata di bawah ini dan kemudian sebutkan apakah ada kata-kata atau kalimat yang menurut anda “out of order”:


Generalmajor Wolfgang Rüter

Lahir: 8 Oktober 1892 di Halberstadt.

Mati: 24 April 1945 di Strehla, Elbe (KIA)


Promosi:

1. Fähnrich (22 Mei 1912)

2. Leutnant (18 Februari 1913)

3. Oberleutnant (6 Juni 1916)

4. Hauptmann (1 April 1923)

5. Major (1 April 1934)

6. Oberstleutnant (1 Januari 1936)

7. Oberst (1 April 1938)

8. Generalmajor (1 Desember 1939)


Karir:

1. 25 September 1911 – 23 Oktober 1915: Masuk Angkatan Darat sebagai Fahnenjunker dan Perwira baterai artileri di 56th Field-Artillery-Regiment.

2. 18 Januari 1916 – 26 Februari 1917: Perwira Ordonansi di staff 56th Field-Artillery-Regiment.

3. 27 Februari 1917 – 6 Maret 1917: Pemimpin baterai artileri di 20th Field-Artillery-Regiment.

4. 7 Maret 1917 – 20 Agustus 1917: Pemimpin baterai artileri di 4th Guards-Field-Artillery-Regiment.

5. 21 Agustus 1917 – 16 November 1917: Diperbantukan di Flak-Replacement-Regiment.

6. 17 November 1917 – 13 Juni 1918: Komandan 169th Heavy Cannon-Flak-Battery.

7. 14 Juni 1918 – 11 Desember 1918: Ajudan Komandan Flak di Komando Tinggi Angkatan darat.

8. 12 Desember 1918 – 10 Januari 1919: Ditempatkan di 56th Field-Artillery-Regiment.

9. 11 Januari 1919 – 19 Januari 1919: Bersama dengan Seksi Komando Perlindungan Perbatasan Lissa.

10. 20 Januari 1919 – 25 Juli 1919: Perwira Ordonansi di staff 10th Field-Artillery-Brigade.

11. 26 Juli 1919 – 30 September 1920: Ajudan Resimen di 5th Artillery-Regiment.

12. 1 Oktober 1920 – 30 September 1923: Perwira Baterai Artileri dan Pemimpin Peleton di 3rd Artillery-Regiment.

13. 1 Oktober 1923 – 30 September 1929: Komandan Baterai Artileri di 3rd Artillery-Regiment.

14. 1 Oktober 1929 – 30 September 1932: Instruktur Artileri di Sekolah Infanteri Dresden.

15. 1 Oktober 1932 – 30 September 1934: Komandan 2nd Transport-Battalion.

16. 1 Oktober 1934 – 31 Maret 1935: Komandan Batalyon Transportasi Stettin.

17. 1 April 1935 – 30 September 1935: Dipindahkan ke Luftwaffe sebagai Komandan Batalyon Flak Stettin.

18. 1 Oktober 1935 – 26 Januari 1937: Komandan I.Battailon dari 2nd Flak-Regiment.

19. 27 Januari 1937 – 31 Maret 1937: Ditransfer ke Legion Condor (Spanyol).

20. 1 April 1939 – 23 Agustus 1939: Komandan 29th Flak-Regiment.

21. 24 Agustus 1939 – 14 Januari 1940: Komandan Flak-Group Frankfurt/Main, Darmstadt lalu Mainz.

22. 15 Januari 1940 – 28 Februari 1940: Komandan sementara Air-Defence-Command 3 di Hannover.

23. 29 Februari 1940 – 30 September 1940: Komandan Air-Defence-Command 6 di Brussels (Belgia).

24. 1 Oktober 1940 – 4 Mei 1941: Komandan Reichs-Institute for Air-Protection.

25. 5 Mei 1941 – 30 Juni 1941: Pemimpin Lajur Tinggi di Air-Fleet 4.

26. 1 Juli 1941 – 12 Juli 1943: Komandan Flak-Brigade XIV di Norwegia.

27. 12 Juli 1943 – 31 Mei 1944: Führer-Reserve OKL.

28. 31 Mei 1944: Dikeluarkan dari kemiliteran.

29. 11 Januari 1945: Dihukum penjara tiga tahun oleh Pengadilan Perang Reich dan dilucuti semua pangkat dan jabatannya karena pemberhentian sembrono orang lain dari tugas militernya, dan terus melakukan pembangkangan, perburuan ilegal serta perbuatan kelalaian yang tidak sesuai dengan perintah atasan.

30. 24 April 1945: Terbunuh dalam pertempuran sebagai prajurit biasa Volkssturm.


Medali dan Penghargaan:

1. 1914 Eisernes Kreuz I klasse

2. 1914 Eisernes Kreuz II klasse

3. Verwundetenabzeichen, 1918 in Schwarz

4. Ehrenkreuz für Frontkämpfer

5. Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV. bis I. Klasse

* * * *

Sudah bacanya? Atau keburu ngantuk saking bosan? OK, silakan perhatikan di bagian KARIR mulai nomor 27 sampai dengan 30. Disana Generalmajor Rüter mulai mengalami penurunan karir yang luar biasa: dari komandan sebuah Brigade Senjata Anti Serangan Udara (Flak) di Norwegia, lalu menjadi perwira cadangan di Mabes Luftwaffe (posisi yang tidak menawarkan apapun setelahnya kecuali pensiun!), dikeluarkan dari Wehrmacht, diajukan ke depan pengadilan, dihukum penjara, dilucuti pangkat dan jabatannya, dan lalu nasibnya berakhir tragis setelah tewas dalam perang sebagai prajurit biasa Volkssturm (unit pembantu Wehrmacht yang anggotanya terdiri dari aki-aki dan bocah kecil)!

Yang luar biasa adalah saat dia dihukum pengadilan militer karena sebab ini: “pemberhentian sembrono orang lain dari tugas militernya, dan terus melakukan pembangkangan, perburuan ilegal serta perbuatan kelalaian yang tidak sesuai dengan perintah atasan”. Apa pula ini? Dengan kata lain, sang jenderal telah menggunakan posisinya untuk memecat secara semena-mena orang yang tidak disukainya, ngomong balik ke Göring tentang perintah-perintah bodoh yang dilakukannya, dan dilaporkan oleh salah seorang staffnya setelah melakukan perburuan binatang di Norwegia saat bukan musimnya!

Bayangkan, dari asalnya jenderal berpengaruh lalu jadi pesakitan yang memalukan di pengadilan, disusul dengan menjadi Volkssturm-mann biasa dan kemudian terbunuh di Elbe! Sebuah cerita yang tragis, beibeh! BTW, di arsip milik "Sammlung Krug" dari Bundesarchiv/Militärarchiv Freiburg, dia tidak disebutkan tewas sebagai anggota Volkssturm, melainkan “Gefallen am 24.4.1945 bei Strehla/Elbe auf dem Wege von der Festung Torgau in die Heimat” (Gugur tanggal 24 April 1945 di Strehla/Elbe dalam perjalanan dari Benteng Torgau ke kampung halamannya).


Sumber :
Foto koleksi pribadi Gareth Collins
Foto koleksi pribadi Marc Garlasco
www.feldgrau.net
www.forum.axishistory.com
www.geocities.com
www.wehrmacht-awards.com



No comments:

Post a Comment