Showing posts with label Foto Upacara Penyerahan Medali. Show all posts
Showing posts with label Foto Upacara Penyerahan Medali. Show all posts

Sunday, July 6, 2025

Upacara Penganugerahan Ritterkreuz untuk Michael Wittmann dan Bobby Woll


Pada tanggal 14 Januari 1944, SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer di 13.Kompanie [schwere] / SS-Panzer-Regiment 1 / 1.SS-Panzer-Division LSSAH) dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes atas prestasinya sebagai komandan tank Tiger dalam kancah pertempuran di Front Timur. Ikut mendapatkan Ritterkreuz di hari yang sama adalah Richtschütze (gunner) andalannya, SS-Rottenführer Balthasar "Bobby" Woll, sementara awak lainnya mendapatkan medali Eisernes Kreuz I.Klasse yang lebih rendah tingkatannya: SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer).

Video ini memperlihatkan saat Wittmann dan empat orang awak Tiger-nya mendapatkan ucapan selamat dari komandan resimennya,  SS-Obersturmbannführer Joachim "Jochen" Peiper, yang diikuti oleh ucapan selamat dari rekan-rekan seperjuangannya. Upacara pemberian medali sendiri telah diselenggarakan beberapa jam sebelumnya, yang dipimpin oleh Divisionskommandeur, SS-Oberführer Theodor "Teddy" Wisch. Di latar belakang terlihat Panzerkampfwagen VI Tiger I Ausf.F "S04" milik Wittmann dengan 88 cincin kemenangan (reporter 'Die Deutsche Wochenschau' telah salah menyebutkan jumlahnya sebagai 89 buah).

Sebenarnya rekomendasi Ritterkreuz yang dikirimkan oleh Komandan Divisi "Teddy" Wisch ke Oberkommando der Wehrmacht (OKW) pada tanggal 10 Januari sebelumnya "hanya" mencantumkan jumlah kemenangan Wittmann di angka 66. Dahsyatnya, di masa empat hari antara pengiriman proposal sampai datangnya pemberitahuan resmi bahwa proposal telah disetujui, sang jagoan panzer mengamuk dan menghancurleburkan tidak kurang dari 22 tank tambahan, sehingga mengerek skor kemenangannya menjadi 88!

Dalam serangkaian aksi yang sangat sukses ini, satu-satunya momen sial terjadi saat Wittmann kehilangan gigi depannya dalam sebuah kecelakaan saat ia menaiki mobil Schwimmwagen, dimana wajahnya membentur bodi mobil ketika Schwimmwagen yang membawanya sedang susah-payah melewati jalan yang buruk. Itulah sebabnya dalam video ini kita bisa jelas melihat gigi sang jagoan panzer yang ompong!



Jagoan panzer Michael Wittmann berfoto bersama kru kebanggaan dan Panzerkampfwagen Tiger Ausf.E (# S04) tak lama setelah menerima Ritterkreuz barengan dengan gunnernya yang super berbakat, Balthasar Woll. Dari kiri ke kanan: SS-Untersturmführer Michael Wittmann, SS-Rottenführer Balthasar 'Bobby' Woll, SS-Panzerschütze Werner Irrgang, SS-Panzerschütze Sepp Rößner , dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt. Perhatikan bahwa laras meriam 88mm dari Tiger di belakang mereka telah di-cat garis-garis putih, dimana satu garis sama dengan jumlah satu tank/anti-tank musuh yang berhasil dibabat!


Dari kiri ke kanan: SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker), SS-Rottenführer Bobby Woll (Richtschütze), SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie(schwere)/SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer)



Dari kiri ke kanan: SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie(schwere)/SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker), SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer), dan SS-Rottenführer Balthasar 'Bobby' Woll (Richtschütze)



Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz di Vinnitsa (Ukraina) tanggal 14 Januari 1944 kepada awak tank terbaik Jerman: Michael Wittmann dan Bobby Woll, atas prestasi mereka yang sejauh ini telah menghancurkan 88 tank musuh! Setelah upacara selesai, giliran Jochen Peiper sebagai komandan resimen untuk memberi selamat kepada anakbuahnya tersebut. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Jochen Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"), SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie(schwere)/SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"), SS-Rottenführer Balthasar 'Bobby' Woll (Richtschütze), SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer)



Satu persatu Jochen Peiper menyalami para awak Michael Wittmann yang TOP BGT BLG (Top Banget Belegug!), dimulai dengan Bobby Woll. Dari kiri ke kanan: SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie(schwere)/SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"); SS-Obersturmbannführer Jochen Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"); SS-Rottenführer Balthasar 'Bobby' Woll (Richtschütze); SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer)



Sekarang giliran halal bihalal dengan Sepp Rößner. Dari kiri ke kanan: SS-Untersturmführer Michael Wittmann (Zugführer 13.Kompanie(schwere)/SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"); SS-Obersturmbannführer Jochen Peiper (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 "LSSAH"); SS-Rottenführer Balthasar 'Bobby' Woll (Richtschütze); SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker), SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer). Perhatikan laras meriam Tiger Wittmann yang dihiasi baris tebal 8 biji dan baris tipis 8 biji yang melambangkan skor kemenangannya. Uniknya, ini bukanlah Tiger yang dipakai Wittmann untuk menghajar musuh-musuhnya! Tiger #S04 di atas sengaja ditambahkan baris kemenangan untuk kepentingan propaganda, sementara Tiger milik Wittmann sendiri adalah Tiger #S21


Sumber :
Die Deutsche Wochenschau Nr. 700 - 2 Februari 1944
www.youtube.com

Sunday, May 25, 2025

Upacara Ritterkreuz untuk Heinrich Hoffmann dan Victor Rall dari Kriegsmarine


Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Korvettenkapitän Heinrich Hoffmann (Chef 5. Torpedobootsflottille) dan Korvettenkapitän der Reserve Dr.-ing.Victor Rall (Chef 15. Vorpostenflottille) dari Kriegsmarine.

Kutipan artikel di surat kabar ini merupakan penghormatan tertulis terhadap aksi Ritterkreuz Heinrich Hoffmann: “Sejak awal Invasi Normandia, Korvettenkapitän Hoffmann dan unitnya hadir dalam pertempuran melawan armada sekutu dari satu malam ke malam berikutnya, di perairan yang dijaga ketat oleh formasi angkatan laut musuh yang kuat. ia memimpin kapalnya dengan penuh keberanian dan perhitungan. Berkat tekadnya yang kuat dan kemampuan para pelautnya yang luar biasa, dia mampu mengatasi setiap kesulitan dan melakukan beberapa serangan yang berhasil dengan unitnya. Setidaknya 3 kapal perusak musuh ditorpedo selama misi-misi ini, di mana satu di antaranya hampir dipastikan tenggelam.”

Artikel pers berikut (tertanggal 10 Juni 1944) menjelaskan mengapa Rall menerima Ritterkreuz: “Führer menganugerahkan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes kepada Korvettenkapitän d.R. Viktor Rall, komandan VP-Flotille di front Invasi, atas keberaniannya dalam pertempuran melawan armada pendaratan musuh. Korvettenkapitän Rall melancarkan serangan ke armada Sekutu pada malam pertama Invasi, memimpin armada kecilnya sendiri yang terdiri dari kapal-kapal penangkap ikan yang telah dikonversi. Dia bertempur melawan kapal pendarat Sekutu dari semua jenis dengan sukses sambil, menghindari tembakan salvo meriam 38 cm musuhnya. Pada malam kedua, ia dan awaknya melanjutkan pertempuran dengan heroik dalam pertempuran lebih lanjut melawan kapal-kapal yang jauh lebih besar dan kuat.



Sumber :
Die Deutsche Wochenschau No.720 - 21 Juni 1944
Bundesarchiv via XX History Footage

Sunday, May 18, 2025

Upacara Penganugerahan Medali untuk Prajurit-Prajurit Belia dari Divisi SS Hitlerjugend


SS-Standartenführer Wilhelm Mohnke (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 26 / 12.SS-Panzer-Division HJ) menganugerahkan medali Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse sekaligus(!) kepada salah seorang bintaranya, SS-Unterscharführer Heinz Degenhardt. Upacara penganugerahan yang diadakan di Normandia di bulan Juni 1944 tersebut tampaknya dilakukan tak lama setelah aksi heroik Degenhardt dalam pertempuran, dimana sang prajurit berprestasi tak sempat untuk beristirahat sehingga kelelahan serta rasa ngantuk kentara sekali terlihat dari wajahnya! Aksi Mohnke menepuk pipi Degenhardt merupakan perlambang kasih sayang seorang bapak kepada anak - karena Sebagian besar prajurit Divisi SS ke-12 adalah ABG bau kencur - sekaligus ucapan terimakasih sang komandan kepada anakbuahnya (praktek yang sama biasa dilakukan oleh Ngitler). Degenhardt - kelahiran 30 Mei 1925 - nantinya gugur dalam pertempuran melawan pasukan Inggris di Arnhem tanggal 6 Oktober 1944.




Sumber :
Die Deutsche Wochenschau No. 720 - 21 Juni 1944
Bundesarchiv via XX History Footage

Friday, October 26, 2018

Peraih Pertama Ritterkreuz




Oleh : Alif Rafik Khan

Medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pertama kali diberikan tanggal 30 September 1939 untuk 13 orang yang dianggap berjasa dalam Fall Weiß (invasi Jerman atas Polandia):

Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef Oberkommando der Wehrmacht)
Generaloberst Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres) 
Generalfeldmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe)
Großadmiral Erich Raeder (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine)
Generaloberst Fedor von Bock (Oberbefehlshaber Heeresgruppe Nord)
Generaloberst Gerd von Rundstedt (Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd)
General der Artillerie Georg von Küchler (Oberbefehlshaber 3. Armee)
General der Artillerie Günther von Kluge (Oberbefehlshaber 4. Armee)
General der Infanterie Johannes Blaskowitz (Oberbefehlshaber 8. Armee)
General der Artillerie Walther von Reichenau (Oberbefehlshaber 10. Armee)
Generaloberst Wilhelm List (Oberbefehlshaber 14. Armee)
General der Flieger Albert Kesselring (Chef Luftflotte 1)
General der Flieger Alexander Löhr (Chef Luftflotte 4)


 Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (Knight's Cross of the Iron Cross) #1 untuk Großadmiral Erich Raeder (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine) yang diselenggarakan di bangunan Neue Reichskanzlei, Berlin, pada bulan Oktober 1939 (pemberitahuannya telah diumumkan dari tanggal 30 September 1939). Ritterkreuz sendiri adalah medali keberanian tertinggi di era Third Reich, yang hanya kalah tingkatannya dari Großkreuz (Grand Cross) yang diberikan hanya kepada satu orang, Hermann Göring. Dari tanggal pertama penganugerahannya, 30 September 1939, sampai dengan tanggal terakhir, 17 Juni 1945, tercatat 7.321 medali yang telah dikeluarkan. Untuk mengakomodasi penerima Ritterkreuz yang masih terus berprestasi di medan pertempuran, maka dikeluarkanlah medali-medali tambahan yang masih satu turunan dengan Ritterkreuz: Eichenlaub (Oak leaves), Schwerter (Swords), Brillanten (Diamonds), dan Goldenem Eichenlaub (Golden Oak Leaves)

-------------------------------------------------------------

Selanjutnya Ritterkreuz diberikan pada tanggal 18 Oktober 1939 untuk 1 orang yang dianggap paling berjasa dalam penenggelaman kapal Inggris di Scapa Flow:

Kapitänleutnant Günther Prien (Kommandant U-47)

-------------------------------------------------------------

Kloter ketiga (sekaligus kloter terakhir untuk tahun 1939) diberikan pada tanggal 27 Oktober 1939, sebagai tambahan untuk 13 orang yang dianggap berjasa dalam Fall Weiß:

General der Artillerie Franz Halder (Chef des Generalstabes des Heeres) 
General der Infanterie Adolf Strauß (Kommandierender General II. Armeekorps)
General der Infanterie Hermann Hoth (Kommandierender General XV. Armeekorps)
General der Kavallerie Erich Hoepner (Kommandierender General XVI. Armeekorps [mot.])
General der Panzertruppe Heinz Guderian (Kommandierender General XIX. Armeekorps [mot.])
Generalleutnant Friedrich Olbricht (Kommandeur 24. Infanterie-Division)
Generalleutnant Kurt von Briesen (Kommandeur 30. Infanterie-Division)
Generalleutnant Georg-Hans Reinhardt (Kommandeur 4. Panzer-Division)
Generalmajor Ludwig Kübler (Kommandeur 1. Gebirgs-Division)
Oberst August Schmidt (Kommandeur Infanterie-Regiment 20 / 10.Infanterie-Division)
Hauptmann Dietrich Steinhardt (Chef 2.Kompanie / Infanterie-Regiment 51 / 18.Infanterie-Division)
Leutnant Josef Stolz (Zugführer di 10.Kompanie / Infanterie-Regiment 51 / 18.Infanterie-Division)
Generalmajor Hans Jeschonnek (Chef des Generalstabes der Luftwaffe)


Heinz Guderian menerima box Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes langsung dari tangan Adolf Hitler dalam upacara pembagian medali untuk para perwira tinggi Jerman yang berprestasi dalam invasi ke Polandia. Upacara tersebut diadakan di Reichskanzlei (Berlin) tanggal 27 Oktober 1939. Dari kiri ke kanan: General der Artillerie Franz Halder (Chef des Generalstabes des Heeres), General der Panzertruppe Heinz Guderian (Kommandierender General XIX. Armeekorps [motorisiert]), General der Infanterie Hermann Hoth (Kommandierender General XV. Armeekorps [motorisiert]), General der Infanterie Adolf Strauß (Kommandierender General II. Armeekorps), General der Kavallerie Erich Hoepner (Kommandierender General XVI. Armeekorps [motorisiert]), dan Generalleutnant Friedrich Olbricht (Kommandeur 24. Infanterie-Division). Dua nama terakhir kemudian dihukum mati karena melakukan upaya kudeta terhadap Hitler tanggal 20 Juli 1944! Setelah Olbricht sebenarnya masih ada lagi enam orang penerima lain tapi tidak terlihat dalam foto ini. Berurutan: Generalleutnant Georg-Hans Reinhardt (Kommandeur 4. Panzer-Division), Generalleutnant Kurt von Briesen (Kommandeur 30. Infanterie-Division), Generalmajor Ludwig Kübler (Kommandeur 1. Gebirgs-Division), Oberst August Schmidt (Kommandeur Infanterie-Regiment 20 / 10.Infanterie-Division), Oberleutnant Dietrich Steinhardt (Chef 2.Kompanie / I.Bataillon / Infanterie-Regiment 51 [motorisiert] / 18.Infanterie-Division), dan Leutnant Josef Stolz (Zugführer di 10.Kompanie / III.Bataillon / Infanterie-Regiment 51 [motorisiert] / 18.Infanterie-Division)


 Setelah kemenangan gemilang Jerman dalam perang melawan Polandia satu bulan sebelumnya, Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht) menganugerahkan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes kepada 11 orang perwira Wehrmacht terpilih, yang telah memperlihatkan keberanian serta kepemimpinan mereka yang mengagumkan dalam pertempuran. Foto ini memperlihatkan saat sang Führer berpidato di hadapan para penerima, dari kiri ke kanan: General der Artillerie Franz Halder (Chef des Generalstabes des Heeres), General der Panzertruppe Heinz Guderian (Kommandierender General XIX. Armeekorps [motorisiert]), General der Infanterie Hermann Hoth (Kommandierender General XV. Armeekorps), General der Infanterie Adolf Strauß (Kommandierender General II. Armeekorps), General der Kavallerie Erich Hoepner (Kommandierender General XVI. Armeekorps [motorisiert]), Generalleutnant Friedrich Olbricht (Kommandeur 24. Infanterie-Division), Generalleutnant Georg-Hans Reinhardt (Kommandeur 4. Panzer-Division), Generalleutnant Kurt von Briesen (Kommandeur 30. Infanterie-Division), Generalmajor Ludwig Kübler (Kommandeur 1. Gebirgs-Division), Oberst August Schmidt (Kommandeur Infanterie-Regiment 20 / 10.Infanterie-Division), dan Hauptmann Dietrich Steinhardt (Chef 2.Kompanie / I.Bataillon / Infanterie-Regiment 51 / 18.Infanterie-Division). Di sebelah kiri berdiri Generaloberst Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres). BTW, sebenarnya ada dua orang lagi yang mendapatkan Ritterkreuz di hari itu, tapi entah kenapa mereka tidak ikut nongtot di foto. Mereka adalah: Leutnant Josef Stolz (Zugführer di 10.Kompanie / III.Bataillon / Infanterie-Regiment 51 / 18.Infanterie-Division) dan Generalmajor Hans Jeschonnek (Chef des Generalstabes der Luftwaffe). Foto ini sendiri diambil pada tanggal 27 Oktober 1939 oleh fotografer dari Scherl / Süddeutsche Zeitung
-------------------------------------------------------------

Peraih Ritterkreuz pertama di tahun 1940: tanggal 1 Maret 1940, oleh Kapitänleutnant Herbert Schultze (Kommandant U-48).

6 (enam orang) peraih Ritterkreuz pertama dari Waffen-SS:
4 Juli 1940 : SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (Kommandeur SS-Infanterie-Regiment (motorisiert) "Leibstandarte SS Adolf Hitler").
15 Agustus 1940: SS-Oberführer Georg Keppler (Kommandeur SS-Standarte "Der Führer" / SS-Division Verfügungstruppe).
15 Agustus 1940: SS-Oberführer Felix Steiner (Kommandeur SS-Standarte "Deutschland" / SS-Division Verfügungstruppe).
4 September 1940: SS-Hauptscharführer Ludwig Kepplinger (Stosstruppführer und Zugführer di 11.Sturm / SS-Standarte "Der Führer" / SS-Division Verfügungstruppe).
4 September 1940: SS-Obersturmführer Fritz Vogt (Zugführer di 2.Kompanie / SS-Aufklärungs-Abteilung / SS-Division Verfügungstruppe).
4 September 1940: SS-Sturmbannführer Fritz Witt (Kommandeur I.Sturmbann / SS-Standarte "Deutschland" / SS-Division Verfügungstruppe).


Sumber :

Thursday, February 8, 2018

Klip Video Upacara Penganugerahan Ritterkreuz

-1941-

Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Generalmajor Hans Zorn - Kommandeur 20. Infanterie-Division (motorisiert) - yang diselenggarakan pada tanggal 27 Juli 1941 di Front Timur. General der Panzertruppe Rudolf Schmidt (Kommandierender General XXXIX. Panzerkorps) sengaja datang ke markas 20. Infanterie-Division (mot.) di Bialystok/Polandia untuk menyerahkan langsung medali bergengsi tersebut, bersama dengan Vorläufiges Besitzzeugnis (Dokumen Pendahulu). Dalam kesempatan yang sama, Divisionskommandeur Zorn memperkenalkan para staff divisi kepada General der Panzertruppe Schmidt yang merupakan atasannya. Setelah Schmidt pergi, medali Ritterkreuz kemudian dipasangkan ke leher Zorn oleh ajudan divisi, dan setelahnya sang Divisionskommandeur langsung terlihat ceria dan tersenyum bangga! Zorn sendiri nantinya meraih Eichenlaub #291 untuk Ritterkreuz-nya pada tanggal 3 September 1943 sebagai General der Infanterie dan Kommandierender General XXXXVI. Panzerkorps


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Oberst Harry Hoppe (Kommandeur Infanterie-Regiment 424), yang diselenggarakan pada tanggal 12 September 1941. Medali disematkan oleh Generalmajor Hans Zorn (Kommandeur 20. Infanterie-Division [motorisiert]). Ini sedikit unik, karena biasanya yang menyematkan adalah komandan divisi yang bersangkutan (dalam hal ini, Generalleutnant Paul Laux yang merupakan Komandan 126. Infanterie-Division yang membawahi Infanterie-Regiment 424). Yang jelas, Hoppe mendapatkan Ritterkreuz atas prestasinya dalam serangan terhadap kota Leningrad di awal bulan September 1941. Pada saat itu dia didapuk menjadi Komandan Kampfgruppe Hoppe, yang terdiri dari resimennya sendiri dengan tambahan masing-masing satu batalyon dari Infanterie-Regiment 76 dan Panzer-Regiment 29. Khusus untuk serangan ini, Kampfgruppe Hoppe ditempatkan untuk sementara di bawah komando 20. Infanterie-Division (motorisiert) pimpinan Zorn. Naah, itulah sebabnya kenapa yang menyematkan medali adalah Zorn dan bukannya Laux. Hoppe sendiri merupakan veteran Perang Dunia Pertama dengan segudang medali, yang terlihat jelas dalam video ini


Sumber:
YouTube fakatona fakatona

Wednesday, February 4, 2015

Foto Upacara Penyambutan atas Penganugerahan Medali


Foto koleksi Rick Admiraal ini tampaknya memperlihatkan upacara penyambutan Oberleutnant Viktor Bauer (Staffelkapitän 9.Staffel / III.Gruppe / Jagdgeschwader 3 "Udet") yang baru pulang dari upacara penganugerahan Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes oleh Adolf Hitler di Führerhauptquartier Wehrwolf di Vinnitsa (Ukraina), akhir bulan Juli 1942. Bauer turun dari Messerschmitt Bf 108 "Taifun" (yang jendelanya dirias oleh dekorasi cantik!) dan langsung disambut oleh karangan bunga serta oleh seorang anggota unit yang memakai pakaian ala ksatria abad pertengahan. Sang ksatria abal-abal membacakan selembar kertas bergaya vintage yang kemungkinan berisi daftar belanjaan ke warung sebelah. Ritterkreuzträger yang berdiri kedua dari kanan di foto bawah adalah Oberfeldwebel Eberhard von Boremski ( Flugzeugführer di 9.Staffel / Jagdgeschwader 3 "Udet"). Di foto kedua dari bawah kita 


Sumber :
www.wehrmacht-awards.com

Tuesday, January 27, 2015

Foto Heinrich Himmler dalam Acara Penganugerahan Medali

 Upacara penganugerahan Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #535 oleh Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Oberbefehlshaber Heeresgruppe Oberrhein) untuk Oberleutnant der Reserve Otto Carius yang diselenggarakan pada tanggal 2 Januari 1945 di pinggiran Salzburg (Austria). Upacara ini terbilang LUAR BIASA karena Carius telah menerima berita penganugerahannya dari tanggal 27 Juli 1944, tapi seremoninya secara resmi baru dilakukan lima bulan kemudian! Ini karena sang pahlawan panzer keburu terluka parah terkena tembakan di tujuh bagian tubuhnya (termasuk leher!) beberapa hari sebelum dia menerima Eichenlaub sehingga harus dirawat intensif selama berbulan-bulan di Feldlazarett (Rumah Sakit Lapangan). Carius menerima berita penganugerahannya melalui surat kabar saat tergolek lemah di ranjang dan baru bisa berjalan dengan kakinya di bulan September. Pada saat foto ini diambil, dia tidak lagi bertugas di schwere Panzer-Abteilung 502 melainkan sudah ditransfer ke Panzer-Ersatz- und Ausbildungs-Abteilung 500. Hal menarik lainnya adalah upacara penganugerahannya yang dilakukan oleh Himmler, padahal upacara medali ukuran Eichenlaub ke atas biasanya dihadiri oleh Hitler langsung. Ini karena dari sejak akhir tahun 1944 sang Führer mulai membatasi kegiatan publiknya seiring dengan memburuknya situasi peperangan sehingga kegiatan semacam ini lalu diwakilkan kepada orang kepercayaannya seperti Himmler dan Göring


Sumber :
www.forum.axishistory.com

Thursday, January 22, 2015

Foto Upacara Penganugerahan Ritterkreuz Kriegsmarine

-1940-

Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Kapitänleutnant Otto Kretschmer (Kommandant U-99) yang diselenggarakan di Lorient pada tanggal 5 Agustus 1940 setelah Kretschmer kembali ke pangkalannya dari patroli yang berlangsung sukses (dia sendiri telah menerima berita tentang penganugerahannya sehari sebelumnya, tanggal 4 Agustus 1940, saat masih berada di lautan). Yang menyerahkan medali adalah Panglima Kriegsmarine Großadmiral Erich Raeder. Foto oleh Kriegsberichter Mannewitz


14 Agustus 1940: Kapitän zur See Hans Bütow (kanan, Führer der Torpedoboote) mengajak bersulang para perwiranya dalam perayaan penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Oberleutnant zur See Kurt Fimmen (kiri, Kommandant S 26 in der 1.Schnellbootflottille) serta Oberleutnant zur See Götz Freiherr von Mirbach (Kommandant S 21 in der 1.Schnellbootflottille). Yang paling berbahagia tentu saja adalah pimpinan dua orang tersebut, Kapitänleutnant Heinz Birnbacher (Chef 1.Schnellbootflottille), yang berdiri di tengah. Dia terlebih dahulu mendapatkan medali yang sama pada tanggal 17 Juni 1940. Foto diambil dari koleksi pribadi Kapitän zur See (Bundesmarine) Karl-Friedrich Künzel, mantan Kommandant S 28 / 1.Schnellbootflottille dalam Perang Dunia II


Kapitänleutnant Wilhelm Rollmann (komandan U-34, pangkat terakhir Fregattenkapitän) dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes setelah kembali dari sebuah patroli yang sukses pada tanggal 28 September 1940 (dia sudah menerima berita penganugerahannya melalui radio dari tanggal 31 Juli 1940 saat masih berpatroli di lautan). Dalam dua patroli terakhirnya, dia telah menenggelamkan 13 kapal. Di antara korbannya adalah kapal perusak HMS Whirlwind dan kapal selam HMS Spearfish dari Inggris. Rollmann kelak menemui ajal di tengah samudera Atlantik, barat daya Ascension, tanggal 6 November 1943 setelah kapal selam yang dikomandaninya, U-848, tenggelam bersama seluruh awaknya akibat di-bom pesawat udara Amerika. Selama karir militernya, Rollmann sukses mengaramkan 25 kapal dengan total tonase 103.884 GRT

---------------------------------------------------------------------

-1941-

Ekspresi bahagia campur bangga kentara sekali dari wajah Oberleutnant sur See Erich Topp (komandan U-552) di hari penganugerahan Ritterkreuz yang diterimanya tanggal 20 Juni 1941 setelah dia menenggelamkan 14 kapal dan merusak 2 kapal


Hans Rehm menerima Ritterkreuz sebagai Korvettenkapitän dan kepala Flotilla Penyapu Ranjau 2 tanggal 31 Desember 1941

---------------------------------------------------------------------

 -1942-

 Kapitänleutnant Reinhard "Paukenschläger" Hardegen (kelahiran 18 Maret 1913) mendapat pemberitahuan bahwa dia telah dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 23 Januari 1942 sewaktu dia sedang berpatroli di lautan bersama U-123. Upacara pengalungan medali dilangsungkan saat kapal selam yang dikomandaninya merapat di pelabuhan Lorient (Prancis) tanggal 9 Februari 1942. Jagoan U-boat yang total menenggelamkan 22 kapal (115.656 GRT) ini nantinya mendapat pula Eichenlaub #89 tanggal 23 April 1942. Pangkat terakhirnya adalah Korvettenkapitän. BTW, Sampai tulisan ini dibuat (4 Oktober 2013), orang ini tercatat masih hidup dan berusia 100 tahun! Dia tercatat dalam buku Enny Errow sebagai kapten kapal selam terakhir Jerman yang masih bernafas!


Pada tanggal 13 Maret 1942, Kapitänleutnant Asmus Nicolai Clausen menerima kabar bahwa dia dianugerahi Ritterkreuz saat masih berada di tengah perairan Karibia, melakukan patroli bersama U-129. Para besatzung (awak) yang juga anakbuahnya lalu berinisiatif membuat sebuah Ritterkreuz imitasi untuk dipakai sementara waktu, dan jadilah foto unik ini! Clausen sendiri kemudian tewas tanggal 16 Mei 1943 bersama seluruh anakbuahnya setelah U-182 yang dikapteninya ditenggelamkan oleh kapal-kapal perusak Amerika saat berada dalam perjalanan pulang dari samudera Indonesia. Saat itu dia tercatat sebagai jagoan kapal selam yang telah menenggelamkan 24 kapal dengan total tonase 74.807 ton

 
Fregattenkapitän Jost Brökelmann difoto bersama dengan anjingnya saat upacara penganugerahan Ritterkreuz tanggal 14 Juni 1942. Saat itu pangkatnya masih Korvettenkapitän dan menjabat sebagai Chef 2.Räumbootflottille. Usai perang dia masih berkarir di Bundeswehr dan pensiun dengan pangkat Kapitän zur See


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk jagoan U-boat Hans-Werner Kraus yang diselenggarakan pada tanggal 19 Juni 1942. Dari kiri ke kanan: Fregattenkapitän (V) Karl Johannsen (Verwaltungsoffizier Admiral Ägäis), Kapitänleutnant Hans-Werner Kraus (Kommandant U-83), Vizeadmiral Erich Förste (Kommandierender Admiral Ägäis), dan Fregattenkapitän Wolfgang Hübner (1. Admiralstabsoffizier Admiral Ägäis). Kraus mencatat prestasi mengesankan saat dia berhasil menembus pertahanan kuat pangkalan Angkatan Laut Inggris di Selat Gibraltar pada tanggal 18 Desember 1941. Selama karirnya sebagai kapten kapal selam Jerman, dia tercatat menenggelamkan delapan kapal dengan total tonase 12.702 ton, selain merusakkan dua kapal dengan total tonase 9.336 ton

---------------------------------------------------------------------  

-1943-


 Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Bootsmannsmaat Karl Jörß (Marine-Bord-Flakführer di kapal transport "Dora"), yang berlangsung pada tanggal 17 Februari 1943. Cuplikan dari artikel media Jerman tertanggal 22 Februari 1943 menerangkan alasan pemberian Ritterkreuz untuk jagoan Flak Kriegsmarine ini: "Satuan anti pesawat udara Angkatan Laut Jerman di Perairan Mediterania - yang ditempatkan di kapal-kapal transport - sejauh ini telah berhasil menembak jatuh 76 pesawat udara Sekutu. Tugas yang dibebankan kepada para awak Flak ini seringkali membutuhkan pengambilan keputusan yang cepat dan keteguhan untuk melaksanakannya, demi untuk mengkonsentrasikan tembakan pada pesawat-pesawat musuh yang menyerang kapal-kapal dagang beserta bawaannya yang berharga. Dalam situasi seperti ini, bahkan waktu beberapa menit pun bisa begitu menentukan, dan kesuksesan pertahanan di dalamnya sangat tergantung pada kemampuan komandan satuan anti pesawat kapal tersebut serta senjata-senjata yang berada di bawah kendalinya. Dalam pertempuran mempertahankan diri menghadapi begitu banyak serangan udara yang datang, Karl Jörß telah membuktikan kapasitasnya yang luar biasa sebagai seorang pemberani bertangan dingin dan penuh kehati-hatian. Dedikasinya pada tugas yang tak tertandingi juga memberi inspirasi pada para anakbuahnya dalam meraih prestasi yang tidak main-main. Melalui pengendalian tembakan tingkat tinggi, dia berhasil mematahkan setiap serangan udara yang mengarah pada kapalnya dengan menembak jatuh 12 pesawat musuh, dan dengan begitu telah berjasa dalam menyelamatkan barang bawaan yang berharga. Lebih luar biasa lagi, prestasi yang diraih oleh Bootsmannsmaat Jörß dibukukannya di Perairan Mediterania yang terkenal mempunyai medan yang sangat sulit. Dia mendapatkan kehormatan sebagai bintara pertama di seantero Kriegsmarine yang mendapatkan medali setinggi Ritterkreuz."


Die Ritterkreuz-Torte (Kue Ritterkreuz): Foto hasil karya Kriegsberichter Kroencker ini diambil pada sore hari dan memperlihatkan Kapitänleutnant Hermann Büchting, yang dengan gembira memotong kue berhiaskan adonan berbentuk Eisernes Kreuz (Iron Cross) yang dipersembahkan sebagai kejutan oleh para awaknya, di hari sang kapten kapal mendapatkan medali bergengsi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes. Foto diambil di sebuah tempat di Front Timur. Büchting (14 Maret 1916 - 27 Juni 1992) adalah komandan Schnellboot (kapal cepat) yang mendapatkan Ritterkreuz pada tanggal 22 April 1943 sebagai Kommandant S-27 / 1.Schnellbootsflottille. Pada tanggal 1 September 1943 dia diserahi tanggungjawab untuk menjadi Komandan 1. Schnellbootsflottille, sebuah posisi yang dipegangnya sampai akhir perang. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV.Klasse (5 April 1939); Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 (20 Desember 1939); Medaille zur Erinnerung an die Heimkerhr des Memellandes 22. März 1939 (20 Desember 1939); Eisernes Kreuz II.Klasse (20 April 1940) und I.Klasse (3 Januari 1941); Verwundetenabzeichen in Schwarz (25 April 1940) und in Silber (18 Mei 1943); Schnellbootkriegsabzeichen (16 Desember 1940); serta Vapaudenristin Ritarikunta Finlandia, 4th class (4 November 1941)


 Kapitänleutnant Günter Jahn (Kommandant U-596) mendapatkan kalungan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes setelah pulang ke pangkalannya di Pola (Italia) tanggal 30 April 1943 dari patroli lautan yang berlangsung selama lima hari. Dia adalah salah satu kapten kapal selam Jerman yang paling sukses di perairan Mediterania yang dangkal dengan prestasi utamanya adalah menyeberangi Selat Gibraltar yang sempit dan dipertahankan dengan kuat oleh Inggris tanpa terdeteksi! Selama karir militernya, Jahn tercatat menenggelamkan lima buah kapal (27.572 GRT) dan merusakkan dua sisanya (14.180 GRT)


Kapitänleutnant Karl Müller menerima Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 8 Juli 1943 sebagai komandan S 52 di 5.Schnellbootflottille. Dia mendapatkan medali bergengsi tersebut setelah berhasil menenggelamkan kapal perusak Inggris "Eskdale" tanggal 14 April 1943 bersama dengan S 65. Seusai Perang Dunia II Müller melanjutkan karir di Bundesmarine (16 Oktober 1956 - 30 November 1957) dan pensiun dengan pangkat Kapitän zur See


 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Korvettenkapitän Franz Kohlauf (Chef 4. Torpedobootflottille) yang diselenggarakan pada tanggal 29 Oktober 1943. Pada saat itu, 4. Torpedobootflottille terdiri dari beberapa buah Flottentorpedoboot 1939 (kapal torpedo dari kelas Elbing) berukuran besar. Di malam tanggal 22/23 Oktober 1943, Kohlauf memimpin lima buah Flottentorpedoboot 1939 (T-23, T-26, T-27, T-22 dan T-25) dalam pertempuran laut melawan kapal-kapal Inggris. Dalam aksi tersebut pihaknya berhasil menenggelamkan kapal penjelajah HMS Charybdis serta kapal perusak pengawal HMS Limbourne tanpa kehilangan satu kapal pun! Kohlauf sendiri (kelahiran 3 Desember 1910) adalah seorang komandan unit kapal torpedo Kriegsmarine yang telah kenyang makan asam-garam pertempuran dari sejak tahun 1939. Dia tercatat pernah menjadi kapten kapal Jaguar (April 1939 - Oktober 1939) dan Seeadler (November 1939 - Januari 1942). Kohlauf gugur saat kapalnya, Torpedoboot T-29, tenggelam di Teluk St. Malo (Prancis) pada tanggal 26 April 1944. Saat itu pangkatnya adalah Fregattenkapitän. Jenazahnya kemudian dikebumikan di Deutscher Soldatenfriedhof Ploudaniel-Lesneven (Plot 13, Baris 3, Kuburan No.91), yang menampung sekitar 5.831 prajurit Jerman yang meninggal di tanah Prancis dalam Perang Dunia II. Medali dan penghargaan lain yang telah diterima olehnya: Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV.Klasse 4 jahre (1 April 1938); Spanienkreuz in Bronze mit Schwertern (6 Juni 1939); Eisernes Kreuz II.Klasse (6 Desember 1939) und I.Klasse (20 April 1940); serta Zerstörer-Kriegsabzeichen (30 Desember 1940)

---------------------------------------------------------------------

-1944-

Upacara penganugerahan Ritterkreuz untuk Kapitänleutnant (Ing.) Karl-Heinz Wiebe, Kepala Insinyur (Leitender Ingenieur) dari U-178 yang dikalungkan langsung oleh Kapten U-178, Kapitänleutnant Wilhelm Spahr (kiri), tanggal 25 Mei 1944 di Bordeaux, Prancis. Wiebe sendiri telah menerima berita penganugerahannya tiga hari sebelumnya, tanggal 22 Mei 1944. Saat itu U-178 baru pulang dari patroli yang berlangsung selama 181 hari dan bermula dari Penang, Malaysia!


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Korvettenkapitän der Reserve Dr.-Ing. Viktor Rall, Chef 15.Vorpostenflottille yang berpangkalan di Le Havre, yang diadakan pada tanggal 10 Juni 1944 (empat hari setelah penyerbuan Sekutu di Normandia dimulai!)



Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Oberleutnant zur See Karl-Heinz Marbach (Kommandant U-953) oleh Befehlshaber der Unterseeboote (BdU) yang berlangsung di Berlin pada bulan Agustus 1944 (Marbach sendiri telah menerima berita penganugerahannya dari tanggal tanggal 22 Juli 1944). Disini Marbach (kanan) menerima medali bergengsi tersebut dari tangan Kapitän zur See Hans Rudolf Rösing yang merupakan Führer der Unterseeboote (FdU) West



Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Oberleutnant zur See Karl-Heinz Marbach (Kommandant U-953) oleh Befehlshaber der Unterseeboote (BdU) yang berlangsung di Berlin pada bulan Agustus 1944 (Marbach sendiri telah menerima berita penganugerahannya dari tanggal tanggal 22 Juli 1944). Ketika sang kapten U-boat berangkat ke Berlin untuk menghadiri upacara penganugerahannya, pelabuhan laut Brest (Prancis) dimana U-953 bersandar dikepung oleh pasukan Sekutu sehingga Marbach tidak bisa kembali! Sebagai pengganti kapten kapal selam dari tipe VIIC tersebut ditunjuklah Oberleutnant zur See Herbert A. Werner sementara Marbach sendiri ditugasi menjadi kapten U-3014 pada tanggal 17 Desember 1944 meskipun tidak sempat melakukan patroli perang


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Oberleutnant zur See Karl-Heinz Marbach (Kommandant U-953) oleh Befehlshaber der Unterseeboote (BdU) yang berlangsung di Berlin pada bulan Agustus 1944 (Marbach sendiri telah menerima berita penganugerahannya dari tanggal tanggal 22 Juli 1944). Disini Marbach (kiri) yang berkalungkan bunga berfoto bersama dengan sesama Ritterkreuzträger, Oberleutnant zur See Heinz Sieder, yang merupakan Kommandant U-984 dan telah menerima Ritterkreuz sejak satu bulan sebelumnya (8 Juli 1944)


Sumber :
Buku "Die Kriegsfarht des Hilfskreuzers Atlantis" karya Ulrich Mohr
Buku "Uniforms of the Third Reich - A Study in Photography" karya A. Hayes dan J. Maguire
Foto koleksi pribadi Haruki Shindo
Foto koleksi pribadi Jerry W.
Foto koleksi pribadi Joe Slavik

Foto koleksi pribadi Sepp45
www.audiovis.nac.gov.pl
www.forum.axishistory.com

www.fourthreich.info
www.histomil.com
www.historicalwarmilitariaforum.com
www.liveauctioneers.com
www.militariarelics.com
www.norgeslexi.no
www.rommel-lebt.com

www.s-boot.net
www.uboat.net
www.wehrmacht-awards.com

Monday, December 1, 2014

Foto Hermann Göring dan Upacara Penganugerahan Medali

-1940-

Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk para perwira Luftwaffe dan Heer yang berprestasi dalam pertempuran di Rotterdam dan Jembatan Moerdijk, yang diselenggarakan pada tanggal 24 Mei 1940 di Moerdijk, Belanda, dan diserahkan oleh Panglima Luftwaffe Generalfeldmarschall Hermann Göring. Para penerimanya adalah, dari kiri ke kanan: Oberst Bruno Bräuer (Kommandeur Fallschirmjäger-Regiment 1 / 7.Flieger-Division); Hauptmann Fritz Prager (Kommandeur II.Bataillon / Fallschirmjäger-Regiment 1 / 7.Flieger-Division); Oberleutnant Horst Kerfin (Chef 11.Kompanie / Fallschirmjäger-Regiment 1 / 7.Flieger-Division); dan Oberst Hans Kreysing (Kommandeur Infanterie-Regiment 16 / 22.Luftlande-Division)


 Foto ini diambil beberapa saat setelah usainya upacara penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk para perwira Luftwaffe dan Heer yang berprestasi dalam pertempuran di Rotterdam dan Jembatan Moerdijk, yang diselenggarakan pada tanggal 24 Mei 1940 di Moerdijk, Belanda, dan diserahkan oleh Panglima Luftwaffe Hermann Göring. Para penerima yang berbahagia berfoto bersama dengan sang Panglima (yang merupakan orang nomor dua dalam hierarki Nazi Jerman setelah Hitler). Dari kiri ke kanan: Hauptmann Fritz Prager (Kommandeur II.Bataillon / Fallschirmjäger-Regiment 1 / 7.Flieger-Division), Oberst Bruno Bräuer (Kommandeur Fallschirmjäger-Regiment 1 / 7.Flieger-Division), Major im Generalstab Heinrich "Heinz" Trettner (Ia Erster Generalstabsoffizier 7. Flieger-Division), Oberst Hans Kreysing (Kommandeur Infanterie-Regiment 16 / 22.Luftlande-Division), Generalfeldmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), Oberstleutnant Dietrich von Choltitz (Kommandeur III.Bataillon / Infanterie-Regiment 16 / 22.Luftlande-Division), Oberst Dipl.Ing. Gerhard Conrad (Geschwaderkommodore Kampfgeschwader z.b.V. 2), dan Oberleutnant Horst Kerfin (Chef 11.Kompanie / Fallschirmjäger-Regiment 1 / 7.Flieger-Division)

 
Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk para perwira Fallschirmjäger yang diselenggarakan pada tanggal 21 Agustus 1941 dan diserahkan langsung oleh Panglima Luftwaffe Hermann Göring. Dari kiri ke kanan: General der Flieger Gustav Kastner-Kirdorf (Chef des Luftwaffen-Personalamts/RLM); Reichsmarschall Hermann Göring (Reichsminister der Luftfahrt und Oberbefehlshaber der Luftwaffe); General der Flieger bzw. später der Fallschirmtruppe Kurt Student (Kommandierender General des XI. Flieger-Korps); Generalmajor Hermann-Bernhard Ramcke (Kommandeur Fallschirmjäger-Sturm-Regiment); Oberstabsarzt Dr.med. Heinrich Neumann (Truppenarzt Fallschirmjäger-Sturm-Regiment); dan Major Hans Kroh (Kommandeur I.Bataillon/Fallschirmjäger-Regiment 2). Disini Student hanya menemani saja karena dia sudah mendapatkan medali bergengsi tersebut dari tanggal 12 Mei 1940 sebagai Kommandeur 7. Flieger-Division


 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk para perwira Fallschirmjäger yang diselenggarakan pada tanggal 21 Agustus 1941 dan diserahkan langsung oleh Reichsmarschall Hermann Göring (Reichsminister der Luftfahrt und Oberbefehlshaber der Luftwaffe), bertempat di dekat kereta api pribadinya (Sonderzug) yang dinamai "ASIEN". Di belakang Göring berdiri memperkenalkan General der Flieger bzw. später der Fallschirmtruppe Kurt Student (Kommandierender General XI. Fliegerkorps), sementara yang memunggungi kamera adalah dua dari tiga penerima Ritterkreuz di hari itu, dan mereka adalah (dari kiri ke kanan): Major Hans Kroh (Kommandeur I.Bataillon/Fallschirmjäger-Regiment 2) dan Oberstabsarzt Dr.med. Heinrich Neumann (Truppenarzt Fallschirmjäger-Sturm-Regiment)


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes yang diselenggarakan tanggal 21 Agustus 1941 untuk tiga orang perwira Fallschirmjäger yang berprestasi. Dari kiri ke kanan: Major Hans Kroh (Kommandeur I.Bataillon / Fallschirmjäger-Regiment 2); Feldwebel Wilhelm Kempke (Gruppenführer 1.Kompanie / Fallschirmjäger-Sturm-Regiment / 7.Flieger-Division); dan Feldwebel Erich Schuster (Gruppenführer 3.Kompanie / Fallschirmjäger-Sturm-Regiment / 7.Flieger-Division)


Upacara penganugerahan Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk dua orang pilot pemburu Luftwaffe yang diselenggarakan di Führerhauptquartier Wehrwolf di Vinnitsa (Ukraina), akhir bulan Juli 1942. Sebelum acara dimulai, kedua orang pahlawan Jerman yang mendapat medali bertemu dengan Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe). Dari kiri ke kanan: Göring, Oberleutnant Erwin Clausen (Staffelkapitän 6.Staffel / II.Gruppe / Jagdgeschwader 77. Eichenlaub #106 tanggal 23 Juli 1942) dan OberleutnantViktor Bauer (Staffelkapitän 9.Staffel / III.Gruppe / Jagdgeschwader 3 "Udet". Eichenlaub #107 tanggal 26 Juli 1942)




Sumber :
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
www.wehrmacht-awards.com

Thursday, October 9, 2014

Foto Upacara Penyerahan Medali di Rumah Sakit




SS-Obersturmführer Hubert-Erwin Meierdrees / Meierdress (Führer Sturmgeschütz-Batterie / SS-Totenkopf-Artillerie-Regiment / SS-Division 'Totenkopf') terluka berat dalam pertempuran sengit melawan pasukan penyerbu Rusia di Kantong Demyansk, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Disana, saat sedang dalam masa pemulihan, dia mendapat kejutan tak terduga ketika dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 13 Maret 1942. Rekomendasi pemberian medali tersebut oleh Divisionskommandeur Theodor Eicke berbunyi sebagai berikut: "Meierdrees menjadi bagian dari Kampfgruppe (Grup Tempur) Bochmann saat tentara Rusia berhasil menembus garis pertahanan unit tetangga dari Heer (Angkatan Darat) yang terletak di selatan Staraya Russa, awal bulan Januari 1942. Untuk mengantisipasinya, Meierdrees menempatkan StuG-StuG-nya di arah tenggara dan timur-laut kota tersebut. Dari sana dia berkali-kali melakukan serangan balik yang membuat tentara musuh menderita banyak korban sehingga mengendurkan tekanan mereka terhadap unit Heer yang terjepit. Setelah Komandan Kampfgruppe Georg Bochmann terluka dalam pertempuran, SS-Obersturmführer Meierdrees menggantikan peranannya dan memimpin sisa-sisa anakbuahnya dalam pertempuran bertahan penuh determinasi di desa Biakova (terletak di jalan antara Staraya Russa dan Demyansk). Sejak akhir bulan Januari, Meierdrees telah mampu mempertahankan desa ini secara heroik dari berkali-kali serangan musuh yang berkekuatan jauh lebih besar, yang mengepung dari segala penjuru. Saat pihak Rusia - yang dilengkapi dengan pasukan tank dan dukungan udara - terlihat hampir berhasil menerobos garis pertahanan di satu titik, mereka selalu dipukul mundur oleh serangan balik yang berani dan cerdik, yang dipimpin langsung oleh SS-Obersturmführer Meierdrees. Pasukan Jerman di Biakova mampu bertahan selama ini adalah semata-mata berkat kepemimpinan yang luar biasa dan pantang menyerah dari komandan mereka yang heroik. Mempertahankan desa tersebut amatlah penting bagi keselamatan Benteng Demyansk, karena apabila Biakova berhasil direbut oleh musuh, maka mereka tinggal selangkah lagi bersatu dengan pasukan musuh lain yang menyerbu di selatan dari arah Gortschizy. Karenanya, saya merekomendasikan agar SS-Obersturmführer Meierdrees dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes sebagai sebuah penghargaan atas perjuangan heroiknya serta kesuksesan-kesuksesan yang telah dia raih selama ini."


SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Herbert Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") menjenguk SS-Obersturmführer Hans Drexel (stellvertreter Führer II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment "Westland" / 5.SS-Panzer-Division "Wiking") yang terluka di Feldlazarett (Rumah Sakit Lapangan) sekaligus menganugerahkannya dengan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, 14 Oktober 1943. Dia mendapatkannya setelah, sebagai komandan batalyon sementara, berhasil menggagalkan serangan Rusia di Boiki tanggal 28 September 1943. Foto diambil oleh SS-Kriegsberichter Koch


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Oberleutnant Herbert Bartels (Führer 3.Batterie / Reserve-Flak-Abteilung 293 / Flak-Regiment 42 (motorisiert) / 9.Flak-Division / I.Flakkorps / Luftflotte 4) yang diselenggarakan pada tanggal 22 November 1943. Upacara tersebut dilangsungkan di rumah sakit karena waktu itu Bartels masih menjalani perawatan atas luka-luka yang diterimanya dalam pertempuran (karena itulah kita bisa melihat suster-suster DRK ikut numpang-nampang dalam foto ini!). Yang menyerahkannya adalah Generalleutnant Richard Reimann (Kommandierender General I. Flakkorps), disini dia berdiri di sebelah kiri Bartels dengan diselingi oleh seorang suster yang - saya berani sumpah - adalah orang bule!

Hauptmann Walter-Christian Müller (Kommandeur Panzerjäger-Abteilung 389) terlihat happy tak lama setelah pengalungan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes dan karangan bunga tanggal 27 Juli 1944 walaupun saat itu notabene sedang dirawat di rumah sakit setelah menderita luka-luka dalam pertempuran. Seusai perang dia bergabung dengan Bundeswehr tahun 1959 dan pensiun pada tanggal 31 Maret 1971 dengan pangkat terakhir Oberstleutnant (pangkat terakhirnya di Wehrmacht adalah Major)

  Obergefreiter Kurt Nöbel (Gruppenführer 1.Kompanie(reit.) / Aufklärungs-Abteilung 7 / 7.Infanterie-Division) mendapat anugerah Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 30 November 1943 di Feldlazarett (rumah sakit lapangan) Wehrmacht. Rupanya setelah pertempuran yang melambungkan namanya (tapi sekaligus membuatnya terluka sehingga harus dirawat di rumah sakit), Nöbel direkomendasikan oleh komandannya untuk mendapatkan Ritterkreuz, dan diterima. Jadilah upacara pemberian medali yang sederhana tapi tetap membanggakan!


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Waffen-Unterscharführer der SS Harald Nugiseks (Zugführer di 1.Kompanie / I.Bataillon / SS-Freiwiligen-Grenadier-Regiment 46 / 20.Waffen-Grenadier-Division der SS) yang dilaksanakan di rumah sakit militer Türi (Estonia) pada hari kamis tanggal 20 April 1944 saat Nugiseks menjalani perawatan atas sakitnya. Upacara penganugerahan yang dihadiri oleh SS-Oberführer Franz Augsberger (memakai einheitsfeldmütze, Kommandeur 20. Estnische SS-Freiwilligen-Division) dan SA-Obergruppenführer Karl-Siegmund Litzmann (botakers, Generalkommissar für Estland im Reichskommissariat Ostland) ini mendapat liputan luas dan diberitakan dalam Wehrmachtbericht (siaran radio propaganda harian Wehrmacht) serta majalah SIGNAL. Nugiseks sendiri secara resmi mendapatkan Ritterkreuz-nya dari tanggal 9 April 1944. Uniknya, Nugiseks masuk rumah sakit bukan akibat dari luka-lukanya di medan pertempuran melainkan karena sakit misterius (komplikasi tipus, pneumonia dan sakit telinga) saat dia sedang cuti di kampung halamannya di Türi! Sakit ini sempat membuatnya kehilangan kesadaran selama delapan hari dan berat badannya sampai merosot drastis, turun menjadi hanya 49kg saja. Dokter pun sudah menyerah atas kondisinya. Ternyata nun jauh di Berlin sana tersiar berita tentang sekaratnya sang pahlawan pemberani Estonia. Dokter terbaik Jerman bergelar profesor medis langsung didatangkan menggunakan pesawat untuk merawat Nugiseks (yang tidak dapat mengingat namanya). Sejak saat itu kesehatannya makin membaik, yang terlihat dari foto verleihung (upacara penganugerahan) disini. BTW, ketika SS-Kriegsberichter yang mewawancarainya menanyakan apa yang telah terjadi di jembatan Vaasa-Siivertsi-Vepsküla (yang membuatnya dianugerahi Ritterkreuz), Nugiseks seperti biasanya menjawab singkat: "Kami bertempur seperti di setiap pertempuran lainnya." Dia adalah persis seperti yang disebut oleh sebuah headline suratkabar yang terbit keesokan harinya: "Silent Hero" (Pahlawan Sunyi)!

 
Unteroffizier Otto Rodewald (Gruppenführer di Nachrichtenzug / Grenadier-Regiment 948 / 359.Infanterie-Division) mempertunjukkan keberanian yang mengagumkan dalam pertempuran di Tarnopol ketika dia menghancurkan lima tank T-34 Soviet dengan senjata tangan hanya dalam waktu 45 menit, padahal dia hanyalah seorang petugas sandi! Ketika hendak menghancurkan tank keenam, Rodewald terluka oleh pecahan bom. Atas prestasinya ini, dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 24 Maret 1944 yang dikalungkan oleh General der Panzertruppe Erhard Raus (kiri). Lokasinya? Ya di tempat dimana Rodewald menjalani perawatan atas luka-lukanya, yaitu di Feldlazarett (Rumah Sakit Lapangan)!


 Pemberian medali Eisernes Kreuz II.Klasse dan Infanterie-Sturmabzeichen oleh seorang Hauptmann (kemungkinan Kompaniechef, komandan kompi) kepada prajurit bawahannya yang terluka yang diselenggarakan di Feldlazarett (Rumah Sakit Lapangan) di Nowo Alexandrowskoje, Rusia, tahun 1942



Sumber :