Saturday, May 21, 2011

Foto Tokoh Third Reich Yang Mengenakan Seragam Sturmartillerie

HEER

Major Helmut Adam (1 Oktober 1916 – 1 Desember 1942) mulai masuk dinas militer tanggal 1 April 1937 dengan bergabung di Artillerie-Regiment 60 di Chemnitz. Dia pertama kali bertempur di Prancis, yang kemudian dilanjutkan dengan di Unternehmen Barbarossa (Gomel, Chernigov, Kiev, Smolensk, Kaluga dan Moskow). Dalam usahanya untuk memutuskan jalur komunikasi Soviet antara Moskow dan Tula, Adam - dengan inisiatif sendiri - menyeberangi sungai Wysokinitschi bersama empat StuG kompinya dan menghancurkan 15 tank musuh di seberangnya! Atas prestasi ini dia dicatat dalam Kriegstagebuch (Diari Perang) OKW sekaligus dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 21 November 1941 sebagai Oberleutnant dan Chef 3.Batterie / Sturmgeschütz-Abteilung 192 / XII.Armeekorps. Setelah itu Adam dipindahkan ke Sturmgeschütz-Abteilung "Großdeutschland" untuk bertempur di wilayah Voronezh dan kemudian Rzhev. Dalam pertempuran sengit melawan tank-tank Rusia di jembatan Bogotodizkoje, timur laut Bjeloje, Hauptmann Adam terluka parah dan gugur tanggal 1 Desember 1942. Atas jasa-jasanya, dia dianugerahi Deutsches Kreuz in Gold secara anumerta tanggal 23 November 1944 sebagai Chef 2.Batterie / Sturmgeschütz-Abteilung "Großdeutschland" sekaligus kenaikan pangkat menjadi Major. Medali lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (5 Oktober 1941) dan I.Klasse (30 September 1942); Goldenes Hitlerjugend Ehrenabzeichen; Allgemeines-Sturmabzeichen; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille); serta Verwundetenabzeichen in Silber


 Hauptmann Felix Adamowitsch (20 November 1919 - 10 Februari 2013) adalah "tank killer" kelahiran Salzburg (Austria) yang pertama kali masuk Wehrmacht (Artillerie-Regiment 41) setelah Anschluß tanggal 2 Desember 1938. Dalam perang tahun 1939 dan 1940 dia belum ikut berpartisipasi. Dalam kampanye di Rusia Adamowitsch bertugas richtschütze (gunner) Stug di Sturmgeschütz-Abteilung 185 dan berkali-kali memperlihatkan kemampuannya, terutama dalam menghadapi bunker dan tank lawan. Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 20 Oktober 1944 sebagai Chef 3.Batterie / Sturmgeschütz-Brigade 904 / 2.Armee / Heeresgruppe Mitte setelah mencetak 50 Panzerabschüsse (tank yang dihancurkan), yang puncaknya adalah saat dia menghancurkan 23 tank musuh dalam masa 8 hari di pertempuran hilir sungai Narev! Medali-medali lain yang diterimanya: Medaille zur Erinnerung an die Heimkerhr des Memellandes 22. März 1939 (12 Maret 1940); Eisernes Kreuz II.Klasse (29 September 1941) dan I.Klasse (28 Agustus 1943); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (26 Agustus 1942); Verwundetenabzeichen in Schwarz (18 Juli 1942), in Silber (25 Oktober 1943)dan in Gold (1 Februari 1944); Allgemeines-Sturmabzeichen in Bronze (30 Juli 1943), in Silber "25" spange (3 Desember 1944) dan in Gold "50" spange (13 Desember 1944); serta Deutsches Kreuz in Gold (29 Februari 1944, untuk 25 Panzerabschüsse). Selain itu namanya juga disebut dalam Wehrmachtsbericht (siaran radio propaganda Wehrmacht) edisi 22 Oktober 1944. Dari bulan Januari s/d Mei 1945 Adamowitsch ditarik dari front pertempuran dan menjadi staff. Seusai perang dia melanjutkan karir di Bundeswehr (1957 - 31 Maret 1979) dan pensiun dengan pangkat Oberst


Leutnant Albert Ahrens (25 Juli 1917 - 10 Maret 1980) dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 25 Juli 1943 sebagai Oberfeldwebel dan Zugführer 3.Kompanie / Panzerjäger-Abteilung 31 / 31.Infanterie-Division / XXXXVI.Armeekorps / 9.Armee / Heeresgruppe Mitte. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; serta Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille). Ahrens lahir di Anderbeck/Oschersleben dan meninggal 64 tahun kemudian di Dinslaken


 Hauptmann Herbert Amann (11 Oktober 1919 - 12 Januari 1944) tercatat bergabung dengan 3.Batterie / schweren Artillerie-Ersatz-Abteilung 69 di Mannheim tanggal 29 Agustus 1939, dilanjutkan dengan Schweren-Artillerie-Abteilung (mot.) 815, schweren Artillerie-Ersatz-Abteilung (mot.) 59, Sturmgeschütz-Ersatz- und Ausbildungs-Abteilung 200, serta Sturmgeschütz-Abteilung 905. Catatan pertempuran Amann membentang dari Pertempuran Prancis, Operasi Barbarossa, Kampanye Krimea, Pengepungan Sebastopol, Pertempuran Kursk, dan Ofensif Dnieper-Carpathia. Dalam pertempuran di Kirovograd, Rusia, tanggal 5 Januari 1944, front di depan 10. Panzergrenadier-Division mampu tertembus oleh pasukan Soviet dari Korps Mekanis VII. Begitu gentingnya situasi, sampai-sampai satu grup pasukan lapis baja musuh menerobos masuk markas XLVII. Panzerkorps di malam tanggal 8-9 Januari! Oberleutnant Amann dan anakbuahnya dari 1. Batterie diperintahkan untuk buru-buru menetralisir musuh yang berhasil masuk tersebut. Dalam pertempuran tank vs Stug yang kemudian terjadi, Amann dengan gilang gemilang menghancurkan lawannya dan menambah perbendaharaan kill-nya menjadi 42 buah! Sayangnya, dalam pertempuran ini dia juga terluka parah dan akhirnya meninggal tak lama kemudian. Atas prestasinya tersebut dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes secara anumerta tanggal 10 Februari 1944 sebagai Oberleutnant dan Chef 1.Batterie / Sturmgeschütz-Abteilung 905 / XI.Armeekorps / 8.Armee / Heeresgruppe Süd, serta dinaikkan pangkatnya menjadi Hauptmann tanggal 21 Oktober 1944. Medali bergengsi tersebut secara resmi diberikan oleh perwakilan Wehrbezirkskommando Heidelberg, Major Horleberg, kepada ayah sang pahlawan, Ludwig Amann, tanggal 1 Maret 1944. Medali dan penghargaan lain yang diterima oleh Herbert Amann: Eisernes Kreuz II.Klasse (1 Juli 1942) dan I.Klasse (21 Agustus 1943); Allgemeines-Sturmabzeichen in Silber (3 September 1943); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); Verwundetenabzeichen in Schwarz (27 September 1943); serta Krimschild (28 Oktober 1942)


Oberwachtmeister Fritz Amling (17 Januari 1916 - 6 Maret 1994) adalah anak petani yang bergabung dengan Artillerie-Regiment 24 tanggal 1 Oktober 1937 dan ikut serta dalam penyerbuan ke Polandia dan Prancis. Pada saat berlangsungnya Operasi Barbarossa, Amling ditransfer ke Sturmgeschütz-Abteilung 202 yang saat itu berada di bawah komando Major Dr. Hans Marder. Sejak musim gugur 1942 unitnya bertugas membantu unit-unit infanteri Wehrmacht di wilayah Podossinowka-Sherebzowo-Cholm-Taliza. Amling bersama Richtschütze (gunner) Bruno Guskowski mencatat prestasi di luar kewajaran ketika di bulan Desember dia menghancurkan 42 tank Rusia hanya dalam waktu 48 jam di wilayah Kalinin, dengan lima di antaranya dimusnahkan hanya dalam waktu 5 menit! Ketika atasannya merasa tidak percaya akan laporan tersebut, mereka langsung pergi ke front untuk melihat sendiri, hanya untuk menemui sang "Panzerknacker" tetap diam di posnya (yang dikelilingi bangkai tank musuh), terluka tapi bangga karena kekuatan lapis baja Rusia tidak mampu menembus pertahanannya! Tentu saja prestasi seperti tersebut perlu diganjar sepantasnya, dan Amling dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 11 Desember 1942 sebagai Wachtmeister dan Zugführer 3.Batterie / Sturmgeschütz-Abteilung 202 / 9.Armee / Heeresgruppe Mitte. Yang memberikan Ritterkreuz secara langsung adalah Generaloberst Walter Model (Oberbefehlshaber 9.Armee). Selain itu, keesokan harinya namanya disebutkan pula dalam Wehrmachtbericht meskipun tidak disebutkan secara rinci jumlah tank yang dihancurkannya. Yang paling membanggakan, Adolf Hitler secara pribadi mengirimkan ucapan selamat lewat telegram, yang kemudian dibacakan oleh komandan Amling di hadapan rekan-rekannya! Tak lama setelahnya, tanggal 24 Desember 1942, Amling ditransfer ke Sturmgeschütz-Ersatz-und-Ausbildungs-Abteilung 300 untuk mengajarkan keahliannya kepada para calon awak StuG. Sampai akhir perang, jumlah kill-nya tercatat di angka 56 buah. Medali dan penghargaan lain yang diraihnya: Eisernes Kreuz II.Klasse (26 Januari 1942) dan I.Klasse (7 Desember 1942); Verwundetenabzeichen in Silber; Panzerkampfabzeichen; serta Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille)


Jagoan panzer Feldwebel Otto Angel (20 Februari 1913 - 14 Oktober 2002) bersama keluarga kecilnya. Angel bergabung dengan Artillerie-Regiment 7 tanggal 4 April 1934. Tak lama kemudian dia berhenti dari dinas militer hanya untuk masuk lagi tanggal 20 Agustus 1939 di Artillerie-Regiment 103. Resimen tersebut menjadi bagian dari 4. Panzer-Division dan ikut serta dalam penyerbuan ke Polandia, Prancis, dan Rusia tengah. Setelah pelatihan lebih lanjut, Angel ditempatkan di Sturmgeschütz-Abteilung 185 yang menjadi unitnya paling lama. Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 15 Maret 1945 sebagai Unteroffizier der Reserve dan Zugführer di Panzerjäger-Abteilung 6 / Panzerjäger-Brigade 104 / Kampfgruppe Munzel (Sturmgeschütz-Brigade 185) / XX.Armeekorps / 2.Armee / Heeresgruppe Mitte. Ada cerita menarik di balik alasan kenapa dia mendapat RK: Karena tak dapat kembali ke unitnya setelah cuti singkat bulan Januari 1945, Angel ditugaskan ke Panzerjäger-Abteilung 6 yang berdekatan. Dalam pertempuran di Körlin dekat Stettin tak lama setelahnya, Angel mengamuk: Dalam waktu hanya 7 menit dia menghancurkan 6 tank Soviet menggunakan Jagdpanzer 38(t) Hetzer-nya (satu-satunya yang masih operasional dari unitnya!) , dan keesokan harinya dia kembali menghancurkan 8 tank tambahan, sehingga menambah jumlah tank yang menjadi korbannya menjadi 38! Angel memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penggagalan serangan musuh sehingga jembatan Altdamm tetap berada di tangan Jerman. Medali dan penghargaan lain yang diraihnya: Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; Allgemeines-Sturmabzeichen; Verwundetenabzeichen in Schwarz; serta Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42



 Hauptmann der Reserve Heinz Angelmaier (22 Juli 1918 – 12 Januari 2014) bergabung dengan Artillerie-Regiment 41 tanggal 1 November 1938. Dia sempat bertugas di Eisenbahnartillerie (Artileri roda rel) sebelum secara sukarela masuk unit Sturmartillerie. Angelmaier ikut serta bersama dengan Sturmgeschütz-Abteilung 203 dalam pertempuran di Kaukasus. Prestasinya sudah sangat menonjol, dan bahkan direkomendasikan untuk mendapatkan Ritterkreuz dua kali (17 Januari 1944 dan 13 Februari 1944) oleh 384. Infanterie-Division, tapi dua-duanya ditolak! Dia menjadi komandan Sturmgeschütz-Brigade 279 tanggal 19 Oktober 1944 setelah komandan sebelumnya (Major Hoppe) gugur. Pada tanggal 19 Januari 1945 unitnya diperintahkan untuk membantu pertahanan Jerman di Breitenstein, Prusia Timur, sekaligus mencegah pasukan yang bertahan disana (yang rata-rata masih hijau) dari melarikan diri atau menyerah terlalu cepat. Secara pribadi Angelmaier membantu pelatihan para prajurit baru tersebut di tengah hujan tembakan artileri dari musuh yang mengepung. Bersama mereka dia memimpin serangan balik terhadap pasukan Rusia dan berhasil memukul mundur musuhnya sehingga kota Breitenstein terbebas dari Tentara Merah. Angelmaier kini tinggal punya 6 StuG dan beberapa prajurit infanteri yang masih bertahan! Ketika datang perintah untuk evakuasi, dia menjadi orang terakhir yang keluar dari kota tersebut, itupun setelah memastikan senjata flak yang masih tersisa dan prajurit yang terluka ikut dibawa. Pertempuran tersebut berhasil dimenangkan oleh Angelmaier dan unit "hijau"-nya. Meskipun memakan banyak korban dari pihak sendiri, tapi hasilnya pun luar biasa mengesankan: tercatat 19 meriam artileri, 5 tank berat JS, 5 tank KV, 35 tank T-34, 5 artileri bergerak kaliber 122mm, 61 meriam anti-tank, 3 traktor, 29 truk, dan 7 meriam berat kaliber 122mm yang dihancurkan (ditambah 3 tank JS lain yang dirusakkan tapi masih bisa dipakai ulang)! Secara pribadi sang komandan sendiri ikut berperan dalam menghancurkan tank Rusia sehingga mengerek kill-nya menjadi total 23 tank! Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 18 Februari 1945 sebagai Führer Sturmgeschütz-Brigade 279 / 4.Armee / Heeresgruppe Mitte. Angelmaier menyerahkan diri ke tangan Soviet tanggal 9 Mei 1945, tapi kemudian berhasil lolos dari tawanan penjaganya dan jadinya ditangkap oleh tentara Amerika di Ulm. Medali dan penghargaan lain yang diraihnya: Eisernes Kreuz II.Klasse (20 Juli 1941) dan I.Klasse (24 Agustus 1941); Allgemeines-Sturmabzeichen; Verwundetenabzeichen in Schwarz; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42; Deutsches Kreuz in Gold (12 Oktober 1943); serta Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS (27 Januari 1944)



Oberfeldwebel Erich Bansen (27 Mei 1917 - 19 September 1966) dilahirkan di Liebensee/Hohensalza. Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes oleh General der Infanterie Hans Jordan (Kommandierender General VI. Armeekorps) tanggal 15 Maret 1944 sebagai Oberfeldwebel dan Zugführer di 1.Kompanie / schwere Panzerjäger-Abteilung 519 / VI.Armeekorps / 3. Panzerarmee / Heeresgruppe Mitte. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Allgemeines-Sturmabzeichen; Eisernes Kreuz II.Klasse; Eisernes Kreuz I.Klasse; Verwundetenabzeichen in Gold; serta Deutsches Kreuz in Gold (24 November 1942). Yang terakhir sebagai Unteroffizier di 2.Kompanie / Panzerjäger-Abteilung 3. Tak ada keterangan lain tentangnya



Leutnant Karl-Heinrich Banze (24 Februari 1911 - 31 Desember 1945) bergabung dengan Artillerie-Regiment 70 tanggal 1 Oktober 1933. Pada tanggal 12 Mei 1941 dia diangkat sebagai Kepala Peleton (Zugführer) di Sturmgeschütz-Abteilung 244 yang baru dibentuk, dan ikut berpartisipasi dalam Unternehmen Barbarossa, operasi penyerbuan Wehrmacht ke Uni Soviet. Banze juga ikut serta dalam pertempuran bertahan di Kharkov, dimana dalam pertempuran tersebut sang komandan StuG berhasil membabat habis 24 tank Rusia, dengan 13 diantaranya terjadi dalam satu hari! Atas prestasinya yang luar biasa tersebut dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 27 Mei 1942 sebagai Oberwachtmeister dan Zugführer di 1.Batterie / Sturmgeschütz-Abteilung 244 / 113.Infanterie-Division / XVII.Armeekorps / 6.Armee / Heeresgruppe Süd, dan tak lama kemudian dipromosikan menjadi Leutnant. Sayangnya, sang pahlawan perang menjadi salah satu diantara ribuan prajurit Jerman yang tertangkap oleh Rusia dalam neraka di Stalingrad, dan dia kemudian secara resmi dinyatakan meninggal dalam tahanan tanggal 31 Desember 1945 setelah sebelumnya diberitakan hilang. Sampai saat ini jenazahnya tak pernah ditemukan. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Verwundetenabzeichen in Schwarz (1939); Eisernes Kreuz II.Klasse (24 Juli 1941); Eisernes Kreuz I.Klasse (27 September 1941); serta Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942). Namanya juga disebutkan dalam Wehrmachtbericht edisi 15 Mei 1942


Major der Reserve Ewald Bartel (25 April 1910 - 29 Mei 1986) adalah perwira Sturmabteilung (pangkat akhir SA-Oberführer) yang menjadi anggota Wehrmacht setelah mobilisasi tahun 1939. Bersama dengan Infanterie-Regiment 170 dia ikut berpartisipasi dalam pertempuran di Prancis, Balkan dan Rusia (Krimea, Kuban dan Kaukasus). Dalam pertempuran di Andlau-Eichhofen tanggal 29 November 1944, posisi pertahanan 708. Volks-Grenadier-Division rusak oleh serangan bertubi-tubi Tentara Merah sehingga mengancam eksistensi pasukan Jerman secara keseluruhan disana. Bataillonskommandeur Bartel mengumpulkan anakbuahnya lalu melakukan serangan balasan jitu yang membuat musuh mundur dengan meninggalkan korban besar. Ketika pasukan Rusia lainnya berhasil menerobos pertahanan Wehrmacht di dua wilayah lain yang berdekatan, Bartel kembali datang sebagai penyelamat dan berhasil menstabilkan front. Atas prestasinya tersebut dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 31 Desember 1944 sebagai Hauptmann der Reserve dan Kommandeur Panzergrenadier-Bataillon 2106 (gepanzert) / Panzergrenadier-Division "Feldherrnhalle" / III.Armeekorps / 6.Armee / Heeresgruppe Süd. Setelahnya dia bertempur di wilayah Hungaria dan Slovakia sampai berakhirnya perang. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (14 Mei 1941); Eisernes Kreuz I.Klasse (22 Agustus 1941); Infanterie-Sturmabzeichen in Silber; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille); Deutsches Kreuz in Gold (19 September 1942); Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS (1944); serta Anerkennungsurkunde des Oberbefehlshaber des Heeres (25 November 1944)



Major Karl-Ludwig Barths (13 Mei 1920 - ? ) bergabung dengan Artillerie-Regiment 2 tanggal 27 Desember 1937. Dia ikut serta dalam pertempuran di Polandia, Prancis, Yunani dan Barbarossa, dan menjelma menjadi seorang perwira Sturmartillerie yang berpengalaman. Pada tanggal 9 Oktober 1940 dia dipindahkan ke Sturmgeschütz-Abteilung 191, dilanjutkan dengan komandan Baterie (setingkat kompi) di Sturmgeschütz-Brigade 393 tanggal 3 Juli 1944. Pada tanggal 12 Oktober 1944 unitnya menjadi unit Jerman terakhir yang meninggalkan Riga (Latvia) melalui jembatan Düna sebelum jembatan tersebut dihancurkan oleh pasukan Jerman yang mundur. Setelahnya, brigade Barths terlibat pertempuran sengit di Frauenburg, dan tokoh kita berperan penting dalam menangkal terobosan pasukan Rusia di Džūkste (Ventspils) sehingga dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 14 Januari 1945 sebagai Hauptmann dan Führer Heeres-Sturmartillerie-Brigade 393 / II.Armeekorps / 18.Armee / Heeresgruppe Nord. Seusai perang dia pindah ke Kanada (1963) dan menjadi Presiden Volkswagen Canada Ltd. Tahun 1972 Barths pulang kembali ke Jerman dan menjadi ketua Deutsch-Kanadische Gesellschaft (Perkumpulan Jerman-Kanada). Dia menuliskan memoarnya yang berjudul "Jungmann. Erlebte und erzählte Episoden 1939-1949". Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (20 September 1940); Eisernes Kreuz I.Klasse (26 Juni 1941); Panzerkampfabzeichen in Bronze; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); serta Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS (29 September 1941)


 Feldwebel Herbert Barz (16 Maret 1916 - 5 Mei 2002) lahir di Hagen/Westfalen dan bergabung dengan Wehrmacht di masa sebelum perang (1 Oktober 1937), dimana dia dipromosikan menjadi Gefreiter tanggal 1 Oktober 1938. Sebelum kampanye militer Jerman di Prancis, Barz dipromosikan kembali menjadi Obergefreiter tanggal 21 April 1940 dan, setelah invasi ke Rusia, menjadi Stabsgefreiter tanggal 1 Oktober 1942. Sejak dari tanggal 3 Januari 1944 dia menjadi Richtschütze (Gunner) Hornisse di schwere Panzerjäger-Abteilung 519. Barz dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 18 Juli 1944 sebagai Unteroffizier dan Richtschütze di 3.Kompanie / schwere Panzerjäger-Abteilung 519 / 3.Panzerarmee / Heeresgruppe Mitte setelah kesuksesan pertempuran di Front Timur. Tak lama sebelum perang berakhir, tepatnya tanggal 5 Januari 1945, dia dipromosikan untuk yang terakhir kalinya menjadi Feldwebel. Barz menghabiskan sisa perang di Front Barat dan menyerah pada Sekutu bersama dengan unitnya pada tanggal 8 Mei 1945. Herbert Barz meninggal dunia pada tanggal 5 Mei 2002 di Murrhardt/Württemberg. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Schützenschnur; Verwundetenabzeichen in Schwarz (8 Januari 1940); Eisernes Kreuz II.Klasse (9 Oktober 1940); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (6 Agustus 1942); Allgemeines-Sturmabzeichen (12 November 1942); Eisernes Kreuz II.Klasse (5 Juli 1944); serta Verwundetenabzeichen in Silber (1 Januari 1945, untuk luka tertanggal 10 September 1939, 27 September 1942, dan 7 Desember 1944)



Oberstleutnant Hans-Dieter von Basse 16 Juni 1916 - 16 April 1945) bergabung dengan Infanterie-Regiment 47 tanggal 20 Oktober 1936. Setelah menjadi instruktur di Kriegschule Dresden, dia dipindahkan ke Infanterie-Regiment 51 dimana dia bertugas sebagai Zugführer (Komandan Peleton). Bersama dengan unitnya Basse ikut serta dalam invasi Jerman ke Prancis tahun 1940. Pada tanggal 22 Januari 1943 dia menjadi Kompaniechef (Komandan Kompi) di Füsilier-Regiment "Großdeutschland". Setelah dipromosikan menjadi Major tanggal 20 Februari 1944, Basse dipercaya untuk menjadi Komandan Batalyon SPW di resimennya. Dalam pertempuran sengit melawan pasukan Soviet di Vilkaviškis (Latvia) tanggal 12 Agustus 1944, Basse bersama dengan batalyonnya mati-matian mempertahankan sebuah jembatan vital dari serbuan bergelombang musuh yang berusaha menerobos pertahanan Jerman. Sang Bataillonskommandeur menyadari peran penting jembatan tersebut karena bila Tentara Merah berhasil menembus pertahanannya maka wilayah antara Heeresgruppe Nord dan Heeresgruppe Mitte yang kosong akan "terbelah dua" sehingga mengancam eksistensi Wehrmacht di Front Timur secara keseluruhan. Begitu dahsyatnya pertempuran yang terjadi di bibir jembatan sehingga setelah serangan bertubi-tubi Soviet mentok di tangan anakbuah Basse yang tidak bergeming, Komandan Resimen Horst Niemack dengan bangga menjuluki Batalyon Basse sebagai "Löwen-Bataillon" (Batalyon Singa) dan merekomendasikan komandannya untuk dianugerahi Ritterkreuz. Rekomendasi tersebut diterima dan Basse secara resmi dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 10 September 1944 sebagai Major dan Kommandeur I.Bataillon / Panzer-Füsilier-Regiment "Großdeutschland" / Panzergrenadier-Division "Großdeutschland" / XXXIX.Panzerkorps / 3.Panzerarmee / Heeresgruppe Mitte, bersama dengan Unteroffizier Hans Roeger dari 1. Kompanie. Pada tanggal 20 Desember 1944 Basse diangkat sebagai Führer Panzerkorps-Füsilier-Regiments "Großdeutschland", dilanjutkan dengan penunjukan sebagai Kommandeur Panzertruppenschule Bergen und Regimentsführer-Lehrgang. Jabatan yang terakhir tidak sempat dipegangnya karena situasi front pertempuran yang memburuk membuat Basse terus berkomitmen di medan perang. Sang perwira berdedikasi ini dinyatakan musnah bersama dengan seluruh anakbuahnya dalam pertempuran penghabisan di Bahnhof Godnicken (Samland) tanggal 16 April 1945. Jenazahnya ditemukan dengan luka tembak di kepala! Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Ärmelband Großdeutschland; Eisernes Kreuz II.Klasse (17 Juni 1940); Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (4 Desember 1940); Eisernes Kreuz I.Klasse (18 Juli 1941); Medaille Winterschlacht im Osten (23 Juli 1942); Nahkampfspange in Silber; serta Deutsches Kreuz in Gold (12 Maret 1944)


 
Major Heinz Baurmann (11 November 1919 - 7 Desember 1996) adalah jagoan pembunuh tank dengan 38 korban yang dicetaknya semasa bergabung dengan Sturmgeschütz-Abteilung 667, Sturmgeschütz-Brigade 322 serta Sturmgeschütz-Brigade 300. Prestasi terbesarnya dicatatnya pada bulan April 1945 saat StuG-Brigade 300 yang dipimpinnya menghancurkan 50 tank Soviet dalam Pertempuran Bautzen. Tak lama kemudian Baurmann dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 4 Mei 1945 sebagai Hauptmann dan Kommandeur Sturmgeschütz-Brigade 300 (Feld) / VIII.Armeekorps / 17.Armee / Heeresgruppe Mitte saat masih tergolek di rumah sakit untuk menjalani perawatan atas luka ketujuh yang dideritanya di medan pertempuran dan membuat paha kanannya diamputasi! Sayangnya, tak ada bukti penganugerahan medali yang tersimpan di Bundesarchiv. Berdasarkan keterangan dari Walther-Peer Fellgiebel, presentasinya dibuat oleh Generalfeldmarschall Ferdinand Schörner berdasarkan peraturan tentang hak penganugerahan secara otonomi tertanggal 3 Mei 1945. Penulis buku Thomas dan Wegmann menyebutkan tentang adanya pesan teleprinter dari Schörner tertanggal 4 Mei 1945 yang memverifikasi klaim tersebut. Veit Scherzer menolak klaim ini, sementara Ordensgemeinschaft der Ritterkreuzträger des Eisernen Kreuzes e.V. alias OdR menerimanya. Seusai Perang Dunia II Baurmann bergabung dengan Bundeswehr (21 Maret 1956 - 31 Maret 1971) dan pensiun dengan pangkat Oberstleutnant. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (1 Juli 1940); Eisernes Kreuz I.Klasse (11 September 1941); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); Allgemeines-Sturmabzeichen in Silber; Verwundetenabzeichen in Gold; serta Deutsches Kreuz in Gold (16 April 1943)



 Major der Reserve Dr.jur. Albert Bausch (2 Juli 1904 - 29 Agustus 1944) bergabung dengan 4.Batterie / Artillerie-Regiment 75 pada tanggal 21 Desember 1937. Pada bulan Desember 1940 dia berstatus sebagai Führerreserve (cadangan aktif) untuk belajar cara pengoperasian StuG (Sturmgeschütz). Pada awal kampanye Jerman di Rusia, dia merupakan anggota Sturmgeschütz-Abteilung 275. Setelah sempat dipindahkan ke Sturmgeschütz-Abteilung 226, Bausch lulus dari pendidikan komandan Sturmartillerie pada tanggal 1 Oktober 1943 dan langsung dipercaya sebagai Komandan Sturmgeschütz-Abteilung 286. Pada bulan Desember 1943 Bausch dengan sukses memimpin unitnya menghancurkan lebih dari 70 tank Rusia, ditambah dengan 21 senjata anti-tank serta beberapa bunker pertahanan musuh. Sampai saat itu Bausch pribadi tercatat telah menghancurkan 29 tank. Atas prestasinya tersebut dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 10 Februari 1944 sebagai Hauptmann der Reserve dan Kommandeur Sturmgeschütz-Abteilung 286 / LII.Armeekorps / 8.Armee / Heeresgruppe Süd. Sebagai tambahan, dia juga naik pangkat menjadi Major d.R. Beberapa bulan kemudian, sang komandan pemberani gugur dalam pertempuran di Piatra Neamt (Rumania). Bausch dinominasikan untuk mendapatkan Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes. Heerespersonalamt menerima proposal penganugerahannya pada tanggal 11 Oktober 1944. Sayangnya, proses lebih lanjut kasus ini tidak terdokumentasikan, meskipun bisa dipastikan bahwa dia telah tertolak. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (13 Juni 1940) und I.Klasse (6 Oktober 1942); Verwundetenabzeichen in Silber; Allgemeine-Sturmabzeichen; serta Deutsches Kreuz in Gold (4 Juli 1943)


Major Rolf Bering


Hauptmann Ludwig Bertram (8 Januari 1917 - 30 Juni 2006) menerima Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 12 Agustus 1944 sebagai Oberleutnant dan Chef 1.Batterie / Sturmgeschütz-Brigade 237 setelah menghancurkan 12 tank dalam satu pertempuran saat mempertahankan posisinya. Tak ada keterangan setelahnya berapa tank lagi yang dia hancurkan. Medali lain yang dia dapatkan: Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; Allgemeines Sturmabzeichen (20 Januari 1942); Krimschild (12 Oktober 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille); dan Verwundetenabzeichen in Schwarz. Perwira yang mengawali karir penghancur tanknya sebagai Zugführer di II.Abteilung / Beobachtungs-Abteilung 29 ini mengakhiri karirnya dalam Perang Dunia II sebagai Kommandeur I.Abteilung / Panzerjäger-Brigade 219 



Leutnant Georg Bose, jagoan tank yang juga peraih satu buah Panzervernichtungsabzeichen


Oberstleutnant Martin Buhr


Hauptmann der Reserve Diddo Diddens berasal dari Sturmgeschütz-Brigade "Großdeutschland" yang notabene merupakan unit Heer, tapi seperti yang bisa anda lihat dalam foto di atas, dia memakai Totenkopf Ring SS di jari manisnya! Tak banyak orang mengetahui bahwa Diddens sempat berkarir sebagai bintara di Allgemeine-SS sebelum ditransfer ke Heer. Tak lama setelah dia dianugerahi Ritterkreuz pada tanggal 18 Maret 1942, Himmler buru-buru menimbuninya dengan seabrek penghargaan (termasuk di antaranya adalah Totenkopf Ring) demi mengklaim "hak milik" Diddens sebagai anggota SS! Cincin ini kemudian diperdagangkan dengan harga lumayan bikin mencret DISINI


 Major Armin Leistner dianugerahi Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS tanggal 25 Oktober 1943 dan Deutsches Kreuz in Gold tanggal 2 Juli 1944, kedua-duanya saat bertugas sebagai Kommandeur schwere Heeres-Panzerjäger-Abteilung 661. Di tahun 1942/1943 dia bertugas di Stab Panzerjäger-Abteilung 17 dilanjutkan dengan Stab schwere Heeres-Panzerjäger-Abteilung A. Leistner dipromosikan sebagai Major tanggal 1 Mei 1943. Dalam "Rangliste des Deutschen Heeres 1944/45" dia tercatat bertugas di Panzergrenadier-Regiment 12 / 4.Panzer-Division


 Oberfeldwebel Walter Rappholz mengenakan seragam Sturm-Artillerie (StuG wrap) serta feldmütze M43. Dia juga memajang beberapa medali yang telah diraihnya, dari kiri ke kanan: Deutsches Kreuz in Gold (5 Mei 1943), Ritterkreuz (3 November 1944), pita Eisernes Kreuz II. Klasse (30 Mei 1940), dan Eisernes Kreuz I. Klasse


Oberst der Reserve Walter Schlags-Koch adalah perwira Grenadier veteran dari banyak pertempuran. Medali-medali yang telah diraihnya: 1914 Eisernes Kreuzes II dan I klasse, 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuzes II (5 Oktober 1940) dan I Klasse (3 Maret 1942), Infanterie-Sturmabzeichen, Deutsches Kreuz in Gold #426/16 (20 Agustus 1943), Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS #2479 (15 November 1943), Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #3574 (5 September 1944) mit Eichenlaub #876 (9 Mei 1945), Nahkampfspange in Gold (14 April 1945). Veit Scherzer menolak pencantuman Eichenlaub-nya karena dilakukan setelah Jerman menyerah


Unteroffizier Hans Sdun. Sdun dilahirkan tanggal 12 Juli 1920. Dia bertugas sebagai gunner di 3rd Batterie/Sturmgeschütz-Abteilung 177 (Batalyon Senjata Serang). Dia dianugerahi medali Eisernes Kreuz I dan II klasse, Allgemeines Sturmabzeichen, Verwundetenabzeichen in Schwarz dan satu buah Panzervernichtungsabzeichen (setelah menghancurkan sebuah tank KV-1 Soviet menggunakan ranjau berbentuk magnetik). Sebagai seorang gunner di StuG pimpinan peraih Ritterkreuz Leutnant Georg Bose, Sdun meng-K.O. 13 tank Soviet sebelum memiliki StuG-nya sendiri. Unteroffizier (Sersan) Hans Sdun terbunuh dalam pertempuran tanggal 24 Juli 1944 di sektor tengah Front Timur



Oberleutnant Ulrich Siegeler (13 Februari 1923 - 28 Februari 1994) dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 20 Maret 1945 sebagai Oberleutnant dan Führer 7.Kompanie / II.bataillon / Panzergrenadier-regiment 59 / 20.Panzer-Division / XVII.Armeekorps / 17.Armee / Heeresgruppe Mitte, atas prestasinya dalam mempertahankan sebuah perempatan strategis di Preiswitz selama satu minggu yang memungkinkan banyak pasukan dan warga sipil Jerman mampu meloloskan diri dari kepungan pasukan Rusia. Pihak musuh berkali-kali menyerang unit Siegeler yang mempertahankan perempatan ini, tapi selalu gagal. Siegeler akhirnya mundur dari sana, itu pun setelah ada perintah dari atasan dan pasukan utama Jerman ditarik dari kota Preiswitz. Pasukan Soviet yang tak lama kemudian datang akhirnya melakukan balas dendam brutal terhadap populasi warga kota yang masih tetap tinggal. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Reichsportabzeichen (11 Juni 1941); SA-Wehrabzeichen (15 Oktober 1941); Panzerkampfabzeichen in Bronze (20 Juli 1942); Verwundetenabzeichen in Schwarz (18 Oktober 1942); Eisernes Kreuz II.Klasse (23 Juli 1943); Verwundetenabzeichen in Silber (1 Juni 1944); Eisernes Kreuz I.Klasse (12 September 1944); serta Verwundetenabzeichen in Gold (26 Februari 1945). Biografi singkatnya bisa dilihat DISINI


 Hauptmann Bodo Spranz(1 Januari 1920 – 1 September 2007) adalah Chef I.Abteilung / Sturmgeschütz-Abteilung 237 / 330.Infanterie-Division yang dianugerahi medali-medali sebagai berikut: Eisernes Kreuz II.Klasse (23 Juni 1940) dan I.Klasse (2 Juli 1941); Allgemeines-Sturmabzeichen "25"; Verwundetenabzeichen in Schwarz (4 September 1941), in Silber (2 September 1942) dan in Gold (8 Desember 1942); Deutsches Kreuz in Gold #114/26 (6 Mei 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (27 Juli 1942); empat buah Panzervernichtungsabzeichen in Silber (semuanya 27 Agustus 1942); Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #2182 mit Eichenlaub #308. Dia dipromosikan menjadi Hauptmann, juga menerima Ritterkreuz dan Eichenlaub di tanggal yang sama, 3 Oktober 1943, dan menjadi satu-satunya orang yang mendapat keistimewaan seperti itu!

--------------------------------------------------------------

WAFFEN-SS

Waffen-Obersturmführer der SS Alfrēds Jānis Bērziņš (1920 - 3 Agustus 2011) difoto di musim gugur tahun 1944, yang dimuat dalam buku "Latviešu karavīrs otrajā pasaules karā" (Prajurit Latvia Dalam Perang Dunia II) halaman 321 karya Liene Mikelsone. Sukarelawan dari Latvia ini dianugerahi Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS tanggal 5 Maret 1945 sebagai Chef 2.Kompanie / Waffen-Grenadier-Regiment der SS 42 “Voldemārs Veiss” / 19. Waffen-Grenadier-Division der SS (lettische Nr. 2). Medali-medali lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (Oktober 1943) dan I.Klasse (Januari 1944); Infanterie-Sturmabzeichen; dan Verwundetenabzeichen in Gold. Yang terakhir diterimanya atas enam luka yang dideritanya di medan pertempuran, yang salah satunya mengharuskan kakinya (sampai batas lutut) untuk diamputasi!

 SS-Hauptscharführer Willi Eßlinger (2 Juni 1916 - 25 Agustus 1944) dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 19 Juni 1943 sebagai Zugführer 3.Batterie/SS-Panzerjäger-Abteilung 5/5.SS-Panzergrenadier-Division "Wiking"/XXIV.Armeekorps/1.Panzerarmee/Heeresgruppe Süd. Dia gugur dalam pertempuran di Radzymin, Polandia


 Waffen-Untersturmführer der SS Hando "Tou" Ruus (16 Mei 1917 - 31 Maret 1945) bersama dengan pasangannya Salme Kurg dalam sebuah upacara pernikahan sederhana yang diselenggarakan tanggal 1 April 1944. Dilahirkan dengan nama Harald-Ferdinand Ruhs, dia adalah mantan anggota militer Estonia yang lebih memilih untuk kabur ke hutan daripada menjadi Tentara Merah tak lama setelah negaranya dicaplok oleh Uni Soviet. Invasi Jerman ke negara penjajahnya dijadikan kesempatan buat Ruus untuk bergabung dengan SS-Freiwilligen Panzergrenadier Bataillon Narva. Dia bertempur dalam gagah berani dalam setiap medan laga yang dijalani oleh unitnya, termasuk ketika menjadi komandan Batalyon "Narva" setelah semua perwira di atasnya tewas atau luka-luka! Bulan September 1944 dia tertangkap oleh musuhnya setelah batalyonnya terkepung. Nantinya dia dikirim ke Leningrad dan diberitakan dieksekusi disana pada tanggal 31 Maret 1945. Dengan pangkat terakhir Waffen-Hauptsturmführer der SS (Agustus 1944), Ruus tercatat sebagai satu-satunya sukarelawan Wehrmacht asal Estonia yang dianugerahi Deutsches Kreuz in Gold (30 Desember 1944)!


SS-Hauptsturmführer Viktor Schubert menerima Deutsches Kreuz in Gold tanggal 2 Februari 1942 sebagai SS-Obersturmführer dan Chef 1.Kompanie/SS-Panzerjäger-Abteilung/SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich". Foto koleksi Mark C. Yerger di atas memperlihatkan Schubert di atas turet tank komando Panzerkampfwagen III yang dinamakannya "Satan", dan terlihat jelas dua buah "Sonderabzeichen für das Niederkämpfen von Panzerkampfwagen" alias Panzervernichtungsabzeichen di lengannya. Schubert tewas terbunuh secara instan tanggal 25 Februari 1943 setelah tertembus peluru saat baru keluar dari turet panzer kesayangannya!


 Foto yang memperlihatkan Michael Wittmann (yang saat itu berusia 27 tahun) mengenakan seragam abu-abu Sturmartillerie SS dengan pangkat SS-Unterscharführer. Foto diambil di Yunani akhir musim semi tahun 1941. Wittmann mengawali karir perangnya di Panzerspäh-Zug LSSAH (Leibstandarte SS Adolf Hitler) dalam penyerbuan ke Polandia, tapi kemudian dipindahkan ke unit 1. Sturmgeschütz-Batterie / Abteilung Schönberger yang dipersenjatai StuG III. Dalam penyerbuan Jerman ke Balkan (Unternehmen Marita), Wittmann untuk pertama kalinya bertempur sebagai komandan StuG. Dia ikut berperan dalam gerak maju ke Danau Kastoria yang berujung pada ditangkapnya 12.000 orang prajurit Yunani dari Divisi ke-13



SS-Oberscharführer Harry Wontorra (21 November 1920 - 14 Mei 2007) adalah mantan anggota 15.Kompanie (Krad) LSSAH dan 1.Kompanie / SS-Aufklärungs-Abteilung 1 LSSAH, veteran Ostfront yang pada musim panas tahun 1943 diberi tugas untuk melatih para rekrutan baru 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend" yang baru dibentuk. Gaya melatihnya yang tegas tapi fair dan kebapakan membuat Wontorra menjadi "favorit" para anggota belia divisi tersebut (sebagian besarnya lahir pada tahun 1926). Dalam Pertempuran Normandia (1944) dia menjadi Führer Krad-Erkundungs-Zug dari Stab SS-Panzer-Regiment 12. Medali dan penghargaan yang telah diraihnya: Eisernes Kreuz II.Klasse (13 Juni 1940) und I.Klasse; Infanterie-Sturmabzeichen in Silber; Verwundetenabzeichen in Schwarz; serta Goldenes Hitlerjugend Ehrenabzeichen (Golden Hitler Youth Badge of Honour)


Sumber :

Buku "Baby Division" karya Michael Peterson
Buku "Die Ritterkreuzträger des Kreises Siegen-Wittgenstein 1939-1945" karya Uwe Schweisfurth
DVD "Die Ritterkreuzträger 1939 bis 1945 im Bild" dari Deutsches Wehrkundearchiv
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
Foto koleksi pribadi Akira Takiguchi
Foto koleksi pribadi Mark C. Yerger
www.commons.wikimedia.org

www.craiggottlieb.com
www.panzerace.net
www.panzer-archiv.de
www.ritterkreuztraeger-1939-45.de
www.rommel-lebt.com
www.wehrmacht-awards.com
 
www.ww2awards.com

No comments: