Monday, May 30, 2011

Album Foto Kriegsmarine


Ini adalah para bintara Kriegsmarine yang terpilih untuk mengikuti sekolah pelatihan perwira di Marineschule Mürwik pada tahun 1941. Dari kiri ke kanan:
1. Ernst-Helmut Gackenholz: lahir tanggal 14 April 1923, dan tewas dalam pertempuran bulan Juli 1944. Pangkat terakhirnya adalah Leutnant zur See.
2. Johann Glaser: Lahir tanggal 17 Februari 1922. Bertugas di U-373 sampai dengan tenggelamnya kapal selam tersebut tanggal 8 Juni 1944. Dia kemudian diselamatkan oleh pasukan Jerman dan melanjutkan tugasnya di U-3508 dari November 1944 sampai dengan Maret 1945. Dipindahkan lagi ke U-3044 di bulan itu dan tetap bertugas di kapal selam tersebut sampai dengan Mei 1945 (akhir perang).
3. Günter Arp: Mendapatkan Minesweeper Badge sebagai bintara sebelum terpilih untuk mengikuti pelatihan perwira di Marineschule Mürwik tahun 1941.
4. Siegfried Bauspieß: Lahir tanggal 20 Agustus 1921. Mendapatkan Minesweeper Badge sebagai bintara sebelum terpilih untuk mengikuti pelatihan perwira di Marineschule Mürwik tahun 1941. Tewas dalam tugas sebagai Leutnant zur See di atas kapal M-346 di samudera Arktik saat kapal perusak tersebut ditorpedo oleh kapal selam Soviet S-56. 32 orang awak M-346 tewas dalam peristiwa tersebut, termasuk Bauspieß.
5. Eberhard Rünge: Mendapatkan Minesweeper Badge sebagai bintara sebelum terpilih untuk mengikuti pelatihan perwira di Marineschule Mürwik tahun 1941. Bertugas sebagai komandan S-69 di Baltik dari musim gugur 1944 sampai dengan akhir perang.


Sumber :
www.wehrmacht-awards.com

Friday, May 27, 2011

Daftar Tokoh Third Reich Peraih Flotten-Kriegsabzeichen (High Seas Fleet War Badge)


Fregattenkapitän Ernst Dominik (lahir tanggal 20 April 1905, persis 16 tahun setelah Hitler dilahirkan!). Selain Flotten-Kriegsabzeichen, Dominik juga dianugerahi Deutsches Kreuz in Gold (tanggal 22 Juli 1944 saat menjabat sebagai 1.Artillerieoffizier/1.Offizier Schlachtschiff "Scharnhorst"), Eisernes Kreuz II dan I klasse, DRL Sportabzeichen in Bronze, Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV klasse 4 Jahre, Dienstauszeichnung der Wehrmacht III klasse 12 Jahre, dan Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938


Oberleutnant zur See Ludolf Petersen merupakan perwira pertama di kapal penembus blokade "Stiers". Sebelumnya dia bertugas di kapal penjelajah berat "Lützow" dan "Admiral Scheer". Dia juga pernah bertugas di Hilfszkreuzer "Pinguin" di bawah komando Ernst-Felix Krüder, dimana dia ikut berpartisipasi dalam pengganyangan kapal-kapal penangkap paus Norwegia dari Samudera Antartika sampai ke Bordeaux! Tidak hanya itu, Petersen juga pernah bertugas sebagai perwira pertama di kapal barang "Kiel", yang bolak-balik Hamburg-Amerika, dan dia bawa menembus blokade kapal-kapal perang Inggris pada tahun 1939. Ini menjelaskan tiga medali Kriegsmarine unik yang berkumpul dalam seragamnya: Kriegsabzeichen für Hilfskreuzer (Auxiliary Cruiser War Badge), Abzeichen für Blockadebrecher (Blockade Runner Badge) dan Flotten-Kriegsabzeichen (High Seas Fleet War Badge)


Sumber :
Foto koleksi pribadi Martin W.
www.gmic.co.uk

www.wehrmacht-awards.com

Wednesday, May 25, 2011

Foto Tokoh Third Reich Dengan Mantel Jenderal/Admiral

HEER (OFFIZIERMANTEL)


Generaloberst Johannes Blaskowitz



Generalfeldmarschall Werner von Blomberg


Generalfeldmarschall Fedor von Bock


Reichsstatthalter und Charakter als Generaloberst Franz Ritter von Epp


 Generalleutnant Max Fremerey


Generaloberst Josef Harpe


Generaloberst Gotthard Heinrici


General der Panzertruppe Traugott Herr


Generaloberst Hermann Hoth


General der Kavallerie Franz Freiherr Kress von Kressenstein


Generalfeldmarschall Georg von Küchler


Generalfeldmarschall Wilhelm List


General der Infanterie Hermann Recknagel


Generalfeldmarschall Erwin Rommel


Generaloberst Eugen Ritter von Schobert


Generalfeldmarschall Gerd von Rundstedt


Generalleutnant Otto Schmidt-Hartung


Generalleutnant Carl von Tiedemann (28 Juni 1878 - 10 Maret 1979) adalah orang Prusia dan merupakan veteran dalam Perang Dunia Pertama. Semasa mudanya dia tercatat pernah bertugas di Grenadier-Regiment “König Friedrich Wilhelm IV.” Nr. 2 (1898-1905), 6. Westpreußischen Infanterie-Regiment Nr. 149 (1905-1908; 1913-1914; 1919), Militär-Turnanstalt Berlin (1908), Bezirkskommando Schneidemühl (1912-1913), Reserve-Infanterie-Regiment Nr. 34 (1914-1917), 80. Reserve-Division (1917-1918), Reserve-Infanterie-Regiment Nr. 34 (1918-1919), Schützen-Regiment Nr.4 (1919-1922), 2. Division (1922-1925), 17. Infanterie-Regiment (1925-1929), dan 9. Infanterie-Regiment (1929). Pada tanggal 1 Oktober 1929 dia ditunjuk menjadi Komandan Kommando der Wachtruppe, unit seremonial Reichswehr yang bermarkas di Berlin. Jabatan tersebut diembannya sampai dengan tanggal 31 Maret 1932, saat Tiedemann melanjutkan karirnya sebagai staff perwira tinggi di Infanterieführer II, Wehrmeldebezirk Labes, dan Landwehr-Kommandeur. Pada tahun 1937 dia dipindahkan kembali sebagai perwira aktif saat pangkatnya sudah menjadi Generalmajor. Tiedemann dipercaya untuk menjadi Komandan 207. Infanterie-Division (1939-1941), yang nantinya beganti nama menjadi 207. Sicherungs-Division. Pada tahun 1943 dia pensiun dengan pangkat terakhir sebagai Generalleutnant. Medali dan penghargaan yang diperolehnya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse; Ritterkreuz des Königlich Preußische Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern; Hamburgisches Hanseatenkreuz; 1918 Verwundetenabzeichen in Schwarz; Ehrenritter des Königlich Preußische Johanniter-Ordens; Königlich Preußische Dienstauszeichnungskreuz; 1914-1918 Ehrenkreuz für Frontkämpfer; serta Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV. bis I. Klasse

-----------------------------------------------------------------------------------------------


LUFTWAFFE (KLEINER ROCK)

Generalmajor Gustav Banse


 General der Flieger Karl-Heinrich Bodenschatz


 Generalmajor Erich von Falkenhayn


Generalmajor Wilhelm (von) Jenny


General der Flieger Gustav Kastner-Kirdorf


Generaloberst Alfred Keller


Generalmajor Albert Müller-Kahle


Generalleutnant Heinrich Niehoff




Generalfeldmarschall Dr.-Ing. Wolfram Freiherr von Richthofen

Generaloberst Ernst Udet. Disini kita bisa melihat betapa indahnya Kleiner Rock (jaket jenderal Luftwaffe) yang dikenakan oleh Udet, lengkap dengan pita lengan peringatan "Richthofen 1917/18"

-----------------------------------------------------------------------------------------------
KRIEGSMARINE (MARINEMANTEL)


Großadmiral Karl Dönitz

-----------------------------------------------------------------------------------------------

SS UND POLIZEI (FÜHRERMANTEL)

SS-Oberruppenführer und General der Waffen-SS und Polizei Erich von dem Bach-Zelewski


SS-Brigadeführer Hans Dauser


Gauleiter und SS-Obergruppenführer Albert Forster


SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Polizei Odilo Globocnik


SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Ernst Robert Grawitz


SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS und Polizei Otto Hellwig


SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Polizei Richard Jungclaus


SS-Brigadeführer und Generalmajor der Polizei Hans Julius Kehrl


 SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Schutzpolizei Artur Mülverstedt


-----------------------------------------------------------------------------------------------


Para petinggi Nazi Jerman berkumpul di depan sebuah bunker bekas Cekoslowakia di Sudetenland pada saat berlangsungnya Anschluss dengan Jerman. Tiga orang yang sedang ngadu huntu, dari kiri ke kanan: Joachim von Ribbentrop (Reichsminister des Auswärtigen), Karl Wolff (SS-Gruppenführer), dan Walter Hewel (diplomat Jerman). Hewel pernah bertugas di Jawa sebagai "Wirtschaftsstellenleiter der AO-Ortsgruppe Bandung" periode 1930-1937! BTW, di latar belakang yang memakai SS-Führermantel hitam tampaknya adalah Reinhard Heydrich


 Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommando der Wehrmacht)  memberi selamat pada Erich Raeder (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine) yang baru saja mendapat kenaikan pangkat luar biasa dari Generaladmiral (Laksamana Jenderal) menjadi Großadmiral (Laksamana Besar). Di sebelah kiri adalah Generaloberst Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres). Tempatnya adalah di atas kapal Scharnhorst yang sedang bersandar di pangkalan Angkatan Laut Jerman di Wilhelmshaven tanggal 1 April 1939. Foto oleh Hugo Jaeger
Peringatan Mengenang Para Pahlawan Yang Gugur (Heldengedenktag) yang diselenggarakan tanggal 21 Maret 1943 di Berliner Zughaus. Repot dah kalo disebutin semua yang hadir disini, tapi setidaknya yang di baris depan saja yang dedengkot-dedengkot Third Reich-nya, dari kiri ke kanan: Reichskriegsopferführer Hanns Oberlindober, Generalfeldmarschall Fedor von Bock, Generalfeldmarschall Erhard Milch, Reichsführer-SS Heinrich Himmler, Großadmiral Karl Dönitz, Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel, Reichsmarschall Hermann Göring dan Führer Adolf Hitler


Sumber :
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
Foto koleksi Hugo Jaeger

Foto koleksi pribadi Akira Takiguchi
Foto koleksi pribadi Gareth Collins
www.calvin.edu
www.en.wikipedia.org
www.forum.axishistory.com
www.geocities.com
www.life.com

www.multimedia.ctk.cz
www.wehrmacht-awards.com

Album Foto Tokoh Third Reich Dengan Seragam Legion Condor

Berdiri di kiri adalah Ernst-Georg Buchterkirch (pangkat terakhir Oberstleutnant im Generalstab) yang nantinya menjadi peraih Ritterkreuz dan Eichenlaub dari 6.Panzer-Division


Hermann Plocher (Kepala Staff Legion Condor, pangkat terakhir Generalleutnant Luftwaffe). Disini dia mengenakan seragam dengan tanda pangkat Kolonel Angkatan Bersenjata Spanyol. Kenyataannya, Plocher baru diangkat sebagai Oberst (Kolonel) Luftwaffe tanggal 1 Agustus 1940, sementara Perang Saudara di Spanyol berakhir pertengahan tahun 1939. Lah, terus kenapa Plocher disini berpangkat Kolonel? Ternyata baru saya tahu kalau para "sukarelawan" Jerman yang bertempur membela Franco dalam perang di Spanyol dinaikkan pangkatnya satu tingkat, dan setelah perang berakhir pangkatnya kembali ke semula! Uniknya, tanda pangkat di Spanyol tidaklah terlihat dari simbol di bahu atau kerah seperti biasanya, melainkan di topi dan di atas saku! Satu bintang menandakan pangkatnya Mayor, sementara tiga bintang berarti Kolonel. BTW, medali di saku kiri Plocher adalah Order St. Ferdinand Spanyol


Komandan terakhir Legion Condor, Generalmajor Dr.-Ing. Wolfram Freiherr von Richthofen (dia menerima diploma insinyur teknik tanggal 10 Mei 1924 dan gelar Doktor teknik tahun 1929), difoto oleh Hugo Jaeger dalam acara penerimaan Legion Condor di Berlin tanggal 6 Juni 1939. Dia adalah salah satu dari hanya 28 orang prajurit terpilih Jerman yang dianugerahi Spanienkreuz mit Schwertern in Gold mit Brillanten (tampak di saku kirinya, persis d bawah Wing Pilot Spanyol), yang dia terima pada tanggal di atas (6 Juni 1939).Di saku kanannya kita bisa melihat dua medali Spanyol lainnya: "Medalla Militar Individual" dan "Medalla de la Campaña 1936-1939" yang diberikan pada semua pasukan yang tergabung di pihak Nasionalis Franco (termasuk Legion Condor) dalam Perang Saudara Spanyol. Dia masih mempunyai hubungan saudara dengan Manfred von Richthofen, jagoan udara paling top dalam Perang Dunia Pertama


Major Aldo Saul (pangkat terakhir Generalmajor), komandan Batalyon Sinyal Udara ke-88 di Spanyol


Dalam foto yang dibuat oleh Hugo Jaeger ini, terlihat Oberstleutnant Hans Seidemann memimpin para anakbuahnya dalam acara perayaan menyambut kepulangan Legion Condor yang diadakan di Berlin tanggal 6 Juni 1939. Dia mengenakan Spanienkreuz in Gold mit Schwertern yang didapatkannya di hari yang sama. Pangkat terakhir Seidemann adalah General der Flieger


Sumber :
Foto koleksi Hugo Jaeger
Foto koleksi pribadi Gareth Collins
Majalah "Ares" terbitan kedua
www.geocities.com
www.gmic.co.uk
www.life.com