Thursday, January 27, 2011

Hitler in Colour (2005), Kumpulan Film Berwarna Adolf Hitler Dengan Kualitas Mengagumkan!





Oleh : Alif Rafik Khan

Adolf Hitler berdiri di depan ratusan ribu massa pendukungnya yang setia di Nürnberg, dan berbicara kepada mereka dengan berapi-api tentang takdir-seribu-tahun yang menanti bangsa Jerman. Tentunya anda sudah biasa melihat foto atau cuplikan video peristiwa ini dalam format hitam-putih. Tapi kini anda bisa melihatnya full colour (bukan full cangcut!), lengkap dengan video ribuan pembawa bendera Swastika merah yang berbaris rapi, yang oleh Hitler katakan sendiri sebagai "membawa efek bagaikan obor menyala-nyala"!

Tapi ini bukanlah cuplikan dari film "Downfall" buatan masa kini tentang hari-hari terakhir Führer. Ini adalah salah satu potongan film berwarna asli masa itu yang baru saja ditemukan, yang seakan membawa kembali Hitler dalam kehidupan nyata, lengkap dengan rona muka wajah dan warna pakaian yang dikenakannya!

Acara raksasa partai Nazi di Nürnberg tahun 1938 tersebut hanyalah sebagian dari potongan film dramatis dengan kualitas aje gile yang pertama terpublikasi di dokumenter dahsyat "Hitler in Colour" ini. Dengan masa putar 1 jam 10 menit, bisa dikatakan kita 'kenyang' menyaksikan film-film berwarna yang dikeluarkan tepat setelah peringatan ke-60 tahun bunuh dirinya Hitler di bunker Berlin tanggal 30 April 1945.

Penelitian tanpa henti telah membawa ke permukaan potongan-potongan film yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai "hilang", dan berasal dari arsip negara, perpustakaan dan koleksi pribadi di berbagai tempat di dunia (utamanya di Jerman dan Amerika). Tentu saja yang ditampilkan adalah yang terpilih dan mempunyai kualitas warna yang jelas dan mengagumkan. Di antaranya kita bisa melihat suasana Olimpiade Berlin 1936 yang direkam oleh seorang penonton Amerika; parade kostum Romawi unik di Münich sebagai perayaan 2.000 tahun kebudayaan Jerman; kunjungan Benito Mussolini ke Berlin yang diabadikan oleh turis asal Belanda; Penduduk pedesaan Austria menyambut dengan gembira kedatangan tentara Jerman setelah Anschluss 1938; kunjungan kemenangan Hitler ke landasan udara Polandia yang baru saja diduduki Wehrmacht; pasukan Jerman di perbatasan Stalingrad; dan seorang bocah usia 15 tahun yang bermain dengan senjata anti serangan udara di Hamburg.

Film dokumenter ini dinarasikan dengan apik oleh Brian Cox, dan sumber narasinya berasal dari kumpulan buku harian dan surat-surat bersejarah, termasuk kepunyaan Hitler sendiri. Sebagian besar ia menyorot masa 12 tahun kekuasaan Hitler dari tahun 1933 sampai dengan 1945. Banyak fakta mengejutkan diungkapkan olehnya, termasuk betapa stressnya kekasih Hitler Eva Braun yang menganggap bahwa Hitler lebih mementingkan politik dibandingkan dengan dirinya!

Beberapa potongan film yang lebih "familiar" juga ditampilkan, termasuk koleksi pribadi Eva Braun; poster-poster anti-Yahudi; Berlin di masa perang; bagian luar Führerbunker; peluncuran roket V2; dan tumpukan mayat yang mengerikan di kamp konsentrasi Buchenwald.

Salah satu penemuan penting yang berhasil terungkap adalah film-film yang direkam oleh pilot pribadi Hitler Hans Baur. Film ini berhasil ditemukan di Perpustakaan Film Hamburg, yang sebelumnya selalu dianggap hanya mempunyai koleksi newsreel yang dibuat setelah tahun 1945!

David Batty, produser "Hitler in Colour", berkata: "Kebangkitan Hitler ke tampuk kekuasaan juga menjadi paralel dengan kebangkitan film berwarna. Di tahun 1930-an hanya ada dua studio film berwarna: Agfa di Jerman dan Kodak di Amerika. Hitler mempunyai perhatian yang tinggi akan pentingnya PR (Public Relatian) dan juga menyadari kekuatan dari film berwarna sehingga ia lalu menyebarkan kamera dan peralatannya ke kroni-kroninya. Kami percaya bahwa Hitler adalah ORANG YANG PALING BANYAK DIABADIKAN OLEH KAMERA (FOTO DAN FILM) SAMPAI SAAT KEMATIANNYA."

OK, kalau memang berminat memiliki filmnya, bisa dilihat DISINI cara pemesanan dan harganya!

Note: kalau masih belum puas juga dengan film dokumenter "Hitler in Colour" yang luar biasa ini, anda bisa mendapatkan kelanjutannya, "Alif in Colour", di toko-toko material terdekat.



No comments:

Post a Comment