Tuesday, May 11, 2010

Soldbuch, Buku Pembayaran Yang Menjadi Kartu Identitas Prajurit Wehrmacht!

Soldbuch milik Rudolf Böhm, prajurit panzer keturunan Austria dari Panzerabteilung 33. Dia terbunuh tanggal 17 April 1945 di dekat St. Pölten/Niederösterreich


Soldbuch milik pendeta tentara (Wehrmachtpfarrer) Wilhelm Kolodzieg, pendeta Katolik dari Divisi Infanteri ke-196 dan 296. Dia kemudian menjadi tawanan perang Rusia, sementara penulisan Soldbuch-nya telah dilanjutkan oleh pihak Rusia, tentunya dengan tulisan khas mereka!


Soldbuch milik Generalmajor Henning Schönfeld


Soldbuch dari Leutnant Alfred Budde, jagoan Luftwaffe dari Jagdgeschwader 54 dengan 21 kemenangan udara. Perhatikan feldpostnummer (stempel merah muda) dengan nomor pos yang sengaja dihapus. Menyembunyikan nomor pos adalah praktek yang biasa saat itu bilamana si pilot tertangkap atau tertembak jatuh sehingga musuh tak dapat mengenali dari unit mana dia berasal!

Soldbuch dari Obergefreiter Alfons Weimann yang berasal dari Divisi Panzer ke-26. Dari isi Soldbuchnya kita mengetahui bahwa unitnya banyak menghabiskan waktu di Front Italia, dan atas jerih payahnya di lapangan, Weimann berhak mendapatkan medali-medali dengan yang paling prestisiusnya adalah Eiserne Kreuz II klasse (Iron Cross 2nd class/Salib Baja kelas ke-2)


Ini adalah kertas identifikasi anggota Reichsbahn yaitu Reichsbahnsekretär Adolf Sendzik. Kertas ini terakhir diupdate oleh pemiliknya tanggal 6 April 1945. Di akhir-akhir peperangan Sendzik dimasukkan ke Angkatan Darat untuk bertempur membela tanah airnya dan dia kemudian terbunuh dalam pertempuran. Seorang prajurit Amerika, yang kemungkinan merupakan pembunuh Sendzik, mengirimkan kertas ini ke rumah sang Reichsbahnsekretär melalui pos sebagai kenang-kenangan bagi keluarganya yang ditinggalkan, dan menyertakan sebuah pesan singkat yang menarik: "Saya tidak mengambil Soldbuch dari orang ini sesuai dengan peraturan militer yang berlaku. Saya tak tahu jenis dari kartu identifikasi atau pas jalan ini - tampaknya ini adalah kartu identifikasi dirinya sebagai seorang warga sipil. Pada saat kematiannya, dia adalah seorang prajurit Jerman yang malang. Nazi memang kejam pada orang." Pesan ini menarik karena mencantumkan bahwa prajurit Amerika DILARANG untuk mengambil Soldbuch dari tentara Jerman yang telah tewas, meskipun banyak pula yang mengabaikannya!

Oleh : Alif Rafik Khan
Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan Soldbuch? Soldbuch (yang arti harfiahnya yaitu buku pembayaran gaji) adalah ID card dari setiap prajurit Jerman. Di dalamnya terekam pergerakan unit-unit yang dimasuki si prajurit (seperti transfer dan penempatan). Selain itu, promosi pangkat dan juga mutasi turut disertakan. Dalam halaman 22 biasanya disebutkan daftar medali dan penghargaan yang diterima si prajurit, suatu hal yang sebenarnya tidak menjadi peraturan baku karena aslinya Soldbuch tidak mempunyai 'ruang' untuk hal tersebut. Teorinya, halaman terakhir digunakan untuk tambahan data dari perpindahan unit pemilik Soldbuch dan bukannya nongkrongin jumlah medali.
Fungsi lain dari Soldbuch adalah sebagai paspor. Seorang prajurit membutuhkan izin, biasanya dari Stab, untuk cuti atau terpisah dari unitnya selama periode tertentu (ditunjukkan di halaman 23). Hal ini dicatat di Soldbuch sehingga si prajurit dapat mendokumentasikan setiap perpindahannya secara resmi dan mendapat izin dari yang berwenang. Ingat bung, Jerman adalah negara paling 'rewel' (baca : cermat) dalam hal-hal beginian!
 



 SS-Oberführer Otto Baum (15 November 1911 - 18 Juni 1998) adalah perwira SS yang mempunyai rentang karir begitu luar biasa: mengawalinya di SS-Verfügungstruppe dan memulai Perang Dunia II di Leibstandarte sebelum pindah ke Totenkopf lalu dipercaya menjadi komandan tiga divisi SS berbeda: Götz von Berlichingen (20 Juni 1944 - 1 November 1944), Das Reich (28 Juli 1944 - 23 Oktober 1944), dan Reichsführer-SS (1 November 1944 - 5 Mei 1945). Padahal dia bahkan bukan seorang jenderal dan sekali waktu dia pernah menjadi komandan dari dua divisi elit SS DALAM WAKTU YANG BERSAMAAN! Baum dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #989 tanggal 8 Mei 1942 sebagai Kommandeur III.Bataillon / SS-Totenkopf-Infanterie-Regiment 3 / SS-Division "Totenkopf" (motorisiert) / II.Armeekorps / 16.Armee / Heeresgruppe Nord, Eichenlaub #277 tanggal 22 Agustus 1943 sebagai SS-Obersturmbannführer dan Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 5 / SS-Panzergrenadier-Division "Totenkopf" / II.SS-Panzerkorps / 4.Panzerarmee / Heeresgruppe Süd, serta Schwertern #95 tanggal 2 September 1944 sebagai SS-Standartenführer dan Kommandeur 17.SS-Panzergrenadier-Division "Götz von Berlichingen" / LXXXIV.Armeekorps / 7.Armee / Heeresgruppe B. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya:  SS-Ehrenring; Ehrendegen des Reichsführer-SS (13 September 1936); SA-Sportabzeichen in Bronze; DRL Sportabzeichen in Bronze; Julleuchter der SS; Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938; Eisernes Kreuz II.Klasse (25 September 1939); Eisernes Kreuz I.Klasse (15 Juni 1940); Infanterie-Sturmabzeichen in Bronze (3 Oktober 1940); Panzervernichtungsabzeichen in Silber; Deutsches Kreuz in Gold #41/43 (26 Desember 1941); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942) ; Verwundetenabzeichen in Silber (21 Agustus 1943); serta Demjanskschild (31 Desember 1943). Namanya juga disebutkan dalam Wehrmachtbericht edisi 29 Juli 1944. Biografi singkatnya bisa dilihat DISINI


Sumber :
Foto koleksi pribadi Barry "Stormfighter"
www.bridgend-powcamp.fsnet.co.uk

www.jg54greenhearts.com 
www.wehrmacht-awards.com

No comments: