Thursday, May 19, 2011

Foto Tokoh Third Reich Peraih Spanienkreuz (Spanish Cross/Salib Spanyol)



Jumlah peraih Spanienkreuz:

Spanienkreuz in bronze mit schwertern: 8462
Spanienkreuz in bronze ohne schwertern: 7869
Spanienkreuz in silber mit
schwertern: 8304
Spanienkreuz in silber ohne
schwertern: 327
Spanienkreuz in gold mit
schwertern: 1126
Spanienkreuz in gold mit Brillanten: 28

Peraih Spanienkreuz in Gold mit Brillanten:
1. Oberleutnant Wilhelm Balthasar
2. Oberleutnant Otto Bertram
3. Leutnant Peter Boddem
4. Oberleutnant Kart Eberhardt
5. Oberleutnant Wilhelm Ensslen
6. Leutnant Paul Fehlhaber
7. Oberleutnant Adolf Galland
8. Hauptmann Harro Harder
9. Major Martin Harlinghausen
10. Leutnant Oskar Henrici
11. Oberleutnant Max Graf Hoyos
12. Oberleutnant Hans-Detlef von Kessel
13. Hauptmann Günther Lützow
14. Oberstleutnant Karl Mehnert
15. Hauptmann Werner Mölders
16. Hauptmann Rudolf Freiherr von Moreau
17. Hauptmann Wolfgang Neudörffer
18. Oberleutnant Walter Oesau
19. Generalmajor Wolfram Freiherr von Richthofen
20. Leutnant Heinz Runze
21. Hauptmann Wolfgang Schellmann
22. Hauptmann Joachim Schlichting
23. Oberleutnant Reinhard Seiler
24. General der Flieger Hugo Sperrle
25. Oberleutnant Bernhard Stärcke
26. Oberstleutnant Wilhelm Ritter von Thoma
27. General der Flieger Helmut Volkmann
28. Major Karl-Heinz Wolff





Upacara penganugerahan Spanienkreuz in Gold mit Brillanten yang diadakan di Hamburg tanggal 30 Mei 1939. Para penerimanya, dari kiri ke kanan: Oberleutnant Otto Bertram, Hauptmann Joachim Schlichting, Hauptmann Harro Harder, Hauptmann Werner Mölders, Hauptmann Wolfgang Schellmann, Oberleutnant Walter Oesau, Oberleutnant Reinhard Seiler, Major Martin Harlinghausen, Major Karl-Heinz Wolff, General der Flieger Hugo Sperrle, General der Flieger Helmuth Volkmann, dan Generalmajor Wolfram Freiherr von Richthofen


 Upacara penganugerahan Spanienkreuz in Gold mit Brillanten untuk para anggota Legion Condor yang diadakan di Hamburg tanggal 30 Mei 1939. Generalfeldmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe) mempersembahkan medali tersebut kepada komandan terakhir Legion Condor, Generalmajor Wolfram Freiherr von Richthofen, sementara di sebelah kanan memperhatikan Hauptmann Werner Mölders. Mölders mengenakan seragam lengkap Luftwaffe dan bukannya seragam coklat Legion Condor seperti Richthofen karena dia telah tiba lebih awal dari rombongan Legion Condor lainnya. Dia juga adalah salah seorang penerima Spanienkreuz in Gold mit Brillanten



Upacara penganugerahan Spanienkreuz in Gold yang diadakan setelah penganugerahan Spanienkreuz in Gold mit Brillanten yang diserahkan oleh panglima Luftwaffe Generalfeldmarschall Hermann Göring dan diadakan di Hamburg tanggal 30 Mei 1939. Kini giliran para penerima versi in Gold yang semuanya memakai seragam Legion Condor. Dalam foto ini, paling kiri adalah Generaladmiral Conrad Albrecht (Marinegruppenbefehlshaber Ost), sementara jenderal Heer berpostur kecil di sebelah kanannya adalah General der Kavallerie Wilhelm Knochenhauer (Kommandierenden General des X. Armeekorps)



Oberstleutnant Wilhelm Ritter von Thoma (pangkat terakhir General der Panzertruppe) menerima Spanienkreuz in Gold mit Schwertern und Brillanten dari tangan Generalfeldmarschall Hermann Göring. Upacara penganugerahan ini diselenggarakan di Hamburg tanggal 30 Mei 1939. Di sebelah kirinya adalah Hans Freiherr von Funck yang nantinya juga menjadi General der Panzertruppe. Banyak pendapat yang mengatakan bahwa Thoma sebenarnya hanya meraih Spanienkreuz in Gold mit Schwertern doang, tapi pendapat ini diragukan karena tidak ada bukti kuat yang mendukungnya


Foto ini memperlihatkan secara lengkap para penerima Spanienkreuz in Gold yang berjajar dalam upacara penganugerahan di Hamburg tanggal 30 Mei 1939. Penerima kedua dari kanan yang memakai baret hitam adalah Wilhelm Ritter von Thoma, sementara sebelah kirinya adalah Hans Freiherr von Funck. Selain dari kedua orang tersebut (yang berasal dari Heer), semua penerima medali berasal dari Luftwaffe. Juga tidak ada penerima yang terlihat menyematkan medali mereka di seragam pada saat upacara penganugerahannya karena mereka baru saja menerimanya langsung dari tangan Göring. Sisa dari Legion Condor yang mendapatkan Spanienkreuz dengan grade lebih rendah menerima medali mereka setelah acara penyambutan di Hamburg. Pasukan diberangkatkan dari kota pelabuhan Jerman tersebut menggunakan kereta api ke Döberitz, dan pada tanggal 3 Juni 1939 giliran unit-unit Nachrichten dan panzer Heer yang menerima Spanienkreuz mereka. Puncak acaranya diadakan di Berlin pada tanggal 6 Juni 1939 saat ribuan anggota Legion Condor berparade di depan Hitler sambil mengenakan medali Spanienkreuz yang diperoleh sebelumnya. Medali-medali yang terlihat dikenakan oleh von Thoma dan anggota LC lainnya dalam foto di atas adalah medali Spanyol yang dipersembahkan oleh pemerintahan Nasionalis Franco pada parade kemenangan besar yang digelar di Spanyol pada tanggal 19 Mei 1939


 Upacara penganugerahan Spanienkreuz in Gold mit Schwertern dan Spanienkreuz in Silber mit Schwertern untuk para anggota Gruppe Imker (pasukan darat Legion Condor) pimpinan Oberst Wilhelm Ritter von Thoma yang diselenggarakan di Döberitz pada tanggal 3 Juni 1939. Yang menyerahkannya adalah Generaloberst Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres), sementara Von Thoma sendiri terlihat dibelakang memakai baret hitam sedang berbicara dengan Generalmajor Wolfram Freiherr von Richthofen (Kommandeur Legion Condor). Untuk versi Spanienkreuz dengan grade lebih rendah (Spanienkreuz in Bronze mit Schwertern) maka diserahkannya oleh para komandan unit masing-masing



 Generaloberst Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres) menginspeksi barisan kehormatan dalam upacara penganugerahan Spanienkreuz in Gold mit Schwertern dan Spanienkreuz in Silber mit Schwertern untuk para anggota Gruppe Imker (pasukan darat Legion Condor) yang diselenggarakan di Döberitz pada tanggal 3 Juni 1939. Mengikuti di belakangnya adalah Oberst Wilhelm Ritter von Thoma (Kommandeur Gruppe Imker) yang mengenakan Spanienkreuz in Gold mit Schwertern und Brillanten serta Medalla Militar Individual in Brillanten. Yang terakhir (versi Berlian) hanya diberikan pada tiga orang saja, dengan Von Thoma adalah salah satu diantaranya!


 Generaloberst Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres) berpidato di hadapan para anggota Gruppe Imker (pasukan darat Legion Condor) tak lama setelah usainya acara penganugerahan medali Spanienkreuz in Gold mit Schwertern dan Spanienkreuz in Silber mit Schwertern. Komandan Gruppe Imker, Oberst Wilhelm Ritter von Thoma, terlihat berdiri paling depan. Bahkan dengan kualitas foto yang ble'e-ble'e seperti ini kita masih bisa melihat medali Spanienkreuz in Gold yang dikenakan oleh Von Thoma! Acara ini sendiri diselenggarakan di Döberitz pada tanggal 3 Juni 1939



 Upacara penyambutan Legion Condor yang diselenggarakan di Berlin pada tanggal 6 Juni 1939. Para perwira Luftwaffe ini mengenakan medali Spanienkreuz in Gold mit Brillanten yang mereka peroleh beberapa hari sebelumnya dalam upacara yang sama di Hamburg (30 Mei 1939). Dari kiri ke kanan: Oberleutnant Otto Bertram, Oberleutnant Joachim Schlichting, Hauptmann Harro Harder, Hauptmann Werner Mölders, Hauptmann Wolfgang Schellmann, Oberleutnant Walter Oesau, tidak diketahui, Major Martin Harlinghausen and Major Karl-Heinz Wolf


Oberbefehlshaber der Luftwaffe Reichsmarschall Hermann Göring dalam sebuah pertemuan dengan Major Werner "Vati" Mölders, Geschwaderkommodore JG 51. Göring tampak sedang "menginspeksi" medali Spanienkreuz in Gold mit Schwertern und Brillanten yang tersemat di seragam Mölders. Mölders sendiri adalah pemegang rekor pilot dengan skor tertinggi dalam Perang Saudara Spanyol (1936-1939) dengan 14 kemenangan udara

----------------------------------------------------------------------------

 Hauptmann Walter Adolph (11 Juni 1913 – 18 September 1941) adalah jagoan udara Luftwaffe kelahiran Rumania yang merupakan veteran dari Perang Saudara Spanyol dimana dia meraih fliegerabschuss (kemenangan udara) pertamanya disana tanggal 30 Desember 1937. Dalam Perang Dunia II Adolph mengawali petualangannya bersama Jagdgeschwader 1 (JG 1) dan mencetak kemenangan pertamanya dalam konflik tersebut tanggal 1 Oktober 1939. Tanggal 4 Oktober 1940 dia menjadi Gruppenkommandeur II./JG 26, unit pertama di seantero Luftwaffe yang bertransisi menggantikan pesawat Messerschmitt Bf 109 mereka dengan Focke-Wulf Fw 190. Ternyata Adolph pula lah pilot pertama dalam sejarah yang tewas saat menggunakan pesawat tersebut ketika dia ditembak jatuh di atas udara Belgia tanggal 18 September 1941! Pesawatnya saat itu adalah Fw 190 A-1 (Werknummer 0028). Sampai akhir karirnya, dia tercatat mengemas 25 kemenangan udara (tidak termasuk empat yang tidak terkonfirmasi) yang diraihnya dalam 79 misi tempur (hanya Perang Dunia II saja, jumlah misi di Spanyol tidak diketahui). Medali dan penghargaan yang diraihnya: Flugzeugführerabzeichen; Spanienkreuz in Gold mit Schwertern (6 Juni 1939); Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; Luftwaffe Ehrenpokale für Besondere Leistungen im Luftkrieg (26 Oktober 1940); Frontflugspange für Jäger in Gold; serta Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (13 November 1940, setelah meraih 15 fliegerabschuss)


Major Wilhelm Balthasar. Dia meraih 6 kemenangan udara dalam Perang Saudara Spanyol. Awalnya dianugerahi Spanienkreuz in Gold saja tapi kemudian dia (bersama Adolf Galland) mendapat pemberitahuan pada tanggal 20 Juni 1939 bahwa medalinya 'diupgrade' menjadi Spanienkreuz in Gold mit Brillanten sehingga medali yang lama harus dikembalikan! Total kemenangannya adalah 47 yang dibukukan dalam 300 feindflug. Hauptmann Balthasar tewas dalam dogfight melawan pesawat-pesawat RAF di atas Aire, Prancis, tanggal 3 Juli 1941. Dia dinaikkan pangkatnya secara anumerta menjadi Major dan jenazahnya dikuburkan di kompleks pemakaman Perang Dunia I berdampingan dengan ayahnya, seorang prajurit Jerman yang tewas dalam pertempuran di Prancis dalam Perang Dunia Pertama beberapa puluh tahun sebelumnya!


Major Otto "Otsch" Bertram. Pada bulan Maret 1938 dia bergabung dengan 1./J 88 Legion Condor dan berhasil mencetak 9 kemenangan udara. Pada tanggal 4 Oktober 1938 sebuah pesawat pemburu I-15 Republik menembak jatuh pesawatnya. Bertram berhasil bail-out tapi kemudian dijadikan tawanan perang. Atas prestasinya di Spanyol dia dianugerahi Spanienkreuz in Gold mit Brillanten. Dalam foto di atas dia mengenakan semua medali yang diraihnya semasa betugas di Legion Condor: Spanien Kreuz, dan baris pita ''Medalla Militar", "Sufrimientos por la Patria", serta "Medalla de la Campana". Dalam Perang Dunia II dia tetap menunjukkan prestasi cemerlang sehingga dianugerahi Ritterkreuz (28 Oktober 1940), tapi kemudian ditarik dari garis depan karena "kebijakan putra terakhir". Ini berarti bahwa semua saudara lelakinya yang berdinas di Luftwaffe terbunuh dan hanya dia yang tersisa! Skor akhirnya adalah 22 fliegerabschüsse



Hauptmann Heinz “Pietzsch” Bretnütz (Gruppenkommandeur II.Gruppe / Jagdgeschwader 53 “Pik-As”) tersenyum untuk konsumsi fotografer tak lama setelah dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 22 Oktober 1940. Bila dibandingkan dengan jagoan-jagoan udara Luftwaffe yang mempunyai jumlah korban tertinggi (yang biasa disebut sebagai “Experten”), skor Bretnütz tidaklah besar-besar amat, meskipun tetap menempatkannya sejajar dengan para elite Jagdwaffe. Dan kemudian, sebelum mendapatkan Ritterkreuz, Bretnütz tercatat menembak jatuh 12 balon udara musuh! Dia juga merupakan komandan yang berbakat yang memimpin 5. Staffel / II.Gruppe / Jagdgeschwader 53 “Pik-As” dalam pertempuran dari sejak tanggal 24 Juni 1940. Secara keseluruhan jagoan udara Jerman ini telah terbang dalam 244 misi tempur, termasuk diantaranya di Spanyol dimana dia pernah bertugas selama enam bulan. Yang menarik dalam foto ini adalah seragam yang dikenakan oleh Bretnütz, dimana bagian lengannya mendapat tambahan pelindung siku – hal yang tidak biasa bagi seorang perwira!


Generalmajor Ullrich Diesing adalah jagoan udara Luftwaffe mantan anggota polisi yang meraih 15 fliegerabschüsse dalam 200+ feindflug. Dia dianugerahi Ritterkreuz tanggal 6 September 1942 sebagai Major dan Kommodore dari Zertörergeschwader 1. Diesing tewas dalam kecelakaan mobil yang tragis tanggal 17 April 1945 di Boizenburg

 Hauptmann Wilhelm Ensslen. Sebagai Oberleutnant dalam Perang Saudara Spanyol dia meraih 9 kemenangan udara dan dianugerahi Spanienkreuz in Gold mit Brillanten. Ensslen dinyatakan hilang setelah pertempuran udara tanggal 2 November 1940. Dia ternyata tewas akibat luka-luka yang dideritanya dan dikuburkan di pemakaman Hawkinge, dan kuburannya baru diketahui bulan September 2004! Skor akhirnya adalah 18 fliegerabschüsse


Hauptmann Karl Fitzner. Lahir tanggal 4 Juli 1915 di Düsseldorf. Tiba di Spanyol tanggal 11 Januari 1939. Dianugerahi Spanienkreuz in Gold tanggal 21 Agustus 1942. Ritterkreuz menyusul berikutnya tanggal 27 November 1942 sebagai Leutnant dan Staffelführer di 1./Stukageschwader 77. Ikut dalam 565 misi tempur, dan terbunuh dalam pertempuran udara tanggal 8 Juli 1943 di Ssyrszewo, 40km baratlaut Bjelgorod di Rusia. Foto di atas menampilkan detail luar biasa dari seragam dan medali yang dipakainya!



Adolf Galland sebagai Oberstleutnant dan Geschwaderkommodore JG 26 dengan medali Schwertern zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub tergantung di lehernya. Medali lain yang diraihnya: Medalla de la Campaña de España; Medalla Militar Individual de España con Diamantes; Spanienkreuz in Gold mit Brillanten (7 Juni 1939); Eisernes Kreuzes II. Klasse (15 September 1939) dan I. Klasse (22 Mei 1940); Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV. Klasse; Frontflugspange für Jäger in Gold mit Anhänger Einsatzzahl “400”; Gemeinsames Flugzeugführer- und Beobachter-Abzeichen in Gold mit Brillanten; Verwundetenabzeichen in Schwarz; dan tercantum dalam Wehrmachtbericht (16 Agustus 1940; 25 September 1940; 2 November 1940; 18 April 1941; 22 Juni 1941; 30 Oktober 1941; 15 Februari 1942)

 Hauptmann Harro Harder (HHH). Dia meraih 11 kemenangan udara dalam Perang Saudara Spanyol (urutan ketiga setelah Werner Mölders dan Wolfgang Schellmann) sehingga dianugerahi Spanienkreuz in Gold mit Brillanten. Harro tewas tanggal 12 Agustus 1940 dalam pertempuran udara di atas Isle of Wight. Sejak saat itu, adiknya Hans-Joachim "Jürgen" Harder yang juga menjadi pilot Luftwaffe selalu menggunakan pesawat yang bertuliskan "Harro" sebagai kenangan atas kakaknya tercinta. Terdapat tiga bersaudara Harder yang menjadi pilot Luftwaffe, dan ketiga-tiganya gugur dalam tugas...


Generalleutnant Martin Harlinghausen, peraih Spanienkreuz in Gold mit Brillanten. Pada bulan Desember 1937 dia menjadi komandan AS 88, unit anti-kapal laut dari Legion Condor dan sejak saat itu dikenal sebagai pakar dalam bidang tersebut. Harlinghausen dianugerahi Ritterkreuz pada tanggal 5 Mei 1940 setelah menenggelamkan kapal-kapal musuh dengan total tonase 100.000 GRT (Gross Register Tons). Pada tanggal 30 Januari 1941 dia dianugerahi Eichenlaub setelah menenggelamkan lebih banyak lagi kapal laut dengan total tonase 27.000 GRT


Generalmajor Karl Hentschel dianugerahi Deutsches Kreuz in Gold tanggal 9 November 1942 sebagai Oberst i.G. und Ia im Stab des Jagdfliegerführers 3. Selama masa tugasnya di Spanyol, dia menerima medali-medali sebagai berikut: Spanienkreuz in Gold, Medalla de la Campaña de España, Cruz de Guerra de España dan Königlichen Spanisches Flugzeugführer-Abzeichen


Generaloberstabsarzt Prof.Dr.med. Erich Hippke, peraih Spanienkreuz in Bronze (ohne Schwerter). Medali-medali lain yang diraih sepanjang karir militernya: Deutsches Kreuz in Silber (3 Februari 1944); 1. Klasse (Halsorden) des Ehrenzeichens des Deutschen Roten Kreuzes; Orden vom Joch und den Pfeilen (Imperial del Yugo y las Flechas de España/Spanien); dan Großkreuz des Militärordens von Savoyen. Sekedar keterangan, kalau ada perwira atau jenderal di belakang pangkatnya ada embel-embel "arzt", itu berarti bahwa dia adalah perwira medis!Oberst Günther Lützow. Dalam Perang Saudara Spanyol dia menjadi Staffelkapitän 2./J 88 bersama Legion Condor. Dari bulan Maret s/d September 1937 Oberleutnant Lützow mengklaim lima kemenangan udara, termasuk kemenangan pertama dalam sejarah yang dicatat oleh pesawat Messerschmitt Bf 109! Atas prestasinya di Spanyol tersebut dia dianugerahi Spanienkreuz in Gold mit Brillanten


Oberstarzt Dr. Heinrich Neumann, menerima Ritterkreuz tanggal 21 Agustus 1941 sebagai Oberstabsarzt dan Truppenarzt di Fallschirmjäger‑Sturm-Regiment. Meskipun notabene sebagai perwira medis, dia dengan gagah berani memimpin sebuah Kampfgruppe dalam Pertempuran Kreta. Neumann meninggal dunia dalam usia 95 tahun, dan dikenal sebagai veteran yang ramah, yang selalu membalas surat-surat yang dialamatkan kepadanya bahkan sampai beberapa minggu sebelum kematiannya!


Oberst Walter Oesau. Dia bergabung dengan Legion Condor dalam Perang Saudara Spanyol dan bertugas di 3.Staffel/Jagdgruppe 88 (3./J 88). Oesau berhasil meraih 8 kemenangan udara, dan menjadi salah satu dari hanya 28 orang yang dianugerahi Spanienkreuz in Gold und Brillanten


 
Generalingenieur Dipl.Ing. Artur Paul (11 April 1899 - 9 Desember 1968) adalah jenderal insinyur Luftwaffe yang dianugerahi Ritterkreuz des Kriegsverdienstkreuzes mit Schwertern pada tanggal 15 Juli 1944 sebagai Chefingenieur Luftflotte Reich. Dia bertugas sebagai anggota Legion Condor tanggal 1 Februari 1939 sebelum menjadi Divisions-/Korpsingenieur 5. Fliegerdivision/V. Fliegerkorps tanggal 16 April 1939. Seusai Perang Dunia II dia masuk Bundeswehr dari tanggal 16 Agustus 1957 s/d 31 Maret 1963 dan pensiun dengan pangkat Brigadegeneral. Atas jasa-jasanya bagi Jerman Barat, pada tanggal 22 Februari 1963 Paul dianugerahi Großes Verdienstkreuz des Verdienstordens der Bundesrepublik Deutschland


Major im Generalstab Karl-Wolfgang Redlich. Dalam foto ini dia masih berpangkat Hauptmann dan bertugas di medan Afrika bersama JG 27. Skor akhirnya adalah 37 fliegerabschüsse, dengan 3 atau 4 di antaranya diraih dalam Perang Saudara Spanyol. Redlich gugur dalam pertempuran udara melawan bomber-bomber B-24 Amerika tanggal 29 Mei 1944


Generalfeldmarschall Wolfram Freiherr von Richthofen adalah sepupu dari legenda udara Jerman terbesar Jerman dalam Perang Dunia I Manfred Freiherr von Richthofen. Generalmajor von Richthofen menjadi komandan ketiga sekaligus terakhir Legion Condor (1 November 1938 - 18 Juli 1939) menggantikan Generalleutnant Hellmuth Volkmann. Dia adalah salah satu dari 28 orang peraih Spanienkreuz in Gold mit Brillanten


Oberstleutnant Wolfgang Schellmann meraih 12 kemenangan udara dalam Perang Saudara Spanyol (hanya kalah oleh Werner Mölders) dan karenanya dianugerahi Spanienkreuz in Gold mit Brillanten. Skor totalnya adalah 26 fliegerabschüsse yang diraih dalam lebih dari 150 feindflug. Schellmann dinyatakan hilang di hari pertama Operasi Barbarossa (22 Juni 1941). Sebuah sumber menyebutkan bahwa dia dieksekusi oleh NKVD beberapa hari setelah pesawatnya mendarat darurat di wilayah yang diduduki musuh


Hauptmann Herbert Schob (12 Mei 1915 - 5 April 1981) adalah jagoan udara Luftwaffe dengan 34 kemenangan terkonfirmasi (6 selama Perang Saudara Spanyol dan 28 dalam Perang Dunia II) dalam lebih dari 300 misi tempur. Dalam foto ini dia memakai Achselschnur yang melintang di seragamnya serta menggambrengkan semua medali dan penghargaan yang telah diraihnya. Tergantung di leher adalah Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (9 Juni 1944). Di kiri kita bisa melihat Deutsches Kreuz in Gold (14 April 1942) dan Spanienkreuz in Gold mit Schwertern. Di kanan atas ada Frontflug-Spange für Schlachtflieger und Zerstörer dan di bawahnya adalah Eisernes Kreuz I. Klasse serta Flugzeugführerabzeichen. Baris medali di kanan tengah, dari kiri ke kanan: Eisernes Kreuz II. Klasse, Ostmedaille, Luftwaffe Dienstmedaille, Cavaliere dell'Ordine della Corona d'Italia (Italian Order of the Crown 5th Class/Knight), Medalla Militar (Spanish Military Medal), dan Medalla de la Campaña 1936−1939 (Spanish Medal for the Campaign of 1936−1939). Dia juga tercatat meraih Ehrenpokal der Luftwaffe (27 November 1941)

Dalam foto yang dibuat oleh Hugo Jaeger ini, terlihat Oberstleutnant Hans Seidemann memimpin para anakbuahnya dalam acara perayaan menyambut kepulangan Legion Condor yang diadakan di Berlin tanggal 6 Juni 1939. Dia mengenakan Spanienkreuz in Gold mit Schwertern yang didapatkannya di hari yang sama. Pangkat terakhir Seidemann adalah General der Flieger


Major Reinhard Seiler. Mencetak 9 kemenangan udara dalam Perang Saudara Spanyol dan dianugerahi Spanienkreuz in Gold mit Brillanten. Dalam Perang Dunia II Seiler mencetak 100 kemenangan lagi sehingga skor totalnya menjadi 109. Dia kemudian terluka parah sehingga dinyatakan tidak layak lagi bertempur dan ditarik dari garis depan. Medali-medali yang telah diraihnya adalah: Ritterkreuz (20 Desember 1941); Eichenlaub #419 (2 Maret 1944), Deutsches Kreuz in Gold (15 Oktober 1941), Ehrenpokal der Luftwaffe (20 Agustus 1941), serta Eisernes Kreuzes I klasse (30 Juli 1940) dan II klasse (20 Januari 1940)


Hauptmann Ernst Sorge (DKiG 7 Februari 1942/RK 19 Januari 1943). Dia melakukan 72 misi pengintaian udara dalam Perang Saudara Spanyol dan dianugerahi Spanienkreuz serta Nationalist Forces Spanish Pilot Badge. Sorge tercatat sebagai pilot dari awak paling sukses di "Fern-Aufklärungskette Lappland". Awak lainnya adalah Oberfeldwebel Ernst Kaiser (DKiG 13 Januari 1942), Unteroffizier Schankweiler dan observer Hauptmann Konrad Knabe (DKiG 23 Desember 1941/RK 16 April 1943)


Generalfeldmarschall Hugo Sperrle meraih Spanienkreuz in Gold mit Brillanten sebagai General der Flieger. Dia menjadi komandan Legion Condor yang pertama (1 November 1936 - 31 Oktober 1937) dengan Wolfram Freiherr von Richthofen sebagai kepala staffnya. Sperrle meraih Ritterkreuz tanggal 17 Mei 1940 sebagai General der Flieger dan panglima Luftflotte 3


Oberfeldwebel Kurt Stern dalam sebuah foto yang di-crop dari foro grup 6./Luftlandegeschwager (LLG) 1 tahun 1941 . Dia adalah pilot glider yang merupakan bagian dari Sturmabteilung Koch yang menyerbu benteng Eben-Emael tanggal 10 Mei 1940. Disini terlihat dia mengenakan Spanienkreuz in Silber, yang menjadi bukti bahwa dia adalah veteran Perang Saudara Spanyol. Memang banyak Fallschirmjäger yang juga terjun dalam perang tersebut, dan betapa mereka membanggakan "Spanische Auszeichnungen" yang mereka raih

----------------------------------------------------------------------


Leutnant Heinrich Becker (23 Januari 1914 - 17 Februari 1960) bergabung dengan Heer pada tanggal 4 April 1934. Sebagai anggota Panzertruppen, dia ditugaskan di Spanyol sebagai anggota Legion Condor dari tahun 1935 s/d 1937. Becker adalah seorang Panzermann yang kenyang makan asam-garam pertempuran, dari mulai di Polandia, Prancis, Balkan, dan Uni Soviet. Dalam pertempuran defensif di barat-laut Orel yang berlangsung selama dua hari penuh, Becker berhasil menghancurkan tidak kurang dari 23 tank Rusia sekaligus mencegah pasukan musuh yang berusaha menerobos kepungan Jerman. Atas prestasinya tersebut dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 15 Maret 1943 sebagai Oberfeldwebel dan Zugführer di 8.Kompanie / II.Abteilung / Panzer-Regiment 31 / 5.Panzer-Division / 2.Panzerarmee / Heeresgruppe Mitte. Pada tanggal 31 Mei 1943 dia dipindahkan ke Panzer-Ersatz- und Ausbildungs-Abteilung 15 untuk mengajar para calon pasukan panzer Jerman sekaligus menurunkan ilmu serta pengalamannya yang berharga. Dia tetap berada dalam posisinya tersebut sampai dengan berakhirnya perang, dan menjadi tahanan Inggris sampai tahun 1947. Becker meninggal dalam sebuah kecelakaan lalu-lintas di Osnabrück pada tahun 1960. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Dienstauszeichnung IV.Klasse (1938); Panzertruppenabzeichen der Legion Condor (1939); Spanienkreuz in Silber mit Schwertern (6 Juni 1939); Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938; Eisernes Kreuz II.Klasse (9 Oktober 1939) und I.Klasse (25 Desember 1941); Verwundetenabzeichen in Schwarz; Panzerkampfabzeichen in Silber; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); serta Infanterie-Sturmabzeichen


Hauptmann Hans-Joachim von Falckenberg (lahir di Wünsdorf tanggal 17 Januari 1912) adalah Chef 7.Kompanie / Panzer-Regiment 1 / 1.Panzer-Division yang gugur dalam pertempuran di Duderhof dekat Leningrad tanggal 13 September 1941. Jenazahnya kemudian dikebumikan di Kriegsgräberstätte Sologubowka (Endgrablage: Block 11 Reihe 10 Grab 862). Medali Spanienkreuz di seragam hitamnya menunjukkan bahwa Falckenberg merupakan veteran Perang Saudara Spanyol (1936-1939)


 Oberstleutnant Wolf-Horst Hoppe (2 Juli 1909 - 7 Juli 1997) adalah komandan schwere Panzerjäger-Abteilung 519 yang juga merupakan peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (15 Juli 1944) dan Deutsches Kreuz in Gold (16 Januari 1942). Dalam foto ini, Hoppe (masih berpangkat Major) tampak bertelekan wolchowstock, dan medali DKiG, Panzertruppenabzeichen der Legion Condor serta Spanienkreuz menyembul dari balik seragamnya (dua yang terakhir menandakan bahwa sang penerima adalah veteran perang saudara di Spanyol 1936-1939). Di belakangnya bertengger sebuah mobil staff Mercedes-Benz (jenisnya saya tidak tahu) yang di cat kamuflase putih musim dingin

Generaloberst Erwin Jaenecke, peraih Spanienkreuz in Silber ohne Schwerter. Dia menjadi kepala staff Special Staff W Legion Condor periode 15 Februari 1938 - 12 Maret 1938 sebelum dipindahkan untuk bertugas bersama 8.Armee di Austria. Jaenecke tercatat sebagai perwira zeni (pionier) dengan pangkat tertinggi, dan jangan lupakan pula Ritterkreuz (9 Oktober 1942) serta Deutsches Kreuz in Gold (2 Januari 1943) yang telah diraihnya!



 Hauptmann Peter Kiesgen (22 November 1915 - 22 Maret 1946) adalah veteran Perang Saudara Spanyol yang dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 5 Oktober 1941 sebagai Leutnant dan Führer 1.Kompanie / Infanterie-Regiment 239 / 106.Infanterie-Division / V.Armeekorps / 9.Armee / Heeresgruppe Mitte. Pada bulan Oktober 1943 dia ditarik dari front pertempuran dan menjadi instruktur prajurit-prajurit muda Wehrmacht. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Spanienkreuz mit Schwertern in Bronze; Eisernes Kreuz II.Klasse; Eisernes Kreuz I.Klasse; Infanterie-Sturmabzeichen in Silber; Verwundetenabzeichen in Schwarz; serta lima buah Panzervernichtungsabzeichen in Silber. Kiesgen secara tragis tewas dalam sebuah kecelakaan kerja di tempat kelahirannya, Lieser/Bernkastel-Kues, hanya satu tahun setelah Perang Dunia II usai!


 Hauptmann Karl-Heinz Sorge (15 April 1914 - 23 Oktober 1963) berpose dengan segambreng medali yang diraihnya, dari kiri ke kanan: Deutsches Kreuz in Gold (25 Maret 1942), Spanienkreuz, Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (7 Februari 1944), Ehrenblatt des Heeres (5 November 1943), Eisernes Kreuz II. Klasse (27 Mei 1940) dan I. Klasse (7 Agustus 1941), Panzerkampfabzeichen in Silber IV. Stufe "75" (11 Januari 1945),Verwundetenabzeichen in Gold (4 September 1942), dan Panzertruppenabzeichen der Legion Condor


Oberst Wilhelm Ritter von Thoma (memakai baret hitam, pangkat terakhir General der Panzertruppe) menemani Generaloberst Walther von Brauchitsch menginspeksi Gruppe Imker dalam upacara yang diselenggarakan di Döberitz tanggal 3 Juni 1939. Nantinya von Brauchitsch akan menganugerahkan beberapa Spanienkreuz in Gold dan Silber pada prajurit-prajurit Imker terpilih. Foto ini sekali lagi membuktikan bahwa von Thoma tidaklah menerima Spanienkreuz in Gold mit Brillanten, melainkan "hanya" versi in Gold saja (sengaja dibesarkan untuk memperjelas statemen ini). Terlihat bahwa Spanienkreuz yang dipakainya tidak "mengandung" lingkaran berlian khas versi Brillanten, padahal lingkaran ini begitu kentara dan biasanya terlihat kilaunya dalam foto-foto yang memperlihatkan pemakaiannya! BTW, Hanya ada tiga orang perwira Heer yang menerima medali ini: von Thoma, Hans Freiherr von Funck, dan seorang perwira sandi yang tidak diketahui namanya. Selain Spanienkreuz, von Thoma terlihat juga mengenakan Panzertruppenabzeichen der Legion Condor, Medalla Militar, Medalla de la Campaña de España, dan kepala ikat pinggang khusus bergambar tank


Foto ini memperlihatkan General der Infanterie Helmuth Volkmann saat berada di dekat Chatillon/Seine, Prancis, tahun 1940. Dia adalah jenderal Heer yang merupakan pindahan dari Luftwaffe, dan bahkan tercatat sebagai komandan Legion Condor kedua (1 November 1937 - 31 Oktober 1938) setelah Hugo Sperrle dan sebelum Wolfram Freiherr von Richthofen. Dia terluka parah dalam kecelakaan lalulintas dan meninggal dunia di rumah sakit akibat luka-lukanya tanggal 21 Agustus 1940


Para Ritterkreuzträger (berdiri) dan DKiGträger (nonggeng) dari Panzer-Regiment 33/9.Panzer-Division. Berdiri, dari kiri ke kanan: Feldwebel Alois Eckert (28 September 1916 - 12 Oktober 1943), Zugführer 9.Kompanie/Panzer-Regiment 33. RK 3 Agustus 1942); Major Gerhard Willing (28 November 1910 - 29 Oktober 1943), Kommandeur III.Abteilung/Panzer-Regiment 33. RK 7 Maret 1943; dan Unteroffizier Heinrich Hendricks (4 April 1923 - 25 November 1943), Panzerfährer 9.Kompanie/Panzer-Regiment 33. RK 26 Maret 1943. Duduk dari kiri ke kanan: Unteroffizier Johannes Schweiger dari 8.Kompanie/Panzer-Regiment 33. DKiG 29 Maret 1943; dan Oberfunkmeister Ludwig Huber dari III.Abteilung/Panzer-Regiment 33. DKiG 14 April 1943. Schweiger dan Huber merupakan awak tank Major Willing. Empat orang dalam foto ini gugur dalam Perang Dunia II (Eckert, Willing, Hendricks, dan Schweiger)! Willing adalah veteran Perang Saudara Spanyol yang terlihat dari Spanienkreuz yang dikenakannya

---------------------------------------------------------------------- 


Obermaschinist Hans Gottermeyer (lahir di Döbern/Brandenburg tanggal 29 Desember 1916). Dia adalah perwira mesin diesel yang pernah bertugas di U-25, U-103, U-197 dan U-198. Medali tertinggi yang diraihnya adalah Deutsches Kreuz in Gold (22 Desember 1943)


Obermaschinist Heinz-Hugo Lehmann (lahir 9 September 1915 di Dresden) dianugerahi Deutsches Kreuz in Gold tanggal 8 Oktober 1944. Dia merupakan seorang petugas mesin kapal selam yang tercatat pernah bertugas di U-32, U-108, dan U-1228 (31. Unterseebootsflottille). Dia juga merupakan veteran dalam Perang Saudara di Spanyol, seperti terlihat dari medali Spanienkreuz yang dikenakannya dalam foto di atas!


Jagoan U-boat Kapitän zur See Karl-Friedrich Merten. Dia ikut berpartisipasi membantu Kaum Nasionalis dalam Perang Saudara Spanyol saat bertugas di kapal permukaan, dan atas jasanya dianugerahi Spanienkreuz in Bronze tanggal 20 April 1938. Merten baru bergabung dengan satuan U-boat tanggal 1 Mei 1940

---------------------------------------------------------------------- 

 SS-Oberführer der Reserve Dr. Oskar Dirlewanger (26 September 1895 - 7 Juni 1945) adalah komandan unit hukuman "Dirlewanger" yang terkenal dengan kebengisannya dalam Perang Dunia II. Dia adalah mantan sukarelawan Jerman dalam Perang Saudara Spanyol dan mendapatkan tiga medali sebagai penghargaan atas partisipasinya tersebut: Spanienkreuz in Silber mit Schwertern, Medalla de la Campaña de España, dan Cruz de Guerra de España. Di Spanyol dia bergabung dengan Legion Condor periode pertama bulan April-September 1937, pada awalnya untuk menghindari hukuman penjara yang menantinya karena kasus pelecehan seksual terhadap gadis berusia 14 tahun! Kasus ini (ditambah dengan kasus-kasus lainnya) membuat dia dicopot dari NSDAP dan dicabut gelar kesarjanaannya. Tapi kemudian Dirlewanger menunjukkan kemampuannya di medan pertempuran sehingga masa tugasnya kemudian diperpanjang dari bulan Juli 1938 sampai Mei 1939, dan dia kembali pulang ke Jerman sebagai pahlawan!
 

Sumber :
Buku "German Fighter Ace Hans-Joachim Marseille: The Life Story of the Star of Africa" karya Franz Kurowski
Buku "Luftwaffe at War: Luftwaffe Aces of the Western Front" karya Robert Michulec
Foto koleksi pribadi Akira Takiguchi
Foto koleksi pribadi Breidi81
Foto koleksi pribadi Gordon Williamson
Foto koleksi pribadi Jacques
Foto koleksi pribadi Stijn David
www.en.wikipedia.org
www.forosegundaguerra.com

www.forum.axishistory.com
www.gmic.co.uk

www.historicalwarmilitariaforum.com
www.icollector.com

www.lexikon-der-wehrmacht.de
www.web.iwebcenters.com
www.wehrmacht-awards.com

No comments: