Hermann Graf adalah salah satu pilot tempur paling terkenal dalam sejarah Luftwaffe, bukan hanya karena jumlah kemenangan udaranya yang luar biasa, tetapi juga karena gaya hidupnya yang nyentrik dibandingkan rekan-rekannya yang lebih kaku seperti patung di taman kota. Lahir pada tahun 1912, Graf awalnya adalah pemain sepak bola amatir yang lebih akrab dengan lapangan hijau daripada kokpit pesawat, tetapi Perang Dunia II mengubah sepatu bolanya menjadi pedal rudder. Ia mulai meraih kemenangan udara secara serius di Front Timur pada tahun 1941, dan dalam waktu singkat namanya melesat seperti Messerschmitt Bf 109 yang sedang mengejar pembom. Pada Oktober 1942, Graf menjadi pilot tempur pertama dalam sejarah yang mencapai 200 kemenangan udara, sebuah prestasi yang membuat propaganda Jerman bekerja lembur mencetak poster, kartu pos, dan mungkin juga kartu ulang tahun bertema pesawat tempur. Atas pencapaian itu, ia menerima Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub, Schwerter und Brillanten—sebuah medali yang namanya begitu panjang dan ribet sehingga hampir terdengar seperti daftar menu restoran Bavaria. Graf kemudian dipindahkan ke unit elit yang dikenal sebagai “Expertenstaffel”, sebuah skuadron berisi para jagoan udara paling top yang seolah-olah dikumpulkan seperti tim all-star sepak bola (mungkin karena Graf sendiri tidak pernah benar-benar melupakan kecintaannya pada olahraga tersebut). Hingga akhir perang, ia mencatat total 212 kemenangan udara, menjadikannya salah satu ace teratas Luftwaffe.
Monolog ini dipublikasikan pada tanggal 14 Juli 1943.
Sumber :
Bundesarchiv via Begleitkommando
www.archive.org
Monolog ini dipublikasikan pada tanggal 14 Juli 1943.
Sumber :
Bundesarchiv via Begleitkommando
www.archive.org
%20film%20movie%20poster.jpg)