Sunday, December 5, 2010

SS-Obersturmbannführer Hans-Albin Freiherr von Reitzenstein (1911-1943), Bunuh Diri Beberapa Hari Setelah Menerima Ritterkreuz!

Hans-Albin Freiherr von Reitzenstein sebagai Obersturmbannführer (Letnan Kolonel) di Waffen-SS. Dengan melihat tanda pangkatnya, berarti dapat dipastikan foto ini diambil antara tanggal 20 April 1943 (promosi dari SS-Sturmbannführer menjadi SS-Obersturmbannführer) sampai dengan tanggal 13 November 1943 (penganugerahan Ritterkreuz)


Para tokoh "Das Reich" di Rusia tanggal 21 Juni 1943. Dari kiri ke kanan: Walter Krüger, Hans-Albin Freiherr von Reitzenstein, Paul Hausser dan Werner Ostendorff


Para perwira dari Divisi Panzer SS "Das Reich" di Rusia tahun 1943. Dari kiri ke kanan: SS-Sturmbannführer Vinzenz "Zenz" Kaiser (Kommandeur III.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 4 "Der Führer"), SS-Sturmbannführer Christian Tychsen (Kommandeur II.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich"), SS-Obersturmbannführer Heinz Harmel (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 3 "Deutschland"), dan SS-Obersturmbannführer Hans-Albin Freiherr von Reitzenstein (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich")


Hans-Albin Freiherr von Reitzenstein menganugerahi Eisernes Kreuz II klasse di Rusia kepada para prajurit dari SS-Aufklärungs-Abteilung 5 yang berada di bawah komandonya. Foto ini berasal dari foto album Walter Scheu, dan kita bisa melihat dengan jelas betapa para prajurit SS ini (termasuk von Reitzenstein sendiri) tidak memakai tanda pangkat dan emblem SS di kerahnya! Kenapa? Karena situasi pertempuran di medan perang Rusia yang brutal, membuat terjadinya pembunuhan terhadap tawanan perang merupakan hal yang lumrah, terutama untuk para prajurit Waffen-SS yang sangat dibenci musuhnya Tentara Merah. Untuk menghindari hal ini, maka sudah biasa untuk para pasukan SS yang bertempur di garis depan (terutama pasukan pelopor atau pengintai) untuk tidak memakai ciri-ciri ke-SS-annya!


Hans-Albin Freiherr von Reitzenstein (sebagai komandan SS-Panzer-Regiment 2) memakai seragam kamuflase daun ek hasil buatan sendiri di musim panas 1943


Add ImageKalau yang ini bukanlah Hans-Albin Freiherr von Reitzenstein, melainkan adiknya Gerd yang difoto dalam acara penganugerahan medali di Rusia. Dari kiri ke kanan: Helmut Schreiber, Alois Weber (16./Deutschland, peraih 1 buah Panzervernichtungsabzeichen) dan Gerd Freiherr von Reitzenstein. Schreiber (komandan III./Deutschland) adalah peraih Ritterkreuz, Deutsches Kreuz in Gold dan Nahkampfspange in Gold, Weber adalah peraih Ritterkreuz dan Deutsches Kreuz in Gold, sementara Gerd adalah peraih Deutsches Kreuz in Gold. Ketiga orang dalam foto ini selamat sampai dengan perang usai



Oleh : Alif Rafik Khan

Hans-Albin Freiherr von Reitzenstein dilahirkan di Berlin pada tanggal 4 Maret 1911 dan merupakan anak dari seorang salesman dan Oberingenieur Bodo Freiherr von Reitzenstein. Dia bersekolah di Realgymnasium tahun 1920-an dan Reifeprüfung (lulus) bulan Maret tahun 1930. Dari sini dia melanjutkan pelatihan dalam bidang bisnis di sebuah perusahaan Berlin.

Dia bergabung dengan NSDAP bulan Mei 1930 dan menjadi anggota Allgemeine-SS bulan Januari 1931. Setelah itu dia ditransfer ke 1. Kompanie dari Leibstandarte tahun 1933 sampai dengan 1936. Dalam invasi Jerman ke Polandia, von Reitzenstein dipindahkan lagi ke SS-VT dan memegang komando 1. Kompanie dari SS-Infanterie-Regiment "Deutschland" (2. SS-Division "Das Reich"). Dalam kampanye tersebut dia terluka parah sehingga harus dikirimkan ke garis belakang dan ditempatkan di SS-Junkerschule Bad Tolz sebagai taktiklehrer (instruktur strategi) untuk mendapati pemulihan.

Pada bulan Desember 1940 dia ditempatkan sebagai komandan 5. SS-Aufklärungsbatallion di sebuah divisi SS yang baru dibentuk dan anggotanya kebanyakan terdiri dari para sukarelawan dari Denmark, Belgia, Belanda dan Norwegia. Divisi tersebut adalah Wiking.

Tahun 1942 von Reitzenstein mampret lagi, kali ini balik ke Divisi "Das Reich" dan memegang komando 2. SS-Aufklärungsbatallion yang ditempatkan di Rusia. Dia tetap memegang jabatan sebagai komandan batalion pengintai sampai dengan Maret 1943, ketika dia menggantikan Herbert Ernst Vahl sebagai komandan 2. SS-Panzer-Regiment.

Lalu pecahlah Pertempuran Kursk, dimana dalam perang akbar antar tank ini von Reitzenstein membuktikan kapasitasnya sebagai seorang warlord ketika resimennya berhasil menghancurkan 839 tank, 18 senjata serang, 334 senjata anti-tank dan 32 senjata berat lainnya dalam pertempuran super-brutal di Belgorod, Mius, Kharkov dan Kolomak! Atas prestasi ini dia dikalungi Ritterkreuz, yang disematkan tanggal 13 November 1943.

Tapi kemudian peristiwa tragis terjadi. Pahlawan perang ini mengakhiri hidupnya dengan sepucuk pisang eh pistol tanggal 30 November 1943 di Ukraina, hanya 17 hari setelah dia dengan bangga mengenakan medali Ritterkreuz di lehernya dan menjadi selebriti di Jerman! Tentunya kita bertanya-tanya ada hal apakah yang begitu beratnya sampai dia mengakhiri hidupnya secara konyol seperti itu? Yang jelas bukan karena ngutang ke warung nggak dibayar atau malu punya budug nggak sembuh-sembuh!

Penyebab utamanya adalah kejadian pemerkosaan dan penyiksaan sampai mati seorang sukarelawan wanita Rusia di Wehrmacht (biasa dipanggil dengan HiWi) yang dilakukan olehnya dan membuat dia masuk penjara dan terancam diajukan ke mahkamah militer. Ceritanya, von Reitzenstein jatuh cinta kepada seorang HiWi Ukraina yang menjadi staff Abteilung, padahal di tanah air sebenarnya dia sudah mempunyai seorang istri bernama Olga Freifrau von Reitzenstein yang tinggal di Hamburg 13, Parkallee 56 bei Martens. Sayangnya, cinta itu tak terbalas sehingga membuat dia murka gelap mata dan memerkosa sekaligus menyiksa WIL yang dipujanya sampai tewas. Ini terjadi di malam dia minum-minum sampai mabuk dan bermain tembak-menembak bersama kawan-kawan SS-nya. Ketika pagi datang, diketahui bahwa si wanita Ukraina, yang menjadi idola karena kecantikannya, sudah terbujur kaku tak bernyawa.

Ini adalah suatu kesalahan yang teramat fatal sodara-sodara, karena berhubungan cinta dengan non-Arya (Rassenschande) atau memperkosa merupakan hal yang tegas dilarang dilakukan oleh seorang anggota SS. Von Reitzenstein insyaf benar bahwa dia akan diajukan ke mahkamah kehormatan dan terancam dipecat (atau bahkan dihukum mati), tidak peduli dia adalah seorang pahlawan perang Jerman yang baru saja menerima medali lambang keberanian! Daripada menghadapi itu semua, akhirnya dipilih jalan yang sama-sama kita sudah tahu: ko'it by himself.

Hans-Albin Freiherr von Reitzenstein dikuburkan di pemakaman divisi SS di Zhitomir, dan tempatnya sebagai komandan 2. SS-Panzer-Regiment digantikan oleh SS-Obersturmbannführer Christian Tychsen. Dia mempunyai adik yang juga bertugas di Waffen-SS bernama Gerd Freiherr von Reitzenstein, peraih Deutsches Kreuz in Gold tanggal 9 April 1943 sebagai komandan 7./Deutschland.

Promosi:
SS-Untersturmführer : 1 Oktober 1933
SS-Obersturmführer : 4 Juli 1934
SS-Hauptsturmführer : 4 Juli 1936
SS-Sturmbannführer : 1 September 1941
SS-Obersturmbannführer : 20 April 1943

Medali dan penghargaan:
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (13 November 1943) sebagai SS-Obersturmbannführer dan komandan SS-Panzer-Regiment 2 /2.SS-Panzer-Division “Das Reich” / Panzer-Armeeoberkommando 4 / Heeresgruppe Süd, Front Timur (berdasarkan rekomendasi tertanggal 17 Oktober 1943 dan ditandatangani oleh komandan divisi "Das Reich" Walter Krüger)
Eisernes Kreuz I. Klasse (2 Oktober 1939)
Eisernes Kreuz II. Klasse (24 September 1939)
Panzerkampfabzeichen in Silber (3 Agustus 1943)
Verwundetenabeichen in Schwarz (1 November 1939)
Medaille “Winterschlacht im Osten 1941/42” (20 Agustus 1942)
SS-Dienstauszeichnungen
Dienstauszeichnung der NSDAP in Silber
Dienstauszeichnung der NSDAP in Bronze
Ehrendegen des Reichsführers-SS
Totenkopfring der SS
Ehrenwinkel für Altekämpfer (1933)
Catatan: Sebenarnya von Reitzenstein telah direkomendasikan untuk menerima Deutsches Kreuz in Gold oleh komandan Divisi "Wiking" Felix Steiner tahun 1942 sebagai SS-Sturmbannführer dan komandan SS-Aufklärungs-Abteilung 5, tapi dia tidak pernah menerimanya


Sumber :
Koleksi pribadi Mark C. Yerger
www.commons.wikimedia.org
www.dasreich.ca
www.en.wikipedia.org
www.forum.axishistory.com
www.kriegsberichter-archive.com
www.wehrmacht-awards.com




 Peresmian Gedenkstein (Batu Peringatan) SS di Taman Shevchenko, Kharkov (Ukraina), bulan Juni 1943. Acara ini dihadiri oleh komandan SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich SS,-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Walter Krüger, juga para perwira tinggi lain seperti SS-Obersturmbannführer Hans-Albin Freiherr von Reitzenstein (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich") dan SS-Sturmbannführer Christian Tychsen (Kommandeur II.Bataillon / SS-Panzer-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich). Foto oleh SS-Kriegsberichter Krötz


Peresmian Gedenkstein (Batu Peringatan) SS di Taman Shevchenko, Kharkov (Ukraina), bulan Juni 1943. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Hans-Albin Freiherr von Reitzenstein (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich") dan SS-Sturmbannführer Christian Tychsen (Kommandeur II.Bataillon / SS-Panzer-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich). Foto oleh SS-Kriegsberichter Krötz. Tampaknya Reitzenstein mengenakan telinga palsu di foto kedua!


No comments:

Post a Comment