Sunday, September 23, 2012

Foto schwere SS-Panzer-Abteilung 101/501



 
Para perwira dari schwere SS Panzer-Abteilung 101 berkumpul bersama dalam sebuah latihan di dekat Beauvais, Prancis utara, tanggal 21 Maret 1944. Yang menghadap kamera adalah SS-Sturmbannführer Heinz von Westernhagen (Komandeur schwere SS-Panzer-Abteilung 101) dan SS-Obersturmführer Hanno Raasch (chef 3.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101). Panzerkampfwagen VI Tiger di belakang mempunyai turmnummer (nomor kubah) 311 milik SS-Untersturmführer Thomas Amselgruber dari 1.Zug / 3.Kompanie / I.Abteilung / schwere SS-Panzer-Abteilung 101. Foto oleh Kriegsberichter Scheck dari Propaganda-Kompanie (PK) 698


 Para perwira dari schwere SS Panzer-Abteilung 101 berkumpul bersama dalam sebuah latihan di dekat Beauvais, Prancis utara, tanggal 21 Maret 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmführer Jürgen Wessel (chef 1.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101), SS-Hauptsturmführer Michael Wittmann (tertutup oleh Wessel, chef 2.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101), SS-Sturmbannführer Heinz von Westernhagen (Komandeur schwere SS-Panzer-Abteilung 101), SS-Obersturmführer Hanno Raasch (chef 3.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101) dan SS-Untersturmführer Willi Iriohn (Zugführer 3.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101). Sebenarnya masih ada satu lagi yang paling kanan tapi sialnya tidak tertangkap kamera, yaitu SS-Unterscharführer Otto Blase (Zugführer 3.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101)


 Para perwira dari schwere SS Panzer-Abteilung 101 berkumpul bersama dalam sebuah latihan di dekat Beauvais, Prancis utara, tanggal 21 Maret 1944. Menghadap kamera dari kiri ke kanan: SS-Obersturmführer Jürgen Wessel (chef 1.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101), SS-Sturmbannführer Heinz von Westernhagen (Komandeur schwere SS-Panzer-Abteilung 101) dan SS-Obersturmführer Hanno Raasch (chef 3.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101). Membelakangi kamera: SS-Untersturmführer Willi Iriohn (Zugführer 3.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101) dan SS-Unterscharführer Otto Blase (Zugführer 3.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101). Panzerkampfwagen VI Tiger di belakang mereka mempunyai turmnummer (nomor kubah) 311 milik SS-Untersturmführer Thomas Amselgruber dari 1.Zug / 3.Kompanie / I.Abteilung / schwere SS-Panzer-Abteilung 101. Tiger ini merupakan kombinasi dari roda model awal dengan pintu keluar turet hasil pengembangan serta Zimmerit. Foto oleh Kriegsberichter Scheck dari Propaganda-Kompanie (PK) 698


Para ksatria panzer dari 2.Kompanie / Schwere SS-Panzer-Abtailung 101 di bulan Mei 1944. Dari kiri ke kanan:
SS-Unterscharführer Kurt Kleber (Tiger "232"), SS-Hauptscharführer Hans Höflinger (Tiger "213"), SS-Oberscharführer Georg Lötzsch (Tiger "233"), SS-Obersturmführer Michael Wittmann (Chef 2.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101. Tiger "205"), SS-Unterscharführer Karl-Heinz Warmbrunn (Tiger "214"), dan SS-Unterscharführer Balthasar "Bobby" Woll (Tiger "212"). Mereka semua adalah komandan tank di Kompi kedua, dan Kecuali Wittmann, semuanya memakai seragam kamuflase dari jenis SS-Erbsenmuster (pea-dot pattern)



Para ksatria panzer dari 2.Kompanie / Schwere SS-Panzer-Abteilung 101 di bulan Mei 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmführer Michael Wittmann
(Chef 2.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101. Tiger "205"), SS-Unterscharführer Karl-Heinz Warmbrunn (terhalang oleh Wittmann, Tiger "214"), SS-Hauptscharführer Hans Höflinger (Tiger "213"), SS-Oberscharführer Georg Lötzsch (Tiger "233"), SS-Unterscharführer Balthasar "Bobby" Woll (Tiger "212"), dan SS-Unterscharführer Kurt Kleber (tidak terlihat disini, Tiger "232")



Para ksatria panzer dari 2.Kompanie / Schwere SS-Panzer-Abteilung 101 di bulan Mei 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Oberscharführer Georg Lötzsch (Tiger "233"), SS-Unterscharführer Karl-Heinz Warmbrunn (Tiger "214"), SS-Unterscharführer Kurt Kleber (duduk di Tiger, Tiger "232"), SS-Obersturmführer Michael Wittmann (Chef 2.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101. Tiger "205"), dan SS-Unterscharführer Balthasar "Bobby" Woll (Tiger "212")



Para ksatria panzer dari 2.Kompanie / Schwere SS-Panzer-Abteilung 101 di bulan Mei 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Unterscharführer Kurt Kleber (Tiger "232"), SS-Obersturmführer Michael Wittmann (Chef 2.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 101. Tiger "205"), dan SS-Unterscharführer Balthasar "Bobby" Woll (Tiger "212")


Panzerkampfwagen VI Tiger I (Sd.Kfz.181) Ausf.E Trumnummer (nomor turet) 131 dari 3.Zug/1.Kompanie/schwere SS-Panzer-Abteilung 101, dengan SS-Untersturmführer Walther Hahn (kelahiran 9 Juni 1913) duduk di atas turet, melintas di depan gereja Notre-Dame di desa Morgny, Département de l'Eure, Haute-Normandie, Prancis, tanggal 8 Juni 1944. Di sebelah kanan adalah Schwimmwagen tipe 166


Tiger #205 milik SS-Obersturmführer Michael Wittmann dalam perjalanan dari Prancis Utara ke Normandia. Perlu diketahui bahwa Tiger yang dipakainya tidak hanya satu. Tank dari jenis ini yang pertama kali dipakainya dalam Pertempuran Kursk mempunyai nomor turet 1331; Tiger #205 dalam foto di atas sendiri kemudian rusak di jalan sebelum sempat beraksi sehingga dia "meminjam" Tiger #222 milik SS-Unterscharführer Kurt Sowa. Saat Wittmann menemui ajalnya tanggal 8 Agustus 1944, Tiger yang dipakainya mempunyai nomor turet 007 (James Bond kaleee!) 


 Schwere SS-Panzer-Abteilung 101 tiba di Normandia dari Paris tanggal 12 Juni 1944 setelah perjalanan yang kebanyakan dilakukan di malam hari demi menghindari sergapan pesawat-pesawat Sekutu. Panzerkampfwagen VI Tiger I (Sd.Kfz.181) Ausf.E Trumnummer (nomor turet) 222 milik SS-Unterscharführer Kurt Sowa dari 2.Zug / 2.Kompanie ini ditugaskan di wilayah sekitar Villers-Bocage. Dua lubang di turetnya merupakan tempat ngintip untuk teropong TZF9b. Foto oleh Kriegsberichter Arthur Grimm



Konvoy Panzerkampfwagen VI Königstiger dari 2.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 501 saat melintasi jalanan kota Tondorf (Nordrhein-Westfalen/Jerman) menuju ke tempat berkumpul mereka sebelum beraksi dalam Unternehmen Wacht am Rhein, pagi tanggal 15 Desember 1944. Dalam operasi ini mereka berada di bawah kendali Kampfgruppe Peiper di bawah pimpinan SS-Obersturmbannführer Joachim "Jochen" Peiper. Kita bisa melihat Königstiger dengan turmnummer "008" (SS-Untersturmführer der Reserve Eduard Kalinowsky), "009" (SS-Obersturmführer Wilhelm Dollinger), dan "222" (SS-Oberscharführer Kurt Sowa), sementara di latar belakang adalah sebuah bangunan "Gasthaus Zum Weißen Roß". Sampai saat ini keadaan jalannya hampir tidak berubah, dan bahkan "Gasthaus Zum Weißen Roß" masih aktif beroperasi!


 Panzerkampfwagen VI Königstiger "008" dari schwere SS-Panzer-Abteilung 501. Dalam Pertempuran Ardennes di akhir tahun 1944 tank berat satu ini berada di bawah kendali SS-Untersturmführer der Reserve Eduard Kalinowsky (Adjutant s.SS-Pz.Abt.501) dan ditinggalkan oleh awaknya di jalan raya N23 antara Stavelot dan Trois Ponts (Liège, Belgia) di dekat Fermé Antoine (peternakan Antoine) pada pagi tanggal 25 Desember 1944 karena mengalami kerusakan mesin. Tiger ini mendapat tambahan huruf "G" di bagian depan, meskipun tidak diketahui alasan pastinya. Ada beberapa kemungkinan yang bisa dikemukakan: "G" merupakan penanda rute yang harus dilalui oleh Königstiger tersebut (meskipun teori ini cukup lemah karena tidak ada Rollbahn G di sekitar wilayah Ardennes); "G" merupakan singkatan dari "Gepanzertegruppe Peiper"; dan "G" adalah singkatan dari "Glysantin geschütz" yaitu bahan khusus anti-beku yang biasa digunakan oleh mesin perang Wehrmacht di musim dingin. Pertanyaan yang kemudian timbul adalah: kenapa hanya lima buah mesin perang di Ardennes yang ditempeli huruf "G" (empat Königstiger dan satu Jagdpanther), dan kenapa dipasangnya di bagian depan dan bukannya di pinggir seperti yang menjadi metode umum di panzer-panzer Jerman selama ini? Untuk mengetahui jawabannya, mari kita tanyakan pada Kak Seto!



Sebuah Königstiger dengan turmnummer 105 yang dikomandani oleh SS-Obersturmführer Jürgen Wessel dari schwere SS-Panzer-Abteilung 501 teronggok tak berdaya Rue Haut Rivage, Stavelot, Belgia, tanggal 18 Desember 1944. Tank raksasa ini ditinggalkan oleh awaknya setelah terkena tembakan senjata anti-tank atau bazooka dari tentara Amerika yang bertahan. Si "Raja Singa" menjadi limbung tak terkendali dan kemudian menabrak dinding sebuah rumah yang reruntuhannya membuat tank tak dapat bergerak. Para awaknya (termasuk di antaranya salah seorang yang berhasil diidentifikasi: SS-Unterscharführer Fritz Belbe, Funker) berhasil meloloskan diri melalui pintu keluar di bagian lambung, sementara Wessel sendiri kemudian melanjutkan perjalanannya ke La Gleize melalui Trois Ponts dengan "membajak" Königstiger #104 milik salah seorang komandan peletonnya. Tidak hanya itu, dia membawa serta semua awak tank #105, sementara awak #104 ditinggalkan di Stavelot!

----------------------------------------------------------------------------------

 SS-Unterscharführer Fritz Belbe adalah Funker (operator radio) dari Königstiger #105 yang dikomandani oleh SS-Obersturmführer Jürgen Wessel (Chef 1.Kompanie/schwere SS-Panzer-Abteilung 501) dalam Ofensif Ardennes bulan Desember 1944. Dia adalah peraih Panzerkampfabzeichen in Silber tertanggal 30 Januari 1945 atas prestasinya menjalani 12 hari pertempuran tank (29 Agustus 1944, 30 Agustus 1944, 2 September 1944, 6 September 1944, dan 17-24 Desember 1944). Foto di atas sendiri kemungkinan diambil di musim gugur 1944 sebelum dia dianugerahi Panzerkampfabzeichen in Silber


 SS-Oberscharführer Werner Wendt dilahirkan di Naugard/Pommern tahun 1921. Dia bergabung dengan Waffen-SS beberapa saat sebelum pecahnya Perang Dunia II bulan September 1939 dan pertama kali bertugas bersama dengan SS-Artillerie-Regiment dalam Pertempuran Prancis (1940). Pada bulan Agustus 1940 dia dipindahkan ke SS-Artillerie-Regiment Leibstandarte dan bertempur dengan unit barunya tersebut di Balkan serta Rusia. Unit terakhirnya adalah schwere SS-Panzer-Abteilung 101/501 yang anggota-anggotanya sebagian besar dicomot dari Leibstandarte. Foto studio ini sendiri dibuat pada tahun 1943 saat Wendt masih menjadi anggota kompi Tiger dari SS-Panzer-Regiment "Leibstandarte SS Adolf Hitler". Terlihat empat penghargaan yang telah didapatnya: pita medali Eisernes Kreuz II.Klasse serta Medaille Winterschlacht im Osten (Ostmedaille) di lapel, dan Panzerkampfabzeichen serta Verwundetenabzeichen in Schwarz di bawahnya. Nantinya dia juga akan mendapatkan Eisernes Kreuz I.Klasse

Sumber :
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
Foto koleksi pribadi Greg Walden
www.en.wikipedia.org

No comments:

Post a Comment