Nama lengkap: Ludwig August Theodor Beck
Panggilan/julukan: Tidak ada
Lahir: 29 Juni 1880 di Biebrich bei Wiesbaden, Hesse-Nassau, Kerajaan Prusia, Kekaisaran Jerman
Meninggal: 20 Juli 1944 di Berlin, Jerman
Nomor keanggotaan NSDAP: Tidak ada
Nomor keanggotaan SS: Tidak ada
Gelar akademis: Tidak ada
Agama: Tidak disebutkan secara spesifik
Orangtua: Ludwig Beck (ayah, industrialis), Bertha Draudt (ibu)
Saudara: Tidak disebutkan
Istri: Amelie Pagenstecher (menikah 1916, meninggal 1917)
Anak: Gertrud Beck (lahir 1 Januari 1917 di Wiesbaden)
Ciri fisik: Tidak disebutkan secara spesifik
Beförderungen (Promosi):
Fähnrich: 8 Oktober 1898
Leutnant: 18 August 1899
Oberleutnant: 17 September 1909
Hauptmann: 1 Oktober 1913
Major: 18 April 1918
Oberstleutnant: 15 April 1923
Oberst: 1 November 1927
Generalmajor: 1 Februar 1931
Generalleutnant: 1 Dezember 1932
General der Artillerie: 1 Oktober 1935
Charakter als Generaloberst z. V.: 1 November 1938 (pensiun dengan pangkat ini)
Karriere (Karir):
1898: Bergabung dengan Preußische Armee sebagai Fähnrich di 1. Ober-Elsässische Feldartillerie-Regiment Nr. 15 di Straßburg, Reichsland Elsaß-Lothringen.
1898/1899: Menghadiri Kriegsschule Neiße.
1902/1903: Dikirim ke Vereinigte Artillerie- und Ingenieurschule untuk pelatihan lanjutan.
1908-1911: Menghadiri Kriegsakademie.
Sampai 1912: Bertugas di regimentnya di Straßburg dan Saarburg in Lothringen.
Maret 1912: Dikirim ke Großen Generalstab di Berlin, kemudian secara resmi dipindahkan pada 1 Oktober 1913 dengan promosi ke Hauptmann.
1914-1918: Bertugas sebagai Generalstabsoffizier selama Erster Weltkrieg, termasuk sebagai Major di Heeresgruppe Kronprinz di bawah General Graf von der Schulenburg.
Pasca-1918: Dipertahankan di Reichswehr, bertugas di berbagai posisi staf dan komando.
Oktober 1929-September 1931: Komandan Artillerie-Regiment Nr. 5 di Fulda, Ludwigsburg, dan Ulm sebagai Oberst.
Oktober 1932-September 1933: Komandan 1. Kavallerie-Division di Frankfurt an der Oder sebagai Generalleutnant.
1 Oktober 1933: Diangkat sebagai Chef des Truppenamtes di Heeresleitung, yang merupakan penyamar untuk Generalstab.
1 Juli 1935: Diangkat sebagai Chef des Generalstabes des Heeres, dengan pangkat General der Artillerie.
1935-1938: Memimpin perluasan Reichswehr menjadi Wehrmacht, termasuk pengembangan pasukan lapis baja dan penulisan manual operasi Truppenführung (1933-1934).
Agustus 1938: Mengundurkan diri karena ketidaksepakatan dengan kebijakan Hitler, tetapi dipromosikan ke Generaloberst z. V. dan diizinkan memakai seragam Artillerie-Regiment Nr. 5.
Pasca-1938: Terlibat dalam Widerstand militer melawan rezim Nazi, menjadi pemimpin utama dalam perlawanan, termasuk perencanaan kudeta dan kontak dengan pihak asing seperti London.
1941: Berkontribusi pada Denkschrift Das Ziel, yang mengusulkan pelestarian Großdeutsches Reich dengan wilayah tertentu dan sistem monarki herediter kuat.
20 Juli 1944: Berpartisipasi dalam Putschversuch des 20. Juli 1944 di Bendlerstraße, Berlin; setelah gagal, mencoba bunuh diri tetapi gagal, kemudian dieksekusi atas perintah Generaloberst Fromm.
Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
Kronen-Orden IV. Klasse
Eisernes Kreuz (1914) II. und I. Klasse
Ritterkreuz des Königlichen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern (17 Juli 1917)
Ritterkreuz I. Klasse des Albrechts-Ordens mit Schwertern
Ritterkreuz I. Klasse des Friedrichs-Ordens mit Schwertern
Hanseatenkreuz Hamburg
Friedrich-August-Kreuz II. und I. Klasse
Lippisches Kreuz für Treue Dienste, 1914
Preußisches Dienstauszeichnungskreuz
Ehrenkreuz für Frontkämpfer
Wehrmacht-Dienstauszeichnung, IV. bis I. Klasse
-------------------------------------------------------------------------------
Ludwig Beck (29 Juni 1880 – 20 Juli 1944) adalah seorang perwira militer Jerman yang menjabat sebagai Chef des Generalstabes des Heeres dari 1935 hingga 1938. Ia dikenal sebagai salah satu pemimpin utama dalam Widerstand militer melawan rezim Nazi dan terlibat dalam Putschversuch des 20. Juli 1944 untuk membunuh Adolf Hitler. Beck awalnya mendukung kebangkitan Nazi karena harapannya untuk mematahkan Traktat Versailles, tetapi kemudian menjadi oposan karena kebijakan luar negeri Hitler yang dianggap berisiko. Setelah pensiun, ia menjadi tokoh sentral dalam perencanaan kudeta melawan Hitler, dan akhirnya dieksekusi setelah plot gagal.
Beck lahir dari keluarga borjuis dengan latar belakang ilmiah dan memasuki dinas militer pada usia muda. Ia naik pangkat melalui pendidikan militer dan layanan staf, termasuk selama Erster Weltkrieg. Di era Reichswehr, ia terlibat dalam pembangunan kemampuan militer Jerman secara rahasia, termasuk penyusunan manual Truppenführung. Sebagai Chef des Truppenamtes dan kemudian Chef des Generalstabes des Heeres, Beck mengawasi transformasi Reichswehr menjadi Wehrmacht yang lebih besar. Namun, ketidaksepakatan dengan Hitler membuatnya mengundurkan diri pada 1938. Pasca-pensiun, Beck membangun jaringan perlawanan dan berkontribusi pada rencana pasca-kudeta, termasuk visi untuk pemerintahan baru dengan elemen monarki. Keterlibatannya dalam plot 20 Juli berakhir dengan upaya bunuh diri yang gagal diikuti eksekusi.
Ludwig August Theodor Beck lahir pada 29 Juni 1880 di Biebrich bei Wiesbaden, Hesse-Nassau, Kerajaan Prusia, Kekaisaran Jerman. Ayahnya, Ludwig Beck, adalah seorang insinyur dan industrialis, sementara ibunya adalah Bertha Draudt. Beck berasal dari keluarga borjuis dengan tradisi ilmiah dan militer. Ia menikah dengan Amelie Pagenstecher pada 1916, tetapi istrinya meninggal pada 1917 setelah melahirkan putri mereka, Gertrud Beck, yang lahir pada 1 Januari 1917 di Wiesbaden. Tidak banyak diketahui tentang ciri fisik spesifik Beck, tetapi ia dikenal sebagai pribadi yang intelektual dan disiplin.
Beck memasuki dinas militer pada 1898 sebagai Fähnrich di 1. Ober-Elsässische Feldartillerie-Regiment Nr. 15 di Straßburg, Reichsland Elsaß-Lothringen. Ia menghadiri Kriegsschule Neiße pada 1898/1899, kemudian pelatihan lanjutan di Vereinigte Artillerie- und Ingenieurschule pada 1902/1903, dan Kriegsakademie pada 1908-1911. Agamanya tidak disebutkan secara spesifik, tetapi ia dibesarkan dalam lingkungan Protestan khas keluarga Jerman saat itu.
Beck memulai kariernya di Preußische Armee dan naik pangkat dengan cepat melalui posisi staf. Pada Maret 1912, ia dikirim ke Großen Generalstab di Berlin, dan secara resmi dipindahkan pada 1 Oktober 1913 dengan promosi ke Hauptmann. Selama Erster Weltkrieg (1914-1918), Beck bertugas sebagai Generalstabsoffizier, termasuk sebagai Major di Heeresgruppe Kronprinz di bawah General Graf von der Schulenburg. Ia memperoleh pengalaman di Front Barat dan terlibat dalam perencanaan strategis.
Pasca-perang, Beck dipertahankan di Reichswehr. Pada Oktober 1929-September 1931, ia menjadi Komandan Artillerie-Regiment Nr. 5 di Fulda, Ludwigsburg, dan Ulm sebagai Oberst. Kemudian, pada Oktober 1932-September 1933, ia menjabat sebagai Komandan 1. Kavallerie-Division di Frankfurt an der Oder sebagai Generalleutnant. Pada 1 Oktober 1933, Beck diangkat sebagai Chef des Truppenamtes di Heeresleitung, yang merupakan penyamar untuk Generalstab karena larangan Traktat Versailles.
Pada 1 Juli 1935, ia menjadi Chef des Generalstabes des Heeres dengan pangkat General der Artillerie. Di posisi ini, Beck memimpin perluasan Reichswehr menjadi Wehrmacht, termasuk pengembangan pasukan lapis baja dan penyusunan manual operasi Truppenführung (1933-1934), yang menjadi dasar doktrin militer Jerman. Beck awalnya mendukung Machtübernahme oleh Hitler pada 1933, melihatnya sebagai "sinar harapan pertama sejak 1918", dan mendukung remiliterisasi Rhineland pada 1936. Namun, ia semakin kritis terhadap kebijakan Hitler, terutama rencana invasi seperti Fall Otto (untuk Austria) dan Fall Grün (untuk Czechoslovakia), yang dianggapnya prematur.
Pada 1938, Beck menolak perintah untuk mempersiapkan perang skala besar dan menyusun Denkschriften yang menyoroti kekurangan persiapan militer Jerman. Ketidaksepakatan ini memuncak pada Agustus 1938 ketika Beck mengundurkan diri, meskipun dipromosikan ke Generaloberst z. V. (zur Verfügung) dan diizinkan memakai seragam Artillerie-Regiment Nr. 5.
Beförderungen:
Setelah pensiun, Beck menjadi tokoh sentral dalam Widerstand militer melawan rezim Nazi. Ia membangun jaringan intelijen pribadi melalui attaché militer dan warga sipil seperti Carl Goerdeler. Beck menentang kebijakan luar negeri agresif Hitler, totalitarianisme, dan pengaruh SS atas militer. Pada 1938, ia menentang Krisis Blomberg-Fritsch yang melemahkan tentara tradisional.
Beck terlibat dalam perencanaan kudeta awal pada 1938 dan 1939, serta kontak dengan pihak asing seperti Inggris. Pada 1941, ia berkontribusi pada Denkschrift Das Ziel, yang mengusulkan pelestarian Großdeutsches Reich dengan wilayah tertentu dan sistem monarki herediter kuat. Beck percaya perang agresi bisa diterima jika terbatas, tetapi menilai Jerman belum siap pada 1938-1939.
Pada 20 Juli 1944, Beck berpartisipasi dalam Putschversuch des 20. Juli 1944 di Bendlerstraße, Berlin. Ia ditunjuk sebagai kepala negara sementara dalam plot yang dipimpin oleh Claus von Stauffenberg untuk membunuh Hitler. Setelah bom gagal membunuh Hitler, plot runtuh. Beck ditangkap di Bendlerblock oleh Generaloberst Friedrich Fromm. Ia mencoba bunuh diri dengan pistol, tetapi gagal, dan akhirnya dieksekusi atas perintah Fromm pada hari yang sama.
Beck dianggap sebagai simbol integritas militer dan perlawanan terhadap Nazisme. Ia dihormati karena upayanya mempertahankan tradisi militer Prusia melawan pengaruh Nazi. Manual Truppenführung yang ia kontribusikan masih memengaruhi doktrin militer modern, termasuk Bundeswehr. Namun, beberapa sejarawan mengkritik dukungan awalnya terhadap Nazi dan pandangannya tentang perang agresi. Beck diabadikan dalam memorial perlawanan Jerman, dan namanya diabadikan di berbagai monumen.
Sumber:
- https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/
- https://grokipedia.com/
- https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300
- https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html
- https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html
- https://forum.axishistory.com/
- https://www.wehrmacht-awards.com/forums/
- https://www.bundesarchiv.de/en/
- https://www.geni.com/
- https://books.google.com/
- http://de.metapedia.org/
- https://de.wikipedia.org/wiki/Ludwig_Beck
- https://en.wikipedia.org/wiki/Ludwig_Beck

No comments:
Post a Comment