Showing posts with label Profil Mesin Perang Nazi. Show all posts
Showing posts with label Profil Mesin Perang Nazi. Show all posts

Thursday, October 3, 2013

Profil Panzerkampfwagen IV

 Panzerbefehlswagen IV Ausf. J, 1.Kompanie/I.Abteilung/SS-Panzer-Regiment 5/5.SS-Panzer-Division “Wiking”. Meskipun dibuat berdasarkan foto yang berasal dari awal tahun 1945, sedikit kemungkinan bahwa marking dan kamuflase panzer ini berubah banyak dari pertempuran bulan Agustus dan September 1944 sebelumnya. Foto yang menampilkan Panther IV milik Divisi “Wiking” terbilang cukup langka sehingga tidak banyak yang diketahui mengenainya. Meskipun begitu, dipastikan bahwa tank-tank milik kompi ke-1, 2 dan 3 dilengkapi dengan sistem marking tiga digit seperti yang tampak dalam gambar. Bagian belakang dari panzer 111 memperlihatkan lokasi penempatan antena berjenis Sternantenne untuk set radio jarak jauh Fu 8 serta lapisan baja pelindung di lambung belakang


Sumber :
Buku "Viking Summer; 5.SS-Panzer-Division in Poland 1944" karya Dennis Oliver

Profil SdKfz 251 (Sonderkraftfahrzeug 251)

Sd.Kfz.251/7 Ausf. D, SS-Panzer-Regiment 5/5.SS-Panzer-Division “Wiking”. Meskipun kendaraan tersebut umumnya digunakan oleh batalyon zeni Divisi “Wiking”, tapi Resimen Panzer ke-5 juga mempunyai beberapa kendaraan dari jenis ini pada saat foto di atas diambil, yaitu di antara pertempuran di Kovel dan Chelm di Bug bulan Juli 1944. Perhatikan bahwa dalam foto di kanan, Panther yang kelihatan di bagian kiri yang dilengkapi dengan tambahan pijakan kayu yang dipasang menopang bagian lambung adalah Panther R02 milik komandan SS-Panzer-Regiment 5, SS-Obersturmbannführer Johannes Mühlenkamp. Plat nomor kendaraan SS yang terpasang di Sd.Kfz.251/7 seperti yang ditampilkan di atas sebenarnya hanyalah sekedar ilustrasi saja karena di foto aslinya tidak kelihatan! 


Sumber :
Buku "Viking Summer; 5.SS-Panzer-Division in Poland 1944" karya Dennis Oliver

Profil Panzerkampfwagen V Panther

Befehlspanzerwagen V Panther Ausf. A Stab, SS-Panzer-Regiment 5/5.SS-Panzer-Division “Wiking”. Hampir semua foto yang menampakkan tank satu ini memperlihatkan komandan SS-Panzer-Regiment 5, SS-Obersturmbannführer Johannes Mühlenkamp, yang sedang nongkrong di atas cupola seperti tampak dalam gambar di atas. Menariknya, Befehlspanzerwagen (tank komando) dengan turmnummer (nomor turret) R01 diketahui nyata keberadaannya dan ada setidaknya satu foto yang memperlihatkan Panther R02 dengan komandan yang berbeda di atas cupola (yang sayangnya masih belum teridentifikasi sampai saat ini). Penjelasannya adalah begini: dalam upaya meloloskan diri dari kepungan pasukan Rusia di Kovel pada musim semi 1944, Panther yang dikendarai oleh Mühlenkamp menghantam ranjau yang ditanam di luar Kovel di pagi tanggal 5 April 1944. Selama dua hari Panthernya teronggok tidak bisa diperbaiki karena ganasnya pertempuran. Kemungkinan besar Panther naas tersebut adalah R01 dan, sampai dia bisa diperbaiki, Mühlenkamp mau tidak mau menggunakan Panther R02 milik ajudannya (yang ternyata keterusan, beibeh!)



Bergepanther, SS-Panzer-Regiment 5/5.SS-Panzer-Division “Wiking”. Dalam catatannya tentang pertempuran di sekitar Kovel akhir Maret 1944, SS-Hauptsturmführer Karl Nicolussi-Leck (Chef 8.Kompanie/II.Abteilung/SS-Panzer-Regiment 5) menyebutkan bahwa dia mempunyai tiga buah kendaraan jenis ini yang fungsinya sebagai “bengkel berjalan” bagi Panther-Panther di kompinya yang mengalami kerusakan. Bergepanther di atas berasal dari model paling awal dan tidak dilengkapi sekop besar yang biasanya terpasang di lambung belakang. Ilustrasi di atas dibuat berdasarkan sebuah foto yang diambil di musim panas tahun 1944 


Sumber :
Buku "Viking Summer; 5.SS-Panzer-Division in Poland 1944" karya Dennis Oliver

Wednesday, April 8, 2009

Profil Pesawat Nazi Jerman

FOCKE-WULF FW 190

 Focke-Wulf Fw 190 A-7 "Gelbe 12" yang diterbangkan oleh Major Heinz Bär (Staffelkapitän 6.Staffel / Jagdgeschwader 1) tanggal 21 Februari 1944. Di hari itu dia menembak jatuh tiga buah pesawat USAAF (sebuah Boeing B-17 "Flying Fortress" dan dua buah North American P-51 "Mustang"). Bär nantinya akan menembak jatuh tujuh P-51 lainnya, termasuk empat yang menjadi korban Messerschmitt Me 262 yang dipilotinya. Skor ini terbilang sedikit dibandingkan dengan total 220 pesawat yang telah ditembak jatuhnya. Penyebabnya seperti yang diutarakan oleh Bär sendiri: "P-51 mungkin adalah pesawat tersulit yang kuhadapi dari seluruh pesawat Sekutu. Mustang mempunyai kecepatan, manuver, serta sulit diidentifikasi karena bentuknya yang mirip dengan Me 109 saat sedang berada di udara... Bila dia mempunyai keuntungan taktis, maka besar kemungkinan dia akan menang dalam setiap pertempuran.."


 Focke-Wulf Fw 190 A-7 "weisse 7" (werknummer 430354) dari I.Gruppe / Jagdgeschwader 1 (JG 1) yang dipiloti oleh Unteroffizier Fritz Rathofer dan dinyatakan hilang pada tanggal 21 Februari 1944, kemungkinan ditembak jatuh oleh Lieutenant John Mattie dari USAAF. Rathofer sendiri berhasil bail-out dan terluka, sementara pesawatnya jatuh di wilayah Steinheim, sekitar 48km selatan Stadthagen. Dia nantinya akan mengklaim sembilan kemenangan sebelum gugur dalam pertempuran udara di Caen (Normandia) tanggal 30 Juni 1944

-------------------------------------------------------

GOTHA GO 244

Gotha Go 244, pesawat glider versi bermesin dari Go 242, digunakan dalam jumlah yang terbatas di Perang Dunia II. Unit yang dilengkapi dengan pesawat jenis ini hanyalah Grup Tempur Khusus (Kampfgruppen zur besonderen Verwendung atau KGr.z.b.V.) 104 dan 106. Dua unit tersebut mengkonversikan Junkers Ju 52 mereka menjadi Go 244 di Hagenow musim panas tahun 1942. Pelatihan pesawat baru ini berlanjut sampai pertengahan Juni 1942. Foto di atas, yang diambil di sana bulan Mei atau Juni, memperlihatkan sebuah Go 244 “NI+FQ” baru dengan lambang unit berukuran besar di bawah kokpit. Lambang ini berbentuk kereta merah bertulisan kuning di dalamnya yang ditarik oleh dua ekor kuda dengan debu tebal di sekelilingnya. Perhatikan juga sebuah gambar mawar putih di hidungnya (aaaw!!!!), sementara strip kuning Front Timur tidak lupa ditambahkan di bagian badannya. Pelatihan berakhir tanggal 22 Juni 1942 dan KGr.z.b.V. 106 kembali lagi ke Rusia. Disana mereka beroperasi dari pangkalannya di Kirovograd, antara Kiev dan Krimea. Gruppe ini mempunyai 37 pesawat pada awal Agustus 1942, tapi kemudian Go 244 mempertunjukkan performa yang mengecewakan sehingga pada tanggal 2 November 1942 unit ini kembali ke Jerman untuk mengganti lagi pesawatnya! Bagian yang menonjol dari pesawat Go 244 ini adalah rodanya yang berjumlah tiga buah mirip bemo serta pegangan mesinnya yang menghadap ke depan sehingga menghilangkan efek melayang saat take-off seperti halnya pesawat glider standar yang tak bermesin 

------------------------------------------------------- 

MESSERSCHMITT BF 109


Messerschmitt Bf 109 F-4 ((+ (werknummer 13376) milik Stab I.Gruppe / Jagdgeschwader 77 (JG 77) yang dpiloti oleh Gruppenkommandeur Hauptmann Heinz Bär di atas udara Krimea (Rusia) bulan Mei 1942. Ekornya menunjukkan jumlah kemenangan 103 buah, yang diraihnya tanggal 19 Mei 1942 dimana Bär menembak jatuh tidak kurang dari lima pesawat Soviet! Di hari yang sama General der Jagdflieger Adolf Galland melakukan inspeksi ke I./JG 77, yang bersamaan waktunya dengan kemenangan ke-2000 yang diraih oleh JG 77. Pencapaian Bär ini membuat namanya disebutkan dalam Wehrmachtbericht untuk kedua kalinya dalam edisi 20 Mei 1942


Messerschmitt Bf 109 F-4 ((+ (werknummer 13376) milik Stab I.Gruppe / Jagdgeschwader 77 (JG 77) yang dpiloti oleh Gruppenkommandeur Hauptmann Heinz Bär di atas udara Comiso (Italia) bulan Agustus 1942. Cat kamuflasenya terdiri dari RLM 74/75/76 sementara di bagian baling-baling adalah RLM 70. Chevron hitam-putih terdapat di bagian mesin. Perhatikan 13 baris putih dengan bintang merah di atasnya di bagian ekor yang merupakan tambahan dari jumlah kemenangan bersimbolkan angka "100"

Sumber :
Buku "Blue Monday: Lt John D Mattie's 21 February 1944" oleh Thierry Kleinprintz, Chris Mattie, Steve Blake dan Erik Mombeeck
Majalah "Luftwaffe im Focus" Spezial No.1 tahun 2003