Friday, April 25, 2014

Album Foto 25. Panzergrenadier-Division

PERAIH RITTERKREUZ

Oberleutnant der Reserve Hans Barthle (5 Februari 1914 - 27 April 1987) bergabung dengan Infanterie-Regiment 119 tanggal 4 Januari 1937. Tugas perang pertamanya adalah menjaga benteng perbatasan Westwall di musim dingin 1939/1940, dilanjutkan dengan kampanye di Prancis dan Rusia. Sebagai seorang komandan kompi, Barthle terlibat dalam pertempuran sengit di jalanan sepanjang Orscha-Smolensk tanggal 14 November 1943. Sayap kiri pasukan Jerman yang ditempati oleh resimennya mendapat serangan bergelombang dari Tentara Merah. Saat mereka berhasil menerobos masuk, pihak Jerman segera melakukan serangan balasan untuk menetralisasinya dan kekuatan musuh pun hancur. Selama beberapa hari berikutnya Barthle dan unitnya mempertahankan mati-matian wilayah mereka dari serangan berkali-kali yang dilancarkan oleh musuh. Perlawanan yang mereka galang begitu kokohnya sehingga mendapatkan perhatian dari rakyat Jerman setelah diberitakan dalam Wehrmachtbericht edisi 19 November 1943. Dalam pertempuran ini pula Barthle dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 19 Desember 1943 sebagai Oberleutnant der Reserve dan Chef 7.Kompanie / II.Bataillon / Grenadier-Regiment 119 (motorisiert) / 25.Panzergrenadier-Division / XXVII.Armeekorps / 4.Armee / Heeresgruppe Mitte. Pada tanggal 20 November 1944 dia ditransfer ke Panzer-Grenadier-Ersatz- und Ausbildung-Bataillon 215 untuk menyebarkan keahliannya pada rekrutan baru Wehrmacht. Pada tanggal 12 Desember 1944 dia dipindahkan lagi ke Führer-Grenadier-Brigade "Grossdeutschland". Barthle terluka dalam pertempuran tanggal 12 Februari 1945 dan menghabiskan sisa perang menjalani masa perawatan di Lazarett (Rumah Sakit) Freienwalde. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (12 Juni 1940); Eisernes Kreuz I.Klasse (8 Agustus 1940); Infanterie-Sturmabzeichen in Silber; Verwundetenabzeichen in Schwarz; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); satu buah Panzervernichtungsabzeichen in Silber; serta Nahkampfspange in Bronze (1944)


 
Hauptmann Kurt Arendt (8 Oktober 1917 - 9 Januari 1945) bergabung sebagai Schütze di unit Nachrichtenzug dari Panzerabwehr-Abteilung 21 tanggal 1 Oktober 1936. Dalam kampanye di Polandia, Leutnant Arendt menjadi ajudan di Panzerabwehr-Abteilung 161, dilanjutkan dengan Panzer-Regiment 39 di Rusia. Setelah malang melintang di berbagai unit panzer, pada tanggal 7 November 1944 Hauptmann Arendt ditunjuk sebagai komandan Panzer-Abteilung 5 dan bertempur di Front Barat. Tanggal 9 Januari 1945 batalyon Arendt menjadi bagian dari Kampfgruppe Huss dan terlibat dalam serangan ke Hatten, Niedersachsen. Saat keluar dari hutan pukul 11:00, Kampfgruppe Huss mendapat tembakan gencar dari pasukan Sekutu yang bertahan sehingga komandan grup tempur tersebut memutuskan untuk memutar ke arah utara dan menghantam musuh dari belakang. Manuver ini berhasil sebagian besar berkat kinerja Arendt dan panzer-panzernya. Sayangnya, dia harus membayar keberhasilan ini dengan nyawanya saat gugur di hari yang sama di sekitar wilayah Bitsch, Lorraine. Jenazahnya kemudian dikebumikan di Kriegsgräberstätte di Gleiszellen-Gleishorbach, makam no.60. Untuk menghargai jasa-jasanya, komandan Arendt mengajukan proposal penganugerahan Ritterkreuz ke Oberkommando Wehrmacht, dan proposal tersebut disetujui. Dia secara resmi dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes secara anumerta tanggal 24 Februari 1945 sebagai Kommandeur Panzer-Abteilung 5 / Kampfgruppe Huss / 25.Panzergrenadier-Division / 1.Panzerarmee / Heeresgruppe G. Klaim istri mendiang bahwa dia juga dinaikkan pangkatnya secara anumerta menjadi Major masih belum terbukti. Medali dan penghargaan lain yang diraihnya: Eisernes Kreuz II.Klasse (2 Desember 1939) dan I.Klasse (1 Agustus 1941); Panzerkampfabzeichen in Silber (18 Agustus 1941); Allgemeines-Sturmabzeichen; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); serta Kriegsverdienstkreuz II.Klasse mit Schwertern (30 Januari 1944). BTW, foto Arendt menggunakan Ritterkreuz di atas, medalinya merupakan hasil tempelan meskipun tidak kelihatan bohongnya!


Sumber :
www.geocities.com
www.ritterkreuztraeger-1939-45.de

No comments:

Post a Comment