Friday, April 18, 2014

Album Foto Schwere SS-Panzer Abteilung 103 / 503 (s.SS-Pz.Abt.103/503)

Inspeksi para awak Panzerkampfwagen VI Tiger II "Königstiger" sekaligus upacara penganugerahan medali dari schwere SS-Panzer-Abteilung 503 awal tahun 1945. Dari kiri ke kanan: SS-Untersturmführer Adolf Grimminger (Ordonnanz-Offizier s. SS-Pz.Abt.503), SS-Unterscharführer Emil Reichel (Richtschütze), SS-Oberscharfürer Brede (Halbzugführer), SS-Unterscharführer Böde (I-Staffel), SS-Unterscharführer Bier (Funker), SS-Sturmbannführer Friedrich "Fritz" Herzig (Abteilungskommandeur s.SS-Pz.Abt.503), dan SS-Untersturmführer Karl Brommann (Führer 1.Kompanie/s.SS-Pz.Abt.503). Di atas tank nongkrong SS-Unterscharführer Menke (Fahrer). Sebagai seorang komandan Königstiger, Brommann tercatat menghancurkan 66 tank, 44 senjata anti-tank dan 15 kendaraan lainnya! Dia meraih sebagian besar dari prestasinya di wilayah Stettin, dan aktif sebagai komandan Tiger mulai bulan Januari 1945 (sebelumnya dia bertugas di berbagai unit SS)



Sebuah Königstiger Ausf.B milik schwere SS-Panzer-Abteilung 503 di jalanan Berlin setelah menyerahnya Jerman. Di belakangnya adalah Ostwind/Wirbelwind disusul oleh Beobachtungs-Panzer (yang terakhir ini langkanya minta ampun!). Pada awal pertempuran Berlin, para komandan Königstiger yang ikut terlibat adalah sebagai berikut: SS-Unterscharführer Karl-Heinz Turk, SS-Unterscharführer Georg Diers, SS-Oberscharführer Karl körner, SS-Obersturmführer Max Lippert, SS-Untersturmführer Karl Brommann, SS-Untersturmführer Oskar Schäfer, SS-Oberscharführer Günther Gaul, SS-Hauptscharführer Harrer, SS-Unterscharführer Bender, SS-Unterscharführer Semik, SS-Unterscharführer Bootsmann, SS-Obersturmführer Müller, SS-Oberscharführer Stolze, dan SS-Hauptscharführer Scholte. Perlu diingat bahwa hanya sedikit yang di antara mereka yang kemudian tetap beraksi menggunakan Königstiger, sementara sisanya tewas, terluka, atau terpaksa berjibaku tanpa senjata andalannya karena hancur atau rusak dalam pertempuran!

Sumber :
www.forum.axishistory.com

Wednesday, April 16, 2014

Album Foto schwere Panzer-Abteilung 505 (s.Pz.Abt.505)

 Foto-foto ini diambil dari garasi milik schwere Panzer-Abteilung 505 di Orsha, Vitebsk Oblast (Rusia). Lambang "Ksatria Berkuda" milik unit ini terlihat jelas terlukis di kubah kanan Panzerkampfwagen VI Tiger I. Melihat dari ketiadaan turmnummer (nomor kubah), maka kemungkinan besar foto diatas diambil pada awal-awal eksistensi s.Pz.Abt.505. Unit ini sendiri didirikan akhir bulan Januari 1943 dan awalnya dipruntukkan bagi medan Afrika Utara. Hal ini berubah di pertengahan Februari ketika mereka jadinya dikirimkan untuk bertugas di Front Timur, yang akan menjadi satu-satunya wilayah operasi mereka sampai dengan akhir perang. Para anggota awalnya diambil dari 3. dan 26. Panzer-Division yang kemudian mengisi dua kompi. Pada bulan Maret 1943 tercatat 20 Tiger I model awal serta 25 Panzer III Ausf.L yang dimiliki oleh s.Pz.Abt.505 (meskipun tidak semuanya operasional)


Sumber :

Monday, April 14, 2014

Album Foto Tokoh Third Reich Peraih SA-Sportabzeichen (SA Sports Badge)



 Oberleutnant der Reserve Udo Anneken (11 Oktober 1917 – 11 Oktober 1997) bergabung dengan Infanterie-Regiment 26 tanggal 1 Oktober 1938, dilanjutkan dengan Füsilier-Bataillon 83 tahun 1943. Anneken adalah seorang perwira kenyang pengalaman yang telah terlibat dalam banyak pertempuran serta operasi: Polandia, Prancis, Barbarossa, Białystok–Minsk, Smolensk, Moskow, Stalingrad, Kantong Kurland, dan Ofensif Prusia Timur. Pada bulan mei 1944, 83. Infanterie-Division ditugaskan untuk mempertahankan landasan pacu Opochka Ostrov (yang sangat strategis bagi Heeresgruppe Nord) dari serangan pasukan Rusia. Dalam pertempuran sengit yang kemudian terjadi, Anneken memperlihatkan kualitas kepemimpinan yang patut dibanggakan dan berperan penting sehingga landasan pacu tersebut tetap di tangan Jerman dan setiap serangan musuh berhasil diatasi. Karenanya dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 9 Juni 1944 sebagai Leutnant der Reserve dan Führer 1.Kompanie / Füsilier-Bataillon 83 / 83.Infanterie-Division / L.Armeekorps / 16.Armee / Heeresgruppe Nord. Dia selamat sampai dengan berakhirnya perang dengan jabatan terakhir sebagai Chef 3. Kompanie / Füsilier-Bataillon (AA) 353. Udo Anneken meninggal di Brombachtal-Langen (Jerman) tepat di hari ulang tahunnya yang ke-80 tanggal 11 Oktober 1997! Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: SA-Sportabzeichen in Bronze; Eisernes Kreuz II.Klasse (14 Juni 1940) dan I.Klasse (3 Februari 1944); Infanterie-Sturmabzeichen in Silber; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); Verwundetenabzeichen in Silber; serta Nahkampfspange in Bronze (1944)


Sumber :
www.fotobethge.com

Album Foto Räumbootsflottille

PERAIH RITTERKREUZ

 Kapitänleutnant Günther Anhalt (28 Maret 1917 - 13 Mei 1979) bergabung dengan Kriegsmarine tanggal 10 Agustus 1936 dan ditempatkan di kapal penyapu ranjau "R 38" dan "R 39". Dia terlibat dalam operasi laut di Gdansk, Weserübung, Laut Utara, serta Calais-Boulogne. Dalam invasi Sekutu ke Normandia flotilla penyapu ranjau (Räumbootsflottille) di bawah Anhalt menunjukkan prestasi yang mengesankan sehingga dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 3 Juli 1944 sebagai Chef 4.Räumbootsflottille / Marineoberkommando West. Setelah pantai Prancis dikuasai Sekutu, unit tempat Anhalt bergabung ditarik ke Norwegia dan menjalani tugas patroli dan pengamanan di wilayah Skagerrak sampai perang usai. Saat itu dia ditempatkan di 3. Minenräum-Division, unit yang begitu penting sehingga tetap bertugas sampai tanggal 20 Desember 1947, dua tahun setelah usainya perang! Setelahnya Anhalt bergabung dengan Bundesmarine (1 Mei 1956 - 31 Maret 1973) dan pensiun dengan pangkat Fregattenkapitän. Dia meninggal dunia di Huntsville, Ontario (Kanada), tanggal 13 Mei 1979. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (20 November 1939) dan I.Klasse (2 Oktober 1940); Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV.Klasse 4 jahre; Kriegsabzeichen für Minensuch-, U-Boot-Jagd- und Sicherungsverbände (12 November 1940); Verwundetenabzeichen in Silber (1 Oktober 1941); Deutsches Kreuz in Gold (12 Februari 1942); serta Verdienstkreuz am Bande (30 Oktober 1972)



Sumber :
www.ritterkreuztraeger-1939-45.de

Album Foto Kampfgeschwader 28 (KG 28)

GESCHWADERKOMMODORE

 Generalleutnant Karl Angerstein (4 Desember 1890 – 20 September 1985) pertama kali masuk dinas militer tanggal 25 September 1911 sebagai Fahnenjunker di Infanterie-Regiment 87. Dia lalu menjalani pelatihan terbang dan kemudian ditempatkan sebagai pilot di 4. Flieger-Ersatz-Abteilung, Feld-Flieger-Abteilung dan 3. Bombergeschwader. Seusai perang dia melanjutkan karirnya sebagai pilot untuk polisi perbatasan, dilanjutkan dengan menjadi Gruppenkommandeur di Kampfgeschwader 157 saat Luftwaffe dibentuk tahun 1935. Dia lalu menjadi Geschwaderkommodore untuk Kampfgeschwader 28 (9 Januari 1940 - 16 Juli 1940) dan Kampfgeschwader 1 (17 Juli 1940 - 1 Maret 1942). Angerstein dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 2 November 1940 sebagai Oberst dan Geschwaderkommodore Kampfgeschwader 1 (KG 1) "Hindenburg" / I.Fliegerkorps / Luftflotte 3 sebagai penghargaan atas prestasi unitnya dalam Pertempuran Prancis dan Britania. Setelah malang melintas mengisi posisi yang berhubungan dengan dunia penerbangan, pada tanggal 25 Oktober 1944 dia ganti haluan dengan menjadi Hakim-Perwira di Reichskriegsgericht (Pengadilan Perang Reich). Angerstein ditawan oleh pasukan Amerika tanggal 8 Mei 1945 dan baru dibebaskan tanggal 30 Juni 1947. Medali dan penghargaan lain yang diraihnya: Ritterkreuz des königlichen Preußischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern (17 April 1918); 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; Königlichen Preußischen Flugzeugführerabzeichen; Verwundetenabzeichen 1918 in Schwarz; Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918; Dienstauszeuchnung der Wehrmacht I.Klasse 25 jahre; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; Luftwaffe Gemeinsames Flugzeugführer-und Beobachter-Abzeichen in Gold mit Brillanten; Frontflugspange für Kampfflieger in Gold; serta Deutsches Kreuz in Gold (16 Juli 1942). Namanya juga disebutkan dalam Wehrmachtbericht edisi 19 Agustus 1943 dan 9 Oktober 1943


Sumber :
www.ritterkreuztraeger-1939-45.de

Sunday, April 13, 2014

Album Foto 16. Panzer-Division

KOMMANDEUR

 Generalleutnant Günther Angern (5 Maret 1893 – 2 Februari 1943) masuk dinas militer tanggal 1 April 1911 dan telah berpangkat Oberleutnant di akhir Perang Dunia Pertama. Dia bertugas di berbagai unit kavaleri dalam masa antar-perang, serta menjadi Oberst dan Kommandeur 3. Schützen-Brigade saat Perang Dunia II pecah. Tanggal 4 Desember 1939 gantian 11. Schützen-Brigade yang merasakan kepemimpinannya, dan disnilah Angern mendapatkan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 7 Agustus 1940 sebagai Oberst dan Kommandeur 11.Schützen-Brigade / II.Armeekorps / 4.Armee / Heeresgruppe B setelah dia ikut berpartisipasi dalam terobosan pasukan Jerman di sekitar jembatan Anzien dan St. Datharine, sebelah utara Arras, tanggal 23 Mei 1940, juga penyeberangan di Bethune (St. Aubin) dan Dampierre tanggal 10 Juni 1940. Rekomendasinya masuk tanggal 18 Juli 1940, dikonfirmasi tanggal 26 Juli 1940, dan disetujui tanggal 5 Agustus 1940. Angern menjadi komandan 11. Panzer-Division tanggal 15 Agustus 1941, dan hanya berselang 9 hari kemudian terluka parah dalam pertempuran sehingga tampuk kepemimpinannya berganti lagi Hans-Karl Freiherr von Esebeck! Setelah sembuh dia menjadi komandan divisi panzer yang lain, 16. Panzer-Division, periode 25 September 1942 - 2 Februari 1943. Di tanggal yang terakhir inilah sang perwira berbakat memutuskan untuk mengakhiri hidupnya di kantong Stalingrad saat 6. Armee menyerah pada Tentara Merah. Medali dan penghargaan lain yang diraihnya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918 (1934); Dienstauszeichnung der Wehrmacht I.Klasse 25 jahre (2 Oktober 1936); Magyar Érdemrend Középkereszt je (Hungaria, 26 Oktober 1938); 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (18 September 1939) dan I.Klasse (9 Oktober 1939); Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938; Medaille zur Erinnerung an die Heimkehr des Memellandes (1939); Panzerkampfabzeichen in Bronze; Voenen Orden "Za Hrabrost" III.Stepen 1.klas (Bulgaria); 1939 Verwundetenabzeichen in Silber; Anerkennungsurkunde des Oberbefehlshabers des Heeres (7 Juli 1941); Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS (22 Juli 1941); serta Deutsches Kreuz in Gold (8 Maret 1942)



Sumber :
www.forum.axishistory.com

Album Foto Sturmgeschütz-Abteilung 279 / Sturmgeschütz-Brigade 279

PERAIH RITTERKREUZ

 Hauptmann der Reserve Heinz Angelmaier (22 Juli 1918 – 12 Januari 2014) bergabung dengan Artillerie-Regiment 41 tanggal 1 November 1938. Dia sempat bertugas di Eisenbahnartillerie (Artileri roda rel) sebelum secara sukarela masuk unit Sturmartillerie. Angelmaier ikut serta bersama dengan Sturmgeschütz-Abteilung 203 dalam pertempuran di Kaukasus. Prestasinya sudah sangat menonjol, dan bahkan direkomendasikan untuk mendapatkan Ritterkreuz dua kali (17 Januari 1944 dan 13 Februari 1944) oleh 384. Infanterie-Division, tapi dua-duanya ditolak! Dia menjadi komandan Sturmgeschütz-Brigade 279 tanggal 19 Oktober 1944 setelah komandan sebelumnya (Major Hoppe) gugur. Pada tanggal 19 Januari 1945 unitnya diperintahkan untuk membantu pertahanan Jerman di Breitenstein, Prusia Timur, sekaligus mencegah pasukan yang bertahan disana (yang rata-rata masih hijau) dari melarikan diri atau menyerah terlalu cepat. Secara pribadi Angelmaier membantu pelatihan para prajurit baru tersebut di tengah hujan tembakan artileri dari musuh yang mengepung. Bersama mereka dia memimpin serangan balik terhadap pasukan Rusia dan berhasil memukul mundur musuhnya sehingga kota Breitenstein terbebas dari Tentara Merah. Angelmaier kini tinggal punya 6 StuG dan beberapa prajurit infanteri yang masih bertahan! Ketika datang perintah untuk evakuasi, dia menjadi orang terakhir yang keluar dari kota tersebut, itupun setelah memastikan senjata flak yang masih tersisa dan prajurit yang terluka ikut dibawa. Pertempuran tersebut berhasil dimenangkan oleh Angelmaier dan unit "hijau"-nya. Meskipun memakan banyak korban dari pihak sendiri, tapi hasilnya pun luar biasa mengesankan: tercatat 19 meriam artileri, 5 tank berat JS, 5 tank KV, 35 tank T-34, 5 artileri bergerak kaliber 122mm, 61 meriam anti-tank, 3 traktor, 29 truk, dan 7 meriam berat kaliber 122mm yang dihancurkan (ditambah 3 tank JS lain yang dirusakkan tapi masih bisa dipakai ulang)! Secara pribadi sang komandan sendiri ikut berperan dalam menghancurkan tank Rusia sehingga mengerek kill-nya menjadi total 23 tank! Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 18 Februari 1945 sebagai Führer Sturmgeschütz-Brigade 279 / 4.Armee / Heeresgruppe Mitte. Angelmaier menyerahkan diri ke tangan Soviet tanggal 9 Mei 1945, tapi kemudian berhasil lolos dari tawanan penjaganya dan jadinya ditangkap oleh tentara Amerika di Ulm. Medali dan penghargaan lain yang diraihnya: Eisernes Kreuz II.Klasse (20 Juli 1941) dan I.Klasse (24 Agustus 1941); Allgemeines-Sturmabzeichen; Verwundetenabzeichen in Schwarz; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42; Deutsches Kreuz in Gold (12 Oktober 1943); serta Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS (27 Januari 1944)



Sumber :
www.historicalwarmilitariaforum.com
www.ww2awards.com

Album Foto Sturmgeschütz-Abteilung 185 / Sturmgeschütz-Brigade 185

PERAIH RITTERKREUZ

 Feldwebel Otto Angel (20 Februari 1913 - 14 Oktober 2002) bergabung dengan Artillerie-Regiment 7 tanggal 4 April 1934. Tak lama kemudian dia berhenti dari dinas militer hanya untuk masuk lagi tanggal 20 Agustus 1939 di Artillerie-Regiment 103. Resimen tersebut menjadi bagian dari 4. Panzer-Division dan ikut serta dalam penyerbuan ke Polandia, Prancis, dan Rusia tengah. Setelah pelatihan lebih lanjut, Angel ditempatkan di Sturmgeschütz-Abteilung 185 yang menjadi unitnya paling lama. Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 15 Maret 1945 sebagai Unteroffizier der Reserve dan Zugführer di Panzerjäger-Abteilung 6 / Panzerjäger-Brigade 104 / Kampfgruppe Munzel (Sturmgeschütz-Brigade 185) / XX.Armeekorps / 2.Armee / Heeresgruppe Mitte. Ada cerita menarik di balik alasan kenapa dia mendapat RK: Karena tak dapat kembali ke unitnya setelah cuti singkat bulan Januari 1945, Angel ditugaskan ke Panzerjäger-Abteilung 6 yang berdekatan. Dalam pertempuran di Körlin dekat Stettin tak lama setelahnya, Angel mengamuk: Dalam waktu hanya 7 menit dia menghancurkan 6 tank Soviet menggunakan Jagdpanzer 38(t) Hetzer-nya (satu-satunya yang masih operasional dari unitnya!) , dan keesokan harinya dia kembali menghancurkan 8 tank tambahan, sehingga menambah jumlah tank yang menjadi korbannya menjadi 38! Angel memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penggagalan serangan musuh sehingga jembatan Altdamm tetap berada di tangan Jerman. Medali dan penghargaan lain yang diraihnya: Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; Allgemeines-Sturmabzeichen; Verwundetenabzeichen in Schwarz; serta Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42



Sumber :
www.lexikon-der-wehrmacht.de

Friday, April 11, 2014

Album Foto Werfer-Brigade

PERAIH RITTERKREUZ

Oberst Wolf Andreae (13 Juli 1898 - 18 Desember 1991) adalah veteran Perang Dunia Pertama yang menjadi anggota Artillerie-Regiment 40 dan Grenzartillerie-Regiment 105 di masa antar-perang. Antara tahun 1939-1940 dia menjabat sebagai komandan IV. Abteilung / Artillerie-Regiment 256 dilanjutkan dengan schwere Artillerie-Abteilung 844 tahun 1942 yang dia pimpin dalam pertempuran di Kaukasus, dimana dia kemudian terluka tanggal 22 Agustus 1942. Andreae dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes di Front Italia tanggal 24 Juni 1944 sebagai Kommandeur Werfer-Regiment 71 / Werfer-Brigade 5 / 10.Armee / Heeresgruppe C (Werfer-Regiment sendiri merupakan resimen artileri yang senjata utamanya adalah peluncur roket). Dia selamat sampai perang usai dan meninggal dunia di Tenerife, Spanyol, tanggal 18 Desember 1991 dalam usia 93 tahun. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918 (1934); Dienstauszeichnung der Wehrmacht I.Klasse 25 jahre; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; Allgemeines-Sturmabzeichen in Silber; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille); serta Deutsches Kreuz in Gold (14 Oktober 1942). Namanya juga disebutkan dalam Wehrmachtbericht (siaran radio propaganda Wehrmacht) edisi 16 Maret 1944


Sumber :
Buku "Mit Mörsern, Haubitzen und Kanonen: Als Artillerieoffizier im Frieden und Krieg 1936-1945" karya Rudolf Witzel
www.ritterkreuztraeger-1939-45

Thursday, April 10, 2014

Album Foto 10. Flak-Division

PERAIH RITTERKREUZ

 Generalmajor Kurt Andersen (2 Oktober 1898 - 9 Januari 2003) adalah mantan kapten polisi veteran Perang Dunia Pertama yang bergabung dengan Luftwaffe tanggal 1 Agustus 1935 dan kemudian menapaki karir sebagai perwira artileri anti pesawat udara (Flak-Artillerie). Di akhir tahun 1942 Andersen menjadi komandan Flak-Regiment 153 (motorisiert), dimana empat Abteilung (Detasemen) di bawah komandonya meng-cover wilayah 2. Armee yang sangat luas di Rusia sehingga membutuhkan koordinasi yang ketat dengan Heer (Angkatan Darat). Dalam satu kesempatan Andersen dipaksa untuk membantu pertahanan sebuah markas militer Wehrmacht di Don dengan mengalihfungsikan meriam-meriam udaranya sebagai senjata anti-tank! Dalam pertempuran sengit yang kemudian terjadi, serangan kombinasi tank dan infanteri Soviet berhasil digagalkan melalui komando pribadi sang perwira Luftwaffe, dan tercatat 43 tank menjadi mangsa meriam-meriamnya! Atas prestasinya tersebut Andersen dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 23 Desember 1942 sebagai Oberst dan Kommandeur Flak-Regiment 153 (motorisiert) / 10.Flak-Division / Luftwaffenkommando Don / Luftflotte 4. Setelah menjadi Inspekteur der Flakartillerie Ost, Andersen mengakhiri perang sebagai Kommandeur 23. Flak-Division. Dia ditangkap oleh pasukan Inggris dan menjalani masa tahanan sampai tahun 1948. Karirnya kemudian dilanjutkan bersama Bundesgrenschutz (1 Agustus 1951 - 31 Maret 1961) dan pensiun dengan pangkat Brigadegeneral. Kurt Andersen meninggal dunia tanggal 9 Januari 2003 dalam usia 104 tahun! Medali dan penghargaan lain yang diraihnya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse; 1918 Verwundetenabzeichen in Schwarz; Baltenkreuz II.Klasse dan I.Klasse; Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918; Wehrmacht-Dienstauszeichnung II. Klasse; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (22 September 1939); 1939 Eisernes Kreuz I.Klasse (3 Mei 1940); Erdkampfabzeichen der Luftwaffe (24 Desember 1942); serta Grosses Verdienstkreuz des Verdienstordens der Bundesrepublik Deutschland (13 Maret 1961)



Sumber :
www.powcamp.fsnet.co.uk