Monday, August 3, 2015

Foto S.S. Sturmbrigade R.O.N.A. (Brigade Kaminski)

Foto ini memperlihatkan tank-tank T-34 Soviet hasil rampasan milik Waffen-Sturm-Brigade "RONA" (Brigade Kaminski). Lokasi dan tanggal tidak diketahui. Waffen-Sturm-Brigade "RONA" adalah unit anti-Partisan yang anggotanya kebanyakan merupakan warga area otonomi Lokot di wilayah Soviet yang diduduki oleh pasukan Jerman (Hutan Bryansk). Pada pertengahan tahun 1943, jumlahnya telah membengkak menjadi 10-12 ribu prajurit dan dilengkapi dengan tank dan artileri hasil rampasan dari Rusia


 Kepala Staff SS-Sturmbrigade RONA, Waffen-Sturmbannführer der SS Ivan Denisovich Frolov (tengah), bersama dengan para perwira dari RONA (Russkaya Osvoboditelnaya Narodnaya Armiya, Tentara Pembebasan Nasional Rusia) selama berlangsungnya Pemberontakan Warsawa, Agustus 1944. Setidaknya tiga orang dari mereka memakai topi Kubanka khas Cossack, sementara perwira di kiri memakai seragam M1935 dengan kragenspiegel dan hoheitsabzeichen M1940. Di sebelah kanannya (kedua dari kiri) adalah perwira Schutzpolizei Jerman. Frolov sendiri memakai seragam dan kragenspiegel M1940 Jerman, tapi dilengkapi dengan schulterklappen Cossack M1943 perak bergaris merah, celana sharovary biru, dan sepatu lars. Kedua dari kanan adalah Podporuchik (Letnan) Michalczewski yang juga memakai celana biru Sharovary, sementara di paling kanan yang memakai seragam hitam Panzertruppen M1942 dengan Totenkopf kerah M1935 serta feldmütze M1943 abu-abu berasal dari unit POA/ROA (Русская освободительная армия, Russkaya osvoboditel'naya armiya). Dengan kekuatan 1.700 prajurit yang belum menikah, empat T-34, satu SU-76 dan beberapa meriam artileri, RONA menjadi salah satu unit Jerman yang ditugaskan untuk memadamkan pemberontakan Warsawa. Frolov, bersama dengan anggota ROA lainnya, nantinya didakwa atas tuduhan pengkhianatan oleh Mahkamah Militer Uni Soviet seusai perang dan digantung pada tahun 1946


Sumber :
Buku "Hitler’s Russian & Cossack Allies 1941–45" karya Nigel Thomas
www.online-instagram.com

No comments:

Post a Comment