Para perwira Legion Condor Jerman berfoto bersama dengan mengenakan seragam coklat militer Spanyol. Dari kiri ke kanan: Oberleutnant Wolfgang Schellmann (Staffelkapitän 1.J/88 "Marabu"); Oberleutnant Adolf Galland (Staffelkapitän 3.J/88 "Micky-Maus"); Hauptmann Joachim Schlichting (Staffelkapitän 2.J/88 "Zylinder"); dan Oberleutnant Eberhard d'Élsa (Staffelkapitän 4.J/88)
Adolf Galland (Kommandeur III.Gruppe/Jagdgeschwader 26 “Schlageter”) tak lama setelah dipromosikan menjadi Major (19 Juli 1940) dan dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (29 Juli 1940) setelah mencetak kemenangan udara yang ke-17, difoto bersama dengan kepala mekaniknya yang terpercaya, Unteroffizier Gerhard Meyer. Pada tanggal 2 Juli 1940 Galland hampir kehilangan nyawanya dalam pertempuran udara melawan formasi pesawat pembom Blenheim Inggris dari No.226 Squadron. Pesawat Messerschmitt Bf 109 milik sang pilot jagoan diberondong peluru dari pesawat pengawal Inggris, dan hanya lapisan baja tambahanlah yang menyelamatkannya. Lapisan baja ini di-las sendiri oleh Meyer, dan beberapa hari sebelumnya Galland menyemprot habis-habisan Meyer karena memasang lapisan baja tersebut, yang membuat kepalanya membentur kanopi saat masuk pesawat!
Adolf Galland (Kommandeur III.Gruppe/Jagdgeschwader 26 “Schlageter”) tak lama setelah dipromosikan menjadi Major (19 Juli 1940) dan dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (29 Juli 1940) setelah mencetak kemenangan udara yang ke-17, difoto bersama dengan kepala mekaniknya yang terpercaya, Unteroffizier Gerhard Meyer. Pada tanggal 2 Juli 1940 Galland hampir kehilangan nyawanya dalam pertempuran udara melawan formasi pesawat pembom Blenheim Inggris dari No.226 Squadron. Pesawat Messerschmitt Bf 109 milik sang pilot jagoan diberondong peluru dari pesawat pengawal Inggris, dan hanya lapisan baja tambahanlah yang menyelamatkannya. Lapisan baja ini di-las sendiri oleh Meyer, dan beberapa hari sebelumnya Galland menyemprot habis-habisan Meyer karena memasang lapisan baja tersebut, yang membuat kepalanya membentur kanopi saat masuk pesawat!

Major Adolf Galland (Kommandeur III.Gruppe/JG 26) sedang mendiskusikan sebuah "dogfight" (pertempuran udara) dengan anakbuahnya. Lokasinya adalah di pangkalan udara Jerman yang berlokasi di pantai Prancis. Kedua dari kanan yang berkacak pinggang adalah Hauptmann Rolf Pingel (Kommandeur I.Gruppe/JG 26 "Schlageter")
Major Adolf Galland dalam foto tertanggal 28 Agustus 1940, dimana dia baru saja menjabat sebagai Geschwaderkommodore JG 26 "Schlageter" selama enam hari (22 Agustus 1940 - 4 Desember 1941). Medali Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes di lehernya adalah tempelan karena Galland baru mendapatkannya tanggal 24 September 1940
Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe) dalam inspeksi ke pangkalan Luftwaffe di Front Barat (Belgia/Prancis) bulan September 1940. Dari kiri ke kanan: General der Flieger Bruno Loerzer (Kommandierender-General II. Fliegerkorps); Hermann Göring; dan Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26). Foto oleh Kriegsberichter Boger (PK KBK Lw 3)



Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) dan Major Werner "Vati" Mölders (Geschwaderkommodore JG 51) dalam sebuah wawancara bersama dengan seorang koresponden perang Luftwaffe berpangkat Leutnant (tengah) di markas JG 26 di Le Hameau du Colombier, Prancis, bulan September 1940. Tampak Galland mengenakan fliegerstiefel (sepatu penerbang/pilot) di kakinya. Posenya dalam foto bisa dilihat dalam bentuk miniatur DISINI



Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) dan Major Werner "Vati" Mölders (Geschwaderkommodore JG 51) dalam sebuah wawancara bersama dengan seorang koresponden perang Luftwaffe berpangkat Leutnant (tengah) di markas JG 26 di Le Hameau du Colombier, Prancis, bulan September 1940. Tampak Galland mengenakan fliegerstiefel (sepatu penerbang/pilot) di kakinya. Posenya dalam foto bisa dilihat dalam bentuk miniatur DISINI
Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) dalam sebuah konferensi pers yang dihadiri oleh para wartawan dalam dan luar negeri, September 1940. Galland telah menjadi pahlawan nasional negaranya dan menjadi seorang "selebritis" yang dicari-cari para pemburu berita. Dalam "Battle of Britain" (Pertempuran Britania) sendiri, catatan kemenangannya berada di urutan nomor dua (35 fliegerabschuße) setelah Major Helmut Wick (42 fliegerabschuße)
Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) menceritakan kembali kesuksesannya dalam pertempuran udara melawan musuh-musuh jerman kepada para wartawan dalam dan luar negeri dalam konferensi pers yang diadakan di Berlin bulan September 1940. Mendengarkan dengan takjub di sebelahnya adalah Prof. Dr. Karl Böhmer (Kepala Departemen Pers Luar Negeri Jerman)
Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) menceritakan kembali kesuksesannya dalam pertempuran udara melawan musuh-musuh jerman kepada para wartawan dalam dan luar negeri dalam konferensi pers yang diadakan di Berlin bulan September 1940. Mendengarkan dengan takjub di sebelahnya adalah Prof. Dr. Karl Böhmer (Kepala Departemen Pers Luar Negeri Jerman)
Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) tiba dengan menggunakan pesawat Messerschmitt Bf 109 E-4 (-+ (werknummer 5819) di lapangan udara Wissant, Prancis, tak lama setelah mencatat kemenangan udaranya yang ke-40 tanggal 23 September 1940. Dia disambut oleh kepala mekaniknya yang terpercaya, Unteroffizier Gerhard Meyer. Korbannya yang ke-40 adalah pesawat Hurricane Inggris yang ditembak jatuh di utara Rochester pukul 10:45 pagi. Pilot sial yang menjadi lawannya saat itu adalah Harold Bird-Wilson (kemenangannya: 5.2 hancur, 3 mungkin and 3 rusak) dari 17 Squadron RAF yang harus bail-out di dekat Chatham dengan kondisi pesawat yang terbakar habis!
Duo Adolf: Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) dan Adolf Hitler di hari penganugerahan medali Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, 25 September 1940, di Reichskanzlei, Berlin. Galland adalah orang ketiga yang mendapatkannya setelah Eduard Dietl dan Werner Mölders, dan medali tersebut diberikan setelah dia menembak jatuh pesawat yang ke-40 dalam Pertempuran Britania tanggal 23 September 1940. Foto ini pertama kali dipublikasikan di "Berliner Morgenpost" edisi 27 September 1940
Tak diragukan lagi, inilah foto paling terkenal dari sang legenda Adolf Galland, tapi juga yang paling membuat saya bingung! Betapa tidak, dalam foto ini dia memakai medali Schwerter zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub, tapi pangkatnya masih Major (perhatikan kragenspiegel-nya). Sekedar informasi, saat Galland meraih Schwerter #1 pada tanggal 21 Juni 1941, pangkatnya sudah Oberstleutnant! Penjelasan satu-satunya adalah bahwa foto ini telah mendapat sentuhan editing ala Photoshop zaman Nazi (karena gambarnya memang sudah seperti itu dalam begitu banyak kartu pos yang beredar di Jerman dalam Perang Dunia II), satu hal yang memang kadang dilakukan pada masa itu, terutama ketika sang penerima medali mendapatkannya secara anumerta sehingga si medali ditambahkan pada foto sang pahlawan saat dia masih hidup
Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) keluar dari pesawat Messerschmitt Bf 109E setelah kembali dari sebuah misi tempur bulan Oktober 1940 saat berkecamuknya Pertempuran Britania. Saat Reichsmarschall Hermann Göring mengadakan inspeksi ke unit Luftwaffe yang bertempur melawan Inggris, dia menanyakan (di depan sekumpulan perwira) apa yang Galland perlukan untuk memenangkan perang. Jawab Galland: "satu skuadron Spitfire" (pesawat tempur Inggris)! Konon Göring langsung ngambek mendengar jawaban yang tidak terduga tapi jujur ini!
Major Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) dirubung oleh para pejabat partai Nazi (perhatikan jenis seragamnya!) tanggal 25 Oktober 1940. Foto ini pertama kali dipublikasikan dalam "12 Uhr" edisi 26 Oktober 1940. Dalam karir militernya, Adolf "Dolfo" Joseph Ferdinand Galland (19 Maret 1912 - 9 Februari 1996) terbang dalam 705 feindflug (misi tempur), selamat dalam pendaratan darurat sebanyak empat kali, dan tercatat menembak jatuh 104 pesawat lawan (semuanya di Front Barat)!


Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) dengan medali Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #3 yang didapatkannya tanggal 24 September 1940. Upacara penyerahannya sendiri diadakan satu hari kemudian (25 September) dan medalinya diserahkan langsung oleh Sang Führer. Foto oleh Heinrich Hoffmann, fotografer pribadi Adolf Hitler
Para pilot jagoan Luftwaffe dan Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) berfoto bersama bulan Desember 1940. Dari kiri ke kanan: Hauptmann Wilhelm Balthasar (Staffelkapitän 7./JG 27); Hauptmann Walter "Gulle" Oesau (Gruppenkommandeur III./JG 3), Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26 "Schlageter"); Ernst Udet; Oberstleutnant Werner Mölders (Inspekteur der Jagdflieger); Hauptmann Rolf Pingel (Kommandeur I.Gruppe/JG 26 "Schlageter"); dan Leutnant Hartmann Grasser (Flugzeugführer di II./ZG 2)
Kemungkinan besar diambil pada waktu yang sama dengan foto sebelumnya: Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) bersama dengan Oberstleutnant
Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26 "Schlageter") dan Oberstleutnant Werner Mölders (Inspekteur der Jagdflieger). Galland dan Mölders
adalah dua orang pertama yang dianugerahi medali paling bergengsi Third
Reich, Brillanten zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub
und Schwerter! Perhatikan bahwa medali Brillanten disini adalah hasil tempelan, karena pada saat foto ini diambil (Desember 1940), keduanya belumlah mendapatkannya!
Oberstleutnant Adolf Galland (Kommodore Jagdgeschwader 26) menunggu kedatangan Sang Führer Adolf Hitler di tangga château de Bonnance di Abbeville, Prancis utara, satu hari sebelum Natal tahun 1940. Di belakangnya berdiri tiga Gruppenkommandeur-nya yang terpercaya, dari kiri ke kanan: Hauptmann Gerhard Schöpfel (Kommandeur III.Gruppe/JG 26 "Schlageter"), Hauptmann Walter Adolph (Kommandeur II.Gruppe/JG 26 "Schlageter"), dan Hauptmann Rolf Pingel (Kommandeur I.Gruppe/JG 26 "Schlageter")
Masih dalam acara kunjungan Adolf Hitler ke JG 26. Menghadap kamera, dari kiri ke kanan (dimulai dari panah merah paling kiri): Oberleutnant Gustav Sprick (Staffelkapitän 8./JG 26); Hauptmann Walter Adolph (Kommandeur II.Gruppe/JG 26 "Schlageter"); Hauptmann Rolf Pingel (Kommandeur I.Gruppe/JG 26 "Schlageter"); Führer Adolf Hitler, Oberstleutnant Adolf Galland (Kommodore JG 26); dan Hauptmann Gerhard Schöpfel (Kommandeur III.Gruppe/JG 26 "Schlageter"). Baris tengah yang menghadap ke kanan, paling tengah adalah Leutnant Karl Borris (5./JG 26)
Adolf Galland berpose dengan senapan dalam sebuah acara berburu terwelu hutan tanggal 8 Januari 1941. Foto oleh Kriegsberichter Dreesen (KB-Kp. Lw. 3). Selain sebagai pilot pemburu, Adolf Galland juga mempunyai hobi yang tidak jauh-jauh dari itu yaitu berburu dalam artian yang sebenarnya. Hobi ini masih setia dilakukannya sampai tua
Adolf Galland dengan pesawat Messerschmitt Bf 109 di pantai Prancis musim panas 1941. Pesawat satu ini tidak menunjukkan tanda-tanda seperti yang biasa digunakan oleh sang legenda (tidak ada simbol Mickey Mouse). Apakah Galland hanya sekedar mengujicoba saja? Yang jelas, pesawat tersebut dilengkapi teropong teleskop berpelindung
Adolf Galland berpose dengan senapan dalam sebuah acara berburu terwelu hutan tanggal 8 Januari 1941. Foto oleh Kriegsberichter Dreesen (KB-Kp. Lw. 3). Selain sebagai pilot pemburu, Adolf Galland juga mempunyai hobi yang tidak jauh-jauh dari itu yaitu berburu dalam artian yang sebenarnya. Hobi ini masih setia dilakukannya sampai tua
Adolf Galland dengan pesawat Messerschmitt Bf 109 di pantai Prancis musim panas 1941. Pesawat satu ini tidak menunjukkan tanda-tanda seperti yang biasa digunakan oleh sang legenda (tidak ada simbol Mickey Mouse). Apakah Galland hanya sekedar mengujicoba saja? Yang jelas, pesawat tersebut dilengkapi teropong teleskop berpelindung
Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) sebagai seorang "Diensthundeführer" (pawang anjing) bersama dengan anjing peliharaannya yang juga menjadi "Geschwaderhund" (anjing maskot skuadron), 1 November 1940. Anjingnya ini bernama Schweinebauch, berumur sekitar 7-8 tahun saat difoto, dan telah Galland dapatkan dari sejak masa tugasnya di Spanyol sebagai anggota "Legion Condor". Sayangnya, sang anjing yang tidak berdosa ini mati pada tahun 1942 di Brest setelah diracun oleh orang Prancis!
Seorang awak darat Luftwaffe membantu memasangkan schwimmweste (jaket pelampung) sebelum Adolf Galland menaiki pesawat Messerschmitt Bf 109 yang sudah disediakan. Biasanya terdapat dua jenis schwimmweste: untuk keperluan Luftwaffe dan Kriegsmarine. Jenis schwimmweste yang dikenakan Galland dilengkapi dengan tabung untuk bernafas yang berguna manakala sulit memperoleh udara
Dua orang jagoan teratas Luftwaffe dalam acara perayaan kecil-kecilan ulang tahun Generalmajor Theodor "Theo" Osterkamp (kanan, Führer der Jagdflieger in der Luftflotte 2) yang ke-49 tanggal 15 April 1941. Oberstleutnant Adolf "Dolfo" Galland (Geschwaderkommodore JG 26) memperagakan saat-saat pertempuran udara yang dialaminya, sementara Oberstleutnant Werner "Vati" Mölders (Geschwaderkommodore JG 51) mendengarkan dengan seksama. Foto oleh Kriegsberichter Dreesen (KB-Kp. Lw. 3)
Seorang awak darat Luftwaffe membantu memasangkan schwimmweste (jaket pelampung) sebelum Adolf Galland menaiki pesawat Messerschmitt Bf 109 yang sudah disediakan. Biasanya terdapat dua jenis schwimmweste: untuk keperluan Luftwaffe dan Kriegsmarine. Jenis schwimmweste yang dikenakan Galland dilengkapi dengan tabung untuk bernafas yang berguna manakala sulit memperoleh udara
Dua orang jagoan teratas Luftwaffe dalam acara perayaan kecil-kecilan ulang tahun Generalmajor Theodor "Theo" Osterkamp (kanan, Führer der Jagdflieger in der Luftflotte 2) yang ke-49 tanggal 15 April 1941. Oberstleutnant Adolf "Dolfo" Galland (Geschwaderkommodore JG 26) memperagakan saat-saat pertempuran udara yang dialaminya, sementara Oberstleutnant Werner "Vati" Mölders (Geschwaderkommodore JG 51) mendengarkan dengan seksama. Foto oleh Kriegsberichter Dreesen (KB-Kp. Lw. 3)
Oberstleutnant Werner "Vati" Mölders (Geschwaderkommodore JG 51) memperagakan saat-saat dia bertempur di udara melawan pesawat musuh yang kemudian berujung pada kemenangan terakhirnya di saat itu, sementara Oberstleutnant Adolf "Dolfo" Galland (Geschwaderkommodore JG 26) memperhatikan sambil mesem. Foto tertanggal 15 April 1941 oleh Kriegsberichter Dreesen (KB-Kp. Lw. 3)
Acara perayaan kecil-kecilan ulang tahun Generalmajor Theodor "Theo" Osterkamp (Führer der Jagdflieger in der Luftflotte 2) yang ke-49 tanggal 15 April 1941. Dari kiri ke kanan: Oberstleutnant Adolf "Dolfo" Galland (Geschwaderkommodore JG 26); Oberstleutnant Werner "Vati" Mölders (Geschwaderkommodore JG 51); Theo Osterkamp; Oberstleutnant Karl Viek (Kommandeur Jagdfliegerschule 4); dan Major Günther "Franzl" Lützow (Geschwaderkommodore JG 3). Foto oleh Kriegsberichter Dreesen (KB-Kp. Lw. 3)
Acara perayaan kecil-kecilan ulang tahun Generalmajor Osterkamp yang ke-49 tanggal 15 April 1941. 1.Oberstleutnant Adolf "Dolfo" Galland (Geschwaderkommodore JG 26); 2.Major Günther "Franzl" Lützow (Geschwaderkommodore JG 3); 3.Oberstleutnant Werner "Vati" Mölders (Geschwaderkommodore JG 51); 4.Oberstleutnant Karl Viek (Kommandeur Jagdfliegerschule 4); 5.Generalmajor Theodor "Theo" Osterkamp (Führer der Jagdflieger in der Luftflotte 2); 6.Major Günther Freiherr von Maltzahn (Geschwaderkommodore JG 53); dan 7.Oberst im Generalstab Paul Deichmann (Chef des Stabes II. Flieger-Korps)
Acara perayaan kecil-kecilan ulang tahun Generalmajor Theodor "Theo" Osterkamp (Führer der Jagdflieger in der Luftflotte 2) yang ke-49 tanggal 15 April 1941. Dari kiri ke kanan: Oberstleutnant Adolf "Dolfo" Galland (Geschwaderkommodore JG 26); Oberstleutnant Werner "Vati" Mölders (Geschwaderkommodore JG 51); Theo Osterkamp; Oberstleutnant Karl Viek (Kommandeur Jagdfliegerschule 4); dan Major Günther "Franzl" Lützow (Geschwaderkommodore JG 3). Foto oleh Kriegsberichter Dreesen (KB-Kp. Lw. 3)
Acara perayaan kecil-kecilan ulang tahun Generalmajor Osterkamp yang ke-49 tanggal 15 April 1941. 1.Oberstleutnant Adolf "Dolfo" Galland (Geschwaderkommodore JG 26); 2.Major Günther "Franzl" Lützow (Geschwaderkommodore JG 3); 3.Oberstleutnant Werner "Vati" Mölders (Geschwaderkommodore JG 51); 4.Oberstleutnant Karl Viek (Kommandeur Jagdfliegerschule 4); 5.Generalmajor Theodor "Theo" Osterkamp (Führer der Jagdflieger in der Luftflotte 2); 6.Major Günther Freiherr von Maltzahn (Geschwaderkommodore JG 53); dan 7.Oberst im Generalstab Paul Deichmann (Chef des Stabes II. Flieger-Korps)
Upacara
penganugerahan medali untuk para jagoan udara Luftwaffe yang
diselenggarakan di Führerhauptquartier Wolffschanze tanggal 25 Juli 1941
(versi Ullstein adalah 18 Juli 1941). Para penerima, dari kiri ke
kanan: Oberstleutnant Adolf Galland (Schwerter #1), Hauptmann Walter Oesau
(Schwerter #3), Hauptmann Herbert Ihlefeld (Eichenlaub #16), dan Oberleutnant
Siegfried Schnell (Eichenlaub #18)
Para
jagoan Luftwaffe berkumpul di bulan Juli 1941 setelah upacara penganugerahan medali. Dari kiri ke
kanan:Hauptmann Herbert Ihlefeld, Oberstleutnant Adolf Galland,
Hauptmann Walter Oesau dan Leutnant Siegfried Schnell. Selain dari
Schnell, semuanya adalah veteran Legion Condor dalam Perang Saudara
Spanyol yang terlihat dari medali Spanienkreuz yang mereka kenakan
Adolf Galland sebagai Oberstleutnant dan Geschwaderkommodore JG 26 dengan medali Schwertern zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Euchenlaub tergantung di lehernya. Medali lain yang diraihnya: Medalla de la Campaña de España; Medalla Militar Individual de España con Diamantes; Spanienkreuz in Gold mit Brillanten (7 Juni 1939); Eisernes Kreuzes II. Klasse (15 September 1939) dan I. Klasse (22 Mei 1940); Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV. Klasse; Frontflugspange für Jäger in Gold mit Anhänger Einsatzzahl “400”; Gemeinsames Flugzeugführer- und Beobachter-Abzeichen in Gold mit Brillanten; Verwundetenabzeichen in Schwarz; dan tercantum dalam Wehrmachtbericht (16 Agustus 1940; 25 September 1940; 2 November 1940; 18 April 1941; 22 Juni 1941; 30 Oktober 1941; 15 Februari 1942)
Adolf Galland sebagai Oberstleutnant dan Geschwaderkommodore JG 26. Selain "Si Rubah Gurun" Erwin Rommel, jagoan Luftwaffe Adolf Galland juga melegenda sikap ksatrianya. Dia sangat percaya terhadap aturan "fair play". Ketika Panglima Luftwaffe Hermann Göring mengeluarkan perintah untuk menembak pilot-pilot Sekutu yang terjun dari pesawatnya yang jatuh dengan menggunakan parasut, Galland langsung meledak dalam kemarahan. "Perintah semacam itu sama saja dengan pembunuhan," katanya, "dan aku akan melakukan segala cara untuk mencegahnya!" Untung saja perintah tersebut batal diberikan. Sayangnya, pihak lawan tidak melakukan hal yang sama. Pilot-pilot pemburu Amerika diperintahkan untuk menembak pilot pesawat Messerschmitt Me 262 Jerman yang keluar dari pesawatnya dengan menggunakan parasut...
Oberstleutnant
Adolf Galland dengan Oberleutnant Joachim Müncheberg. Galland adalah
Kommodore JG 26 tempat Müncheberg bertugas. Pada Perang Dunia II ia
merontokkan 104 Pesawat Sekutu dan dikenal sebagai Ace yang nyentrik.
Pada tahun 1945, ia dipercaya untuk menerbangkan pesawat Messerschmitt
Me 262 yang merupakan pesawat jet pertama di dunia. Bahkan ia
mengomandani skuadron JV-44 yang terdiri dari pilot-pilot Elit Luftwaffe
yang berpesawat Me 262
Upacara
pemakaman Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) yang diselenggarakan tanggal 21 November 1941. Adolf Hitler meletakkan karangan bunga. Oberstleutnant
Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26 "Schlageter") dan Major Günther Lützow (Geschwaderkommodore JG 3) berdiri paling depan sebagai
penjaga kehormatan, sementara Major Walter Oesau (Geschwaderkommodore JG 2) berdiri di belakang
Galland
Upacara
pemakaman Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) yang diselenggarakan bulan
November 1941. Close up para penjaga kehormatan yang semuanya adalah
para jagoan udara Jerman, dari kanan ke kiri: Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26 "Schlageter"), Major Walter
Oesau (Geschwaderkommodore JG 2) dan Hauptmann Dietrich Peltz (Kommandeur II./KG 77)
Upacara
pemakaman Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) yang diselenggarakan bulan
November 1941. Adolf Hitler memberi salam Nazi di hadapan peti jenazah Udet sementara Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26 "Schlageter") dan Major Günther Lützow (Geschwaderkommodore JG 3) berdiri paling depan sebagai penjaga kehormatan
Upacara
pemakaman Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) yang diselenggarakan bulan
November 1941. Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe) memberikan
pidato. Dua orang perwira yang di tengah membawa bantal yang
berisi medali-medali yang telah diraih oleh Udet selama karir militernya yang gemilang. Bantal
khusus semacam ini dinamakan dengan Ordenskissen
Upacara pemakaman Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) yang diselenggarakan tanggal 21 November 1941. Jenazah sang mantan jagoan udara Jerman dalam Perang Dunia Pertama tersebut kini diantarkan menuju ke tempat peristirahatannya yang terakhir di Invalidenfriedhof. Oberstleutnant Adolf Galland (depan kiri) memimpin barisan peraih Ritterkreuz Luftwaffe saat mengiringi peti jenazah Udet, sementara di belakangnya mengikuti Major Walter Oesau (Geschwaderkommodore JG 2) dan Hauptmann Dietrich Peltz (Kommandeur II./KG 77). Memakai seragam cerah di latar belakang adalah Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe) yang berjalan dengan diikuti oleh barisan jenderal Wehrmacht
Upacara
pemakaman Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) yang diselenggarakan tanggal 21
November 1941. Oberstleutnant Adolf Galland (depan kiri) memimpin
barisan peraih Ritterkreuz Luftwaffe saat mengiringi peti jenazah Udet.
Versi resmi menyebutkan bahwa jenderal mantan jagoan udara Perang Dunia I
ini meninggal karena kecelakaan pesawat di Landasan Udara Johannisthal
saat mencoba pesawat baru di hari senin tanggal 17 November 1941,
sementara kenyataannya dia mati karena bunuh diri!
Upacara pemakaman Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) yang diselenggarakan di Luftministerium di Berlin tanggal 21 November 1941. Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26 "Schlageter") berbaris paling depan di kiri, sementara Major Günther Lützow (Geschwaderkommodore JG 3) di sebelah kanannya. Di belakang Lützow adalah Major Walter Storp (Gruppenleiter II in Führungsstab der Luftwaffe/RLM)
Upacara
penganugerahan Brillanten #2 untuk Oberst Adolf Galland (Kommodore JG
26 "Schlageter") yang diselenggarakan tanggal 28 Januari 1942 di
Führerhauptquartier Wolffschanze. Dari kiri ke kanan:
Generalfeldmarschall (Luftwaffe) Erhard Milch, Generalfeldmarschall
Wilhelm Keitel, Galland, Hitler, dan General der Flieger (Luftwaffe)
Hans Jeschonnek
Upacara pemakaman Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) yang diselenggarakan tanggal 21 November 1941. Jenazah sang mantan jagoan udara Jerman dalam Perang Dunia Pertama tersebut kini diantarkan menuju ke tempat peristirahatannya yang terakhir di Invalidenfriedhof. Oberstleutnant Adolf Galland (depan kiri) memimpin barisan peraih Ritterkreuz Luftwaffe saat mengiringi peti jenazah Udet, sementara di belakangnya mengikuti Major Walter Oesau (Geschwaderkommodore JG 2) dan Hauptmann Dietrich Peltz (Kommandeur II./KG 77). Memakai seragam cerah di latar belakang adalah Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe) yang berjalan dengan diikuti oleh barisan jenderal Wehrmacht
Upacara
pemakaman Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) yang diselenggarakan tanggal 21
November 1941. Oberstleutnant Adolf Galland (depan kiri) memimpin
barisan peraih Ritterkreuz Luftwaffe saat mengiringi peti jenazah Udet.
Versi resmi menyebutkan bahwa jenderal mantan jagoan udara Perang Dunia I
ini meninggal karena kecelakaan pesawat di Landasan Udara Johannisthal
saat mencoba pesawat baru di hari senin tanggal 17 November 1941,
sementara kenyataannya dia mati karena bunuh diri!Upacara pemakaman Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) yang diselenggarakan di Luftministerium di Berlin tanggal 21 November 1941. Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26 "Schlageter") berbaris paling depan di kiri, sementara Major Günther Lützow (Geschwaderkommodore JG 3) di sebelah kanannya. Di belakang Lützow adalah Major Walter Storp (Gruppenleiter II in Führungsstab der Luftwaffe/RLM)
Upacara
penganugerahan Brillanten #2 untuk Oberst Adolf Galland (Kommodore JG
26 "Schlageter") yang diselenggarakan tanggal 28 Januari 1942 di
Führerhauptquartier Wolffschanze. Dari kiri ke kanan:
Generalfeldmarschall (Luftwaffe) Erhard Milch, Generalfeldmarschall
Wilhelm Keitel, Galland, Hitler, dan General der Flieger (Luftwaffe)
Hans Jeschonnek
Masih dari upacara penganugerahan Brillanten #2 untuk Oberst Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26 "Schlageter") yang diselenggarakan tanggal 28 Januari 1942 di
Führerhauptquartier Wolffschanze. Generalfeldmarschall Erhard Milch (Generalinspekteur der Luftwaffe) berdiri di belakang Hitler, sementara Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommandos der Wehrmacht) nyempod di belakang Galland
Foto berwarna Oberst Adolf Galland (Geschwaderkommodore) yang dibuat setelah dia mendapatkan medali super bergengsi Brillanten zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwerter #2 tanggal 28 Januari 1942. Tercatat hanya 27 orang saja seantero Angkatan Bersenjata Jerman yang dianugerahi medali ini, dengan 12 orang diantaranya (hampir 50%) berasal dari Luftwaffe!Adolf Galland dengan cerutu kesayangannya. Dia begitu gemar mengisap cerutu sehingga pesawatnyapun dipasangi alat penyimpan cerutu khusus! Di lain pihak, Hitler begitu membenci rokok dan cerutu sehingga ketika dia menemukan salah satu lukisan propaganda yang memperlihatkan Galland sedang memegang cerutu, Hitler langsung memerintahkan agar dibuat kembali lukisan yang sama persis, tapi cerutunya kini dihilangkan!
Oberst Adolf Galland (General der Jagdflieger) dalam kunjungan ke Afrika Utara bulan Mei 1942, difoto dengan cerutu khasnya di Castel Benito, Tripoli (Libya). Tempat ini adalah lapangan udara milik Regia Aeronautica (Angkatan Udara Italia) dimana unit pertama pasukan terjun payung Italia dilatih dan dibentuk (Sekolah Pasukan terjun Payung pertama Italia juga berlokasi disini). Setelah Libya jatuh ke tangan Sekutu, tempat ini digunakan oleh Inggris dan dinamakan RAF Station Castel Benito
Adolf Galland dan Oberst Max-Josef Ibel (Höheren Jagdfliegerführer West). Ibel (2 Januari 1896 - 19 Maret 1981) mengenakan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes yang didapatkannya tanggal 22 Agustus 1940 sebagai Oberst dan Kommodore des Jagdgeschwader 27, sementara Galland mengenakan ärmelstreifen "JAGDGESCHWADER SCHLAGETER"
Oberst Adolf Galland (General der Jagdflieger) dalam sebuah diskusi serius bersama dengan para perwira staff Luftwaffe lainnya di markasnya, Palais du Luxembourg (Paris). Selama masa berkuasanya Jerman di Prancis (1940-1944), Hermann Göring menjadikan istana bekas kediaman Marie de Médicis (ibu Raja Louis XIII) ini sebagai markas Luftwaffe di Prancis dan memilih beberapa kamar terbaiknya sebagai tempat tinggal dia manakala sedang berkunjung ke Paris
Dari kiri ke kanan: Generalmajor Alfred Gerstenberg (Kommandierender General und Befehlshaber der Deutschen Luftwaffe in Rumänien); Kapitän zur See Wilhelm Mössel (Marine-Verbindungsoffizier beim Reichsluftfahrtministerium/Oberkommando der Luftwaffe); dan Oberst Adolf Galland (General der Jagdflieger). Di latar belakang adalah kereta api pribadi Reichsmarschall Hermann Göring. Di akhir perang, kereta ini teronggok di stasiun Berchtesgaden dan ditemukan oleh pasukan Prancis yang mendapati banyak kertas berharga seputar desain roket V1/V2 yang kemudian dibawa ke Prancis. Kereta ini sendiri tetap di tempatnya dan kemudian digunakan oleh pasukan Soviet medio 1945-1956, Jerman Timur 1956-1992, dan Bundeswehr dari tahun 1992. Setelah diperbaiki pada tahun 1962, kereta bersejarah ini akhirnya sekarang dipensiunkan karena terlalu mahal biaya pemeliharaannya!
Dari kiri ke kanan: Generalmajor Alfred Gerstenberg (Kommandierender General und Befehlshaber der Deutschen Luftwaffe in Rumänien); Kapitän zur See Wilhelm Mössel (Marine-Verbindungsoffizier beim Reichsluftfahrtministerium/Oberkommando der Luftwaffe); dan Oberst Adolf Galland (General der Jagdflieger). Di latar belakang adalah kereta api pribadi Reichsmarschall Hermann Göring. Di akhir perang, kereta ini teronggok di stasiun Berchtesgaden dan ditemukan oleh pasukan Prancis yang mendapati banyak kertas berharga seputar desain roket V1/V2 yang kemudian dibawa ke Prancis. Kereta ini sendiri tetap di tempatnya dan kemudian digunakan oleh pasukan Soviet medio 1945-1956, Jerman Timur 1956-1992, dan Bundeswehr dari tahun 1992. Setelah diperbaiki pada tahun 1962, kereta bersejarah ini akhirnya sekarang dipensiunkan karena terlalu mahal biaya pemeliharaannya!
Oberst Adolf Galland (General der Jagdflieger) mengenakan fell-fliegerjacke (jaket bulu pilot) dalam foto hasil jepretan Kriegsberichter Hans Speck (KB-Kp. Lw. 3) tahun 1942. Foto ini aslinya bukanlah foto berwarna, melainkan hasil pewarnaan melalui Adobe Photoshop oleh Alex K.
Oberst Adolf Galland (General der Jagdflieger) dalam kunjungannya ke Jagdgeschwader 27 di Afrika Utara tanggal 22
September 1942. Disini dia sedang bersama dengan Major Eduard "Edu" Neumann (kanan), Geschwaderkommodore JG 27. Salah satu prestasi terbesar Neumann adalah membimbing jagoan udara Luftwaffe yang skill-nya amit-amit tak tertandingi: Hans-Joachim Marseille! Tidak percaya? Baca biografinya DISINI dan DISINI!
Major Ralph von Rettberg (Geschwaderkommodore Zerstörergeschwader 2) dan Oberst Adolf Galland (General der Jagdflieger). Rettberg (1 Maret 1911 - 25 Februari 2004) meraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 14 Juni 1941 sebagai Hauptmann dan Gruppenkommandeur II./Zerstörergeschwader 26 "Horst Wessel". Medali lain yang didapatkannya: Flugzeugführerabzeichen; Frontflugspange der Luftwaffe; Ehrenpokal der Luftwaffe (28 September 1940); Eisernes Kreuzes II. und I. Klasse; dan Deutsches Kreuz in Gold (7 Oktober 1942); Pangkat terakhirnya adalah Oberst
Adolf Galland sebagai Generalmajor (1 November 1942 - 1 November 1944). Posisinya adalah sebagai General der Jagdflieger yang membawahi semua pilot tempur seantero Luftwaffe. General der Jagdflieger sendiri bukanlah pangkat atau komando operasional melainkan jabatan yang tugasnya melatih, mempersiapkan strategi serta kesiapan pasukan serbu udara Luftwaffe. Galland menjadi GdJ tanggal 5 Desember 1941 menggantikan Oberst Werner Mölders yang gugur dalam kecelakaan udara. Dia menjabat sampai tanggal 31 Januari 1945 dan penggantinya adalah Oberst Gordon Gollob
Perayaan 10 tahun naiknya Adolf Hitler ke tampuk kekuasaan sebagai Reichskanzler yang diadakan di Reichsluftfahrtministerium (Kementerian Udara Reich) di Berlin tanggal 30 Januari 1943. Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger) tidak ketinggalan ikut hadir dalam acara ini, dan di sebelah kirinya adalah Major Wolfgang Ewald (Kommandeur III./JG 3 "Udet") yang baru saja mendapat Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes sebulan sebelumnya (9 Desember 1942)! Foto oleh fotografer pribadi Hitler, Jugo Jaeger
Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Kriegsverdienstkreuz (Knights Cross of the War Merit Cross) yang diadakan di Berlin tanggal 5 Juni 1943. Dari kiri ke kanan: Perwira Heer tak dikenal; Generaloberst Heinz Guderian dengan Betriebsleiter Albin Sawatzki; perwira tak dikenal dari Wachregiment "Großdeutschland"; SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich dengan Obermeister Johannes Holtmeyer; Generalleutnant Ludwig Wolff dengan OT-Obertruppführer Joseph Hinkerode (KC KVK with swords); Generalmajor Adolf Galland dengan Flugwaffen-Facharbeiter Karl Schmidt; dan Korvettenkapitän Heinrich Liebe dengan Obermeister in einem Treibstoffwerk Christian Davidshöfer
Major Ralph von Rettberg (Geschwaderkommodore Zerstörergeschwader 2) dan Oberst Adolf Galland (General der Jagdflieger). Rettberg (1 Maret 1911 - 25 Februari 2004) meraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 14 Juni 1941 sebagai Hauptmann dan Gruppenkommandeur II./Zerstörergeschwader 26 "Horst Wessel". Medali lain yang didapatkannya: Flugzeugführerabzeichen; Frontflugspange der Luftwaffe; Ehrenpokal der Luftwaffe (28 September 1940); Eisernes Kreuzes II. und I. Klasse; dan Deutsches Kreuz in Gold (7 Oktober 1942); Pangkat terakhirnya adalah Oberst
Adolf Galland sebagai Generalmajor (1 November 1942 - 1 November 1944). Posisinya adalah sebagai General der Jagdflieger yang membawahi semua pilot tempur seantero Luftwaffe. General der Jagdflieger sendiri bukanlah pangkat atau komando operasional melainkan jabatan yang tugasnya melatih, mempersiapkan strategi serta kesiapan pasukan serbu udara Luftwaffe. Galland menjadi GdJ tanggal 5 Desember 1941 menggantikan Oberst Werner Mölders yang gugur dalam kecelakaan udara. Dia menjabat sampai tanggal 31 Januari 1945 dan penggantinya adalah Oberst Gordon Gollob
Perayaan 10 tahun naiknya Adolf Hitler ke tampuk kekuasaan sebagai Reichskanzler yang diadakan di Reichsluftfahrtministerium (Kementerian Udara Reich) di Berlin tanggal 30 Januari 1943. Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger) tidak ketinggalan ikut hadir dalam acara ini, dan di sebelah kirinya adalah Major Wolfgang Ewald (Kommandeur III./JG 3 "Udet") yang baru saja mendapat Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes sebulan sebelumnya (9 Desember 1942)! Foto oleh fotografer pribadi Hitler, Jugo Jaeger
Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Kriegsverdienstkreuz (Knights Cross of the War Merit Cross) yang diadakan di Berlin tanggal 5 Juni 1943. Dari kiri ke kanan: Perwira Heer tak dikenal; Generaloberst Heinz Guderian dengan Betriebsleiter Albin Sawatzki; perwira tak dikenal dari Wachregiment "Großdeutschland"; SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich dengan Obermeister Johannes Holtmeyer; Generalleutnant Ludwig Wolff dengan OT-Obertruppführer Joseph Hinkerode (KC KVK with swords); Generalmajor Adolf Galland dengan Flugwaffen-Facharbeiter Karl Schmidt; dan Korvettenkapitän Heinrich Liebe dengan Obermeister in einem Treibstoffwerk Christian Davidshöfer
Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger) dalam inspeksi ke pangkalan Luftwaffe di Napoli, Italia, tanggal 3 Juli 1943. Dari kiri ke kanan: Generalleutnant Theodor "Theo" Osterkamp (Jagdfliegerführer Sizilien); Adolf Galland; Oberst Günther “Franzl” Lützow (Inspekteur der Jagdflieger West und Süd); Major Günther Freiherr von Maltzahn (Geschwaderkommodore JG 53); dan perwira Luftwaffe tak dikenal. Foto oleh Kriegsberichter Kettelhohn (Propaganda-Kompanie Luftflotte 2)
Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger) dalam inspeksi ke pangkalan Luftwaffe di Italia selatan, berbincang-bincang bersama Oberst Günther “Franzl” Lützow (Inspekteur der Jagdflieger West und Süd). Keduanya mengenakan kemeja tropis Luftwaffe berwarna coklat muda dengan medali kebanggaan masing-masing tersembul dari balik kerah. Di belakang mereka terparkir pesawat Messerschmitt Bf 109 dan mobil Delahaye 135 dengan bodi sedan. Foto oleh Kriegsberichter Kettelhohn (Propaganda-Kompanie Luftflotte 2)
Pertemuan di Hauptquartier des Reichsmarschall bulan Agustus 1943, dari kiri ke kanan: Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe); Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger); Generaloberst Bruno Loerzer (Chef des Luftwaffenpersonalamts und Chef der personellen Rüstung und der NS-Führung der Luftwaffe); dan Reichsminister Prof. Dr. Albert Speer (Reichsminister für Rüstung und Kriegsproduktion). Foto oleh Kriegsberichter Eitel Lange dan pertama kali dipublikasikan tanggal 25 Agustus 1943
Reichsjugendführer Artur Axmann memberi selamat kepada Seitz, pemenang lomba glider yang merupakan bagian dari Kompetisi Nasional Hitlerjugend yang diadakan di Quedlinburg bulan Agustus 1943. Mengapit Axmann adalah Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger) dan Hauptbannfuhrer Adolf Dickfeld. Meskipun dalam acara ini Dickfeld mengenakan seragam HJ, tapi sebenarnya dia juga adalah seorang pilot Luftwaffe seperti Galland. Peraih Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes ini tercatat menembak jatuh 136 pesawat musuh sepanjang karirnya dalam Perang Dunia II
Rüstungstagung (Konferensi Lapis Baja) yang diselenggarakan di Rechlin dekat Müritzsee (Danau Müritz) tanggal 5-7 September 1943. Beberapa dari partisipan di lokasi pengujian, dari kiri ke kanan: SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Dr.-Ing. Otto Schwab (Kommandeur SS-Artillerie Schule I/Glau und Vertreter des Chefs des SS-Führungshauptamtes in der Amtsgruppe A (Waffen-, Geräte- und Kraftfahrwesen) des SS-Führungshauptamtes); Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger); Hauptmann Otto Behrens (Kommando der Erprobungsstellen der Luftwaffe); dan Reichsminister Prof. Dr. Albert Speer (Reichsminister für Rüstung und Kriegsproduktion)
Rüstungstagung (Konferensi Lapis Baja) yang diselenggarakan di Rechlin dekat Müritzsee (Danau Müritz) tanggal 5-7 September 1943. Beberapa dari partisipan di lokasi pengujian, diantaranya adalah Reichsminister Prof. Dr. Albert Speer (Reichsminister für Rüstung und Kriegsproduktion); Generalfeldmarschall Erhard Milch (Generalinspekteur der Luftwaffe) dan Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger)
Rüstungstagung (Konferensi Lapis Baja) yang diselenggarakan di Rechlin dekat Müritzsee (Danau Müritz) tanggal 5-7 September 1943. Beberapa dari partisipan di lokasi pengujian, dari kiri ke kanan: Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger); Reichsminister Prof. Dr. Albert Speer (Reichsminister für Rüstung und Kriegsproduktion); dan Generalfeldmarschall Erhard Milch (Generalinspekteur der Luftwaffe). Foto oleh Willi Kobierowski
Rüstungstagung (Konferensi Lapis Baja) yang diselenggarakan di Rechlin dekat Müritzsee (Danau Müritz) tanggal 5-7 September 1943. Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger) tampak sedang berbicara dengan Reichsminister Prof. Dr. Albert Speer (Reichsminister für Rüstung und Kriegsproduktion). Selain sebagai Menteri Persenjataan dan Produksi Perang, Speer juga menjabat sebagai Chef der Organisation Todt, yang terlihat dari ärmelband "ORG. TODT" yang dikenakannya. Foto oleh Willi Kobierowski
Pembukaan kompetisi olahraga musim dingin Jerman yang diadakan bulan November 1943 di Berlin. Baris depan dari kiri ke kanan: Kepala Propaganda Propinsi Vogt; pemain skating Gerda Strauch; dan Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger). Baris kedua: pemain skating Gudrum Olbricht; pemain skating Günther Noack; pemain skating Erich Zeller; dan Paul Valk. Baris belakang: Oberst Johannes "Hannes" Trautloft (Inspizient Ost beim General der Jagdflieger)
Dari kiri ke kanan: Oberst Johannes "Hannes" Trautloft (Inspizient Ost beim General der Jagdflieger), Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger); Major Hans-Günter von Kornatzki (Geschwaderkommodore JG 4); Oberleutnant Walter Krupinski (Staffelkapitän 7./JG 52); dan Hauptmann Egon Albrecht (Gruppenkommandeur III./JG 76)
Generalleutnant Adolf Galland (Kommandeur JV 44) bersama dengan Oberst Günther Lützow (Ia Erster Generalstabsoffizier JV 44) di Munich-Riem bulan April 1945. JV-44 (Jagdverband 44) adalah unit udara khusus yang berisi pilot-pilot tempur terbaik Jerman yang beraksi di bulan-bulan akhir Perang Dunia II. Mesin perang utama yang digunakan oleh unit ini adalah pesawat jet Messerschmitt Me 262 "Schwalbe". Unit ini dikenal dengan berbagai nama, dan salah satu di antaranya adalah "Der Galland-Zirkus" (Sirkus Galland). Beberapa hari setelah foto ini diambil, Lützow dinyatakan hilang pada tanggal 24 April 1945 setelah terakhir kali mengudara dengan Me 262 untuk menyongsong serangan udara pesawat-pesawat B-26 Marauder USAAF di dekat Donauwörth. Sebuah B-26 berhasil ditembak jatuh oleh Lützow. Sampai saat ini, jenazah dan sisa-sisa pesawatnya tak pernah diketemukan!
Cuplikan waktu ke-1:06:42 dari film dokumenter "Welche Farbe hat der Krieg?" (Apa Warna Perang?) produksi Spiegel-TV tahun 2000, yang memperlihatkan saat penyerahan Luftwaffe ke tangan Sekutu tanggal 8 Mei 1945. Oberst Hans-Ulrich Rudel (Geschwaderkommodore Schlachtgeschwader 2 "Immelmann") menghadap kamera, sementara di belakangnya adalah Generalleutnant Adolf Galland (Kommandeur JV 44). Yang mengabadikan gambar asli berwarna langka ini adalah seorang Kameramann dari Special Film Project 186 United States Army Air Forces (USAAF) yang tak diketahui namanya
Masih dari klip film yang sama dengan sebelumnya, kali ini memperlihatkan Generalleutnant Adolf Galland (Kommandeur JV 44) dan Generalmajor Walter Gosewisch (13 Juni 1896 - 6 Maret 1973) yang merupakan Höheren Nachrichtenführer beim Oberkommando der Luftwaffe. Galland dan Gosewisch sama-sama mengenakan ledermantel (mantel kulit)... cukup dingin untuk ukuran musim semi!
Pertemuan di Hauptquartier des Reichsmarschall bulan Agustus 1943, dari kiri ke kanan: Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe); Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger); Generaloberst Bruno Loerzer (Chef des Luftwaffenpersonalamts und Chef der personellen Rüstung und der NS-Führung der Luftwaffe); dan Reichsminister Prof. Dr. Albert Speer (Reichsminister für Rüstung und Kriegsproduktion). Foto oleh Kriegsberichter Eitel Lange dan pertama kali dipublikasikan tanggal 25 Agustus 1943
Reichsjugendführer Artur Axmann memberi selamat kepada Seitz, pemenang lomba glider yang merupakan bagian dari Kompetisi Nasional Hitlerjugend yang diadakan di Quedlinburg bulan Agustus 1943. Mengapit Axmann adalah Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger) dan Hauptbannfuhrer Adolf Dickfeld. Meskipun dalam acara ini Dickfeld mengenakan seragam HJ, tapi sebenarnya dia juga adalah seorang pilot Luftwaffe seperti Galland. Peraih Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes ini tercatat menembak jatuh 136 pesawat musuh sepanjang karirnya dalam Perang Dunia II
Rüstungstagung (Konferensi Lapis Baja) yang diselenggarakan di Rechlin dekat Müritzsee (Danau Müritz) tanggal 5-7 September 1943. Beberapa dari partisipan di lokasi pengujian, dari kiri ke kanan: SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Dr.-Ing. Otto Schwab (Kommandeur SS-Artillerie Schule I/Glau und Vertreter des Chefs des SS-Führungshauptamtes in der Amtsgruppe A (Waffen-, Geräte- und Kraftfahrwesen) des SS-Führungshauptamtes); Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger); Hauptmann Otto Behrens (Kommando der Erprobungsstellen der Luftwaffe); dan Reichsminister Prof. Dr. Albert Speer (Reichsminister für Rüstung und Kriegsproduktion)
Rüstungstagung (Konferensi Lapis Baja) yang diselenggarakan di Rechlin dekat Müritzsee (Danau Müritz) tanggal 5-7 September 1943. Beberapa dari partisipan di lokasi pengujian, diantaranya adalah Reichsminister Prof. Dr. Albert Speer (Reichsminister für Rüstung und Kriegsproduktion); Generalfeldmarschall Erhard Milch (Generalinspekteur der Luftwaffe) dan Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger)
Rüstungstagung (Konferensi Lapis Baja) yang diselenggarakan di Rechlin dekat Müritzsee (Danau Müritz) tanggal 5-7 September 1943. Beberapa dari partisipan di lokasi pengujian, dari kiri ke kanan: Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger); Reichsminister Prof. Dr. Albert Speer (Reichsminister für Rüstung und Kriegsproduktion); dan Generalfeldmarschall Erhard Milch (Generalinspekteur der Luftwaffe). Foto oleh Willi Kobierowski
Rüstungstagung (Konferensi Lapis Baja) yang diselenggarakan di Rechlin dekat Müritzsee (Danau Müritz) tanggal 5-7 September 1943. Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger) tampak sedang berbicara dengan Reichsminister Prof. Dr. Albert Speer (Reichsminister für Rüstung und Kriegsproduktion). Selain sebagai Menteri Persenjataan dan Produksi Perang, Speer juga menjabat sebagai Chef der Organisation Todt, yang terlihat dari ärmelband "ORG. TODT" yang dikenakannya. Foto oleh Willi Kobierowski
Pembukaan kompetisi olahraga musim dingin Jerman yang diadakan bulan November 1943 di Berlin. Baris depan dari kiri ke kanan: Kepala Propaganda Propinsi Vogt; pemain skating Gerda Strauch; dan Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger). Baris kedua: pemain skating Gudrum Olbricht; pemain skating Günther Noack; pemain skating Erich Zeller; dan Paul Valk. Baris belakang: Oberst Johannes "Hannes" Trautloft (Inspizient Ost beim General der Jagdflieger)
Dari kiri ke kanan: Oberst Johannes "Hannes" Trautloft (Inspizient Ost beim General der Jagdflieger), Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger); Major Hans-Günter von Kornatzki (Geschwaderkommodore JG 4); Oberleutnant Walter Krupinski (Staffelkapitän 7./JG 52); dan Hauptmann Egon Albrecht (Gruppenkommandeur III./JG 76)Generalleutnant Adolf Galland (Kommandeur JV 44) bersama dengan Oberst Günther Lützow (Ia Erster Generalstabsoffizier JV 44) di Munich-Riem bulan April 1945. JV-44 (Jagdverband 44) adalah unit udara khusus yang berisi pilot-pilot tempur terbaik Jerman yang beraksi di bulan-bulan akhir Perang Dunia II. Mesin perang utama yang digunakan oleh unit ini adalah pesawat jet Messerschmitt Me 262 "Schwalbe". Unit ini dikenal dengan berbagai nama, dan salah satu di antaranya adalah "Der Galland-Zirkus" (Sirkus Galland). Beberapa hari setelah foto ini diambil, Lützow dinyatakan hilang pada tanggal 24 April 1945 setelah terakhir kali mengudara dengan Me 262 untuk menyongsong serangan udara pesawat-pesawat B-26 Marauder USAAF di dekat Donauwörth. Sebuah B-26 berhasil ditembak jatuh oleh Lützow. Sampai saat ini, jenazah dan sisa-sisa pesawatnya tak pernah diketemukan!
Cuplikan waktu ke-1:06:42 dari film dokumenter "Welche Farbe hat der Krieg?" (Apa Warna Perang?) produksi Spiegel-TV tahun 2000, yang memperlihatkan saat penyerahan Luftwaffe ke tangan Sekutu tanggal 8 Mei 1945. Oberst Hans-Ulrich Rudel (Geschwaderkommodore Schlachtgeschwader 2 "Immelmann") menghadap kamera, sementara di belakangnya adalah Generalleutnant Adolf Galland (Kommandeur JV 44). Yang mengabadikan gambar asli berwarna langka ini adalah seorang Kameramann dari Special Film Project 186 United States Army Air Forces (USAAF) yang tak diketahui namanya
Masih dari klip film yang sama dengan sebelumnya, kali ini memperlihatkan Generalleutnant Adolf Galland (Kommandeur JV 44) dan Generalmajor Walter Gosewisch (13 Juni 1896 - 6 Maret 1973) yang merupakan Höheren Nachrichtenführer beim Oberkommando der Luftwaffe. Galland dan Gosewisch sama-sama mengenakan ledermantel (mantel kulit)... cukup dingin untuk ukuran musim semi!
"Selamat tinggal kawanku Werner..." Dalam upacara penghormatan terakhir untuk Werner Baumbach yang dilangsungkan di pemakaman militer Jerman di Buenos Aires ini (Oktober 1953), Adolf Galland berpidato memberikan eulogi bagi sang pilot bomber brilian sekaligus sahabat dekatnya
Adolf Galland ikut mengusung peti mati yang mengantarkan Werner Baumbach ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Baumbach tewas pada tanggal 20 Oktober 1953 saat sedang mengujicoba sebuah pesawat pembom Lancaster keluaran Inggris. Jenazah Baumbach kemudian dikirim pulang ke Jerman untuk dikebumikan di kampung halamannya di Cloppenburg
Para
pendiri "Hubschrauberzentrum e. V." (Pusat Helikopter) yang didirikan
tanggal 18 September 1970. Dari kiri ke kanan: Komandan HFlgWaS Oberst
Heinz Stümke, Alexander Schreiber, Bürgermeister Hubert Vergau, C.K.
Soestmeyer, Peter Richter, Oberst G. Granz, Otto Rietdorf, Flugkapitän
Hanna Reitsch, General W. Panitzki, General R. D. Wilson, C. Fischer,
General Adolf Galland (jagoan udara terkenal dalam Perang Dunia II), OTL
Hannes Lutter, Oberst Hans Drebing, O. Passoth, General Klennert, HFw
Werner Noltemeyer, Stadtdirektor Dietrich von Löbbecke
Dua orang mantan pilot jagoan Jerman dalam Perang Dunia II berkumpul bersama dalam sebuah acara reuni: Adolf Galland (104 kemenangan udara; Brillanten zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwerter) dan Dietrich Hrabak (125 kemenangan udara; Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes)
Para bangkotan mantan penerbang zaman Perang Dunia II, dari kiri ke kanan: Dietrich Hrabak (JG 138, JG 76, JG 54 , JG 52), Paul-Werner Hozzel (JG 20, StG 1, StG 2, Gefechtsverband Hozzel), Adolf Galland (J/88, JG 27, JG 26, JV 44), Robert Stanford Tuck (pilot Inggris), dan Hannes Trautloft (J/88, JG 77, JG 51, JG 54). Satu lagi yang paling kanan tidak diketahui namanya
Sketsa Adolf Galland sebagai pilot, karya dari pelukis perang terkenal Jerman masa perang Wolfgang Willrich. Disini Galland mengenakan Flieger-Kopfhaube (penutup kepala pilot) sambil duduk di atas kokpit pesawat Messerschmitt Bf 109 dengan lambang Jagdgeschwader 26 "Schlageter" di sampingnya. Untuk lebih jelasnya mengenai biografi Willrich bisa dilihat DISINI, sementara karya-karyanya bisa dilihat DISINI
Pesawat Messerschmitt Bf 109 E-4 yang dipiloti oleh Major Adolf Galland (Kommandeur III.Gruppe/JG 26) di musim panas tahun 1940
Pesawat Messerschmitt Bf 109 E-4/N, Stab/JG 26, W.Nr. 5819, yang dipiloti oleh Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) di Audembert, Prancis, bulan September 1940
Pesawat Messerschmitt Bf 109 E-4 yang dipiloti oleh Major Adolf Galland (Kommandeur III.Gruppe/JG 26) di musim panas tahun 1940
Pesawat Messerschmitt Bf 109 E-4/N, Stab/JG 26, W.Nr. 5819, yang dipiloti oleh Oberstleutnant Adolf Galland (Geschwaderkommodore JG 26) di Audembert, Prancis, bulan September 1940
Sumber :
Buku "German Fighter Ace Hans-Joachim Marseille, The Life Story Of The Star Of Africa" karya Franz Kurowski
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
Foto koleksi LIFE
www.asisbiz.com
www.audiovis.nac.gov.pl
www.commons.wikimedia.org
www.elektra.bsb-muenchen.de
www.en.wikipedia.org
www.flughafen-boenninghardt.de
www.forum.axishistory.com
www.images.google.com
www.jsgallery.net
www.me-262.de
www.multimedia.ctk.cz
www.rarusnet.com
www.warrelics.eu
www.wehrmacht-awards.com
www.ww2images.blogspot.com






+with+the+foreign+press+reporters.jpg)




.jpg)





















,+3+(Werner+M%C3%B6lders),+4+(Carl+Viek),+5+(Theo+Osterkamp),+6+(G%C3%BCnther+von+Maltzahn)+and+7+(General+Deichmann).jpg)































