Showing posts with label Perwira Luftwaffe. Show all posts
Showing posts with label Perwira Luftwaffe. Show all posts

Sunday, September 4, 2022

Major Walter Nowotny (1920-1944), Pilot Pertama Peraih 250 Kemenangan Udara

Album foto Walter Nowotny bisa dilihat DISINI

Oleh : Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Walter Nowotny
Panggilan/julukan: Nowi / Tiger of Wolchowstroj
Lahir: 7 Desember 1920 di Gmünd, Niederösterreich (Austria)
Meninggal: 8 November 1944 di Achmer, Niedersachsen (Jerman)
Dikuburkan: Zentralfriedhof Wina (Austria), Plot: 14. Baris: C. Makam: 12.
Nomor keanggotaan NSDAP: 6.382.781 (1938)
Nomor keanggotaan SS: Tidak ada
Gelar akademis: Tidak ada
Anggota keluarga: Rudolf Nowotny (ayah)
Ciri fisik: Mata biru

Beförderungen (Promosi):
01.03.1940 Fahnenjunker-Gefreiter
01.04.1940 Fahnenjunker-Unteroffizier
01.07.1940 Fähnrich
01.04.1941 Leutnant
01.02.1943 Oberleutnant
21.09.1943 Hauptmann (efektif per tanggal 1 Oktober 1943)
01.09.1944 Major

Karriere (Karir):
01.10.1939 Bergabung dengan Luftwaffe
01.10.1939 - 15.11.1939 Pelatihan dasar militer di 2. Flieger-Ausbildungs-Regiment 62 di Quedlinburg
16.11.1939 - 30.06.1940 Pendidikan terbang di Luftkriegschule 5 di Breslau-Schöngarten
01.08.1940 - 15.11.1940 Pendidikan pilot tempur di Jagdfliegerschule 5 di Wien-Schwechat
16.11.1940 - 01.12.1940 Ditugaskan di  I.Gruppe / Ergänzungs-Jagdgruppe Merseburg
01.12.1940 - 23.02.1941 Dipindahkan ke Ergänzungsstaffel / Jagdgeschwader 54 (JG 54)
23.02.1941 - 25.03.1941 Flugzeugführer di 9.Staffel / III.Gruppe / Jagdgeschwader 54 (JG 54)
25.03.1941 - 10.03.1942 Dipindahkan ke Stabsstaffel / Ergänzungs-Jagdgruppe JG 54
10.03.1942 - 25.10.1942 Flugzeugführer di 9.Staffel / III.Gruppe / Jagdgeschwader 54 (JG 54)
25.10.1942 - 11.08.1943 Staffelkapitän 1.Staffel / I.Gruppe / Jagdgeschwader 54 (JG 54)
11.08.1943 - 15.09.1943 Gruppenführer I.Gruppe / Jagdgeschwader 54 (JG 54)
15.09.1943 - 04.02.1944 Gruppenkommandeur I.Gruppe / Jagdgeschwader 54 (JG 54)
06.02.1944 - 10.09.1944 Geschwaderkommodore Jagdgeschwader 101 (JG 101)
19.09.1944 - 19.09.1944 Dipindahkan ke Kommando der Erprobungsstelle der Luftwaffe di Rechlin
20.09.1944 - 26.09.1944 Gruppenkommandeur III.Gruppe / Jagdgeschwader 6 (JG 6)
26.09.1944 - 08.11.1944 Kommandeur Kommando Nowotny

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
19.08.1940 Flugzeugführerabzeichen
23.07.1941 Eisernes Kreuz II.Klasse
19.08.1941 Eisernes Kreuz I.Klasse
00.00.19__ Verwundetenabzeichen 1939 in Schwarz
14.07.1942 Luftwaffe Ehrenpokale für besondere Leistungen im Luftkrieg
00.00.194_ Gemeinsames Flugzeugfuhrer-Beobachter Abzeichen mit Brillianten
00.00.194_ Vapaudenristin ritarikunta 1.luokka (Finlandia)
00.00.194_ Ehrenabzeichen der finnischen Luftwaffe
00.00.194_ Medaille "Winterschlacht im Osten 1941/42" (Ostmedaille)
17.05.1942 Frontflugspange für Jäger in Gold
00.00.194_ Frontflugspange für Jäger in Gold mit Anhänger und Einzatszahl "400"
21.08.1942 Deutsches Kreuz in Gold
04.09.1942 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, sebagai Leutnant dan Flugzeugführer di 9.Staffel / III.Gruppe / Jagdgeschwader 54 (JG 54), diberikan setelah meraih 56 kemenangan udara
02.09.1943 Disebutkan namanya dalam Wehrmachtbericht: "Oberleutnant Nowotny, pemimpin grup di sebuah grup pemburu, meraih 10 kemenangan udara kemarin."
04.09.1943 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub #293, sebagai Oberleutnant dan Staffelkapitän 1.Staffel / I.Gruppe / Jagdgeschwader 54 (JG 54), diberikan setelah meraih 189 kemenangan udara
09.09.1943 Disebutkan namanya dalam Wehrmachtbericht: "Angkatan Udara Jerman dan Rumania sekali lagi mendukung pasukan darat dalam begitu banyak misi. Oberleutnant Nowotny, pimpinan grup dari sebuah grup pemburu, meraih kemenangan udaranya yang ke-196 sampai 200."
16.09.1943 Disebutkan namanya dalam Wehrmachtbericht: "Oberleutnant Nowotny, pimpinan grup dari sebuah grup pemburu, menembak jatuh 12 pesawat musuh di Front Timur dalam dua hari terakhir sehingga menambah jumlah kemenangan udaranya menjadi 215 buah."
22.09.1943 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwertern #37, sebagai Hauptmann dan Gruppenkommandeur I.Gruppe / Jagdgeschwader 54 (JG 54), diberikan setelah meraih 218 kemenangan udara
10.10.1943 Disebutkan namanya dalam Wehrmachtbericht: "Hauptmann Nowotny menembak jatuh delapan pesawat musuh sehingga menambah kemenangan udaranya menjadi 231 buah."
15.10.1943 Disebutkan namanya dalam Wehrmachtbericht: "Hauptmann Nowotny, pimpinan grup dari sebuah wing pemburu, meraih kemenangan udaranya yang ke-250 kemarin."
19.10.1943 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub, Schwerter und Brillanten #8, sebagai Hauptmann dan Gruppenkommandeur I.Gruppe / Jagdgeschwader 54 (JG 54), diberikan setelah meraih 250 kemenangan udara
00.01.1944 Ehrenring der Stadt Wien, dianugerahkan oleh Reichsstatthalter Reichsleiter Baldur von Schirach dan diberikan oleh SS-Oberführer Dipl.-Ing. Hanns Blaschke
09.11.1944 Disebutkan namanya dalam Wehrmachtbericht: "Komandan Grup Major Walter Nowotny, penerima penghargaan tertinggi Jerman untuk keberanian, gugur sebagai pahlawan dalam pertempuran udara tak lama setelah dia menembak jatuh korbannya yang terakhir. Dengan kematiannya, Luftwaffe telah kehilangan salah satu pilot pemburu terbaik mereka, yang telah meraih 258 kemenangan udara."

----------------------------------------------------------------------------------

Aufzeichnungen (Catatan):
* Ayah Walter Nowotny, Rudolf Nowotny, adalah seorang pegawai kereta api, sementara dua saudara laki-lakinya, Rudolf dan Hubert, sama-sama menjadi perwira di Wehrmacht (Hubert Nowotny terbunuh dalam Pertempuran Stalingrad).
* Nowotny mempunyai suara yang merdu. Waktu kecilnya dia menjadi anggota paduan suara gereja Cistercian di Biara Zwetl.
* Nowotny meraih 258 kemenangan udara terkonfirmasi dalam 442 misi tempur, ditambah lagi dengan 22 kemenangan lain yang tidak terkonfirmasi. Dari 258 kill tersebut, 255 diantaranya diraih di Front Timur, dan tiga dengan menggunakan salah satu pesawat jet pertama di dunia (Messerschmitt Me 262).
* Nowotny mencatatkan hampir semua kemenangannya saat menggunakan pesawat Focke-Wulf Fw 190, dengan hanya 50 buah yang diraihnya saat menggunakan Messerschmitt Bf 109.
* Dalam beberapa kesempatan, Nowotny menjadi "ace in a day" (menembak jatuh setidaknya lima pesawat dalam satu hari), termasuk dua kali "double-ace in a day" (menembak jatuh setidaknya 10 pesawat) di musim panas tahun 1943!
* Pesawat-pesawat yang digunakan Nowotny sepanjang karirnya: Messerschmitt Bf 109 E-7 (Werknummer 1173) "Weiß 2".


Sumber :
Buku "Luftwaffe Officer Career Summaries" karya Henry L. deZeng IV dan Douglas G. Stankey
www.en.wikipedia.org
www.tracesofwar.com
www.ww2gravestone.com

Sunday, October 3, 2021

Oberstleutnant Wolf-Werner von der Schulenburg (1899-1944), Jenderal SA yang juga Perwira Fallschirmjäger dan Ritterkreuzträger


Album foto Wolf-Werner Graf von der Schulenburg bisa dilihat DISINI

Oleh : Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Wolf-Werner Graf von der Schulenburg
Panggilan/julukan: Graf Schulenburg
Lahir: 14 September 1899 di Bad Muskau, Sachsen (Kekaisaran Jerman)
Meninggal: 14 Juli 1944 di Saint James, Normandia (Prancis)
Nomor keanggotaan NSDAP: Ada
Nomor keanggotaan SS: Tidak ada
Gelar akademis: Tidak ada
Ciri fisik: Tidak diketahui
Anggota keluarga: Orangtua: Friedrich Bernhard Karl Gustav Ulrich Erich Graf von der Schulenburg (22 November 1865 - 19 Mei 1939)

Beförderungen (Promosi):
20.08.1917 Gefreiter
26.09.1917 Unteroffizier
25.07.1918 Fähnrich
01.09.1918 Leutnant
01.04.1940 Oberleutnant d.R.z.V. (138) mit RDA vom 01.11.1928
01.11.1940 Hauptmann z.V. (203/E); 1942 RDA verbessert (357/E) auf 01.07.1939
19.12.1941 Major z.V. (386/E) m.W vom 01.09.1942 und RDA vom 01.09.1942
09.11.1942 SA-Brigadeführer
27.05.1944 Major z.V. (674/D), verbessertes RDA vom 01.12.1941
23.07.1944 Oberstleutnant z.V. (716/7) m.W. und RDA vom 01.07.1944

Karriere (Karir):
00.00.1917 Kriegsfreiwilliger (sukarelawan perang), terluka parah dalam pertempuran
15.08.1939 Ordonnanzoffizier di Fallschirmjäger-Regiment 1
20.02.1942 Führer I.Bataillon / Fallschirmjäger-Regiment 1 / 7.Flieger-Division
20.02.1944 Kommandeur I.Bataillon / Fallschirmjäger-Regiment 1 / 1.Fallschirmjäger-Division
15.11.1943 Führer Fallschirmjäger-Regiment 1 / 1.Fallschirmjäger-Division
Pertengahan 01.44 Führer I.Bataillon / Fallschirmjäger-Regiment 1 / 1.Fallschirmjäger-Division
21.04.1944 Kommandeur Fallschirmjäger-Regiment 13 / 5.Fallschirmjäger-Division

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
23.05.1940 Eisernes Kreuz II.Klasse
23.05.1940 Eisernes Kreuz I.Klasse
01.10.1942 Erdkampfabzeichen der Luftwaffe
20.05.1943 Ärmelband Kreta
20.06.1943 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, sebagai Major dan Kommandeur I.Bataillon / Fallschirmjäger-Regiment 1 / 7.Flieger-Division / VI.Armeekorps / 9.Armee / Heeresgruppe Mitte

----------------------------------------------------------------------------------

Aufzeichnungen (Catatan):
* Ayahnya adalah SS-Obergruppenführer Friedrich Bernhard Karl Gustav Ulrich Erich Graf von der Schulenburg (22 November 1865 - 19 Mei 1939), pahlawan Jerman dalam Perang Dunia Pertama yang juga adalah peraih Pour le Mérite. Sang ayah menikah dengan Freda-Marie Gräfin von Arnim (1873–1939) pada tanggal 21 Juli 1897, dan pasangan ini dikaruniai lima orang anak: Johann Albrecht (1898–1944) yang berprofesi sebagai tuan tanah dan Rittmeister kavaleri, Wolf-Werner (1899–1944) yang menjadi SA-Brigadeführer dan perwira Fallschirmjäger, Adolf-Heinrich (1901–1940) yang menjadi SA-Obersturmführer, Fritz-Dietlof (1902–1944) yang terlibat dalam Plot 20 Juli, Elisabeth (1903–2001) yang berprofesi sebagai seniman dan kemudian menjadi biarawati, serta Wilhelm (1904–1936).
* Pada tanggal 21 November 1943, unit pimpinan Major von der Schulenburg terlibat dalam pembantaian terhadap 112 orang warga sipil di Limmario, Italia, termasuk diantaranya adalah 50 wanita dan 31 anak-anak.
* Wolf-Werner Graf von der Schulenburg terbunuh dalam pertempuran di Normandia pada tanggal 14 Juli 1944, saat dia menjadi Komandan Fallschirmjäger-Regiment 13 dan tergabung dalam ”Kampfverband 17. SS-Panzer-Grenadier-Division Götz von Berlichingen”. Jenazahnya kemudian dikebumikan di Dinard (Bretagne), dan dia dipromosikan menjadi Oberstleutnant secara anumerta.

Sunday, September 19, 2021

Daftar Major Luftwaffe (Mayor Angkatan Udara) Jerman 1935-1945



Erich Putzka
(31 Agustus 1912 - 23 Desember 1944)
Major (1 Juni 1944)
Medali tertinggi : Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (9 Desember 1942)


Reinhold Tamm (25 Februari 1906 - 18 Agustus 1940)
Major (1 Maret 1939)
Medali tertinggi : 1939 Eisernes Kreuz I.Klasse

Daftar Hauptmann Luftwaffe (Kapten Angkatan Udara) Jerman 1935-1945

 
Gerhard Bock (18 Desember 1917 - MIA 4 Juli 1944)
Hauptmann (1 Juli 1943)
Oberleutnant Heer (1 September 1940)
Leutnant Heer ( ??? )
Medali tertinggi : Deutsches Kreuz in Gold (13 Juni 1944)


 
Helmut Katzschner (15 Desember 1911 - ??? )
Hauptmann (1 April 1943)
Oberleutnant (1 Juli 1941)
Kriegsoffizieranwärter (15 Mei 1941)
Medali tertinggi : Deutsches Kreuz in Silber (15 Agustus 1944)

Sumber :
www.aufhimmelzuhause.com
www.de.metapedia.org

Daftar Leutnant Luftwaffe (Letnan Dua Angkatan Udara) Jerman 1935-1945

 
Franz Josef Menge (31 Juli 1915 - 19 Mei 1940)
Leutnant (1 Januari 1938)
Medali tertinggi: Eisernes Kreuz II.Klasse (September/Oktober 1939)

 

Sumber :
www.aufhimmelzuhause.com

Sunday, September 12, 2021

Daftar Oberleutnant Luftwaffe (Letnan Satu Angkatan Udara) Jerman 1935-1945


 
Bernhart Mauve ( ??? - ??? )
Oberleutnant (1 Mei 1945)
Leutnant (1 Agustus 1942)
Medali tertinggi : Deutsches Kreuz in Gold (19 Juni 1945)


 
Heinrich Paul Wickert ( ??? - 11 April 1941)
Oberleutnant ( ??? )
Leutnant ( ??? )
Medali tertinggi : ???


Sumber ;
Buku "Luftwaffe Officer Career Summaries" karya Henry L. deZeng IV dan Douglas G. Stankey
www.aufhimmelzuhause.com
www.ebay.de

Wednesday, March 24, 2021

Daftar Oberstleutnant Luftwaffe (Letnan-Kolonel Angkatan Udara) Jerman 1935-1945




Friedrich Theodor Richard Falke
(23 Juni 1892 - 20 November 1972)
Oberstleutnant der Reserve ( ??? )
Major der Reserve ( ??? )
Medali tertinggi: Ritterkreuz des Königlich Preußischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern (29 Mei 1917)

 
Erich Walter Emil Killinger (21 Maret 1893 - 18 Mei 1977)
Oberstleutnant der Reserve (November 1941)
Major der Reserve (Agustus 1939)
Medali tertinggi: Ritterkreuz des Königlich Preußischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern

Reinhold Krichler (29 Juli 1894 - ??? )
Oberstleutnant (1 April 1942)
Major ( ??? )
Medali tertinggi:1914 Eisernes Kreuz I.Klasse


 
Ernst Mersmann-Münster ( ??? - ??? )
Oberstleutnant (1 Agustus 1938)
Major ( ??? )
Medali tertinggi: Ritterkreuz des Königlich Preußischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern

 
Dr. Heinrich Moser (29 Juli 1894 - ? )
Oberstleutnant (1 Februari 1943)
Major (1 Agustus 1939)
Medali tertinggi:1914 Eisernes Kreuz I.Klasse


 
Wolf-Werner Graf von der Schulenburg (14 September 1899 - 14 Juli 1944)
Oberstleutnant (anumerta, 23 Juli 1944)
SA-Brigadeführer (9 November 1942)
Major (1 Desember 1941)
Medali tertinggi: Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (20 Juni 1943)


 
Alexander von Winterfeldt (1 Desember 1898 - 16 Mei 1942)
Oberstleutnant der Reserve (anumerta, ??? )
Major der Reserve ( ??? )
Medali tertinggi: Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (5 Juli 1941)


Source :
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
www.de.wikipedia.org
www.ebay.de
www.forum.axishistory.com
www.gmic.co.uk
www.wallyswar.wordpress.com
www.wehrmacht-awards.com

Friday, March 19, 2021

Daftar Oberst Luftwaffe (Kolonel Angkatan Udara) Jerman 1935-1945


Wilhelm Heinrich Walter Bauerschäfer
(22 Oktober 1898 - 6 April 1984)
Oberst (1 Maret 1943)
Oberstleutnant (1 September 1941)
Major (1 April 1939)
Medali tertinggi: Kriegsverdienstkreuz I.Klasse mit Schwertern



Hans Blumensaat (29 April 1897 - 26 Januari 1985)
Oberst (1 Maret 1944)
Oberstleutnant (1 Maret 1942)
Major (1 Juni 1939)
Hauptmann (1 Mei 1936)
Char. Oberstleutnant (31 Maret 1920)
Medali tertinggi: 1914 Eisernes Kreuz I.Klasse (31 Agustus 1917)



Hans Cherubim ( ??? - ??? )
Oberst (1 September 1942)
Oberstleutnant ( ??? )
Major ( ??? )
Medali tertinggi: 1914 Eisernes Kreuz I.Klasse


 
Joachim Elle ( ??? - ??? )
Oberst (1 April 1942)
Oberstleutnant (6 Juli 1940)
Major (E) (1 Agustus 1939)
Medali tertinggi: Tidak diketahui


Ludwig Fabricius (1885 - Maret 1966)
Oberst (1 Juni 1943)
Oberstleutnant ( ??? )
Major ( ??? )
Medali tertinggi: 1914 Eisernes Kreuz I.Klasse (10 Oktober 1918)



Reinhold Gordack ( ??? - ??? )
Oberst (1 Juni 1942)
Oberstleutnant ( ??? )
Major ( ??? )
Medali tertinggi: 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse


Dr. Ludwig Clemens August Grauert (9 Januari 1891 - 4 Juni 1964)
Oberst (1944?)
Oberstleutnant der Reserve (Mei 1943)
Major der Reserve (1 November 1939)
SS-Brigadeführer (20 April 1935)
Medali tertinggi: 1939 Eisernes Kreuz I.Klasse

Hans-Heinrich von Haine ( ? - ? )
Oberst (1 Oktober 1941)
Oberstleutnant ( ??? )
Major ( ??? )
Medali tertinggi: Kriegsverdienstkreuz I.Klasse mit Schwertern



Hans Friedrich Walter Theodor Lothar von Heinemann
(18 November 1905 - 1997)
Generalmajor Bundesluftwaffe ( ??? )
Brigadegeneral Bundesluftwaffe (1956)
Oberst (1 April 1943)
Oberstleutnant (20 Agustus 1942)
Major (1 November 1940)
Medali tertinggi: Deutsches Kreuz in Gold (9 April 1942)


 
Walter Jacobi (20 November 1892 - ? )
Oberst (1 November 1942)
Oberstleutnant ( ??? )
Major ( ??? )
Medali tertinggi: 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz I.Klasse


 
Theodor Rumpel (25 Maret 1897 - ??? )
Oberst (1 Agustus 1944)
Oberstleutnant (1 April 1942)
Major (1939?)
Medali tertinggi: 1914 Eisernes Kreuz I.Klasse



Julius Graf von Soden ( ??? - ??? )
Oberst (30 Januari 1945)
Oberstleutnant (1 November 1942)
Major ( ??? )
Medali tertinggi: 1914 Eisernes Kreuz I.Klasse



Dr. Curt Erwin Franz Gustav Treitschke
(8 Mei 1872 - 20 Januari 1946)
Oberst z.V. (1 April 1942)
Char. Oberst z.V. (1 Maret 1940)
Char. Oberstleutnant z.V. (1 November 1939)
Major ( ??? )
Medali tertinggi: Ritterkreuz des Königlicher Preußischer Hausorden von Hohenzollern mit Schwertern


 
Eduard Zimmer (5 April 1904 - ??? )
Oberst (1 April 1945)
Oberstleutnant (1 Januari 1943)
Major ( ??? )
Medali tertinggi: ???


Source :
Buku "Luftwaffe Officer Career Summaries" karya Henry L. deZeng IV and Douglas G. Stankey
www.forum.axishistory.com
www.frontflieger.de
www.gmic.co.uk
www.vexilli.net

www.wallyswar.wordpress.com
www.sammlermarkt-nord.net
www.waralbum.ru

www.weitze.co

Friday, July 24, 2020

Oberst Nicolaus von Below (1907-1983), Ajudan Luftwaffe Hitler



Album foto Nicolaus von Below bisa dilihat DISINI

Oleh : Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Georg Heinrich Nicolaus Ludwig Freiherr von Below
Panggilan/julukan: Below
Lahir: 20 September 1907 di Anklam, Mecklenburg-Vorpommern (Kekaisaran Jerman)
Meninggal: 24 Juli 1983 di Detmold, Nordrhein-Westfalen (Jerman Barat)
Nomor keanggotaan NSDAP: Tidak ada
Nomor keanggotaan SS: Tidak ada
Gelar akademis: Tidak ada
Anggota keluarga: Pamannya adalah General der Infanterie Otto von Below yang menjadi salah satu jenderal terkemuka Kekaisaran Jerman dalam Perang Dunia Pertama.
Ciri fisik: Tidak diketahui

Beförderungen (Promosi):
01.10.1932 Leutnant
00.01.1941 Major
01.03.1943 Oberstleutnant
01.05.1944 Oberst

Karriere (Karir):
01.04.1928 Pelatihan terbang pra-militer bersama dengan DVS (Deutschen Verkehrsfliegerschule) di Schleissheim
00.05.1929 - 30.09.1929 Mengikuti pelatihan pilot pemburu di Lipezk (Uni Soviet) bersama dengan Carl-August von Schoenebeck (pangkat terakhir Generalmajor)
01.10.1929 - 00.03.05.1933 Bergabung dengan Infanterie-Regiment 12 Reichswehr
00.00.1932 Fahnenjunker-Lehrgang di Infanterieschule Dresden (Wilhelm List)
01.07.1933 - 30.09.1933 Mengabdi di Reichsminister der Luftfahrt dan diperintahkan ke Italia untuk mengikuti pelatihan pilot pesawat tempur lanjutan
01.10.1933 Pilot pengintai Reklame-Abteilung Staaken (Heer) di Fliegerhorst Staaken dekat Berlin
00.06-09.1934 Bersama dengan Fliegergruppe Döberitz (nantinya menjadi I./JG 132)
01.10.1934 - 00.04.1935 Staffelkapitän 3./JG 132
00.04.1935 - 20.02.1936 Adjutant JG 132
20.02.1936 - 01.06.1936 Staffelkapitän 7./JG 134 di Lippstadt dan Döberitz
01.06.1936 - 16.06.1937 Staffelkapitän 5./JG 134 "Horst Wessel" di Düsseldorf, lalu di JG 234, dilanjutkan dengan JG 132 “Schlageter” dan JG 2 “Richthofen”
16.06.1937 - 29.04.1945 Adjutant der Luftwaffe beim Führer und Reichskanzler (setelah 04.02.1938 mendapat tambahan jabatan resmi sebagai Adjutant der Luftwaffe beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht
20.07.1944 - 24.10.1944 Terluka parah dalam usaha pembunuhan terhadap Hitler di Führerhauptquartier Wolfsschanze sehingga mendapatkan perawatan intensif di Rastenburg (dan kemudian dilanjutkan di Salzbrunn / Schlesien mulai bulan Agustus 1944). Tugasnya sebagai Ajudan Hitler digantikan untuk sementara oleh wakilnya, Major Gerhard von Szymonski
29.04.1945 Menjadi saksi surat wasiat terakhir Hitler
29-30.04.1945 - 07.01.1946 Meninggalkan Führerbunker di tengah malam dengan nama samaran "Claus Nagel", Below berhasil lolos dari kejaran Sekutu dan bertemu dengan keluarganya di wilayah Magdeburg, sebelum akhirnya ditangkap oleh tentara Inggris di Bad Godesberg
07.01.1946 - 14.05.1948 Ditahan oleh Sekutu. Menjadi saksi kunci dalam Pengadilan Nürnberg

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
00.00.193_ Flugzeugführerabzeichen

Aufzeichnungen (Catatan):
* Below ditunjuk oleh Hermann Göring sebagai Ajudan Hitler pada tanggal 16 Juni 1937, dan hari pertamanya bertugas adalah tanggal 23 Juni 1937.
* Bukan rahasia lagi kalau Hitler membenci golongan aristokrat dalam tubuh militer Jerman. Below adalah salah satu diantara sangat sedikit dari golongan tersebut yang menjadi pengecualian.
* Seusai perang, Below kuliah kembali dan meraih gelar di bidang ekonomi.



Sumber :
Buku "At Hitler's Side: The Memoirs of Hitler's Luftwaffe Adjutant 1937-1945" karya Nicolaus von Below
Buku "Luftwaffe Officer Career Summaries: Section A-F" karya Henry L. deZeng IV dan Douglas G. Stankey
www.en.wikipedia.org

Tuesday, July 12, 2016

Willem Eduard de Graaff, Pilot Luftwaffe Kelahiran Sukabumi



Oleh: Alif Rafik Khan

Willem Eduard de Graaff dilahirkan di Soekaboemi (Hindia Belanda) pada tanggal 11 Januari 1908 dari pasangan Gustaaf Willem de Graaff ( ? -1952) dan Elisabeth Christina Füglistahler (1883-1982). Ayahnya adalah bule asal Belanda sementara ibunya, berdasarkan beberapa literatur, adalah orang Indonesia (indo Jerman?). De Graaff junior mempunyai satu orang kakak perempuan (Cornelia Augustina de Graaff yang lahir di Kediri pada tanggal 24 Mei 1906 dan meninggal tanggal 8 Maret 1991) serta satu adik laki-laki (Felix Victor de Graaff yang lahir pada tanggal 28 Februari 1915 di Zandfoord dan meninggal tahun 1995). Pada tahun 1926 De Graaff bergabung dengan maskapai penerbangan Belanda, KLM (Koninklijke Luchtvaart Maatschappij), sebagai seorang insinyur aeronautika. Dari bulan Oktober 1930 sampai dengan awal tahun 1933 dia bertugas aktif di Departemen Penerbangan Angkatan Darat Belanda, LVA (Luchtvaartafdeling), demi untuk mendapatkan kualifikasi brevet pilot militer (20 Januari 1931) dan brevet B (1933). Pada tanggal 22 September 1932 De Graaff menikah dengan Reijkje Regina Meijer, yang berusia delapan tahun lebih tua, di Zeist. Pada bulan Mei 1933 dia ditunjuk sebagai co-pilot dalam penerbangan ke KLM rute Eropa-Asia (biasanya antara Amsterdam dan Batavia). Kemungkinan dalam masa tugasnya inilah De Graaff mengalami diskriminasi dan penolakan karena tampilannya yang “Indonesia banget”, yang dapat menjelaskan keputusannya untuk “mengkhianati” negara induknya di masa Perang Dunia II.

Setelah pasukan Jerman menginvasi Belanda pada tahun 1940, De Graaff menjadi seorang simpatisan fanatik partai Nazi Belanda, NSB (Nationaal-Socialistische Beweging) pimpinan Anton Mussert, dan diterima menjadi anggota penuh tanpa hambatan (mungkin bisa dimengerti mengingat hubungan dekat antara negara Induk dengan koloninya). Pilihan De Graaff untuk masuk menjadi anggota NSB mungkin bisa diketahui alasannya melalui penjelasan dari faktor psikologi: sebagai seorang peranakan yang selalu dipandang sebelah mata oleh orang Belanda asli, De Graaff “membalas” melalui keanggotaannya di organisasi yang terkenal rasis dan merupakan kolaborator dari negara yang menjajah Belanda.

Pada tahun 1942 dia mendaftar untuk bergabung sebagai pilot sukarelawan di Luftwaffe, dan De Graaff diterima dengan antusias meskipun dia notabene tidak memenuhi standar “ras bule” yang diperlukan (kemungkinan karena pengalaman berharganya sebagai pilot KLM selama bertahun-tahun dan sedikitnya orang Belanda yang menjadi sukarelawan Luftwaffe). Pada bulan April 1942 De Graaff sudah menjadi anggota dari 4.Staffel / Flieger-Ausbildungs-Regiment 42 di Salzwedel, tapi tak lama kemudian dia meninggalkan unit pelatihan tersebut untuk mengabdi sebagai pilot pengantar antara pabrik pesawat di Leipzig dengan tempat pendistribusiannya di lapangan terbang Berlin-Rangsdorf. Pada tahun 1943 dia ditransfer ke Versuchsverband des Oberkommandos der Luftwaffe, sebuah unit elit yang biasa melakukan misi pengintaian rahasia dan menerjunkan agen-agen Jerman di garis belakang musuh. Penempatan ini menjadi ajang pembuktian sang pilot indo dan menambah kepercayaan para atasannya. Pada tanggal 3 November 1943 De Graaff menderita cedera serius di bagian kaki saat pesawat Letov B-71 DR+PG Werknummer 230 (produksi Cekoslowakia yang merupakan hasil lisensi pembom Tupolev SB-2) yang dipilotinya jatuh di wilayah utara Semenanjung Krim (Front Timur). Cedera tersebut membuatnya absen dari front selama berbulan-bulan.

Pada bulan Februari 1944 Versuchsverband des ObdL dimasukkan menjadi bagian dari skuadron bomber khusus Kampfgeschwader 200 (KG 200) pimpinan salah satu pilot pembom terbaik Luftwaffe dalam Perang Dunia II, Oberst Werner Baumbach. De Graaff dan rekan-rekan seperjuangannya melakukan lebih banyak lagi misi-misi rahasia dan berbahaya sebagai anggota dari Kommando Maria I.Gruppe / Kampfgeschwader 200. Dia biasa menerbangkan bebagai jenis pesawat terbang (dan seringkali merupakan hasil rampasan) demi untuk menerjunkan agen-agen rahasia sedekat mungkin ke wilayah target sebelum meninggalkan mereka. Misi-misi beresiko tinggi tersebut berhasil ditunaikan Willem Eduard De Graaff dengan baik sampai dengan bulan-bulan akhir Perang Dunia II dimana dia beralih menggunakan pesawat jet Messerschmitt Me 262. Setelah Jerman menyerah pada bulan Mei 1945, De Graaff menyembunyikan diri selama berbulan-bulan di Jerman sebelum kabur ke Amerika Selatan. Dari sana semua jejak kehidupannya seakan terhapus dan sampai saat ini dia tidak diketahui keberadaannya serta bagaimana akhir kehidupannya!



Sumber :
Buku "Airborne Espionage: International Special Duty Operations in the World Wars" karya David Oliver
www.facebook.com

Monday, June 1, 2015

Major Erich Rudorffer (1917- ), Pakar Kemenangan Berlipat Luftwaffe



Album foto Erich Rudorffer bisa dilihat DISINI

Oleh : Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Erich Rudorffer
Panggilan/julukan: Fighter of Libau
Lahir: 1 November 1917 di Zwochau, Sachsen (Jerman)
Meninggal: Setidaknya sampai tulisan ini dibuat (1 Juni 2015) dia masih hidup!
Nomor keanggotaan NSDAP: Tidak ada
Nomor keanggotaan SS: Tidak ada
Gelar akademis: Tidak ada
Agama: Tidak diketahui
Anggota keluarga: Tidak diketahui
Ciri fisik: Tidak diketahui

Beförderungen (Promosi):
01.11.1939 Feldwebel
00.00.1940 Oberfeldwebel
28.10.1940 Leutnant
01.10.1941 Oberleutnant
00.00.1943 Hauptmann
00.00.1944 Major

Karriere (Karir):
16.04.1936 - 01.09.1936 Menjalani pelatihan terbang di Fluglehrerschule der Luftwaffe A 61
02.09.1936 - 14.10.1936 Ditransfer ke Kampfgeschwader 253
15.10.1936 - 24.02.1937 Mengikuti kursus di Technik Schule Adlershof
25.02.1937 - 13.03.1937 Balik ke Kampfgeschwader 253
14.03.1937 - 31.10.1938 Dipindahkan ke Kampfgeschwader 153
01.11.1938 - 30.09.1939 Pelatihan terbang lanjutan di Fluglehrerschule der Luftwaffe A 51
01.10.1939 - 05.12.1939 Pelatihan pilot pemburu di Jagdfliegerschule Schleissheim
06.12.1939 - 27.12.1939 Ergänzungstaffel di Döberitz
28.12.1939 - 07.01.1940 Ergänzungstaffel di Merseburg
08.01.1940 - 00.00.1941 Ditransfer ke 2./JG 2
00.00.1941 - 12.07.1941 Flugzeugführer di 6./JG 2
13.07.1941 - 17.07.1941 Staffelführer 6./JG 2
17.07.1941 - 06.04.1943 Staffelkapitän 6./JG 2
02.06.1942 - 15.01.1943 Gruppenführer II./JG 2
00.00.1942 - 00.12.1942 Terluka dalam pertempuran udara dan menjalani perawatan
06.04.1943 - 14.06.1943 Gruppenkommandeur II./JG 2
13.07.1943 - 01.08.1943 Gruppenkommandeur IV./JG 54
01.08.1943 - 14.01.1945 Gruppenkommandeur II./JG 54
14.01.1945 - 04.04.1945 Gruppenkommandeur I./JG 7
04.04.1945 - 08.05.1945 Gruppenkommandeur II./JG 7

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
00.00.193_ Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938
00.00.193_ Gemeinsames Flugzeugführer-Beobachterabzeichen
00.00.194_ Verwundetenabzeichen in Schwarz
22.05.1940 Eisernes Kreuz II.Klasse
28.06.1940 Eisernes Kreuz I.Klasse
20.10.1940 Luftwaffe Ehrenpokale für Besondere Leistungen im Luftkrieg
01.05.1941 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, sebagai Leutnant dan Flugzeugführer di 6.Staffel / II.Gruppe / Jagdgeschwader 2 (JG 2) "Richthofen" / V.Fliegerkorps / Luftflotte 3, atas 19 kemenangan udara yang telah diraihnya. Medali bergengsi tersebut adalah yang ke-184 yang diberikan pada anggota Luftwaffe yang berprestasi
09.12.1941 Deutsches Kreuz in Gold #6/6
00.00.00.194_ Frontflugspange für Jäger in Gold
00.00.194_ Vapaudenristin 2.Luokka (Finlandia)
11.04.1944 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub #447, sebagai Major dan Gruppenkommandeur II.Gruppe / Jagdgeschwader 54 "Grünherz" / Jagdabschnittfuhrer Ostland / Luftflotte 1, atas 134 kemenangan udara yang telah diraihnya
30.10.1944 Disebutkan namanya dalam Wehrmachtbericht: "Bei den gestern gemeldeten Abschußerfolgen in Kurland errang der mit dem Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes ausgezeichnete Major Rudorffer durch Abschuß von elf Flugzeugen seinen 206. Luftsieg" (Diantara sejumlah kemenangan udara yang diraih di Kurland dan dilaporkan kemarin adalah 11 pesawat yang ditembak jatuh oleh peraih Daun Ek untuk Salib Ksatria dari Salib Baja Mayor Rudorffer, yang mengerek jumlah kemenangannya menjadi 206 buah)
00.00.194_ Frontflugspange für Zerstörer in Gold mit Anhänger und Einzatszahl
26.01.1945 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwertern #126, sebagai Major dan Gruppenkommandeur II.Gruppe / Jagdgeschwader 54 "Grünherz" / Luftflotte 1, atas 212 kemenangan udara yang telah diraihnya

Aufzeichnungen (Catatan):
* Sebelum pecah Perang Dunia II, Erich Rudorffer bekerja sebagai pilot di Deutsche Lufthansa (maskapai penerbangan sipil Jerman).
* Kemenangan udara pertama diraihnya pada tanggal 14 Mei 1940 pukul 15:08 di atas wilayah Sedan-Bouillon-Charleville atas sebuah pesawat pemburu Curtiss Hawk 75 milik Prancis.
* Erich Rudorffer tercatat sebagai pilot ke-55 yang mampu meraih 100 kemenangan udara setelah membukukannya pada tanggal  6 November 1943 di Front Timur.
* Nama Erich Rudorffer mengemuka sebagai pakar kemenangan ganda yang biasa menghancurkan lebih dari satu pesawat musuh dalam satu hari. Beberapa contoh yang paling menonjol adalah: menembak jatuh dua pesawat Spitfire Inggris di atas Dieppe tanggal 19 Agustus 1942; delapan pesawat Inggris dalam rentang waktu 32 menit tanggal 9 Februari 1943 di Tunisia dan tujuh pesawat lagi dalam rentang waktu 20 menit enam hari kemudian; delapan pesawat Rusia dalam dua misi tempur di Front Timur tanggal 24 Agustus 1943; lima pesawat Rusia tanggal 14 September 1943; tujuh pesawat Rusia dalam rentang waktu tujuh menit tanggal 11 Oktober 1943; enam pesawat Rusia tanggal 7 April 1944; lima pesawat Rusia tanggal 3 Juli 1944; enam pesawat Rusia tanggal 26 Juli 1944; lima pesawat Rusia tanggal 25 Agustus 1944; enam pesawat Rusia tanggal 25 September 1944; tujuh pesawat Rusia tanggal 10 Oktoberr 1944; dan 11 pesawat Rusia tanggal 28 Oktober 1944!
* Prestasi terbaiknya diraih pada tanggal 6 November 1943 saat Rudorffer menembak jatuh tidak kurang dari 13 pesawat Rusia hanya dalam rentang waktu 17 menit! Hanya dua pilot luar biasa lain yang mampu menyainginya dalam hal jumlah skor kemenangan yang diraih dalam satu hari tersebut: Emil "Bully" Lang (18 kill tanggal 3 November 1943) dan Hans-Joachim Marseille (17 kill tanggal 1 September 1942)
* Erich Rudorffer mendapat julukan "Fighter of Libau" untuk aksi luar biasa yang dilakukannya pada tanggal 28 Oktober 1944 di dekat sebuah kota bernama Libau di Latvia. Saat bersiap untuk mendarat di pangkalannya setelah pulang dari sebuah misi, dia melihat sebuah grup tempur Soviet yang terdiri dari 60 pesawat pendukung udara sedang dalam perjalanan ke arah pangkalan yang sama untuk membombardirnya. Tanpa pikir panjang, Rudorffer membatalkan pendaratannya dan menyongsong musuh seorang diri tanpa ada satu teman pun. Yang terjadi kemudian adalah pertempuran tak seimbang antara 1 melawan 60, tapi Rudorffer lah yang malah kemudian menjadi pemenangnya setelah dia berhasil menghancurkan sembilan pesawat musuh hanya dalam rentang waktu 10 menit! Pesawat musuh yang masih tersisa menjadi ngeri melihat kehebatan pilot yang super nekad ini, dan tak lama kemudian melarikan diri.
* Sepanjang karir militernya sebagai pilot Luftwaffe, Erich Rudorffer tercatat mengakumulasi 224 kemenangan udara sehingga menempatkannya dalam urutan ke-7 pilot paling sukses di dunia dalam hal jumlah korban yang ditembak jatuh. Skor sedahsyat inu bukannya diraih tanpa pengorbanan: dia terlibat dalam 1.000 lebih misi udara, dengan merasakan dogfight dalam 302 diantaranya. Tidak hanya itu, dia juga merasakan ditembak jatuh oleh musuhnya sebanyak 16 kali dan melompat keluar dari pesawatnya 9 kali! Dari seluruh kemenangannya, 138 diantaranya diraih di Front Timur, 59 di Front Barat, dan 27 di Afrika Utara.
* Saat menjadi Gruppenkommandeur I./JG 7 (Januari-April 1945), Erich Rudorffer menjadi salah satu jagoan jet pertama di dunia setelah mengakumulasi 12 kemenangan menggunakan pesawat Messerschmitt Me 262 dalam misi-misi Reichsverteidigung (Pertahanan Reich). 10 diantara korbannya adalah pesawat pembom bermesin empat yang terkenal sulit ditembak jatuh.
* Pesawat-pesawat yang pernah diterbangkan oleh Erich Rudorffer: Messerschmitt Bf 109 E Werknummer 1079 (Oktober 1940 di Selat Inggris), Messerschmitt Bf 109 F-4 "Gelbe 9" Werknummer 7650 (6./JG 2), Focke-Wulf Fw 190 A-3 "Gelbe 1" Werknummer 0130432, Focke-Wulf Fw 190 A-6, dan Focke-Wulf Fw 190 A-4 "Gelbe 1" (6./JG 2), serta Messerschmitt Me 262.
* Seusai Perang Dunia II, Erich Rudorffer bekerja untuk Kraftfahrbundesamt sebelum bergabung dengan Bundesluftwaffe (Angkatan Udara Jerman Barat).
* Saat tulisan ini dibuat (1 Juni 2015), Erich Rudorffer masih hidup dan sehat walafiat di usianya yang telah menginjak 97 tahun. Dia tercatat sebagai satu-satunya Schwerternträger (peraih medali Schwerter zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes) yang masih tersisa!


Sunday, April 19, 2015

Oberst Günther Freiherr von Maltzahn (1910-1953), Jagoan Udara Luftwaffe



 Album foto Günther Freiherr von Maltzahn bisa dilihat DISINI

 Oleh : Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Günther Freiherr von Maltzahn
Panggilan/julukan: Henri
Lahir: 20 Oktober 1910 di Wodarg, Mecklenburg-Vorpommern (Jerman)
Meninggal: 24 Juni 1953 di Düsseldorf, Nordrhein-Westfalen (Jerman)
Nomor keanggotaan NSDAP: Tidak ada
Nomor keanggotaan SS: Tidak ada
Gelar akademis: Tidak ada
Anggota keluarga: Tidak diketahui
Ciri fisik: Tidak diketahui

Beförderungen (Promosi):
00.00.1934 Leutnant
24.10.1940 Major
01.06.1943 Oberst

Karriere (Karir):
01.04.1930 - 31.03.1931 Pendidikan militer dasar bersama DVS
00.00.1931 Prajurit di Reiter-Regiment 6
01.01.1935 - 12.03.1936 Ditransfer dari Heer ke Luftwaffe dan dikirim ke FFS (Fliegerführer-Schule) Würzburg sebagai perwira pelatih
12.03.1936 - 01.07.1937 Adjutant III./JG 134 di Lippstadt
01.07.1937 - 01.11.1938 Staffelkapitän 6./JG 334 di Fliegergruppe Lippstadt
01.11.1938 - 30.04.1939 Staffelkapitän 6./JG 133
01.05.1939 - 18.08.1939 Staffelkapitän 6./JG 53
19.08.1939 - 09.10.1940 Gruppenkommandeur II./JG 53
09.10.1940 - 04.10.1943 Geschwaderkommodore JG 53
25.03.1943 - 31.05.1943 Di saat bersamaan, Geschwaderkommodore JG 77
04.10.1943 - 00.12.1943 Stab des Luftwaffenbefehlshaber Mitte
00.12.1943 - 29.08.1944 Jagdfliegerführer Oberitalien
29.08.1944 - 15.02.1945 Stab / General der Jagdflieger 
15.02.1945 - 00.05.1945 Stab / 9.Flieger-Division

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
00.00.193_ Flugzeugführerabzeichen
07.10.1939 Eisernes Kreuz II.Klasse
10.05.1940 Eisernes Kreuz I.Klasse
18.11.1940 Disebutkan namanya dalam Wehrmachtbericht: "Ein Jagdgeschwader unter der Führung des Majors von Maltzahn errang am 15. November seinen 501. Luftsieg" (Sebuah Wing pemburu di bawah kepemimpinan Mayor von Maltzahn meraih kemenangan udara ke-501 tanggal 15 November)
30.12.1940 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #174, sebagai Major dan Gruppenkommandeur II.Gruppe / Jagdgeschwader 53 (JG 53), setelah meraih 13 kemenangan udara serta untuk penghargaan terhadap kerja kerasnya dalam membangun dan memimpin unitnya
24.07.1941 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub #29, sebagai Major dan Geschwaderkommodore Jagdgeschwader 53 (JG 53), setelah meraih 42 kemenangan udara
23.03.1942 Luftwaffe Ehrenpokale für Besondere Leistungen im Luftkrieg
23.12.1942 Deutsches Kreuz in Gold #1/140

Aufzeichnungen (Catatan):
 * Setelah Perang Dunia II usai, Günther Freiherr von Maltzahn bekerja di bidang agrikultur dan kemudian di "Amt Blank" (yang merupakan cikal-bakal dari Kementerian Pertahanan Jerman Barat), bagian rekonstruksi Angkatan Udara. Dia merupakan kandidat kuat posisi Inspekteur der Bundesluftwaffe, tapi maut keburu menjemputnya di usia 42 tahun pada tanggal 24 Juni 1953 akibat dari Hodgkin lymphoma. Untuk menghormatinya, sebuah jalan di Fürstenfeldbruck dinamai sebagai "Günther-von-Maltzahn-Straße".
* Selama karir militernya sebagai pilot pemburu Luftwaffe, Günther Freiherr von Maltzahn tercatat memperoleh 68 kemenangan udara terkonfirmasi dari 497 misi tempur (33 diantaranya diraih di Front Timur). Dia bertempur di Front Barat (Prancis dan Inggris), Front Timur serta Mediterania (Afrika Utara dan Italia).



Sumber :
Buku "Luftwaffe Officer Career Summaries" karya Henry L. deZeng IV dan Douglas G. Stankey
www.cieldegloire.com