Wednesday, December 12, 2018

U-128, U-Boat Tipe IX C

U-128, sebuah U-boat Kriegsmarine dari tipe IX C, adalah kapal selam yang terbilang sangat sukses yang bernaung di bawah 2. Unterseebootsflottille (Armada Kapal Selam ke-2) di Lorient. Kapal satu ini dibuat oleh Deschimag AG dari Bremen, dan pertama kali operasional pada tanggal 12 Mei 1941 dengan dikomandani oleh Kapitänleutnant Ullrich Heyse (sang kapten nantinya meraih kesuksesan besar dengan U-128 di tahun 1942 dan awal tahun 1943). Dalam enam patroli yang dijalaninya - dimana yang pertama hanya merupakan transfer ke Norwegia serta yang kelima adalah tes pelayaran yang berlangsung selama tujuh hari - Ullrich Heyse dan U-128 tercatat menenggelamkan 12 buah kapal dengan total tonase 83.639 GRT, serta merusakkan beberapa kapal lainnya! Tak heran kalau para awak kapal sangat mencintai kapten mereka. Heyse sendiri adalah pria kelahiran Berlin berusia 35 tahun, yang merupakan anggota Kru 1933 dan yang tahu bagaimana cara memimpin. Satu waktu, di atas kapal, dia pernah mengeluarkan pisau dari sakunya dan ikut mengupas kentang bersama dengan beberapa orang anakbuahnya. Lalu, sembari mengupas kentang, dia mendiskusikan topik-topik populer di tengah lingkaran kecilnya. Di daratan, sang kapten seringkali bergabung dengan pelaut-pelautnya untuk menikmati bir bersama-sama, yang semakin memperkuat ikatan diantara mereka. Sebelum perang, Heyse pernah mengabdi di beberapa kapal dagang, dan sebagai seorang komandan kapal selam, menenggelamkan kapal-kapal dagang yang sama membawa pergulatan batin yang cukup berat baginya. Dalam beberapa kesmpatan, dia menyelamatkan awak kapal yang selamat dari kehancuran torpedonya, sekaligus menyediakan makanan, rokok serta rum, dan menyatakan permintaan maaf karena telah menenggelamkan kapal mereka! Di bawah pimpinan Heyse, U-128 memajang lambang Ulm (kota sponsor mereka) dengan sedikit modifikasi. Lambang ini dipasang di depan menara pengawas, sementara di kedua bagian sampingnya dicat emblem kuda putih dengan tulisan "HÜAHOH HÜAHOH ALTER SCHIMMEL" (secara harfiah berarti: "Hieh Hieh Kuda Tua"). Enam hari setelah menyelesaikan patroli keenamnya - tepatnya pada tanggal 21 Januari 1943 - Heyse dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (Knight's Cross of the Iron Crosses). Pada bulan Maret 1943 dia mengalihtugaskan kapal selam kebanggaannya kepada Oberleutnant zur See Hermann Steinert. Sayangnya, keberuntungan tidak menaungi sang kapten baru di patroli pertamanya dengan U-128. Pada tanggal 17 Mei 1943 pesawat-pesawat pembom dari US Navy membombardir kapal selam tersebut - yang saat itu sedang berusaha menyerang konvoy kapal Sekutu - sehingga memaksa U-128 untuk muncul ke permukaan. Serangan beruntun selanjutnya membuat kapal selam Jerman tersebut mengalami kerusakan parah, sehingga tak mampu untuk menyelam kembali. Ketika melihat kapal perusak USS Jouett dan USS Mofett mendekat dengan cepat, kapten Steinert memerintahkan para awaknya untuk meninggalkan U-128. Saat perwira teknik kapal mulai menjalankan prosedur penenggelaman kapal mereka, salvo tembakan dari kapal perusak Amerika membuat kapal tersebut tenggelam lebih cepat. USS Mofett berhasil menyelamatkan 51 awak U-128, sementara empat orang sisanya - yang ada di atas kapal - tenggelam bersama kapal mereka


Sumber :
Majalah "U-Boot im Focus" edisi no.2 (2007)

No comments:

Post a Comment