Saturday, February 28, 2026

Generalfeldmarschall Ferdinand Schörner (1892-1973), Jenderal yang Kejam dan Tanpa Kompromi


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Johannes Ferdinand Schörner
Panggilan/julukan: Blutiger Ferdinand (artinya "Ferdinand yang Berdarah" atau "Bloody Ferdinand" dalam bahasa Inggris) dan Ungeheuer in Uniform (artinya "Monster Beruniform" atau "Monster in Uniform"). Kedua panggilan ini muncul karena gaya kepemimpinannya yang sangat keras dan kejam selama Perang Dunia II, terutama di akhir perang ketika ia memerintahkan eksekusi langsung (Standgericht) terhadap prajurit yang dianggap desertir, termasuk menggantung mereka di pohon dengan plakat yang menyatakan "Ich bin ein Deserteur" atau alasan serupa, untuk menakut-nakuti yang lain agar tetap bertahan. Hal ini membuatnya sangat ditakuti oleh bawahannya sendiri, sementara Hitler dan beberapa pimpinan Nazi justru menganggapnya sebagai contoh disiplin yang fanatik.

Lahir: 12 Juni 1892 - Münich, Königreich Bayern (Kekaisaran Jerman)
Meninggal: 2 Juli 1973 - Münich, Bayern (Jerman Barat)
Nomor keanggotaan NSDAP: 9 624 400 (September 1943, retrospektif mulai 1 Januari 1943)
Nomor keanggotaan SS: Tidak ada
Gelar akademis: Tidak ada
Agama: Katolik
Orangtua: Ayah: Johann Schörner (seorang polisi / Polizist di Munich, Bavaria). Schörner lahir dari keluarga kelas menengah bawah (lower middle class) di Munich. Ibu: Anna Katharina Bauer (atau variasi nama serupa dalam beberapa catatan genealogi).
Saudara: Ia disebut sebagai anak tunggal, atau setidaknya tidak ada catatan saudara kandung yang menonjol dalam biografi utama.
Istri:Lieselotte Karboschensky (atau Karboschewsky / Karboschowsky dalam variasi ejaan; lahir 1909 – meninggal 8 April 1949). Mereka menikah pada 27 November 1927 di Berlin. Lieselotte adalah putri seorang industrialis (Industriellentochter) dari Berlin. Ia meninggal dunia pada 1949 (kemungkinan bunuh diri menurut beberapa sumber seperti ww2gravestone.com) saat Schörner masih ditahan di Uni Soviet (sejak 1945). Pernikahan ini berlangsung hingga kematiannya, dan Schörner tidak menikah lagi setelah dibebaskan.
Anak: tiga anak: dua putra dan satu putri. Anak sulung (putra tertua): Meninggal pada usia 20 tahun karena epilepsi bawaan (angeborene Epilepsie). Nama dan tahun kelahiran tepat tidak disebutkan secara publik, tapi kemungkinan lahir sekitar akhir 1920-an atau awal 1930-an. Dua anak lainnya (satu putra dan satu putri): Bertahan hidup, tapi nama dan detail pribadi mereka jarang dipublikasikan karena alasan privasi pasca-perang. Beberapa sumber genealogi seperti Geni.com menyebutkan Andreas Schorner (1929–2011) sebagai kemungkinan salah satu anak, tapi ini belum terkonfirmasi 100% sebagai anak Schörner (bisa kerabat lain dengan nama serupa).
Ciri fisik: Tinggi 180cm, warna mata abu-abu, warna rambut coklat. Schörner memiliki wajah persegi, rahang kuat, alis tebal, dan ekspresi wajah yang sering digambarkan sebagai keras, tanpa senyum, serta tatapan tajam yang membuatnya dijuluki "Ungeheuer in Uniform" (Monster Beruniform). Tubuhnya atletis dan berotot dari karir militer panjang (termasuk pengalaman gunung dan infanteri), meskipun di akhir perang ia tampak lebih kurus karena stres dan kondisi medan perang. Uniknya, Hitler secara pribadi mengomentari penampilan Schörner sebagai "menakutkan", dan berguna untuk mengintimidasi tamu diplomatik, yang menunjukkan bahwa ciri fisiknya memang menjadi bagian dari reputasinya sebagai pemimpin yang ditakuti!

Beförderungen (Promosi): 
- 1 April 1912: Gefreiter
- 1 Agustus 1912: Unteroffizier
- 22 Mei 1913: Vizefeldwebel der Reserve
- 28 Agustus 1914: Offiziersstellvertreter
- 29 November 1914: Leutnant der Reserve
- 15 Juli 1918: Oberleutnant
- 1 Agustus 1926: Hauptmann
- 14 Agustus 1934: Major
- 16 Maret 1937: Oberstleutnant
- 27 Agustus 1939: Oberst
- 17 Desember 1941: Generalmajor
- 28 Februari 1942: Generalleutnant
- 15 Mei 1942: General der Gebirgstruppe
- 20 Mei 1944: Generaloberst
- 5 April 1945: Generalfeldmarschall

Karriere (Karir):
- Oktober 1911: Masuk Tentara Bavaria sebagai sukarelawan satu tahun di Infanterie-Leib-Regiment Bavaria.
- 1914-1918: Bertugas di Perang Dunia I, bertempur di Front Barat, Alpen Italia, dan Serbia; terluka beberapa kali; menjadi komandan kompi pada September 1916.
- April 1919: Bergabung dengan Freikorps Epp melawan Republik Soviet Munich dan pemberontakan komunis di Ruhr.
- 1 Oktober 1919: Diambil alih sebagai Oberleutnant di Reichswehr sementara, ditugaskan ke Reichswehr-Schützen-Regiment 41.
- Musim semi 1920: Tetap di resimen yang sama di tentara transisi 200.000 orang.
- Pembentukan tentara 100.000 orang: Diambil alih ke 19. (Bayerisches) Infanterie-Regiment sebagai perwira kompi.
- 1 Oktober 1923: Dipindah ke 3. Eskadron 17. (Bayer.) Reiter-Regiment di Ansbach; dikirim untuk pelatihan pembantu pemimpin di staf Divisi 7 di Munich, berpartisipasi dalam penumpasan Putsch Hitler.
- 1 Oktober 1924: Dipindah kembali ke 1. Kompanie 19. (Bayer.) Infanterie-Regiment di Munich.
- 1 Oktober 1925: Dipindah ke Reichswehrministerium di Berlin untuk tahun kedua pelatihan pembantu pemimpin di Heeres-Ausbildungsabteilung (T 4).
- 1 Oktober 1926: Dipindah sementara ke 21. (Bayer.) Infanterie-Regiment.
- 1 November 1926: Ditunjuk sebagai kepala 16. Kompanie 19. (Bayer.) Infanterie-Regiment di Landshut.
- 1 Februari 1929: Menyerahkan komando 16. Kompanie; menjadi kepala 10. Kompanie di Kempten.
- 1 Oktober 1931: Dipindah ke 8. (MG.) Kompanie di Augsburg; dikirim sebagai instruktur taktik ke Infanterieschule Dresden, kemudian dipindah ke sana.
- 1 Oktober 1934: Ditunjuk sebagai ajudan Infanterieschule Dresden saat ekspansi Reichswehr menjadi Wehrmacht.
- Musim semi 1935: Menjadi ajudan Kriegsschule Dresden.
- 1 Oktober 1936: Dipindah ke Reichskriegsministerium di Berlin sebagai pemimpin kelompok di 3. Abteilung des Generalstabs des Heeres.
- 12 Oktober 1937: Mengambil alih komando Gebirgs-Jäger-Regiment 98.
- Mobilisasi Perang Dunia II: Memimpin resimen dalam Kampanye Polandia.
- Awal 1940: Bertanggung jawab atas pembentukan 6. Gebirgs-Division; memimpin divisi dalam Kampanye Prancis.
- 1941: Memimpin divisi dalam Kampanye Balkan (menembus Metaxas-Linie Yunani) dan Operasi Barbarossa; divisi ditugaskan ke sektor Arktik di Front Timur.
- 15 Januari 1942: Mengambil alih komando XIX. Gebirgskorps (sebelumnya Gebirgskorps Norwegia) sebagai pengganti Eduard Dietl.
- 1 Juni 1942: Ditunjuk sebagai kommandierender General XIX. Gebirgskorps di Finlandia dan Norwegia; terlibat dalam serangan gagal ke Murmansk dan perang buntu.
- Akhir Oktober 1943: Menyerahkan komando korps.
- November 1943: Mengambil alih komando XXXX. Panzerkorps di Front Timur di Ukraina.
- 2 Maret 1944: Mengambil alih komando 17. Armee.
- 30 Maret 1944: Ditunjuk sebagai oberbefehlshaber Heeresgruppe Südukraine; mengawasi mundur dari Sungai Dniester di Rumania dan evakuasi terlambat Sevastopol.
- 20 Juli 1944: Ditunjuk sebagai kommandeur Heeresgruppe Nord (kemudian diganti nama menjadi Heeresgruppe Kurland); mempertahankan Kurland dalam empat pertempuran.
- 20 Januari 1945: Ditunjuk sebagai oberbefehlshaber Heeresgruppe A (diganti nama menjadi Heeresgruppe Mitte pada 25 Januari); mempertahankan Cekoslowakia dan Sungai Oder.
- 30 April 1945: Ditunjuk oleh Hitler sebagai Oberbefehlshaber des Heeres hingga penyerahan Reich pada 8 Mei 1945.
- 8 Mei 1945: Melarikan diri ke Austria; menyerah kepada pasukan Amerika pada 18 Mei; diekstradisi ke Soviet.

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
- Eisernes Kreuz II. Klasse: 22 Desember 1914
- Königlich Bayerischer Militärverdienst-Orden mit Schwertern: 11 Oktober 1915
- Österreichisches Militärverdienstkreuz III. Klasse mit der Kriegsdekoration: 20 April 1916
- Eisernes Kreuz I. Klasse: 27 Januari 1917
- Bayerischer Militärverdienstorden IV. Klasse mit Schwertern und Krone: 24 Oktober 1917
- Pour le Mérite: 5 Desember 1917
- Erinnerungszeichen an die Goldene Hochzeit des Königspaares (Bayern): 20 Februari 1918
- Chilenischer Verdienstorden, Offizierskreuz: 1933
- Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV. Klasse hingga II. Klasse: 2 Oktober 1936
- Orden der Krone von Italien (Komtur): 2 Agustus 1938
- Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938: 8 November 1938
- Wiederholungsspange (1939) zum Eisernen Kreuz II. Klasse (1914): 12 September 1939
- Wiederholungsspange (1939) zum Eisernen Kreuz I. Klasse (1914): 20 September 1939
- Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes: 20 April 1941
- Bulgarischer St. Alexander-Orden II. Klasse mit Schwertern: 15 Juli 1941
- Finnisches Freiheitskreuz I. Klasse mit Eichenlaub: 1 Juli 1942
- Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42: 20 Agustus 1942
- Goldenes Parteiabzeichen der NSDAP: 30 Januari 1943
- Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes: 17 Februari 1944
- Schwerter zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub: 28 Agustus 1944
- Brillanten zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwertern: 1 Januari 1945
- Verwundetenabzeichen (1918) in Weiß: Tanggal tidak diketahui
- Ärmelband Kurland: Tanggal tidak diketahui
- Ehrenkreuz für Frontkämpfer: Tanggal tidak diketahui

-----------------------------------------------------------------------------------

Ferdinand Schörner (12 Juni 1892 – 2 Juli 1973) adalah seorang komandan militer Jerman yang mencapai pangkat Generalfeldmarschall dalam Wehrmacht pada masa Jerman Nazi selama Perang Dunia II. Ia memimpin beberapa Grup Tentara di Front Timur dan menjadi Panglima Tertinggi Angkatan Darat Jerman (Oberbefehlshaber des Heeres) yang terakhir serta orang terakhir yang dipromosikan ke pangkat Marsekal Lapangan dalam Wehrmacht.

Schörner dikenal sebagai pendukung fanatik Nazisme dan terkenal karena kekejamannya yang ekstrem, baik terhadap musuh maupun prajuritnya sendiri. Ia sering disebut "Bloody Ferdinand" atau "Butcher" oleh prajurit Jerman karena kebiasaannya mengeksekusi desertir, penjarah, atau siapa pun yang dianggap melemahkan disiplin secara langsung tanpa proses hukum yang panjang. Pada akhir perang, ia menjadi komandan favorit Adolf Hitler.

Ferdinand Schörner lahir pada 12 Juni 1892 di München, Kerajaan Bavaria, Kekaisaran Jerman. Ia berasal dari keluarga sederhana dan sempat menempuh pendidikan untuk menjadi guru sebelum memilih karier militer.

Pada 1911 ia bergabung dengan Angkatan Darat Bavaria. Selama Perang Dunia I, Schörner bertugas sebagai perwira junior, terutama di Front Italia. Ia berpartisipasi dalam Pertempuran Caporetto (1917) dan atas keberanian serta kepemimpinannya ia dianugerahi Pour le Mérite, penghargaan militer tertinggi Kekaisaran Jerman pada masa itu.

Setelah perang berakhir, ia tetap berada di militer dan bergabung dengan Reichswehr (angkatan bersenjata Republik Weimar yang dibatasi Perjanjian Versailles).

Schörner dengan cepat beradaptasi dengan rezim Nazi dan menunjukkan loyalitas tinggi terhadap ideologi partai. Pada 1937 ia memimpin Resimen Gunung ke-98.

Invasi Polandia (September 1939): memimpin resimen gunung.  
Kampanye Balkan dan Yunani (1941): sebagai komandan Divisi Gunung ke-6, ia memainkan peran penting dalam menerobos Garis Metaxas di Yunani, sehingga dianugerahi Knight's Cross of the Iron Cross.

Pada Juni 1941, Divisi Gunung ke-6-nya ikut serta dalam Operasi Barbarossa (invasi Uni Soviet).

Schörner menghabiskan sebagian besar Perang Dunia II di Front Timur, di mana ia dikenal karena taktik pertahanan keras dan pendekatan tanpa kompromi:

Pada 20 Mei 1944 ia menjadi Generaloberst (Jenderal Kolonel). Pada 5 April 1945, Hitler mempromosikannya menjadi Generalfeldmarschall – promosi terakhir ke pangkat ini dalam sejarah Wehrmacht.

Pada 30 April 1945 (sesuai wasiat terakhir Hitler), Schörner ditunjuk sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Darat Jerman (meskipun hanya bersifat nominal karena kekalahan sudah tidak terelakkan).

Pada awal Mei 1945, setelah kematian Hitler, Schörner terus memerintahkan perlawanan di wilayah Bohemia dan pegunungan di Cekoslowakia meskipun sebagian besar pasukan Jerman telah menyerah. Ia dikenal mengeksekusi ratusan prajuritnya sendiri yang mencoba menyerah atau mundur.

Pada 8 Mei 1945 (hari penyerahan Jerman), Schörner meninggalkan pasukannya, menyamar sebagai petani Tirol, dan menyerahkan diri kepada pasukan Amerika Serikat (Divisi Infanteri ke-42). Ia kemudian diserahkan kepada Soviet.

Uni Soviet menahannya sebagai tahanan perang selama bertahun-tahun. Pada 1955 ia dibebaskan dan dikirim ke Jerman Timur. Di sana ia sempat dipekerjakan dalam posisi militer/polisi oleh pemerintah DDR, meskipun kemudian ditahan lagi.

Pada 1950-an akhir hingga 1960-an, Schörner juga ditahan oleh otoritas Jerman Barat karena tuduhan kejahatan perang dan eksekusi ilegal terhadap prajurit Jerman sendiri. Ia dihukum penjara beberapa kali, meskipun masa tahanan terakhirnya relatif singkat.

Ferdinand Schörner meninggal dunia pada 2 Juli 1973 di München, Jerman Barat, pada usia 81 tahun.

Ia tetap menjadi salah satu figur paling kontroversial dalam sejarah militer Jerman karena fanatisme Nazinya yang ekstrem, kekejaman terhadap prajurit sendiri (eksekusi ratusan hingga ribuan desertir dan "melemahkan semangat"), loyalitas buta hingga akhir perang, serta statusnya sebagai Marsekal Lapangan terakhir Wehrmacht.

Schörner sering disebut sebagai contoh ekstrem dari jenderal Nazi yang mengutamakan ideologi di atas nyawa prajurit dan logika militer.



Sumber:
- https://en.wikipedia.org/wiki/Ferdinand_Sch%C3%B6rner
- https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/S/SchoernerF-R.htm
- https://www.tracesofwar.com/persons/360/Sch%C3%B6rner-Ferdinand.htm
- http://de.metapedia.org/wiki/Sch%C3%B6rner,_Ferdinand
- https://forum.axishistory.com/ (berbagai thread terkait promosi, karir, dan penghargaan)
- https://www.geni.com/people/Ferdinand-Sch%C3%B6rner/6000000010459367055

Generalfeldmarschall Friedrich Paulus (1890-1957), Panglima 6. Armee di Stalingrad


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Friedrich Wilhelm Ernst Paulus
Panggilan/julukan: "Der Lord" atau "The Lord" (Tuan Lord) — ini berasal dari masa mudanya saat kuliah dan awal masuk militer. Ia dikenal sangat rapi, sering berganti baju dan mandi dua kali sehari, serta berperilaku sopan dan elegan seperti bangsawan Inggris. Rekan-rekannya (terutama yang lebih berpengalaman tempur) memberi julukan sarkastis ini kepadanya. Julukan lainnya yang kadang muncul (meski lebih bersifat deskriptif daripada julukan resmi): "The Noble Lord" atau "Our Most Elegant Gentleman" — variasi dari julukan di atas, juga bersifat sindiran karena gaya hidupnya yang bersih dan teratur dibandingkan tentara garis depan.

Lahir: 23 September 1890 di Guxhagen, Hessen (Kekaisaran Jerman)
Meninggal: 1 Februari 1957 di Dresden, Sachsen (Jerman Timur)
Nomor keanggotaan NSDAP: Tidak ada
Nomor keanggotaan SS: Tidak ada
Gelar akademis: Tidak ada
Agama: Katolik
Orangtua: Ayah: Ernst Alexander Paulus (atau Ernst Paulus), seorang pegawai negeri sipil yang bekerja sebagai bendahara/kasir di lembaga pemasyarakatan (Korrektionsanstalt) di Breitenau, kemudian menjadi bendahara di Hesse-Nassau. Keluarganya bukan dari kalangan bangsawan. Ibu: Bertha Elwira Nettelbeck (putri seorang direktur atau konduktor bernama Friedrich Wilhelm Nettelbeck)
Saudara: Ernst Paulus dan Cornelia Elisabeth Paulus
Istri: Constance Elena Rosetti-Solescu (juga disebut Elena "Coca" Rosetti-Solescu, lahir 25 Januari 1889 – meninggal 9 November 1949). Ia adalah bangsawan Rumania dari keluarga Rosetti yang terkemuka. Mereka menikah pada 4 Juli 1912 di Rastatt, Baden (Jerman). Pernikahan ini memberi Paulus "sentuhan aristokrat" dalam gaya hidupnya, meskipun ia sendiri bukan bangsawan. Elena meninggal di Jerman Barat pada 1949, sementara Paulus masih ditahan di Uni Soviet hingga 1953. Ia tidak pernah bertemu lagi dengan istrinya setelah menyerah di Stalingrad.
Anak: Putri: Olga Paulus (lahir 1914 – meninggal 2003). Ia menikah dengan Achim von Kutzschenbach (1904–1944), seorang bangsawan Jerman mantan ajudan Paulus. Selain itu, Paulus juga dikaruniai anak kembar laki-laki (lahir 11 April 1918): Friedrich Paulus (atau Friedrich Effrem Paulus) – menjadi perwira Wehrmacht (Hauptmann), tewas dalam pertempuran di Anzio, Italia, pada 29 Februari 1944 (usia 25 tahun). Ernst Alexander Paulus – juga perwira Wehrmacht, terluka di Stalingrad, kemudian ditangkap Gestapo setelah ayahnya bekerja sama dengan Soviet pada 1944, ditahan hingga akhir perang. Ia meninggal pada 1970. Catatan tambahan: Setelah Paulus menyerah di Stalingrad (Januari 1943), Hitler memerintahkan penangkapan seluruh keluarganya sebagai "hukuman". Istri dan anak-anaknya sempat ditahan oleh Nazi, meskipun kemudian dibebaskan sebagian.
Ciri fisik: Tinggi 193cm, warna mata biru atau abu-abu muda (blue/grayish), warna rambut cokelat gelap atau hitam di masa muda (dari foto-foto hitam-putih era 1910-an hingga 1930-an, rambutnya tampak gelap). Di usia tua (setelah 50-an), rambutnya memutih atau abu-abu, seperti terlihat di foto pasca-Stalingrad dan saat di Dresden.

Beförderungen (Promosi):
18 Februari 1910: Fahnenjunker.
27 Januari 1911: Leutnant.
18 Oktober 1917: Oberleutnant.
1 April 1925: Hauptmann.
1 Februari 1933: Major.
1 April 1934: Oberstleutnant.
1 Juni 1935: Oberst.
1 Januari 1939: Generalmajor.
1 Agustus 1940: Generalleutnant.
1 Januari 1942: General der Panzertruppe.
20 Januari 1943: Generaloberst.
30 Januari 1943: Generalfeldmarschall.

 Karriere (Karir):
18 Februari 1910: Bergabung dengan Infanteri-Regiment Nr. 111 sebagai Fahnenjunker di Rastatt.
1911-1914: Bertugas sebagai perwira muda di resimennya, termasuk pelatihan dan tugas garnisun.
1914-1918: Bertugas di Front Barat (Vosges, Champagne, Arras) dan Balkan (Rumania, Serbia, Makedonia) selama Perang Dunia I, awalnya sebagai ajudan resimen, kemudian staf di Alpenkorps; terluka dan menjadi staf perwira hingga akhir perang sebagai Hauptmann.
1918-1919: Setelah gencatan senjata, bertugas sebagai ajudan brigade di Freikorps di perbatasan timur.
1919-1921: Dipilih untuk Reichswehr (tentara Weimar yang dibatasi Versailles), bertugas di berbagai posisi staf.
1921-1933: Komandan kompi di Infanteri-Regiment Nr. 13 di Stuttgart; juga memberikan kuliah di Moskow di bawah kerjasama rahasia Soviet-Weimar; tugas staf di berbagai unit.
1 April 1934: Komandan Kraftfahr-Abteilung Nr. 3 (salah satu batalion bermotor pertama di Wehrmacht).
1 Juni 1935: Kepala staf Kommando der Panzertruppen di Berlin, mengkoordinasikan pengembangan pasukan lapis baja.
Oktober 1935: Kepala staf Oberkommando der Panzertruppe di bawah Oswald Lutz.
1 November 1938: Kepala staf XVI. Armeekorps (mot.) di Berlin di bawah Heinz Guderian.
Mei 1939: Kepala staf Heeresgruppe 4 di Leipzig, terlibat dalam pendudukan Praha; kemudian kepala staf 10. Armee untuk invasi Polandia pada September 1939.
1940: Kepala staf 6. Armee selama kampanye Barat (Belanda, Belgia, Prancis).
Agustus 1940: Wakil kepala staf umum Angkatan Darat Jerman (Oberquartiermeister I) di OKH, terlibat dalam perencanaan Operasi Barbarossa.
20 Januari 1942: Komandan 6. Armee setelah kematian Walter von Reichenau; memimpin pasukan di Front Timur, termasuk Pertempuran Kharkov Kedua pada Mei 1942.
Musim panas 1942: Memimpin 6. Armee dalam Operasi Biru menuju Stalingrad; terlibat dalam pertempuran kota sengit.
November 1942-Januari 1943: Dikepung di Stalingrad oleh Operasi Uranus Soviet; menolak mundur meskipun perintah Hitler untuk bertahan; upaya bantuan seperti Operasi Winter Storm gagal.
31 Januari 1943: Menyerah di Stalingrad, ditangkap oleh Soviet bersama sisa 6. Armee.
1943-1944: Ditahan di kamp tawanan perang Soviet; awalnya menolak kolaborasi, tapi setelah plot 20 Juli 1944, bergabung dengan Komite Nasional Jerman Bebas dan Liga Perwira Jerman.
1945-1953: Tetap ditahan di Uni Soviet; bersaksi di Pengadilan Nuremberg pada 1946 melawan pemimpin Wehrmacht.
1953-1956: Dibebaskan dan pindah ke GDR; menjadi kepala sipil Institut Penelitian Sejarah Militer di Dresden; memberikan pidato kritik terhadap kepemimpinan militer Jerman dan mendukung rekonsiliasi Eropa.
1956: Pensiun karena sakit.

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
1914-1918: Iron Cross (1914) 2nd Class.
1914-1918: Iron Cross (1914) 1st Class.
1914-1918: Military Merit Order 4th Class with Swords (Bavaria).
1914-1918: Knight's Cross Second Class of the Order of the Zähringer Lion with Swords (Baden).
1914-1918: Military Merit Cross 1st and 2nd Class (Mecklenburg-Schwerin).
1914-1918: Cross for Merit in War (Saxe-Meiningen).
1914-1918: Military Merit Cross 3rd Class with War Decoration (Austria-Hungary).
1914-1918: Gallipoli Star (Ottoman Empire).
1934-1938: Honour Cross of the World War 1914/1918 with Swords.
27 September 1939: Clasp to the Iron Cross 2nd Class.
21 September 1939: Clasp to the Iron Cross 1st Class.
26 Agustus 1942: Knight's Cross of the Iron Cross (sebagai General der Panzertruppe dan komandan 6. Armee).
15 Januari 1943: Oak Leaves to the Knight's Cross of the Iron Cross (sebagai Generaloberst dan komandan 6. Armee).
1943: Order of the Cross of Liberty 1st Class with Oak Leaves and Swords (Finland).
1943: Order of Michael the Brave 1st, 2nd, and 3rd Class (Rumania).
1943: Military Order of the Iron Trefoil 1st Class with Oak Leaves (Negara Merdeka Kroasia).

-------------------------------------------------------------------------------------

Friedrich Wilhelm Ernst Paulus (23 September 1890 – 1 Februari 1957) adalah seorang perwira tinggi militer Jerman yang naik pangkat menjadi *Generalfeldmarschall* selama Perang Dunia II. Ia paling dikenal sebagai komandan AD ke-6 Wehrmacht yang memimpin serangan ke Stalingrad, salah satu pertempuran paling berdarah dalam sejarah. Penyerahannya kepada Tentara Merah Soviet pada 1943 menandai titik balik bagi Jerman Nazi dan membuatnya menjadi field marshal pertama yang menyerah hidup-hidup. Paulus, yang berasal dari latar belakang sederhana, dikenal sebagai perwira staf yang brilian tapi kurang pengalaman komando lapangan, dan kehidupannya pasca-perang penuh kontroversi karena kolaborasinya dengan Soviet.

Paulus lahir di Guxhagen, Jerman, dan dibesarkan di Kassel, Hesse-Nassau. Ayahnya, Ernst Alexander Paulus, adalah seorang bendahara di lembaga pemasyarakatan, sementara ibunya bernama Bertha Elwira Nettelbeck. Keluarganya bukan dari kalangan bangsawan, meskipun sering keliru disebut "von Paulus" dalam sumber berbahasa Inggris. Paulus menikah dengan Constance Elena Rosetti-Solescu (dikenal sebagai "Coca"), seorang bangsawan Rumania dari keluarga Rosetti yang terkemuka, pada 4 Juli 1912. Pernikahan ini memberinya sentuhan aristokrat, meskipun ia sendiri dari latar belakang biasa. Mereka memiliki tiga anak: satu putri, Olga (1914–2003), yang menikah dengan Achim von Kutzschenbach (seorang bangsawan Jerman yang tewas pada 1944), dan anak kembar laki-laki, Friedrich (tewas di Anzio, Italia, pada 1944) serta Ernst Alexander (meninggal 1970). Istri Paulus meninggal pada 1949, sebelum ia dibebaskan dari tahanan Soviet.

Berikut adalah ringkasan keluarga Paulus dalam bentuk tabel:

| Anggota Keluarga | Hubungan | Tanggal Lahir/Meninggal | Catatan |
|------------------|----------|-------------------------|---------|
| Ernst Alexander Paulus | Ayah | Tidak diketahui | Bendahara sipil |
| Bertha Elwira Nettelbeck | Ibu | Tidak diketahui | - |
| Constance Elena Rosetti-Solescu | Istri | 1889–1949 | Bangsawan Rumania |
| Olga Paulus | Putri | 1914–2003 | Menikah dengan Achim von Kutzschenbach |
| Friedrich Paulus (Jr.) | Anak Laki-laki | 1918–1944 | Tewas di pertempuran Anzio |
| Ernst Alexander Paulus (Jr.) | Anak Laki-laki | 1918–1970 | Terluka di Stalingrad, ditahan Gestapo |

Paulus gagal masuk ke Angkatan Laut Kekaisaran Jerman sebagai kadet dan sempat belajar hukum di Universitas Marburg tanpa menyelesaikan gelar. Pada Februari 1910, ia bergabung dengan Resimen Infanteri ke-111 sebagai kadet perwira. Selama Perang Dunia I, ia bertugas sebagai perwira staf di Alpenkorps, bertempur di Prancis (Vosges dan Arras pada 1914), Romania, dan Serbia. Ia mengakhiri perang dengan pangkat kapten. Setelah perang, ia bertugas di Freikorps dan terpilih sebagai salah satu dari 4.000 perwira untuk Reichswehr, angkatan bersenjata Jerman yang dibatasi oleh Perjanjian Versailles.

Pada 1920-an, ia memberikan kuliah tamu di Moskow sebagai bagian dari kerjasama militer Republik Weimar-Soviet. Ia memimpin kompi di Resimen Infanteri ke-13 di Stuttgart dan menjabat berbagai posisi staf hingga 1933. Pada 1934–1935, ia memimpin batalion bermotor dan menjadi kepala staf di Komando Pasukan Panzer di bawah Oswald Lutz.

Pada Februari 1938, Paulus ditunjuk sebagai Kepala Staf Umum untuk Korps Angkatan Darat XVI di bawah Heinz Guderian, yang memuji kecerdasannya tapi meragukan ketegasan dan ketangguhannya karena kurang pengalaman komando. Dipromosikan menjadi mayor jenderal pada Mei 1939, ia menjadi kepala staf AD ke-10 (kemudian AD ke-6) selama invasi Polandia (1939) dan Negara-Negara Rendah/Prancis (1940). Pada Agustus 1940, ia menjadi letnan jenderal dan wakil kepala Staf Umum Angkatan Darat Jerman (Oberquartiermeister I), di mana ia membantu merencanakan Operasi Barbarossa, invasi Uni Soviet.

Pada Januari 1942, setelah kematian Walter von Reichenau, Paulus dipromosikan menjadi Jenderal Panzertruppe dan memimpin AD ke-6. Ia memimpin serangan musim panas 1942 menuju Stalingrad, terlibat dalam pertempuran kota selama lebih dari tiga bulan.

Paulus memimpin AD ke-6 dalam Operasi Barbarossa dan kemajuan ke Stalingrad. Pada November 1942, selama Operasi Uranus Soviet, pasukannya terkepung. Meskipun Erich von Manstein memerintahkan persiapan breakout, Paulus tidak melakukannya, mempertahankan posisi defensif di tengah upaya bantuan yang gagal seperti Operasi Winter Storm. Dipromosikan menjadi jenderal kolonel pada awal 1943, ia menolak kapitulasi meskipun tawaran Soviet.

Hitler melarang breakout atau penyerahan, memerintahkan Paulus mempertahankan Stalingrad dengan segala cara. Paulus berkali-kali meminta izin menyerah karena kekurangan makanan, amunisi, dan perawatan untuk 18.000 tentara terluka, tapi ditolak. Pada 30 Januari 1943, Hitler mempromosikannya menjadi field marshal (efektif 31 Januari), menyiratkan bunuh diri karena tradisi bahwa tidak ada field marshal Jerman yang menyerah hidup-hidup. Namun, sebagai Katolik Roma yang menentang bunuh diri, Paulus menyerah pada 31 Januari 1943 bersama stafnya. Sisa AD ke-6 menyerah pada 2 Februari 1943.

Awalnya, Paulus menolak kolaborasi dengan Soviet. Namun, setelah upaya pembunuhan Hitler pada 20 Juli 1944, ia menjadi kritikus rezim Nazi dan bergabung dengan Komite Nasional untuk Jerman Bebas yang disponsori Soviet, mendesak pasukan Jerman menyerah. Ini menyebabkan istri dan putrinya ditahan oleh Nazi melalui Sippenhaft. Setelah perang, ia bersaksi sebagai saksi penuntut di Pengadilan Nuremberg.

Pada konferensi pers di Berlin Timur tahun 1954, ia mengkritik kepemimpinan politik Kekaisaran Jerman dan Nazi, memuji Guderian, mengutuk kebijakan luar negeri AS, dan mendukung rekonsiliasi Jerman-Prancis serta reunifikasi Jerman.

Paulus dibebaskan ke Jerman Timur pada 1953, dua tahun sebelum pembebasan POW Jerman lainnya. Ia tinggal di Dresden dari 1953 hingga 1956, bekerja sebagai kepala sipil Institut Penelitian Sejarah Militer Jerman Timur. Ia memberikan pidato di Berlin pada 2 Juli 1954 tentang isu vital bangsa.

Pada akhir 1956, Paulus didiagnosis amyotrophic lateral sclerosis (ALS) dan semakin lemah. Ia meninggal pada 1 Februari 1957 di Dresden pada usia 66 tahun. Sesuai wasiatnya, jenazahnya dipindahkan ke Baden-Baden, Jerman Barat, untuk dimakamkan di samping istrinya.

Paulus digambarkan oleh Guderian sebagai cerdas, teliti, pekerja keras, orisinal, dan berbakat, tapi kurang tegas dan tangguh karena minim pengalaman komando. Ia dikenal sangat taat perintah, seperti saat mempertahankan Stalingrad. Julukannya "Der Lord" (Tuan Lord) berasal dari gaya hidupnya yang rapi dan elegan, seperti bangsawan Inggris—ia sering mandi dua kali sehari dan memakai sarung tangan untuk menghindari kotoran.

Ia beragama Katolik Roma, yang memengaruhi keputusannya menolak bunuh diri. Secara fisik, Paulus tinggi sekitar 193 cm, kurus, dengan rambut cokelat gelap (kemudian abu-abu), dan mata biru atau abu-abu muda. Ia tampak pucat dan lelah di akhir Stalingrad.

Penyerahan Paulus kontroversial; Hitler marah dan bersumpah tidak lagi mempromosikan field marshal (meskipun ia melakukannya tujuh kali lagi). Paulus mengklaim ia "ditangkap secara mendadak," bukan menyerah. Kolaborasinya dengan Soviet kontras dengan perannya dalam bencana Stalingrad, di mana AD ke-6 kehilangan ratusan ribu nyawa—dari 100.000 tawanan, hanya sekitar 6.000 yang selamat. Warisannya mencakup sikap anti-Nazi pasca-perang, seruan persatuan Jerman, dan perdamaian. Ia menjadi simbol kegagalan strategi Hitler dan titik balik Perang Dunia II.



Sumber:
Buku: Paulus and Stalingrad: A Life of Field-Marshal Friedrich Paulus oleh Walter Görlitz (1963, Methuen; edisi 2016, Pickle Partners Publishing)
https://en.wikipedia.org/wiki/Friedrich_Paulus
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/P/Paulus.htm
https://www.tracesofwar.com/articles/4713/Friedrich-Paulus.htm
https://www.tracesofwar.com/persons/34844/Paulus-Friedrich-Wilhelm-Ernst.htm
https://grokipedia.com/page/Friedrich_Paulus
https://www.unithistories.com/officers/bio/german/HeerP.htm
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?f=5&t=131513
https://www.geni.com/people/Friedrich-Paulus/6000000008768508633
https://books.google.com/books/about/Paulus_and_Stalingrad.html?id=4JPEDAAAQBAJ
https://www.bild.bundesarchiv.de/dba/en/search/?yearfrom=&yearto=&query=friedrich+paulus&page=4#

Sunday, February 22, 2026

Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) No. 732 - 14 September 1944



Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) adalah judul dari seri film berita terpadu yang dirilis di bioskop-bioskop Jerman Nazi dari bulan Juni 1940 hingga akhir Perang Dunia II, dengan edisi terakhir yang diterbitkan pada tanggal 22 Maret 1945. Produksi film berita yang terkoordinasi ini dibuat sebagai instrumen penting untuk distribusi massal propaganda Nazi di masa perang
Isi dari Die Deutsche Wochenschau No. 732 - 14 September 1944 :

00:44 - Budidaya biji minyak dari tanaman rapa.
01:51 - Pertandingan tinju antara Richard Vogt vs Heinz Seidler.
02:03 - Brillantenträger Hermann Graf.
03:00 - Ultah ke-80 pelukis Arthur Kampf.
03:53 - Mobilisasi Hitlerjugend untuk Perang Total.
04:57 - Heinz Guderian dan Hitlerjugend.
06:47 - Pertempuran di Rumania.
10:09 - Penganugerahan Nahkampfspange in Gold oleh Hitler.
10:40 - Ritterkreuzträger Erich Friedrich dan Franz Richter.
11:07 - Torpedo berawak satu orang.


Sumber :
Bundesarchiv via XX History Footage
www.archive.org

Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) No. 624 - 19 Agustus 1942


Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) adalah judul dari seri film berita terpadu yang dirilis di bioskop-bioskop Jerman Nazi dari bulan Juni 1940 hingga akhir Perang Dunia II, dengan edisi terakhir yang diterbitkan pada tanggal 22 Maret 1945. Produksi film berita yang terkoordinasi ini dibuat sebagai instrumen penting untuk distribusi massal propaganda Nazi di masa perang.

Isi dari Die Deutsche Wochenschau No. 624 - 19 Agustus 1942 :

00:51 - Kehidupan sehari-hari prajurit Afrikakorps.
03:50 - Erwin Rommel dan Ettore Bastico.
05:17 - Upacara Ritterkreuz untuk Günter Halm.
05:50 - Erich Raeder menginspeksi unit Kriegsmarine di pantai Atlantik.
07:17 - Eduard Dietl menginspeksi pasukan pimpinan Ferdinand Schörner.
07:46 - Serangan Gebirgsjäger di hutan yang didukung Stuka.
09:11 - Jembatan ponton di front Svir.
11:44 - Rasputitsa (lumpur).
14:15 - Misi pengeboman Heinkel He 111 di sektor tengah Front Timur.
15:52 - Fall Blau
18:25 - Pertempuran malam dengan flammenwerfer.
19:02 - Pertempuran Armavir.
22:22 - Babi naik halftrack dalam penyerbuan ke Voroshilovsk.
22:58 - Menghancurkan pesawat Soviet yang akan tinggal landas.
26:52 - Unta Kaukasus.
28:08 - Pertempuran Krasnodar.
31:03 - Ritterkreuzträger Theodor Hopf.


Sumber :
Bundesarchiv via XX History Footage
www.archive.org

Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) No. 588 - 10 Desember 1941


Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) adalah judul dari seri film berita terpadu yang dirilis di bioskop-bioskop Jerman Nazi dari bulan Juni 1940 hingga akhir Perang Dunia II, dengan edisi terakhir yang diterbitkan pada tanggal 22 Maret 1945. Produksi film berita yang terkoordinasi ini dibuat sebagai instrumen penting untuk distribusi massal propaganda Nazi di masa perang.

Isi dari Die Deutsche Wochenschau No. 588 - 10 Desember 1941 :

00:21 - Nuremberg.
01:15 - Serah terima jabatan Gauleiter Salzburg dari Friedrich Rainer ke Gustav Adolf Scheel.
02:03 - Kerja paksa tawanan Soviet.
03:31 - Pertandingan tinju antara Walter Neusel vs Heinz Seidler.
06:20 - Mufti Yerusalem Amin al-Husseini dan Hitler.
06:50 - Eduard Dietl di Führerhauptquartier.
07:23 - Tawanan Soviet dipekerjakan sebagai helper dalam pembangunan barak di Finlandia.
07:54 - Mandi sauna dan uap.
08:23 - Kereta rusa kutub.
09:21 - Penjinak ranjau Finlandia.
10:25 - Pengepungan Leningrad.
10:56 - Perbaikan kabel telepon yang putus.
12:31 - Pertempuran Moskow.
13:19 - Pasukan pengintai Grossdeutschland.
14:19 - Mencari ranjau di salju.
15:00 - Hermann Göring dengan Philippe Pétain dan François Darlan di kereta api Reichsmarschall.
15:44 - Ritterkreuzträger Fritz Christen.
16:46 - Pengoperasian u-boat baru.
17:01 - Penyambutan kapal selam yang kembali ke pangkalannya.
18:06 - Surat pos untuk awak u-boat.
18:25 - Jagoan u-boat Friedrich Guggenberger.
18:52 - Pertempuran udara di Selat Inggris.
19:14 - Film kamera pesawat udara.
19:23 - Petz, sang beruang maskot Staffel.
22:57 - Jagoan udara Adolf Galland.
23:07 - Fedor von Bock dan Heinz Guderian.
23:23 - Serangan Panzerarmee Guderian ke Moskow.
27:53 - Afrikakorps.


Sumber :
Bundesarchiv via XX History Footage
www.archive.org

Wednesday, February 18, 2026

Generalfeldmarschall Erich von Manstein (1887-1843), Jenderal Ahli Strategi


Erich von Manstein

Nama lengkap: Fritz Erich Georg Eduard von Lewinski (kemudian diadopsi menjadi Erich von Manstein)  
Lahir: 24 November 1887 di Berlin (Kerajaan Prusia, Kekaisaran Jerman)  
Meninggal: 9 Juni 1973 di Irschenhausen, Bavaria (Jerman Barat) karena stroke  
Dikebumikan: Dorfmark, Bad Fallingbostel, Lower Saxony dengan upacara militer penuh  
Istri: Jutta Sibylle von Loesch (menikah 1920, meninggal 1966)  
Anak: Gisela (1921), Gero (1922-1942, gugur di Front Timur sebagai Leutnant), Rüdiger (1929)  
Agama: Protestan  
Nomor NSDAP: Tidak ada (bukan anggota partai)  
Jabatan terakhir: Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd  

Beförderungen (Promosi): 
06.03.1906 Fahnenjunker (Kadett) di 3. Garde-Regiment zu Fuß  
27.01.1907 Leutnant  
19.06.1914 Oberleutnant  
24.07.1915 Hauptmann  
01.02.1927 Major  
01.04.1932 Oberstleutnant  
01.12.1933 Oberst  
01.10.1936 Generalmajor  
01.04.1938 Generalleutnant  
01.06.1940 General der Infanterie  
01.07.1942 Generalfeldmarschall  

Karriere (Karir):
06.03.1906 Masuk tentara Kerajaan Prusia sebagai kadet  
1914-1918 Bertugas di Front Barat dan Timur pada Perang Dunia I (termasuk pertempuran Namur, Masurian Lakes, Verdun, Somme; menjadi Stabschef 4. Kavallerie-Division dan 213. Infanterie-Division)  
1919-1920 Sukarelawan Frontier Defence Force di Breslau  
1921 Komandan kompi di 5. Preußisches Infanterie-Regiment  
1927-1934 Staf Umum Kementerian Reichswehr di Berlin (merancang rencana mobilisasi)  
1934 Kepala Staf Divisi ke-3 (Wehrkreis III) di bawah Erwin von Witzleben  
01.07.1935 Kepala Operasi (Ia) di Staf Umum Angkatan Darat (OKH)  
01.10.1936 Wakil Kepala Staf Umum (Oberquartiermeister I) di bawah Ludwig Beck  
04.02.1938 Komandan 18. Infanterie-Division di Liegnitz  
18.08.1939 Kepala Staf Heeresgruppe Süd di bawah Gerd von Rundstedt (invasi Polandia)  
Oktober 1940 Komandan XXXVIII. Armeekorps  
15.03.1941 Komandan LVI. Panzerkorps (untuk Operasi Barbarossa)  
12.09.1941 Komandan 11. Armee (Penaklukan Krimea dan Sevastopol)  
21.11.1942 Oberbefehlshaber Heeresgruppe Don (upaya penyelamatan Stalingrad melalui Operasi Winter Storm)  
12.02.1943 Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd (serangan balik Kharkov dan Kursk)  
30.03.1944 Diberhentikan oleh Hitler  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan): 
1914 Eisernes Kreuz II. Klasse  
1914 Eisernes Kreuz I. Klasse  
Ritterkreuz des Königlich Preußischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern  
Ritterkreuz des Friedrichs-Ordens mit Schwertern  
Hamburgisches Hanseatenkreuz  
Ehrenkreuz des Weltkrieges 1914/1918  
16.09.1939 1939 Spange zum Eisernen Kreuz II. Klasse  
21.09.1939 1939 Spange zum Eisernen Kreuz I. Klasse  
19.07.1940 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (sebagai General der Infanterie, Kommandierender General XXXVIII. Armeekorps)  
25.11.1941 Ordinul Mihai Viteazul Kelas III (Rumania)  
14.03.1943 Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (No. 209, sebagai Generalfeldmarschall, Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd – atas serangan balik Kharkov)  
24.11.1943 Krimschild in Gold  
30.03.1944 Schwerter zum Eichenlaub des Ritterkreuzes des Eisernen Kreuzes (No. 59, sebagai Generalfeldmarschall, Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd – atas pertempuran mundur dari Donets ke perbatasan Polandia)  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht berbagai kelas (4, 12, 18, 25 tahun dinas)  

Aufzeichnungen (Catatan):
* Erich von Manstein lahir dengan nama von Lewinski tetapi diadopsi sejak bayi oleh paman dan bibi yang tidak punya anak, sehingga mengambil nama keluarga von Manstein yang juga berasal dari keluarga militer Prusia terkemuka (kakek angkatnya memimpin korps pada Perang Prancis-Prusia 1870-1871).  
* Ia termasuk salah satu perwira Reichswehr yang berani menentang “Aryan Paragraph” tahun 1934 dan mengirim memo protes kepada Jenderal Beck, meski akhirnya tidak mengubah kebijakan.  
* Rencana serangan melalui Ardennes (Sichelschnitt atau “Manstein Plan”) yang ia usulkan pada Februari 1940 awalnya ditolak OKH, tetapi setelah ia presentasikan langsung kepada Hitler, rencana itu diadopsi dan menjadi kunci kemenangan kilat atas Prancis dalam hanya enam minggu pada Mei-Juni 1940.  
* Pada Operasi Barbarossa ia memimpin LVI. Panzerkorps yang maju 480 km dalam 17 hari dan hampir mencapai Leningrad; kemudian memimpin 11. Armee merebut Krimea, menawan lebih dari 400.000 tentara Soviet, dan menaklukkan benteng Sevastopol dengan artileri super berat pada Juli 1942 – prestasi yang langsung membuat Hitler mempromosikannya menjadi Generalfeldmarschall.  
* Ia hampir berhasil menyelamatkan pasukan Paulus di Stalingrad melalui Operasi Winter Storm Desember 1942-Januari 1943, tetapi Hitler menolak izin mundur; kemudian pada Februari-Maret 1943 ia melancarkan serangan balik terbesar Jerman di Front Timur (“Manstein’s Miracle”) yang merebut kembali Kharkov dan menghancurkan tiga pasukan Soviet.  
* Putra sulungnya, Leutnant Gero von Manstein, gugur di Front Timur pada 29 Oktober 1942; Manstein menyebutnya sebagai “kejadian terburuk yang menimpaku secara pribadi sepanjang perang”.  
* Ia muncul di sampul majalah Time edisi 10 Januari 1944 dengan judul yang memuji kemampuannya mundur secara teratur namun tetap efektif.  
* Setelah perang ia ditangkap Inggris tahun 1945, bersaksi di Nuremberg 1946 (membantu membangun mitos “Wehrmacht bersih”), kemudian diadili di Hamburg 1949 atas sembilan tuduhan kejahatan perang (termasuk pelaksanaan Commissar Order dan perlakuan terhadap tawanan serta penduduk sipil); dijatuhi 18 tahun penjara yang kemudian diringankan menjadi 12 tahun, dibebaskan Mei 1953 setelah menjalani kurang dari empat tahun.  
* Pada pertengahan 1950-an ia menjadi penasihat militer tidak resmi pemerintah Jerman Barat dan turut membantu pembentukan Bundeswehr; memoarnya “Verlorene Siege” (Lost Victories, 1955) menjadi salah satu buku strategi militer paling berpengaruh abad ke-20, meski banyak dikritik karena mengabaikan aspek etis dan kejahatan Nazi.  
* Hingga akhir hayat ia tetap dihormati sebagai salah satu ahli strategi terbesar Jerman modern, meski kontroversi pascaperang terus menyertainya.  



Sumber :
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/  
https://en.wikipedia.org/  
https://www.tracesofwar.com/  
https://www.wehrmacht-history.com/  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://books.google.com/ (termasuk “Erich von Manstein: Hitler’s Master Strategist” karya Benoit Lemay, “Lost Victories” karya Erich von Manstein sendiri, serta berbagai biografi Wehrmacht)  
http://de.metapedia.org/  
https://www.geni.com/  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://www.unithistories.com/  

Generalfeldmarschall Wilhelm List (1880-1971), Panglima Penyerbuan Jerman ke Balkan


Wilhelm List

Nama lengkap: Siegmund Wilhelm Walther List  
Panggilan/julukan: Wilhelm List  
Lahir: 14 Mei 1880 di Oberkirchberg, Württemberg (Kerajaan Württemberg, Jerman)  
Meninggal: 17 Agustus 1971 di Garmisch-Partenkirchen (Jerman Barat) pada usia 91 tahun  
Nomor keanggotaan NSDAP: Tidak ada (bukan anggota Partai Nazi)  
Nomor keanggotaan SS: Tidak ada  
Gelar akademis: Lulusan Akademi Perang Kerajaan Bavaria (1908-1911)  
Agama: Tidak disebutkan secara spesifik (latar belakang perwira tradisional Jerman)  
Anggota keluarga: Walter List (ayah, seorang dokter), Hedwig Karoline Ernestine Kleinschroth (istri, menikah tahun 1911), tiga orang anak  
Ciri fisik: Tidak tercatat secara rinci  

Beförderungen (Promosi):
15.07.1898 Fahnenjunker  
08.02.1899 Fähnrich  
07.03.1900 Leutnant  
09.03.1908 Oberleutnant  
22.03.1913 Hauptmann (paten diterima 31.03.1916 dengan tanggal senioritas 20.10.1914)  
19.08.1919 Major (paten diterima 26.09.1919 dengan tanggal senioritas 20.09.1918)  
01.10.1923 Oberstleutnant (senioritas baru 17.03.1924 dengan tanggal 15.11.1922)  
01.03.1927 Oberst  
01.11.1930 Generalmajor  
01.10.1932 Generalleutnant  
01.10.1935 General der Infanterie  
01.04.1939 Generaloberst (efektif 1 April 1939, pengumuman 31 Maret 1939)  
19.07.1940 Generalfeldmarschall  

Karriere (Karir):
15.07.1898 Masuk Angkatan Darat Kerajaan Bavaria sebagai sukarelawan dua tahun di 1. Bayerisches Pionier-Bataillon  
1900 Ditugaskan ke 3. Pionier-Bataillon  
1904-1911 Bertugas sebagai adjutan batalion dan mengikuti pendidikan di Artillerie- und Ingenieur-Schule serta Akademi Perang Bavaria (kualifikasi staf umum, kereta api militer, dan perang benteng)  
1912 Ditugaskan ke Zentralstelle des Generalstabs  
1913 Ditugaskan ke 1. Infanterie-Regiment "König" dan Festung Ingolstadt  
1914-1915 Perwira staf umum (Ia/Ib) di II. Bayerisches Armeekorps di Front Barat Perang Dunia I  
Musim dingin 1915 Sakit berat dan menjalani operasi, kemudian ditugaskan ke Armeeabteilung Strantz sebagai Ib  
1917-1918 Ia (perwira staf pertama) di 8. Bayerische Reserve-Division  
1918-1919 Bertugas di Bayerisches Kriegsministerium  
1919 Terlibat dalam Freikorps Epp di bawah Kolonel Franz Ritter von Epp untuk menumpas Republik Soviet Bavaria  
1920-an Awal Bertugas di Stab Gruppenkommando 4 (kemudian Wehrkreiskommando VII) di Munich  
April 1923-Oktober 1924 Komandan III. (Jäger-)Bataillon / 19. (Bayerisches) Infanterie-Regiment di Kempten (Allgäu) dengan pelatihan gunung  
1924-1926 Perwira staf pertama 7. Division dan kepala pelatihan perwira Wehrkreis VII di Munich  
1926-1930 Ditugaskan ke Reichswehrministerium sebagai referent dan kemudian kepala Abteilung T4 (pendidikan angkatan darat)  
01.02.1930 Komandan Infanterieschule Dresden  
01.10.1933 Befehlshaber Wehrkreis IV (Dresden) sekaligus Komandan 4. Division  
01.10.1935 Kommandierender General IV. Armeekorps  
01.03.1938-31.03.1938 Oberbefehlshaber Heeresgruppenkommando 2 di Kassel  
01.04.1938 Oberbefehlshaber Heeresgruppenkommando 5 di Vienna (setelah Anschluss, bertugas mengintegrasikan Angkatan Darat Federal Austria ke Wehrmacht)  
01.09.1939-1940 Oberbefehlshaber 14. Armee dalam invasi Polandia (maju ke Polandia selatan dan bertemu pasukan Guderian di dekat Brest-Litovsk)  
Mei-Juni 1940 Oberbefehlshaber 12. Armee dalam invasi Prancis (bagian dari Heeresgruppe A, menerobos Ardennes)  
06.04.1941-Oktober 1941 Oberbefehlshaber 12. Armee dalam kampanye Balkan (invasi Yugoslavia dan Yunani, menerima penyerahan Yunani pada 21 April 1941)  
Oktober 1941 Wehrmachtbefehlshaber Südost (bertanggung jawab atas Serbia dan Yunani)  
Awal 1942 Melakukan inspeksi pasukan di Norwegia yang diduduki atas perintah Hitler untuk mempersiapkan pertahanan terhadap kemungkinan pendaratan Inggris  
01.07.1942-10.09.1942 Oberbefehlshaber Heeresgruppe A di Front Timur (operasi Case Blue, maju ke Kaukasus hingga merebut Maikop tetapi gagal mencapai Grozny)  
10.09.1942 Dibebaskan dari komando oleh Hitler karena perbedaan strategi  
1942-1945 Tidak mendapat tugas aktif lagi, tinggal di rumahnya di Garmisch-Partenkirchen  
Mei 1945 Ditangkap oleh pasukan Amerika Serikat di Garmisch-Partenkirchen  
1948-1952 Menjalani hukuman di penjara Landsberg sebagai terdakwa dalam Hostages Trial (salah satu pengadilan Nuremberg lanjutan)  
Desember 1952 Dibebaskan lebih awal karena alasan kesehatan  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan): 
Eisernes Kreuz II. Klasse 1914 (Perang Dunia I)  
Eisernes Kreuz I. Klasse 1914 (Perang Dunia I)  
Bayerischer Militärverdienstorden IV. Klasse mit Schwertern und Krone 17.11.1914 (Perang Dunia I)  
Ritterkreuz des Königlichen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern 27.11.1917 (Perang Dunia I)  
Militärverdienstkreuz III. Klasse mit Kriegsdekoration (Austria-Hungaria) 03.07.1917 (Perang Dunia I)  
Verwundetenabzeichen in Schwarz 01.07.1918 (Perang Dunia I)  
Ritterkreuz des Friedrichs-Ordens mit Schwertern (Württemberg) (Perang Dunia I)  
Ritterkreuz des Militär-Verdienstordens (Bulgaria) mit Schwertern (Perang Dunia I)  
Ehrenkreuz für Frontkämpfer mit Schwertern 13.12.1934  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV. bis I. Klasse 02.10.1936 (25 tahun dinas, kemudian dengan Eichenlaub untuk 40 tahun pada 09.09.1939)  
Ordine della Corona d'Italia, Großkreuz 24.09.1937 (atau 02.08.1938)  
Ungarischer Verdienstorden, Großkreuz 21.08.1938 (izin memakai 26.09.1938)  
Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938 (Anschluss-Medaille) 19.06.1939 (atau 20.04.1939)  
Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 (Sudetenland-Medaille) 22.05.1939  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz II. Klasse 16.09.1939  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz I. Klasse 21.09.1939  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes 30.09.1939 sebagai Generaloberst dan Oberbefehlshaber 14. Armee  
Ordine della Corona d'Italia (penghargaan tambahan jika ada) serta berbagai penghargaan asing lainnya termasuk War Victory Cross Order 1st Class with Star (Italia) 26.11.1940, Magyar Érdemrend Tisztikeresztje (Hungaria) 1941, dan Ordinul Mihai Viteazul Clasa 3 (Rumania) 03.07.1942  

Catatan (Aufzeichnungen):
Wilhelm List adalah perwira staf senior tradisional Wehrmacht yang kariernya dimulai sejak era Kerajaan Bavaria dan berlanjut mulus di Reichswehr serta Wehrmacht Hitler. Selama Perang Dunia I ia bertugas sebagai perwira staf di berbagai formasi dan salah satu bawahannya tercatat sebagai Kopral Adolf Hitler di resimen infanteri cadangan Bavaria. List dikenal tidak terlalu dekat dengan ideologi Nazi sehingga sering kali berselisih pendapat dengan Hitler, terutama dalam operasi militer.  

Dalam kampanye Balkan 1941 ia memerintahkan pembentukan kamp sandera untuk dieksekusi sebagai balasan serangan partisan, yang kemudian menjadi bukti utama dalam dakwaan kejahatan perang di Hostages Trial (1947-1948). List menyangkal kesalahan dalam pernyataan akhir sidang dengan mengatakan bahwa kesalahan ada pada pihak yang melakukan perlawanan "secara kejam dan licik ala Balkan". Ia dijatuhi hukuman seumur hidup tetapi dibebaskan tahun 1952 karena sakit parah dan menghabiskan sisa hidupnya secara tenang di Garmisch-Partenkirchen tanpa kembali ke militer.  

Pada Juli 1942 ia ditunjuk memimpin Heeresgruppe A untuk merebut ladang minyak Kaukasus, berhasil merebut Maikop namun terhenti di depan Grozny karena kekurangan pasokan dan perlawanan Soviet yang semakin kuat. Perbedaan strategi dengan Hitler menyebabkan ia dipecat pada 10 September 1942 dengan komentar kasar Hitler bahwa List "memimpin dengan lemah". Setelah itu List tidak pernah mendapat komando lagi hingga akhir perang. Ia juga melakukan inspeksi ke Norwegia pada awal 1942 atas perintah langsung Hitler. List tidak ikut dalam perlawanan 20 Juli 1944 tetapi juga tidak mengirim ucapan selamat kepada Hitler setelah percobaan pembunuhan tersebut, berbeda dengan banyak perwira senior lainnya.  



Sumber :
https://en.wikipedia.org/wiki/Wilhelm_List  
https://de.wikipedia.org/wiki/Wilhelm_List  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/L/ListWilhelm.htm  
https://www.tracesofwar.nl/persons/69486/List-Siegmund-Wilhelm-Walther.htm  
https://www.tracesofwar.com/  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://www.geni.com/  
https://books.google.com/ (berbagai referensi biografi militer Jerman)  
http://de.metapedia.org/  
Serta sumber tambahan dari arsip Bundesarchiv dan literatur sejarah Perang Dunia II seperti karya Reinhard Stumpf serta Walther-Peer Fellgiebel tentang penerima Ritterkreuz.

Generalfeldmarschall Wilhelm Ritter von Leeb (1876-1956), Panglima Heeresgruppe Nord


Wilhelm Ritter von Leeb

Nama lengkap : Wilhelm Josef Franz Ritter von Leeb  
Lahir : 05 September 1876 di Landsberg am Lech, Kerajaan Bavaria, Kekaisaran Jerman  
Meninggal : 29 April 1956 di Füssen (Hohenschwangau), Bavaria, Jerman Barat (serangan jantung)  
Agama : Katolik Roma  
Istri : Maria Schrott (menikah 02 Juli 1912 di Augsburg)  
Anak : Luitpold Leeb (lahir 05 Juli 1914, gugur 19 September 1939 di Lemberg), Alfred von Leeb (lahir 12 September 1917), Hermann von Leeb (lahir 17 Februari 1927)  
Saudara : Emil Leeb (General der Artillerie)  

Beförderungen (Promosi)  
01.12.1895 Fahnenjunker-Unteroffizier  
18.01.1896 Portepéefähnrich  
03.03.1897 Leutnant  
13.03.1905 Oberleutnant  
07.03.1912 Hauptmann  
19.05.1916 Major i.G.  
01.10.1920 Oberstleutnant  
01.02.1925 Oberst  
01.02.1929 Generalmajor  
01.12.1929 Generalleutnant  
01.01.1934 General der Artillerie  
28.02.1938 char. Generaloberst  
01.11.1939 Generaloberst  
19.07.1940 Generalfeldmarschall  

Karriere (Karir)  
01.12.1895 masuk 4. Königlich Bayerisches Feldartillerie-Regiment König sebagai Fahnenjunker di Augsburg  
1900-1901 bertugas dalam Ekspedisi China melawan Pemberontakan Boxer sebagai komandan peleton baterai gunung  
1903-1906 mengikuti Bayerische Kriegsakademie di München  
Musim gugur 1907-1909 diperbantukan ke Staf Umum Bavaria  
Musim gugur 1909-1911 diperbantukan ke Grosser Generalstab di Berlin  
07.03.1912 komandan baterai di 10. Königlich Bayerisches Feldartillerie-Regiment  
Awal 1914 diperbantukan ke Staf Umum Bavaria lalu ke I. Bayerisches Armeekorps  
Maret 1915 Ia (Kepala Operasi) 11. Bayerische Infanterie-Division  
Mei 1917 diperbantukan ke Staf Umum Heeresgruppe Kronprinz Rupprecht  
Akhir Perang Dunia I Oberquartiermeister Heeresgruppe Kronprinz Rupprecht  
Musim gugur 1920 bekerja di Reichswehrministerium  
16.06.1921 Kepala Staf 2. Division Reichswehr di Stettin  
01.10.1923 Kepala Staf 7. Division Reichswehr di München  
01.10.1924 Komandan II. Abteilung Artillerie-Regiment 7  
01.02.1926 Komandan Artillerie-Regiment 7 di Nürnberg  
01.02.1928 Artillerie-Führer V di Stuttgart  
01.02.1929 Artillerie-Führer VII di München  
01.02.1930 Komandan 7. Division Reichswehr sekaligus Befehlshaber Wehrkreis VII di München  
01.10.1933 Oberbefehlshaber Gruppenkommando 2 di Kassel  
01.03.1938 pensiun dengan char. Generaloberst dan hak memakai seragam Artillerie-Regiment 7  
Musim panas 1939 dipanggil kembali, Oberbefehlshaber 12. Armee saat pendudukan Bohemia  
September 1939 Oberbefehlshaber Heeresgruppe C di front barat  
Juni 1941 Oberbefehlshaber Heeresgruppe Nord saat Operasi Barbarossa  
16/17.01.1942 dibebastugaskan atas permintaan sendiri dan masuk Führerreserve OKH hingga akhir perang  
02.05.1945 ditangkap pasukan Sekutu  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan)  
1914 Eisernes Kreuz II. Klasse  
1915 Eisernes Kreuz I. Klasse  
02.05.1915 Ritterkreuz des Militär-Max-Joseph-Ordens (atas keberhasilan terobosan Gorlice-Tarnów, memberi gelar kebangsawanan Ritter)  
Militärverdienstorden III. Klasse mit Schwertern (Bavaria)  
Ritterkreuz des Königlich Preussischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern  
Ritterkreuz I. Klasse des Königlich Sächsischen Albrechtsordens mit Schwertern  
Ritter des Württembergischen Kronenordens mit Schwertern  
Hamburgisches Hanseatenkreuz  
Bremisches Hanseatenkreuz  
Ritter III. Klasse des Kaiserlichen Ordens der Eisernen Krone mit Kriegsdekoration (Austria)  
Harp Madalyasi (Turki)  
Königlich Bayerisches Dienstauszeichnungskreuz II. Klasse  
1934 Ehrenkreuz für Frontkämpfer  
1936 Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV. Klasse (4 tahun), III. Klasse (12 tahun), II. Klasse (18 tahun), I. Klasse (25 tahun)  
1938 Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938  
1939 Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 mit Spange  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz II. Klasse 1914  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz I. Klasse 1914  
24.06.1940 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (atas keberhasilan menerobos Maginot Line dan mengepung Tentara Prancis ke-2)  

Aufzeichnungen (Catatan)  
Wilhelm Ritter von Leeb berasal dari keluarga militer Bavaria yang taat Katolik Roma dan konservatif, sehingga sejak awal ia bersikap skeptis terhadap Partai Nazi meski tetap menjalankan tugas.  
Ia menulis buku Die Abwehr (1938) yang membahas teori pertahanan elastis menggunakan unit mobile, konsep yang cukup maju untuk zamannya.  
Pada 1939-1940 ia menentang rencana invasi melalui negara netral Belgia dan Belanda karena khawatir dunia internasional akan memusuhi Jerman, namun tetap melaksanakan perintah.  
Pasukannya di Heeresgruppe Nord bekerjasama dengan Einsatzgruppen dalam pembunuhan massal Yahudi dan Roma serta membunuh pasien rumah sakit jiwa, meski Leeb sempat mengeluarkan perintah membatasi penjarahan dan menyatakan keberatan atas pembunuhan wanita serta anak-anak Yahudi.  
Ia termasuk jenderal yang menerima suap dari Hitler berupa 250.000 Reichsmark pada September 1941 dan tanah seluas estate senilai sekitar 638.000 Reichsmark di Bavaria pada 1943.  
Putra sulungnya Luitpold gugur saat invasi Polandia September 1939.  
Pada Januari 1942 ia mengundurkan diri setelah menarik mundur pasukan tanpa izin Hitler demi alasan taktis di depan Leningrad, namun tidak dipecat melainkan hanya dimasukkan cadangan.  
Setelah perang ia diadili dalam High Command Trial di Nuremberg (1948), divonis 3 tahun penjara karena transmisi Barbarossa Decree yang memungkinkan kejahatan perang, namun sudah menjalani masa tahanan sehingga dibebaskan.  
Pada 1954 ia diangkat sebagai Grand Chancellor (Kanselir Agung) Ordo Militär-Max-Joseph.  
Ia dimakamkan di Waldfriedhof Solln, München.  

Sumber :  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/L/LeebWilhelmRitterv-R.htm  
https://en.wikipedia.org/wiki/Wilhelm_Ritter_von_Leeb  
https://www.tracesofwar.com/persons/39594/Leeb-Ritter-von-Wilhelm.htm  
https://www.tracesofwar.com/articles/4765/Wilhelm-von-Leeb.htm  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://www.geni.com/  
https://books.google.com/  
http://de.metapedia.org/  
http://prussianmachine.com/aka/leeb.htm  
https://www.wehrmacht-history.com/personnel/l/leeb-wilhelm-josef-franz-ritter-von-heer-personnel-file.html

Generalfeldmarschall Ewald von Kleist (1881-1954), Perwira Jerman dengan Pangkat tertinggi yang Meninggal di Penjara Soviet


Ewald von Kleist

Nama lengkap: Paul Ludwig Ewald von Kleist  
Lahir: 8 Agustus 1881 di Braunfels, Hessen (Jerman)  
Meninggal: 13 November 1954 di Penjara Vladimir, Uni Soviet (usia 73 tahun) setelah gagal jantung  
Gelar akademis: Tidak ada (lulusan sekolah militer)  
Agama: Evangelisch (Protestan)  
Anggota keluarga: Ayah Dr. phil. Christoph Albrecht August Hugo von Kleist (guru gymnasium), ibu Karoline Doretta Elisabeth Gley, istri Johanna Amalie Gisela Wachtel (menikah 18 Oktober 1910), dua orang putra (Johannes Jürgen Christoph Ewald dan Hugo Edmund Christoph Heinrich)  
Ciri fisik: Berasal dari keluarga bangsawan Prusia kuno dengan tradisi militer panjang  

Beförderungen (Promosi):  
10.08.1901 Leutnant  
00.00.1910 Oberleutnant  
22.03.1914 Rittmeister  
01.02.1922 Major  
01.12.1926 Oberstleutnant  
01.10.1929 Oberst  
01.10.1932 Generalmajor  
01.12.1933 Generalleutnant  
01.08.1936 General der Kavallerie  
19.07.1940 Generaloberst  
01.02.1943 Generalfeldmarschall  

Karriere (Karir):  
09.03.1900 Masuk sebagai Fahnenjunker di Königlich Preußisches Feldartillerie-Regiment "Generalfeldzeugmeister" Nr. 3  
1904 Abteilungsadjutant  
01.10.1910 Masuk Kriegsakademie Berlin untuk pendidikan staf umum  
1911 Dipindah ke 2. Kurhessisches Husaren-Regiment Nr. 14  
20.05.1914 Staf 1. Leib-Husaren-Regiment Nr. 1 di Danzig  
1914-1918 Perang Dunia I: Chef Ersatz-Eskadron Husaren-Regiment Nr. 1, kemudian Ia (staf operasi) di VII. Armeekorps dan Gardekavalleriedivision, bertugas di Front Timur (Tannenberg) dan Front Barat  
Pasca-perang Bergabung Freikorps, ikut perang kemerdekaan Latvia dan Estonia (Iron Division), memimpin serangan di Pertempuran Cēsis 6 Juni 1919  
1920 Masuk Reichswehr  
1922-1923 Chef Eskadron 13. Reiter-Regiment  
Oktober 1923 Instruktur taktik di Kavallerieschule Hannover  
01.04.1928 Chef Stab 2. Kavallerie-Division Breslau  
01.07.1929 Chef Stab 3. Division Berlin  
01.02.1931 Kommandeur 9. (Preußisches) Infanterie-Regiment Potsdam  
01.01.1932 Kommandeur 2. Kavallerie-Division  
01.10.1934 Kommandeur Befehlsstelle Breslau (kemudian Generalkommando VIII. Armeekorps dan Befehlshaber Wehrkreis VIII)  
05.02.1938 Diberhentikan dari dinas aktif karena urusan Blomberg-Fritsch dan sikap monarkis  
26.08.1939 Diaktifkan kembali, Kommandierender General XXII. Armeekorps (motoris)  
September 1939 Polandia: Memimpin terobosan sayap selatan Polandia melalui Tarnow-Tomaszow ke timur Lublin  
Mei 1940 Prancis: Memimpin Panzergruppe von Kleist (formasi panzer pertama Wehrmacht yang terdiri dari beberapa Korps Panzer), terobosan Ardennes, Sedan, dan pembentukan kantong pasukan Sekutu  
01.11.1940 Oberbefehlshaber Panzergruppe 1  
April 1941 Balkan: Memimpin masuk pertama ke Beograd  
Juni 1941 Barbarossa: Memimpin Panzergruppe 1 di Heeresgruppe Süd, pertempuran Brody, Uman, Kiev (pengepungan terbesar sejarah), Laut Azov, Rostov  
05.10.1941 Panzergruppe 1 menjadi 1. Panzerarmee  
Mei 1942 Kharkov kedua: Pengepungan pasukan Soviet  
Juli-November 1942 Kaukasus: Serangan ke Maykop, Krasnodar, Kuban, kemudian menggantikan List sebagai Oberbefehlshaber Heeresgruppe A  
22.11.1942 Oberbefehlshaber Heeresgruppe A  
01.02.1943 Promosi Generalfeldmarschall  
Maret 1943-Maret 1944 Pertahanan Donez, Dnieper, Dnjestr, mundur teratur dari Kaukasus  
30.03.1944 Diberhentikan oleh Hitler karena perbedaan pendapat soal mundur, masuk Führerreserve  
25.04.1945 Tertangkap pasukan AS di Mitterfels dekat Krenzkirchen  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):  
04.10.1914 Eisernes Kreuz 2. Klasse  
27.01.1915 Eisernes Kreuz 1. Klasse  
17.09.1939 Spange zum Eisernen Kreuz 2. Klasse 1914  
27.09.1939 Spange zum Eisernen Kreuz 1. Klasse 1914  
02.10.1936 Dienstauszeichnung der Wehrmacht 4., 3., 2. dan 1. Klasse (4, 12, 18, 25 tahun)  
15.05.1940 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (sebagai General der Kavallerie, Kommandierender General XXII. Armeekorps / Panzergruppe von Kleist)  
17.02.1942 Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (sebagai Generaloberst, Oberbefehlshaber Panzergruppe 1)  
30.03.1944 Schwerter zum Ritterkreuz mit Eichenlaub (sebagai Generalfeldmarschall, Oberbefehlshaber Heeresgruppe A)  
13.05.1941 Magyar Érdemrend Nagykeresztje (Hongaria)  
16.07.1942 dan 06.10.1942 Ordinul Mihai Viteazul Kelas 3, 2 dan 1 (Rumania)  
30.07.1942 Ordine Militare di Savoia Commander (Italia)  
Ehrenkreuz für Frontkämpfer  
Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42  
Hanseatisches Kreuz  
Ritter des Johanniterordens (1935)  

Aufzeichnungen (Catatan):  
Ewald von Kleist berasal dari keluarga bangsawan Prusia kuno yang sangat militernya; keluarganya telah melahirkan dua Generalfeldmarschall Prusia sebelumnya serta 31 penerima Pour le Mérite (Blue Max). Ia sendiri adalah monarkis tulen yang mendukung pemulihan Wangsa Hohenzollern dan terbuka menentang beberapa kebijakan Nazi, sehingga sempat dipaksa pensiun dini tahun 1938.  
Ia dianggap salah satu ahli blitzkrieg terbaik Wehrmacht; Panzergruppe Kleist yang dipimpinnya pada 1940 adalah formasi panzer operasional pertama dalam sejarah yang menggabungkan beberapa korps panzer, termasuk korps Guderian dan divisi Rommel. Ia pernah mengklaim bahwa aksinya mempercepat kampanye Prancis beberapa bulan.  
Di Front Timur ia bertanggung jawab atas pengepungan Kiev (600.000+ tawanan Soviet) dan serangan ke Kaukasus. Ia berusaha memenangkan hati penduduk lokal dengan merekrut hampir 800.000 warga Soviet sebagai sukarelawan (Cossack, Kaukasus, dll) dan bahkan menghapus kewajiban memakai lencana Star of David di ghetto Nalchik Desember 1942 sehingga banyak Mountain Jews selamat. Ia memuji Tentara Merah sebagai lawan tangguh dengan T-34 sebagai tank terbaik, senapan SVT-40, dan artileri unggul.  
Setelah 20 Juli 1944 sempat ditangkap Gestapo karena sepupunya terlibat konspirasi, tapi dibebaskan tanpa sidang. Pasca-perang diadili di Yugoslavia (15 tahun) lalu diserahkan ke Uni Soviet (25 tahun atau seumur hidup), menjadi perwira Jerman tertinggi yang meninggal di penjara Soviet. Ia sempat bersaksi di Nuremberg dan menggambarkan beberapa aksi udara Hitler sebagai "pembalasan pribadi".  



Sumber:  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/K/KleistEv-R.htm  
https://en.wikipedia.org/wiki/Paul_Ludwig_Ewald_von_Kleist  
https://www.tracesofwar.com/persons/192/Kleist-von-Paul-Ludwig-Ewald.htm  
https://generals.dk/general/von_Kleist/Ewald/Germany.html  
https://rk.balsi.de/ (data Ritterkreuz)  
https://www.bundesarchiv.de/ (arsip pribadi)  
https://forum.axishistory.com/ (diskusi karir dan penghargaan)  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/ (verifikasi medali)  
Buku: "German Commanders of World War II (1): Army" karya Gordon Williamson, "The Wehrmacht War Crimes Bureau, 1939-1945" karya Alfred M. de Zayas, serta berbagai referensi di Google Books tentang kampanye Panzergruppe Kleist dan Heeresgruppe A.  

Char. Generalfeldmarschall Eduard Freiherr von Böhm-Ermolli (1856-1941), Marsekal Kehormatan Wehrmacht Asal Austria


Eduard Freiherr von Böhm-Ermolli

Nama lengkap: Eduard Freiherr von Böhm-Ermolli
Panggilan/julukan: tidak ada julukan khusus, dikenal sebagai salah satu komandan paling kompeten Angkatan Darat Austro-Hungaria
Lahir: 12.02.1856 di Ancona, Negara Kepausan (sekarang Italia)
Meninggal: 09.12.1941 di Troppau/Opava (sekarang Republik Ceko) pada usia 85 tahun karena usia lanjut

Beförderungen (Promosi):  
01.09.1875 Leutnant (k.u.k. Dragoner-Regiment Nr. 4)  
1896/1897 Oberst (Kommandeur Ulanen-Regiment Nr. 3)  
01.05.1903 Generalmajor  
01.11.1907 Feldmarschall-Leutnant  
01.05.1912 General der Kavallerie  
01.05.1916 Generaloberst  
31.01.1918 Feldmarschall (k.u.k. Armee)  
17.08.1917 Erhebung in den Freiherrenstand (Freiherr von Böhm-Ermolli)  
31.10.1940 Charakter als Generalfeldmarschall (Wehrmacht, ehrenhalber)

Karriere (Karir):  
12.02.1856 Lahir di Ancona, Negara Kepausan (sekarang Italia), sebagai putra Georg Böhm, mantan NCO yang naik pangkat jadi Mayor karena keberanian di Pertempuran Novara 1849.  
1875 Lulus dari Theresianische Militärakademie Wiener Neustadt dan ditugaskan sebagai Leutnant di Dragoner-Regiment Nr. 4.  
1878 Mengikuti kursus Staf Umum di Kriegsschule Wien, kemudian bertugas sebagai perwira staf di 21. Infanterie-Brigade di Lemberg.  
Desember 1896 Komandan Ulanen-Regiment Nr. 3 di Grodek.  
1901 Komandan 16. Kavallerie-Brigade di Pressburg.  
November 1905 Komandan Divisi Kavalleri di Krakow.  
April 1909 Komandan 12. Infanterie-Division di Krakow.  
18.11.1911 Komandan I. Armeekorps di Krakow.  
Agustus 1914 Komandan k.u.k. 2. Armee (awalnya direncanakan untuk front Serbia, namun dialihkan ke Galicia untuk memperkuat sekutu Jerman melawan Rusia).  
1915 Pasukannya merebut kembali Lemberg/Lviv pada 22 Juni 1915 setelah pertempuran sengit di Carpathia.  
5.10.1916 Oberbefehlshaber Heeresgruppe Böhm-Ermolli (terdiri dari 2. Armee k.u.k. dan Armee Süd Jerman), memimpin operasi besar di front Galicia, Bukovina, dan kemudian Italia serta Ukraina.  
Maret 1918 Memimpin pendudukan Ukraina untuk merebut sumber pangan.  
Juni 1918 Heeresgruppe dibubarkan di Odessa.  
01.12.1918 Pensiun setelah runtuhnya Austria-Hungaria.  
Pasca perang menetap di Troppau/Opava (Silesia Austria yang menjadi bagian Cekoslowakia), menerima pensiun penuh dari pemerintah Cekoslowakia serta diangkat sebagai General 1. Klasse der Reserve, kemudian 1928 diangkat sebagai Army General Cekoslowakia (tanpa tugas aktif).  
1938 Menjadi warga negara Jerman setelah Anschluss Sudetenland.  
31.10.1940 Diangkat sebagai Generalfeldmarschall ehrenhalber Wehrmacht oleh Hitler (satu-satunya mantan perwira Austria-Hungaria yang mendapat gelar ini) serta Ehren-Chef Infanterie-Regiment 28 di Troppau.  
09.12.1941 Meninggal dunia di Troppau pada usia 85 tahun.

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):  
00.00.1875-1914 Ritter III. Klasse Orden der Eisernen Krone (pre-war)  
00.00. pre-1914 Militärverdienstmedaille in Silber (Signum Laudis)  
00.00. pre-1914 Offiziers-Dienstauszeichnung III. Klasse (25 tahun dinas)  
00.00.1898 Jubiläums-Erinnerungsmedaille 1898  
00.00.1914 Eisernes Kreuz II. Klasse (Prusia)  
23.06.1915 Militärverdienstkreuz I. Klasse mit Kriegsdekoration  
00.00.1915 Eisernes Kreuz I. Klasse (Prusia)  
18.01.1917 Große Militärverdienstmedaille mit Schwertern (Signum Laudis Gold)  
1917 Militärverdienstkreuz I. Klasse mit Schwertern  
28.07.1917 Komturkreuz des Militär-Maria-Theresien-Ordens (peningkatan status ke Freiherr)  
00.00.1917 Pour le Mérite mit Eichenlaub (Prusia)  
00.00.1917 Großkreuz des Leopold-Ordens mit Kriegsdekoration und Schwertern  
00.00.1917 Stern des Ehrenzeichens vom Roten Kreuz  
00.00.1918 Großkreuz des Königlich Ungarischen St. Stephans-Ordens  
00.00.1918 Ritter I. Klasse Orden der Eisernen Krone mit Kriegsdekoration  
00.00.1918 Großkreuz des Bayerischen Militär-Verdienstordens  
00.00. post-1918 berbagai penghargaan kehormatan Cekoslowakia dan Jerman (termasuk hak memakai baton Feldmarschall Austria lama)

Aufzeichnungen (Catatan):  
* Ayahnya Georg Böhm adalah contoh karir militer luar biasa dari NCO biasa menjadi Mayor dan ennobled tahun 1885 dengan menambahkan nama istrinya (Ermolli) sehingga menjadi Böhm-Ermolli.  
* Eduard dianggap sebagai salah satu komandan paling kompeten dan berbakat di Angkatan Darat Austro-Hungaria, memimpin 2. Armee hampir sepanjang Perang Dunia I tanpa pernah diganti meski front Timur sangat berat.  
* Ia adalah satu-satunya perwira senior bekas Austro-Hungaria yang dihormati Hitler dengan gelar Generalfeldmarschall kehormatan Wehrmacht pada usia 84 tahun, meski sudah pensiun sejak 1918 dan tidak pernah bertugas aktif di Wehrmacht.  
* Meski hidup di wilayah Cekoslowakia, ia tetap dihormati sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah Cekoslowakia yang memberinya pensiun tinggi dan pangkat jenderal cadangan.  
* Pada acara Heldengedenktag 1941 ia masih muncul dengan seragam lengkap Generalfeldmarschall Jerman namun memakai baton marshal Austria kuno dan semua dekorasi Austro-Hungaria.  
* Pemakamannya di Opava menjadi acara negara dengan kehormatan militer penuh; perwakilan resmi Wehrmacht adalah Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel sendiri yang menghadiri upacara di Wina.  
* Ia termasuk komandan yang jarang, tetap setia pada tradisi Habsburg meski kekaisaran sudah runtuh, dan dihormati oleh tiga rezim berbeda (Austria-Hungaria, Cekoslowakia, dan Nazi Jerman).



Sumber :  
https://en.wikipedia.org/wiki/Eduard_von_B%C3%B6hm-Ermolli  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/B/BoehmErmoliFrhrEduardv.htm  
https://www.austro-hungarian-army.co.uk/biog/bohm.htm  
https://grokipedia.com/page/Eduard_von_B%C3%B6hm-Ermolli  
https://ww2gravestone.com/people/bohm-ermolli-eduard-freiherr-von/  
https://net.lib.byu.edu/estu/wwi/bio/e/ermolli.htm  
https://www.omsa.org/military-merit-cross-first-class/  
https://www.austro-hungarian-army.co.uk/signum.htm  
https://www.bundesarchiv.de/en/ (arsip promosi dan penghargaan)  
https://forum.axishistory.com/ (diskusi karir dan penghargaan)  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/ (data dekorasi)  
Buku referensi: "The Austro-Hungarian Army 1914-1918" karya Graydon A. Tunstall serta berbagai biografi Perang Dunia I di books.google.com.  

Tuesday, February 17, 2026

Generalfeldmarschall Wolfram Freiherr von Richthofen (1895-1945), Sepupu Red Baron


Nama lengkap: Wolfram Karl Ludwig Moritz Hermann Freiherr von Richthofen
Julukan: Ulf
Lahir: 10 Oktober 1895 di Gut Barzdorf bei Striegau, Schlesien (sekarang Bartoszówek, Polandia)  
Meninggal: 12 Juli 1945 di Bad Ischl, Austria (usia 49 tahun, karena tumor otak saat menjadi tawanan perang Amerika Serikat)  
Ayah: Wolfram Freiherr von Richthofen (1856-1922, Gutsbesitzer dan Kammerherr)  
Ibu: Therese Götz von Olenhusen (1862-1948)  
Istri: Jutta von Selchow (menikah 18 September 1920, meninggal 1991)  
Anak: Wolfram (lahir 1922), Götz (lahir 1925), Ellen (lahir 1928)  
Pendidikan: Doktor Ilmu Teknik Penerbangan (Dr.-Ing.) dari Technische Hochschule Hannover (1919-1922)  
Nomor keanggotaan NSDAP: Tidak ada (perwira militer dilarang berpartai politik)  
Agama: Lutheran/Protestan (keluarga bangsawan Silesia)  

Beförderungen (Promosi):  
22.03.1913 Fähnrich  
19.06.1914 Leutnant  
29.02.1920 Oberleutnant (sementara)  
01.11.1923 Leutnant (bergabung kembali Reichswehr)  
31.07.1925 Oberleutnant  
01.02.1929 Hauptmann  
01.06.1934 Major  
20.04.1936 Oberstleutnant  
23.01.1938 Oberst  
01.11.1938 Generalmajor  
19.07.1940 General der Flieger  
01.02.1942 Generaloberst  
16.02.1943 Generalfeldmarschall  

Karriere (Karir):  
01.01.1913 Bergabung Angkatan Darat Jerman, Resimen Hussar ke-4 (kavaleri)  
1914-1917 Bertugas Front Barat (Belgia-Prancis) kemudian Front Timur (Polandia-Pripet Marshes), komandan skuadron kuda  
06.1917 Masuk Luftstreitkräfte, pelatihan penerbangan  
04.04.1918 Ditugaskan ke Jagdgeschwader 1 (JG 1) di bawah sepupunya Manfred von Richthofen (Red Baron), terbang pertama kali 21.04.1918 (hari kematian Red Baron), mencetak 8 kemenangan udara hingga November 1918  
1919-1922 Studi teknik penerbangan di Hanover, meraih gelar Dr.-Ing.  
01.11.1923 Bergabung kembali Reichswehr  
1929-1931 Dinas sebagai air attaché tidak resmi di Roma (melanggar Versailles Treaty)  
1933 Bergabung Luftwaffe, bekerja di Technisches Amt (pengembangan pesawat seperti Me 109, He 111, Ju 87 Stuka, penentang bomber berat)  
11.1936 Ditugaskan ke Legion Condor di Spanyol, Kepala Staf Hugo Sperrle (01.1937), kemudian komandan Legion Condor (akhir 1938-awal 1939)  
01.09.1939 Komandan Fliegerführer z.b.V. dalam invasi Polandia (dukungan dekat untuk 10. Armee, pengeboman Warsaw)  
10.1939 Komandan Fliegerdivision 8 kemudian VIII. Fliegerkorps (spesialis serangan darat)  
05.1940 Komandan udara dalam pertempuran Prancis dan Low Countries (dukungan Sedan, Dunkirk, Calais)  
06-12.1940 Operasi di Battle of Britain (Kanalkampf, dukungan Ju 87 hingga ditarik)  
04.1941 Dukungan invasi Yugoslavia, Yunani, dan Kreta (penenggelaman kapal-kapal Sekutu)  
22.06.1941 Komandan VIII. Fliegerkorps dalam Operasi Barbarossa (Luftflotte 2, hancurkan pasukan Soviet di Smolensk, Leningrad, Moscow)  
04-07.1942 Operasi di Krimea (Trappenjagd di Kerch, pengepungan Sevastopol)  
20.07.1942 Komandan Luftflotte 4 (Case Blue, dukungan Stalingrad dan Kaukasus, pertempuran udara besar)  
11.06.1943 Komandan Luftflotte 2 di Mediterania/Italia (dukungan Salerno, Anzio, pertahanan udara terhadap Sekutu)  
27.09.1944 Diberhentikan karena sakit, masuk Führerreserve  
10.1944 Operasi tumor otak di Bad Ischl, kondisi memburuk hingga akhir perang  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):  
21.09.1914 Eisernes Kreuz II. Klasse (1914)  
06.1918 Eisernes Kreuz I. Klasse (1914)  
06.1918 Königlich Preußische Militär-Flugzeugführer-Abzeichen  
1934 Ehrenkreuz für Frontkämpfer  
16.04.1935 Flugzeugführerabzeichen  
04.12.1935 Ärmelband "Jagdgeschwader Frhr. v. Richthofen Nr. 1 1917/1918"  
02.10.1936 Dienstauszeichnung der Wehrmacht (kelas 4, 3, dan 2 tahun)  
02.11.1936 Gemeinsames Flugzeugführer-Beobachter Abzeichen  
06.06.1939 Spanienkreuz Gold mit Schwertern und Brillianten  
06.06.1939 Medalla Militar Individual de España con Diamantes  
06.06.1939 Medalla de la Campaña de España 1936-1939 con Diamantes  
12.09.1939 1939 Spange zum Eisernen Kreuz II. Klasse  
25.09.1939 1939 Spange zum Eisernen Kreuz I. Klasse  
17.05.1940 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (ke-31, sebagai komandan VIII. Fliegerkorps atas keberhasilan Prancis)  
08.1940 Gemeinsames Flugzeugführer-Beobachter Abzeichen mit Brillianten  
17.07.1941 Eichenlaub zum Ritterkreuz (ke-26, atas Balkan dan Kreta)  
1942 Medaille "Winterschlacht im Osten 1941/42" (Ostmedaille)  
1942 Krimschild  
29.07.1942 Ordinul Mihai Viteazul Kelas III (Rumania)  
15.02.1943 Ordinul Mihai Viteazul Kelas II (Rumania)  
1943 Ärmelband Kreta  
1943 Ärmelband Afrika (kemungkinan)  
Beberapa kali disebut dalam Wehrmachtbericht (20.06.1940, 21.10.1941, 19-20.05.1942, 02.07.1942, 12.08.1942, 20.03.1943)  

Aufzeichnungen (Catatan):  
Wolfram Freiherr von Richthofen adalah sepupu jauh dari Manfred von Richthofen (Red Baron) dan terbang di unit yang sama (JG 1) pada hari kematian Red Baron 21 April 1918; dia menyaksikan langsung serangan Inggris yang menewaskan sepupunya.  
Sebagai Doktor Teknik Penerbangan, dia memainkan peran sentral dalam pengembangan Luftwaffe sebelum perang, termasuk mendukung konsep dive-bomber Ju 87 Stuka dan taktik close air support modern (koordinasi radio dengan pasukan darat, shuttle sorties, logistik motoris, Flak di garis depan).  
Di Spanyol, dia terlibat dalam pengeboman Guernica (26 April 1937) yang menjadi eksperimen taktis untuk menghancurkan jembatan dan jalur pasokan (bukan semata terror bombing menurut sejarawan James Corum).  
Dia memimpin pengeboman besar Warsaw (September 1939) dan praktik pengeboman Frampol sebagai "latihan" untuk taktik masa depan.  
Salah satu Generalfeldmarschall termuda Luftwaffe (usia 47 tahun pada 1943) dan dipandang sebagai "master of the German air war" serta ahli taktik udara-darat paling brilian oleh rekan seperti Erich von Manstein.  
Tidak pernah bergabung NSDAP karena regulasi militer melarang perwira aktif berpolitik; dia mengagumi Hitler sebagai pemimpin jenius tetapi sering mengkritik penasihat seperti Göring dan Jodl dalam catatan hariannya.  
Pada akhir karier menderita tumor otak parah, menjalani operasi Oktober 1944, dan meninggal sebagai tawanan Amerika di rumah sakit udara Bad Ischl tanpa sempat melihat akhir perang.  
Dia mewarisi estate keluarga dari paman angkatnya (General der Kavallerie Manfred von Richthofen) dan dikenal sebagai perwira aristokrat yang pragmatis, teknokratis, serta inovatif dalam logistik udara.  



Sumber :  
Buku "Wolfram von Richthofen: Master of the German Air War" karya James S. Corum (University Press of Kansas, 2008)  
https://en.wikipedia.org/wiki/Wolfram_von_Richthofen  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/R/RichthofenWFv.htm  
https://www.tracesofwar.com/persons/34560/Richthofen-Freiherr-von-Wolfram-Generalfeldm.htm  
https://www.tracesofwar.com/articles/4978/Wolfram-Freiherr-von-Richthofen.htm  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300 (data Ritterkreuz)  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://grokipedia.com/  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
https://books.google.com/ (preview buku Corum dan sumber sejarah Luftwaffe)  
https://www.geni.com/ (data keluarga)  

Generalfeldmarschall Robert Ritter von Greim (1892-1945), Panglima Luftwaffe Terakhir


Nama lengkap: Robert Ritter von Greim (lahir sebagai Robert Greim, mendapat gelar kebangsawanan Ritter von pada 23 Oktober 1918)  
Panggilan/julukan: -  
Lahir: 22 Juni 1892 di Bayreuth, Kerajaan Bavaria, Kekaisaran Jerman  
Meninggal: 24 Mei 1945 di Salzburg, Austria (bunuh diri dengan kapsul sianida pemberian Adolf Hitler)  
Istri: Alice Wilhelmine Adelheid Braun (janda Letnan Hanns Braun, menikah 2 September 1920)  
Anak: Hubert Greim (lahir 1 Juli 1921, meninggal 2018, pilot tempur JG 2)  
Agama: -  
Partai: NSDAP (bergabung 1 Februari 1945, nomor anggota 10.002.210)  
Gelar bangsawan: Ritter von Greim (dari Militär-Max-Joseph-Orden)

Beförderungen (Promosi):
07.01.1912 Fähnrich  
28.10.1913 Leutnant  
17.01.1917 Oberleutnant  
15.02.1921 Hauptmann  
01.01.1934 Major  
01.09.1935 Oberstleutnant  
20.04.1936 Oberst  
01.02.1938 Generalmajor  
01.01.1940 Generalleutnant  
19.07.1940 General der Flieger  
16.02.1943 Generaloberst  
26.04.1945 Generalfeldmarschall (promosi terakhir di angkatan bersenjata Jerman oleh Adolf Hitler)

Karriere (Karir):
1911 Masuk tentara Kerajaan Bavaria sebagai kadet di Eisenbahn-Bataillon, kemudian dipindah ke 8. Feldartillerie-Regiment "Prinz Heinrich von Preußen"  
1913-1914 Perwira baterai di resimen artileri Bavaria  
Agustus 1914-Maret 1915 Bertugas di Front Barat Perang Dunia I bersama 6. Armee, komandan baterai di Pertempuran Lorraine dan Saint-Mihiel  
09.03.1915 Adjutant batalyon I/8. FAR  
10.08.1915 Mulai pelatihan pengamat udara di Feldflieger-Abteilung 3b  
28.10.1915 Transfer ke Luftstreitkräfte setelah menembak jatuh pesawat Farman MF.11 pertama  
03.08.1916 Dinas di Artillerieflieger-Abteilung 204 di Somme  
22.02.1917 Dinas di Flieger-Abteilung 46b  
April 1917 Bergabung Jagdstaffel 34, mencetak kemenangan udara pertama 25 Mei 1917  
19.06.1917 Komandan Jasta 34  
21.03.1918 Komandan Jagdgruppe 10  
07.08.1918 Komandan Jagdgruppe 9 (total 28 kemenangan udara hingga akhir perang)  
1919-1920 Kembali ke 8. Bavarian Artillery, keluar dari Reichswehr 31 Maret 1920 sebagai Hauptmann  
1920 Terbang membawa Adolf Hitler ke Berlin selama Kapp-Putsch sebagai pengamat  
1920-1923 Kuliah hukum di Universitas Munich, ikut Beer Hall Putsch 1923 sebagai pendukung Nazi  
1924-1927 Di China, membantu Chiang Kai-shek dan Sun Yat-sen membangun angkatan udara nasionalis di Kanton (Canton), bersama pilot Jerman lainnya  
1927 Kembali ke Jerman, memimpin sekolah penerbangan sipil di Würzburg  
01.01.1934 Bergabung kembali Reichswehr/Luftwaffe sebagai Major di Artillerie-Regiment 7 dan Flieger-Inspektion  
01.05.1934-01.04.1935 Komandan I. Gruppe Jagdgeschwader 132 "Richthofen" (nama samaran)  
01.08.1935 Inspekteur der Jagdflieger  
1936-1937 Inspekteur untuk Keamanan Penerbangan dan Peralatan, kemudian Kepala Amt Luftwaffenpersonalamt  
01.02.1939 Komandan 5. Flieger-Division  
Oktober 1939 Kommandierender General V. Fliegerkorps (ikut invasi Polandia, Pertempuran Britania, Front Timur)  
Winter 1941/42 Pimpinan Sonderstab Krim di Mariupol  
01.04.1942 Befehlshaber Luftwaffenkommando Ost di Smolensk  
05.05.1943 Oberbefehlshaber Luftflotte 6 (dukung Heeresgruppe Mitte di Kursk dan operasi selanjutnya)  
25-26.04.1945 Terbang masuk Berlin yang terkepung bersama Hanna Reitsch (dari Rechlin ke Gatow lalu Tiergarten), ditunjuk Hitler sebagai Oberbefehlshaber der Luftwaffe menggantikan Göring  
29.04.1945 Terbang keluar Berlin dengan Arado Ar 96 bersama Hanna Reitsch, perintah tangkap Himmler, kemudian ditangkap Sekutu di Tirol 8 Mei 1945

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
Maret 1912 Prinzregent Luitpold-Medaille  
April 1914 Militärverdienstorden IV. Klasse  
26.11.1914 Eisernes Kreuz II. Klasse 1914  
14.04.1915 Militärverdienstorden IV. Klasse dengan Pedang  
11.10.1915 Eisernes Kreuz I. Klasse 1914  
Desember 1915 Abzeichen für Beobachtungsoffiziere aus Flugzeugen  
1916 Ehrenbecher für den Sieger im Luftkampfe  
24.04.1917 Königlich Preußische Militär-Flugzeugführer-Abzeichen  
25.04.1917 Militärverdienstorden IV. Klasse dengan Pedang dan Mahkota  
29.04.1918 Ritter des Königlich Preußischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern  
14.10.1918 Pour le Mérite (untuk 28 kemenangan udara)  
1918 Verwundetenabzeichen in Schwarz (luka 2 Juli 1918)  
1918 Königlich Preußisches Flieger-Erinnerungsabzeichen  
1920 Goldene Prinzregent Luitpold-Medaille  
23.11.1920 (backdated 23.10.1918) Ritterkreuz des Bayerischen Militär-Max-Joseph-Ordens (memberi gelar Ritter von)  
1934 Ehrenkreuz für Frontkämpfer  
02.10.1936 Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV. Klasse (4 tahun) dan III. Klasse (12 tahun)  
1937 Gemeinsames Flugzeugführer- und Beobachterabzeichen (tanpa berlian)  
16.12.1938 Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938  
1939 Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938  
21.03.1940 Spange zum Eisernen Kreuz II. Klasse 1939  
14.05.1940 Spange zum Eisernen Kreuz I. Klasse 1939  
24.06.1940 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (ke-76, sebagai Kommandierender General V. Fliegerkorps)  
12.05.1941 Orden Imperial del Yugo y las Flechas Gran Cruz (Spanyol)  
02.04.1943 Eichenlaub zum Ritterkreuz (ke-216, sebagai Generaloberst, Befehlshaber Luftwaffenkommando Ost/Luftflotte 6)  
28.08.1944 Schwerter zum Ritterkreuz mit Eichenlaub (ke-92, sebagai Oberbefehlshaber Luftflotte 6)  
30.01.1945 Goldenes Ehrenzeichen der NSDAP  
17.04.1945 Gemeinsames Flugzeugführer- und Beobachterabzeichen in Gold mit Brillanten  
6 kali disebut dalam Wehrmachtbericht (20.06.1940, 22.11.1941, 19.01.1942, 03.09.1943, 09.09.1944, 31.10.1944)

Aufzeichnungen (Catatan):
* Robert Ritter von Greim adalah ace penerbang Perang Dunia I dengan 28 kemenangan udara resmi, termasuk partisipasi dalam serangan pesawat pertama yang berhasil menghancurkan tank lapis baja Inggris pada 23 Agustus 1918 bersama Vizefeldwebel Johann Pütz.  
* Pada 1920 ia terbang membawa Adolf Hitler sebagai pengamat selama Kapp-Putsch, dan pada 1923 ikut serta dalam Beer Hall Putsch sebagai pendukung setia Nazi.  
* Tahun 1924-1927 ia tinggal di China untuk membangun angkatan udara nasionalis, berteman dengan penasihat Soviet seperti Vasily Blyukher dan Konstantin Rokossovsky, serta istri dan anaknya ikut bergabung di Kanton.  
* Bertemu Hanna Reitsch pertama kali tahun 1935 saat menguji glider DFS 230; keduanya terbang bersama masuk Berlin yang terkepung Soviet pada 25-26 April 1945 dengan Fw 190 lalu Fieseler Storch, mendarat darurat di Tiergarten dekat Gerbang Brandenburg meski terkena tembakan Flak (Greim terluka di kaki).  
* Ia adalah orang terakhir yang dipromosikan menjadi Generalfeldmarschall di angkatan bersenjata Jerman, serta panglima Luftwaffe terakhir yang menggantikan Hermann Göring yang dipecat Hitler karena pengkhianatan.  
* Saat ditangkap Amerika Serikat pada 8 Mei 1945, ia berkata: "Ich bin der Chef der deutschen Luftwaffe, aber ich habe keine Luftwaffe." (Saya kepala Luftwaffe Jerman, tapi saya tidak punya Luftwaffe).  
* Bunuh diri di rumah sakit lapangan Sekutu di Salzburg dengan kapsul sianida yang diberikan Hitler di Führerbunker; dimakamkan di Salzburger Kommunalfriedhof.  
* Putranya Hubert Greim adalah pilot tempur di JG 2 "Richthofen" dan menjadi tawanan perang Sekutu di Afrika Utara Desember 1942.  
* Greim tetap setia pada Hitler hingga akhir, menyatakan pada Januari 1945: "Saya yang percaya pada Führer – dan sialnya, masih percaya padanya. Saya tidak bisa menjadi pengkhianat. Bukan saya!"


Sumber : 
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/G/GreimRRv.htm  
https://en.wikipedia.org/wiki/Robert_Ritter_von_Greim  
https://de.wikipedia.org/wiki/Robert_Ritter_von_Greim  
https://www.tracesofwar.com/persons/34552/Greim-Ritter-von-Robert.htm  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://www.geni.com/  
https://books.google.com/ (pencarian biografi Luftwaffe)  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
http://de.metapedia.org/  
Sumber tambahan: ww2db.com, military-history.fandom.com, dan arsip sejarah Luftwaffe lainnya.