Friday, March 27, 2026

Generaloberst Heinrich von Vietinghoff (1887-1952), Panglima 10. Armee di Front Italia


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Heinrich Gottfried Otto Richard von Vietinghoff genannt Scheel  
Panggilan: tidak diketahui

Lahir: 6 Desember 1887 di Mainz, Kerajaan Prusia, Kekaisaran Jerman  
Meninggal: 23 Februari 1952 di Pfronten-Ried, Bavaria, Jerman Barat (usia 64 tahun)  

Operasi militer utama: Invasi Polandia 1939, Invasi Yugoslavia 1941, Operasi Barbarossa di Front Timur, Pertahanan Winter Line dan Gothic Line di Italia 1943-1945  
Keanggotaan partai: tidak diketahui  
Gelar: tidak diketahui  
Agama: tidak diketahui  
Orang tua: Ayah Generalleutnant Heinrich Otto Konrad von Vietinghoff genannt Scheel (1857-1917), Ibu Leona Gräfin von Vietinghoff genannt Scheel (lahir von Schmettow, 1861-1942)  
Saudara: tidak diketahui  
Istri: Elfride Wagner  
Anak: tidak diketahui  
Ciri fisik: tidak diketahui  

Beförderungen (Promosi):  
Fähnrich: 6 Maret 1906  
Leutnant: 27 Januari 1907  
Oberleutnant: 19 Juni 1914  
Hauptmann: 24 Juni 1915  
Major: 1 Maret 1926  
Oberstleutnant: 1 Februari 1931  
Oberst: 1 April 1933  
Generalmajor: 1 April 1936  
Generalleutnant: 1 Maret 1938  
General der Panzertruppe: 1 Juni 1940  
Generaloberst: 1 September 1943  

Karriere (Karir):  
Heinrich von Vietinghoff genannt Scheel memulai karier militernya pada awal abad ke-20 dengan bergabung ke Königlich Preußische Armee. Ia bertugas selama Perang Dunia I di berbagai front dengan pangkat hingga Hauptmann dan menerima banyak penghargaan dari Kekaisaran Jerman serta sekutu-sekutunya. Setelah Perang Dunia I ia melanjutkan dinas di Reichswehr dan kemudian Wehrmacht dengan promosi bertahap hingga mencapai pangkat jenderal senior. Pada 24 November 1938 ia diangkat sebagai Kommandeur 5. Panzer-Division dan memimpin divisi tersebut dalam Invasi Polandia 1939 di bawah Wilhelm Ritter von Leeb. Pada 26 Oktober 1940 ia menjadi Kommandeur XIII. Armeekorps yang berada di Barat sebagai bagian dari 16. Armee dan disiapkan untuk Operasi Seelöwe. Mulai November 1940 hingga 10 Juni 1942 ia menjabat sebagai General der Panzertruppe dan Kommandeur XXXXVI. Panzerkorps yang ikut serta dalam Invasi Yugoslavia 1941 serta Operasi Barbarossa di Heeresgruppe Mitte di bawah Fedor von Bock dan kemudian bersama Heinz Guderian di 2. Panzer-Armee. Pada 1 September hingga 1 Desember 1942 ia memimpin 9. Armee di Front Timur. Kemudian ia dipindahkan ke Barat sebagai Oberbefehlshaber 15. Armee dari 1 Desember 1942 hingga 15 Agustus 1943. Pada Agustus 1943 ia dikirim ke Italia dan menjadi Oberbefehlshaber 10. Armee mulai 15 Agustus 1943 (dengan periode transisi hingga Oktober 1943). Ia memimpin pertahanan garis Winter Line (November 1943-Mei 1944) dan Gothic Line (musim gugur 1944) melawan pasukan Sekutu di bawah Mark Clark. Antara 26 Oktober 1944 hingga 15 Januari 1945 ia menggantikan Generalfeldmarschall Albert Kesselring yang terluka sebagai Oberbefehlshaber Heeresgruppe C dan seluruh Front Barat Daya. Kemudian pada 29 Januari hingga 9 Maret 1945 ia memimpin Heeresgruppe Kurland di Prusia Timur sebelum kembali ke Italia pada 10 Maret 1945 sebagai Oberbefehlshaber Heeresgruppe C hingga penyerahan akhir pada 2 Mei 1945. Ia ditangkap oleh pasukan Sekutu pada 23 Mei 1945 di Bozen, Italia. Setelah perang ia menghabiskan waktu di kamp tawanan Inggris dan terlibat dalam diskusi Wiederbewaffnung Jerman Barat serta menulis Himmerod-Memorandum pada Oktober 1950.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):  
Eisernes Kreuz 2. Klasse (1914): 13 September 1914  
Eisernes Kreuz 1. Klasse (1914): 23 April 1915  
Ritter des Königlicher Preussischer Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern: 26 Maret 1918 (atau 18 April 1918 menurut sumber lain)  
Verwundetenabzeichen in Schwarz: 3 Juni 1918  
Ritter II. Klasse des Königlich Sächsischer Albrechtsordens mit Schwertern: 5 Juli 1917  
Wilhelm-Ernst-Kriegskreuz: 2 Agustus 1915  
Ritter III. Klasse zum Kaiserlicher Orden der Eisernen Krone mit Kriegsdekoration: 2 Januari 1914 (dengan Kriegsdekoration 25 Juli 1915)  
Militärverdienstkreuz III. Klasse mit Kriegsdekoration: 17 September 1917 (Austria-Hungary)  
Militärverdienstorden 5. Klasse (Bulgaria): 11 Oktober 1917  
Harp Madalyasi (Ottoman War Medal): 22 Desember 1917  
Ehrenkreuz für Frontkämpfer: 5 Juli 1934  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht 4. Klasse hingga 1. Klasse (25 tahun dinas): 2 Oktober 1936  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 2. Klasse: 21 September 1939  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 1. Klasse: 28 September 1939  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes: 24 Juni 1940 (sebagai General der Panzertruppe dan Kommandierender General XIII. Armeekorps)  
Panzerkampfabzeichen (Silver): 1941  
Deutsches Kreuz in Gold: 22 April 1942 (sebagai General der Panzertruppe dan Kommandierender General XXXXVI. Panzerkorps)  
Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille): 15 Juli 1942 (atau Agustus 1942)  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub: 16 April 1944 (sebagai Generaloberst dan Oberbefehlshaber 10. Armee)  

-------------------------------------------------------------------------------

Heinrich Gottfried Otto Richard von Vietinghoff genannt Scheel (6 Desember 1887 – 23 Februari 1952) adalah seorang Generaloberst Wehrmacht selama Perang Dunia II. Ia merupakan penerima Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub dan dikenal sebagai salah satu komandan senior Jerman yang bertugas di berbagai front utama mulai dari Polandia hingga Italia. Kariernya mencerminkan perjalanan khas perwira Prusia yang bertahan melalui dua perang dunia, dengan keahlian khusus dalam operasi Panzer dan pertahanan strategis. Selama Perang Dunia I ia bertugas aktif dan meraih berbagai medali kekaisaran serta dari sekutu Austria-Hungary, Bulgaria, dan Ottoman. Di era Wehrmacht ia cepat naik pangkat dan memimpin formasi lapis baja serta korps dalam kampanye Blitzkrieg awal. Di Front Timur ia terlibat dalam Operasi Barbarossa dan memimpin 9. Armee sebelum dipindah ke Barat. Peran paling signifikan adalah sebagai panglima 10. Armee di Italia di mana ia berhasil menunda kemajuan Sekutu melalui taktik pertahanan yang efektif di medan pegunungan. Ia sempat menggantikan Albert Kesselring sebagai Oberbefehlshaber Heeresgruppe C dan bahkan memimpin Heeresgruppe Kurland sebelum kembali ke Italia untuk penyerahan akhir. Setelah perang ia tidak diadili sebagai penjahat perang utama melainkan menjalani masa tawanan dan kemudian berkontribusi pada diskusi militer Jerman Barat. Ia meninggal dunia pada 1952 di Bavaria setelah menghabiskan tahun-tahun terakhirnya dalam suasana pascaperang. Meskipun bukan termasuk dalam kelompok komandan paling inovatif Wehrmacht, von Vietinghoff dikenal sebagai perwira profesional yang setia dan mampu memimpin di bawah tekanan berat di akhir perang.  



Sumber:  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/  
https://grokipedia.com/  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://www.geni.com/  
https://books.google.com/  
http://de.metapedia.org/  
https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
https://en.wikipedia.org/wiki/Heinrich_von_Vietinghoff  
https://www.tracesofwar.com/persons/1058/Vietinghoff-gen-Scheel-von-Heinrich-General.htm  

No comments: