Thursday, May 27, 2010

Album Foto Eksekusi Nazi Jerman


 Gefreiter Josef Schulz (juga ditulis Joseph Schultz) adalah bintara kelahiran tahun 1909 dari 714. Infanterie-Division yang ditempatkan di wilayah Balkan. Pada tanggal 20 Juli 1941 dia dan ketujuh orang rekannya ditugaskan untuk melakukan misi yang dia kira hanya patroli rutin belaka. Ternyata kali ini berbeda: mereka mendapati 16 orang warga lokal yang ditutup matanya. Kedelapan orang dari Zug (peleton) Schulz berhenti 10-15 meter jauhnya, dan seorang bintara lain kemudian memerintahkan mereka untuk mengeksekusi ke-16 orang warga lokal tersebut. Tujuh orang langsung melaksanakan tugas tanpa banyak cingcong dan bersiap mengarahkan senapan mereka. Di keheningan yang kemudian tercipta, dengan tenang Gefreiter Schulz melemparkan senapannya dan kemudian berjalan ke arah 16 orang terhukum (yang hanya bisa mendengar rumput diinjak). Dia kini berdiri sejajar dengan mereka, dan lebih memilih untuk menjadi bagian dari terhukum mati daripada harus menembak orang yang dia tidak tahu kesalahannya! Beberapa detik kemudian, 16 orang warga sipil dan satu tentara Jerman tergeletak tak bernyawa di tumpukan alang-alang. Si prajurit telah dieksekusi oleh rekan-rekannya sendiri atas perintah dari si bintara. Oberkommando der Wehrmacht (OKW) menyebutkan kematiannya sebagai KIA (Killed in Action), tapi berita tentang tindakannya yang "heroik" kemudian tersebar, terutama setelah usainya Perang Dunia II. Sebuah film dibuat tentangnya, "Joseph Schultz" (1973). Tapi kemudian kebenaran berita ini diragukan oleh para sejarawan, terutama dari Bundesarchiv Jerman, dan salah satu foto yang dianggap diambil pada saat itu (foto atas) dianggap berasal dari peristiwa lain. Dalam foto tersebut Schulz disebut adalah orang tanpa stahlhelm di tengah yang sedang berjalan ke arah para tawanan



 



Eksekusi tiga orang tertuduh mata-mata Jerman di Henri-Chapelle, Belgia, tanggal 23 Desember 1944. Mereka adalah, dari kiri ke kanan Unteroffizier Manfred Pernass, Oberfähnrich Günter Billing, dan Gefreiter Wilhelm Schmidt. Mereka berpartisipasi dalam operasi penyusupan yang dipimpin oleh perwira Waffen-SS Otto Skorzeny yang disebut sebagai Unternehmen Greif, dimana pasukan komando Jerman yang fasih berbahasa Inggris beroperasi di belakang garis pertahanan Sekutu dengan memakai seragam dan perlengkapan Amerika. Setelah tertangkap, mereka dibawa oleh anggota dari 509th Military Police ke tempat eksekusi yang telah ditentukan, yaitu wilayah sekitar markas 482nd Military Police, lalu diikat ke sebuah tiang dan matanya ditutup. Eksekusi berlangsung singkat, dan untuk memastikan apakah mereka benar-benar mati, seorang perwira memeriksa detak jantung sang terhukum. Tembok di belakang mereka berlubang oleh peluru, dan sampai saat ini masih dibiarkan seperti itu! Ketiga terhukum mati ini menolak bimbingan dari pendeta yang sengaja dikirim kepada mereka. Mereka mempertahankan ketegaran di depan regu eksekusi dengan menyanyikan lagu-lagu patriotik Jerman. Setelah mereka diumumkan telah meninggal, jenazahnya dilepaskan dari ikatan dan dibawa pergi untuk dikuburkan


Enam orang prajurit belia Waffen-SS dan Luftwaffe yang menjadi "korban" eksekusi tentara Amerika di Nürnberg tanggal 23 April 1945. Caption aslinya mengatakan bahwa mereka adalah "SS fanatik yang lebih memilih bertahan sampai akhir daripada menyerah", tapi bila kita memperhatikan dengan cermat lubang-lubang peluru di tembok belakang kita bisa mentehaui bahwa mereka mati karena dieksekusi dan bukannya bertempur! Beberapa ada yang memakai sepatu, dan ada juga yang cuma memakai kaus kaki doang dan bahkan bertelanjang kaki. Menariknya, salah seorang di antara mereka memakai seragam hitam dengan pita lengan tengkorak khas Divisi Panzer Totenkopf, dan satu-satunya topi yang terlihat adalah feldmütze M43 hasil modifikasi. Jangan lupakan pula kruk yang tampak berada di kepitan ketiak mayat prajurit di kanan. BTW, Foto ini dijepret oleh Private Harry Miller dari US Army Signal Corps

Pelaksanaan hukuman gantung terhadap SS-Obergruppenführer Karl-Hermann Frank, mantan Sekretaris Negara Protektorat Bohamia dan Moravia, yang dilaksanakan di halaman penjara Pankrac, Praha, Cekoslowakia, tanggal 22 Mei 1946


Eksekusi terhadap SS-Oberführer Dr. Joachim Mrugowsky yang dilaksanakan di penjara Landsberg tanggal 2 Juni 1948. Dia adalah seorang doktor medis Jerman yang juga menjadi rekanan profesor, pakar institut higienis Waffen-SS, pakar higienis senior Reich, dokter SS, dan Kolonel Senior SS. Mrugowsky dituduh telah melakukan eksperimen terhadap manusia di kamp konsentrasi Sachsenhausen di dekat Berlin. Ini termasuk pengujicobaan senjata biologis dan peluru beracun yang digunakan dalam peperangan!


Eksekusi terhadap SS-Obergruppenführer Oswald Pohl yang dilaksanakan di penjara Landsberg tanggal 8 Juni 1951. Dia terlibat dalam administrasi kamp konsentrasi dalam Perang Dunia II dan dituduh dalam Pengadilan Nürnberg telah berperan aktif dalam pembantaian massal penghuni kamp. Tak lama sebelum eksekusinya dilaksanakan, dia menyatakan diri "kembali" pada kepercayaan Katolik yang telah ditinggalkannya sejak tahun 1935


Eksekusi terhadap Prof.Dr. Claus Schilling yang dilaksanakan di penjara Landsberg tanggal 28 Mei 1946. Dia merupakan spesialis pengobatan penyakit tropis yang dituduh telah terlibat dalam ujicoba penyakit malaria terhadap 1.200 orang penghuni kamp konsentrasi Dachau yang dimulai sejak tahun 1942. 30 orang meninggal langsung akibat penyuntikan yang dilakukan, sementara 300-400 orang lainnya dikatakan meninggal akibat komplikasi penyakit sebagai hasil dari eksperimen tersebut!


Eksekusi para partisan di Celje, Slovenia. Di sebelah atas dua orang pelayan bersiap untuk membersihkan lantai dari ceceran darah, sementara dua orang prajurit SS memeriksa korban apakah masih hidup ataukah sudah melanglangbuana ke alam baka. Untuk foto-foto eksekusi lainnya di wilayah Balkan bisa dilihat DISINI


Schweinfurt, Jerman, 22 April 1945. Dua orang prajurit Amerika berusaha menurunkan seorang prajurit Jerman malang yang tergantung di atas dahan pohon toge. Dia dihukum mati oleh kesatuannya setelah ketahuan hendak menyerahkan diri ke pihak Amerika. Foto ini telah beredar luas di banyak buku, majalah, dan penerbitan lainnya


Boxweiller, Prancis, bulan Desember 1944. sebuah regu tembak kecil Amerika bersiap-siap untuk menamatkan riwayat seorang mata-mata/kolaborator Jerman. Foto ini adalah salah satu foto langka yang memperlihatkan pasukan Amerika mengeksekusi tawanannya. Perhatikan wajah si terhukum mati! Entah bagaimana perasaannya saat itu...


Sumber :
Foto koleksi pribadi Remy Spezzano

www.en.wikipedia.org
www.forum.axishistory.com

www.life.time.com
www.multimedia.ctk.cz
www.theatlantic.com
www.wehrmacht-awards.com
www.ww2photomuseum.com

No comments: