Tuesday, August 6, 2013

Foto 297. Infanterie-Division

   Dua orang perwira Jerman berkomunikasi menggunakan Feldtelefon (telepon lapangan) di sebuah posisi pertahanan di dekat Stalingrad, musim gugur tahun 1942. Dari kiri ke kanan: Oberst Moritz von Drebber (Kommandeur Infanterie-Regiment 523 / 297.Infanterie-Division) dan Hauptmann Bender. Pada bulan Oktober 1942, resimen pimpinan Drebber berganti nama menjadi Grenadier-Regiment 523. Von Drebber sendiri naik pangkat menjadi Generalmajor pada tanggal 1 Januari 1943, dan pada tanggal 22 Januari 1943 dia ditunjuk menjadi Komandan 297. Infanterie-Division yang baru, menggantikan General der Artillerie Max Pfeffer. Hanya berselang tiga hari kemudian, Drebber dan pasukannya menyerah kepada Tentara Merah di neraka Stalingrad! Foto ini diambil oleh Alois Beck


 Oberstleutnant i.G. (im Generalstab) Arthur Weber dianugerahi Deutsches Kreuz in Gold pada tanggal 25 Januari 1943 sebagai Ia Erster Generalstabsoffizier (Führung und Ausbildung) alias Chef des Stabes dari 297.Infanterie-Division / IV.Armeekorps / 6.Armee / Heeresgruppe Don. Uniknya, tanggal penganugerahannya adalah tanggal dimana divisinya "digulung" dan menyerahkan diri pada pasukan Rusia yang mengepung Stalingrad dimana Weber ikut di dalamnya. Karenanya, foto yang memperlihatkan Weber memakai DKiG di atas hanya bisa mempunyai dua arti: DKiG-nya tempelan (edit foto), atau dia memakainya saat berstatus sebagai tawanan perang!

-----------------------------------------------------------------------------------

 Pendeta Wehrmacht (Kriegspfarrer) Dr. Alois Beck di bulan September 1942, di hari-hari sebelum Pertempuran Stalingrad yang membawa bencana. Alois bertugas sebagai pendeta di front depan untuk Infanterie-Regiment 257/297.Infanterie Division/LI.Armeekorps/6.Armee/Heeresgruppe Süd, dan menghabiskan sebagian besar hari-harinya dengan memberikan pengharapan kepada prajurit yang terluka serta menuliskan surat yang akan dikirimkan ke kampung halaman mewakili mereka. Dr. Beck meyakini bahwa 'dari tiga cabang Wehrmacht, Angkatan Darat (Heer) adalah yang paling sedikit mendapat pengaruh ideologi Nasional-Sosialisme'. Kurang dalam jangka waktu enam bulan setelah foto ini diambil, Alois tertangkap pasukan Soviet di Stalingrad. Dia beruntung kemudian bisa kembali pulang ke Jerman dan menuliskan pengalaman perangnya dalam sebuah buku berjudul "Bis Stalingrad"


Sumber :
www.cimilitaria.com
www.wehrmachtss.blogspot.com
www.ww2colorfarbe.blogspot.com

Foto 10. SS-Panzer-Division "Frundsberg"

 
Insignia 10. SS-Panzer-Division "Frundsberg". Pada awalnya (tahun 1943) divisi ini diberi nama "Karl der Große" (Charlemagne), tapi kemudian divisi sukarelawan Prancis (33. Waffen-Grenadier-Division der SS Charlemagne) menggunakan nama yang sama pula sehingga pada akhirnya dipilih lah nama kehormatan "Frundsberg" yang diambil dari nama komandan Landsknecht (tentara bayaran) terkenal Jerman pada abad ke-16, Georg von Frundsberg (24 September 1473 – 20 Agustus 1528)


 SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Karl Fischer von Treuenfeld menganugerahkan medali Eisernes Kreuzes kepada para prajurit dan perwira dari SS-Panzer-Regiment 10 / 10.SS-Panzer-Division "Frundsberg" yang berprestasi dalam medan perang. Foto diambil musim semi 1944 di Galicia (Ukraina), dan Von Treuenfeld adalah komandan Divisi Frundsberg periode 15 November 1943 – 27 April 1944 sebelum digantikan oleh Heinz Harmel. Panzerkampfwagen V Panther yang berada di latar belakang bukanlah milik Frundsberg karena sedikit Panther yang dimiliki divisi tersebut baru datang pada musim panas 1944 untuk II.Abteilung / SS-Panzer-regiment 10 (I. Abteilung masih dalam pelatihan)


Sebuah Sturmgeschütz 7,5 cm Stu.K. 40 Ausf. G (Sd.Kfz. 1421) dari 10. SS-Panzer-Division Frundsberg di Maaseik (kota di Belgia yang berada 20km utara Maastricht, Belanda) saat gerak mundur divisi tersebut dari medan pertempuran di Prancis menuju Arnhem. Dalam caption aslinya disebut bahwa foto ini diambil pada tanggal 20 September 1944, tapi kemungkinan tersebut sangat kecil dan lebih pada tanggal 5-6 September 1944 karena di tanggal 20/09 Frundsberg sudah terlibat pertempuran sengit melawan pasukan terjun payung Sekutu di sekitar Arnhem-Nijmegen sebagai bagian dari Kampfgruppe Walther. Bisa dibilang kendaraan ini adalah salah satu yang beruntung lolos dari Kantung Falaise, dan sisa-sisa pertempuran masih terlihat jelas di rodanya yang copot di beberapa tempat! Perhatikan logo "Mickey Mouse" di bagian samping serta sebuah sepeda yang dibawa di belakang!



SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Heinz Harmel (kanan) bersama dengan bintara petugas sandi pribadinya yang berasal dari Swedia, SS-Oberscharführer Sven-Erik Olsson. Olsson (7 Juli 1923 - 7 Maret 1985) ikut bertempur dalam pertempuran di Kantung Kamenets-Podolsky sebelum ditugaskan sebagai petugas sandi pribadi bagi SS-Brigadeführer Heinz Harmel, Komandan 10. SS-Panzer-Division "Frundsberg". Dia berturut-turut bertempur di Normandia, Pommerania, Stettin-Altdamm, Stargard dan Raum Cottbus sebelum mengakhiri perang di Komotau dimana dia dipaksa untuk menghancurkan kendaraan halftrack-nya setelah usaha untuk mencapai Dresden gagal. Olsson kemudian ditawan oleh pihak Amerika dan kembali ke Swedia tahun 1947. Medali-medali yang telah diraihnya: Deutsches Kreuz in Gold (20 April 1945), Eisernes Kreuzes II. dan I. Klasse, Nahkampfspange in Bronze, dan Infanterie-Sturmabzeichen in Silber


 
 
Cuplikan film ini diambil dari dalam sebuah Sd.Kfz.251 milik 10. SS-Panzer-Division "Frundsberg" saat sedang melakukan perjalanan melewati jalanan sebuah kota di dekat Aachen (Jerman), akhir tahun 1944. Pasukan Jerman yang berada di dalamnya dalam keadaan siaga dan waspada menghadapi setiap kemungkinan serangan dadakan dari musuh atau sniper yang bersembunyi di bangunan pinggir jalan

---------------------------------------------------------------------------------

PERAIH RITTERKREUZ

SS-Standartenführer Dr.jur. Eduard Deisenhofer (27 Juni 1909 - 31 Januari 1945) sebagai komandan SS-Panzergrenadier-Regiment 21 / 10. SS-Panzer-Division "Frundsberg" bersama seorang SS-Untersturmführer di dekat Caen, Prancis, bulan Juli 1944. Dia mengenakan seragam kamuflase SS-Erbsenmuster (pea-dot pattern) serta Tarn-Gesichtsmaske (Topeng Wajah Kamuflase) M42 yang terikat di stahlhelm-nya. Deisenhofer merupakan salah seorang komandan Waffen-SS yang bisa dipandang "terpelajar" demi melihat gelar yang terpasang di depan namanya, meskipun aneh bila kita mengetahui bahwa dia mengawali karirnya sebagai penjaga kamp konsentrasi di Dachau! Tapi pendidikannya yang tinggi ini diimbangi pula oleh prestasinya di medan pertempuran yang terlihat dari medali-medali "tukang perang" yang diraihnya: Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (8 Mei 1942), Deutsches Kreuz in Gold (29 April 1942), serta Eisernes Kreuzes II.Klasse dan I.Klasse (barengan 26 Juni 1940). Di akhir Januari 1945 dia diperintahkan berangkat ke Arnswalde di Pomerania untuk mengambil-alih komando 15.Waffen-Grenadier-Division der SS (lettische Nr.1). Dalam perjalanan kendaraannya mendapat serangan pesawat serang-darat Soviet yang kemudian membunuh Deisenhofer, supir serta ajudan yang ikut bersamanya. Karena minimnya bukti akan tewasnya orang ini sehingga dia diklasifikasikan sebagai MIA (Missing in Lokalisasi). Sampai saat ini jenazahnya masih belum diketemukan!



SS-Hauptsturmführer Karl Bastian (12 Februari 1915 - 11 Agustus 1944) menjadi sukarelawan SS-Verfügungstruppe bulan Oktober 1936 dan ditempatkan di SS-Totenkopfstandarte "Ostfriesland. Sebelumnya dia telah bergabung dengan Hitlerjugend (1932) dan Reichsarbeitsdienst (1933-1935). Bersama dengan SS-Totenkopf-Infanterie-Regiment 2 dia ikut serta dalam Pertempuran Prancis dan kampanye militer Jerman di Balkan. Pada bulan April 1944 Bastian dipromosikan menjadi SS-Hauptsturmführer dan menjadi Bataillonsführer di SS-Panzergrenadier-Regiment 21 "Frundsberg". Pada bulan Juni 1944 unitnya beroperasi di barat kota Caen (Normandia). Di malam tanggal 22 Juli 1944 dia dan anakbuahnya terlibat dalam penyerangan sebuah dusun kecil menggunakan granat tangan dan senjata ringan. Pertempuran kemudian berkembang menjadi satu lawan satu dan pergulatan jarak dekat yang berlangsung dari satu rumah ke rumah lainnya, dari satu bunker ke bunker lainnya. Ketika laga telah selesai, bastian berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik dan 67 orang prajurit Sekutu berhasil ditawan bersama dengan peta dan dokumen yang kemudian membantu Jerman dalam mengokohkan posisi di sekitar Bukit 112. Beberapa hari kemudian sang perwira pemberani gugur dalam pertempuran di sekitar wilayah Cui tanggal 11 Agustus 1944. Sebagai penghargaan atas kontribusinya dalam pertempuran terdahulu, dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes secara anumerta pada tanggal 23 Agustus 1944 sebagai SS-Hauptsturmführer dan Führer II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 21 / 10.SS-Panzer-Division "Frundsberg" / II. SS-Panzerkorps / Panzergruppe West / Heeresgruppe B. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938; Eisernes Kreuz II.Klasse (31 Mei 1940); Eisernes Kreuz I.Klasse (22 Juni 1940); Verwundetenabzeichen in Schwarz; Panzerkampfabzeichen in Bronze; Infanterie-Sturmabzeichen in Silber; SS-Dienstauszeichnung 4.Stufe; serta Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942)


SS-Obersturmführer der Reserve Erwin Bachmann (5 Mei 1921 - 18 Februari 2010) belajar di rumah sampai dia masuk sekolah tahun 1927. Pada tanggal 28 Agustus 1939 dia bergabung dengan SS-Verfügungstruppe dan ditempatkan di SS-Ersatz-Standarte "Germania" (nantinya menjadi SS-Regiment "Germania"). Di unitnya ini Bachman ikut serta dalam invasi ke Polandia (1939), Prancis (1940) dan Rusia (1941). Di usianya yang baru 20 tahun dia terpilih untuk mengikuti pelatihan perwira di SS-Junkerschule Bad Tölz (Februari-Juni 1942). Pada bulan Septembernya dia bergabung dengan Divisi SS "Wiking" sebelum dipindahkan ke Divisi SS "Frundsberg" yang baru dibentuk. Setelah kekalahan di Ardennes, "Frundsberg" terlibat dalam Operasi Nordwind bulan Januari 1945 yang bertujuan untuk menembus kepungan Sekutu sekaligus mempertahankan sebuah jembatan di Hagenau yang akan dipersiapkan untuk serangan selanjutnya. Serangan tersebut dipimpin oleh Bachmann yang untuk sementara menjabat sebagai komandan kompi ke-3 dari SS-Panzer-Regiment 10 (jabatan aslinya adalah ajudan batalyon). Dengan menggunakan sepeda motor, sang perwira mampu menghancurkan sebuah tank Sherman Amerika menggunakan Panzerfaust di Herrlisheim, sementara lebih banyak lagi Sherman lain yang diluluhlantakkan oleh dua Panther yang menyusul di belakang Bachmann. Ketika pertempuran berakhir, 60 orang tentara Amerika ditawan sementara 20 orang tentara Jerman yang sebelumnya ditawan kini dibebaskan kembali. Tidak hanya itu, 12 tank Sherman berhasil direbut utuh! Sherman-Sherman ini nantinya digunakan untuk melawan mantan tuannya dan dimasukkan ke 13.Kompanie. Dalam pertempuran lanjutan ke arah Drusenheim, 9 tank Sherman lain kembali dihancurkan. Atas aksi kepemimpinannya yang brilian tersebut Bachmann dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 10 Februari 1945 sebagai SS-Obersturmführer der Reserve dan Adjutant I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 10 "Langemark" / 10.SS-Panzer-Division "Frundsberg" / XXXIX.Panzerkorps / 11.Armee / Heeresgruppe Weichsel. Dia selanjutnya bertempur kembali di wilayah Pomerania dan menghancurkan beberapa tank T-34 di sekitar Christinenberg. Pada bulan Mei 1945 unitnya bergerak menuju barat dan menyerahkan diri pada pasukan Inggris di wilayah Göttingen, Sandbostel. Medali dan penghargaan lain yang diraihnya: Infanterie-Sturmabzeichen; Eisernes Kreuz II.Klasse (27 September 1941) dan I.Klasse (18 Januari 1945); Panzerkampfabzeichen in Silber; serta 1 buah Panzervernichtungsabzeichen in Silber




Sumber :
Buku "Im Feuersturm letzter Kriegsjahre" karya Wilhelm Tieke 
www.5sswiking.tumblr.com
www.eestileegion.com 
www.en.wikipedia.org 
www.forum.axishistory.com
www.stengerhistorica.com
www.wehrmacht-awards.com

Monday, August 5, 2013

Album Foto Heinrich Himmler Sendiri dan Bersantai

Foto yang diambil tahun 1934 ini memperlihatkan Heinrich Himmler memakai pakaian biasa sedang mendayung perahunya melewati daerah rawa-rawa yang terendam air dalam sebuah acara berburu. Untuk kegiatan ini terdapat wadah yang menaunginya di zaman Nazi: Reichsbund Deutsche Jägerschaft (RDJ), yang dibentuk pada bulan Juli 1934 dan merupakan sebuah asosiasi (körperschaft des öffentlichen rechts) tempat bernaung para pemburu


 Reichsführer-SS Heinrich Himmler tampak berunding dengan SS-Gruppenführer Karl Wolff sambil berjalan di sebuah jalan berumput. Mantan ajudan Himmler, SS-Hauptsturmführer Joachim "Jochen" Peiper, dapat dilihat persis di belakang bahu Himmler. Foto ini diambil di hari ulang tahun sang Reichsführer-SS ke-41, 7 Oktober 1941, oleh fotografer Friedrich Franz Bauer


 
Acara liburan Heinrich Himmler ke Finlandia tanggal 29 Juli s/d 6 Agustus 1942 terdokumentasikan dengan baik dalam buku-buku yang diterbitkan pasca Perang Dunia II (contohnya: "Holokaustilta pelastetut" karya Hannu Rautkallio). Himmler berangkat ke Finlandia setelah sebelumnya mengadakan kunjungan ke Kamp Konsentrasi Auschwitz. Di Finlandia dia tinggal di villa milik Mayor Jenderal Eino Suolahti yang terletak pinggir sebuah danau yang indah di bagian selatan negara itu. Sungguh ganjil ketika orang yang sudah mempunyai istri dan anak ini menghabiskan liburannya bersama para bawahannya: berenang, memetik buah berry, dipijat, mandi sauna, belanja dan memancing! Suolahti kemudian bersaksi bahwa sang Reichsführer-SS tidak pernah betah berada di satu tempat dalam waktu yang lama, dan setiap hari dia tetap "rajin" telepon-teleponan dengan atasannya: ya siapa lagi kalau bukan Adolf Hitler! BTW, bapak-bapak gendut yang menemani Himmler dalam dua foto di atas adalah Dr. Felix Kersten, tukang pijatnya, sementara yang mendayung bukanlah orang biasa. Dia adalah Johan Wilhelm "Jukka" Rangell, Suomen pääministeri (Perdana Menteri) Finlandia!


Acara liburan Heinrich Himmler ke Finlandia tanggal 29 Juli s/d 6 Agustus 1942. Disini dia sedang disambut oleh tuan rumah pemilik Villa Petäyksen, Kenraalimajuri (Mayor Jenderal) Eino Emil Waldemar Suolahti (Panglima Angkatan Bersenjata Finlandia). Di belakang Himmler memakai jas hitam adalah Johan Wilhelm "Jukka" Rangell, Suomen pääministeri (Perdana Menteri) Finlandia, sementara di sebelahnya adalah Letnan Eino Edvard "Nenno" Suolahti, anak dari Suolahti senior. Di latar belakang berdiri dari kiri ke kanan: Dr. Felix Kersten, Anna Suolahti dan Mayor Havilainen


 Acara liburan Heinrich Himmler ke Finlandia tanggal 29 Juli s/d 6 Agustus 1942. Dari kiri ke kanan: Kenraalimajuri (Mayor Jenderal) Eino Emil Waldemar Suolahti (Panglima Angkatan Bersenjata Finlandia); Anna Suolahti; Johan Wilhelm "Jukka" Rangell (Suomen pääministeri / Perdana Menteri Finlandia); Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei); dan Dr. Felix Kersten (tukang pijat Himmler)


Acara liburan Heinrich Himmler ke Finlandia tanggal 29 Juli s/d 6 Agustus 1942. Disini dia sedang menikmati keindahan danau ditemani orang-orang terdekatnya. Di belakang Himmler berdiri SS-Hauptsturmführer Josef "Sepp" Kiermaier (supir pribadi sekaligus bodyguard Himmler); yang memakai jas hitam adalah Jukka Rangell (Perdana Menteri Finlandia); sementara orang di kiri depan yang wajahnya kepotong adalah Dr. Felix Kersten, tukang pijatnya. Dalam kunjungannya ini sang Reichsführer-SS hanya ditemani oleh Felix Kersten, Sepp Kiermaier, Werner Grothmann, jenderal Eino Suolahti, Jukka Rangell, dan beberapa orang anggota dinas rahasia Jerman (Gestapo)


Acara liburan Heinrich Himmler ke Finlandia tanggal 29 Juli s/d 6 Agustus 1942. Dalam perjalanan kembali ke Helsinki, Reichsführer-SS Heinrich Himmler menyempatkan diri untuk melakukan kunjungan ke Pyhän Ristin kirkko (Holy Cross Church / Gereja Salib Suci) di Hattula. Di sebelah kiri adalah Letnan Eino Edvard "Nenno" Suolahti, anak dari Kenraalimajuri (Mayor Jenderal) Eino Emil Waldemar Suolahti (Panglima Angkatan Bersenjata Finlandia)

Sumber :
Buku "Eino Suolahti: Isänmaan lääkäri" karya Juhani Leikola
www.forum.axishistory.com 
www.jormanmaailma.fi
www.ushmm.org

Foto Adolf Hitler dan Heinrich Himmler


 Foto bertandatangan Hitler ini diambil tanggal 9 Desember 1935 dan memperlihatkan dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer Wilhelm Grimm (Reichsleiter und Vorsitzender II.Kammer Oberstes Parteigericht), Reichsleiter Franz Xaver Schwarz (tanda panah, Reichsschatzmeister), SS-Gruppenführer Philipp Bouhler (tertutup oleh Schwarz, Chef Führerkanzlei), Reichsleiter Alfred Rosenberg (Leiter des aussenpolitischen Amtes der NSDAP), Reichsführer-SS Dipl.-Landwirt Heinrich Himmler (Reichsführer-SS), SS-Gruppenführer Julius Schaub (Persönlicher Adjutant Hitler), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), SS-Hauptsturmführer Bruno Gesche (di belakang Brückner, Chef Begleitkommando des Führers), dan SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner (Chefadjutant “Führer und Reichskanzler”)


 Dari kiri ke kanan: SS-Obergruppenführer Josef "Sepp" Dietrich (Kommandeur Leibstandarte SS Adolf Hitler), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und deutschen Polizei), SS-Obergruppenführer Walther Darré (Leiter Rasse- und Siedlungshauptamtes-SS), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), SS-Obergruppenführer und General der Polizei Kurt Daluege (tertutup oleh Hitler, Chef Ordnungspolizei), SS-Obergruppenführer Werner Lorenz (Leiter Volksdeutsche Mittelstelle), SS-Untersturmführer Heinz Linge (Persönlicher Ordonnanzoffizier Führer und Reichskanzler), SS-Gruppenführer Reinhard Heydrich (Chef Sicherheitsdienst), SS-Gruppenführer Walter Schmitt (Chef Personalkanzlei der SS), dan SS-Gruppenführer Karl Wolff (Chef Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS). Tidak ada keterangan kapan dan dimana foto ini diambil, tapi yang jelas antara awal tahun 1937 s/d akhir tahun 1938


Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) berdiri di depan pintu bangunan Reichskanzlei (Kekanseliran) lama untuk mendengarkan alunan musik kehormatan yang dibawakan oleh Musikkorps Leibstandarte SS Adolf Hitler (pimpinan SS-Sturmbannführer Hermann Müller-John) untuk memperingati tahun sang Führer yang ke-48 tanggal 20 April 1937. Di sebelah kiri adalah komandan bodyguardnya SS-Obergruppenführer Josef "Sepp" Dietrich, sementara di kanan panglima SS dan Polizei Reichsführer-SS Heinrich Himmler


Foto ini diambil di Frankfurt am Main pada tanggal 31 Maret 1938 dan memperlihatkan Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) bersama dengan para petinggi Nazi. Mengikuti di belakangnya, dari kiri ke kanan: SS-Obergruppenführer und General der Polizei Kurt Daluege (kelihatan sebagian, Chef der Ordnungspolizei), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der deutschen Polizei), Gauleiter Jakob Sprenger (Gauleiter im Gau Hessen-Nassau), Karl Linder (stellvertretenden Gauleiter im Gau Hessen-Nassau), SS-Gruppenführer Julius Schaub (Persönlicher Adjutant des Führers), dan Oberbürgermeister Friedrich "Fritz" Krebs (Oberbürgermeister der Stadt Frankfurt am Main). Di hari itu, sang Führer berpidato di Kaisersaal im Römer serta Festhalle, dan malamnya menginap di Hotel Europaïscher Hof


 Upacara perayaan "Anschluss" Austria ke dalam Jerman Reich dan dibukanya "Grossdeutscher Reichstag" yang diselenggarakan tanggal 9 April 1938 di aula kota Wina. Bürgermeister der Stadt Wien (Walikota Wina) Dr.-Ing.Hermann Neubacher (tengah, membelakangi kamera) memberi sambutan kepada Adolf Hitler sambil dikelilingi oleh para pejabat tinggi Nazi. Dari kiri ke kanan: 1.Reichsminister Joseph Goebbels, 2.Reichsstatthalter Arthur Seyss-Inquart (belakang Goebbels), 3.Stellvertreter des Führers Rudolf Hess, 4.Gauleiter Josef Bürckel; 5.General der Infanterie Wilhelm List, 6.SA-Brigadeführer Thomas Kozich, 7.SS-Brigadeführer Hans Blaschke, 8.?, 9.?, 10.Reichssendeleiter Eugen Hadamowsky, 11.?, 12.Prinz August Wilhelm von Preußen, 13.SS-Gruppenführer Julius Schaub, Hitler, 14.SS-Obergruppenführer Richard Walther Darré, 15.SS-Gruppenführer Karl Wolff, Reichsführer-SS Heinrich Himmler, 16.SS-Brigadeführer Ernst Kaltenbrunner, 17.SA-Obergruppenführer Wolf Heinrich Graf von Helldorf, 18.Neubacher (membelakangi kamera), 19.SS-Gruppenführer Dr.jur. Hans Heinrich Lammers, 20.jenderal Heer yang tidak diketahui namanya, 21.Generalleutnant (Luftwaffe) Alexander Löhr, 22.SS-Gruppenführer Wilhelm Keppler , 23.?, 24.? dan 25.? Sebagai tambahan, kepala SS-Standartenführer Dipl.-Ing. Odilo Globocnik nongol antara Von Helldorf dan Neubacher


 Adolf Hitler menginspeksi barisan kehormatan SS-Leibstandarte sesaat setelah tiba di stasiun kereta api untuk mengikuti rangkaian upacara dalam Reli Nürnberg, 5 September 1938. Di sebelah kiri adalah SS-Gruppenführer Karl Wolff (Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS) dan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei), sementara di belakang Hitler memegang pedang adalah SS-Hauptsturmführer Theodor "Teddy" Wisch yang nantinya menjadi komandan 1. SS-Panzer-Division "LSSAH" (4 Juli 1943 s/d 20 Agustus 1944). Dalam foto kedua, di belakang Wisch berdiri SS-Sturmbannführer Hermann Müller-John (Leibstandarten-Obermusikmeister) sedang memimpin orkes dangdutnya!


 Para petinggi Nazi dalam acara Reichsparteitag bulan September 1938 di dalam gedung Luitpoldhalle (Nürnberg). Depan dari kiri ke kanan: Reichsminister Joseph Goebbels (Reichsminister für Volksaufklärung und Propaganda), Reichsleiter Dr. Robert Ley (Leiter des Einheitsverbands Deutsche Arbeitsfront), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer-SS und Chef der deutschen Polizei), SA-Stabschef Viktor Lutze, Rudolf Hess (Stellvertreter des Führers), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), dan Gauleiter Julius Streicher (Gauleiter Franken). Di belakang kita bisa melihat para ajudan Hitler: NSKK-Brigadeführer Albert Bormann (antara Lutze dan Hess), Major Rudolf Schmundt (tertutup oleh Hess), NSKK-Brigadeführer Fritz Wiedemann (tertutup oleh Hitler), dan SS-Gruppenführer Julius Schaub (antara Hitler dan Streicher)


Di tengah proses penguasaan Sudetenland oleh pasukan Wehrmacht dari tanggal 1 s/d 7 Oktober 1938, pada tanggal 3 Oktober Hitler dan para petinggi Nazi Jerman lainnya melakukan perjalanan ke wilayah yang sebelumnya berada di bawah kekuasaan Cekoslowakia tersebut. Foto ini diambil di pinggir jalan antara Eger dan Franzensbad, pada saat rombongan beristirahat sekaligus makan siang dalam perjalanan ke Franzensbad. Duduk menghadap kamera, dari kiri ke kanan: SS-Oberführer Dr,jur. Harald Turner (Chef Zivilverwaltung in der Zone III Heeresgruppenkommando 4 des Sudetenlandes), Generalleutnant Heinz Guderian (Kommandierender General XVI. Armeekorps [motorisiert]), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und deutschen Polizei), General der Artillerie Walther von Reichenau (Oberbefehlshaber Heeresgruppenkommando 4), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Konrad Henlein (Leiter Sudetendeutsche Partei), serta Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef Oberkommando der Wehrmacht). Berdiri paling kiri adalah Walter Hewel (Verbindungsbeamter des Auswärtigen Amtes zum Führer und Reichskanzler), sementara yang berdiri di belakang Hitler adalah Oberstleutnant Rudolf Schmundt (Chefadjutant des Heeres beim Führer und Oberbefehlshaber der Wehrmacht). Terakhir: dikatakan oleh Wikipedia bahwa perwira berpistol yang duduk membelakangi kamera adalah General der Artillerie Hans-Günther von Kluge (Kommandierender General VI. Armeekorps), tapi terlalu sulit untuk mengkonfirmasi kebenarannya karena mukanya yang tertutup


Di tengah proses penguasaan Sudetenland oleh pasukan Wehrmacht dari tanggal 1 s/d 7 Oktober 1938, pada tanggal 3 Oktober Hitler dan para petinggi Nazi Jerman lainnya melakukan perjalanan ke wilayah yang sebelumnya berada di bawah kekuasaan Cekoslowakia tersebut. Foto ini diambil di pinggir jalan antara Eger dan Franzensbad, pada saat rombongan beristirahat sekaligus makan siang dalam perjalanan ke Franzensbad. Duduk menghadap ke arah kiri, dari kiri ke kanan: SS-Oberführer Dr,jur. Harald Turner (Chef Zivilverwaltung in der Zone III Heeresgruppenkommando 4 des Sudetenlandes), Generalleutnant Heinz Guderian (Kommandierender General XVI. Armeekorps [motorisiert]), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und deutschen Polizei), General der Artillerie Walther von Reichenau (Oberbefehlshaber Heeresgruppenkommando 4), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Konrad Henlein (Leiter Sudetendeutsche Partei), dan Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef Oberkommando der Wehrmacht). Berdiri di belakang Keitel adalah Walter Hewel (Verbindungsbeamter des Auswärtigen Amtes zum Führer und Reichskanzler), yang mengenakan insignia Legationsrat II Klasse di lengannya. Terakhir: dikatakan oleh Wikipedia bahwa perwira yang duduk menghadap ke sebelah kanan adalah General der Artillerie Hans-Günther von Kluge (Kommandierender General VI. Armeekorps)


 
Di tengah proses penguasaan Sudetenland oleh pasukan Wehrmacht dari tanggal 1 s/d 7 Oktober 1938, pada tanggal 3 Oktober Hitler dan para petinggi Nazi Jerman lainnya melakukan perjalanan ke wilayah yang sebelumnya berada di bawah kekuasaan Cekoslowakia tersebut. Foto ini diambil di pinggir jalan antara Eger dan Franzensbad, pada saat rombongan beristirahat sekaligus makan siang dalam perjalanan ke Franzensbad. Duduk menghadap kamera, dari kiri ke kanan: Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und deutschen Polizei), General der Artillerie Walther von Reichenau (Oberbefehlshaber Heeresgruppenkommando 4), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Konrad Henlein (Leiter Sudetendeutsche Partei), dan Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef Oberkommando der Wehrmacht). Terakhir: dikatakan oleh Wikipedia bahwa perwira berpistol yang duduk membelakangi kamera adalah General der Artillerie Hans-Günther von Kluge (Kommandierender General VI. Armeekorps), tapi terlalu sulit untuk mengkonfirmasi kebenarannya karena mukanya yang tertutup


Foto hasil karya Hugo Jaeger ini memperlihatkan acara resepsi para petinggi Nazi yang digelar pada malam minggu tanggal 25 Februari 1939 di Führerbau (Bangunan Führer), yang berlokasi di Arcisstrasse 12, Maxvorstadt, Münich. Menghadap kamera, dari kiri ke kanan: Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), SS-Gruppenführer Dr.jur. Arthur Seyss-Inquart (Reichsstatthalter der Ostmark), Margarete Boden (istri Himmler), dan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und deutschen Polizei)



Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) berpamitan dengan Generalfeldmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe) setelah meresmikan "Japanischen Kunstausstellung" (Pameran Kesenian Jepang) di Pergamon Museum. Foto diambil oleh Heinrich Hoffmann tanggal 28 Februari 1939. Tokoh Nazi lain yang ikut nampang dalam foto ini di antaranya adalah (baris depan dari kiri ke kanan): SS-Obersturmführer Max Wünsche (Ordonnanz-Offizier di Begleitkommando des Führers), Reichsführer-SS Dipl.-Landwirt Heinrich Himmler (Reichsführer-SS und Chef der deutschen Polizei), Reichsminister Joachim von Ribbentrop (Reichsminister des Auwärtigen), SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner (Chefadjutant “Führer und Reichskanzler”), Reichsminister Dr. jur. Otto Meissner (Chef der Präsidialkanzlei bei Hitler), Staatssekretär Paul Körner (Staatssekretär des Generalbevollmächtigten für den Vierjahresplan), Generalmajor (Luftwaffe) Karl-Heinrich Bodenschatz (Chef des Ministeramtes des Reichministers der Luftfahrt und Oberbefehlshabers der Luftwaffe), dan Reichsminister Bernhard Rust (Reichsminister für Wissenschaft, Erziehung und Volksbildung)


19 April 1939: Dalam salah satu rangkaian perayaan ulangtahun Hitler yang ke-50 - yang akan diselenggarakan keesokan harinya - para petinggi pemerintahan dan militer Nazi Jerman berdiri di depan pintu Ehrenhof Reichskanzlei, sambil mendengarkan repertoar musik yang dibawakan oleh Musikkoprs Leibstandarte SS Adolf Hitler pimpinan Musikdirektor SS-Hauptsturmführer Hermann Müller-John. Baris depan, dari kiri ke kanan: SS-Obergruppenführer Josef "Sepp" Dietrich" (Kommandeur Leibstandarte SS Adolf Hitler), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und deutschen Polizei), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Generalfeldmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), Dr. Joseph Goebbels (Reichsminister für Volksaufklärung und Propaganda), dan Reichsleiter Martin Bormann (Chef des Stabes Stellvertreter des Führer). Di baris belakang tampak wajah-wajah "familiar", dari kiri ke kanan: Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef Oberkommando der Wehrmacht), Dr. Wilhelm Frick (Reichsminister des Innern), Adolf Hühnlein (Korpsführer NSKK), Joachim von Ribbentrop (Reichsminister des Auswärtigen), Konstantin Hierl (Reichsarbeitsführer), Großadmiral Erich Raeder (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine), dan Generaloberst Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres). Mereka semua sedang menyimak kertas berisikan lirik dari lagu-lagu dangdut yang dibawakan oleh Musikkorps LSSAH



Reichsführer-SS Heinrich Himmler memberikan hadiah lukisan Friedrich der Große di hari ulang tahun Adolf Hitler yang ke-50 tanggal 20 April 1939. Di belakang terlihat wajah-wajah mesum SS-Obergruppenführer Josef "Sepp" Dietrich (Kommandeur Leibstandarte SS Adolf Hitler und SS-Oberabschnitt East) dan SS-Gruppenführer Karl Wolff (Chef der Hauptamt Persönlicher Stab Reichsführer-SS). Tidak diketahui siapa bintara bersenjatakan pistol Walther PP yang memegang lukisan di sebelah kiri. Yang jelas, dari "V" di lengannya diketahui bahwa dia adalah seorang "Alter Kämpfer" (anggota SS atau NSDAP dari sebelum tahun 1933)


Adolf Hitler dalam inspeksi ke Westwall tanggal 14-19 Mei 1939. General der Infanterie Alfred Wäger (Generalkommando Grenz Truppen Oberrhein) sedang menunjukkan dimana lokasi WC umum berada. Di kiri dan kanan Hitler berdiri dua orang kepercayaannya: Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommandos der Wehrmacht) dan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei)



15 Mei 1939: Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehshaber der Wehrmacht) meninjau rangkaian kawat berduri di benteng pertahanan Siegfried Line yang memisahkan antara perbatasan Jerman dengan Prancis di wilayah Eifel-Mosel, dalam sebuah rangkaian inspeksi di sekitar Westwall yang berlangsung dari tanggal 14 s/d 19 Mei 1939. Mengikuti di belakangnya berturut-turut adalah: General der Infanterie Erwin von Witzleben (Kommandierender general Gruppenkommando 2), Generalleutnant Alfred Jacob (Inspekteur der Pioniere und der Festungen), SA-Obergruppenführer Dr.ing.Prof.h.c. Fritz Todt (Chef der Organisation Todt), Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef Oberkommando der Wehrmacht), Charakter als Generalmajor Walter Eckstein (Festungs-Pionier-Kommandeur VII), serta Reichsführer-SS Dipl.-Landwirt Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei)


 Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) dalam inspeksi ke Gau Saarpfalz/Westwall pada tanggal 14-19 Mei 1939. Dari kiri ke kanan: Oberstleutnant Wolfgang Pickert (berkacamata di belakang, Chef des Stabes Luftgau-Kommando XIII), Generaloberst Erhard Milch (Generalinspekteur der Luftwaffe), Reichsführer-SS Dipl.-Landwirt Heinrich Himmler (Reichsführer-SS und Chef der Deutschen Polizei), Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommando der Wehrmacht), SS-Gruppenführer Karl Wolff (di belakang, Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS), Hitler, Generalleutnant Karl Kitzinger (Kommandeur Luftverteidigungszone West), SS-Obersturmführer Max Wünsche (di belakang memakai gogel, Ordonnanz-Offizier in Begleitkommando des Führers), General der Infanterie Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber Heeresgruppen-Kommando 2), Generalmajor Max Dennerlein (berkumis, Inspekteur der Westbefestigung), dan Generalleutnant Alfred Jacob (Inspekteur der Pioniere und der Festungen)

Foto karya Hugo Jaeger yang memperlihatkan acara Hari Veteran Reich (Heldengedenktag) yang diselenggarakan di Kassel, Jerman, tanggal 4 Juni 1939. Duduk baris depan dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer Karl Wolff; ? (sedikit tertutup oleh Bormann); Reichsleiter Martin Bormann; Charakter als Generaloberst Franz Ritter von Epp; Reichsführer-SS Heinrich Himmler; Generaloberst Wilhelm Keitel; Generaloberst Walther von Brauchitsch; Großadmiral Erich Raeder; Adolf Hitler; dan Gauleiter Karl Weinrich. Perwira SS berseragam hitam yang berdiri di depan tengah adalah SS-Oberführer Max von Behr. Duduk baris depan dari kanan ke kiri: Reichspressechef Otto Dietrich dan Charakter als General der Infanterie Carl Eduard Herzog von Sachsen-Coburg und Gotha. Sekarang masuk ke tribun belakang: SS-Brigadeführer yang duduk tepat di atas kepala von Sachsen-Coburg und Gotha sambil menatap ke kamera adalah Franz Breithaupt; Jenderal Heer yang duduk di atas di antara Raeder dan Hitler adalah charakter als Generalmajor und SA-Obergruppenführer Hans Georg Hofmann; Perwira yang duduk tepat di muka wajah von Behr adalah SA-Obergruppenführer und Reichskriegsoperferführer Hanns Oberlindober


Hari Veteran Reich (Heldengedenktag) yang diselenggarakan di Kassel, Jerman, tanggal 4 Juni 1939. Duduk baris depan dari kiri ke kanan: Charakter als Generaloberst Franz Ritter von Epp (wajah terpotong); Reichsführer-SS Heinrich Himmler; Generaloberst Wilhelm Keitel; Generaloberst Walther von Brauchitsch; Großadmiral Erich Raeder; SS-Gruppenführer Wilhelm Reinhard; Adolf Hitler; dan Gauleiter Karl Weinrich


Adolf Hitler dalam upacara penghormatan Legion Condor yang diadakan di Berlin tanggal 6 Juni 1939. Seperti biasa, saya akan mencoba mengidentifikasi figur-figur terkenal yang nongol di foto ini: Di belakang Hitler adalah SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner; sedikit di sebelah kanan (memakai baju coklat menghadap kamera) adalah salah seorang komandan Legion Condor Hellmuth Volkmann (pangkat terakhir General der Flieger); tiga orang di bagian tengah dari kiri ke kanan: Großadmiral Erich Raeder, Generaloberst Walther von Brauchitsch dan Reichsmarschall Hermann Göring; perwira yang berjalan paling kanan dengan memakai baju coklat dan wajahnya tertutup bendera adalah komandan terakhir Legion Condor Wolfram Freiherr von Richthofen (pangkat terakhir Generalfeldmarschall); di belakang von Richthofen dengan seragam Allgemeine-SS hitam pasti anda pun tahu, Reichsführer Heinrich Himmler, sedangkan jenderal Luftwaffe di sebelahnya adalah Otto Deßloch (pangkat terakhir Generaloberst). Papan-papan nama yang berada di latar belakang berisikan mereka-mereka dari Legion Condor yang telah gugur di medan pertempuran Spanyol


Pada tanggal 6 September 1939, Adolf Hitler mengadakan kunjungan ke wilayah Schwetz, Graudenz dan Tucheler Heide dengan menggunakan mobil. Disana dia bertemu dengan General der Panzertruppe Heinz Guderian yang merupakan Kommandierender General XIX. Armeekorps (motorisiert). KTB (Kriegstagebuch atau catatan harian perang) XIX.AK di hari itu berisi pernyataan sebagai berikut: "Pada pukul 11:30 Komandan Armeekorps, Kepala Staff dan Kepala Operasi berangkat dari Lubiewo menuju ke persimpangan yang terletak 1 kilometer di selatan Plewno (Julienhof). Disana mereka akan bertemu dengan Führer. Pada pukul 14:30 Führer akhirnya datang juga, dan dengan ditemani oleh Jenderal Guderian (Komandan Armeekorps), mereka melihat-lihat front di sepanjang jalan Plewno - Schwetz (Swiecie) sampai ke jembatan di Graudenz yang melintasi Sungai Vistula". Dari kiri ke kanan: General der Panzertruppe Heinz Guderian (memakai stahlhelm), Oberst Rudolf Schmundt (Chefadjutant der Wehrmacht beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamt), Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef der Oberkommando der Wehrmacht), Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), dan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der Deutschen Polizei)


 Lagebesprechung (diskusi militer) antara Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht) dengan General der Artillerie Walther von Reichenau (Oberbefehlshaber 10. Armee) yang digelar di dekat lapangan udara Maslow (timur-laut Kielce/Polandia), tanggal 10 September 1939. Yang ikut numpang tenar di belakang, dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer Dr.rer.pol. Otto Dietrich (Reichspressechef der NSDAP und Staatssekretär im Reichsministerium für Volksaufklärung und Propaganda), SS-Obergruppenführer und General der Polizei Kurt Daluege (Chef Ordnungspolizei), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der Deutschen Polizei), dan dua orang perwira Wehrmacht tak dikenal


 Dari kiri ke kanan: Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei), General der Artillerie Walther von Reichenau (Oberbefehlshaber 10. Armee). Foto ini diambil dalam acara kunjungan sang Führer ke markas 10. Armee di dekat lapangan udara Maslow (timur-laut Kielce/Polandia), tanggal 10 September 1939


Lagebesprechung (diskusi militer) antara Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht) dengan General der Artillerie Walther von Reichenau (Oberbefehlshaber 10. Armee) yang digelar di dekat lapangan udara Maslow (timur-laut Kielce/Polandia), tanggal 10 September 1939. Yang pengen masuk buku sejarah di latar belakang, dari kiri ke kanan: Generalmajor Karl-Heinrich Bodenschatz (Verbindungsoffizier zwischen dem Oberbefehlshaber der Luftwaffe und dem Führerhauptquartier), SS-Gruppenführer Dr.rer.pol. Otto Dietrich (Reichspressechef der NSDAP und Staatssekretär im Reichsministerium für Volksaufklärung und Propaganda), dan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der Deutschen Polizei). Foto oleh Heinrich Hoffmann


Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht) sedang sibuk ngoceh di dalam bangunan Pałac Biskupów Krakowskich (Istana Keuskupan Kraków) di Kielce pada saat kunjungannya ke kota di bagian tengah-selatan Polandia tersebut pada tanggal 10 September 1939. Di kiri adalah General der Artillerie Walther von Reichenau (Oberbefehlshaber 10. Armee), sementara yang membelakangi kamera adalah Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der Deutschen Polizei). Untuk identitas perwira bertubuh tinggi besar di sebelah Hitler sendiri saya tidak tahu, tapi yang jelas dia merupakan anggota dari 10. Armee karena selalu ngintil bersama Reichenau


 Adolf Hitler dan para petinggi Jerman menyaksikan prajurit-prajurit dari dua divisi Wehrmacht menyeberangi Sungai San yang berada di wilayah Galicia (sebelah tenggara Polandia dan barat Ukraina), 15 September 1939. Foto ini diambil saat sang Führer mengunjungi markas 14. Armee di wilayah  Jarosław, Polandia. Dari kiri ke kanan: Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der Deutschen Polizei), SS-Gruppenführer Dr.jur. Hans Heinrich Lammers (Staatssekretär und Chef der Reichskanzlei), Generaloberst Wilhelm List (Oberbefehlshaber 14. Armee), Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), dan Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef der Oberkommando der Wehrmacht). Nyelip diantara Hitler dan Keitel kemungkinan adalah Hauptmann Gerhard Engel (Adjutant des Heeres beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht)



Adolf Hitler dan para petinggi Jerman menyaksikan prajurit-prajurit dari dua divisi Wehrmacht menyeberangi Sungai San yang berada di wilayah Galicia (sebelah tenggara Polandia dan barat Ukraina), 15 September 1939. Foto ini diambil saat sang Führer mengunjungi markas 14. Armee di wilayah  Jarosław, Polandia. Sebagai identifikasinya: 1.SS-Gruppenführer Karl Wolff (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier), 2.Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der Deutschen Polizei), 3.SS-Gruppenführer Dr.jur. Hans Heinrich Lammers (Staatssekretär und Chef der Reichskanzlei), 4.Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), 5.Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef der Oberkommando der Wehrmacht), 6.General der Infanterie Werner Kienitz (Kommandierender General XVII. Armeekorps), 7.Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamt), 8.Reichsleiter Martin Bormann (Persönlicher Sekretär bzw. Stabsleiter des Stellvertreters des Führers Rudolf Hess), dan 9.Generalmajor Karl-Heinrich Bodenschatz (Verbindungsoffizier zwischen dem Oberbefehlshaber der Luftwaffe und dem Führerhauptquartier). BTW, kendaraan perang yang nampak dalam foto ini adalah kereta If.5 (Typ 36) yang ditarik kuda dengan MG34 ganda, yang mempunyai fungsi utama sebagai Flak (senjata anti pesawat udara)


 Adolf Hitler dan para petinggi Jerman menyaksikan prajurit-prajurit dari dua divisi Wehrmacht menyeberangi Sungai San yang berada di wilayah Galicia (sebelah tenggara Polandia dan barat Ukraina), 15 September 1939. Foto ini diambil saat sang Führer mengunjungi markas 14. Armee di wilayah  Jarosław, Polandia. Satu baris dengan Hitler, dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer Karl Wolff (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier), SS-Gruppenführer Dr.jur. Hans Heinrich Lammers (Staatssekretär und Chef der Reichskanzlei), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der Deutschen Polizei), Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef der Oberkommando der Wehrmacht), General der Infanterie Werner Kienitz (Kommandierender General XVII. Armeekorps), dan Reichsleiter Martin Bormann (Persönlicher Sekretär bzw. Stabsleiter des Stellvertreters des Führers Rudolf Hess). Selain itu, terdapat pula SS-Obersturmbannführer Prof.Dr.-med. Karl Brandt (Hitlers Begleitarzt) yang berada ketiga dari kiri, menghadap ke kanan. Foto ini pertama kali dipublikasikan dalam buku "Mit Hitler in Polen" (Bersama Hitler di Polandia) karya fotografer pribadi sang Führer, Heinrich Hoffmann, dengan caption asli berbunyi: "Ostmärkische Soldaten gehen über den San" (Prajurit-Prajurit Ostmark menyeberangi San)


 22 September 1939 di Wyszków/Vyshkava (Polandia): Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht) memeriksa panji 8 Pułk Strzelców Konnych (Resimen Senapan Berkuda ke-8) yang berhasil dirampas dalam pertempuran tanggal 12 September 1939 sebelumnya oleh seorang Leutnant Kavaleri Wehrmacht (kanan). Pada saat perang pecah pada tanggal 1 September 1939, resimen Polandia tersebut dipimpin oleh Kolonel Jerzy Jan Jastrzębski dan bertempur melawan pasukan Jerman di wilayah Mokotów yang berada di pinggiran Warsawa. Berdiri berhadapan dengan Hitler, dari kiri ke kanan: Generalmajor Erwin Rommel (Kommandeur Führer-Begleit-Kommando) yang tertutup mukanya tapi terlihat jelas tulisan "Führer-Hauptquartier" di pita lengannya; SS-Gruppenführer Julius Schaub (Adjutant der SS beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht) yang memakai tanda pangkat kerah SS model pertama; SS-Gruppenführer Dr.rer.pol. Otto Dietrich (Reichspressechef der NSDAP und Staatssekretär im Reichsministerium für Volksaufklärung und Propaganda) yang cuma kelihatan kepalanya doang; dan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der Deutschen Polizei) yang memalingkan muka karena mencium bau kentut dari arah Hitler. Foto ini pertama kali dipublikasikan dalam buku "Mit Hitler in Polen" (Bersama Hitler di Polandia) karya fotografer pribadi sang Führer, Heinrich Hoffmann, dengan caption asli berbunyi: "Ein Leutnant erbeutete das Feldzeichen des polnischen 8. Schützen-Regiments zu Pferde" (Letnan ini telah merebut lambang Resimen Senapan ke-8 Polandia di atas kudanya)


 22 September 1939 di Wyszków/Vyshkava (Polandia): Adolf Hitler memeriksa panji 8 Pułk Strzelców Konnych (Resimen Senapan Berkuda ke-8) yang berhasil dirampas dalam pertempuran tanggal 12 September 1939 sebelumnya oleh seorang Leutnant Kavaleri Wehrmacht. Dari kiri ke kanan: General der Artillerie Georg von Küchler (Oberbefehlshaber 3. Armee), ajudan Heer tidak dikenal, Generalmajor Erwin Rommel (tertutup oleh Hitler, Kommandeur Führer-Begleit-Kommando), Adolf Hitler (membelakangi kamera, Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), SS-Gruppenführer Julius Schaub (tertutup oleh Hitler, Adjutant der SS beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), SS-Gruppenführer Dr.rer.pol. Otto Dietrich (Reichspressechef der NSDAP und Staatssekretär im Reichsministerium für Volksaufklärung und Propaganda), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der Deutschen Polizei), Leutnant Kavaleri tak dikenal yang mempersembahkan panji resimen Polandia, Generalmajor tak dikenal (membelakangi kamera, kemungkinan adalah atasan dari si Leutnant), dua perwira tak dikenal, dan Oberstleutnant Nikolaus von Vormann (Verbindungsoffizier zwischen dem Oberbefehlshaber des Heeres und dem Führerhauptquartier). BTW, Wikipedia telah salah mengidentifikasi Vormann sebagai Gauleiter Konrad Henlein!


 Dari kiri ke kanan: General der Artillerie Walther von Reichenau (Oberbefehlshaber 10. Armee), Generaloberst Gerd von Rundstedt (Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd), Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), General der Infanterie Johannes Blaskowitz (Oberbefehlshaber 8. Armee), Oberstleutnant Nikolaus von Vormann (Verbindungsoffizier zwischen dem Oberbefehlshaber des Heeres und dem Führerhauptquartier), Generalleutnant Erich von Manstein (Chef des Generalstabes of Heeresgruppe Süd), General der Kavallerie Erich Hoepner (berjabat tangan dengan Hitler, Kommandierender General XVI. Armeekorps [motorisiert]), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der Deutschen Polizei), dan SS-Gruppenführer Karl Wolff (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier). Foto ini diambil pada tanggal 25 September 1939 di wilayah 10. Armee yang berada diantara Bzura dan Sungai Vistula (menghadap barat Warsawa)


25 September 1939: Dari kiri ke kanan: Generalmajor Alfred Jodl (Chef des Wehrmachtsführungsamt), Walther Hewel (Verbindungsbeamter des Auswärtigen Amtes zum Führer und Reichskanzler), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der Deutschen Polizei), Reichsleiter Martin Bormann (Persönlicher Sekretär bzw. Stabsleiter des Stellvertreters des Führers Rudolf Hess), Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Oberst Rudolf Schmundt (Chefadjutant der Wehrmacht beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), dan General der Artillerie Walther von Reichenau (Oberbefehlshaber 10. Armee). Foto ini pertama kali dipublikasikan dalam buku "Der Große Deutsche Feldzug gegen Polen" (Peperangan Akbar Jerman Melawan Polandia) karya fotografer pribadi sang Führer, Heinrich Hoffmann, dengan caption asli berbunyi: "Ausmerklam verfolgt der Führer den Entscheidungskampf" (Führer memperhatikan pertempuran yang menentukan ini dengan lebih dekat)


 5 Oktober 1939 di Warsawa (Polandia): Para perwira tinggi Wehrmacht dan pejabat partai Nazi dalam kunjungan ke Pałac Belwederski (Istana Belvedere/Schloss Belvedere) setelah usainya acara Siegesparade (Parade Kemenangan) yang digelar di sepanjang jalan Aleje Ujazdowskie. Patung dada di latar belakang menampilkan wajah Marsekal Józef Piłsudski, pemimpin Polandia terkemuka yang memerintah dari tahun 1926 s/d 1935. Para pengunjung, dari kiri ke kanan: General der Infanterie Johannes Blaskowitz (Oberbefehlshaber 8. Armee), Generaloberst Gerd von Rundstedt (Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der Deutschen Polizei), Reichsleiter Martin Bormann (Persönlicher Sekretär bzw. Stabsleiter des Stellvertreters des Führers Rudolf Hess), Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Generaloberst Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres), SS-Gruppenführer Julius Schaub (Adjutant der SS beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), SS-Gruppenführer Dr.jur. Hans Heinrich Lammers (Staatssekretär und Chef der Reichskanzlei), dan Prof.Dr.-med. Theodor "Theo" Morell (Hitlers Leibarzt)

 Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) berpidato di hadapan para "Alte Kämpfer" (Pejuang Tua) dalam Peringatan Münich Putsch yang diselenggarakan di Bürgerbräukeller tanggal 8 November 1939. Tanpa disadari oleh semua pihak yang hadir, sebuah bom telah ditanam oleh Georg Elser di podium tempat Hitler berpidato. Banyak dari pentolan NSDAP-Reichsleitung ini dipastikan tewas atau terluka kalau saja Hitler tidak secara tiba-tiba menghentikan pidatonya lebih cepat dari biasanya dan kemudian meninggalkan lokasi acara! Untuk identifikasinya, dari kiri ke kanan: Alfred Rosenberg (kiri bawah memegang mulut), Joseph Goebbels, Wilhelm Grimm (memakai seragam Heer diatas Goebbels), Dr. Wilhelm Frick, Max Amann (paling bawah kelihatan kepalanya doang), Karl Fiehler, Prof. Dr.med.vet. Friedrich Weber, Adolf Hühnlein, Hermann Kriebel, Dr. Fritz Todt, Franz Ritter von Epp, Rudolf Hess, Julius Schaub, Adolf Wagner, Martin Bormann, Wilhelm von Grolmann, Wilhelm Brückner, Heinrich Himmler, Ulrich Graf, Christian Weber, Heinrich Hoffmann, Rudolf Schmundt, Karl Wolff, Hans Pfeiffer, dan Max Wünsche


 Hitler memperhatikan dengan muka serius saat seorang perwira SS memperlihatkan peta disposisi pasukan kepadanya. Foto ini diambil pada tanggal 30 November 1939 saat diadakannya latihan perang oleh resimen-resimen SS (perhatikan schirmmütze dengan balutan band di latar belakang yang menunjukkan bahwa dia berperan sebagai "Wasit Perang"). Dari kiri ke kanan: Heinrich Himmler (Reichsführer-SS und Chef der deutschen Polizei), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), SS-Standartenführer Felix Steiner (Kommandeur SS-Standarte "Deutschland"), Oberst Rudolf Schmundt (Chefadjutant des Heeres beim Führer und Oberbefehlshaber der Wehrmacht), dan SS-Standartenführer Georg Keppler (Kommandeur SS-Standarte "Der Führer")


 Pada tanggal 20 April 1941, para petinggi militer dan pemerintahan Nazi Jerman menyambangi sang Führer di markasnya, Führerhauptquartier Frühlingssturm (Mönichkirchen, Austria), untuk memberikan ucapan selamat atas hari ulangtahunnya yang ke-52. Wakil Hitler Rudolf Hess juga menyampaikan ucapan selamat yang sama melalui radio. Dari kiri ke kanan: Joachim von Ribbentrop (Reichsminister des Auswärtigen), SS-Gruppenführer Julius Schaub (membelakangi kamera, Chefadjutant Führer und Reichskanzler), Großadmiral Erich Raeder (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Polizei), Generalfeldmarschall Walther von Brauchitsch (membelakangi kamera, Oberbefehlshaber des Heeres), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), dan Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef Oberkommando der Wehrmacht)


 Pada tanggal 19 Mei 1941 diadakan pertemuan antara Adolf Hitler dengan para kadet Wehrmacht di Sportpalast, Berlin. Foto ini memperlihatkan sang Führer dengan para petinggi Wehrmacht dan SS (minus Panglima Angkatan Udara Hermann Göring), dari kiri ke kanan: Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Großadmiral Erich Raeder (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine), Generalfeldmarschall Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres), Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef Oberkommando der Wehrmacht), dan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Polizei)




Pemberian medali kepada para pahlawan Pertempuran Cherkassy. Upacaranya diselenggarakan di Führerhauptquartier Wolffschanze tanggal 20 Februari 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Léon Degrelle (Führer 5.SS-Freiwilligen Sturmbrigade "Wallonien"), SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking"), Adolf Hitler, SS-Brigadeführer Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier der Waffen-SS zum Führerhauptquartier) dan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei). Degrelle mendapat Ritterkreuz #2474 sementara Gille Schwertern #47


  Adolf Hitler (Führer und oberster Befehlshaber der Wehrmacht) berjalan dengan bantuan tongkat diantara tumpukan salju bersama dengan Heinrich Himmler (Reichsführer-SS und Chef der Deutschen Polizei) di Berghof Berchtesgaden (Münich) tanggal 3 April 1944. Di belakang mereka adalah, dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Fritz Darges (persönlicher SS Adjutant bei Adolf Hitler), SS-Hauptsturmführer Josef "Sepp" Kiermaier (persönlicher leibwächter bei Heinrich Himmler), perwira tak dikenal, dan SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier der Waffen-SS zum Führerhauptquartier). Foto ini diambil saat Hitler melakukan jalan-jalan rutin ke Mooslahnerkopf Teehaus (rumah teh) yang biasa dia lakukan tiap hari apabila sedang berada di Berghof, sebelum dia balik lagi menggunakan mobil. Mooslahnerkopf Teehaus sendiri adalah sebuah bangunan kecil yang berada tepat di seberang rumah peristirahatan sang Führer di Berghof, yang berbeda dengan rumah teh resmi yang berada di atas puncak Gunung Kehlstein. Mooslahnerkopf Teehaus dibangun pada tahun 1937 di sebelah utara wilayah tersebut, persis di bawah bukit Mooslahnerkopf dan menghadap lembah Berchtesgaden yang berada di bawahnya. Acara jalan-jalan semacam ini kadangkala memberi inspirasi bagi Hitler dalam mengeluarkan keputusan-keputusan politik pentingnya, meskipun seringkali Hitler memilih untuk bersantai - dan bahkan tidur siang - di dalam bangunan Teehaus-nya sendiri, dengan dikelilingi oleh para teman terdekat serta anakbuahnya. Apa yang disebut sebagai Eagle's Nest di Kehlstein kadangkala disebut sebagai "Rumah Teh Hitler", tapi hal ini secara teknis kurang tepat. Hitler tak pernah menjadikan Kehlsteinhaus sebagai rumah teh pribadinya, karena tempat yang dia pilih untuk dikunjungi setiap hari di Berghof adalah Mooslahnerkopf Teehaus. Foto ini sendiri diambil oleh fotografer Hitler yang berasal dari Luftwaffe, Walter Frentz, dan bisa jadi merupakan satu-satunya yang memperlihatkan saat sang pemimpin Nazi tersebut mengenakan kacamata hitam!




Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) menerima ucapan selamat dari para petinggi militernya di hari ulang tahunnya yang ke-55 tanggal 20 April 1944. Dari kiri ke kanan: Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommando der Wehrmacht), Großadmiral Karl Dönitz (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer-SS und Chef der Deutschen Polizei), dan Generalfeldmarschall Erhard Milch (Generalinspekteur der Luftwaffe als Vertreter des Oberbefehlshabers Göring). Yang terakhir ada disana mewakili Reichsmarschall Hermann Göring yang berhalangan hadir. Perhatikan bahwa Dönitz memberi hormat dengan marschalstab-nya sementara Milch dengan interimstab-nya! Foto diambil oleh Heinrich Hoffmann di Sandstraße Salzburg


 Dari kiri ke kanan: Großadmiral Karl Dönitz (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine), Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef Oberkommando der Wehrmacht), General der Artillerie Walter Warlimont (Chef Wehrmachtführungsstabes Oberkommando der Wehrmacht), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und deutschen Polizei), Adolf Hitler (Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier der Waffen-SS zum Führerhauptquartier), Konteradmiral Hans-Erich Voß (Verbindungsoffizier Oberbefehlshaber der Kriegsmarine zum Führerhauptquartier), dan Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe). Foto ini diambil oleh Walter Frentz di Arys (Orzysz), Prusia Timur, pada momen ulangtahun Hitler yang ke-55 tanggal 20 April 1944


Dari kiri ke kanan: Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), SS-Obergruppenführer Julius Schaub (Chefadjutant Führer und Reichskanzler), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und deutschen Polizei), dan SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier der Waffen-SS zum Führerhauptquartier). Foto ini diambil pada tanggal 20 April 1944 saat Himmler mempersembahkan miniatur prajurit-prajurit Prusia era Friedrich der Große berbahan porselen buatan Allach kepada Hitler, sebagai hadiah ulangtahunnya yang ke-55. ϟϟ-Porzellanmanufaktur Allach sendiri adalah firma milik SS yang khusus membuat barang-barang berbahan keramik, dan aktif dari tahun 1935 s/d 1945



Upacara penganugerahan medali Eichenlaub untuk SS-Standartenführer Karl Ullrich (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 6 “Theodor Eicke” / 3.SS-Panzer-Division “Totenkopf”), yang diselenggarakan di Führerhauptquartier Wolfsschanze di Rastenburg, Prusia Timur, tanggal 1 Agustus 1944. Ullrich sendiri secara resmi mendapatkan Eichenlaub #480 dari tanggal 14 Mei 1944, sebagai penghargaan atas kepemimpinan serta keberaniannya dalam begitu banyak pertempuran melawan Tentara Merah di Front Timur, dari bulan Maret 1943 s/d Maret 1944. Sebagai identifikasi orang-orang dalam foto ini adalah, dari kiri ke kanan: Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Polizei), SS-Standartenführer Ullrich, dan SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier zwischen dem Reichsführer-SS und dem Führerhauptquartier)


Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz des Kriegsverdienstkreuz mit Schwertern oleh Adolf Hitler (Führer und oberster Befehlshaber der Wehrmacht) untuk SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Hans Jüttner (Chef des Stabes des Ersatzheeres und der Stellvertreter Chef der Heeresrüstung und Befehlshaber des Ersatzheers). Berdiri membelakangi kamera adalah atasan Jüttner, Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der Heeresrüstung und Befehlshaber des Ersatzheers). Upacara diadakan di Führerhauptquartier Wolfsschanze, Rastenburg/Ostpreußen, tanggal 30 Oktober 1944



Sumber :
Foto koleksi pribadi Konstantinos Laios

www.beeldbankwo2.nl
www.forum.axishistory.com
www.life.com
www.multimedia.ctk.cz