Friday, July 3, 2020

Foto Sturmgeschütz-Abteilung 303 / Sturmgeschütz-Brigade 303

Hauptmann Friedrich "Fritz" Scherer (Kommandeur Sturmgeschütz-Brigade 303) menunjukkan detail dari sebuah StuG kepada General der Infanterie Dr.phil. Waldemar Erfurth (Deutschen General im Finnischen Hauptquartier) yang sedang melakukan kunjungan ke markas StuG Brigade 303 di Finlandia, musim panas tahun 1944. Scherer adalah seorang Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz) yang mendapatkan medalinya pada tanggal 14 Desember 1943 sebagai Chef 2.Batterie / Sturmgeschütz-Abteilung 236


Sumber :
Buku "Sturmartillerie: Spearhead of the Infantry" karya Thomas Anderson
www.forum.axishistory.com

Wednesday, July 1, 2020

Generalleutnant Gerhard Engel (1906-1976), Ajudan Hitler




Album foto Gerhard Engel bisa dilihat DISINI

Oleh : Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Gerhard Michael Engel
Panggilan/julukan: Engel
Lahir: 13 April 1906 di Guben, Brandenburg (Kekaisaran Jerman)
Meninggal: 9 Desember 1976 di Münich, Bavaria (Jerman Barat)
Nomor keanggotaan NSDAP: Tidak ada
Nomor keanggotaan SS: Tidak ada
Gelar akademis: Tidak ada
Anggota keluarga: Tidak diketahui
Ciri fisik: Tidak diketahui

Beförderungen (Promosi):
01.07.1927 Gefreiter
01.10.1927 Fahnenjunker-Unteroffizier
01.08.1928 Fähnrich
01.08.1929 Oberfähnrich
01.09.1930 Leutnant
01.03.1937 Hauptmann
01.01.1941 Major
01.03.1943 Oberstleutnant
20.08.1944 Oberst
09.11.1944 Generalmajor
01.04.1945 Generalleutnant

Karriere (Karir):
05.10.1925 - 17.08.1927 Bergabung dengan Reichsheer sebagai Schütze di Infanterie-Regiment 5
17.08.1927 - 01.09.1930 Fahnenjunker di Infanterie-Regiment 5
17.10.1927 - 09.08.1928 Mengikuti I. Lehrgang di Infanterieschule Döberitz
02.10.1928 - 21.08.1929 Mengikuti II. Lehrgang di Infanterieschule Döberitz
01.09.1930 - 01.04.1932 Kompanieoffizier di 2.Kompanie / Infanterie-Regiment 5
01.04.1932 - 10.09.1933 Kompanieoffizier di 3.Kompanie / Infanterie-Regiment 5
10.09.1933 - 01.10.1934 Adjutant III.Bataillon / Infanterie-Regiment 5 
01.10.1934 - 01.01.1935 Adjutant III.Bataillon / Infanterie-Regiment Rostock
01.01.1935 - 15.10.1935 Adjutant Halb-Regiment Rostock
15.10.1935 - 12.10.1937 Adjutant Infanterie-Regiment 27
12.10.1937 - 27.03.1938 Chef 11.Kompanie / Infanterie-Regiment 27
10.01.1938 - 22.01.1938 Mengikuti Kompaniechef Lehrgang di Infanterieschule Döberitz
27.03.1938 - 01.10.1943 Adjutant des Heeres beim Führer und Reichskanzler
18.10.1943 - 13.11.1943 Mengikuti Bataillonskommandeur-Lehrgang di Antwerp
20.11.1943 - 03.12.1943 Mengikuti Waffen und Technologie Lehrgang
13.12.1943 - 22.01.1944 Mengikuti Regimentskommandeur-Lehrgang di Döberitz
01.02.1944 - 19.07.1944 Kommandeur Füsilier-Regiment 27 / 12.Infanterie-Division
19.07.1944 - 22.07.1944 Kommandeur Grenadier-Regiment 1097 / 549.Volksgrenadier-Division
22.07.1944 - 12.08.1944 Mit der Führung beauftragt 12. Infanterie-Division
12.08.1944 - 09.11.1944 Mit der Führung beauftragt 12. Volksgrenadier-Division
09.11.1944 - 13.04.1945 Kommandeur 12. Volksgrenadier-Division
13.04.1945 - 08.05.1945 Kommandeur Infanterie-Division "Ulrich von Hutten"
08.05.1945 - 00.12.1947 Dalam masa penahanan pasukan Amerika Serikat
00.04.1958 - 09.12.1976 Perwakilan Nasional dari Komite Reguler Militer III di Nordrhein-Westfalen

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
30.07.1925 Deutsches Sportabzeichen in Bronze
28.07.1932 Grund- und Prüfschein der Deutschen Lebensrettungs-Gesellschaft (DLG)
02.10.1936 Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV.Klasse (4 Jahre)
14.07.1938 Ordine della Corona d'Italia - Ufficiale (Italia)
14.07.1938 Ordine dei Santi Maurizio e Lazzaro - Ufficiale (Italia)
21.11.1938 Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938
03.01.1939 Magyar Érdemrend Tisztikeresztje (Hungaria)
28.07.1939 Order of St. Sava 3rd Class (Yugoslavia)
07.06.1940 Ordinul Corona Romaneii Officer (Rumania)
16.12.1941 Vapaudenristin 2.luokka with Swords (Finlandia)
00.00.194_ Infanterie-Sturmabzeichen
00.00.194_ Kriegsverdienstkreuz II.Klasse mit Schwertern
00.00.194_ Kriegsverdienstkreuz I.Klasse mit Schwertern
16.10.1943 Deutsches Kreuz in Silber
00.00.1944 Dienstauszeichnung der Wehrmacht III.Klasse (12 Jahre)
26.02.1944 Eisernes Kreuz II.Klasse
23.05.1944 Eisernes Kreuz I.Klasse
00.00.194_ Verwundetenabzeichen in Gold
04.07.1944 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #3282, sebagai Oberstleutnant dan Kommandeur Füsilier-Regiment 27 / 12.Infanterie-Division / XXXIX.Panzerkorps / 4.Armee / Heeresgruppe Mitte
26.11.1944 Disebutkan namanya dalam Wehrmachtbericht
11.12.1944 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub #679, sebagai Generalmajor dan Kommandeur 12. Volksgrenadier-Division / LXXXI.Armeekorps / 5.Panzerarmee / Heeresgruppe B

Aufzeichnungen (Catatan):




Sumber :
Buku "At the Heart of the Reich: The Secret Diary of Hitler's Army Adjutant" karya Gerhard Engel
www.en.wikipedia.org
www.forum.axishistory.com
www.geocities.ws
www.lexikon-der-wehrmacht.de
www.tracesofwar.com

Monday, June 15, 2020

Soldaten von Morgen (Prajurit Hari Esok)



"Soldaten von Morgen" (Prajurit Hari Esok) adalah film propaganda Nazi yang dibuat pada tahun 1941 oleh Deutsche Filmherstellungs- und Verwertungs-GmbH (DFG) dengan sutradara Alfred Weidenmann, yang memperlihatkan pelatihan para anggota Hitlerjugend demi mempersiapkan mereka sebagai prajurit-prajurit masa depan Jerman. Lagu yang terdapat dalam film ini dibuat oleh Horst Hanns Sieber, dengan lirik oleh Hein Meiswinkel, sementara sebagai kameramannya adalah Emil Schünemann.

Es tragen die Jungen am schwankenden Schaft
die Fahnen der kommenden Zeit;
sie tragen sie stolz in den Wind hinein,
kein Weg ist zu steil und zu weit.


Sumber :
www.bitchute.com
www.filmportal.de
www.forum.axishistory.com

Sunday, June 7, 2020

Foto Schwere Panzerjäger-Abteilung 512

ABTEILUNGSKOMMANDEUR (KOMANDAN BATALYON)

Hauptmann Albert Ernst (15 November 1912 - 21 Februari 1986) adalah seorang jagoan Panzerjäger Nashorn yang dijuluki sebagai "Harimau Vitebsk" setelah apa yang dilakukannya dalam Pertempuran Vitebsk melawan tank-tank Soviet: pada tanggal 19 Desember 1943 dia dan awaknya berhasil menghancurkan delapan tank T-34. Pada tanggal 23 di bulan yang sama kembali dia menggila dengan menghancurkan 14 tank T-34 lainnya dengan hanya menggunakan 21 peluru meriam! Tidak hanya itu, dalam sebuah duel, gunnernya yang bernama Kramer mampu menghancurkan sebuah tank JS-2 Rusia dari jarak 4,8 kilometer! Setelah terkonfirmasi meng-K.O. 25 tank serta puluhan senjata anti-tank lainnya, Albert Ernst dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 22 Januari 1944 sebagai Leutnant dan Zugführer di 1.Kompanie / schwere Panzerjäger-Abteilung 519, dengan medalinya dikalungkan di lehernya pada tanggal 7 Februari 1944. Dia kemudian dipindahkan ke schwere Panzerjäger-Abteilung 654. Di akhir perang Ernst menjabat sebagai Komandan schwere Panzerjäger-Abteilung 512. Dia dan unit Jagdtiger-nya kemudian menyerahkan diri ke tangan pasukan Amerika Serikat di Iserlohn (Kantong Pengepungan Ruhr) pada tanggal 16 April 1945. Tercatat ada tiga Jagdtiger, satu Bergepanther G, lima Sd.Kfz.251, satu Sd.Kfz.250 dan satu kendaraan pengintai M3A1 rampasan yang dipindahtangankan ke pihak Amerika pada saat itu. Uniknya, seusai perang sang "Harimau Vitebsk" memutuskan untuk berdomisili di kota tempat dia menyerahkan diri, sampai dengan meninggalnya di tahun 1986. Medali dan penghargaan lain yang telah diraihnya: Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV.Klasse 4 Jahre; Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse; Panzerkampfabzeichen; Allgemeines-Sturmabzeichen; Medaille "Winterschlacht im Osten 1941/42" (Ostmedaille); Verwundetenabzeichen in Schwarz; serta Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS (7 Januari 1945)

----------------------------------------------------------------------------------

Pada tanggal 16 April 1945, bertempat di Iserlohn, Niedersachsen, schwere Panzerjäger-Abteilung 512 (Batalyon Pemburu Tank Berat 512) menyerahkan diri pada pasukan Amerika Serikat dari 99th Infantry Division bersama dengan komandannya, Hauptmann sekaligus Ritterkreuzträger Albert Ernst (tercatat secara pribadi menghancurkan 88 tank musuh). Selain dari mobil dan truk, ada pula tambahan tiga Jagdtiger, satu Bergepanther G, lima Sd.Kfz.251, satu Sd.Kfz.250 dan satu kendaraan pengintai M3A1 rampasan yang dipindahtangankan ke pihak Amerika pada saat itu. Abteilungskommandeur Ernst memutuskan untuk menyerah karena tidak ada harapan lagi untuk keluar dari kepungan Sekutu di Kantong Ruhr, dan dia juga tidak mau mengorbankan nyawa anakbuahnya serta penduduk secara sia-sia. Padahal hanya beberapa hari sebelumnya, dalam pertempuran terakhir mereka, batalyon ini mampu menghancurkan 16 tank Sherman dan 30 kendaraan perang lainnya (beberapa tank musuh bahkan dihancurkan dari jarak 3 sampai 4 kilometer!). Satu-satunya Jagdtiger yang menjadi korban bukanlah dihancurkan oleh tank Amerika, melainkan karena mendapat serangan dari udara oleh skuadron pesawat-pesawat pemburu P-47 Thunderbolt USAAF. Hal ini membuktikan bahwa tak ada satupun tank Sekutu yang mampu menghancurkan kendaraan lapis baja terberat dalam Perang Dunia II ini (berat 72 ton dengan meriam kaliber 128mm), meskipun dalam jarak dekat! Dalam video ini, kita bisa melihat mesin-mesin perang milik schwere Panzerjäger-Abteilung 512 yang bergerak menuju lapangan kota Iserlohn untuk dikumpulkan dan diinventarisir


 Hauptmann Albert Ernst (Kommandeur schwere Panzerjäger-Abteilung 512) memandang dengan tatapan sayu di hari batalyon pemburu tank beratnya menyerah pada pasukan Amerika Serikat di Iserlohn, tanggal 16 April 1945. Dia ditawarkan kebebasan oleh musuhnya, tapi lebih memilih untuk masuk kamp tawanan perang bersama dengan anakbuahnya. Ernst sendiri telah bertempur di kancah Perang Dunia II dari tahun 1939 sampai dengan tahun 1945. Dalam aksi pertamanya saat Jerman menyerbu Polandia, tepatnya di Pertempuran Kutno, dia berhasil menghancurkan tank pertamanya menggunakan senjata anti-tank. Atas prestasinya tersebut Ernst dianugerahi medali Eisernes Kreuz II.Klasse


Sumber :
Foto koleksi ECPAD Archives Prancis
www.criticalpast.com
www.tracesofwar.com
www.warhistoryonline.com

Monday, June 1, 2020

Foto Pertempuran / Pengepungan Leningrad (8 September 1941 - 27 Januari 1944)

Para prajurit infanteri Wehrmacht berjalan melewati sebuah Panzerkampfwagen VI Tiger Ausf.H1 milik schwere Panzer-Abteilung 502 di Leningrad, Uni Soviet, awal musim gugur tahun 1942. Unit tank berat Heer ini tiba di sektor Leningrad pada akhir bulan Agustus 1942, dan untuk pertama kalinya mencicipi ganasnya pertempuran pada tanggal 16 September 1942 di selatan Danau Ladoga (peristiwa ini juga tercatat dalam sejarah sebagai aksi pertama tank Tiger dalam kancah Perang Dunia II). Pada tanggal 22 September, setelah menyeberangi sebuah pematang, sebuah Tiger terjebak dalam lumpur. Karena sulitnya medan, ditambah dengan tembakan gencar dari tentara Rusia, tank berat tersebut tak dapat ditarik keluar meskipun telah dicoba berkali-kali. Untuk mencegahnya jatuh ke tangan musuh, dengan sangat terpaksa monster satu ini diledakkan oleh pasukan Jerman pada tanggal 25 November 1942, sehingga secara resmi menjadi Tiger pertama yang menjadi korban perang. Beberapa lagi tank Tiger dan Panzer III tiba di markas schwere Panzer-Abteilung 502 pada tanggal 25 September, yang kemudian digunakan untuk melengkapi kompi pertama unit tersebut. Kloter Tiger selanjutnya yang datang di bulan Februari 1943 nantinya digunakan untuk mengganti tank-tank yang telah hancur atau rusak


Sumber :
www.en.wikipedia.org
www.reibert.info

Sunday, May 31, 2020

Album Foto Leibstandarte SS Adolf Hitler 1937-1939


Album foto ini adalah milik seorang anggota LSSAH (Leibstandarte SS Adolf Hitler) tak dikenal, yang berisi sekitar 170 buah foto yang berkaitan dengan unit pengawal pribadi Hitler tersebut, dengan rentang waktu dari tahun 1937 s/d 1939 tak lama sebelum pecahnya Perang Dunia II. Diantara momen yang direkam dalam album tersebut adalah Reli NSDAP di Nürnberg dan aneksasi Jerman atas Austria. Sebagian besar sisanya adalah foto-foto yang sebelumnya belum pernah dipublikasikan sama sekali. Koleksi foto berharga ini dirampas oleh seorang prajurit Inggris di akhir perang, yang kemudian membawanya pulang dan menyimpannya sampai akhir hidupnya. Setelah dia meninggal, keponakannya menemukan album ini tersimpan dengan rapi di tumpukan barang kepunyaan si prajurit. Pada akhirnya, koleksi berharga tersebut berakhir di balai lelang Oxfordshire auctioneers Jones and Jacob pada bulan Februari 2020, dan terjual dengan harga 2.200 poundsterling atau sekitar 39.811.200 rupiah (patokan kurs 18.095 rupiah/pound).


Hitler di acara Reli NSDAP di Nürnberg pada tahun 1937



Kompi ke-4 Leibstandarte saat bertugas menjaga Hitler di Nürnberg pada tahun 1937


Komandan Leibstandarte SS-Obergruppenführer Sepp Dietrich


 Heinrich Himmler dan Sepp Dietrich di Untersberg dekat Berchtesgaden


 Parade anggota RAD (Reichsarbeitsdienst) di Nürnberg pada tahun 1937



Leibstandarte SS Adolf Hitler di sebuah acara di stasiun kereta api Hasenbuck (Nürnberg)


 Lima orang prajurit SS tampak menikmati segelas bir saat off-tugas dalam acara di Nürnberg


 Peletakan batu pertama untuk stadion di Nürnberg bulan September 1937


Adolf Hitler memberi salam hormat Nazi sebelum acara parade dimulai


 Deputi NSDAP Rudolf Hess tampak berkendara dalam sebuah acara partai Nazi



Adolf Hitler tiba di Wina setelah "Anschluss" (Penyatuan) Austria dengan Jerman tahun 1938



Adolf Hitler tiba di Wina (Austria) untuk menyaksikan sebuah parade besar di tahun 1938



Pasukan SS berlatih musim dingin di jagdhütte (kabin berburu) di hutan Grünewald, barat Berlin



Foto bersama Leibstandarte di hutan bersalju Grünewald yang terletak di barat Berlin


 Empat orang anggota Leibstandarte berfoto bersama di hutan bersalju Grünewald di barat Berlin



Seorang perwira SS belajar menembak saat latihan


Sepp Dietrich dan Hermann Göring menaiki mobil sport Mercedes



Pertandingan sepakbola yang diselenggarakan di masa sebelum perang di Stadion Olimpiade Berlin



Rumah peristirahatan pribadi Hitler di Berghof yang mendapatkan penjagaan ketat oleh Leibstandarte



Hitler bersiap untuk keluar dari Berghof sambil mengenakan pakaian sipil


 Rumah Panglima Luftwaffe Hermann Göring di Berchtesgaden sebelum perang


 Pemandangan menakjubkan pegunungan Alpen di Berchtesgaden yang berbatasan dengan Austria


 Anggota Leibstandarte minum-minum di Berchtesgaden dengan latar belakang Pegunungan Alpen


 Para anggota Leibstandarte mengenakan pakaian olahraga di Berchtesgaden


 Adolf Hitler berjalan-jalan di Berchtesgaden yang bersalju bersama dengan para pembantunya



Beberapa anggota Leibstandarte sedang bersantai saat off-tugas sambil menikmati bir



Adolf Hitler dalam sebuah acara Nazi di Kiel, Jerman utara



Adolf Hitler dan para pembantunya di Berchtesgaden sebelum perang


SS-Obersturmführer Hans Tidow yang nantinya tewas dalam penyerbuan ke Polandia tahun 1939


 "Goulasch kanone" alias dapur bergerak milik Leibstandarte dengan logo SS di badannya


 Prajurit-prajurit SS antri untuk menikmati sup hangat di sebuah autobahn


 Salah satu ruangan kantor Hitler di Reichskanzlei Berlin yang memajang lukisan Paul von Hindenburg


 Taman di Neue Reichskanzlei Berlin sebelum perang


 Bagian depan gedung Reichstag yang menjadi rumah bagi parlemen Jerman



Sumber :
www.dailymail.co.uk
www.internewscast.com
www.thesun.co.uk

Wednesday, May 27, 2020

Foto 319. Infanterie-Division



DIVISIONSKOMMANDEUR (KOMANDAN DIVISI)

 Generalmajor Rudolf Wulf (27 Februari 1945 - 9 Mei 1945)
Generalmajor Rudolf Wulf (12 Desember 1905 - 14 November 1972) bergabung dengan Reichswehr pada bulan April 1924, dan menapaki karir sampai menjadi komandan kompi di Infanterie-Regiment 23. Pada saat Perang Dunia II pecah, Wulf bertugas sebagai Ordonnanzoffizier di 46. Infanterie-Division. Dia ikut ambil bagian dalam penyerbuan Jerman ke Polandia (1939), tapi melewatkan penyerbuan yang sama ke Prancis setahun setelahnya karena dipindahtugaskan ke Infanterieschule Döberitz sebagai Kepala Inspeksi. Wulf ditransfer kembali ke front pada saat berlangsungnya Unternehmen Barbarossa di tahun 1941. Dia dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 13 November 1942 sebagai Major dan Führer Infanterie-Regiment 422 / 126.Infanterie-Division. Medali ini diberikan sebagai penghargaan atas jasanya dalam memimpin pasukannya dalam penyerbuan ke Koslowo pada tanggal 29 Oktober 1942 sebelumnya, yang berkontribusi besar dalam kesuksesan Unternehmen Michael. Pada tanggal 19 Agustus 1944 dia mendapatkan tambahan Eichenlaub #556 untuk Ritterkreuz-nya, sebagai Oberst dan Kommandeur Grenadier-Regiment 422 / 126.Infanterie-Division, setelah mencapai kesuksesan dalam pertempuran-pertempuran defensif melawan Tentara Merah di Penna-Schlucht (selatan Staraya Russa), Dataran Tinggi Ssinjawino, Leningrad, dan Pleskau. Pada tanggal 1 Maret 1945 Wulf dipromosikan menjadi Generalmajor sekaligus Komandan 319. Infanterie-Division yang bertugas sebagai pasukan pendudukan di Pulau Guernsey, jauh dari hiruk-pikuknya pertempuran melawan tentara Sekutu dan Rusia. Jabatan ini dipegangnya sampai dengan perang berakhir. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (6 Oktober 1939) und I.Klasse (27 Juni 1941); Verwundetenabzeichen in Schwarz (10 November 1941); Infanterie-Sturmabzeichen (26 Maret 1942); Medaille "Winterschlacht im Osten 1941/42" (7 Agustus 1942); serta Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS (25 Mei 1944)



Sumber :
www.axishistory.com
www.en.wikipedia.org
www.lexikon-der-wehrmacht.de

Foto Mobil BMW Era Third Reich

MOBIL BMW 335

 Sebuah kunjungan resmi Reichsführer-SS ke Ghetto Łódź, Polandia, hari Kamis tanggal 5 Juni 1941. Mordechai Chaim Rumkowski (berambut putih), Kepala Dewan Yahudi, menyambut kedatangan sang pemimpin SS yang menaiki mobil BMW 335 Cabriolet keluaran 1939 dengan plat nomor SS-1. Orang jangkung yang berdiri di tengah adalah SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Karl Wolff (Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS), sementara orang yang berada di belakang perwira politik yang berjalan cepat di kiri adalah Hans Biebow, administrator Ghetto Łódź. Jangan lupakan pula orang yang berada di dekat supir (selain Himmler) yang kemungkinan besar adalah SS-Brigadeführer und Generalmajor der Polizei Dr.-Ing. Wilhelm Albert


Sumber :
www.forum.axishistory.com

Tuesday, May 26, 2020

NSDStB (Nationalsozialistischer Deutscher Studentenbund)

Foto ini memperlihatkan empat orang Ritterkreuzträger (peraih medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes) yang ikut menghadiri acara Konferensi Keilmuan para pemimpin NSDStB (Nationalsozialistischer Deutscher Studentenbund) yang diselenggarakan di Haus Langemarck, Universitas Heidelberg, pada tanggal 9 Juli 1943. Mereka adalah, dari kiri ke kanan: Unteroffizier Artur Becker-Neetz (Ritterkreuz tanggal 25 Agustus 1941 sebagai Gruppenführer di 7.Kompanie / II.Bataillon / Schützen-Regiment 394 / 3.Panzer-Division), Oberleutnant Alfred Germer (Ritterkreuz tanggal 26 Mei 1940 sebagai Chef 1.Kompanie / Pionier-Bataillon 171 / 71.Infanterie-Division), Leutnant der Reserve Helmut Ringler (Ritterkreuz tanggal 15 Mei 1940 sebagai Zugführer di Sturmgruppe "Stahl" / Fallschirmjäger-Sturmabteilung "Koch"), dan Unteroffizier Franz Doff (Ritterkreuz tanggal 20 Juli 1942 sebagai Gruppenführer di 10. Kompanie / II.Bataillon / Gebirgsjäger-Regiment 98 / 1.Gebirgs-Division). Acara ini sendiri dihadiri oleh Menteri Propaganda Nazi Joseph Goebbels


Sumber :
www.forum.axishistory.com
www.gettyimages.com

Foto Division z.b.V. 539

DIVISIONSKOMMANDEUR (KOMANDAN DIVISI)

 Generalleutnant Helmuth Beukemann (4 September 1944 - 9 Mei 1945)
Generalleutnant Helmuth Beukemann (9 Mei 1894 - 13 Juli 1981) mengawali karir militernya sebagai Fahnenjunker di Kaiserliche Armee pada tahun 1914, sebelum ikut berpartisipasi dalam Perang Dunia Pertama. Setelah perang usai dia melanjutkan karirnya di Reichswehr (1919-1935) dan Wehrmacht (1935-1945). Dia dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 14 Mei 1941 sebagai Oberst dan Kommandeur Infanterie-Regiment 382 / 164.Infanterie-Division, sebagai penghargaan atas prestasinya memimpin resimennya dalam penyerbuan ke Yunani. Unitnya selalu menjadi ujung tombak dari divisinya, dan meraih kesuksesan dalam mengatasi benteng Yunani di dekat Meg Palas. Beukemann melanjutkan gerak maju pasukannya, dan berhasil merebut kota Xanthi dari tangan musuh pada tanggal 8 April 1941. Atas usahanya tersebut, XXX. Armeekorps dan 50. Infanterie-Division leluasa menyeberangi sungai Nestos. Tidak cukup sampai disana, Beukemann bahkan memandu langsung tembakan flak, artileri dan senjata anti-tank dalam usahanya menguasai Bukit 785 (Benteng Chinos) yang merupakan bagian dari Garis Metaxas. Serbuan Infanterie-Regiment 382 yang dipimpin langsung oleh komandan resimennya berperan besar dalam membuat Satuan Darat Yunani di Masedonia Timur menyerah kepada pasukan Jerman pada tanggal 10 April 1941.  Beukemann dipromosikan menjadi Generalmajor pada tanggal 1 November 1942 dan Generalleutnant pada tanggal 1 Mei 1943. Dia tercatat menjadi Komandan 75. Infanterie-Division (15 September 1942 - 10 Juli 1944) dan Division z.b.V. 539 (4 September 1944 - 9 Mei 1945). Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (9 September 1914) und I.Klasse (23 Mei 1916); Braunschweigisches Kriegsverdienstkreuz II.Klasse (24 Juni 1915) und I.Klasse (21 Mei 1918); Hamburgisches Hanseatenkreuz (16 Mei 1916); Bewährungsabzeichen zum Kriegsverdienstkreuz II.Klasse (18 Juni 1918); Verwundetenabzeichen 1918 in Schwarz (17 Agustus 1918); Ritterkreuz des Königlicher Preußen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern (24 Oktober 1918); Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918; Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV.Klasse bis II.Klasse (2 Oktober 1936); 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (21 September 1939) und I.Klasse (15 Oktober 1939); Infanterie-Sturmabzeichen; Anerkennungsurkunde des Oberbefehlshabers des Heeres (1 Mei 1941); Medaglia d'argento al Valore Militare Italia (1942); serta Deutsches Kreuz in Gold (20 Januari 1944)


Sumber :
www.axishistory.com
www.forum.axishistory.com
www.lexikon-der-wehrmacht.de

Braunschweigisches Kriegsverdienstkreuz (Brunswick War Merit Cross)




Generalleutnant Helmuth Beukemann (9 Mei 1894 - 13 Juli 1981) mengawali karir militernya sebagai Fahnenjunker di Kaiserliche Armee pada tahun 1914, sebelum ikut berpartisipasi dalam Perang Dunia Pertama. Setelah perang usai dia melanjutkan karirnya di Reichswehr (1919-1935) dan Wehrmacht (1935-1945). Dia dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 14 Mei 1941 sebagai Oberst dan Kommandeur Infanterie-Regiment 382 / 164.Infanterie-Division, sebagai penghargaan atas prestasinya memimpin resimennya dalam penyerbuan ke Yunani. Unitnya selalu menjadi ujung tombak dari divisinya, dan meraih kesuksesan dalam mengatasi benteng Yunani di dekat Meg Palas. Beukemann melanjutkan gerak maju pasukannya, dan berhasil merebut kota Xanthi dari tangan musuh pada tanggal 8 April 1941. Atas usahanya tersebut, XXX. Armeekorps dan 50. Infanterie-Division leluasa menyeberangi sungai Nestos. Tidak cukup sampai disana, Beukemann bahkan memandu langsung tembakan flak, artileri dan senjata anti-tank dalam usahanya menguasai Bukit 785 (Benteng Chinos) yang merupakan bagian dari Garis Metaxas. Serbuan Infanterie-Regiment 382 yang dipimpin langsung oleh komandan resimennya berperan besar dalam membuat Satuan Darat Yunani di Masedonia Timur menyerah kepada pasukan Jerman pada tanggal 10 April 1941.  Beukemann dipromosikan menjadi Generalmajor pada tanggal 1 November 1942 dan Generalleutnant pada tanggal 1 Mei 1943. Dia tercatat menjadi Komandan 75. Infanterie-Division (15 September 1942 - 10 Juli 1944) dan Division z.b.V. 539 (4 September 1944 - 9 Mei 1945). Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (9 September 1914) und I.Klasse (23 Mei 1916); Braunschweigisches Kriegsverdienstkreuz II.Klasse (24 Juni 1915) und I.Klasse (21 Mei 1918); Hamburgisches Hanseatenkreuz (16 Mei 1916); Bewährungsabzeichen zum Kriegsverdienstkreuz II.Klasse (18 Juni 1918); Verwundetenabzeichen 1918 in Schwarz (17 Agustus 1918); Ritterkreuz des Königlicher Preußen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern (24 Oktober 1918); Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918; Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV.Klasse bis II.Klasse (2 Oktober 1936); 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (21 September 1939) und I.Klasse (15 Oktober 1939); Infanterie-Sturmabzeichen; Anerkennungsurkunde des Oberbefehlshabers des Heeres (1 Mei 1941); Medaglia d'argento al Valore Militare Italia (1942); serta Deutsches Kreuz in Gold (20 Januari 1944)



Sumber :
www.en.wikipedia.org
www.forum.axishistory.com
www.geocities.com
www.military-antiques-stockholm.com

Fregattenkapitän Reinhard Suhren (1916-1984), Jagoan U-Boat



Album foto Reinhard Suhren bisa dilihat DISINI

Oleh : Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Reinhard Johann Heinz Paul Anton Suhren
Panggilan/julukan: Teddy
Lahir: 16 April 1916 di Langenschwalbach, Taunus, Frankfurt (Kekaisaran Jerman)
Meninggal: 25 Agustus 1984 di Halstenbek, Hamburg (Jerman Barat)
Nomor keanggotaan NSDAP: Tidak ada
Nomor keanggotaan SS: Tidak ada
Gelar akademis: Tidak ada
Anggota keluarga: Anak kedua dari pasangan Geert Suhren dan Ernestine Ludovika; adik dari Gerd Suhren (16 Mei 1914 - 6 Mei 1991) dan kakak dari Almut Suhren
Ciri fisik: Tinggi 163cm

Beförderungen (Promosi):
05.04.1935 Offiziersanwärter
25.09.1935 Seekadett
01.07.1936 Fähnrich zur See
01.01.1938 Oberfähnrich zur See
01.04.1938 Leutnant zur See
01.10.1939 Oberleutnant zur See
01.01.1942 Kapitänleutnant
01.09.1942 Korvettenkapitän
01.06.1944 Fregattenkapitän

Karriere (Karir):
05.04.1935 Bergabung dengan Reichsmarine sebagai Offiziersanwärter.
05.04.1935 - 17.06.1935 Pelatihan dasar infanteri di 2.Kompanie / II.Abteilung / Schiffsstammdivision der Ostsee di Stralsund.
18.06.1935 - 26.09.1935 Pelatihan berlayar di Segelschulschiff GORCH FOCK
27.09.1935 - 19.06.1936 Pelatihan berlayar di Leichten Kreuzer EMDEN
20.06.1936 - 09.08.1936 Pelatihan utama di Marineschule Flensburg-Mürwik
10.08.1936 - 15.08.1936 Pelatihan navigasi di Tender NORDSEE
16.08.1936 - 15.11.1936 Pelatihan utama di Marineschule Flensburg-Mürwik
16.11.1936 - 21.11.1936 Pelatihan navigasi di Dampfer HECHT
22.11.1936 - 31.03.1937 Pelatihan utama di Marineschule Flensburg-Mürwik
01.04.1937 - 19.05.1937 Pelatihan torpedo di Torpedoschule Flensburg-Mürwik
20.05.1937 - 07.06.1937 Pelatihan Flakartillerie di Küstenartillerieschule Wilhelmshaven
08.06.1937 - 12.06.1937 Pelatihan ranjau dan perintang di Sperrschule Kiel-Wik
13.06.1937 - 03.07.1937 Pelatihan komunikasi dan sandi di Nachrichtenschule Flensburg-Mürwik
04.07.1937 - 28.07.1937 Pelatihan infanteri di II.Abteilung / Schiffsstammdivision der Ostsee
29.07.1937 - 02.10.1937 Pelatihan artileri di Schiffsartillerieschule Kiel-Wik
03.10.1937 - 29.03.1938 Pelatihan berlayar di Zerstörer Z 3 MAX SCHULTZ
30.02.1938 - 11.06.1938 Pelatihan torpedo U-boat di Torpedoschule Flensburg-Mürwik
13.06.1938 - 02.07.1938 Pelatihan perwira torpedo tambahan di Torpedoschule Flensburg-Mürwik
03.07.1938 - 28.08.1938 Pelatihan awak U-boat di U-Schule
29.08.1938 - 19.09.1938 Berada di bawah komando Führer der Unterseeboote
20.09.1938 - 23.09.1938 Pelatihan ranjau dan perintang U-boat di Sperrschule Kiel-Wik
24.09.1938 - 09.10.1938 Berada di bawah komando Führer der Unterseeboote
10.10.1938 - 05.11.1938 Pelatihan artileri U-boat di Schiffsartillerieschule Kiel-Wik
06.11.1938 - 21.04.1939 2. Wachoffizier di U-51, U-46 und U-47
22.04.1939 - 09.11.1940 1. Wachoffizier di U-48
10.11.1940 - 02.03.1941 Instruktur dan Kepala pelatihan menembak di 24. U-Flottille di Memel
03.03.1941 - 02.04.1941 Pengawas pembuatan U-564 di Kriegsschiffbaulehrabteilung U-Nordsee
03.04.1941 - 30.09.1942 Kommandant U-564
01.10.1942 - 25.10.1942 Berada di bawah komando 1. U-Flottille di Brest
26.10.1942 - 12.03.1943 Lehrer und Kompaniechef di 2. U-Lehrdivision di Gotenhafen
13.03.1943 - 26.05.1944 Gruppenführer und Chef des Stabes 27. U-Flottille di Gotenhafen
27.05.1944 - 00.09.1944 Führer der Unterseeboote Norwegen
00.09.1944 - 15.05.1945 Führer der Unterseeboote Nordmeer
16.05.1945 - 16.05.1946 Menjadi tawanan Sekutu di Trondheim, Oslo dan Neustadt

Komando U-Boat:
03.04.1941 - 01.10.1942 U-564 (6 patroli dengan total waktu 284 hari di lautan)

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
25.09.1939 Eisernes Kreuz II.Klasse
20.12.1939 Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938
21.12.1939 U-Boots-Kriegsabzeichen
25.02.1940 Eisernes Kreuz I.Klasse
03.11.1940 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, sebagai Oberleutnant zur See dan 1. Wachoffizier di U-48 / 7.Unterseebootsflottille / Befehlshaber der Unterseeboote
31.12.1941 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub #56, sebagai Oberleutnant zur See dan Kommandant U-564 / 1.Unterseebootsflottille / Befehlshaber der Unterseeboote
01.01.1942 U-Boot-Kriegsabzeichen mit Brillanten
01.09.1942 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwertern #18, sebagai Kapitänleutnant dan Kommandant U-564 / 1.Unterseebootsflottille / Führer der Unterseeboote West / Befehlshaber der Unterseeboote
01.09.1942 Kriegsmarine Ehrendolch
30.01.1944 Kriegsverdienstkreuz II.Klasse mit Schwertern
17.02.1945 Disebutkan namanya dalam Wehrmachtbericht
------------------------------------------------------------------------------

* Tak lama sebelum kelulusan dari Landständischen Oberschule di Bautzen, dalam liburan musim panasnya yang terakhir, Suhren diperkenankan untuk mengikuti kursus berlayar di Sekolah Yacht Hanseatik yang terletak di Neustadt in Holsteen. Sekolah tersebut mengajarkan pula komponen-komponen paramiliter, dan baris-berbaris adalah salah satunya. Dalam salah satu pelatihan berbaris yang diikutinya, seorang anak laki-laki di belakang Suhren berteriak, "Hey Reinhard, saat aku melihatmu berbaris, engkau mengingatkanku pada Beruang Teddy." Nantinya, bocah yang sama bertemu lagi dengan Suhren selama berlangsungnya pelatihan militer dasar di Reichsmarine, dan menyapa untuk pertama kalinya dengan kata-kata, "Hey Teddy, kamu disini juga?" Dari sejak saat itu, panggilan "Teddy" melekat dalam diri Suhren sampai masa tuanya.



Sumber :
Buku "U-Boat War Patrol: The Hidden Photographic Diary Of U-564" karya Lawrence Paterson