Sunday, October 29, 2017

Staatsbegräbnis (Upacara Pemakaman Kenegaraan)



DAFTAR STAATSBEGRÄBNIS MASA THIRD REICH :

24.01.1934 Architekt Paul Ludwig Troost (arsitek pribadi Hitler)
07.08.1934 Reichspräsident Paul von Hindenburg
19.09.1934 Edwin Bechstein (industrialis Jerman pendukung Hitler)
12.12.1934 SA-Gruppenführer Gustav Zunkel
26.10.1935 Gauleiter Wilhelm Friedrich Loeper
12.02.1936 Wilhelm Gustloff (tokoh Nazi Swiss)
15.04.1936 Leopold von Hoesch (Duta Besar Jerman untuk Inggris)
20.05.1936 SS-Oberführer Julius Schreck (pengawal pribadi Hitler)
03.06.1936 General der Infanterie a.D. Karl Litzmann (simpatisan Nazi veteran Perang Dunia I)
22.12.1937 General der Infanterie a.D. Erich Ludendorff (simpatisan Nazi veteran Perang Dunia I)
30.09.1938 General der Infanterie a.D. Alfred Krauss
17.11.1938 Ernst vom Rath (Diplomat Jerman)
18.02.1939 Gauleiter Hubert Klausner
28.06.1939 General der Kavallerie Wilhelm Knochenhauer
25.08.1939 Generalleutnant a.D. Oskar Freiherr von Watter
23.09.1939 Generaloberst Werner Freiherr von Fritsch
10.11.1939 Delapan orang korban bom Bürgerbräukeller
12.04.1940 General der Artillerie Prof. Dr. Karl Becker
24.08.1940 Paul Nipkow (pelopor siaran televisi yang juga anggota Partai Nazi)
11.10.1940 Admiral a.D. Adolf von Trotha
02.02.1941 Reichsminister Franz Gürtner 
20.02.1941 SA-Obergruppenführer Hermann Kriebel
04.03.1941 Vizeadmiral Lothar von Arnauld de la Perière (jagoan U-boat zaman Perang Dunia I)
30.03.1941 Generaloberstabsarzt Prof. Dr. med. Anton Waldmann
06.09.1941 Hugo Bruckmann (penerbit publikasi Nazi)
22.11.1941 Generaloberst (Luftwaffe) Ernst Udet
28.11.1941 Oberst Werner Mölders (jagoan udara Luftwaffe)
14.12.1941 Char. Generalfeldmarschall Eduard Freiherr von Böhm-Ermolli
16.12.1941 Reichsminister Hanns Kerrl
22.01.1942 Generaldirektor August Diem
23.01.1942 Generalfeldmarschall Walther von Reichenau
04.02.1942 SA-Obergruppenführer Georg Hofmann
12.02.1942 Reichsminister Dr. Fritz Todt
18.03.1942 Wehrwirtschaftsführer Robert Bosch (industrialis Jerman)
14.05.1942 General der Infanterie z.V. Fritz von Lossberg
22.05.1942 Gauleiter Carl Röver
06.06.1942 SS-Obergruppenführer Reinhard Heydrich
21.06.1942 NSKK-Korpsführer Adolf Hühnlein
10.08.1942 General der Flieger Hermann von der Lieth-Thomsen
07.11.1942 Reichsminister Ludwig Siebert
29.03.1943 Reichssportführer Hans von Tschammer und Osten
07.05.1943 SA-Stabschef Viktor Lutze
13.05.1943 General der Infanterie Walter von Brockdorff-Ahlefeldt
22.08.1943 Generaloberst Hans Jeschonnek
27.09.1943 Generalkommissar Wilhelm Kube
04.02.1944 SS-Brigadeführer Franz Kutschera
26.04.1944 Generaloberst Hans-Valentin Hube
27.04.1944 Gauleiter Adolf Wagner
00.07.1944 SS-Gruppenführer Wilhelm Grimm
03.07.1944 Generaloberst Eduard Dietl
03.08.1944 Generaloberst (Luftwaffe) Günther Korten
04.10.1944 Gauleiter Joseph Bürckel
09.10.1944 General der Infanterie Rudolf Schmundt (ajudan Hitler)
11.10.1944 Major Helmut Lent (jagoan udara Luftwaffe)
18.10.1944 Generalfeldmarschall Erwin Rommel
14.11.1944 Major Walter Nowotny (jagoan udara Luftwaffe)
20.01.1945 SS-Gruppenführer Josef Fitzthum
28.03.1945 SS-Obersturmbannführer Hans Dorr (Schwerterträger)
15.05.1945 Kapitän zur See Wolfgang Lüth (jagoan U-boat)

------------------------------------------------------------------------------

 Upacara pemakaman mantan jenderal terkenal Jerman dalam Perang Dunia I, Erich Ludendorff, yang diselenggarakan di Münich pada tanggal 22 Desember 1937. Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) berjalan paling depan, diikuti oleh, baris pertama dari kiri ke kanan: Generalfeldmarschall Werner von Blomberg (Reichskriegsminister und Oberbefehlshaber der Wehrmacht), Generaloberst Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), dan General der Infanterie Fedor von Bock (Oberbefehlshaber Heeresgruppenkommando 3). Baris kedua: General der Artillerie Walther von Reichenau (Kommandierender General VII. Armeekorps di Münich) dan General der Flieger Hugo Sperrle (Kommandierender General Luftkreis V di Münich)


 Staatsbegräbnis (Upacara Pemakaman Kenegaraan) untuk purnawirawan General der Infanterie Alfred Krauss yang diselenggarakan di Bad Goisern am Hallstättersee, Austria, pada tanggal 30 September 1938, sehari setelah sang jenderal meninggal dunia. Foto ini memperlihatkan para perwira tinggi Wehrmacht, SS dan NSDAP wilayah Ostmark - sebutan untuk Austria setelah negara tersebut dianeksasi secara damai oleh Jerman pada bulan Maret 1938 - yang menghadiri acara tersebut. Dari kiri ke kanan: 1.Charakter als Generalmajor Prof.habil. Dr.phil.h.c. Edmund Glaise von Horstenau (z.V. gestellt, gleichzeitig Minister des Landes Österreich, später Ostmark), 2.Generalleutnant Ing. Johann Kubena (General mit besonderen Aufgaben beim Generalkommando XVII. Armeekorps), 3.Generalleutnant Rudolf Veiel (Kommandeur 2. Panzer-Division), 4.Generalleutnant Mauritz von Wiktorin (Befehlshaber im Wehrkreis XVIII. Armeekorps), 5.tidak diketahui, 6.Generalmajor Dr.jur. Alfred Ritter von Hubicki (Kommandeur 4. Leichte-Division), 7.General der Infanterie Eugen Beyer (Kommandierender General XVIII. Armeekorps), 8.Generalmajor Luftwaffe Karl-Siegfried Goßrau (Wehrersatz-Inspekteur Niederdonau, Wien), 9.tidak diketahui, 10.SS-Gruppenführer Dr.jur. Ernst Kaltenbrunner (Höheren SS- und Polizeiführer Donau), SS-Oberführer Otto Jungkunz (Führer SS-Abschnitt VIII Linz), Gauleiter Dr. Friedrich Rainer (Reichsstatthalter von Salzburg), dan perwira SS tak dikenal


 Generaloberst Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres) memberikan pidato di kompleks pemakaman Invalidenfriedhof (Berlin), dalam acara pemakaman kenegaraan untuk Generalleutnant a.D. Oskar Freiherr von Watter, yang diselenggarakan pada tanggal 25 Agustus 1939. Watter (kelahiran 2 September 1861) adalah veteran Perang Dunia Pertama yang menjadi Komandan 54. Infanterie-Division di Front Barat. Dia dikenal sebagai seorang komandan divisi yang pemberani sekaligus cerdas, sehingga mendapatkan anugerah medali Eichenlaub zum Pour le Mérite sebagai penghargaan atas prestasinya. Sang pensiunan jenderal era Kekaisaran dan Reichswehr sekaligus pahlawan perang Jerman ini meninggal dunia dengan tenang di usia 77 tahun pada tanggal 23 Agustus 1939 di Berlin


 Upacara pemakaman kenegaraan untuk General der Artillerie Prof.Dr.-Ing. Dr.Phil.h.c. Karl Becker (Chef Heeres-Waffenamt), yang diselenggarakan di Technische Hochschule Berlin, tanggal 12 April 1940. Becker meninggal dunia beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada tanggal 8 April 1940, akibat dari bunuh diri. Selama berbulan-bulan dia mengalami depresi karena mendapat tekanan dari Hitler dan atasannya, yang menyalahkannya atas menurunnya kapasitas produksi mesin-mesin perang Jerman. Bunuh dirinya sang jenderal ditutupi dengan upacara pemakaman kenegaraan yang megah, yang dihadiri langsung oleh Adolf Hitler. Dalam foto ini, tiga orang yang berada di belakang sang Führer adalah, dari kiri ke kanan: Generaloberst Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres), Rudolf Hess (Stellvertreter des Führers), dan Generaloberst Erhard Milch (Generalinspekteur der Luftwaffe). Di belakangnya lagi adalah para ajudan: Oberst Rudolf Schmundt (Chefadjutant des Heeres beim Führer und Oberbefehlshaber der Wehrmacht), Hauptmann Gerhard Engel (Adjutant des Heeres beim Führer und Oberbefehlshaber der Wehrmacht), dan Oberstleutnant Curt Siewert (1. Adjutant Oberbefehlshaber des Heeres)


Upacara pemakaman kenegaraan untuk Hugo Bruckmann (13 Oktober 1863 - 3 September 1941), penerbit media yang menjadi penyokong setia Hitler dari masa sebelum naiknya ke puncak kekuasaan, yang dilaksanakan pada tanggal 6 September 1941. Perwira SS yang berdiri persis di belakang ibu-ibu yang berduka adalah SS-Brigadeführer Leopold Gutterer (Staatssekretär im Reichsministerium für Volksaufklärung und Propaganda), sementara baris belakang di belakang Gutterer adalah, dari kiri ke kanan: SS-Oberführer Anton Vogler (Stab SS-Oberabschnitt "Süd"), SS-Obergruppenführer und General der Polizei Friedrich Karl Freiherr von Eberstein (Höhere SS und Polizeiführer "Süd"), Generalleutnant z.V. Karl Graf (Kommandeur Division Nr. 157), Generalmajor z.V. Jakob Kaspar (Chef des Generalstabes Stellvertretende Generalkommando VII. Armeekorps), SS-Brigadeführer Hans Dauser (Stellvertreter im Vorsitz des Reichsbeirats für den sozialen Wohnungsbau), SA-Obergruppenführer Ludwig Siebert (Präsident Deutschen Akademie München), SS-Obergruppenführer Karl Fiehler (kepalanya nongol di bawah lengan yang terangkat di belakang Gutterer, Bürgermeister von München), Franz Xaver Ritter von Epp (memakai seragam partai berwarna coklat, Reichsstatthalter für Bayern), dan SA-Obergruppenführer Hans-Georg Hofmann (Staatssekretär beim Reichsstatthalter für Bayern)


Upacara pemakaman Generaloberst Dr.-Ing. h.c. Ernst Udet (Generalluftzeugmeister und Chef des Planungsamts der Luftwaffe) yang diselenggarakan pada tanggal 21 November 1941. Jenazah sang mantan jagoan udara Jerman dalam Perang Dunia Pertama tersebut - yang kemudian mati karena bunuh diri - kini diantarkan menuju ke tempat peristirahatannya yang terakhir di Invalidenfriedhof, Berlin. Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe) memimpin para jenderal Wehrmacht yang berjalan di belakang peti jenazah. Tepat berada di depan Göring adalah barisan jagoan udara Luftwaffe yang bertindak sebagai penjaga kehormatan, dari kiri ke kanan: Hauptmann Gordon Gollob (Gruppenkommandeur II.Gruppe / Jagdgeschwader 3) dan Major Günther Freiherr von Maltzahn (Geschwaderkommodore Jagdgeschwader 53). Sementara itu, yang berada di baris pertama di belakang Göring adalah, dari kiri ke kanan: General der Flieger Bruno Loerzer (Kommandierender General II. Fliegerkorps), General der Infanterie Georg Thomas (Chef Wehrwirtschafts und Rüstungsamt), Generaloberst Hubert Weise (Luftwaffen-Befehlshaber Mitte), Dr. ing. Prof. h.c. Fritz Todt (Reichsminister für Bewaffnung und Munition) yang mengenakan seragam kehormatan Generalmajor Luftwaffe, serta General der Flieger Karl-Heinrich Bodenschatz (Chef des Ministeramts des Reichsministers für Luftfahrt und Oberbefehlshaber der Luftwaffe)


 23 Januari 1942: Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe) - mewakili sang Führer - memberi hormat menggunakan marschallstab (tongkat Marsekal) di hadapan peti jenazah Generalfeldmarschall Walther von Reichenau yang disemayamkan di Berliner Zeughaus sebelum dikebumikan di Invalidenfriedhof di hari yang sama. Göring juga memberi eulogi (kata kenangan) sebagai penghargaan bagi sang Marsekal yang meninggal akibat serangan jantung beberapa hari sebelumnya, sementara kata sambutan lainnya diberikan oleh Generalfeldmarschall Gerd von Rundstedt


 Para petinggi Wehrmacht dan NSDAP berjaga di sekeliling peti mati yang mengangkut jenazah NSKK-Korpsführer Adolf Hühnlein. Pimpinan organisasi kendaraan bermotor Reich tersebut meninggal pada tanggal 18 Juni 1942, dan dimakamkan secara penuh kebesaran beberapa hari kemudian di Münich, pada tanggal 21 Juni 1942. Untuk identifikasi empat orang yang berdiri di pinggir peti adalah, dari kiri ke kanan: Obergebietsführer Friedhelm Kemper (HJ-Obergebietsführer Gau Baden), Generalmajor Friedrich Heyl (Chef Wehrbezirkskommando München II), Generalmajor Rudolf Roesch (Rüstungs-Inspekteur VII München), dan NSKK-Gruppenführer August Köbele (Chef des Verwaltungsamtes der Korpsführung München und Reichskassenverwalter des NSKK)


Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht) memberi hormat dalam Staatsbegräbnis (Upacara Pemakaman Kenegaraan) untuk  Generaloberst Hans-Valentin Hube (Oberbefehlshaber 1. Panzerarmee) yang diselenggarakan di Reichskanzlei, Berlin, pada tanggal 26 April 1944. Jarang sekali Sang Führer mau menghadiri sebuah upacara pemakaman (apalagi untuk perwira Wehrmacht!) kecuali kalau memang si orang yang meninggal dianggap penting. Begitu special pake telor-nya Hube buat Hitler, sehingga Hitler pun menyempatkan diri untuk menyampaikan eulogi singkat dalam upacara ini! Di sebelah kanan terlihat dua orang Panzermänner membawa Ordenskissen (bantal medali) berisi medali-medali dan penghargaan yang telah diraih Hube semasa hidupnya. Biasanya cukup hanya satu Ordenskissen yang dibawa, tapi ini ada dua Brow! Ordenskissen di sebelah kiri dikhususkan menyimpan medali Brillanten yang diterima Hube sehari sebelum dia tewas. BTW, orang dengan stahlhelm dan pita hitam yang menjadi penjaga kehormatan di tengah-tengah foto ini adalah Heinrich Eberbach, sementara yang persis menghadap tangan Hitler adalah Friedrich Kirchner. Dua-duanya mempunyai pangkat terakhir General der Panzertruppe


 Pada hari Jum'at tanggal 23 Juni 1944, tepatnya pukul 07:42 pagi, pesawat transport Junkers Ju 52/3mg11 "A2+AA" (Werknummer 7596) milik Wehrmacht terjatuh di dekat sebuah desa kecil bernama Rettenegg, Styria (Austria). Pada saat kejadian, pesawat tersebut dinaiki oleh sembilan orang, dan tujuh diantaranya tewas di lokasi kejadian. Termasuk diantara yang kehilangan nyawanya dalam peristiwa kecelakaan tersebut adalah jenderal-jenderal terkemuka Heer: Generaloberst Eduard Dietl (Oberbefehlshaber 20. Gebirgsarmee), General der Infanterie Thomas-Emil von Wickede (Kommandierender General X. Armeekorps), General der Gebirgstruppe Karl Eglseer (Kommandierender General XVIII. Gebirgskorps), dan Generalleutnant Franz Rossi (Kommandeur Divisionsgruppe Rossi). Foto ini memperlihatkan upacara pemakaman Generaloberst Dietl yang dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 1944. Para penjaga kehormatannya adalah para perwira tinggi Wehrmacht yang juga merupakan Ritterkreuzträger (peraih medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes). Paling depan di sebelah kiri adalah General der Gebirgstruppe Rudolf Konrad (Führerreserve), sementara di sebelah kanannya adalah General der Gebirgstruppe Georg Ritter von Hengl (Chef Nationalsozialistische-Führungsstabes im Oberkommando des Heeres)




Sumber :

Friday, October 27, 2017

Chef des Regiments (Komandan Resimen Kehormatan)

Desember 1936: Mantan Chef des Heeresleitung masa Reichswehr - dan orang yang paling berjasa dalam pengembangan militer Jerman di masa sebelum Nazi - Generaloberst z.V. Hans von Seeckt, mengadakan kunjungan ke markas Infanterie-Regiment 67 dimana dia diangkat menjadi Komandan Kehormatan atau Chef des Regiment (Seeckt sendiri mengenakan insignia Chef des Regiment dan bukannya insignia jenderal). Disini dia (berdiri di tengah menghadap kamera) sedang memperhatikan komandan upacara yang juga merupakan komandan Infanterie-Regiment 67, Oberst Ernst Seifert. Di sebelah kiri adalah Generalmajor Ernst Busch (Kommandeur 23. Infanterie-Division), sedangkan di sebelah kanan adalah Generaloberst Werner Freiherr von Fritsch (Oberbefehlshaber des Heeres). Dari tanggal 15 Oktober 1935, Infanterie-Regiment 67 (Seifert) berada di bawah komando 23. Infanterie-Division (Busch). Kemungkinan besar foto ini diambil pada saat upacara penganugerahan Chef des Regiment untuk Generaloberst Seeckt.

-------------------------------------------------------------------------



Oleh : Alif Rafik Khan

Di dalam tubuh Angkatan Bersenjata Jerman, Secara umum terdapat dua cara penghormatan yang dijadikan pertimbangan untuk  mengikutsertakan jenderal yang telah pensiun ke dalam Rangliste (daftar pangkat aktif) sebuah unit militer:

1. Chef eines Regiments 
2. die Uniform eines Regiments tragen 

Kekhususan ini hanya berlaku untuk jenderal dengan pangkat tiga bintang ke atas, apakah dengan paten/resmi ataukah hanya gelar saja. Jenderal tiga bintang paling senior (paten penuh) yang tidak terdaftar, baik dalam Rangliste pra 1933 atau Stellenbesetzung keluaran 3 Januari 1939, adalah General der Artillerie Freiherr Kreß von Kressenstein (Friedrich) 

Inilah daftar para Chef des Regiments serta die Uniform eines Regiments yang terdapat dalam Rangliste pra 1933 atau Stellenbesetzung keluaran 3 Januari 1939:

-------------------------------------------------------------------------

CHEF DES REGIMENTS

22.04.1936 Generaloberst Hans von Seeckt: Chef des Infanterie-Regiments 67
09.08.1936 Generalfeldmarschall August von Mackensen: Chef des Kavallerie-Regiments 5
13.03.1937 Generalfeldmarschall Werner von Blomberg: Chef des Infanterie-Regiments 73
15.06.1938 Generaloberst Werner Freiherr von Fritsch: Chef des Artillerie-Regiments 12
16.10.1938 General der Infanterie Franz Ritter von Epp: Chef des Infanterie-Regiments 61
01.11.1938 Generalfeldmarschall Gerd von Rundstedt: Chef des Infanterie-Regiments 18
05.07.1940 Generaloberst Günther Rüdel: Chef des Flak-Regiments 5
31.10.1940 Generalfeldmarschall Eduard von Böhm-Ermolli: Chef des Infanterie-Regiments 28
00.00.19__ General der Artillerie Richard von Berendt: Chef des Artillerie-Regiments 59  
00.00.19__ Generalfeldmarchall Ewald von Kleist: Chef des Kavallerie-Regiments 8 
00.00.19__ General der Infanterie Curt Liebmann: Chef des Infanterie-Regiments 5 

-------------------------------------------------------------------------

DIE UNIFORM EINES REGIMENTS TRAGEN

01.10.1920 General der Infanterie Walter von Hülsen : 15. Infanterie-Regiment
01.10.1920 General der Infanterie Walter von Bergmann : 6. Infanterie-Regiment
01.09.1921 General der Artillerie Richard von Berendt : 3. (Preußisches) Artillerie-Regiment
01.01.1923 General der Infanterie Arnold Ritter von Möhl : 20. (Bayerische) Infanterie-Regiment
01.01.1925 General der Infanterie Walter Reinhardt : 13. (Württembergische) Infanterie-Regiment
01.01.1925 General der Kavallerie Maximilian von Poseck : 6. (Preußisches) Reiter-Regiment
01.01.1926 Generaloberst Hans von Seeckt : 9. (Preußisches) Infanterie-Regiment
01.10.1926 General der Infanterie Friedrich von Loßberg : 9. (Preußisches) Infanterie-Regiment
01.02.1927 General der Artillerie Rudolf Bleidorn : 5. Artillerie-Regiment
01.02.1927 General der Infanterie Ernst Hasse : Infanterie-Regiment 4
01.11.1927 General der Infanterie Erich von Tschischwitz : 8. (Preußisches) Infanterie-Regiment
01.03.1928 General der Infanterie Leopold Freiherr von Ledebur : Infanterie-Regiment 16
01.01.1929 General der Infanterie Erich Wöllwarth : Infanterie-Regiment 15
01.04.1929 General der Infanterie Otto Hasse : Infanterie-Regiment 7
01.10.1929 General der Infanterie Hermann Reinicke : Infanterie-Regiment 3
01.10.1929 General der Infanterie Friedrich Freiherr von Esebeck : Infanterie-Regiment 8
01.10.1929 General der Infanterie Joachim von Amsberg : Infanterie-Regiment 17
01.12.1929 General der Infanterie Adolf Ritter von Ruith : Infanterie-Regiment 19
01.12.1929 General der Kavallerie Hugo von Kayser : 3. (Preußisches) Reiter-Regiment
01.01.1930 Generaloberst Wilhelm Heye : 1. (Preußisches) Infanterie-Regiment
01.02.1931 General der Infanterie Karl Ritter von Prager : 19. (Bayerische) Infanterie-Regiment
01.05.1931 General der Artillerie Max Föhrenbach : 1. (Preußisches) Artillerie-Regiment
01.10.1931 General der Infanterie Rudolf Schniewindt : 12. Infanterie-Regiment
01.11.1931 General der Infanterie Edwin von Stülpnagel : 4. (Preußisches) Infanterie-Regiment
01.12.1931 General der Infanterie Hans Freiherr Seutter von Lötzen : Infanterie-Regiment 16
01.01.1932 General der Infanterie Joachim von Stülpnagel : Infanterie-Regiment 17
01.10.1933 General der Kavallerie Kurt Freiherr von Gienanth : Kavallerie-Regiment 13
01.10.1933 General der Artillerie Erich Freiherr von dem Bussche-Ippenburg : Artillerie-Regiment 6
01.10.1933 General der Artillerie Alfred von Vollard-Bockelberg : Artillerie-Regiment 12
31.01.1934 Generaloberst Kurt Freiherr von Hammerstein-Equord : Generalstab des Heeres
01.10.1934 General der Infanterie Wolfgang Fleck : Infanterie-Regiment 9
01.11.1935 General der Panzertruppe Oswald Lutz : Panzer-Regiment 1
01.08.1936 General der Kavallerie Ewald von Kleist : Kavallerie-Regiment 8
01.10.1936 General der Kavallerie Franz Freiherr Kress von Kressenstein : Kavallerie-Regiment 17
01.03.1938 Generalfeldmarschall Wilhelm Ritter von Leeb : Artillerie-Regiment 7
01.11.1938 Generaloberst Ludwig Beck : Artillerie-Regiment 5
01.10.1939 Generaloberst Wilhelm Adam : Gebirgsjäger-Regiment 98



Sumber :

Foto Nachtjagd / Nachtjäger (Unit Pemburu Malam Luftwaffe)

Foto bersejarah yang memperlihatkan para "Mannschaft" (anggota) Fliegerhorst Leeuwarden, Belanda, sekitar tahun 1942. Baris pertama (duduk), dari kiri ke kanan: Hauptmann Heinrich Ruppel (Nachtjagd Raumführer Leeuwarden), Hauptmann Siebeneicher (Kommandant Stabskompanie), Hauptmann Helmut Lent (Gruppenkommandeur II.Gruppe / Nachtjagdgeschwader 2), dan Hauptmann Julius Schürbel (Divisionsinspekteur). Baris kedua (berdiri di tengah), dari kiri ke kanan: Oberleutnant Paul Gildner (Flugzeugführer di 5.Staffel / II.Gruppe / Nachtjagdgeschwader 2), Leutnant Karl-Heinz Völlkopf (Flugzeugführer di 5.Staffel / II.Gruppe / Nachtjagdgeschwader 2), Oberleutnant Leopold "Poldi" Fellerer (Flugzeugführer di 5.Staffel / II.Gruppe / Nachtjagdgeschwader 1), Oberleutnant Rudolf Sigmund (Staffelkapitän 11.Staffel / IV.Gruppe / Nachtjagdgeschwader 1), Oberinspektor Rhinow (Schreibstube/administrasi), Leutnant Johannes Richter (Tele-Offizier: radio+telepon+telex-kurir), Oberleutnant Egmont zur Lippe-Weissenfeld (Staffelkapitän 5.Staffel / II.Gruppe / Nachtjagdgeschwader 2), dan Dr. Schreiber (Dienstarzt/Medis). Baris ketiga (berdiri di belakang), dari kiri ke kanan: Leutnant Robert Denzel (Flugzeugführer di 6.Staffel / II.Gruppe / Nachtjagdgeschwader 2), Leutnant Wolfgang Kuthe (Flugzeugführer di 5.Staffel / II.Gruppe / Nachtjagdgeschwader 2), Oberleutnant Eberhard Gardiewski (Flugzeugführer di 6.Staffel / II.Gruppe / Nachtjagdgeschwader 2), Oberleutnant Josef Schauberger (Flugzeugführer di 10.Staffel / IV.Gruppe / Nachtjagdgeschwader 1), Oberleutnant Herman Greiner (Flugzeugführer di 4.Staffel / II.Gruppe / Nachtjagdgeschwader 2), Oberleutnant der Reserve Ludwig Becker (Staffelkapitän 12.Staffel / IV.Gruppe / Nachtjagdgeschwader 1), dan Leutnant Oskar Köstler (Flugzeugführer di 10.Staffel / IV.Gruppe / Nachtjagdgeschwader 1).



Dari kiri ke kanan: Major Helmut Lent (Geschwaderkommodore Nachtjagdgeschwader 3) bersama dengan Hauptmann Heinrich Ruppel (Nachtjagd Raumführer Leeuwarden / Area Controller Leeuwarden), pada tahun 1943. Raumführer Ruppel adalah mantan pilot Kekaisaran Jerman dalam Perang Dunia Pertama, sementara dalam Perang Dunia Kedua dia diakui sebagai salah satu Kontroler pilot paling jempolan di seantero Nachtjagd (Pemburu Malam).


"Die Deutsche Wochenschau" edisi Januari 1944 yang memperlihatkan para Nachtjäger (Pemburu Malam) sedang beraksi



Sumber :
Buku "Nachtjagd: Defenders of the Reich 1940-1943" karya Martin W. Bowman

Thursday, October 26, 2017

Foto 3. Fallschirmjäger-Division



DIVISIONSKOMMANDEUR (KOMANDAN DIVISI)

 Oberst Karl-Heinz Becker (8 Maret 1945 - 8 April 1945)
Oberst Karl-Heinz Becker (2 Januari 1914 - 3 Oktober 2000) mengawali karirnya pada tanggal 10 Oktober 1934 saat bergabung dengan Landespolizeigruppe "General Göring", sebelum kemudian berpindah ke unit Pasukan Terjun Payung Jerman yang baru didirikan. Pada saat penyerbuan Jerman ke Pulau Kreta, Kompaniechef Becker berperan besar dalam mengalahkan gabungan pasukan Inggris, Australia dan Yunani di kota Heraklion, padahal pada saat itu dia dan pasukannya mengalami kelelahan luar biasa setelah bertempur nonstop selama berhari-hari. Atas jasa-jasanya, Becker dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 9 Juli 1941 sebagai Oberleutnant dan Chef 11.Kompanie / III.Bataillon / Fallschirmjäger-Regiment 1 / 7.Flieger-Division / XI.Fliegerkorps / Luftflotte IV. Setelah itu dia masih aktif bertempur di Rusia dan Prancis, dari komandan kompi sampai menjadi komandan resimen. Becker dianugerahi Eichenlaub #780 untuk Ritterkreuz-nya pada tanggal 12 Maret 1945 sebagai Oberstleutnant dan Kommandeur Fallschirmjäger-Regiment 5 / 3.Fallschirmjäger-Division / LXXIV.Armeekorps / 5.Armee, setelah berhasil mementahkan serangan balasan pasukan Amerika di wilayah Bullange, Honsfeld, Bucholz, dan Berk, yang merupakan bagian dari Pertempuran Ardennes. Pada tanggal 8 Maret 1945 Oberst Becker dipercaya untuk menjadi Komandan 3. Fallschirmjäger-Division, sampai dengan menyerahnya pada tanggal 8 April 1945. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Wehrmacht-Dienstauszeichnung, IV. Klasse; Eisernes Kreuz II.Klasse (15 Oktober 1939) und I.Klasse (31 Mei 1940); Fallschirmschützenabzeichen der Luftwaffe; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); Ärmelband "Kreta“; Verwundetenabzeichen in Schwarz (7 Februari 1943); Nahkampfspange in Bronze; Deutsches Kreuz in Gold (29 Juni 1944); serta Nahkampfspange in Silber (6 Februari 1945). Namanya juga disebutkan dalam Wehrmachtbericht (29 Juli 1944)


 Oberst Kurt Hummel (8 April 1945 - 16 April 1945)
Oberst Kurt Hummel (17 November 1901 - 20 Januari 1959) menjadi anggota 1.Kompanie / Freiwilligen-Feldergänzungsbataillon 1 pada tanggal 28 Maret 1919. Setelah itu karir militernya kebanyakan berputar di sekitar Infanterie-Regiment 10. Saat Perang Dunia II pecah, Kummel bertugas sebagai Komandan Batalyon di Infanterie-Regiment 163 dengan pangkat Major. Dia dipromosikan menjadi Oberstleutnant pada tanggal 1 Februari 1942, dan Oberst pada tanggal 1 Juli 1943. Dia dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 15 Mei 1944 sebagai Oberst dan Kommandeur Grenadier-Regiment 124 / 72.Infanterie-Division. Meskipun pangkatnya tidak pernah beranjak menjadi jenderal, tapi Kummel sempat dipercaya untuk memimpin beberapa divisi ini (meskipun sifatnta hanya pengganti sementara): 304. Infanterie-Division (2 Oktober 1944 - 5 November 1944), 79. Volksgrenadier-Division (30 Desember 1944 - 25 Februari 1945), 353. Infanterie-Division (2 Maret 1945 - 8 April 1945), dan 3. Fallschirmjäger-Division (8 April 1945 - 16 April 1945). Medali dan penghargaan lain yang diraihnya: Eisernes Kreuz II.Klasse (28 Oktober 1939) und I.Klasse (19 Juni 1940); Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 (20 Mei 1940); Deutsches Kreuz in Gold (29 Oktober 1943); Verwundetenabzeichen in Schwarz (16 Februari 1944)'; serta Infanterie-Sturmabzeichen (1 Mei 1944)


Sumber :
www.de.metapedia.org
www.en.wikipedia.org

Foto 10. U-Flottille (10. Unterseebootsflottille)

13 Juli 1942: Kapitänleutnant Günter Kuhnke (kiri, Kommandant U-125) menyambut rekan sesama kapten U-boat, Kapitänleutnant Helmut Witte (Kommandant U-159), yang baru saja pulang ke pangkalan 10th U-boat Flottilla (10. Unterseebootsflottille) yang terletak di Lorient, Prancis, setelah menenggelamkan 12 kapal di perairan Amerika dalam patroli keduanya. Atas prestasinya yang menawan tersebut - ditambah dengan korban-korban lain yang menyusul di patroli selanjutnya - Witte dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 22 Oktober 1942. Kuhnke sendiri telah mendapatkan medali yang sama setahun sebelumnya, tepatnya pada tanggal 19 September 1940 sebagai Kapitänleutnant dan Kommandant U-28


Sumber :

Wednesday, October 25, 2017

Foto Kuburan Third Reich di Masa Perang Dunia II

NISAN KREUZ

Major Hans-Detloff von Cossel (1 Juli 1916 - 22 Juli 1943) yang merupakan komandan I.Abteilung / Panzer-Regiment 35 / 4.Panzer-Division gugur dalam pertempuran antar tank (panzerbesatzung) di Shukowka, Orel (Rusia), tanggal 22 Juli 1943 selama berlangsungnya Operasi Kutuzov. Saat itu panzer yang ditungganginya dilempari granat oleh tentara Rusia sehingga terbakar. Tiga orang awaknya terbunuh (termasuk Cossel) sementara dua lagi selamat. Di latar belakang adalah dua kuburan awak Panzer Cossel yang gugur di hari yang sama: Obergefreiter Nikolaus Schuster (26 November 1921 - 22 Juli 1943) dan Feldwebel Berthold "Bertl" Cramer (30 April 1917 - 22 Juli 1943). Semua kuburan ini kelak diratakan kembali oleh pasukan Wehrmacht yang mundur demi menghindari dihancurkan atau dijarah oleh Tentara Merah. Kuburannya sendiri terletak di Kromy, Orel, di sebuah kebun buah-buahan yang terletak di kaki bukit


Oberst Fritz Iwand (1898-1941). Dia terbunuh tanggal 27 Juli 1941 akibat terkena bom udara di Tschernyj Rutschej, Bjeloy (Rusia). Waktu itu dia menjabat sebagai komandan I.Bataillon/Schützen-Regiment 10/9.Panzer-Division. Kuburannya tidak dipindahkan ke Soldatenfriedhof (kuburan prajurit perang), melainkan tetap ditempat dia pertama dikubur yaitu di antara pohon ek yang berada di pinggir sebelah timur danau Orda, 4,8km barat daya Tschornnyj Rutschej



Oberleutnant Otto Schulz (29 Mei 1915 - 6 April 1941) adalah Ritterkreuzträger dari Infanterie-Regiment 125 yang meraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 19 Juni 1940 sebagai Chef 3. Kompanie. Dia terluka dalam pertempuran di selatan Promachon (Yunani, dekat perbatasan dengan Bulgaria), di hari pertama serangan terhadap Benteng Usita di Celah Rupel bulan April 1941 dan kemudian ditembak mati di kepala saat serangan balik pasukan Yunani. Ritterkreuz yang tergantung di lehernya dirampas. Dalam keadaan inilah dia ditemukan oleh pasukan Jerman. Foto atas memperlihatkan dua orang prajurit Bulgaria sedang berdiri di dekat kuburannya (yang telah mendapat rangkaian bunga), sementara foto bawahnya memperlihatkan Major Karl Ens (kedua dari kiri), Kommandeur II.Bataillon / Infanterie-Regiment 125, sedang berpidato di hadapan anakbuahnya tanggal 10 April 1941, beberapa hari setelah Schulz kehilangan nyawanya


 Major Gerhard Willing (28 November 1910 - 29 Oktober 1943) adalah veteran Perang Saudara Spanyol (1936-1939) yang dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 7 Maret 1943 sebagai Major dan Kommandeur III.Abteilung / Panzer-Regiment 33 / 9.Panzer-Division. Dia terbunuh dalam pertempuran melawan pasukan Rusia di Krivoy Rog, Ukraina, pada akhir bulan Oktober 1943. Pada saat itu Willing sudah menjadi Komandan schwere Panzer-Abteilung 506. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV.Klasse; Cruz de Guerra; Medalla de la Campaña de España 1936-1939; Panzertruppenabzeichen der Legion Condor; Spanienkreuz in Gold mit Schwertern (6 Juni 1939); Eisernes Kreuz II.Klasse (15 Oktober 1941) und I.Klasse (30 November 1941); Panzerkampfabzeichen in Silber (12 November 1941); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1 Agustus 1942); Anerkennungsurkunde des Oberbefehlshabers des Heeres (5 Oktober 1942); serta Deutsches Kreuz in Gold (26 Juni 1942)

-------------------------------------------------------------------

NISAN EISERNE KREUZ

Oberleutnant Johannes Brandenburg merupakan Staffelführer di 2.Staffel/Stukageschwader 2 "Immelmann". Dia terbunuh tanggal 28 Februari 1942 di selatan Dobrovo (Rusia) sebagai Staffelkapitän 4.Staffel/Kampfgeschwader 1 "Hindenburg", dan kemudian pangkatnya dinaikkan menjadi Hauptmann secara anumerta. Dia sendiri merupakan peraih Ritterkreuz yang didapatkannya tanggal 18 September 1940


Oberstleutnant Walter Ehle (28 April 1912 - 17 November 1943). Major Ehle (Gruppenkommandeur II.Gruppe / Nachtjagdgeschwader 1) tewas dalam sebuah kecelakaan udara di malam tanggal 17 November 1943. Di malam naas itu (tepatnya pukul 20:20), pesawat Messerschmitt Bf 110 yang dipiloti oleh Ehle mengalami masalah teknis sehingga dia berusaha mendaratkan pesawatnya secara darurat di sebuah lapangan rumput yang terletak di Horpmaal, Belgia (sekitar 10km dari pangkalannya di Brustum). Sialnya, saat berusaha mendarat ternyata lampu pesawat padam sehingga pesawat Ehle menghantam daratan dan hancur seketika. Selain Ehle, ikut gugur pula dua orang awaknya: Oberfeldwebel Ludwig Leidenbach (Bordfunker, radio/wireless operator) dan Unteroffizier Heinz Derlitzky (Bordschütze, aerial gunner). Jenazah mereka bertiga kemudian dikebumikan di Deutscher Soldatenfriedhof Lommel (Belgia), Blok 21 kuburan ke-42. Secara anumerta pangkatnya dinaikkan dari Major menjadi Oberstleutnant


Anton 'Toni' Hafner (1918-1944). Tanggal 16 Oktober 1944, Hafner (salah satu jagoan Luftwaffe ternama) menembak jatuh 4 buah pesawat tempur musuh sehingga mengerek skor kemenangannya mencapai angka 200. Kemenangan ke-204 sekaligus terakhir Hafner adalah sebuah pesawat Yak-7 Rusia tanggal 17 Oktober 1944. Sayangnya, dalam dog fight tersebut pesawat Messerschmitt Bf 109 G-6 (Werknummer 442 013)-nya menabrak pohon yang secara instant membunuh sang pilot peraih skor tertinggi dari JG 51 "Mölders" ini. Saya ambil foto di atas dari koleksi LIFE. Cubluknya, disana disebutkan bahwa foto ini diambil bulan Maret 1942... WTF?



Oberstleutnant Adalbert Weitzel (komandan Panzergrenadier-Regiment 6/7.Panzer-Division) terbunuh dalam pertempuran tanggal 17 Agustus 1944 di barat daya Schaulen. Secara anumerta dia dianugerahi Ritterkreuz sekaligus dipromosikan menjadi Oberst tanggal 23 Agustus 1944. Weitzel dimakamkan di B. Pagiriai, 10km timur-laut Kelme, Lithuania. Dia tercatat sebagai salah seorang penerima Deutsches Kreuz in Gold pertama tanggal 18 Oktober 1941 sewaktu masih menjadi Hauptmann dan komandan I.Bataillon/Schützen-Regiment 7


Foto yang diambil pada bulan Juni 1944 ini memperlihatkan kuburan pertama dari SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Fritz Witt (mantan komandan pertama 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend") di halaman Chateau de la Guillerie di Tillieres sur Avre, Prancis. Jenazahnya kemudian dipindahkan ke Cimetière militaire allemand de Champigny-St. André, Blok 8 - baris 12 - kuburan no. 1027

-------------------------------------------------------------------

NISAN TODESRUNE

Kuburan Theodor Eicke di Otdochnina. Tidak seperti kuburan Wehrmacht dengan salib Kristen, kuburan-kuburan anggota Waffen-SS selalu berbentuk Toten-Rune yang merupakan simbol kematian kaum pagan Jerman kuno. Simbol ini (bersama dengan Leben-Rune yang berbentuk sama tapi mengarah ke atas) sampai saat ini selalu digunakan dalam banyak tulisan untuk menggambarkan kelahiran dan kematian. Setelah kematiannya tanggal 26 Februari 1943, Eicke digambarkan oleh pers Nazi sebagai seorang pahlawan, dan kemudian sebuah resimen infanteri Totenkopf mendapat kehormatan dengan penyematan ärmelstreifen (strip lengan) "Theodor Eicke". Pada awalnya Eicke dikebumikan di Deutscher Soldatenfriedhof (Kuburan Prajurit Jerman) Otdochnina di dekat Orelka (Rusia), tapi kemudian pada bulan September 1943 Himmler memerintahkan agar jenazahnya digali dan dikubur ulang di Deutscher Soldatenfriedhof Hegewald di Zhitomir. Ketika pasukan Wehrmacht mundur massal dari Front Timur tahun 1944, jenazah sang komandan Totenkopf masih terkubur disana



Jenazah Ritterkreuzträger (peraih medali Ritterkreuz) dari Fallschirmjäger, Hauptmann Horst Kerfin, dibaringkan di atas peti dengan hamparan daun cemara berselimutkan bendera swastika, sebelum dikebumikan di lubang yang telah disediakan, yang digali di tengah putihnya salju di sekelilingnya. Kerfin gugur dalam pertempuran melawan Tentara Merah di Alexeyevka, Uni Soviet, pada tanggal 22 Januari 1943. Dia mendapatkan medali bergengsi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 24 Mei 1940 dalam aksi penyerbuan pasukan Jerman di Belanda (saat itu dia berpangkat Oberleutnant dan menjabat sebagai Zugführer di 11.Kompanie / Fallschirmjäger-Regiment 1)



Sumber :
Foto koleksi pribadi Paul Peters
Foto koleksi pribadi Rob Hopmans
www.facebook.com
www.ww2gravestone.com

Foto Tokoh Third Reich Peraih Ehrenzeichen für Deutsche Volkspflege (German Social Welfare Decoration) dan Ehrenzeichen des Deutschen Roten Kreuzes (German Red Cross Decorations)

EHRENZEICHEN DES DEUTSCHEN ROTEN KREUZES
EHRENZEICHEN FÜR DEUTSCHE VOLKSPFLEGE
1. STUFE / 1ST CLASS

Ehrenzeichen des Deutschen Roten Kreuzes 1.Stufe (1934-1937)


Ehrenzeichen für Deutsche Volkspflege 1.Stufe (1937-1939)


Kriegsverwaltungsvizechef Franz Xaver Hasenöhrl


Gauleiter Dr. Otto Hellmuth


Generalfeldmarschall Erhard Milch

-----------------------------------------------------------------------

EHRENZEICHEN DES DEUTSCHEN ROTEN KREUZES
EHRENZEICHEN FÜR DEUTSCHE VOLKSPFLEGE
BRUSTSTERN / BREAST STAR

Ehrenzeichen des Deutschen Roten Kreuzes Bruststern (1934-1937)


Ehrenzeichen für Deutsche Volkspflege Bruststern (1937-1939)


SS-Obergruppenfuhrer Werner Lorenz



Sumber :
Foto koleksi pribadi Sepp45

Tuesday, October 24, 2017

Foto Tokoh Third Reich sebagai Pilot Pesawat

FIESELER Fi 156 "STORCH"

General der Flieger Wolfram Freiherr von Richthofen (Kommandierender General VIII. Fliegerkorps) mencoba duduk di atas kursi pilot pesawat penghubung kecil Fieseler Fi 156 "Storch", bulan Oktober 1941. Sang "Jenderal Terbang" memang biasa menerbangkan sendiri pesawat dari jenis tersebut saat kampanye perang Jerman sedang berlangsung demi untuk melihat situasi di front depan pertempuran dengan mata kepalanya sendiri! Foto ini diambil oleh Leutnant Benno Wundshammer, Kriegsberichter dari Propaganda-Kompanie Luftwaffe 1 (PK Lw 1)


Generaloberst Wolfram Freiherr von Richthofen (Oberbefehlshaber Luftflotte 4 und Oberbefehlshaber Südost) di balik kemudi pesawat ringan Fieseler Fi 156 "Storch" yang biasa digunakannya untuk berkeliling front pertempuran. Foto ini kemungkinan besar diambil pada saat sang Baron menemani 6. Armee dalam Unternehmen Blau yang berujung di Stalingrad, tahun 1942. Dia berasal dari album foto pribadi milik Generalfeldmarschall Wolfram Freiherr von Richthofen yang dilelang secara terbuka oleh Dickins Auctioneer Ltd pada bulan Maret 2017

-------------------------------------------------------------

 JUNKERS JU 88


Major Iro Ilk (18 Oktober 1919 - 25 September 1944) adalah jagoan udara Luftwaffe yang bertugas bersama dengan Lehrgeschwader 1 (LG 1) di Mediterania dan Afrika Utara. Dia berpartisipasi dalam serangan-serangan terhadap rute suplai Inggris dengan menggunakan pesawat pembom Junkers Ju 88. Pada tanggal 25 Februari 1942 dia mencatatkan kemenangan udara pertamanya ketika berhasil menembak jatuh sebuah bomber Blenheim RAF. Ilk dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 21 Oktober 1942 sebagai Oberleutnant dan Flugzeugführer di 1.Staffel / I.Gruppe / Lehrgeschwader 1, sebagai sebuah penghargaan atas jumlah misi pembomannya dan juga atas fakta bahwa dia adalah salah satu pilot pembom paling berpengalaman di medan tempur Mediterania. Pada tahun 1943 dia sudah menjadi Staffelkapitän dari 1./LG 1. Di tahun itu pula dia dipindahkan ke operasi-operasi "Wilde Sau". Pada tanggal 31 Januari 1944 Major Ilk ditunjuk sebagai Gruppenkommandeur III.Gruppe / Jagdgeschwader 300 (JG 300). Dia mencatatkan kemenangan pertamanya di malam hari pada tanggal 24/25 Februari 1944 saat dia menembak jatuh dua pesawat pembom RAF. Pada malam tanggal 23 April 1944 dia membukukan tiga kemenangan sekaligus. Pada bulan Juni 1944 III./JG 300 mulai melaksanakan operasi penghadangan melawan bomber-bomber Sekutu yang menyerang wilayah Jerman di siang hari. Pada tanggal 20 Juni pesawat Ilk ditembak jatuh saat berusaha menyerang sebuah bomber B-24 USAAF, sehingga membuat dia terluka parah. Iro Ilk menemui ajalnya di dekat Moers pada tanggal 25 September 1944 saat dia terlibat dogfight melawan sebuah pesawat Spitfire. Pesawat yang digunakannya pada saat itu adalah Messerschmitt Bf 109 G-6AS (Werknummer 782295). Selama karirnya, Ilk mencatatkan 10 kemenangan udara terkonfirmasi yang diraihnya dalam 300 misi tempur (baik sebagai pilot bomber maupun fighter). Diantara jumlah kemenangannya tersebut, 5 diantaranya dibukukan di waktu malam. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Flugzeugführerabzeichen; Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse; serta Deutsches Kreuz in Gold (27 Maret 1942)

-------------------------------------------------------------

MESSERSCHMITT BF 110

Oberstleutnant Walter Ehle (28 April 1913 - 17 November 1943) adalah veteran Perang Saudara Spanyol yang memulai karirnya dalam Perang Dunia II sebagai pilot di ZG 1 (Zerstörergeschwader 1). Dia sempat mencatat tiga kemenangan udara di siang hari sebelum ZG 1 dirubah menjadi Nachtjagdgeschwader 1), dan Ehle banting setir menjadi pilot tempur malam. Dia merupakan salah satu Gruppenkommandeur (Komandan Gruppe) terlama dalam sejarah Luftwaffe, saat memimpin II. Gruppe / Nachtjagdgeschwader 1 (II./NJG 1) dari tanggal 6 Oktober 1940 s/d saat kematiannya dalam sebuah kecelakaan udara tanggal 17 November 1943! Ehle dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 29 Agustus 1943 sebagai Major dan Gruppenkommandeur II.Gruppe / Nachtjagdgeschwader 1 (NJG 1) / 1. Jagd-Division / XII. Fliegerkorps / Luftwaffenbefehlshaber Mitte, setelah menembak jatuh pesawat yang ke-31. Pada saat kematiannya yang hanya berselang tiga bulan kemudian, jumlah kemenangannya bertengger di angka 39 (35 diantaranya diraih di malam hari). Medali dan penghargaan lain yang diperolehnya: Flugzeugführerabzeichen; Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938; Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938; Spanisches Kriegskreuz; Spanienkreuz in Gold (Juni 1939); Wehrmacht-Dienstauszeichnung, IV. Klasse; Eisernes Kreuzes II.Klasse und I.Klasse; Flugzeugführerabzeichen (Italien); Frontflugspange für Nachtjäger in Gold; serta Deutsches Kreuz in Gold (20 Oktober 1942)



Sumber :
Buku "Nachtjagd: Defenders of the Reich 1940-1943" karya Martin W. Bowman
www.audiovis.nac.gov.pl
www.dailymail.co.uk
www.falkeeins.blogspot.com

Foto NJG 3 (Nachtjagdgeschwader 3)

Para pilot dari Nachtjagdgeschwader 3 (NJG 3), difoto pada tahun 1943. Dari kiri ke kanan: Oberleutnant Paul Szameitat (Staffelkapitän 5.Staffel / II.Gruppe), Hauptmann Josef Förster (Staffelkapitän 11.Staffel / IV.Gruppe); Dr. Straussenberg, dan Pieper. Dalam buku "Nachtjagd: Defenders of the Reich 1940-1943" karya Martin W. Bowman (halaman 113), dikatakan bahwa dua perwira yang terakhir berasal dari 11. Staffel, sama seperti Hauptmann Förster. BTW, foto ini kemungkinan besar diambil pada musim semi tahun 1943, karena pada bulan Agustus Szameitat sudah naik pangkat menjadi Hauptmann.


Dari kiri ke kanan: Major Helmut Lent (Geschwaderkommodore Nachtjagdgeschwader 3) bersama dengan Hauptmann Heinrich Ruppel (Nachtjagd Raumführer Leeuwarden / Area Controller Leeuwarden), pada tahun 1943. Raumführer Ruppel adalah mantan pilot Kekaisaran Jerman dalam Perang Dunia Pertama, sementara dalam Perang Dunia Kedua dia diakui sebagai salah satu Kontroler pilot paling jempolan di seantero Nachtjagd (Pemburu Malam).



Sumber :
Buku "Nachtjagd: Defenders of the Reich 1940-1943" karya Martin W. Bowman