Showing posts with label Peraih Eichenlaub. Show all posts
Showing posts with label Peraih Eichenlaub. Show all posts

Friday, March 27, 2026

Generaloberst Walter Weiß (1890-1967), Panglima 2. Armee di Front Timur


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Walter Weiß  
Panggilan/julukan: tidak diketahui

Lahir: 5 September 1890, Tilsit, Provinsi Prusia Timur, Kekaisaran Jerman  
Meninggal: 21 Desember 1967, Aschaffenburg, Jerman Barat  

Operasi militer utama: Kampanye Polandia, Kampanye Barat, Operasi Barbarossa, Pertahanan Front Timur (termasuk penarikan pasukan setelah runtuhnya Heeresgruppe Mitte pada Operasi Bagration 1944)  
Keanggotaan NSDAP/SS: Tidak diketahui  
Gelar akademik: Tidak ada  
Agama: Tidak diketahui (kemungkinan Protestan sesuai latar belakang Prusia)  
Orang tua: Ayah Oberstleutnant z.D. Paul Franz Richard Weiß (wafat 3 Januari 1910); Ibu Louise Anna Weiß née Reisch (wafat 11 Juli 1945)  
Saudara kandung: Albert Benjamin Erich Weiß (kakak, Infanterieoffizier), Hermann Otto Arno Weiß (kakak, Infanterieoffizier), Johanna Louise Edith Weiß (adik perempuan), Benno Louis Gustav Felix Weiß (adik laki-laki)  
Istri: Margarethe Elisabeth Weiß née Heyn (menikah 3 April 1918 di Eydtkuhnen)  
Anak: Helmut Otto Richard Walter Weiß (lahir 15 September 1920, wafat 9 Januari 1925 sebagai anak kecil); Walter Erich Siegfried Felix Weiß (lahir 13 Januari 1922, gugur 24 Juni 1941 sebagai Leutnant di Infanterie-Regiment 1)  
Ciri-ciri fisik: Tidak diketahui secara rinci  

Beförderungen (Promosi):  
19 November 1908: Fähnrich  
19 Agustus 1909: Leutnant  
24 Juli 1915: Oberleutnant  
15 Juli 1918: Hauptmann  
1 Juni 1931: Major  
1 September 1934: Oberstleutnant  
1 Maret 1937 (senioritas 1 Agustus 1936): Oberst  
1 September 1940: Generalmajor  
1 Agustus 1942: Generalleutnant  
1 September 1942: General der Infanterie  
30 Januari 1944: Generaloberst  

Karriere (Karir):  
Walter Weiß lahir dalam keluarga militer Prusia dan memasuki Kadettenkorps pada 1901. Ia bergabung dengan angkatan darat Kekaisaran Jerman pada 19 Maret 1908 sebagai charakterisierter Fähnrich di 4. Posensches Infanterie-Regiment "Freiherr Hiller von Gaertringen" Nr. 59 di Deutsch Eylau. Selama Perang Dunia Pertama ia bertugas sebagai Kompanieoffizier, Adjutant, dan Ordonanzoffizier di berbagai formasi termasuk 101. Infanterie-Division dan 105. Infanterie-Division, serta di Heeresgruppe Scholtz di Makedonia. Ia terluka ringan pada 26 Agustus 1914 dan menjabat sebagai Kompanieführer serta staf umum.  

Setelah perang ia masuk Reichswehr, bertugas di Grenzschutz Ost, kemudian di Reichswehrministerium sebagai anggota komisi perbatasan Danzig dan Ostpreußen. Ia menjabat berbagai posisi kompi dan staf di Infanterie-Regiment 2 serta 7. (Preuß.) Infanterie-Regiment, dan kemudian sebagai Ia di Infanterieführer II (Schwerin) serta VI. Armeekorps. Pada 1 Mei 1938 ia menjadi Kommandeur Infanterie-Regiment 1 di Königsberg.  

Pada awal Perang Dunia Kedua ia menjabat Chef des Generalstabes I. Armeekorps selama Kampanye Polandia. Kemudian ia memimpin 97. leichte Division (Desember 1940-Januari 1941) sebelum mengambil alih 26. Infanterie-Division pada 15 Januari 1941. Divisi ini ia pimpin selama Operasi Barbarossa di Heeresgruppe Mitte dengan pertempuran sengit di sektor Sapacinaja-Dwinka. Pada Juni 1942 ia menjadi Kommandierender General XXVII. Armeekorps, kemudian pada Februari 1943 ditunjuk sebagai Oberbefehlshaber 2. Armee di Front Timur. Ia memimpin penarikan pasukan yang teratur setelah runtuhnya Heeresgruppe Mitte pada Operasi Bagration 1944, mempertahankan garis Narew dan mencegah terobosan Soviet besar-besaran. Pada 12 Maret 1945 ia sementara menjabat Oberbefehlshaber Heeresgruppe Nord untuk mempertahankan Teluk Gdańsk sebelum akhirnya tidak dipekerjakan hingga akhir perang. Ia menyerah kepada pasukan Sekutu dan ditahan sebagai tawanan perang hingga 1948. Setelah dibebaskan ia tinggal di Nußdorf am Inn kemudian Aschaffenburg dan meninggal pada usia 77 tahun.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):  
Eisernes Kreuz 2. Klasse (1914) – 9 September 1914  
Eisernes Kreuz 1. Klasse (1914) – 15 Desember 1915  
Türkischer Eiserner Halbmond  
Militärverdienstkreuz III. Klasse  
Ehrenkreuz für Frontkämpfer  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 2. Klasse – 19 September 1939  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 1. Klasse – 2 Oktober 1939  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht berbagai kelas (4, 12, 18, 25 tahun)  
Medaille "Winterschlacht im Osten 1941/42" (Ostmedaille)  
Deutsches Kreuz in Gold – 19 Februari 1943  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes – 12 September 1941 (sebagai Generalmajor dan Kommandeur 26. Infanterie-Division)  
Ritterkreuz mit Eichenlaub (646. Verleihung) – 5 November 1944 (sebagai Generaloberst dan Oberbefehlshaber 2. Armee)  
Penyebutan dalam Wehrmachtbericht – 6 April 1944 dan 2 November 1944  

-------------------------------------------------------------------------------

Walter Weiß adalah salah satu perwira senior Wehrmacht yang bertahan lama di Front Timur selama Perang Dunia Kedua. Lahir di Tilsit pada 5 September 1890 dari keluarga militer, ia dibesarkan dalam tradisi Prusia dan memulai karir sebagai kadet sebelum bergabung dengan Infanterie-Regiment Nr. 59 pada 1908. Pengalaman Perang Dunia Pertamanya sebagai perwira muda di berbagai divisi infanteri dan staf Heeresgruppe memberinya dasar kuat dalam taktik dan staf umum.  

Di masa Reichswehr ia menjalani tugas perbatasan, komisi diplomatik, dan komando kompi serta staf di berbagai Wehrkreis, turut serta dalam persiapan ekspansi angkatan darat Jerman setelah 1935. Saat pecahnya Perang Dunia Kedua ia menjadi Chef des Generalstabes I. Armeekorps dan ikut serta dalam invasi Polandia serta kampanye Barat. Karirnya mencapai puncak ketika memimpin 26. Infanterie-Division di Barbarossa, di mana kepemimpinannya yang tenang dan tegas di tengah serangan Soviet berat membawa kemenangan lokal dan membuatnya dianugerahi Ritterkreuz pada 1941.  

Sebagai Kommandierender General XXVII. Armeekorps dan kemudian Oberbefehlshaber 2. Armee mulai 1943, ia menghadapi tekanan Soviet yang semakin berat. Puncak prestasinya adalah penarikan pasukan 2. Armee yang teratur setelah kehancuran Heeresgruppe Mitte pada Operasi Bagration 1944; pasukannya berhasil mempertahankan garis Narew, menghalau banyak serangan terobosan, dan menghancurkan ratusan tank musuh, sehingga disebut dalam Wehrmachtbericht. Atas kepemimpinan ini ia menerima Eichenlaub pada November 1944. Pada hari-hari akhir perang ia sempat memimpin Heeresgruppe Nord namun tidak mampu mencegah kehancuran akhir di Teluk Gdańsk.  

Setelah perang ia menghabiskan tiga tahun sebagai tawanan sebelum dibebaskan pada 1948 dan dinyatakan tidak bersalah oleh pengadilan denazifikasi. Ia hidup tenang di Bavaria hingga wafat pada 21 Desember 1967 di Aschaffenburg dan dimakamkan di Waldfriedhof dengan penghormatan militer. Walter Weiß mewakili generasi perwira profesional Wehrmacht yang setia pada tugas meski berada di bawah tekanan perang total di Front Timur.  



Sumber:  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/  
https://grokipedia.com/  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://www.geni.com/  
https://books.google.com/  
http://de.metapedia.org/  
https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
https://www.tracesofwar.com/persons/64969/Wei%C3%9F-Walter.htm  
https://generals.dk/general/Wei%C3%9F/Walter/Germany.html  
https://en.wikipedia.org/wiki/Walter_Wei%C3%9F

Generaloberst Heinrich von Vietinghoff (1887-1952), Panglima 10. Armee di Front Italia


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Heinrich Gottfried Otto Richard von Vietinghoff genannt Scheel  
Panggilan: tidak diketahui

Lahir: 6 Desember 1887 di Mainz, Kerajaan Prusia, Kekaisaran Jerman  
Meninggal: 23 Februari 1952 di Pfronten-Ried, Bavaria, Jerman Barat (usia 64 tahun)  

Operasi militer utama: Invasi Polandia 1939, Invasi Yugoslavia 1941, Operasi Barbarossa di Front Timur, Pertahanan Winter Line dan Gothic Line di Italia 1943-1945  
Keanggotaan partai: tidak diketahui  
Gelar: tidak diketahui  
Agama: tidak diketahui  
Orang tua: Ayah Generalleutnant Heinrich Otto Konrad von Vietinghoff genannt Scheel (1857-1917), Ibu Leona Gräfin von Vietinghoff genannt Scheel (lahir von Schmettow, 1861-1942)  
Saudara: tidak diketahui  
Istri: Elfride Wagner  
Anak: tidak diketahui  
Ciri fisik: tidak diketahui  

Beförderungen (Promosi):  
Fähnrich: 6 Maret 1906  
Leutnant: 27 Januari 1907  
Oberleutnant: 19 Juni 1914  
Hauptmann: 24 Juni 1915  
Major: 1 Maret 1926  
Oberstleutnant: 1 Februari 1931  
Oberst: 1 April 1933  
Generalmajor: 1 April 1936  
Generalleutnant: 1 Maret 1938  
General der Panzertruppe: 1 Juni 1940  
Generaloberst: 1 September 1943  

Karriere (Karir):  
Heinrich von Vietinghoff genannt Scheel memulai karier militernya pada awal abad ke-20 dengan bergabung ke Königlich Preußische Armee. Ia bertugas selama Perang Dunia I di berbagai front dengan pangkat hingga Hauptmann dan menerima banyak penghargaan dari Kekaisaran Jerman serta sekutu-sekutunya. Setelah Perang Dunia I ia melanjutkan dinas di Reichswehr dan kemudian Wehrmacht dengan promosi bertahap hingga mencapai pangkat jenderal senior. Pada 24 November 1938 ia diangkat sebagai Kommandeur 5. Panzer-Division dan memimpin divisi tersebut dalam Invasi Polandia 1939 di bawah Wilhelm Ritter von Leeb. Pada 26 Oktober 1940 ia menjadi Kommandeur XIII. Armeekorps yang berada di Barat sebagai bagian dari 16. Armee dan disiapkan untuk Operasi Seelöwe. Mulai November 1940 hingga 10 Juni 1942 ia menjabat sebagai General der Panzertruppe dan Kommandeur XXXXVI. Panzerkorps yang ikut serta dalam Invasi Yugoslavia 1941 serta Operasi Barbarossa di Heeresgruppe Mitte di bawah Fedor von Bock dan kemudian bersama Heinz Guderian di 2. Panzer-Armee. Pada 1 September hingga 1 Desember 1942 ia memimpin 9. Armee di Front Timur. Kemudian ia dipindahkan ke Barat sebagai Oberbefehlshaber 15. Armee dari 1 Desember 1942 hingga 15 Agustus 1943. Pada Agustus 1943 ia dikirim ke Italia dan menjadi Oberbefehlshaber 10. Armee mulai 15 Agustus 1943 (dengan periode transisi hingga Oktober 1943). Ia memimpin pertahanan garis Winter Line (November 1943-Mei 1944) dan Gothic Line (musim gugur 1944) melawan pasukan Sekutu di bawah Mark Clark. Antara 26 Oktober 1944 hingga 15 Januari 1945 ia menggantikan Generalfeldmarschall Albert Kesselring yang terluka sebagai Oberbefehlshaber Heeresgruppe C dan seluruh Front Barat Daya. Kemudian pada 29 Januari hingga 9 Maret 1945 ia memimpin Heeresgruppe Kurland di Prusia Timur sebelum kembali ke Italia pada 10 Maret 1945 sebagai Oberbefehlshaber Heeresgruppe C hingga penyerahan akhir pada 2 Mei 1945. Ia ditangkap oleh pasukan Sekutu pada 23 Mei 1945 di Bozen, Italia. Setelah perang ia menghabiskan waktu di kamp tawanan Inggris dan terlibat dalam diskusi Wiederbewaffnung Jerman Barat serta menulis Himmerod-Memorandum pada Oktober 1950.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):  
Eisernes Kreuz 2. Klasse (1914): 13 September 1914  
Eisernes Kreuz 1. Klasse (1914): 23 April 1915  
Ritter des Königlicher Preussischer Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern: 26 Maret 1918 (atau 18 April 1918 menurut sumber lain)  
Verwundetenabzeichen in Schwarz: 3 Juni 1918  
Ritter II. Klasse des Königlich Sächsischer Albrechtsordens mit Schwertern: 5 Juli 1917  
Wilhelm-Ernst-Kriegskreuz: 2 Agustus 1915  
Ritter III. Klasse zum Kaiserlicher Orden der Eisernen Krone mit Kriegsdekoration: 2 Januari 1914 (dengan Kriegsdekoration 25 Juli 1915)  
Militärverdienstkreuz III. Klasse mit Kriegsdekoration: 17 September 1917 (Austria-Hungary)  
Militärverdienstorden 5. Klasse (Bulgaria): 11 Oktober 1917  
Harp Madalyasi (Ottoman War Medal): 22 Desember 1917  
Ehrenkreuz für Frontkämpfer: 5 Juli 1934  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht 4. Klasse hingga 1. Klasse (25 tahun dinas): 2 Oktober 1936  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 2. Klasse: 21 September 1939  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 1. Klasse: 28 September 1939  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes: 24 Juni 1940 (sebagai General der Panzertruppe dan Kommandierender General XIII. Armeekorps)  
Panzerkampfabzeichen (Silver): 1941  
Deutsches Kreuz in Gold: 22 April 1942 (sebagai General der Panzertruppe dan Kommandierender General XXXXVI. Panzerkorps)  
Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille): 15 Juli 1942 (atau Agustus 1942)  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub: 16 April 1944 (sebagai Generaloberst dan Oberbefehlshaber 10. Armee)  

-------------------------------------------------------------------------------

Heinrich Gottfried Otto Richard von Vietinghoff genannt Scheel (6 Desember 1887 – 23 Februari 1952) adalah seorang Generaloberst Wehrmacht selama Perang Dunia II. Ia merupakan penerima Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub dan dikenal sebagai salah satu komandan senior Jerman yang bertugas di berbagai front utama mulai dari Polandia hingga Italia. Kariernya mencerminkan perjalanan khas perwira Prusia yang bertahan melalui dua perang dunia, dengan keahlian khusus dalam operasi Panzer dan pertahanan strategis. Selama Perang Dunia I ia bertugas aktif dan meraih berbagai medali kekaisaran serta dari sekutu Austria-Hungary, Bulgaria, dan Ottoman. Di era Wehrmacht ia cepat naik pangkat dan memimpin formasi lapis baja serta korps dalam kampanye Blitzkrieg awal. Di Front Timur ia terlibat dalam Operasi Barbarossa dan memimpin 9. Armee sebelum dipindah ke Barat. Peran paling signifikan adalah sebagai panglima 10. Armee di Italia di mana ia berhasil menunda kemajuan Sekutu melalui taktik pertahanan yang efektif di medan pegunungan. Ia sempat menggantikan Albert Kesselring sebagai Oberbefehlshaber Heeresgruppe C dan bahkan memimpin Heeresgruppe Kurland sebelum kembali ke Italia untuk penyerahan akhir. Setelah perang ia tidak diadili sebagai penjahat perang utama melainkan menjalani masa tawanan dan kemudian berkontribusi pada diskusi militer Jerman Barat. Ia meninggal dunia pada 1952 di Bavaria setelah menghabiskan tahun-tahun terakhirnya dalam suasana pascaperang. Meskipun bukan termasuk dalam kelompok komandan paling inovatif Wehrmacht, von Vietinghoff dikenal sebagai perwira profesional yang setia dan mampu memimpin di bawah tekanan berat di akhir perang.  



Sumber:  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/  
https://grokipedia.com/  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://www.geni.com/  
https://books.google.com/  
http://de.metapedia.org/  
https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
https://en.wikipedia.org/wiki/Heinrich_von_Vietinghoff  
https://www.tracesofwar.com/persons/1058/Vietinghoff-gen-Scheel-von-Heinrich-General.htm  

Generaloberst Rudolf Schmidt (1886-1957), Panglima 2. Panzerarmee di Front Timur


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap : Rudolf Friedrich Carl Schmidt  
Julukan : Panzer-Schmidt  

Tanggal lahir : 12 Mei 1886 - Schöneberg, Berlin (Kekaisaran Jerman)
Tanggal meninggal : 7 April 1957 - Krefeld, Nordrhein-Westfalen (Jerman Barat)

Kesatuan utama : 1. Panzer-Division, XXXIX. Panzerkorps (mot.), 2. Panzerarmee  
Agama : Protestan  
Status pernikahan : Tidak diketahui secara rinci  
Orang tua : Ayah Professor Dr. Rudolf Schmidt (Geheimer Studienrat), ibu Johanna Elisabeth Friederike Udine, née Baronin von Könitz  

Beförderungen (Promosi)  
25 September 1906 : Fahnenjunker di 3. Kurhessisches Infanterie-Regiment Nr. 83  
18 Mei 1907 : Fähnrich  
27 Januari 1908 : Leutnant (patent tanggal 22 Juli 1906)  
28 November 1914 : Oberleutnant  
18 Desember 1915 : Hauptmann  
1 Juli 1922 : Reichswehr-Dienstalter (RDA) dari 18 Desember 1915  
1 Februari 1927 : Major  
1 April 1931 : Oberstleutnant  
1 Oktober 1933 : Oberst  
1 Oktober 1936 : Generalmajor  
1 Juni 1938 : Generalleutnant  
1 Juni 1940 : General der Panzertruppe  
16 Maret 1942 : Generaloberst (efektif dan RDA tanggal 1 Januari 1942, urutan nomor 2)  

Karriere (Karir)  
Rudolf Schmidt memulai karier militernya pada tahun 1906 ketika ia bergabung dengan Angkatan Darat Prusia sebagai Fahnenjunker di 3. Kurhessisches Infanterie-Regiment Nr. 83 yang bermarkas di Kassel. Selama Perang Dunia I, ia bertugas sebagai perwira komunikasi di Front Timur dan Front Barat, mencapai pangkat Hauptmann pada tahun 1915 dengan berbagai tugas pasukan dan staf. Setelah perang, ia dipertahankan dalam Reichswehr dan menjalani tugas staf di bidang logistik serta komunikasi.  

Pada periode antarperang, Schmidt naik pangkat secara bertahap melalui posisi staf. Ia menjabat sebagai Chief of Staff Inspektorat Pasukan Sinyal dari 1 Juni 1931 hingga 1 Juli 1932, kemudian memimpin 13. Infanterie-Regiment dan Infanterie-Regiment Ludwigsburg. Pada tahun 1935 ia ditugaskan di Reichswehrministerium dan kemudian menjadi Senior Quartermaster II di OKH hingga Oktober 1937. Kariernya semakin berfokus pada pasukan lapis baja ketika ia diangkat sebagai Kommandeur 1. Panzer-Division pada akhir 1937.  

Pada 1 Februari 1940, Schmidt diangkat sebagai Kommandierender General XXXIX. Panzerkorps (mot.). Ia memimpin korps ini selama Kampanye Barat 1940, termasuk penyeberangan Sungai Meuse di Sedan dan kontribusi pada pengepungan pasukan Prancis di sekitar Lille. Setelah itu, ia sempat menjadi acting commander 2. Armee. Pada Operasi Barbarossa tahun 1941, XXXIX. Panzerkorps di bawah komandonya menjadi bagian dari Heeresgruppe Mitte dan 3. Panzergruppe, berperan penting dalam pengepungan Minsk serta perebutan Vilnius.  

Pada 25 Desember 1941, Schmidt menggantikan Generaloberst Heinz Guderian sebagai Kommandierender General 2. Panzerarmee di Front Timur. Ia memimpin pasukan ini selama Pertempuran Moskow, operasi defensif di sekitar Ssuchinitschi, serta fase awal Case Blue di wilayah Voronezh dan Orel. Meskipun berhasil menahan serangan balik Soviet, ia sering berselisih dengan Hitler mengenai taktik mundur dan perintah bertahan mati-matian. Pada 10 April 1943, ia dicopot dari jabatannya setelah Gestapo menangkap saudaranya, Hans-Thilo Schmidt, yang terlibat sebagai mata-mata Prancis sejak 1931 hingga 1940. Surat-surat pribadi Schmidt yang mengkritik keras kepemimpinan perang Hitler dan Partai Nazi ditemukan, meskipun ia dibebaskan dalam pengadilan militer. Ia kemudian ditempatkan dalam Führerreserve OKH dan mengundurkan diri dari Wehrmacht pada 30 September 1943.  

Setelah perang, Schmidt tidak diaktifkan kembali. Ia ditangkap oleh pasukan Soviet pada Desember 1947, diadili atas tuduhan kejahatan perang pada tahun 1952, dan dijatuhi hukuman 25 tahun penjara. Ia dibebaskan dan dipulangkan ke Jerman pada Januari 1956 menyusul negosiasi antara Kanselir Konrad Adenauer dan Nikita Khrushchev. Schmidt meninggal dunia pada 7 April 1957 di Krefeld setelah sakit singkat.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan)  
Brunswick House Order of Henry the Lion, 4th Class  
Eisernes Kreuz 1914, 2. Klasse dan 1. Klasse  
Baden Order of the Zähringer Lion, Knight's Cross II. Class with Oak Leaves and Swords  
Militärverdienstkreuz Österreich-Ungarn, 3. Klasse mit Kriegsdekoration  
Gallipoli Star  
Bulgarischer Militärverdienstorden, Officer (IV. Grade)  
Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918 mit Schwertern (31 Oktober 1934)  
Wehrmacht-Dienstauszeichnung, 4. sampai 1. Klasse  
Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 (Sudetenland-Medaille)  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 1914, 2. Klasse (22 September 1939)  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 1914, 1. Klasse (2 Oktober 1939)  
Panzerkampfabzeichen in Silber (15 Februari 1942)  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (3 Juni 1940 sebagai Generalleutnant dan Kommandierender General XXXIX. Armeekorps (mot.))  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub (10 Juli 1941 sebagai General der Panzertruppe dan Kommandierender General XXXIX. Armeekorps (mot.), penerima ke-19)  

-------------------------------------------------------------------------------------

Rudolf Schmidt merupakan salah satu perwira lapis baja Wehrmacht yang berpengalaman sejak era Reichswehr. Kariernya mencerminkan transisi dari infanteri dan komunikasi menuju komando pasukan Panzer yang sukses di Polandia, Prancis, dan awal invasi Uni Soviet. Sebagai panglima 2. Panzerarmee, ia berusaha menjaga stabilitas garis depan meski menghadapi kekurangan logistik dan tekanan strategis dari atas. Sikap kritisnya terhadap perintah Hitler serta hubungan keluarganya dengan kasus spionase Prancis akhirnya mengakhiri karier militernya secara prematur. Meskipun terlibat dalam operasi anti-partisan yang keras sesuai kebijakan Wehrmacht, ia juga sempat memprotes Commissar Order dan menekankan disiplin pasukan. Pasca perang, nasibnya sebagai tahanan Soviet menunjukkan konsekuensi panjang dari peran Jerman di Front Timur. Schmidt meninggal sebagai pensiunan tanpa pernah kembali ke kehidupan militer, meninggalkan catatan sebagai jenderal yang kompeten namun tragis dalam rezim Nazi.  



Sumber:  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/  
https://grokipedia.com/  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://www.geni.com/  
https://books.google.com/  
http://de.metapedia.org/  
https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
https://en.wikipedia.org/wiki/Rudolf_Schmidt  
https://www.tracesofwar.com/persons/41433/Schmidt-Rudolf-Generaloberst.htm  
https://ww2gravestone.com/people/schmidt-rudolf-panzer-schmidt/

Thursday, March 26, 2026

Generaloberst Lothar Rendulic (1887-1971), Panglima Pasukan Jerman di Balkan


Nama lengkap : Lothar Franz Maria Rendulic  
Panggilan : Austrian Fireman  

Lahir : 23 Oktober 1887 di Wiener-Neustadt, Austria-Hungaria  
Meninggal : 18 Januari 1971 di Efferding, Austria  

Operasi militer utama : Polenfeldzug, Balkan-Einsatz, Lapplandkrieg, Pertempuran Courland, Pertahanan Ostmark  
Keanggotaan partai : NSDAP sejak Mei 1932  
Gelar : Dr. jur.  
Agama : Katolik  
Orangtua : Oberstleutnant Lukas Rendulic dan Maria Bertha Polaschek  
Saudara : tidak diketahui secara rinci  
Istri : Anna Johanna Carlonia Zöbl (menikah 4 September 1916)  
Anak : Lothar Rendulic (lahir 9 Desember 1917, gugur 22 September 1939 di Warschau) dan Helmut Rendulic (lahir 3 Januari 1928)  
Ciri fisik : Tinggi sedang, postur tegap khas perwira staf Austria  

Beförderungen (Promosi) :
8 Agustus 1910 : Leutnant (k.u.k. Armee)  
1 Agustus 1914 : Oberleutnant  
1 Mei 1917 : Hauptmann  
1 September 1920 : Hauptmann (österreichisches Bundesheer)  
1 Maret 1923 : Stabshauptmann  
1 November 1926 : Major i.G.  
15 Januari 1929 : Oberstleutnant i.G.  
21 Juni 1933 : Oberst  
1 April 1938 : Oberst i.G. (direaktifkan, Rangdienstalter 1 Maret 1938)  
1 Desember 1939 : Generalmajor  
1 Desember 1941 : Generalleutnant  
1 Desember 1942 : General der Infanterie  
1 April 1944 : Generaloberst  

Karriere (Karir) :
Rendulic memulai karier militer pada 8 Agustus 1910 sebagai Leutnant di k.u.k. Infanterie-Regiment Georg I., König der Hellenen Nr. 99 di Wina. Selama Perang Dunia I ia bertugas di Front Timur dan kemudian Front Italia, terlibat dalam pertempuran Galisia, Karpaten, Isonzo, dan Montello. Setelah perang ia bergabung dengan Bundesheer Austria, menjabat sebagai perwira staf, instruktur taktik, dan akhirnya Militerattaché di Paris dan London. Pada 1932 ia bergabung dengan NSDAP Austria yang masih terlarang. Karena itu ia diberhentikan sementara pada 1936. Setelah Anschluss 1938 ia direaktifkan dalam Wehrmacht dan langsung menjadi Chef des Generalstabes XVII. Armeekorps. Pada Oktober 1939 ia memimpin Infanterie-Regiment 7, kemudian menjadi Kommandeur 52. Infanterie-Division pada Oktober 1940 hingga November 1942. Selanjutnya ia memimpin XXXV. Armeekorps di Front Timur, lalu pada Agustus 1943 ditugaskan memimpin 2. Panzerarmee di Yugoslavia. Pada Juni 1944 ia menggantikan sebagai Oberbefehlshaber 20. Gebirgsarmee di Finlandia dan Norwegia. Pada Januari 1945 ia sempat memimpin Heeresgruppe Kurland dan Heeresgruppe Nord, kemudian kembali ke Heeresgruppe Kurland sebelum akhirnya pada Maret 1945 menjadi Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd yang kemudian berganti nama menjadi Heeresgruppe Ostmark hingga kapitulasi Mei 1945.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan)  
Rendulic menerima berbagai dekorasi tertinggi Wehrmacht termasuk Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes dengan Eichenlaub und Schwertern. Ia juga mendapatkan medali-medali Austria-Hongaria dari Perang Dunia I serta penghargaan Jerman lainnya sesuai jabatannya di berbagai front.  

-------------------------------------------------------------------------------

Lothar Rendulic lahir dari keluarga militer di Wiener-Neustadt pada 23 Oktober 1887. Ayahnya Lukas Rendulic adalah perwira tinggi k.u.k. Armee. Setelah menyelesaikan pendidikan hukum dan politik di Universitas Wina serta Theresianische Militärakademie, ia dilantik sebagai Leutnant pada 1910 dan langsung ditugaskan di Infanterie-Regiment 99. Perang Dunia I membawanya ke medan tempur yang berat di Front Timur dan kemudian Italia. Ia terluka beberapa kali namun tetap aktif sebagai perwira staf dan komandan kompi. Setelah kekalahan Austria-Hongaria, ia melanjutkan studi hukum hingga meraih gelar doktor dan bergabung dengan angkatan darat republik Austria yang baru.  

Pada masa antarperang Rendulic naik pangkat secara stabil sambil mengajar taktik dan organisasi di sekolah militer. Ia sempat menjadi Militerattaché Austria di Prancis dan Inggris, di mana ia menyusun laporan tentang kelemahan militer Prancis. Keanggotaannya yang dini di NSDAP Austria membuatnya diberhentikan pada 1936, namun Anschluss 1938 membuka kembali jalur kariernya di Wehrmacht. Ia langsung dipercaya sebagai kepala staf korps di Wina dan ikut serta dalam Polenfeldzug.  

Pada tahun 1940-an awal Rendulic memimpin 52. Infanterie-Division di Front Timur dengan sukses, kemudian XXXV. Armeekorps. Prestasinya membawa ia ke pangkat General der Infanterie. Pada Agustus 1943 Hitler mengirimnya ke Balkan sebagai Kommandeur 2. Panzerarmee untuk memerangi partisan Tito. Di bawah komandonya dilakukan operasi besar seperti Kugelblitz dan Rösselsprung yang berhasil mengganggu gerakan partisan meski tidak mampu menghancurkan mereka sepenuhnya. Rendulic juga menerapkan kebijakan pembalasan terhadap penduduk sipil yang dituduh mendukung partisan.  

Pada Juni 1944 ia dipindahkan ke Utara untuk memimpin 20. Gebirgsarmee menyusul kematian Eduard Dietl. Di Finlandia dan Norwegia ia mengawasi penarikan pasukan Jerman dalam Operasi Birke dan menghadapi serangan Soviet di Petsamo-Kirkenes. Untuk mencegah musuh menggunakan infrastruktur, ia memerintahkan penghancuran sistematis wilayah Finnmark dan Lapland yang kemudian dikenal sebagai kebijakan bumi hangus. Meski menuai kritik berat pasca perang, tindakan tersebut dianggapnya sebagai kebutuhan militer mendesak.  

Awal 1945 menjadi periode paling intens bagi Rendulic. Ia bolak-balik memimpin Heeresgruppe Kurland dan Heeresgruppe Nord di Courland Pocket, kemudian pada Maret 1945 mengambil alih Heeresgruppe Süd/Ostmark. Dengan sumber daya yang semakin menipis ia berhasil menarik mundur pasukan sambil mempertahankan garis depan hingga akhir perang di Austria. Pada 7 Mei 1945 ia menyerah kepada pasukan Amerika di St. Martin.  

Setelah perang Rendulic diadili dalam Subsequent Nuremberg Trials, tepatnya Hostages Case. Ia dinyatakan bersalah atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait pembalasan di Balkan serta diperintahkan menjalani hukuman 20 tahun penjara. Hukuman kemudian dikurangi menjadi 10 tahun dan ia dibebaskan pada Februari 1951 setelah menjalani sekitar tiga tahun di penjara Landsberg. Ia menulis memoar dan tetap tinggal di Austria hingga meninggal dunia pada 18 Januari 1971 di Efferding.  

Sebagai salah satu dari sedikit perwira Austria yang mencapai pangkat Generaloberst di Wehrmacht, Rendulic dikenal sebagai "Pemadam Kebakaran Austria" Hitler karena kemampuannya memimpin di situasi krisis di berbagai front. Kariernya mencerminkan loyalitas tinggi terhadap rezim sekaligus kemampuan taktis yang diakui rekan-rekannya, meski dibayangi kontroversi pasca perang terkait perintahnya di Yugoslavia dan Norwegia.  



Sumber:  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/R/RendulicL-R.htm  
https://grokipedia.com/page/Lothar_Rendulic  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://www.geni.com/  
https://books.google.com/  
http://de.metapedia.org/  
https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
https://generals.dk/general/Rendulic/Lothar/Germany.html

Wednesday, March 25, 2026

Generaloberst Georg-Hans Reinhardt (1887-1963), Panglima Heeresgruppe Mitte


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Georg-Hans Reinhardt  
Panggilan/julukan: tidak diketahui

Lahir: 1 Maret 1887 - Bautzen, Kerajaan Sachsen (Kekaisaran Jerman) 
Wafat: 22 November 1963 - München-Tegernsee, Bayern (Jerman Barat)

Ayah: Georg Reinhardt (bankir)  
Ibu: Lisbeth Merbach  
Istri: Eva Prüfer (menikah 9 September 1919)  
Anak: Eva Gisela Reinhardt (lahir 9 September 1920), Rosemarie Reinhardt (lahir 5 Agustus 1922)  
Pangkat tertinggi: Generaloberst  
Jabatan terakhir: Oberbefehlshaber Heeresgruppe Mitte  

Beförderungen (Promosi):  
Fahnenjunker: 25 Maret 1907  
Leutnant: 14 Agustus 1908 (Patent 14 Februari 1907)  
Oberleutnant: 25 September 1914  
Hauptmann: 22 Mei 1916 (Rangdienstalter 18 April 1916)  
Major: 1 Maret 1925  
Oberstleutnant: 1 Oktober 1931  
Oberst: 1 Februar 1934  
Generalmajor: 1 April 1937  
Generalleutnant: 1 Oktober 1939  
General der Panzertruppe: 1 Juni 1940  
Generaloberst: 1 Januari 1942 (Rangdienstalter 1 Januari 1942)  

Karriere (Karir):  
Georg-Hans Reinhardt memasuki Königlich Sächsische Armee pada 25 Maret 1907 setelah lulus Abitur di Bautzen dan ditugaskan ke 8. Königlich Sächsisches Infanterie-Regiment "Prinz Johann Georg" Nr. 107 di Leipzig. Ia menjadi Fähnrich pada 19 November 1907, kemudian Leutnant pada 14 Agustus 1908 dan bertugas sebagai Kompanieoffizier di berbagai kompi. Pada 1912 ia menjadi Gerichtsoffizier dan Adjutant III. Bataillon, serta menjalani pelatihan berkuda di Ulanen-Regiment Nr. 18. Pada 1914 ia diangkat sebagai Regimentsadjutant. Saat pecah Perang Dunia I, ia bertugas di Front Barat bersama regimentnya. Pada musim semi 1915 ia memimpin pengintaian penting di Loretto-Höhe dan menerima Ritterkreuz des Militär-St.-Heinrichs-Ordens. Pada Mei 1916 ia menjadi Adjutant Brigade Nord dan naik pangkat Hauptmann. Ia menyelesaikan pendidikan Generalstab dan bertugas di berbagai korps termasuk sebagai Ib di XII. Reservekorps, 8. Kavallerie-Division, Kavallerie-Division Nord, serta Ia di 192. Infanterie-Division hingga akhir perang. Setelah perang ia bertugas sebagai Kompanieführer di regiment lamanya, kemudian di Generalstab 24. Division. Pada 1 Oktober 1919 ia masuk Reichsheer sebagai Hauptmann. Ia ikut menumpas Räteregierung di Leipzig pada 1920 dan bertugas di berbagai staf divisi serta sebagai Kompaniechef di 11. (Sächs.) Infanterie-Regiment. Ia menjadi Taktiklehrer di Infanterieschule Ohrdruf/Dresden dan kemudian di Reichswehrministerium sebagai Lehrer Taktik dan Kriegsgeschichte. Pada 1931-1933 ia memimpin III. Bataillon di 10. Infanterie-Regiment, kemudian bertugas di staf 4. Infanterie-Division dan Reichswehrministerium hingga 1937 sebagai Kepala Heeres-Ausbildungs-Abteilung (T 4) di Truppenamt. Pada 12 Oktober 1937 ia menjadi Kommandeur 1. Schützen-Brigade. Pada 10 November 1938 ia diangkat menjadi Kommandeur 4. Panzer-Division. Pada 15 Februar 1940 ia menjadi Kommandierender General XXXXI. Armeekorps (kemudian XXXXI. Panzerkorps). Pada 5 Oktober 1941 ia mengambil alih Panzergruppe 3 yang kemudian menjadi 3. Panzerarmee. Pada 1 Januari 1942 ia resmi menjadi Oberbefehlshaber 3. Panzerarmee. Pada 16 Agustus 1944 hingga 25 Januari 1945 ia menjadi Oberbefehlshaber Heeresgruppe Mitte. Setelah itu ia diberhentikan dan tidak lagi aktif hingga akhir perang. Pada Mei 1945 ia ditangkap pasukan Sekutu dan menjadi tahanan perang hingga 1948.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):  
Eisernes Kreuz 1914 2. Klasse (14 September 1914)  
Eisernes Kreuz 1914 1. Klasse (8 Agustus 1915)  
Ritterkreuz des Königlich Preußischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern  
Ritterkreuz des Militär-St.-Heinrichs-Ordens  
Ehrenkreuz für Frontkämpfer  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht 4. Klasse (4 Jahre)  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht 3. Klasse (12 Jahre)  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht 2. Klasse (18 Jahre)  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht 1. Klasse (25 Jahre)  
Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938  
Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 mit Spange  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 2. Klasse 1914 (21 September 1939)  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 1. Klasse 1914 (2 Oktober 1939)  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (27 Oktober 1939 sebagai Generalleutnant dan Kommandeur 4. Panzer-Division)  
Panzerkampfabzeichen in Silber  
Ritterkreuz mit Eichenlaub (17 Februar 1942 sebagai General der Panzertruppe dan Befehlshaber 3. Panzergruppe)  
Verwundetenabzeichen 1939 in Schwarz  
Medaille "Winterschlacht im Osten 1941/42" (Ostmedaille)  
Ritterkreuz mit Eichenlaub und Schwertern (26 Mei 1944 sebagai Generaloberst dan Oberbefehlshaber 3. Panzerarmee)  
Großes Verdienstkreuz mit Stern und Schulterband des Verdienstordens der BRD (24 November 1962)  
Ia juga disebutkan tiga kali dalam Wehrmachtbericht (18 Oktober 1941, 19 Oktober 1941, dan 21 Januari 1944).  

-------------------------------------------------------------------------------

Georg-Hans Reinhardt lahir pada 1 Maret 1887 di Bautzen sebagai putra seorang bankir bernama Georg Reinhardt dan Lisbeth Merbach. Setelah menyelesaikan pendidikan menengahnya ia bergabung dengan tentara Kerajaan Sachsen pada tahun 1907 dan memulai karier militer yang panjang di 8. Königlich Sächsisches Infanterie-Regiment "Prinz Johann Georg" Nr. 107. Selama Perang Dunia I ia bertugas sebagai Regimentsadjutant di Front Barat, kemudian di berbagai posisi staf termasuk di Korps Austria-Hongaria dan divisi-divisi Jerman di Front Timur maupun Barat, di mana ia mendapat pengalaman penting sebagai perwira Generalstab serta penghargaan seperti Ritterkreuz des Militär-St.-Heinrichs-Ordens atas keberaniannya di medan pertempuran. Setelah perang ia tetap bertahan di Reichswehr, menikah dengan Eva Prüfer pada 1919, dan menduduki berbagai jabatan staf serta komando batalion sambil menjadi pengajar taktik dan sejarah perang. Pada masa pembangunan Wehrmacht di bawah rezim Nazi ia naik pangkat dengan cepat dan memimpin 4. Panzer-Division selama invasi Polandia tahun 1939 di mana ia berhasil memecah pengepungan Polandia dan menawan ribuan tentara musuh sehingga mendapat Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes. Pada tahun 1940 ia memimpin XXXXI. Armeekorps dalam pertempuran di Prancis dan Yugoslavia sebelum terlibat dalam Operasi Barbarossa sebagai bagian dari Heeresgruppe Nord. Pada Oktober 1941 ia mengambil alih Panzergruppe 3 yang kemudian menjadi 3. Panzerarmee dan memimpin serangan menuju Moskow dalam Operasi Typhoon serta bertahan menghadapi serangan balik Soviet pada musim dingin 1941-1942 di sekitar Vitebsk dan Smolensk. Sebagai Oberbefehlshaber 3. Panzerarmee ia berhasil memimpin pertempuran defensif yang berhasil di utara Smolensk pada musim dingin 1943-1944 sehingga mendapat Eichenlaub dan kemudian Schwerter pada Ritterkreuz. Pada Agustus 1944 ia ditunjuk memimpin Heeresgruppe Mitte setelah kehancuran pasukan tersebut dalam Operasi Bagration, namun hanya beberapa bulan sebelum ia diberhentikan pada Januari 1945. Setelah perang ia ditangkap dan diadili dalam High Command Trial pada tahun 1948 sebagai bagian dari Subsequent Nuremberg Trials. Ia dinyatakan bersalah atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan termasuk pembunuhan dan penyiksaan tahanan perang Soviet serta deportasi dan pembunuhan warga sipil di wilayah pendudukan. Ia dijatuhi hukuman 15 tahun penjara tetapi dibebaskan pada tahun 1952 atas dasar belas kasihan. Di masa pascaperang ia sempat menjabat sebagai presiden Gesellschaft für Wehrkunde (sekarang Gesellschaft für Sicherheitspolitik) dan pada tahun 1962 menerima Großes Verdienstkreuz dari Republik Federal Jerman. Georg-Hans Reinhardt meninggal dunia pada 22 November 1963 di München-Tegernsee pada usia 76 tahun.



Sumber:  
- https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/R/ReinhardtGH-R.htm  
- https://www.tracesofwar.com/persons/34542/Reinhardt-Georg-Hans.htm  
- https://generals.dk/general/Reinhardt/Georg-Hans/Germany.html  
- https://en.wikipedia.org/wiki/Georg-Hans_Reinhardt  
- https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
- https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
- https://forum.axishistory.com/  
- https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
- https://www.bundesarchiv.de/en/  
- https://www.geni.com/  
- https://books.google.com/  
- https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
- https://grokipedia.com/  
- http://de.metapedia.org/  
- https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html

Generaloberst Erhard Raus (1889-1956), Jenderal Asal Austria di Front Timur


Oleh: Alif Rafik Khan  

Nama lengkap: Erhard Franz Josef Raus  
Panggilan/julukan: Tidak diketahui  

Lahir: 8 Januari 1889 di Wolframitz, Mähren (Austria-Hungaria, sekarang Olbramovice, Republik Ceko)  
Meninggal: 3 April 1956 di Wien (Austria)

Operasi militer dan pertempuran: Schlacht bei Lublin, Winterkämpfe in den Beskiden, 2. Isonzoschlacht, Operation Barbarossa, Operation Typhoon, Pertempuran di sekitar Belgorod, Operasi Citadel (penarikan mundur), Pertempuran Kedua Kiev, Operasi Doppelkopf, East Prussian Offensive, Battle of Memel  
Nomor keanggotaan NSDAP: Tidak ada  
Nomor keanggotaan SS: Tidak ada  
Gelar akademis: Tidak ada  
Agama: Tidak diketahui  
Orangtua: Putra dari pedagang Hubert Raus dan istrinya Josefa, née Brückner  
Saudara: Tidak diketahui  
Istri: Anna Morsani (dipanggil Anny), menikah 17 Agustus 1918 (istri meninggal tahun 1981 dan dimakamkan di makam yang sama)  
Anak: Tidak diketahui  
Ciri fisik: Tidak diketahui  

Beförderungen:  
Fähnrich: 18 Agustus 1909 (k.u.k. Infanterieregiment „Kaiser“ Nr. 1)  
Leutnant: 1 Mei 1912  
Oberleutnant: 1 Januari 1915  
Hauptmann: 1 Februari 1918  
Major: 8 Juli 1921  
Major: 1 Januari 1927  
Major im Generalstab: 15 September 1932  
Oberstleutnant i.G.: 10 Juni 1933  
Oberst i.G.: 19 Desember 1936  
Generalmajor: 1 September 1941  
Generalleutnant: 1 Januari 1943  
General der Panzertruppe: 1 Mei 1943  
Generaloberst: 15 Agustus 1944  

Karriere:  
Erhard Raus memulai karier militernya di k.u.k. Armee Austria-Hungary. Setelah lulus sebagai yang terbaik di Kadettenausbildung dari Infanteriekadettenschule Königsfeld bei Brünn, ia masuk k.u.k. Infanterieregiment „Kaiser“ Nr. 1 sebagai Fähnrich pada 18 Agustus 1909 di Troppau. Ia kemudian menjadi Zugskommandant di Radfahr-Kompanie Nr. 7, lalu dipindah ke k.u.k. Feldjäger-Bataillon 20 di Tolmein dan Cormons. Selama Perang Dunia I, ia bertugas di Front Timur dan Italia, termasuk sebagai Zugskommandant Radfahr-Jägerbataillon Nr. 1, Bataillonsadjutant, dan akhirnya Kompaniechef Radfahrkompanie. Setelah perang, ia bergabung dengan österreichisches Bundesheer, menjabat sebagai Adjutant Radfahr-Feldjäger-Bataillon 2 di Wien, kemudian berbagai pos di Bundesministerium für Heereswesen, Lehrer di Infanteriekurs, dan Kommandeur Infanterieschießschule Bruck an der Leitha. Ia menyelesaikan pendidikan Generalstabsausbildung sebagai yang terbaik pada 1930 dan menjadi Taktiklehrer di Infanteriefachschule Wien.  

Pada Anschluss 1938, Raus langsung dialihkan ke Wehrmacht Jerman sebagai Oberst i.G. dengan Rangdienstalter 1 Agustus 1937. Ia bertugas sebagai österreichischer Verbindungsoffizier di Gruppenkommando 5, lalu Chef des Generalstabes Stellvertretendes Generalkommando XVII. Armeekorps pada mobilisasi 1939. Pada 1940 ia menjadi Kommandeur Infanterie-Regiment 243 dari 60. Infanterie-Division, kemudian Kommandeur 4th Rifle Regiment (Schützen-Regiment 4). Mulai Mei 1941 ia memimpin 6th Rifle Brigade (6. Schützen-Brigade) di 6. Panzer-Division selama Operation Barbarossa di Heeresgruppe Nord. Ia naik menjadi Acting Kommandeur 6. Panzer-Division pada November 1941, lalu Kommandeur tetap pada April 1942. Setelah divisi dipindah ke Prancis untuk refit dan kembali ke Front Timur November 1942, ia memimpin divisi tersebut hingga Februari 1943.  

Pada 1943 ia memimpin General Command for Special Employment Raus, lalu menjadi Kommandierender General XI. Armeekorps di Armeeabteilung Kempf / Heeresgruppe Süd. Selanjutnya ia memimpin XXXXVII. Panzerkorps sementara, lalu Acting Kommandeur 4. Panzerarmee pada Desember 1943, diikuti Kommandeur tetap hingga Mei 1944. Ia kemudian memimpin 1. Panzerarmee hingga Agustus 1944, dan terakhir 3. Panzerarmee (termasuk III SS Panzer Corps, XI SS Army Corps, serta Corps Group Tettau pada Maret 1945) hingga Maret 1945. Setelah itu ia tidak aktif hingga akhir perang, ditangkap sebagai Prisoner of War oleh pasukan Sekutu pada Mei 1945, dan dibebaskan Juni 1947.  

Orden und Ehrenzeichen:  
Eisernes Kreuz 2. Klasse: 29 Juni 1941  
Eisernes Kreuz 1. Klasse: 6 Juli 1941  
Panzerkampfabzeichen (ohne Zahl): 1 September 1941  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes: 11 Oktober 1941 (sebagai Oberst dan Kommandeur 6. Schützen-Brigade / 6. Panzer-Division / XXXXI. Armeekorps / Heeresgruppe Nord)  
Deutsches Kreuz in Gold: 14 Februari 1943 (sebagai Generalmajor dan Kommandeur 6. Panzer-Division)  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub: 22 Agustus 1943 (sebagai General der Panzertruppe dan Kommandierender General XI. Armeekorps / Armeeabteilung Kempf / Heeresgruppe Süd)  
Ehrenkreuz für Frontkämpfer  
Medaille „Winterschlacht im Osten 1941/42“ (Ostmedaille): 1 Agustus 1942  
Kriegserinnerungsmedaille: 15 Mei 1933  

-------------------------------------------------------------------------------

Erhard Franz Josef Raus (8 Januari 1889 – 3 April 1956) adalah seorang perwira Austria yang menjadi Generaloberst di Wehrmacht Nazi Jerman selama Perang Dunia II. Lahir di Wolframitz, Mähren sebagai putra seorang pedagang, ia memulai karier di k.u.k. Armee dengan prestasi akademik tinggi di sekolah kadet. Pengalaman tempurnya di Perang Dunia I meliputi pertempuran di Front Timur Polandia selatan dan Front Italia, di mana ia memimpin unit Radfahr-Jäger dan berhasil menangkap ratusan musuh. Setelah perang ia tetap setia pada Austria dan membangun karier di Bundesheer sebagai instruktur taktik dan komandan sekolah infanteri.  

Pada Anschluss 1938, Raus dengan lancar berintegrasi ke Wehrmacht dan memulai peran staf sebelum akhirnya terlibat langsung di medan perang pada 1941. Keberhasilannya memimpin Kampfgruppe dan merebut jembatan penting di sungai Pljussa serta Luga selama hari-hari awal Operation Barbarossa membuatnya mendapatkan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes sebagai Oberst. Ia kemudian memimpin 6. Panzer-Division dengan sukses di berbagai sektor Front Timur, termasuk penarikan mundur pasca-Operasi Citadel dan pertempuran di Belgorod yang mempertahankan garis pertahanan Jerman. Keahliannya dalam taktik panzer membuatnya naik cepat menjadi komandan korps dan kemudian beberapa Panzerarmee utama seperti 4. Panzerarmee, 1. Panzerarmee, serta 3. Panzerarmee di tahap akhir perang.  

Meski tidak terlibat dalam kampanye awal Perang Dunia II di Polandia atau Prancis karena tugas staf dan kondisi kesehatan, Raus menjadi salah satu komandan Panzer yang paling dihormati di Front Timur berkat kemampuannya mengorganisir pertahanan dan penarikan mundur yang teratur di tengah tekanan Soviet yang berat. Setelah perang, ia menulis beberapa memoar dan analisis taktis tentang pertempuran di Rusia, termasuk buku Panzer Operations: The Eastern Front Memoir of General Raus, 1941-1945 serta laporan tentang peculiarites of Russian warfare, improvisasi medan, dan pengaruh iklim terhadap pertempuran. Ia meninggal di Austria pada 1956 dan dimakamkan dengan penghormatan militer penuh.  



Sumber:  
- https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/  
- https://grokipedia.com/  
- https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
- https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
- https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
- https://forum.axishistory.com/  
- https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
- https://www.bundesarchiv.de/en/  
- https://www.geni.com/  
- https://books.google.com/  
- http://de.metapedia.org/  
- https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
- https://en.wikipedia.org/wiki/Erhard_Raus  
- https://www.tracesofwar.com/persons/16337/Raus-Erhard.htm  
- https://generals.dk/general/Raus/Erhard_Franz_Josef/Germany.html  
- Buku: Panzer Operations: The Eastern Front Memoir of General Raus, 1941-1945 (Erhard Raus, compiled and translated by Steven H. Newton)  
- Buku: Die Eichenlaubträger 1940-1945 (Thomas & Wegmann)  
- Buku: Die Ordensträger der Deutschen Wehrmacht (2002) 

Generaloberst Eberhard von Mackensen (1889-1969), Panglima 14. Armee di Italia


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Friedrich August Eberhard von Mackensen  
Julukan: tidak diketahui

Lahir: 24 September 1889 di Bromberg, Provinsi Posen (Kekaisaran Jerman)  
Meninggal: 19 Mei 1969 di Alt-Mühlendorf bei Nortorf (Jerman Barat)  

Operasi militer utama: Invasi Polandia (Fall Weiss), Kampanye Prancis (Fall Gelb), Operasi Barbarossa, Pertempuran Kharkov Kedua dan Ketiga, Pertahanan Nettuno-Anzio di Italia  
Keanggotaan partai: Tidak ada catatan keanggotaan NSDAP  
Pendidikan: Kadet korps dan pelatihan perwira standar Prusia  
Agama: Tidak diketahui (kemungkinan Protestan)  
Orangtua: Ayah Generalfeldmarschall August von Mackensen; Ibu Dorothea von Horn  
Saudara: Hans Georg von Mackensen (diplomat dan SS-Gruppenführer) serta tiga saudara lainnya (total lima bersaudara)  
Istri: Margarete Amanda Mackensen (1895-1989)  
Anak: Dua putra, termasuk August-Viktor Klaus von Mackensen (1923-2010)  

Beförderungen (Promosi):  
- 1 Oktober 1908: Fahnenjunker  
- 23 Januari 1910: Leutnant  
- 25 Februari 1915: Oberleutnant  
- 20 Mei 1917: Hauptmann i.G.  
- 1 Februari 1928: Major  
- 1 Oktober 1932: Oberstleutnant  
- 1 September 1934: Oberst  
- 1 Januari 1938: Generalmajor  
- 1 Januari 1940: Generalleutnant  
- 1 September 1940: General der Kavallerie  
- 6 Juli 1943: Generaloberst  

Karriere (Karir):  
1908: Masuk Königlich Preußische Armee sebagai Fahnenjunker di 1. Leibhusaren-Regiment Nr. 1 di Danzig.  
1910: Dipromosikan Leutnant dan bertugas sebagai Regiments-Adjutant di 1. Leibhusaren-Regiment Nr. 1.  
1914-1915: Bertugas di Perang Dunia I sebagai Regiments-Adjutant di 1. Leibhusaren-Regiment Nr. 1, terluka parah pada 23 Agustus 1915 dan dipindahkan ke tugas staf.  
1915-1918: Menjadi Ordonnanz-Offizier di Stab Armeegruppe Scholtz, kemudian bertugas di Stab hingga akhir perang.  
Pasca 1918: Bergabung Reichswehr dan bertugas sebagai Chef der 1. Schwadron di 5. (Preuß.) Reiter-Regiment di Belgard.  
1924-1927: Ditugaskan di Reichswehrministerium Berlin pada Heeres-Transportabteilung (T 7).  
1927-1930: Bertugas di Stab Gruppenkommando 1 Berlin dan Stab 1. Kavallerie-Division di Frankfurt an der Oder.  
1932-1933: Dipindahkan kembali ke Reichswehrministerium sebagai Leiter Gruppe IV (ehemals T 7) di Heeresabteilung (T 1) Truppenamt.  
1933-1935: Menjabat Chef des Generalstabes Kavallerie-Korps, kemudian Chef des Generalstabes Generalkommando X. Armeekorps di Hamburg.  
1937-1938: Menjadi Kommandeur 1. Kavallerie-Brigade di Insterburg.  
1938-1939: Ditugaskan sebagai Chef des Generalstabes Heeresgruppenkommando 5 di Wien.  
1939: Selama Fall Weiss menjadi Chef des Generalstabes 14. Armee di bawah Generalfeldmarschall Wilhelm List.  
1939-1940: Menjabat Chef des Generalstabes 12. Armee selama kampanye di Prancis.  
1941-1942: Diangkat Kommandierender General III. Armeekorps (kemudian III. Panzerkorps) di Heeresgruppe Süd, memimpin serangan melalui Stalin-Linie menuju Kiev dan berperan penting dalam Schlacht um Charkow.  
1942-1943: Mengambil alih komando 1. Panzerarmee menggantikan General der Gebirgstruppe Hubert Lanz, memimpin pasukan dalam Third Battle of Kharkov dan operasi defensif di Donbas serta Zaporozhye.  
1943-1944: Dipindahkan ke Italia sebagai Oberbefehlshaber 14. Armee di Nettuno-Front, memimpin pertahanan terhadap pendaratan Sekutu di Anzio hingga Juni 1944.  
1944: Diberhentikan dari komando oleh Generalfeldmarschall Albert Kesselring pada 6 Juli 1944 karena perbedaan gaya kepemimpinan dan ditempatkan di Führer-Reserve hingga akhir perang.  
1945-1952: Ditangkap pasukan Inggris, diadili sebagai penjahat perang oleh pengadilan militer Inggris di Roma karena tanggung jawab komando atas pembantaian Ardeatine (24 Maret 1944) sebagai balasan atas serangan partisan, dijatuhi hukuman mati yang kemudian dikurangi menjadi 21 tahun penjara, dan dibebaskan pada 2 Oktober 1952.  
Pasca 1952: Hidup menyendiri di Alt-Mühlendorf dekat Nortorf, Schleswig-Holstein, tanpa keterlibatan lebih lanjut dalam urusan militer atau politik hingga meninggal dunia.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):  
- Eisernes Kreuz 1914, 2. Klasse dan 1. Klasse  
- Spange zum Eisernen Kreuz 2. Klasse (17 September 1939)  
- Spange zum Eisernen Kreuz 1. Klasse (2 Oktober 1939)  
- Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (27 Juli 1941, sebagai General der Kavallerie dan Kommandierender General III. Armeekorps)  
- Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (26 Mei 1942, sebagai General der Kavallerie dan Kommandierender General III. Armeekorps)  

-------------------------------------------------------------------------------

Friedrich August Eberhard von Mackensen (24 September 1889 – 19 Mei 1969) adalah seorang Generaloberst Wehrmacht selama Perang Dunia II yang dikenal sebagai putra Generalfeldmarschall August von Mackensen, pahlawan Perang Dunia I. Ia memulai karier militer pada 1908 di 1. Leibhusaren-Regiment Nr. 1 dan bertahan melalui dua perang dunia dengan latar belakang kavaleri Prusia yang kemudian beradaptasi dengan perang mekanis. Selama Perang Dunia II ia menjabat sebagai Chef des Generalstabes 14. Armee saat invasi Polandia, kemudian memimpin III. Panzerkorps di front timur dengan prestasi utama dalam penaklukan Kiev dan Pertempuran Kharkov, sebelum naik menjadi Oberbefehlshaber 1. Panzerarmee dan akhirnya 14. Armee di Italia. Kariernya berakhir dengan pemberhentian pada 1944 dan vonis sebagai penjahat perang karena peristiwa Ardeatine, meski ia menjalani hukuman hanya lima tahun sebelum dibebaskan. Setelah pembebasan ia menjalani sisa hidup secara tertutup di Jerman Barat dan meninggal pada usia 79 tahun di Neumünster, dimakamkan di pemakaman keluarga di Groß-Vollstedt dengan upacara militer kehormatan.



Sumber:  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/M/MackensenEv-R.htm  
https://grokipedia.com/page/Eberhard_von_Mackensen  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://www.geni.com/  
https://books.google.com/  
http://de.metapedia.org/  
https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
https://en.wikipedia.org/wiki/Eberhard_von_Mackensen  
https://ww2gravestone.com/people/mackensen-friedrich-august-eberhard/  
https://www.tracesofwar.com/persons/35942/Mackensen-von-Eberhard.htm

Generaloberst Georg Lindemann (1884-1963), Panglima Heeresgruppe Nord


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Georg Heinrich Lindemann  
Panggilan/julukan: tidak diketahui

Lahir: 8 Maret 1884 di Osterburg, Altmark, Provinz Sachsen (Kekaisaran Jerman)
Meninggal: 25 September 1963 di Freudenstadt, Baden-Württemberg (Jerman Barat)

Orangtua: Ayah Amtsrichter Carl Hermann Lindemann dan ibu Julie Joahnna Elsbeth, née Placke.  
Saudara: Tidak ada informasi yang tersedia tentang saudara kandung.  
Istri: Annamarie Charlotte Ulrika Helene von der Osten (menikah 8 Oktober 1907 di Frankfurt am Main; putri Mayor dan kemudian Generalleutnant Walther Stefan Eugen Ulrich von der Osten).  
Anak: Tiga orang; putra Ernst Georg Hermann Walter Ludwig Lindemann (lahir 27 Juli 1908 di Mainz); putri pertama Rosemarie Lindemann (lahir 2 April 1910 di Mainz); putri bungsu Erika Marianne Helene Lindemann (lahir 25 Agustus 1912 di Mainz).  
Ciri fisik: Tidak diketahui secara rinci dari sumber yang tersedia.

Beförderungen (Promosi):  
Fahnenjunker: 26 Februari 1903  
Fahnenjunker-Gefreiter: Juni 1903  
Fahnenjunker-Unteroffizier: 2 Juli 1903  
Fähnrich: 18 Oktober 1903  
Leutnant: 18 Agustus 1904 (Patent 19 Agustus 1903)  
Oberleutnant: 18 Agustus 1912  
Rittmeister: 28 November 1914  
Major: 1 April 1926  
Oberstleutnant: 1 Februari 1931  
Oberst: 1 Juni 1933  
Generalmajor: 20 April 1936  
Generalleutnant: 20 April 1938  
General der Kavallerie: 1 November 1940  
Generaloberst: 5 Juli 1942  

Karriere (Karir):  
1903: Bergabung dengan Königlich Preußische Armee sebagai Fahnenjunker di Magdeburgisches Dragoner-Regiment Nr. 6 di Diedenhofen (kemudian dipindah ke Mainz).  
1903-1913: Bertugas sebagai Eskadronoffizier di berbagai Eskadron dalam Magdeburgisches Dragoner-Regiment Nr. 6.  
1913: Dipindah ke Jäger-Regiment zur Pferde Nr. 13 di Saarlouis.  
1914: Komando sementara di Großen Generalstab sebelum kembali ke regiment pada pecahnya Perang Dunia I.  
1914-1918: Bertugas di front Perang Dunia I sebagai Eskadronführer, kemudian di Generalstab berbagai formasi termasuk Korps Posen, Garde-Reserve-Korps, 12. Armee, 1. Armee, 11. Armee, VII. Reservekorps, 220. Infanterie-Division, dan 200. Infanterie-Division sebagai Ia (1. Generalstabsoffizier). Terlibat dalam pertempuran di Mercy-le-Haut, Marne, dan berbagai sektor barat serta timur.  
1919: Kembali ke Jäger-Regiment zur Pferde Nr. 13, kemudian bertugas di Neumärkisches Grenadier-Regiment zu Pferde "Freiherr von Derfflinger" Nr. 3 dan berbagai staf pasukan sukarelawan serta Grenzschutz Ost.  
1919-1922: Instruktur di Infanterie-Schule.  
1922-1925: Chef 2. Eskadron di 7. Reiter-Regiment di Breslau.  
1925-1928: Bertugas di Stab 2. Kavallerie-Division di Breslau.  
1928-1931: Leiter Lehrgang di Kavallerie-Schule Hannover.  
1931-1934: Kommandeur 13. Reiter-Regiment di Hannover.  
1934-1936: Kommandeur Kriegsschule Hannover.  
1936-1940: Kommandeur 36. Infanterie-Division di Kaiserslautern; memimpin divisi dalam invasi Polandia (1939) dan invasi Prancis (1940) termasuk terobosan Maginot-Linie di Douzy.  
1940-1942: Kommandierender General L. Armeekorps; memimpin korps dalam Operasi Barbarossa di Baltik, mencapai Riga, Danau Ilmen, dan Volkhov hingga pengepungan Leningrad.  
1942-1944: Oberbefehlshaber 18. Armee; memimpin pertahanan sektor selatan Leningrad, menangkis serangan Soviet di Sinyavino dan Oranienbaum, serta mundur teratur ke Narva selama Leningrad-Novgorod-Offensive.  
1944: Sementara memimpin Heeresgruppe Nord (31 Maret hingga 6 Mei 1944), kemudian Kommandierender General penuh hingga 4 Juli 1944.  
1944-1945: Dipindah ke Führer-Reserve, kemudian Wehrmacht-Befehlshaber Dänemark (27 Januari hingga 6 Mei 1945).  
1945: Memimpin penyerahan pasukan Jerman di Denmark kepada pasukan Sekutu.  
1945-1948: Ditawan oleh Inggris, Amerika, dan Denmark; dibebaskan 15 Mei 1948 tanpa dakwaan kejahatan perang.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):  
Eisernes Kreuz 1914, 2. Klasse: 9 September 1914  
Eisernes Kreuz 1914, 1. Klasse: 28 Juli 1915  
Ritterkreuz des Königlich Preußischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern: 20 Mei 1917  
Ritterkreuz 1. Klasse mit Schwertern des Königlich Württembergischen Friedrichs-Ordens: 15 April 1916  
k.u.k. österreichisches Militär-Verdienstkreuz III. Klasse mit Kriegsdekoration  
Verwundetenabzeichen in Schwarz: 29 April 1918  
Ehrenkreuz für Frontkämpfer  
Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV. bis I. Klasse  
Spange zum Eisernen Kreuz 1939, 2. Klasse: 30 Oktober 1939 (atau 26 September 1939 menurut beberapa catatan)  
Spange zum Eisernen Kreuz 1939, 1. Klasse: 3 Juli 1940  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes: 5 Agustus 1940 (sebagai Generalleutnant dan Kommandeur 36. Infanterie-Division; penerima ke-162)  
Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42  
Nennung im Wehrmachtbericht: 29 Juni 1942 dan 12 Agustus 1943  
Finnisches Freiheitskreuz I. Klasse mit Stern und Schwertern: 29 Maret 1943  
Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes: 21 Agustus 1943 (sebagai General der Infanterie dan Oberbefehlshaber 18. Armee; penerima ke-275)  

-------------------------------------------------------------------------------

Generaloberst Georg Heinrich Lindemann lahir pada 8 Maret 1884 di Osterburg, Altmark, sebagai putra seorang Amtsrichter dalam sistem peradilan Prusia. Ia berasal dari keluarga kelas menengah yang konservatif dan memasuki karier militer pada usia muda dengan bergabung sebagai Fahnenjunker di Magdeburgisches Dragoner-Regiment Nr. 6 pada 1903. Pendidikan militernya mencakup Kriegsschule di Hersfeld, dan ia dengan cepat naik pangkat menjadi Leutnant serta bertugas sebagai perwira eskadron di berbagai unit kavaleri. Pernikahannya dengan Annamarie von der Osten pada 1907 menghasilkan tiga anak yang menjadi bagian dari kehidupan keluarga perwira Prusia tradisional.

Selama Perang Dunia I, Lindemann bertugas di front barat dengan Jäger-Regiment zur Pferde Nr. 13 dan kemudian dipindahkan ke staf jenderal berbagai korps dan armee. Ia terlibat dalam pertempuran sengit di Mercy-le-Haut di mana ia mengalami luka ringan akibat tusukan pedang, namun tetap bertugas di garis depan. Pengalaman stafnya sebagai Ia di divisi-divisi seperti 220. Infanterie-Division dan 200. Infanterie-Division membantunya mengasah kemampuan perencanaan operasional. Ia menerima kedua kelas Eisernes Kreuz serta beberapa orde Jerman dan Austria-Hongaria, termasuk Verwundetenabzeichen in Schwarz.

Setelah Perang Dunia I, Lindemann tetap berada dalam Reichswehr meskipun pembatasan Versailles. Ia menjabat sebagai instruktur di Infanterie-Schule, komandan eskadrons kavaleri, dan kemudian memimpin 13. Reiter-Regiment serta Kriegsschule Hannover. Kariernya di masa damai ini mempersiapkannya untuk peran komando tinggi di Wehrmacht. Pada 1936 ia diangkat sebagai Kommandeur 36. Infanterie-Division yang ia pimpin selama invasi Polandia dan Prancis. Keberhasilan divisinya dalam terobosan Maginot-Linie di Douzy pada 1940 membuatnya dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes.

Pada Oktober 1940, Lindemann mengambil alih L. Armeekorps dan memimpinnya dalam Operasi Barbarossa sebagai bagian dari Heeresgruppe Nord. Korpsnya memainkan peran penting dalam penaklukan negara-negara Baltik, jatuhnya Riga, dan pendekatan ke Leningrad. Pada Januari 1942 ia naik menjadi Oberbefehlshaber 18. Armee yang bertanggung jawab atas sektor selatan pengepungan Leningrad. Di bawah komandonya, tentara ini berhasil menahan serangan Soviet besar-besaran seperti Operasi Iskra di Sinyavino Heights dan mempertahankan posisi di Oranienbaum hingga mundur strategis ke Narva pada 1944. Prestasi pertahanannya di Leningrad membawanya promosi Generaloberst dan Eichenlaub zum Ritterkreuz.

Pada Maret 1944 Lindemann sementara memimpin Heeresgruppe Nord sebelum diangkat penuh pada Mei 1944. Namun ia hanya memegang komando hingga Juli 1944 ketika ia dipindahkan ke Führer-Reserve akibat perbedaan strategi. Pada Januari 1945 ia ditugaskan sebagai Wehrmacht-Befehlshaber Dänemark dan mengkoordinasikan penyerahan pasukan Jerman di wilayah tersebut kepada Sekutu pada Mei 1945. Setelah perang ia ditahan oleh pasukan Inggris, Amerika, dan Denmark tetapi dibebaskan pada 1948 tanpa menghadapi dakwaan di pengadilan kejahatan perang. Ia menghabiskan sisa hidupnya sebagai pensiunan di Jerman Barat hingga meninggal dunia pada 1963 di Freudenstadt.



Sumber:  
- https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/L/LindemannG-R.htm  
- https://grokipedia.com/page/Georg_Lindemann  
- https://www.geocities.ws/orion47.geo/WEHRMACHT/HEER/Generaloberst/LINDEMANN_GEORG.html  
- https://forum.axishistory.com/ (topik terkait Generaloberst Georg Lindemann)  
- https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
- https://www.bundesarchiv.de/en/  
- https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
- https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
- https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
- https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
- https://www.geni.com/ (data keluarga)  

Generaloberst Hans-Valentin Hube (1890-1944), Jenderal Panzer Berlengan Satu


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Hans-Valentin Robert Friedrich Hube  
Panggilan/julukan: Der Mensch (Manusia Sejati), Jenderal Panzer Satu Tangan  

Lahir: 29 Oktober 1890 - Naumburg an der Saale (Kekaisaran Jerman)
Meninggal: 21 April 1944 - kecelakaan pesawat di Salzburg (Ostmark)

Operasi militer dan pertempuran: Invasi Polandia (1939), Pertempuran Prancis (1940), Operasi Barbarossa (1941), Pertempuran Stalingrad (1942), Pertahanan Sisilia (1943), Pertempuran Kamenets-Podolsky (1944)  
Nomor keanggotaan NSDAP: Tidak ada  
Nomor keanggotaan SS: Tidak ada  
Gelar akademis: Tidak ada  
Agama: Tidak diketahui  
Orangtua: Ayah Richard Hube (Oberst dalam Angkatan Darat Kekaisaran Jerman), ibu Margarete Hube. Keluarga berlatar belakang militer yang kuat, dengan ayah sebagai perwira aktif pada saat kelahiran Hans-Valentin.  
Saudara: Tidak ada catatan saudara kandung yang disebutkan dalam sumber biografi kredibel.  
Istri: Annamarie Elisabeth Klara Helene Kosak (menikah 5 September 1919 di Magdeburg, meninggal 11 April 1922 di Magdeburg); Wilhelmine Luise Klara Philippine Ruth Bollert (menikah 30 Januari 1925 di Berlin, meninggal 1 Maret 1942).  
Anak: Rose-Maria Hube (lahir 28 Juni 1920, meninggal 4 November 2014, menikah dengan Fritz von Randow pada 29 Desember 1942 dan memiliki keturunan); Ulrich Valentin Richard Hube (lahir 29 Juli 1921, meninggal 24 Juli 1941 gugur di Front Timur dekat Michalkina sebagai Leutnant).  
Ciri fisik: Kehilangan lengan kiri akibat luka berat di Pertempuran Verdun tahun 1916, sehingga dijuluki sebagai one-armed Panzer general meskipun tetap aktif bertugas di medan perang.  

Beförderungen (Promosi):  
Fahnenjunker: 27 Februari 1909  
Leutnant: 11 Agustus 1910 (Patent tertanggal 22 Agustus 1908)  
Oberleutnant: 25 Februari 1915  
Hauptmann: 27 Januari 1918  
Major: 1 Oktober 1932  
Oberstleutnant: 1 Juni 1934  
Oberst: 1 Agustus 1936  
Generalmajor: 1 Juni 1940  
Generalleutnant: 1 April 1942  
General der Panzertruppen: 1 Oktober 1942  
Generaloberst: 20 April 1944  

Karriere (Karir):  
Hans-Valentin Hube memulai dinas militernya pada 27 Februari 1909 sebagai Fahnenjunker di Königlich Preußische Heer dan ditempatkan di Infanterie-Regiment "Fürst Leopold von Anhalt-Dessau" Nr. 26 di Magdeburg. Setelah lulus dari Kriegsschule, ia dipromosikan menjadi Leutnant pada 11 Agustus 1910 dan bertugas sebagai Kompanieoffizier di regiment yang sama. Pada awal Perang Dunia I ia masih berpangkat Leutnant dan bertindak sebagai Zugführer. Pada 24 Agustus 1914 ia menjadi Adjutant II. Bataillon regimentnya, namun pada 20 September 1914 terluka berat di Fontenay sehingga lengan kirinya diamputasi. Meski demikian, ia tetap kembali ke front pada Januari 1916 sebagai Oberleutnant dan Kompanieführer 7. Kompanie di regiment yang sama. Selanjutnya ia bertugas sebagai Ordonnanz-Offizier di Generalkommando IV. Armeekorps, kemudian Regimentsadjutant, dan sempat memimpin batalion sementara. Pada 27 Januari 1918 ia dipromosikan menjadi Hauptmann dan sempat menjadi stellvertretender Brigade-Adjutant serta Generalstabsoffizier di 7. Infanteriedivision. Di akhir perang ia bergabung dengan freiwilliges Landesschützenkorps sebagai Kompanieführer.  

Pada 1 Oktober 1919 ia diterima di Reichsheer sebagai Hauptmann dan menjadi Kompaniechef di Reichswehr-Infanterie-Regiment 17, kemudian di Reichswehr-Schützen-Regiment 8, dan akhirnya Chef 11. Kompanie di 12. (Preuß./Anhalt.) Infanterie-Regiment 12 di Halberstadt. Pada 1 April 1925 ia dipindahkan ke Stab 10. (Sächs.) Infanterie-Regiment 10 dan bertugas sebagai Infanterie-Lehrer di Offizierslehrgang Infanterie-Schule Dresden. Pada 1 April 1928 ia ke Gruppenkommando 2 dan melakukan dinas perjalanan ke Amerika Serikat, kemudian menjadi Taktiklehrer di Infanterieschule Dresden mulai 1 Oktober 1928. Pada 1 Oktober 1932 ia menjadi Kommandeur III. Bataillon Infanterie-Regiment 3 di Osterode sebagai Major. Setelah berbagai kursus dan penugasan, pada 1 Juni 1934 ia dipromosikan Oberstleutnant dan memimpin III. Bataillon Infanterie-Regiment (dengan nama samaran Infanterie-Regiment Deutsch-Eylau). Pada 1 Januari 1935 ia menjadi Kommandeur Infanterie-Ausbildungsstab Döberitz dan menulis buku panduan "Der Infanterist" dalam dua jilid. Pada 1 Agustus 1936 ia menjadi Oberst.  

Setelah Invasi Polandia, pada 18 Oktober 1939 ia diangkat menjadi Kommandeur Infanterie-Regiment 3. Ia mempersiapkan regimentnya di Westwall untuk Westfeldzug. Pada 1 Juni 1940 ia dipromosikan Generalmajor dan pada 4 Juni 1940 mengambil alih komando 16. Infanterie-Division. Selama Pertempuran Prancis ia menunjukkan prestasi luar biasa dan menerima penyerahan kapitulasi XXI. Französisches Korps di Mirecourt. Divisionnya kemudian diubah menjadi 16. Panzer-Division pada Agustus 1940 dan ia tetap memimpinnya. Pada Desember 1940 ia juga memimpin Lehrstab II di Rumania. Selama Operasi Barbarossa pada 1941 ia memimpin divisi tersebut dengan gemilang, termasuk serangan ke Stary-Konstatynow dan pertempuran di Nikolajew serta Kiev. Pada 15 September 1942 ia memimpin XIV. Panzerkorps sebagai Generalleutnant, kemudian dipromosikan General der Panzertruppen pada 1 Oktober 1942. Ia terlibat dalam pertempuran hingga ke Volga utara Stalingrad dan bertahan di Kessel Stalingrad. Ia sempat diterbangkan keluar untuk menerima penghargaan namun kembali ke kessel atas perintah sendiri. Pada 18 Januari 1943 ia diterbangkan keluar lagi atas perintah Hitler meski ia memohon agar 6. Armee diizinkan menerobos keluar.  

Pada 5 Maret 1943 ia ditugaskan membentuk kembali XIV. Panzerkorps yang hancur di Stalingrad. Pada 12 Juli 1943 ia membentuk Gruppe Hube di Sisilia dan menjadi Oberbefehlshaber semua pasukan Heer dan Flak di pulau tersebut. Ia juga memimpin Armeeoberkommando 6 Italia dan merupakan salah satu yang terakhir mundur melintasi Selat Messina. Pada 23 Oktober 1943 ia masuk Führerreserve OKH dan ditugaskan memimpin 1. Panzerarmee. Ia memimpin pasukan tersebut dalam pertempuran pengepungan Kamenets-Podolsky pada Maret-April 1944 dan berhasil memimpin terobosan pasukan keluar dari pocket tersebut. Pada 20 April 1944 ia menghadiri ulang tahun Hitler di Obersalzberg, menerima penghargaan tertinggi, dan dipromosikan Generaloberst. Keesokan harinya, 21 April 1944, pesawat Heinkel He 111 yang membawanya kembali ke Front Timur jatuh tak lama setelah lepas landas dari Reichenhall-Berchtesgaden Airport, menewaskannya di dekat Salzburg. Ia dimakamkan di Invalidenfriedhof, Berlin.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):  
Eisernes Kreuz 1914, 2. Klasse (1914/1915)  
Eisernes Kreuz 1914, 1. Klasse (1916)  
Ritterkreuz des Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern (1918)  
Spange zum Eisernen Kreuz 2. Klasse (24 Mei 1940)  
Spange zum Eisernen Kreuz 1. Klasse (3 Juni 1940)  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (1 Agustus 1941 sebagai Generalmajor dan Kommandeur 16. Panzer-Division)  
Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (16 Januari 1942, sebagai penerima ke-62, sebagai Generalmajor dan Kommandeur 16. Panzer-Division)  
Schwerter zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub (21 Desember 1942, sebagai penerima ke-22, sebagai Generalleutnant dan Kommandierender General XIV. Panzerkorps)  
Brillanten zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwertern (20 April 1944, sebagai penerima ke-13, sebagai General der Panzertruppen dan Oberbefehlshaber 1. Panzerarmee)  

-------------------------------------------------------------------------------

Hans-Valentin Robert Friedrich Hube lahir pada 29 Oktober 1890 di Naumburg an der Saale sebagai putra Oberst Richard Hube dan Margarete Hube dalam keluarga militer Prusia yang tradisional. Ia bergabung dengan Angkatan Darat Kekaisaran Jerman pada 1909 dan segera menunjukkan dedikasi tinggi meski harus kehilangan lengan kiri akibat luka di Pertempuran Verdun tahun 1916. Dengan ketangguhan luar biasa ia kembali bertugas di front Perang Dunia I, meraih kedua Eisernes Kreuz serta Ritterkreuz des Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern. Setelah perang ia memilih tetap bergabung dengan Reichswehr yang kecil dan elit, menjadi satu-satunya perwira cacat yang dipertahankan. Pada masa Reichswehr ia menduduki berbagai jabatan staf dan komando, termasuk mengajar taktik di Infanterieschule Dresden serta menulis panduan "Der Infanterist".  

Pada era Wehrmacht ia naik pangkat dengan cepat berkat kemampuan taktisnya yang brilian. Sebagai Kommandeur Infanterie-Regiment 3 ia ikut Invasi Polandia 1939, kemudian memimpin 16. Infanterie-Division yang berubah menjadi 16. Panzer-Division pada 1940. Di Front Barat ia menerima kapitulasi korps Prancis dan Spangen untuk kedua Eisernes Kreuz. Di Operasi Barbarossa 1941 divisinya menjadi ujung tombak Heeresgruppe Süd, merebut Nikolajew dan berkontribusi besar di Schlacht um Kiew sehingga ia mendapat Ritterkreuz dan kemudian Eichenlaub. Sebagai Kommandeur XIV. Panzerkorps ia memimpin serangan hingga Volga di utara Stalingrad, bertahan heroik di Kessel Stalingrad meski sempat diterbangkan keluar untuk menerima Schwerter. Ia menolak perintah evakuasi pribadi dan memohon kepada Hitler agar seluruh 6. Armee diizinkan menerobos keluar, namun ditolak.  

Setelah Stalingrad ia membentuk kembali XIV. Panzerkorps, kemudian memimpin pertahanan Sisilia sebagai komandan Gruppe Hube dan seluruh pasukan darat di pulau tersebut pada 1943, mengatur evakuasi pasukan Jerman secara tertib melintasi Selat Messina. Sebagai Oberbefehlshaber 1. Panzerarmee mulai akhir 1943 ia memimpin 200.000 pasukan di Ukraina dan berhasil memimpin terobosan dramatis dari pocket Kamenets-Podolsky pada Maret-April 1944. Atas prestasi di Sisilia, Salerno, dan Kamenets-Podolsky, Hitler menganugerahkan Brillanten serta mempromosikannya menjadi Generaloberst pada 20 April 1944. Keesokan harinya, dalam perjalanan kembali ke front, ia tewas dalam kecelakaan pesawat Heinkel He 111 di dekat Salzburg. Jenazahnya dimakamkan dengan upacara negara di Invalidenfriedhof Berlin. Hube dikenang sebagai salah satu jenderal Panzer paling kompeten dan berani di Wehrmacht, yang tetap setia bersama pasukannya hingga akhir meski cacat fisik, dan dijuluki Der Mensch oleh bawahannya karena kejujuran, keberanian, serta kepemimpinannya yang manusiawi.  



Sumber:  
- https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/  
- https://grokipedia.com/  
- https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
- https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
- https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
- https://forum.axishistory.com/  
- https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
- https://www.bundesarchiv.de/en/  
- https://www.geni.com/  
- https://books.google.com/  
- http://de.metapedia.org/  
- https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
- https://en.wikipedia.org/wiki/Hans-Valentin_Hube (sebagai sumber tambahan untuk kelengkapan data keluarga dan penghargaan)

Generaloberst Hermann Hoth (1885-1971), Panglima Panzergruppe 3


Nama lengkap: Johann Hermann Karl Max Hoth  
Julukan: Papa Hoth  

Tanggal lahir: 12 April 1885 - Neuruppin, Provinz Brandenburg (Kekaisaran Jerman) 
Tanggal meninggal: 25 Januari 1971 - Goslar, Niedersachsen (Jerman Barat)

Orang tua: Ayah Oberstabsarzt Hermann Hoth (perwira medis Angkatan Darat Prusia), Ibu Margarethe Hoth (née Hübener)  
Istri: Lola Schubering (menikah 1918)  
Anak: Hans Joachim Hoth (lahir 1913), Hermann Hoth (lahir 1923)  
Pendidikan militer: Kadet Korps Prusia di Potsdam (1896), Kriegschule Danzig, Preußische Kriegsakademie Berlin (1910-1913)  
Agama: Protestan  
Partai politik: Tidak tercatat sebagai anggota NSDAP  
Operasi militer utama: Invasi Polandia (1939), Kampanye Prancis (1940), Operasi Barbarossa (1941), Pertempuran Kharkov (1942), Operasi Fall Blau dan Pertempuran Stalingrad (1942), Pertempuran Kursk (1943), Pertahanan Dniepr (1943)  
Penugasan akhir: Befehlshaber Saale dan Befehlshaber Erzgebirge (1945)  

Beförderungen (Promosi):  
Fähnrich (1904)  
Leutnant (awal 1905)  
Oberleutnant (April 1914)  
Hauptmann (November 1914)  
Major (1924)  
Oberstleutnant (Februari 1929)  
Oberst (1932)  
Generalmajor (1 Oktober 1934)  
Generalleutnant (1 Oktober 1936)  
General der Infanterie (1 November 1938, retroaktif)  
Generaloberst (19 Juli 1940)  

Karriere (Karir):  
Hermann Hoth lahir sebagai putra seorang perwira medis Angkatan Darat Prusia dan memasuki Kadet Korps Prusia di Potsdam pada tahun 1896. Ia memulai dinas militer sebagai Fähnrich di 4. Thüringisches Infanterie-Regiment Nr. 72 di Torgau pada tahun 1904, kemudian dipromosikan menjadi Leutnant pada awal 1905 setelah menyelesaikan pendidikan di Kriegschule Danzig. Antara 1907 hingga 1910 ia bertugas sebagai Bataillonsadjutant, kemudian melanjutkan pendidikan di Preußische Kriegsakademie Berlin dari 1910 hingga 1913. Pada April 1914 ia ditugaskan ke Großer Generalstab sebagai Oberleutnant.  

Selama Perang Dunia I, Hoth menjabat di berbagai posisi staf di 8. Armee di Prusia Timur, dipromosikan menjadi Hauptmann pada November 1914, dan kemudian menjadi Ic (Third General Staff Officer) di 10. Armee pada 1915. Ia juga sempat memimpin batalyon infanteri dan unit penerbangan lapangan, serta bertugas di staf Kommandeur der Luftstreitkräfte dari musim gugur 1916 hingga musim panas 1918. Pada akhir perang ia menjabat sebagai Ia (First General Staff Officer) di 30. Infanterie-Division.  

Setelah perang, Hoth masuk ke Reichswehr sementara dan bertugas sebagai Kompaniechef. Mulai 1921 ia bekerja di Abteilung T 2 (Organisasi) Truppenamt, kemudian menjadi Ia di Stab Infanterieführer II di Stettin pada 1923. Ia kembali ke Reichswehrministerium sebagai referent di Abteilung T 4 (Pelatihan Angkatan Darat) pada 1925. Pada Januari 1929 ia menjadi Kommandeur I. Bataillon di 4. (Preußisches) Infanterie-Regiment di Stargard, kemudian dipindahkan ke Stab Gruppenkommando 1 di Berlin pada November 1930. Pada 1932 ia kembali ke dinas pasukan sebagai Kommandeur 17. Infanterie-Regiment di Braunschweig.  

Pada Oktober 1933 ia ditugaskan ke Wehrgaukommando Lübeck dan menjadi Standortkommandant Lübeck pada 1 Februari 1934. Mulai 1 Oktober 1934 ia diangkat sebagai Infanterieführer III di Liegnitz dengan pangkat Generalmajor dan bertugas membentuk 18. Infanterie-Division hingga 1 Oktober 1935. Pada 1 Oktober 1936 ia dipromosikan menjadi Generalleutnant. Mulai 1 Oktober 1938 ia ditugaskan membentuk XV. Armeekorps (mot.) di Jena dan dipromosikan menjadi General der Infanterie (retroaktif 1 November 1938).  

Pada Perang Dunia II, Hoth memimpin XV. Armeekorps (mot.) di bawah 10. Armee selama Invasi Polandia 1939. Pada Kampanye Prancis 1940, korpsnya (diperkuat dengan divisi-divisi ringan yang dikonversi menjadi Panzer-Division) menjadi bagian dari terobosan Meuse di Dinant dan berperan penting di sayap dalam serangan ke pantai Channel. Pada 16 November 1940, Stab XV. Armeekorps diubah menjadi Panzergruppe 3 dan Hoth tetap memimpinnya. Selama Operasi Barbarossa 1941, Panzergruppe 3 di bawah Heeresgruppe Mitte berhasil melakukan pengepungan besar di Minsk (28 Juni 1941) dan Wizebsk (9 Juli 1941). Pada 5 Oktober 1941 ia diangkat sebagai Oberbefehlshaber 17. Armee di Heeresgruppe Süd dan memimpin pertempuran di Ukraina termasuk Pertempuran Kharkov Mei 1942.  
Mulai 1 Juni 1942 ia menjadi Oberbefehlshaber 4. Panzerarmee (menggantikan Richard Ruoff) dan memimpin serangan di Operasi Fall Blau, pengepungan di Don, serta mendukung 6. Armee di Stalingrad. Pada Desember 1942 ia memimpin Gruppe Hoth dalam Operasi Wintergewitter untuk membebaskan 6. Armee. Selama Pertempuran Kursk (Zitadelle) 1943, 4. Panzerarmee menjadi ujung tombak selatan. Setelah itu ia memimpin pertahanan garis Dniepr hingga kehilangan Kiev pada musim gugur 1943. Ia diberhentikan oleh Hitler pada 10 Desember 1943 dan dimasukkan ke Führerreserve. Pada April 1945 ia diaktifkan kembali sebagai Befehlshaber Saale kemudian Befehlshaber Erzgebirge di bawah AOK 7 hingga akhir perang.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):  
Eisernes Kreuz 2. Klasse 1914 (20 September 1914)  
Eisernes Kreuz 1. Klasse 1914 (2 Agustus 1915)  
Ritterkreuz des Königlichen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern (16 Agustus 1918)  
Verwundetenabzeichen 1914 in Schwarz  
Eiserner Halbmond (Türkischer Kriegserinnerungsmedaille)  
Österreichisches Militärverdienstkreuz 3. Klasse mit Kriegsdekoration  
Bayerisches Militärverdienstkreuz 2. Klasse  
Hanseatisches Kreuz Hamburg  
Bulgarischer Orden für Militärverdienst 4. Klasse  
Ehrenkreuz für Frontkämpfer  
Wehrmacht-Dienstauszeichnung 1. Klasse (25 Jahre)  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 2. Klasse (21 September 1939)  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 1. Klasse (27 September 1939)  
Panzerkampfabzeichen in Silber (tanpa angka)  
Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (6 November 1942)  
Ordinul Mihai Viteazul Clasa 3 (6 November 1942)  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (27 Oktober 1939)  
Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (17 Juli 1941)  
Schwerter zum Ritterkreuz mit Eichenlaub (15 September 1943)  

-------------------------------------------------------------------------------

Hermann Hoth merupakan salah satu komandan Panzer paling berpengalaman dalam Wehrmacht pada Perang Dunia II. Lahir di Neuruppin pada 12 April 1885 sebagai putra seorang perwira medis, ia memasuki dinas militer Prusia sejak usia muda dan menunjukkan minat kuat terhadap perang gerak (Bewegungskrieg). Pengalamannya selama Perang Dunia I di staf dan lapangan membuatnya tetap bertahan di Reichswehr pasca-perang, di mana ia terlibat dalam pengembangan pasukan motoris rahasia di bawah Oswald Lutz dan kemudian Heinz Guderian.  

Pada masa persiapan Wehrmacht, Hoth memainkan peran penting dalam pembentukan divisi-divisi infanteri dan kemudian korps motoris. Keberhasilannya memimpin XV. Armeekorps (mot.) di Polandia 1939 membawa penghargaan Ritterkreuz. Pada Kampanye Barat 1940, korpsnya yang kemudian menjadi Panzergruppe 3 menjadi bagian vital dari Blitzkrieg melalui Ardennes, menyeberangi Meuse, dan mendorong ke pantai Channel. Prestasi ini membuatnya dipromosikan menjadi Generaloberst pada 19 Juli 1940.  

Selama Operasi Barbarossa, Panzergruppe 3 di bawah komandonya mencatat sukses spektakuler dengan pengepungan Minsk dan Smolensk, meskipun kemudian diarahkan ke utara menuju Leningrad sebelum akhirnya dialihkan kembali. Pada Oktober 1941 ia dipindahkan ke 17. Armee di Ukraina, di mana pasukannya terlibat dalam pertempuran defensif musim dingin pertama. Pada Juni 1942 ia mengambil alih 4. Panzerarmee dan memimpin serangan di Kaukasus serta mendukung upaya pengepungan Stalingrad. Meskipun Operasi Wintergewitter gagal, Hoth berhasil menarik pasukannya dengan teratur. Puncak karirnya adalah memimpin 4. Panzerarmee sebagai ujung tombak selatan di Pertempuran Kursk 1943, pertempuran tank terbesar dalam sejarah.  

Pada akhir 1943, setelah kehilangan Kiev, ia diberhentikan oleh Hitler karena dianggap terlalu independen dalam keputusan taktis. Ia sempat berada di cadangan hingga diaktifkan kembali pada April 1945 untuk mempertahankan wilayah Thüringen dan Erzgebirge. Setelah perang, Hoth ditangkap dan diadili dalam Prozess Oberkommando der Wehrmacht (salah satu Pengadilan Nuremberg lanjutan) atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait penerusan Kommissarbefehl serta tindakan terhadap penduduk sipil. Ia dijatuhi hukuman 15 tahun penjara pada 1948, tetapi dibebaskan lebih awal melalui amnesti pada 1954.  

Di masa pensiun, Hoth menulis beberapa buku tentang sejarah militer dan operasi Panzer, termasuk analisis mendalam tentang kampanye Rusia. Ia meninggal dunia pada 25 Januari 1971 di Goslar dalam usia 85 tahun. Hoth dikenang sebagai salah satu ahli perang lapis baja paling cakap Wehrmacht, meskipun karirnya diwarnai kontroversi pasca-perang.  



Sumber:  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/  
https://grokipedia.com/  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://www.geni.com/  
https://books.google.com/  
http://de.metapedia.org/  
https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
https://de.wikipedia.org/wiki/Hermann_Hoth  
https://www.tracesofwar.com/articles/4743/Hermann-Hoth.htm  
https://en.wikipedia.org/wiki/Hermann_Hoth  
https://www.wehrmacht-history.com/personnel/h/hoth-hermann-heer-personnel-file.html