Tuesday, December 7, 2010

Foto Jerman Dalam Perang Dunia I dan Zaman Kekaisaran



Kaisar Jerman Wilhelm II bersama dengan para jenderal "top notch"-nya dalam Perang Dunia Pertama (klaim Getty Images menyebutkan bahwa foto hasil sotosop zaman baheula ini diambil pada tahun 1910). Dari kiri ke kanan: Generalfeldmarschall Karl Wilhelm Paul von Bülow (1846-1921), Generalfeldmarschall Anton Ludwig Friedrich August von Mackensen (1849-1945), Generalfeldmarschall Rupprecht Maria Luitpold Ferdinand von Wittelsbach Kronprinz von Bayern (1869-1955), Generaloberst Helmuth Johannes Ludwig von Moltke (1848-1916), Generalfeldmarschall Albrecht Maria Alexander Philipp Joseph Herzog von Württemberg (1865-1939), General der Infanterie Friedrich Wilhelm Viktor August Ernst von Hohenzollern Kronprinz von Preußen (1882-1951), Oberster Kriegsheer Kaiser Wilhelm Viktor Albert von Preußen (1859-1941), General der Infanterie Hermann Karl Bruno von François (1856-1933), Generaloberst Alexander Heinrich Rudolf von Kluck (1846-1934), General der Infanterie Erich Friedrich Wilhelm Ludendorff (1865-1937), General der Infanterie Albert Theodor Otto von Emmich (1848-1915), General der Infanterie Erich Georg Alexander Sebastien von Falkenhayn (1861-1922), Generaloberst Karl Wilhelm George August Gottfried von Einem gennant von Rothmaler (1853-1934), Generalfeldmarschall Gottlieb Ferdinand Albert Alexis Graf von Haeseler (1836-1919), Generaloberst Hans Hartwig von Beseler (1850-1921), Generalfeldmarschall Paul Ludwig Hans Anton von Beneckendorff und von Hindenburg (1847-1934), Kanzler Theobald Theodor Friedrich Alfred von Bethmann-Hollweg (1856-1921), Generaloberst Josias Oskar von Heeringen (1850-1926), dan Großadmiral Alfred Peter Friedrich von Tirpitz (1849-1930)


 Gambar berjudul "Deutschlands Stolz" (Kebanggaan Jerman) ini diambil dari majalah "Lustige Blätter" terbitan tahun 1917, dan memperlihatkan para laksamana serta perwira Kaiserliche Marine dalam Perang Dunia Pertama. Di caption aslinya tidak disebutkan siapa-siapa saja mereka, tapi untunglah sang pembuatnya cukup jago dalam membuat ilustrasi dan bisa dibilang mirip jika dibandingkan dengan wajah aslinya, sehingga bisa diketahui nama-nama dari para pentolan Angkatan Laut kekaisaran Jerman yang terdapat dalam gambar ini. Untuk identifikasinya adalah, baris bawah dari kiri ke kanan: 1.Vizeadmiral Maximilian Graf von Spee (22 Juni 1861 - 8 Desember 1914), 2.Großadmiral Henning von Holtzendorff (9 Januari 1853 - 7 Juni 1919), 3.Admiral Hugo von Pohl (25 Agustus 1855 - 23 Februari 1916), 4.Admiral Eduard von Capelle (10 Oktober 1855 - 23 Februari 1931), 5.Admiral Franz Ritter von Hipper (13 September 1863 - 25 Mei 1932), 6.Großadmiral Prinz Heinrich von Preußen (14 Agustus 1862 - 20 April 1929), Kapitänleutenant Erich Steinbrinck (28 Mei 1881 - 31 Mei 1916), 7.Großadmiral Alfred von Tirpitz (19 Maret 1849 - 6 Maret 1930), Kapitänleutnant Lothar von Arnauld de la Perière (18 Maret 1886 - 24 Februari 1941), serta 8.Admiral Reinhard Scheer (30 September 1863 - 26 November 1928). Baris atas dari kiri ke kanan: Kapitänleutnant Otto Weddigen (15 September 1882 - 18 Maret 1915), Kapitänleutnant Max Valentiner (15 Desember 1883 - 19 Juli 1949), Kapitänleutnant Otto Hersing (30 November 1885 - 1 Juli 1960), Fregattenkapitän Nikolaus zu Dohna-Schlodien (5 April 1879 - 21 Agustus 1956), Kapitän zur See Karl von Müller (16 Juni 1873 - 11 Maret 1923), Kapitänleutnant Walter Schwieger (7 April 1885 - 5 September 1917), Kapitän zur See Peter Strasser (1 April 1876 - 5 Agustus 1918), Kapitänleutnant Walther Forstmann (9 Maret 1883 - 2 November 1973), Kapitänleutnant Heinrich Mathy (4 April 1883 - 2 Oktober 1916), serta seorang pelaut tak dikenal


Kakek dan cucu dalam sebuah foto studio yang diambil tanggal 9 Februari 1913. Foto ini dikirimkan ke Familie Untereiner di Diedenhofen (Thionville). Sang kakek merupakan veteran Perang Prusia-Prancis tahun 1870, sementara cucunya adalah Unteroffizier mit Portepee (bintara senior) yang arti harfiahnya adalah "perwira rendah dengan simpul pedang". Nama ini berasal dari tradisi awal dimana bintara senior biasanya membawa pedang ke medan pertempuran. Unteroffiziere mit portepee dalam angkatan perang Prusia diharuskan untuk menambahkan tali simpul ke pedang mereka, yang asalnya hanya terbatas pada golongan perwira


Polizei bersama dengan anjing Gembala Jerman


Pelaut dan perwira Kaisermarine sedang berfoto bersama di kamp tawanan perang yang dikelola Jepang di dekat Asakusa Honganji (1914). Para pelaut ini ditangkap di Tsingtao, Cina


Registrasi tawanan perang Jerman oleh perwira Rusia di tahun 1915


Kartu pos perang resmi keluaran Daily Mail seri 22 No. 176 berjudul "Sebuah serangan. 'Sekeranjang' tawanan". Di bagian belakang kartu pos ini tertera tulisan "telah lulus sensor" dan "pemandangan setelah serangan yang berhasil dan membuat senang bagi Inggris bagaikan gembala menggiring ternaknya. Para tawanan Hun ini sedang diatur untuk kemudian dimasukkan ke kamp"


Empat orang Sachsen dalam gaya "Donnerbalken", 9 November 1915


Unit artileri yang terdiri dari gabungan orang-orang Prusia, Saxon dan Württemberg


Landsturm VII


Landwehr 123


Para prajurit Bavaria dari Bayer 3


Korvettenkapitän Christian August Max Ahlmann Valentiner (15 Desember 1883 - 19 Juli 1949) adalah komandan U-boat Jerman dalam Perang Dunia I. Dia tercatat sebagai jagoan kapal selam dengan pencapaian terbesar ketiga dalam perang tersebut (143 kapal ditenggelamkan dengan total tonase 298.773 GRT!) sehingga diganjar medali Pour le Mérite, meskipun dianggap juga sebagai penjahat perang gara-gara mentorpedo kapal SS Persia tanpa memberikan peringatan terlebih dahulu. Pangkat terakhir Valentiner sebelum pensiun adalah sebagai Kapitän zur See


Foto studio dari seorang kopral yang berasal dari Königlich Sächsischen 1. Husaren-Regiment "König Albert" Nr. 18, yang dengan bangga memakai seragam Husarnya yang unik yang dinamakan "Attila". Seragam ini berwarna dasar biru muda dengan tambahan ornamen kuning di depan, belakang dan lengan baju


Prajurit infanteri dari Sachsen bersama Otto Werner Riesa


Seorang tawanan Jerman membantu memapah prajurit Inggris yang terluka menuju ke tempat perawatan di dekat hutan Bernafay tak lama setelah pertempuran sengit di perbukitan Bazentin tanggal 19 Juli 1916, yang merupakan bagian dari Pertempuran Somme


Truk flak (senjata anti serangan udara) di tahun 1917


Berfoto bersama tak lama setelah penganugerahan Eisernes Kreuz II klasse



Paul von Hindenburg, Wilhelm II dan Erich von Ludendorff sedang merundingkan strategi perang sambil melihat ke peta di markas besar pasukan Jerman tahun 1917


Foto yang diambil dari Pertempuran Kedua Passchendaele bulan November 1917. Para tawanan perang Jerman ikut membantu mengusung prajurit Kanada yang terluka keluar dari medan pertempuran, sementara prajurit Kanada lain membawa "tikar parit" yang terbuat dari kayu yang dilapisi jaringan kawat


Prajurit Jerman yang terluka mendapatkan perawatan di first-aid station milik 103rd dan 104th Ambulance Companies yang terletak di garis kedua parit pertahanan Jerman. Tanggalnya adalah 12 September 1918


Sumber :
www.commons.wikimedia.org
www.flickr.com

www.forum.axishistory.com
www.life.com
www.wehrmacht-awards.com

No comments:

Post a Comment