Sunday, April 20, 2014

"Wulfe Hound", Pesawat B-17 Pertama Yang Berhasil Dirampas Luftwaffe



Oleh : Arie Nugroho

"Wulfe Hound" adalah B-17 pertama yang berhasil ditangkap dan dioperasionalkan oleh Luftwaffe. Semua berawal pada tanggal 12 Desember 1942, dalam misi penyerangan 360th Bomber Squadron, 303rd Bomber Group, 8th Bomber Command USAAF ke Rouen-Sotteville Perancis. Serangan tersebut seperti biasa mendapat “sambutan” yang meriah dari pemburu-pemburu Luftwaffe. Dalam serangan tersebut Wulfe Hound pun tak luput dari incaran belasan FW 190 sang tuan rumah yang sibuk melayani tamunya.

Nahas, akibat terkena tembakan yang merusak pesawatnya memaksa Letnan Paul Flickenge melakukan pendaratan darurat di dekat Melun (60 mil Tenggara Paris). 8 Kru-nya tertangkap, namun 2 orang berhasil kabur dan menyelamatkan dirinya.

Bagai mendapat durian runtuh, Jerman pun membawa Wulfe Hound untuk diperbaiki ke pangkalan udara Leeuwarden, Belanda agar dapat diterbangkan kembali. Namun sayang, turret bawah yang rusak pada saat pendaratan daruratnya tidak pernah berhasil diperbaiki dan diganti. Kemudian diberi insignia “Balkenkreuz” dan diberi kode penomeran Stammkennzeichen “DL+XC” sesuai dengan S.O.P dan secara resmi merupakan inventaris resmi Luftwaffe.

Setelah melalui serangkaian pengujian dan tes yang dilakukan Luftwaffe di Rechlin, akhirnya pada 17 Maret 1943 ia berhasil diterbangkan kembali. Keberhasilan ini merupakan satu tahap yang sangat penting dan berguna untuk mengevaluasi dan menyempurnakan taktik Luftwaffe dalam menjatuhkan si badak ini pada misi penyergapan B-17 yang semakin hari semakin sering merangsek jauh ke dalam teritori Jerman. Mulai tanggal 11 September 1943 Wulfe hound secara resmi berdinas operasional dalam spesial unit "Kampfgeschwader" KG 200 dengan base di Rangesdforf, Jerman. Pesawat ini digunakan dalam latihan bahkan turut terlibat dalam operasi-operasi rahasia yang berlangsung di sekitar Mei dan Juni 1944.

20 April 1945 merupakan hari terakhirnya “berdinas” di bawah panji Third reich, karena pada tanggal tersebut ia rusak akibat sebuah serangan udara sekutu di pangkalan udara Oranienburg.


Sumber :

No comments:

Post a Comment