Monday, March 23, 2020

Urkunde (Dokumen) Ritterkreuz



 
Frieda Thiersch (1889-1947) adalah seniman yang bertugas menjilid dokumen penganugerahan dokumen Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes serta turunannya (Eichenlaub, Schwertern, Brillanten dan Goldenem Eichenlaub). Putri dari Friedrich von Thiersch (arsitek terkenal kota Münich) ini di masa mudanya pernah menjadi model patung Athena yang diletakkan di Maximiliansbrücke, Münich. Pembuatnya? Siapa lagi kalau bukan ayahnya tercinta! Karena berasal dari keluarga yang menghargai seni, Frieda pun kemudian mempunyai ketertarikan besar pada seni dan ornamennya. Dia belajar penjilidan buku di London dari pakarnya yang merupakan orang Skotlandia, Charles McLeish. Perang Dunia Pertama membuat hobi sekaligus mata pencahariannya terganggu, dan Frieda menjadi suster rumah sakit militer untuk sementara waktu. Setelah perang usai, Frieda bekerja di Bremer Presse, salah satu dari hanya dua perusahaan penjilid buku yang dianggap terbaik di Jerman. Tak lama nama wanita satu ini sudah mengemuka karena karya-karyanya yang dianggap unik dan berkelas. Pada tahun 1930-31 dia bahkan mendapatkan pesanan khusus dari Vatikan untuk menjilid buku doa yang digunakan langsung oleh Paus! Ketika Nazi naik ke tampuk kekuasaan di tahun 1933, nama Frieda pun dipilih untuk membuatkan sertifikat eksklusif untuk kepentingan Adolf Hitler. Pada tahun 1937 dia mendapatkan kontrak untuk membuatkan sampul buku penghormatan untuk kunjungan diktator Italia Mussolini di tahun itu. Desain elang Nazi dengan sayap menghadap ke bawah yang diciptakannya kemudian menjadi insignia standar Nazi untuk seterusnya! Frieda Thiersch menjelma menjadi pilihan nomor satu bagi para petinggi Nazi dalam hal pembuatan jilid dan sampul buku, yang berpuncak pada penunjukan dirinya sebagai pembuat sampul urkunde (dokumen) penganugerahan medali keberanian tertinggi Jerman dalam Perang Dunia II: Ritterkreuz


Franziska Kobell adalah seniman grafis yang bertugas untuk membuat kaligrafi serta sepuhan yang terdapat di dalam urkunde (dokumen) penganugerahan medali Ritterkreuz. Bersama dengan Gerdy Troost (penerbit), Frieda Thiersch (pembuat sampul), serta Franz dan Hermann Wandinger (penyemat perhiasan), Kobell memproduksi 7.000 lebih dokumen penganugerahan medali keberanian Jerman paling bergengsi tersebut, ditambah lagi dengan sekitar 800 dokumen Eichenlaub, 150 dokumen Schwerter, dan masing-masing satu untuk dokumen Goldenem Eichenlaub serta Großkreuz


Sumber :
www.boingboing.net
www.ritterkreuzurkunden.com

Saturday, March 14, 2020

Kunjungan Delegasi Militer Axis ke Asia Tenggara




Oleh : Alif Rafik Khan

Tak lama setelah jatuhnya Hindia-Belanda ke tangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, sebuah delegasi militer dari negara-negara yang bersekutu dengan Jepang melakukan kunjungan ke wilayah-wilayah kekuasaan baru negara Matahari Terbit di Asia Tenggara, khususnya lokasi yang pernah menjadi ajang pertempuran sengit sebelumnya. Terdapat empat orang atase militer Negara Poros di Jepang yang ikut serta dalam kunjungan, dan mereka berasal dari Jerman, Italia, Rumania serta Finlandia. Dari Jerman diwakili oleh Oberst Alfred Kretschmer, dari Italia oleh Kolonel Guido Bertoni, dari Rumania oleh Brigadir-Jenderal Gheorghe Bagulescu, dan dari Finlandia oleh Kolonel Auno Kaila.

Pada tanggal 9 Maret 1942 seluruh rombongan bertolak dari Tokyo dan kemudian tiba di Hongkong melalui jalur Formosa / Taiwan. Pada tanggal 13 Maret mereka mengunjungi lokasi-lokasi di Kowloon dan Hongkong, terutama bekas benteng pertahanan Inggris yang masih tersisa. Setelah berhenti sebentar di Saigon dan Bangkok, pada tanggal 19 Maret rombongan terbang dari bandara Don Muang di Thailand menuju ke Alor Setar di Malaya. Letnan-Kolonel Shizuo Saeki, Komandan Resimen Tank ke-1 AD Jepang, bela-belain berkendara selama tiga hari lamanya hanya untuk menemui mereka, dan kemudian menjadi guide dadakan saat menjelaskan mengenai apa saja yang terjadi selama berlangsungnya Pertempuran Jitra di Kedah.

Keesokan harinya - 20 Maret 1942 - rombongan berangkat dari Ipoh menuju Kuala Lumpur, dengan menggunakan jalan darat yang lumayan sulit dilalui karena harus melewati hutan belantara. Pada tanggal 21 Maret rombongan tiba di Singapura, dan langsung berangkat lagi menuju Johor Bahru.

Kunjungan selanjutnya pada tanggal 22 Maret 1942 adalah balik ke pelabuhan militer di Seletar, Singapura. Pada tanggal 23 Maret rombongan melakukan peninjauan ke bekas lokasi pertempuran dari atas sebuah bukit di Kallang, dan melihat langsung salah satu dari beberapa buah meriam kaliber 38mm yang digunakan untuk menjaga Singapura dari kemungkinan invasi.

Pada tanggal 24 Maret 1942 rombongan terbang menuju Palembang di pulau Sumatera, untuk menginspeksi wilayah bekas pertempuran yang melibatkan pasukan terjun payung Jepang. Selain itu, rombongan juga melihat-lihat rongsokan bekas pesawat milik Inggris, Amerika dan Belanda yang teronggok disana.

Pada tanggal 25 Maret 1942 rombongan terbang ke Bandung di pulau Jawa. Mereka lalu berangkat ke Lembang sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Batavia, dimana mereka dijamu dengan makan malam mewah rijsttafel yang berisi berbagai macam makanan lokal yang disajikan oleh 20 orang pelayan. Dengan ini berakhirlah setengah bagian dari perjalanan inspeksi para atase militer tersebut. Setengahnya lagi, yang mencakup perjalanan ke Filipina, dimulai dengan terlebih dahulu terbang kembali menuju Singapura.

Pada tanggal 1 April 1942 rombongan tiba di Manila dan melakukan kunjungan ke pelabuhan militer di Cavite. Pada tanggal 3 April mereka berkendara sejauh 300 kilometer menuju ke Teluk Lingayen, dan menghabiskan malam di rumah kediaman bekas Gubernur-Jenderal di Baguio, yang dinamakan "The Mansion". Pada tanggal 4 April rombongan mengunjungi Clark Field Air Base untuk menginspeksi pesawat-pesawat terbang Amerika Serikat yang hancur atau dirampas oleh Jepang. Pada tanggal 5 April mereka terbang ke Pulau Luzon dan kemudian ke Vigan, yang merupakan salah satu lokasi pendaratan pasukan Jepang selama berlangsungnya invasi ke Filipina.

Pada tanggal 7 April 1942 rombongan tiba kembali di Bandara Haneda, Tokyo, setelah menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 20.000 kilometer dalam kunjungan mereka di Asia Tenggara.


-------------------------------------------------------------------------------


Pada tanggal 19 Maret 1942, Letnan-Kolonel Shizuo Saeki (Komandan Resimen Tank ke-1 AD Jepang) menjadi guide dadakan untuk tamu-tamu VIP-nya yang merupakan para atase militer dari empat negara sekutu Jepang dalam Perang Dunia II: Jerman, Italia, Rumania dan Finlandia. Disini dia memberikan penjelasan tentang bekas benteng pertahanan Inggris yang diduduki oleh pasukan Jepang setelah usainya Pertempuran Jitra (11-13 Desember 1941) di Kedah, Malaya. Kemenangan Jepang dalam pertempuran menentukan tersebut membuat Panglima Inggris di Malaya, Letnan-Jenderal Arthur Percival, memindahkan pesawat-pesawatnya yang berpangkalan di Malaya ke pulau Singapura


Pada tanggal 21 Maret 1942, rombongan atase militer negara-negara Sekutu Jepang dalam Perang Dunia II (Jerman, Italia, Rumania dan Finlandia) melakukan kunjungan ke Johor Bahru, untuk melihat-lihat bekas lokasi pertempuran antara Jepang dan Inggris disana. Foto ini memperlihatkan, dari kiri ke kanan: Kolonel Guido Bertoni (Atase Militer Italia), perwira Jepang tak dikenal, dan  Brigadir-Jenderal Gheorghe Bagulescu (Atase Militer Rumania)


  Rombongan atase militer negara-negara sahabat Jepang di Tokyo (Jerman, Italia, Rumania dan Finlandia) tiba di lapangan udara Andir, bandung, dalam rencana kunjungan satu hari untuk melihat bekas-bekas pertempuran antara Hindia-Belanda dan Jepang yang berkobar beberapa minggu sebelumnya. Di belakang terlihat pesawat transport Mitsubishi Ki-57 "Topsy", kemungkinan model pertama yang mempunyai dua mesin 850p, yang mengangkut rombongan tersebut dalam perjalanan udara dari Palembang ke Bandung. Pesawat tersebut tampaknya telah mendapat tambahan cat kamuflase yang cukup signifikan di sekujur badannya


Rombongan atase militer negara-negara sahabat Jepang di Tokyo dalam acara kunjungan ke Bandung, tanggal 25 Maret 1942. Foto bawah memperlihatkan Kolonel Auno Kaila (Atase Militer Finlandia) yang berdiri kedua dari kiri, sementara yang mengangkat tangan di tengah adalah Kolonel Guido Bertoni (Atase Militer Italia), diikuti oleh Oberst Alfred Kretschmer (Atase Militer Jerman) yang merupakan perwira tinggi besar di belakangnya. terakhir adalah Brigadir-Jenderal Gheorghe Bagulescu (Atase Militer Rumania) yang berdiri ketiga dari kanan


Para perwira militer dari negara-negara Poros memperhatikan dengan serius saat dua orang prajurit Jepang bercanda dengan seekor monyet peliharaan. Foto ini diambil pada bulan Maret 1942 dalam rangkaian kunjungan para atase militer negara-negara sahabat Jepang ke wilayah-wilayah kekuasaan baru negara Matahari Terbit tersebut di Asia Tenggara (Malaya, Singapura, Hindia-Belanda dan Filipina). Perwira berkumis tipis di tengah adalah Kolonel Guido Bertoni (Atase Militer Italia di Tokyo), sementara di belakangnya adalah ajudan Oberst Alfred Kretschmer (Atase Militer Jerman di Tokyo)


Inspeksi para atase militer Negara-negara Poros di pelabuhan militer Cavite, Filipina, pada tanggal 1 April 1942. Mereka sedang mengamati kapal selam USS Sealion (SS-195) milik US Navy yang rusak berat setelah terkena serangan bomber-bomber Jepang pada tanggal 10 Desember 1941, dan kemudian diledakkan pada tanggal 25 Desember oleh pihak Amerika sendiri demi mencegahnya digunakan oleh pihak Jepang


Inspeksi para atase militer Negara-negara Poros di Clark Field Air Base, Filipina, pada tanggal 4 April 1942. Mereka sedang mengamati sebuah pesawat pembom B-17 milik Amerika Serikat yang ditinggalkan disana setelah bandara tersebut dikuasai oleh Jepang




Sumber :

Wednesday, March 11, 2020

SS-Gruppenführer Hermann Fegelein (1906-1945), Komandan Florian Geyer



Album foto Hermann Fegelein bisa dilihat DISINI
Album foto pernikahan Hermann Fegelein dengan Gretl Braun bisa dilihat DISINI

Oleh : Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Hans Georg Otto Hermann Fegelein
Panggilan/julukan: Flegelein
Lahir: 30 Oktober 1906 di Ansbach, Bavaria (Kekaisaran Jerman)
Meninggal: 29 April 1945 di Berlin (Jerman)
Nomor keanggotaan NSDAP: 1 200 158
Nomor keanggotaan SS: 66 680 (15 Mei 1933)
Gelar akademis: Tidak ada
Anggota keluarga: Waldemar Fegelein (adik)
Ciri fisik: Tidak diketahui

Beförderungen (Promosi):
12.06.1933 SS-Untersturmführer
20.04.1934 SS-Obersturmführer
09.11.1934 SS-Hauptsturmführer
30.01.1936 SS-Sturmbannführer
30.01.1937 SS-Obersturmbannführer
25.07.1937 SS-Standartenführer
01.03.1940 SS-Obersturmbannführer der Reserve der Waffen-SS
01.02.1942 SS-Standartenführer der Waffen-SS
01.12.1942 SS-Oberführer der Waffen-SS
01.03.1943 SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS
21.06.1944 SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS

Karriere (Karir):
15.09.1939 - 15.12.1939 Führer SS-Totenkopf-Reiterstandarte
15.12.1939 - 01.12.1940 Führer 1.SS-Totenkopf-Reiterstandarte
12.11.1940 - 01.12.1940 Kommandeur 1.Halb-Standarte / 1.SS-Totenkopf-Reiterstandarte
11.12.1940 - 21.03.1941 Kommandeur SS-Totenkopf-Kavallerie-Regiment
11.12.1940 - 21.03.1941 Kommandeur 1.Halbregiment / SS-Totenkopf-Kavallerie-Regiment 11
21.03.1941 - 02.08.1941 Kommandeur SS-Kavallerie-Regiment 1
02.08.1941 - 01.05.1942 Kommandeur SS-Kavallerie-Brigade
01.05.1942 - 26.11.1942 Inspekteur Reit- und Fahrwesens in der SS-Führungshauptamt
26.11.1942 - 31.12.1944 Chef Amt VI (Reit- und Fahrwesen) in der SS-Führungshauptamt 01.12.1942 - 20.04.1943 Führer SS-Kampfgruppe “Fegelein”
20.04.1943 - 23.10.1943 Kommandeur SS-Kavallerie-Division
23.10.1943 - 01.11.1943 Kommandeur 8. SS-Kavallerie-Division "Florian Geyer"
01.11.1943 - 31.12.1943 Führerreserve im Kommandostabes des Reichsführer-SS.
01.01.1944 - 29.04.1945 Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier


Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan): 
16.12.1935 Julleuchter der SS
00.00.193_ SS-Zivilabzeichen (Nr. 24 180)
00.00.193_ Ehrenwinkel für Alte Kämpfer
00.00.193_ Ehrendegen des Reichsführers SS
00.00.193_ SS-Totenkopfring
00.00.193_ Deutsches Reiterabzeichen in Bronze, Silber und Gold
00.00.193_ Deutsche Olympia-Ehrenzeichen I.Klasse
00.00.193_ Kultur-Verdienstorden (Rumania), II.Klasse (Offizier des Ordinul Meritul Cultural) für Verdienste im Sport (Kat. E)
00.00.193_ Abzeichnen der Deutsche Lebens-Rettungs-Gesellschaft (DLRG) in Bronze
00.00.193_ Ehrenzeichen für Deutsche Volkspflege III. und II.Stufe
00.00.193_ Dienstauszeichnung der NSDAP in Bronze
00.00.193_ SS-Dienstauszeichnung III.Stufe (8 Jahre)
01.12.1937 Deutsches Reichssportabzeichen in Bronze
01.12.1937 SA-Sportabzeichen in Bronze
00.00.19__ Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938
00.00.19__ Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938
15.12.1940 Eisernes Kreuz II.Klasse
28.06.1941 Eisernes Kreuz I.Klasse
00.00.194_ Allgemeines Sturmabzeichen
02.10.1941 Infanterie-Sturmabzeichen in Silber
00.00.194_ Medaglia d'argento al Valore Militare (Italia) in Silver
02.03.1942 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, sebagai SS-Standartenführer dan Kommandeur SS-Kavallerie-Brigade
01.09.1942 Medaille "Winterschlacht im Osten 1941/42"
01.09.1942 Kriegsverdienstkreuz II.Klasse mit Schwertern
22.12.1942 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub #157, sebagai SS-Oberführer dan Kommandeur Kampfgruppe "Fegelein"
00.00.194_ Verwundetenabzeichen in Schwarz und Silber
11.09.1943 Nahkampfspange in Bronze
05.12.1943 Nahkampfspange in Silber (nach 56 Nahkampftage)
01.11.1943 Deutsches Kreuz in Gold
26.07.1944 Verwundetenabzeichen "20. Juli 1944" (nach Urkunde mit Wirkung vom 20. Juli)
30.07.1944 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwertern #83, sebagai SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS dan Kommandeur 8. SS-Kavallerie-Division "Florian Geyer"

 Aufzeichnungen (Catatan):
* Pada tanggal 21 dan 22 Desember 1941, Fegelein terluka oleh tembakan sniper Soviet. Luka kedua membuatnya kehilangan banyak darah sehingga harus masuk rumah sakit sampai dengan bulan April 1942. Untuk sementara posisinya sebagai Komandan SS-Kavallerie-Brigade digantikan oleh SS-Hauptsturmführer Karl Liecke, lalu oleh Gustav Lombard (6 Maret 1942 - 18 April 1942). Selama masa absennya, SS-Kavallerie-Brigade berganti nama menjadi SS-Reiter-Brigade "Fegelein".
* Pada tanggal 23 Desember 1942 Fegelein terluka dalam pertempuran di Golaja.
* Pada tanggal 9 September 1943 Fegelein terluka dalam pertempuran di selatan Kharkov. Posisinya sebagai Komandan 8. SS-Kavallerie-Division "Florian Geyer" kemudian digantikan untuk sementara oleh Bruno Streckenbach (yang nantinya secara resmi mengambil-alih komando divisi pada tanggal 1 November 1943).
* Dari tanggal 13 September 1943 s/d bulan Desember 1943 Fegelein menjalani masa pemulihan untuk menyembuhkan luka-lukanya.
* Pada tanggal 20 Juli 1944 Fegelein terluka di bagian paha kiri dalam upaya pemboman terhadap Hitler di Führerhauptquartier Wolfsschanze, Rastenburg, yang dilakukan oleh Oberst i.G. Klaus Schenk Graf von Stauffenberg.
* Pada tanggal 23 April 1945 Fegelein berangkat bersama dengan Himmler dan Prof.dr.med. Karl Gebhardt ke SS-Lazarett Hohenlychen. Keesokan harinya mereka mengunjungi kantor SS-Führungshauptamt di Fürstenberg. Di tempat ini Fegelein curhat pada Hans Jüttner bahwa dia tidak berniat untuk ikut mati bersama dengan Hitler di Berlin. Pada tanggal 25 April 1945 dia terpaksa harus kembali terbang ke Berlin untuk bertugas menjadi perwira penghubung SS di Führerbunker.
* Pada tanggal 27 April 1945 Fegelein meninggalkan Führerbunker dan pergi ke apartemennya di Bleibtreustrasse No.4 yang berada di wilayah Berlin-Charlottenburg. Disana dia berganti baju untuk kemudian mengenakan pakaian sipil, lalu mengadakan pertemuan dengan istri seorang diplomat Hungaria yang juga adalah kekasih gelapnya. Tak lama, ketidakhadirannya disadari oleh Hitler sehingga dia memerintahkan agar anggota-anggota Reichssicherheitsdienst (Pasukan Pengaman Pribadi sang Führer) mencarinya. Dia ditemukan di apartemennya, dan langsung ditangkap oleh SS-Obersturmbannführer Peter Högl. Ikut ditemukan bersamanya sekitar 105.725 Reichsmark, 3.185 Francs Swiss, serta beberapa emas batangan. Setelah dibawa kembali ke Führerbunker, Fegelein diinterogasi langsung oleh Hitler yang, setelah mengetahui bahwa Himmler telah berusaha menghubungi Sekutu melalui Wakil Palang Merah Swedia Graf Folke Bernadotte, menjadi curiga terhadap tindak-tanduk Fegelein. Mahkamah Militer langsung digelar secara buru-buru, dengan SS-Brigadeführer Wilhelm Mohnke (Komandan Pertahanan Reichskanzlei) bertindak sebagai hakimnya. Fegelein dinyatakan bersalah atas tuduhan desersi dan pengkhianatan. Dia diturunkan pangkatnya menjadi prajurit biasa, dipecat secara tidak hormat dari keanggotaan SS, dan ditahan dalam jangka waktu yang tidak ditentukan. Fegelein kemudian diinterogasi lagi oleh Kepala Gestapo Heinrich Müller pada tanggal 28 April 1945. Keesokan sorenya, atas perintah dari Hitler, dia dibawa ke taman Kantor Kementerian Luar Negeri dan ditembak mati oleh anggota-anggota Reichssicherheitsdienst.


Kejahatan-kejahatan perang dan tindak kriminal yang dilakukan oleh Hermann Fegelein:
1. Pada tanggal 7 Desember 1939 dia memerintahkan eksekusi massal terhadap lebih dari 1.700 orang di Hutan Kampinos dekat Palmiry, sekitar 30 kilometer barat-laut Warsawa, Polandia. Perintah pembunuhan ini sendiri berasal dari SS-Standartenführer Josef Meisinger, Wakil Komandan Einsatzgruppe IV di Warsawa.
2. Pada tanggal 23 April 1941 Fegelein hampir diajukan ke Mahkamah Militer SS setelah dia dan resimennya mencuri uang serta benda berharga lainnya dari para korbannya, dan kemudian memindahkannya dari Warsawa ke Münich. Dakwaan terhadap Fegelein kemudian dihapuskan atas perintah langsung dari Reichsführer-SS Heinrich Himmler.
3. Pada tanggal 16 Mei 1941 Fegelein dibawa ke hadapan Sidang Kehormatan SS karena didakwa telah menjalin hubungan dengan seorang wanita Polandia di Krakow. Wanita tersebut kemudian hamil dan dipaksa untuk melakukan aborsi. Dakwaan ini kemudian dihapuskan atas perintah langsung dari Reichsführer-SS Heinrich Himmler tertanggal 30 Juni 1941.
4. Pada tanggal 17 Juli 1941 Resimen Fegelein ditugaskan sebagai bawahan taktis dan operasional dari Höherer SS- und Polizeiführer (HSSPF) "Russland-Mitte" di bawah pimpinan Erich von dem Bach, dengan tugas utama untuk membersihkan wilayah rawa-rawa Pripet (Ukraina-Belarusia) dari keberadaan gerilyawan Komunis. Setelah selesainya tahap pertama tugas tersebut, Fegelein melaporkan tentang eksekusi terhadap 13.788 orang Yahudi serta "Soldaten in Zivil" (prajurit berbaju sipil). Dari akhir bulan Agustus 1941 s/d 13 September 1941, semua laki-laki Yahudi di wilayah Rogatschew (total 3.500 orang) dilaporkan telah ditembak mati.
5. Pada tanggal 27 Juli 1941 Fegelein mengeluarkan "Regiments-Befehl" (Perintah Resimen) No.42 untuk seluruh anggota SS-Kavallerie-Regiment. Surat perintah tersebut memuat pula statemen seperti ini: "Orang-orang Yahudi secara umum harus diberlakukan seperti layaknya penjarah; Wanita dan anak-anak harus dipisahkan; Prajurit-prajurit Rusia yang ketahuan mengenakan seragam sipil, juga para penjarah, sipil bersenjata serta pelaku sabotase, semuanya harus tembak di tempat dengan perintah langsung dari perwira atasan masing-masing".
6. Pada tanggal 18 September 1941 Fegelein menyerahkan laporan berkaitan dengan hasil "pembersihan" wilayah berawa Pripet oleh SS-Kavallerie-Brigade. 14.178 orang "penjarah" (baca: Yahudi) tercatat ditembak mati, ditambah dengan 1.001 orang anggota gerilyawan dan 699 orang Tentara Merah. Selain itu, 830 orang lainnya berhasil ditahan.
7. Dari tanggal 24 s/d 26 September 1941, Fegelein menjadi partisipan sekaligus instruktur dalam Kursus Internasional tentang cara memerangi gerilyawan yang diadakan oleh General der Infanterie z.V. Max von Schenckendorff (Komandan Wilayah Belakang AD Front Tengah Rusia) di Mogilev. Kursus ini juga ikut dihadiri oleh Erich von dem Bach dan Arthur Nebe. Salah satu materi yang disajikan adalah eksekusi terhadap sekitar 30 orang yahudi di kota Knjashizy oleh anggota-anggota Einsatzkommando 8 dan Polizei-Bataillon 322 pada tanggal 25 September 1941. Eksekusi tersebut disaksikan langsung oleh para peserta kursus.
8. Setelah pulang dari mengikuti kursus internasional tentang cara memerangi gerilyawan, pada tanggal 28 September 1941 Fegelein mengeluarkan "SS-Kavallerie-Brigadebefehl" (Perintah Brigade Kavaleri SS) No.8 yang menyatakan bahwa "Kerjasama dengan SD - Sicherheitsdienst - diwajibkan dalam berbagai situasi dan kondisi; Pada saat unit tinggal dalam waktu yang cukup lama di suatu tempat, maka distrik-distrik dan ghetto Yahudi bisa digunakan tanpa kecuali (apabila tempat-tempat ini masih belum dibersihkan sebelumnya). Tertanda: Fegelein".
9. Pada tanggal 6 Oktober 1941 Fegelein didakwa oleh Hauptamt SS-Gericht atas tuduhan menyalahgunakan barang rampasan. Seperti sebelum-sebelumnya, dakwaan terhadapnya kemudian dihapuskan atas perintah langsung dari Reichsführer-SS Heinrich Himmler.
10. Dari tanggal 27 Mei s/d 10 Juni 1943, Fegelein memimpin SS-Kavallerie-Division dalam Unternehmen Weichsel (Operasi Vistula) di sekitar wilayah basah Dniepr-Pripet, barat-daya Gomel. Dalam operasi ini, Fegelein terlibat dalam perintah pembunuhan terhadap 4.018 orang, deportasi 18.860 orang pekerja paksa (10.422 diantaranya oleh SS-Kavallerie-Division), perampasan 21.000 hewan ternak, serta penghancuran 61 desa.
11. Dari tanggal 13 s/d 16 Juni 1943, Fegelein memimpin SS-Kavallerie-Division dalam Unternehmen Ziethen di barat Retzhiza. Dalam operasi ini, 63 desa dihancurkan. Operator telepon Fegelein nantinya bersaksi bahwa bosnya secara terus-menerus berhubungan dengan Hitler melalui telepon selama berlangsungnya Operasi Vistula dan Ziethen. Fegelein diperintahkan untuk menetralisasi keberadaan para partisan dalam area seluas 100-120 kilometer.
12. Dari tanggal 26 Juni s/d 27 Juli 1943 Fegelein memimpin SS-Kavallerie-Division dalam Unternehmen Seydlitz di wilayah Owrutsch-Mosyr. Divisinya tercatat menghancurkan 96 buah desa serta membunuh 5.106 orang. Selain itu, 606 orang lainnya dijadikan tawanan, 9.166 orang dideportasi, dan 19.941 hewan ternak dirampas.



Sumber :
www.de.metapedia.org
www.en.wikipedia.org
www.forum.axishistory.com
www.tracesofwar.com

Sunday, March 8, 2020

Foto Lastkraftwagen (Truk) Wehrmacht

Sebagian besar personil dan perlengkapan milik Panzer-Regiment 5 (bagian dari 5. Leichte-Division) tiba di pelabuhan Tripoli, Libya, pada tanggal 10 Maret 1941, dimana mereka kemudian diturunkan dari kapal-kapal yang membawanya. Untuk tank sendiri, yang diturunkan di hari itu tercatat sebagai berikut: 25 buah Panzer I Ausf.A, 45 buah Panzer II Ausf.C, 61 buah Panzer III Ausf.G, 17 buah Panzer IV Ausf.D, 3 buah Panzerbefehlswagen I, dan 4 buah Panzerbefehlswagen III Ausf.E. Leutnant Joachim Schorm dari 6.Kompanie / II.Abteilung / Panzer-Regiment 5 menuliskan di buku hariannya akan kedatangannya untuk pertama kalinya di benua Afrika serta keadaan yang dijumpainya disana: "Kami memasuki pelabuhan di Tripoli. Akhirnya kami selamat sampai disini! Hanya terpaut 24 kilometer dari sini, ini nyata, satu buah kapal dagang Italia serta dua kapal tanker ditenggelamkan oleh kapal selam Sekutu. Di belakang Kolonel dan ajudan, aku meninggalkan Marburg pada pukul 13:00 dengan mendahului setengah anggota kompi ke-6. Suasana di dermaga begitu indah tak terlukiskan. Rommel dan perwira-perwira Jerman lainnya masih mengenakan seragam abu-abu lapangan Eropa, sementara anggota Luftwaffe sudah dibalut baju dan celana pendek berwarna khaki. Bagaimana dengan pasukan Italia? Mereka mengenakan seragam apa saja yang bisa mereka temukan!" Foto ini memperlihatkan Panzer-Panzer III Ausf.G yang sedang diturunkan dari kapal pengangkut yang membawanya. Tank jenis ini dipersenjatai dengan meriam L/42 kaliber 50mm, dan mempunyai tambahan ventilator turet yang dipasang di bagian atas kubah, persis di depan cupola. Selain itu, tank-tank dari jenis Panzer III Ausf.G juga telah dilengkapi dengan cupola jenis baru yang berbeda dari versi sebelumnya. Di sebelah tengah dan atas kita bisa melihat truk-truk transport Wehrmacht dari jenis Le.gl. Einheits LKW (leichter geländegängiger Lastkraftwagen) 6x6 "Einheitsdiesel” kapasitas 2,5 ton yang sedang mengangkut perbekalan



Sumber :
www.facebook.com

Thursday, March 5, 2020

Foto Grup Adolf Hitler

-1933-

 Adolf Hitler berfoto bersama dengan para menterinya di dalam bangunan Reichskanzlei (Berlin) tak lama setelah diangkat menjadi Reichskanzler baru Jerman oleh Reichspräsident Paul von Hindenburg (Staatsoberhaupt) tanggal 30 Januari 1933. Duduk dari kiri ke kanan: Ministerpräsident Hermann Göring (Reichskommissar für Luftfahrt und das preussische Innenministerium), Reichskanzler Adolf Hitler, dan Vizekanzler Franz von Papen. Berdiri: Franz Seldte (Reichsarbeitsminister), Dr. Günther Gereke (Reichskommissar für Arbeitsbeschaffung), Lutz Graf Schwerin von Krosigk (Reichsfinanzminister), Dr. Wilhelm Frick (Reichsinnenminister), Werner von Blomberg (Reichswehrminister), dan Dr. Alfred Hugenberg (Reichsernährungsminister)

-------------------------------------------------------------------------------

-1940-

Adolf Hitler dan staff-nya dalam sebuah perayaan di Berghof Obersalzberg. Foto ini biasanya dilabeli sebagai perayaan ulangtahun Hitler di tahun 1943 (bahkan 1944), meskipun sebenarnya merupakan perayaan tahun baru 1940. Baris depan dari kiri ke kanan: SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner (Chefadjutant des "Führers und Reichskanzlers“), Christa Schroeder (Hitlers Sekretärin), Eva Braun (kekasih Hitler), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Margarete "Gretl" Braun (adik Eva Braun yang nantinya menikah dengan SS-Gruppenführer Hermann Fegelein), Gauleiter Adolf Wagner (Gauleiter München-Oberbayern), dan SS-Gruppenführer Dr. Otto Dietrich (Reichspressechef). Baris tengah: Gerda Daranowski (Hitlers Sekretärin), Prof. Dr. med. Theodor "Theo" Morell (Hitlers Leibarzt), Margarete Weber (istri dari Albert Speer), SS-Obergruppenführer Martin Bormann (Stabsleiter im Amt des Stellvertreters des Führers), SS-Sturmbannführer Prof.dr.med. Karl Brandt (Hitlers Begleitarzt), dan Prof. Heinrich Hoffmann (Reichsbilderstatter der NSDAP). Baris belakang: Hannelore "Hanni" Moller (istri Theo Morell), Fregattenkapitän Karl-Jesko von Puttkamer (Marine-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"), Gerda Buch (istri Martin Bormann), SS-Hauptsturmführer Max Wünsche (SS-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"), dan SS-Sturmbannführer Heinrich Heim (Leiter Abteilung Rechtstfragen in Amt Staatsrechtlichefragen in Amt Stellvertreter des Führers)


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk para prajurit Fallschirmjäger dari Luftlande-Sturmabteilung "Koch" yang berprestasi dalam membantu pendudukan negara-negara Bawah (Belanda dan Belgia) sewaktu berlangsungnya fase pembuka "Fall Gelb". Upacara diselenggarakan di Führerhauptquartier Felsennest, Rodert, dekat Bad Münstereifel, pada tanggal 13 Mei 1940. Baris depan, dari kiri ke kanan: Leutnant Egon Delica (Stellvertreter Führer Sturmgruppe "Granit". Ritterkreuz tanggal 12 Mei 1940), Hauptmann Walther Koch (Kommandeur Luftlande-Sturmabteilung "Koch". Ritterkreuz tanggal 10 Mei 1940), Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Leutnant der Reserve Joachim Meißner (Stellvertreter Führer Sturmgruppe "Eisen". Ritterkreuz tanggal 12 Mei 1940), dan Oberleutnant Gustav Altmann (Führer Sturmgruppe "Stahl". Ritterkreuz tanggal 12 Mei 1940). Sekarang ke baris belakang, dari kiri ke kanan: Oberleutnant Rudolf Witzig (Führer Sturmgruppe "Granit". Ritterkreuz tanggal 10 Mei 1940), Oberleutnant der Reserve Otto Zierach (Operationschef Luftlande-Sturmabteilung "Koch". Ritterkreuz tanggal 15 Mei 1940), Leutnant der Reserve Helmut Ringler (s.MG-Halbzugführer in der Sturmgruppe "Stahl". Ritterkreuz tanggal 15 Mei 1940), Oberleutnant Walter Kiess (Chef Lastensegler-Kommando in der Luftlande-Sturmabteilung "Koch". Ritterkreuz tanggal 12 Mei 1940), serta Oberarzt Dr. Rolf Jäger (Truppenarzt Luftlande-Sturmabteilung "Koch". Ritterkreuz tanggal 15 Mei 1940). Sebenarnya ada 12 orang Fallschirmjäger yang rencananya diterima oleh Hitler di hari itu, tapi ada tiga orang yang berhalangan hadir dalam foto ini. Mereka adalah Feldwebel Helmut Arpke (Gruppenführer in der Sturmgruppe "Stahl". Ritterkreuz tanggal 13 Mei 1940), Leutnant Martin Schächter (Führer Sturmgruppe "Eisen". Ritterkreuz tanggal 12 Mei 1940, tapi terluka dan sedang dirawat di rumah sakit pada saat foto ini diambil), serta Leutnant Gerhard Schacht (Führer Sturmgruppe "Beton". Ritterkreuz tanggal 12 Mei 1940)


Adolf Hitler bersama para staffnya berfoto bersama di Hauptquartier Felsennest (Münstereifel) awal bulan Juni 1940. Dari kiri ke kanan, baris pertama: SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner (Chefadjutant des "Führers und Reichskanzlers“); SS-Gruppenführer Dr.rer.pol. Otto Dietrich (Staatssekretär im Reichsministerium für Volksaufklärung und Propaganda); Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommandos der Wehrmacht); Führer Adolf Hitler; Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamtes); SS-Obergruppenführer Martin Bormann (Stabsleiter im Amt des Stellvertreters des Führers); Hauptmann Nicolaus von Below (Luftwaffen-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"); dan Prof. Heinrich Hoffmann (Reichsbilderstatter der NSDAP). Baris kedua : Major Gerhard Engel (Heeres-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"); SS-Obersturmbannführer Prof.dr.med. Karl Brandt (Hitlers Begleitarzt); Fregattenkapitän Karl-Jesko von Puttkamer (tertutup topi Keitel, Marine-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"); Generalleutnant Karl-Heinrich Bodenshatz (Chef des Ministeramtes des Reichministers der Luftfahrt und Oberbefehlshabers der Luftwaffe); Heinz Lorenz (sedikit terhalang oleh Bodenshatz, deutscher Pressesekretär im Führerhauptquartier); SS-Oberführer Walther Hewel (di atas kepala Hitler, Verbindungsbeamter des Auswärtigen Amtes zum Führer und Reichskanzler); Prof. Walter Brugmann (berkacamata, Leiter Baugruppe des Luftrüstungsprogramms); Oberst Rudolf Schmundt (Chefadjutant des Heeres beim Führer und Oberbefehlshaber der Wehrmacht); SS-Gruppenführer Julius Schaub (di atas kepala Jodl, Chefadjutant des Führers Adolf Hitler); SS-Hauptsturmführer Max Wünsche (SS-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Reichskanzler"); SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS); Prof.Dr.med. Theodor "Theo" Morell (Hitlers Leibarzt); dan SS-Obersturmführer Hans-Georg Schulze (Hitlers Ordonanz-Offizier)


 Pada tanggal 19 Juli 1940 bertempat di Krolloper (Gedung Opera Kroll) dalam Reichstagssitzung (sesi Reichstag), Adolf Hitler mengumumkan promosi 12 orang Generalfeldmarschall (Jenderal Marsekal Lapangan) baru Wehrmacht yang telah berprestasi luar biasa dalam peperangan di Barat satu bulan sebelumnya. Ke-12 orang tersebut terdiri dari 9 orang marsekal Heer dan 3 orang marsekal Luftwaffe. Selain itu, naik pangkat juga Panglima Luftwaffe Hermann Göring dari Generalfeldmarschall menjadi Reichsmarschall. Dalam foto ini para Generalfeldmarschall anyar dari Heer berfoto bersama Hitler dan Göring sambil membawa Marschallstab (Tongkat Marsekal) mereka. Dari kiri ke kanan: Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommando der Wehrmacht), Gerd von Rundstedt (Oberbefehlshaber Heeresgruppe A), Fedor von Bock (Oberbefehlshaber Heeresgruppe B), Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres), Wilhelm Ritter von Leeb (Oberbefehlshaber Heeresgruppe C), Wilhelm List (Oberbefehlshaber 12. Armee), Hans-Günther von Kluge (Oberbefehlshaber 4. Armee), Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber 1. Armee), dan Walther von Reichenau (Oberbefehlshaber 6. Armee)


 Masih dalam upacara pengangkatan para jenderal dan marsekal baru Jerman yang diselenggarakan tanggal 19 Juli 1940 di Krolloper. Ini adalah para Marsekal anyar Luftwaffe, dari kiri ke kanan: Generalfeldmarschall Erhard Milch (Generalinspekteur der Luftwaffe als Vertreter des Oberbefehlshabers Göring), Generalfeldmarschall Hugo Sperrle (Chef Luftflotte 3), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), dan Generalfeldmarschall Albert Kesselring (Chef Luftflotte 2). Total terdapat lima orang Marsekal Luftwaffe, dan sisa dua orang lagi diangkat setelah acara ini: Generalfeldmarschall Wolfram Freiherr von Richthofen (16 Februari 1943) dan Generalfeldmarschall Robert Ritter von Greim (25 April 1945)

-------------------------------------------------------------------------------

-1944-

 Foto bersama seusai upacara penganugerahan medali Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur 1. SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") yang diselenggarakan di Berghof Obersalzberg pada tanggal 24 Februari 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Max Wünsche (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 12 / 12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"), SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (Kommandierender General I. SS-Panzerkorps), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler des Grossdeutschen Reiches), Theodor Wisch, SS-Oberführer Fritz Witt (Kommandeur 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend"), dan SS-Obersturmführer Otto Günsche (persönlicher Adjutant Adolf Hitler)


Foto bersama di hari pernikahan antara Hermann Fegelein dengan Gretl Braun, yang diselenggarakan pada tanggal 3 Juni 1944. Foto ini sendiri diambil oleh salah seorang fotografer dari Presse-Hoffmann di rumah peristirahatan Hitler di Berghof Obersalzberg, tepatnya di depan tempat perapian di Große Halle. Sebagai identifikasinya, baris depan dari kiri ke kanan: Fritz Braun (ayah pengantin wanita), SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier), Margarete Berta "Gretl" Braun, Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Eva Braun (kekasih Hitler yang juga adalah kakak dari pengantin wanita), Franziska "Fanny" Braun (ibu mempelai wanita, dan Heinrich Hoffmann (fotografer pribadi Hitler). Baris belakang dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer der Reserve Waldemar Fegelein (Chef Inspektion 3 Kavallerie im SS-Führungshauptamt), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und deutschen Polizei), Georg Alexander (aktor film ternama Jerman), tidak diketahui, Oberst Nicolaus von Below (Adjutant der Luftwaffe beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Anni Brandt (istri Dr. Karl Brandt), Ilse Braun (kakak mempelai wanita), SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Prof.Dr.med. Karl Brandt (Leibarzt Führer und Reichskanzler), Hanni Morell (istri Dr. Theo Morell), Prof.Dr.med. Theodor Morell (Leibarzt Führer und Reichskanzler), dan SS-Obergruppenführer Dr.rer.pol. Otto Dietrich (Reichspressechef der NSDAP)


Sumber :
www.bpk-bildagentur.de
www.hitler-archive.com

Pernikahan Hermann Fegelein dan Gretl Braun




Oleh : Alif Rafik Khan

Pada tanggal 3 Juni 1944 pagi hari, bertempat di Schloss Mirabell, Salzburg (Austria), dilangsungkan pernikahan antara SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier) dengan Margarete Berta "Gretl" Braun. Bertindak sebagai saksi dari pihak pengantin laki-laki adalah Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und deutschen Polizei), sementara dari pihak wanita adalah SS-Obergruppenführer Martin Bormann (Leiter Parteikanzlei der NSDAP und Privatsekretär Führer und Reichskanzler). Siang harinya pengantin dan rombongan berangkat menuju ke rumah Martin Bormann di Obersalzberg untuk beramah-tamah dengan tamu undangan, dilanjutkan dengan makan siang di Kehlsteinhaus (Rumah Minum Teh) yang berdekatan. Pasangan pengantin baru lalu singgah di tempat peristirahatan Hitler di Berghof tak jauh dari sana, untuk menemui sang Führer dan meminta restunya. Pada malam harinya diadakan acara resepsi di Kehlsteinhaus, dimana para tamu undangan menikmati lagu-lagu yang disajikan oleh orkes musik SS sambil berdansa dan bergembira ria. Acara resepsi tersebut dirancang oleh Eva Braun, kakak dari Gretl yang juga merupakan kekasih setia Adolf Hitler. Selain di tempat tersebut, digelar juga acara minum-minum di waktu yang sama, yang digelar di rumah Martin Bormann yang sama-sama berlokasi di Berchtesgaden. Selama tiga hari tiga malam para tamu berpesta pora dan dijamu dengan makanan serta sampanye dengan jumlah yang tak terbatas. Ketika acara akhirnya berakhir pada tanggal 6 Juni 1944, di saat itu pula secara tidak terduga datang kabar bahwa pasukan Sekutu telah melakukan pendaratan amfibi secara besar-besaran di Pantai Normandia...

Diantara daftar tamu yang hadir dalam acara pernikahan Hermann Fegelein dan Gretl Braun adalah:
- Adolf Hitler (pemimpin Nazi Jerman)
- Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Panglima SS)
- Reichsleiter Martin Bormann (Sekretaris Partai Nazi)
- Dr. Theodor Morell (Dokter pribadi Hitler) 
- SS-Obergruppenführer Dr. Otto Dietrich (Kepala Dewan Pers Reich)
- SS-Gruppenführer Dr. Karl Brandt (Dokter pribadi Hitler)
- Generalleutnant Rudolf Schmundt (Kepala ajudan Wehrmacht Hitler)
- Oberst Nikolaus von Below (Ajudan Luftwaffe Hitler)
- SS-Hauptsturmführer Otto Günsche (Ajudan Hitler)
- Heini Handschuhmacher (aktor film ternama Jerman)
- Georg Alexander (aktor film ternama Jerman) 
- Else von Möllendorff (artis film ternama Jerman)

Berikut ini adalah koleksi video dan foto yang diambil pada acara tersebut:


Pernikahan secara sipil antara SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier) dengan Margarete Berta "Gretl" Braun, adik dari Eva Braun yang merupakan kekasih Hitler. Pernikahan ini diselenggarakan di Schloss Mirabell, Salzburg, Austria, pada tanggal 3 Juni 1944. Bertindak sebagai saksi dari pihak pengantin laki-laki adalah Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und deutschen Polizei), sementara dari pihak wanita adalah SS-Obergruppenführer Martin Bormann (Leiter Parteikanzlei der NSDAP und Privatsekretär Führer und Reichskanzler)


Setelah pagi harinya melangsungkan upacara pernikahan di Schloss Mirabell, Salzburg, Austria, pada siang harinya pasangan pengantin Hermann Fegelein dan Gretl Braun berangkat menuju rumah Martin Bormann di Obersalzberg, Bavaria, untuk beramah-tamah dengan tamu yang datang, dilanjutkan dengan acara makan siang bersama di Kehlsteinhaus. Mereka masuk dengan berjalan kaki melalui gerbang terowongan. Gretl terlihat menghapus lipstiknya sebelum meminum sampanye dan menyambut para tamu penting yang berdatangan. Kakak Gretl yang merupakan kekasih dari Hitler, Eva Braun, ikut datang dan mencium adik tercintanya. Seorang gadis kecil berpakaian cupid lalu datang untuk mempersembahkan bunga pada pasangan pengantin. Si gadis kecil adalah Ursula "Uschi" Schneider yang merupakan anak dari Herta Schneider, sahabat Eva Braun dari kecil. Kamera lalu beralih pada staff dapur yang sibuk mempersiapkan makanan untuk para tamu. Acara makan-makan pun dimulai, dengan suami-istri Fegelein-Braun duduk dekat Martin Bormann. Tempat acara kemudian beralih ke Großen Halle, Berghof, dimana sang Führer Adolf Hitler berpose bersama dengan pasangan pengantin baru dan bercakap-cakap dengan mereka

-----------------------------------------------------------------------------------

SCHLOSS MIRABEL - SALZBURG

Upacara pernikahan secara sipil antara SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier) dengan Margarete Berta "Gretl" Braun, adik dari Eva Braun (kekasih Hitler). Upacara ini diselenggarakan pada tanggal 3 Juni 1944 di Schloss Mirabell, Salzburg (Austria). Pada bulan April sebelumnya telah dilangsungkan pertunangan antara Fegelein dan Gretl. Sebagai saksi dari kedua mempelai adalah Reichsführer-SS Heinrich Himmler (duduk paling kiri, Chef der SS und deutschen Polizei) dan SS-Obergruppenführer Martin Bormann (duduk paling kanan, Leiter Parteikanzlei der NSDAP und Privatsekretär Führer und Reichskanzler)


 SS-Obergruppenführer Martin Bormann (Leiter Parteikanzlei der NSDAP und Privatsekretär Führer und Reichskanzler) dan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und deutschen Polizei) minum bersama untuk kelanggengan pernikahan SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier) dengan Margarete Berta "Gretl" Braun, yang digelar pada tanggal 3 Juni 1944 di Schloss Mirabell, Salzburg (Austria). Hanya berselang satu tahun kemudian, tiga orang pria yang disebutkan namanya di atas akan kehilangan nyawanya dengan berbagai sebab (bunuh diri, eksekusi, hilang), dan hanya menyisakan Gretl Braun yang hidup sampai tahun 1987!


 Dari kiri ke kanan: SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier) dan SS-Obergruppenführer Martin Bormann (Leiter Parteikanzlei der NSDAP und Privatsekretär Führer und Reichskanzler). Foto ini diambil pada tanggal 3 Juni 1944 di Schloss Mirabell, Salzburg (Austria), di hari pernikahan antara Fegelein dengan Gretl Braun, adik dari Eva Braun (kekasih Hitler). Fegelein dan Bormann memang berteman dekat. Yang terakhir bahkan meminjamkan rumah pribadinya di Obersalzberg untuk dijadikan sebagai lokasi resepsi pernikahan. Persahabatan ini pupus di hari-hari terakhir bulan April 1945 saat Fegelein ketahuan desersi dari Führerbunker. Reichsleiter Bormann lah yang kemudian memerintahkan agar Fegelein dihukum mati oleh pasukan penjaga SS yang menangkapnya!

-----------------------------------------------------------------------------------

RUMAH MARTIN BORMANN - OBERSALZBERG 

3 Juni 1944 : Setelah melangsungkan pernikahan di Schloss Mirabell, Salzburg (Austria), pasangan pengantin baru SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier) dan Margarete Berta "Gretl" Braun berangkat menuju kediaman Reichsleiter Martin Bormann di Obersalzberg, Bavaria (Jerman), yang dijadikan sebagai tempat resepsi. Foto ini diambil di rumah Bormann dan memperlihatkan saat pasangan pengantin baru tersebut sibuk menyambut para tamu undangan yang datang dengan membawa buket bunga. Foto ini menjadi salah satu dari 12 buah foto hitam-putih yang dilelang oleh Marlows auctioneers di Stafford dan terjual dengan harga 400 Euro atau 6.300.000 Rupiah

-----------------------------------------------------------------------------------

KEHLSTEINHAUS - OBERSALZBERG 

Acara makan dan minum para tamu kehomatan yang menghadiri upacara pernikahan antara SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier) dengan Margarete Berta "Gretl" Braun - yang dilangsungkan pada tanggal 3 Juni 1944 - yang terlihat berkumpul di aula makan Kehlsteinhaus, Berchtesgaden


Acara makan dan minum para tamu kehormatan di Kehlsteinhaus, Obersalzberg (Bavaria/Jerman), yang menjadi lokasi resepsi pernikahan antara SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier) dengan Margarete Berta "Gretl" Braun, tanggal 3 Juni 1944. Dari kiri ke kanan: tidak diketahui (wajahnya terpotong ujung foto), Heini Handschuhmacher (aktor film ternama Jerman), Ilse Braun (kakak mempelai wanita), dan pensiunan perwira Heer yang tidak dikenal. Foto ini menjadi salah satu dari 12 buah foto hitam-putih yang dilelang oleh Marlows auctioneers di Stafford dan terjual dengan harga 400 Euro atau 6.300.000 Rupiah

-----------------------------------------------------------------------------------

RUMAH MARTIN BORMANN - OBERSALZBERG

 
 Perayaan pernikahan antara SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier) dengan Margarete Berta "Gretl" Braun yang diadakan di rumah Martin Bormann di Obersalzberg (Bavaria), tanggal 3 Juni 1944. Dari kiri ke kanan: Heini Handschuhmacher (aktor film ternama Jerman), Eva Braun (kakak dari Gretl yang merupakan kekasih Adolf Hitler), Hermann Fegelein, Gretl Braun, dan seorang pemain biola yang juga adalah anggota SS. Hanya berselang beberapa hari setelah foto ini diambil - tepatnya pada tanggal 9 Juni 1944 - Heini Handschumacher meninggal dunia setelah menjadi korban serangan udara Sekutu di Münich, Bavaria. Foto ini sendiri menjadi salah satu dari 12 buah foto hitam-putih yang dilelang oleh Marlows auctioneers di Stafford dan terjual dengan harga 400 Euro atau 6.300.000 Rupiah


Perayaan pernikahan antara SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier) dengan Margarete Berta "Gretl" Braun yang diadakan di rumah Martin Bormann di Obersalzberg (Bavaria), tanggal 3 Juni 1944. Dari kiri ke kanan: tidak diketahui, Hermann Fegelein, Eva Braun (kakak mempelai wanita yang juga adalah kekasih dari Hitler), Georg Alexander (aktor film ternama Jerman), Ilse Braun (kakak Gretl dan Eva Braun), dan Heini Handschuhmacher (aktor film ternama Jerman)


 Para tamu undangan yang hadir di acara pesta pernikahan antara SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier) dengan Margarete Berta "Gretl" Braun, adik dari Eva Braun kekasih Hitler. Foto diambil pada tanggal 3 Juni 1944 malam di rumah pribadi Reichsleiter Martin Bormann di Obersalzberg. Paling kanan adalah SS-Hauptsturmführer Otto Günsche (Persönlicher Adjutant Führer und Reichskanzler), sementara di sebelah kirinya adalah Generalleutnant Rudolf Schmundt (Chefadjutant der Wehrmacht beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht)



Para tamu undangan yang hadir di acara pesta pernikahan antara SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier) dengan Margarete Berta "Gretl" Braun, adik dari Eva Braun kekasih Hitler. Foto diambil pada tanggal 3 Juni 1944 malam di rumah pribadi Reichsleiter Martin Bormann di Obersalzberg. Paling kanan adalah SS-Hauptsturmführer Otto Günsche (Persönlicher Adjutant Führer und Reichskanzler)


 Margarete Berta "Gretl" Braun terlihat bahagia saat dihibur oleh orkes musik SS, sementara di belakangnya adalah suami yang baru dinikahi beberapa jam sebelumnya, SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier). Tertutup oleh Gretl adalah kakak tercintanya, Eva Braun, yang merupakan kekasih dari Adolf Hitler, sementara antara Gretl dan Fegelein adalah Heini Handschuhmacher, aktor film ternama Jerman yang juga adalah sahabat Eva dan Gretl. Foto ini dibuat pada tanggal 3 Juni 1944 di acara perayaan pernikahan antara Gretl dengan Fegelein yang diadakan di rumah Reichsleiter Martin Bormann di Obersalzberg, Bavaria. Untuk pesta resminya sendiri sebenarnya diadakan di Kehlsteinhaus yang berdekatan, hanya saja pesta di rumah Bormann lebih kepada acara minum-minum sambil diiringi musik. Foto ini menjadi salah satu dari 12 buah foto hitam-putih yang dilelang oleh Marlows auctioneers di Stafford dan terjual dengan harga 400 Euro atau 6.300.000 Rupiah



Perayaan pernikahan antara SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier) dengan Gretl Braun yang diadakan di rumah Martin Bormann di Obersalzberg (Bavaria), tanggal 3 Juni 1944. Perwira-perwira SS yang nongol dalam foto ini adalah para anggota dari Divisi Kavaleri SS "Florian Geyer", yang merupakan unit lama dari Fegelein bersaudara (Hermann dan Waldemar). Terlihat asyik ngobrol di sudut kiri adalah, dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Hans Diergarten (Ia Erster Generalstabsoffizier 8. SS-Kavallerie-Division "Florian Geyer") dan SS-Obersturmbannführer der Reserve Waldemar Fegelein (Chef Inspektion 3 Kavallerie im SS-Führungshauptamt), adik dari pengantin pria. Foto ini menjadi salah satu dari 12 buah foto hitam-putih yang dilelang oleh Marlows auctioneers di Stafford dan terjual dengan harga 400 Euro atau 6.300.000 Rupiah


 SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier) terlihat sedang ngobrol dengan kakak ipar barunya, Eva Braun (kekasih Adolf Hitler). Foto ini diambil pada tanggal 3 Juni 1944, di hari pernikahan antara Fegelein dengan Gretl, adik dari Eva. Sebagai tempatnya sendiri adalah di kediaman Reichsleiter Martin Bormann di Obersalzberg (Jerman), sementara upacara pernikahan diselenggarakan di Salzburg (Austria)



Eva Braun dihibur oleh orkes musik SS dalam acara perayaan pernikahan antara SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier) dengan Gretl Braun, adik Eva, yang diadakan di rumah Martin Bormann di Obersalzberg (Bavaria), tanggal 3 Juni 1944. Foto ini menjadi salah satu dari 12 buah foto hitam-putih yang dilelang oleh Marlows auctioneers di Stafford dan terjual dengan harga 400 Euro atau 6.300.000 Rupiah


SS-Obersturmbannführer der Reserve Waldemar Fegelein (Chef Inspektion 3 Kavallerie im SS-Führungshauptamt) terlihat sedang berbicara empat mata dengan Franziska "Fanny" Braun. Fanny - yang mempunyai nama asli belakang Kronburger - adalah ibu dari Gretl Braun, yang dinikahi oleh kakak dari Waldemar, Hermann Fegelein, pada tanggal 3 Juni 1944. Foto ini sendiri diambil di malam resepsi pernikahan yang digelar di rumah Martin Bormann di Obersalzberg, Bavaria. Foto tersebut menjadi salah satu dari 12 buah foto hitam-putih yang dilelang oleh Marlows auctioneers di Stafford dan terjual dengan harga 400 Euro atau 6.300.000 Rupiah

 
Dari kiri ke kanan: Margarete "Gretl" Braun dengan kakak tercintanya, Eva Braun. Foto ini diambil pada tanggal 3 Juni 1944 di kediaman Martin Bormann di Obersalzberg, Bavaria (Jerman). Di hari itu dilangsungkan pernikahan antara Gretl dengan SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier), dengan Eva Braun sebagai E.O. (Event Organizer) resepsinya. Foto ini sendiri menjadi salah satu dari 12 buah foto hitam-putih yang dilelang oleh Marlows auctioneers di Stafford dan terjual dengan harga 400 Euro atau 6.300.000 Rupiah




Eva Braun (membelakangi kamera) bercanda dengan adik tercintanya, Gretl Braun, sementara memperhatikan kedua orangtua mereka, Fritz dan Fanny Braun, yang berdiri di sebelah kiri. Foto ini diambil pada tanggal 3 Juni 1944 di kediaman Martin Bormann di Obersalzberg, Bavaria (Jerman). Di hari itu dilangsungkan pernikahan antara Gretl dengan SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (kanan, Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier). Foto ini sendiri menjadi salah satu dari 12 buah foto hitam-putih yang dilelang oleh Marlows auctioneers di Stafford dan terjual dengan harga 400 Euro atau 6.300.000 Rupiah

-----------------------------------------------------------------------------------

BERGHOF - OBERSALZBERG 

Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) berbincang-bincang ringan dengan pasangan pengantin Hermann Fegelein dan Gretl Braun, di hari pernikahan mereka yang berlangsung pada tanggal 3 Juni 1944. Keduanya mempunyai hubungan dekat dengan sang Führer: SS-Brigadeführer Fegelein adalah Perwira Penghubung Reichsführer-SS Himmler di Führerhauptquartier, sementara Margarete Berta "Gretl" Braun adalah adik dari Eva Braun, kekasih Hitler. Tidak heran kalau resepsi perkawinan mereka pun diselenggarakan di Berchtesgaden, Bavaria, yang merupakan tempat peristirahatan pribadi sang Führer. Foto ini diambil di Aula Besar Berghof. Sang Führer sendiri tidak menghadiri upacara pernikahan di Salzburg (Austria) serta resepsi susulannya di Kehlsteinhaus, Obersalzberg (Jerman). Foto ini menjadi salah satu dari 12 buah foto hitam-putih yang dilelang oleh Marlows auctioneers di Stafford dan terjual dengan harga 400 Euro atau 6.300.000 Rupiah


Foto bersama di hari pernikahan antara Hermann Fegelein dengan Gretl Braun, yang diselenggarakan pada tanggal 3 Juni 1944. Foto ini sendiri diambil oleh salah seorang fotografer dari Presse-Hoffmann di rumah peristirahatan Hitler di Berghof Obersalzberg, tepatnya di depan tempat perapian di Große Halle. Sebagai identifikasinya, baris depan dari kiri ke kanan: Fritz Braun (ayah pengantin wanita), SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier), Margarete Berta "Gretl" Braun, Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Eva Braun (kekasih Hitler yang juga adalah kakak dari pengantin wanita), Franziska "Fanny" Braun (ibu mempelai wanita, dan Heinrich Hoffmann (fotografer pribadi Hitler). Baris belakang dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer der Reserve Waldemar Fegelein (Chef Inspektion 3 Kavallerie im SS-Führungshauptamt), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und deutschen Polizei), Georg Alexander (aktor film ternama Jerman), tidak diketahui, Oberst Nicolaus von Below (Adjutant der Luftwaffe beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Anni Brandt (istri Dr. Karl Brandt), Ilse Braun (kakak mempelai wanita), SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Prof.Dr.med. Karl Brandt (Leibarzt Führer und Reichskanzler), Hanni Morell (istri Dr. Theo Morell), Prof.Dr.med. Theodor Morell (Leibarzt Führer und Reichskanzler), dan SS-Obergruppenführer Dr.rer.pol. Otto Dietrich (Reichspressechef der NSDAP)

-----------------------------------------------------------------------------------

KEHLSTEINHAUS - OBERSALZBERG 

Pesta pernikahan antara SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier) dengan Margarete Berta "Gretl" Braun, adik dari Eva Braun yang merupakan kekasih Hitler, yang diselenggarakan pada tanggal 3 Juni 1944 di Schloss Mirabell, Salzburg (Austria) dan kemudian di Kehlsteinhaus, Berchtesgaden (Jerman). Para tamu undangan terlihat sedang berdansa dengan diiringi oleh orkes dangdut SS di Kehlsteinhaus, di malam tak lama setelah pertemuan dengan Hitler berakhir di Berghof. Di sebelah kiri terlihat pengantin wanita, Gretl Braun, yang sedang berdansa dengan adik iparnya, SS-Obersturmbannführer der Reserve Waldemar Fegelein (Chef Inspektion 3 Kavallerie im SS-Führungshauptamt). Foto ini menjadi salah satu dari 12 buah foto hitam-putih yang dilelang oleh Marlows auctioneers di Stafford dan terjual dengan harga 400 Euro atau 6.300.000 Rupiah


 SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier) berdansa dengan kakak ipar barunya, Eva Braun, di hari pernikahannya dengan Margarete Berta "Gretl" Braun. Foto ini diambil di Kehlsteinhaus, Obersalzberg (Bavaria/Jerman) pada tanggal 3 Juni 1944

-----------------------------------------------------------------------------------


Pasangan suami istri SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier) dengan Margarete Berta "Gretl" Braun di hari pernikahan mereka, tanggal 3 Juni 1944. Keduanya adalah orang dekat Hitler (Fegelein adalah Perwira Penghubung Himmler di Führerhauptquartier, sementara Gretl adalah kakak dari Eva Braun kekasih Hitler). Pernikahan mereka diselenggarakan di Salzburg (Austria), sementara resepsinya di Obersalzberg (Jerman). Bisa dibilang bahwa ini adalah sebuah pernikahan politis yang dirancang oleh Fegelein untuk tambah meningkatkan karir militernya (seperti yang disebutkan dalam buku karangan Ian Kershaw dan William L. Shirer). Sang oportunis SS dikenal sebagai seorang playboy dan banyak mempunyai affair dengan wanita lain. Sekretaris Hitler, Christa Schroeder dan Traudl Junge, mengenang bahwa Fegelein adalah seorang pria yang cukup populer secara sosial, terutama di kalangan para wanita. Dia tampan, terpandang, dan merupakan seorang pahlawan perang. Dalam hal kepribadiannya, Fegelein juga dikenal sebagai seorang yang humoris, enak diajak berbicara, serta pandai memikat lawan jenis. Eva Braun, kakak iparnya, bisa dibilang senang sekali mempunyai seorang teman baru yang bisa diajak dansa-dansi serta bersenang-senang, karena Hitler tidak terlalu suka bersosialisasi dalam pesta dan tidak pernah terbuka dalam hal perasaan pribadi. Hermann Fegelein berusaha keras untuk menjalin persahabatan dengan sekretaris Hitler yang berkuasa, Martin Bormann. Dia secara rutin menghadiri acara minum-minum di kediaman Bormann, dan sekali pernah mengatakan kepada Junge bahwa yang paling penting dalam hidupnya hanyalah "karir dan bersenang-senang"! Persahabatan antara Fegelein dan Bormann sirna di hari-hari terakhir bulan April 1945 saat suami Gretl tersebut ketahuan desersi dari Führerbunker, dan ditemukan dalam pelukan wanita lain yang bukan istrinya. Martin Bormann lah yang kemudian memerintahkan agar Fegelein dihukum mati oleh pasukan penjaga SS yang menangkapnya! Pasangan Fegelein-Gretl dikaruniai seorang putri, Eva Fegelein, yang lahir pada tanggal 5 Mei 1945, berselang hanya satu minggu setelah ayahnya dieksekusi. Sang anak nantinya meninggal karena bunuh diri pada tahun 1971 akibat dilanda kesedihan yang mendalam setelah kekasihnya meninggal dalam kecelakaan lalulintas. Gretl Braun sendiri kemudian menikah untuk kedua kalinya pada tahun 1954, dan meninggal dunia dengan tenang pada tahun 1987 di usia 72 tahun
 


Sumber :
www.alamy.com
www.bpk-bildagentur.de
www.criticalpast.com
www.forum.axishistory.com
www.gettyimages.com
www.mourningtheancient.com
www.thesun.co.uk
www.thirdreichinruins.com