Tuesday, August 6, 2013

Foto 297. Infanterie-Division

   Dua orang perwira Jerman berkomunikasi menggunakan Feldtelefon (telepon lapangan) di sebuah posisi pertahanan di dekat Stalingrad, musim gugur tahun 1942. Dari kiri ke kanan: Oberst Moritz von Drebber (Kommandeur Infanterie-Regiment 523 / 297.Infanterie-Division) dan Hauptmann Bender. Pada bulan Oktober 1942, resimen pimpinan Drebber berganti nama menjadi Grenadier-Regiment 523. Von Drebber sendiri naik pangkat menjadi Generalmajor pada tanggal 1 Januari 1943, dan pada tanggal 22 Januari 1943 dia ditunjuk menjadi Komandan 297. Infanterie-Division yang baru, menggantikan General der Artillerie Max Pfeffer. Hanya berselang tiga hari kemudian, Drebber dan pasukannya menyerah kepada Tentara Merah di neraka Stalingrad! Foto ini diambil oleh Alois Beck


 Oberstleutnant i.G. (im Generalstab) Arthur Weber dianugerahi Deutsches Kreuz in Gold pada tanggal 25 Januari 1943 sebagai Ia Erster Generalstabsoffizier (Führung und Ausbildung) alias Chef des Stabes dari 297.Infanterie-Division / IV.Armeekorps / 6.Armee / Heeresgruppe Don. Uniknya, tanggal penganugerahannya adalah tanggal dimana divisinya "digulung" dan menyerahkan diri pada pasukan Rusia yang mengepung Stalingrad dimana Weber ikut di dalamnya. Karenanya, foto yang memperlihatkan Weber memakai DKiG di atas hanya bisa mempunyai dua arti: DKiG-nya tempelan (edit foto), atau dia memakainya saat berstatus sebagai tawanan perang!

-----------------------------------------------------------------------------------

 Pendeta Wehrmacht (Kriegspfarrer) Dr. Alois Beck di bulan September 1942, di hari-hari sebelum Pertempuran Stalingrad yang membawa bencana. Alois bertugas sebagai pendeta di front depan untuk Infanterie-Regiment 257/297.Infanterie Division/LI.Armeekorps/6.Armee/Heeresgruppe Süd, dan menghabiskan sebagian besar hari-harinya dengan memberikan pengharapan kepada prajurit yang terluka serta menuliskan surat yang akan dikirimkan ke kampung halaman mewakili mereka. Dr. Beck meyakini bahwa 'dari tiga cabang Wehrmacht, Angkatan Darat (Heer) adalah yang paling sedikit mendapat pengaruh ideologi Nasional-Sosialisme'. Kurang dalam jangka waktu enam bulan setelah foto ini diambil, Alois tertangkap pasukan Soviet di Stalingrad. Dia beruntung kemudian bisa kembali pulang ke Jerman dan menuliskan pengalaman perangnya dalam sebuah buku berjudul "Bis Stalingrad"


Sumber :
www.cimilitaria.com
www.wehrmachtss.blogspot.com
www.ww2colorfarbe.blogspot.com

No comments:

Post a Comment