Thursday, August 5, 2010

U-Boot Kriegsabzeichen (Submarine War Badge/Medali Perang Kapal Selam), Penghargaan Untuk Para Awak U-boat Jerman!


Pada masa mudanya, Karl Dönitz adalah salah seorang jagoan kapal selam ternama Jerman, dan ketika sudah tua ia pun menjadi panglima pasukan U-boat Nazi dan bahkan kemudian menjadi panglima Kriegsmarine dan Führer pengganti Adolf Hitler! Sudah tentu dia layak mendapatkan U-boat War Badge, baik dari versi Perang Dunia I maupun Perang Dunia II, dan dalam foto ini kita bisa melihat contoh langka dimana kedua buah medali tersebut disandingkan!


U-boat War Badge dari zaman Perang Dunia I


U-boat War Badge dari zaman Perang Dunia II. Sudah tentu bentuk kapal selamnya pun berubah!


Sekutu Jepang pun tidak mau kalah dalam memberikan penghargaan kehormatan untuk para awak kapal selam Jerman yang bertempur melawan Sekutu di samudera Indonesia, dan medali yang diberikan adalah seperti yang tampak di atas. Langka Booo!


Contoh pemakaian Japanese Commemorative Medal for German Submariners in the Indian Ocean oleh Maschinengefreiter Walter Obst dari U-188


Oleh : Alif Rafik Khan

Dengan pecahnya Perang Dunia Kedua dan kejatuhan Belgia, Belanda dan Prancis dalam waktu singkat, maka Inggris lah yang kini berdiri sendiri sebagai satu-satunya penghalang bagi hegemoni Nazi Jerman di Eropa, dengan angkatan perangnya yang mencakup Heer (Angkatan Darat), Luftwaffe (Angkatan Udara), Kriegsmarine (Angkatan Laut) dan Waffen-SS (Pasukan Serang Nazi). Sebagai sebuah negara kepulauan yang terpisah dari Eropa Daratan, Inggris sangat menggantungkan perekonomian, makanan dan suplai bahan baku perangnya melalui jalan lautan. Tentu saja Jerman pun mengetahui hal ini, dan konflik yang terjadi kemudian yang berkaitan dengan hal tersebut akan selamanya terikat pada kata "konvoy" dan "Wolf Pack" (untuk mengetahui lebih jelas jalannya pertempuran di lautan antara Jerman melawan Sekutu dapat diberih DISINI).

"U" boat War Badge dikeluarkan oleh panglima Angkatan Laut, Großadmiral Erich Raeder, pada tanggal 13 Oktober 1939. Desain medali ini mengikuti medali sebelumnya yang dibagikan pada akhir Perang Dunia Pertama, yang berbentuk sebuah kapal selam dengan dikelilingi oleh kalung dari daun ek (kalau nggak tahu daun ek itu yang kayak gimana, coba tanyain sama dokter kandungan!). Dalam medali tipe Perang Dunia I, haluan kapalnya berada di sebelah kanan sedangkan benderanya berada di buritan sebelah kiri. Medali tipe Perang Dunia II, haluannya pindah menghadap sebelah kiri, dengan senjata geladak dan benderanya berada di bagian belakang menara komando. Selain itu, bagian atas medali tipe Perang Dunia I memajang bentuk mahkota (yang merupakan perlambang dari Kekaisaran Jerman), sedangkan tipe Perang Dunia II memasang logo elang nasional plus swastika.

Medali ini pada awalnya terbuat dari kuningan berwarna keemasan atau logam tombak berat dan sebagainya, tapi ketika perang semakin berjalan maka kualitas bahannya makin menurun dari waktu ke waktu dengan logam utama yang dipakai adalah seng halus dengan sapuan emas. Bahan seperti ini akan memudar warnanya tak lama kemudian, sehingga meninggalkan warna utama logam abu-abu bluwek yang belekok samidhin untuk dipandang! Yang patut jadi perhatian adalah, dalam beberapa kasus medali ini tidak dilengkapi dengan logo swastika. Bukan karena pemiliknya anti-Nazi, tapi lebih dikarenakan sebagai penghematan dan penyederhanaan medali. U-boat War Badge disematkan ke pakaian dengan menggunakan pin, peniti atau pengait yang ditambahkan ke medali dengan cara disolder atau dilebur menjadi satu pada saat pembuatannya. Pin tersebut bisa diletakkan secara horizontal atau vertikal tidak jadi masalah, bahkan bentuknya bisa berupa lingkaran atau berbilah lebar. Sejauh ini inisial pabrik pembuat yang ditempelkan di medali ini adalah sebagai berikut:

Dengan swastika
* 100 di sebelah bawah pin Schwerin.
* F.o. di tengah bentuk kapal selam.
* 3 di pin bagian atasnya.
* 5 di pin bagian atasnya.
* RK di lingkaran yang berada di bagian tengah U boat.
* L/56 di bagian tengah U boat.
* R.S. di bagian tengah U boat.
* W di bagian dasar medali di bawah pengait.
* WH.
* BSW.
* B & N L.
* L/13.
* L/53.

Swastika yang dipotong
* F.o. di bagian tengah U boat.
* Berlin 68 di bagian tengah U boat.
* GWL dalam lingkaran di bagian tengah U boat.

Untuk pemakaiannya, biasanya diletakkan di bagian saku di dada kiri. Medali ini tidak harus disematkan di seragam standar, tapi bisa juga di jaket kulit, jaket training dan bahkan kaos. Untuk orang-orang yang terlalu sayang untuk memakainya dalam tugas, maka disediakan pula versi sulaman berbahan kain yang bisa dijahitkan di pakaian, dengan warna kuning keemasan di dasar kain wol biru. Penghargaan ini biasanya disertakan dalam bungkus yang berupa kotak kecil plus kertas dokumen sebagai bukti bahwa orang tersebut memang merupakan pemegang "sah" dari medali U-boat War Badge. Dokumen semacam ini pada saat ini sudah langka didapat, dan biasanya memasang logo U-boat War Badge sebagai kop suratnya.

Medali ini diberikan pada para awak kapal selam Jerman yang minimal sudah terlibat dalam dua buah pertempuran atau misi tempur melawan musuh. Boleh lah dia tidak masuk kriteria di atas, asalkan dia pernah terluka dan mendapat rekomendasi dari kapten kapal selam dimana dia bertugas. Sudah tentu orang yang mendapatkannya adalah para ksatria Kriegsmarine di lautan yang menanggung resiko kematian setiap saat, dan bukannya dianugerahkan pula kepada para "desk jockey" seperti halnya medali Burma Star milik Inggris (bayangkan saja, prajurit Inggris sendiri sampai protes keras karena tidak mau disamakan kontribusinya antara mereka yang mati-matian melawan musuh dengan yang hanya duduk-duduk santai saja di kantor sambil mencatat administrasi!).

Seperti halnya kebanyakan medali era Third Reich lain, banyak pula versi reproduksinya yang dibuat pasca perang. Yang paling umum adalah yang mempunyai nama pembuat "Schwerin Berlin SW". Medali palsu "versi" awal ini terbuat dari bahan kuningan tapi kualitasnya jauh banget dibandingkan dengan versi asli (biasanya kurang detail, dan bahkan sampai-sampai tidak memasang gambar baling-baling U-boatnya!). Tentu saja yang namanya maling pada akhirnya menyadari kekeliruan tersebut dan merubah desainnya menjadi lebih mirip dengan yang asli, sehingga kini kita bisa menemukan medali Schwerin dengan dan tanpa baling-baling. Salah satu pembuat reproduksi yang paling akhir adalah medali bertanda "Frank and Reif, Stuttgart" di bagian belakangnya. Untungnya mereka terang-terangan memang hanya menjual copian tanpa mengaku-ngaku sebagai medali asli, sehingga sudah pasti kalau kita menemukan U-boat War Badge dengan tanda di atas berarti benar-benar medali tersebut adalah reproduksi resmi. Sayangnya, tidak semua orang sejujur itu. Beberapa dengan sengaja menambahkan tanda para pembuat aslinya, dengan "Schwerin" adalah yang paling umum dipakai. Salah satu medali repro bahkan memasang inisial pembuat "JMME" yang sebenarnya adalah pabrik terkenal yang hanya khusus membuat medali-medali Luftwaffe! Jadi berhati-hatilah kala kita memang ada niat untuk membeli U-boat War Badge, apalagi kalau memang kita ingin membeli yang asli zaman Perang Dunia II-nya. Hal yang sama perlu diperhatikan kala kita membeli medali-medali Third Reich lainnya, karena sudah bukan rahasia lagi kalau medali-medali Nazi adalah favorit para pemalsu untuk dibuatkan copiannya disebabkan oleh begitu bejibunnya peminat!

Waspadalah! Waspadalah!


Sumber :
Majalah "U-Boot Im Focus" #5
www.wehrmacht-awards.com
www.ww2militariabuysell.homestead.com


2 comments:

Anton Graf-D said...

boleh gak stiker bergambar logo swastka NAZI ditempel di bodi sepeda motor??

apakah NAZI adalah salah satu organisasi terlarang di Indonesia, seperti PKI??

Hans-Joachim Marseille said...

Setahu saya boleh-boleh saja, soalnya saya juga pake! Hehehe...