Friday, March 27, 2026

Generaloberst Kurt Zeitzler (1895-1963), Kepala Staf Angkatan Darat Jerman


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Kurt Paul Robert Zeitzler
Nama panggilan/julukan: tidak diketahui

Lahir: 9 Juni 1895 di Goßmar bei Luckau, Niederlausitz (Kekaisaran Jerman)
Meninggal: 25 September 1963 di Hohenaschau im Chiemgau, Oberbayern (Jerman Barat)

Agama: Evangelisch (Protestan)
Orang tua: Putra pendeta Protestan Hermann Zeitzler dan Elise Zeitzler (née Ullrich)
Operasi militer utama: Polenfeldzug, Westfeldzug, Balkanfeldzug, Ostfeldzug (termasuk Barbarossa, Stalingrad, dan Kursk)
Pangkat tertinggi: Generaloberst

Beförderungen (Promosi):
Leutnant: 24. Dezember 1914 (Patent vordatiert auf 23. Juni 1913).
Oberleutnant: Mit Patent vom 20. Juni 1918 (umgeändert von 18. Oktober 1918 K9k - am 1. Februar 1922 in 20. Juni 1918 (142)).
Hauptmann: 1. Januar 1928.
Major: 1. Juli 1934.
Oberstleutnant: Mitte Januar 1937 (Rangdienstalter auf 1. Januar 1937 festgelegt).
Oberst: 1. Juni 1939.
Generalmajor: 1. Februar 1942 (Patent auf 1. April 1942 datiert).
General der Infanterie: Mit Wirkung vom 24. September 1942 (unter Überspringung des Ranges eines Generalleutnants).
Generaloberst: 30. Januar 1944 (Patent vom 1. Februar 1944), damals jüngster Generaloberst.

Karriere (Karir):
Kurt Zeitzler memulai karier militernya pada 23. März 1914 sebagai Fahnenjunker di 4. Thüringisches Infanterie-Regiment Nr. 72 di Torgau dan segera terlibat dalam Perang Dunia I di berbagai posisi dalam regiment tersebut, termasuk sebagai Regimentsadjutant, di mana ia mengalami luka dan mendapat kedua Eisernen Kreuze. Setelah perang, ia bergabung dengan freiwilligen Landesjägerkorps sebelum masuk ke Reichswehr, bertugas di Reichswehr-Infanterie-Regiment 32 pada musim semi 1920, kemudian di 18. Infanterie-Regiment. Ia menjabat sebagai Adjutant I. (Preuß.) Bataillons vom 18. Infanterie-Regiment di Paderborn mulai 1. Oktober 1921 selama tiga tahun, kemudian Zugführer di 4. (MG.) Kompanie vom 18. Infanterie-Regiment pada musim gugur 1924. Pada 1. Oktober 1926 ia dipindah ke Stab der 6. Division der Reichswehr di Münster untuk tahun pertama Führergehilfenausbildung, dilanjutkan ke Stab der 4. Division der Reichswehr di Dresden pada 1. Oktober 1927 di bawah Chef des Stabes Oberst Ludwig Beck untuk tahun kedua. Selanjutnya ia mengikuti Reinhard-Lehrgang di Berlin pada 1. Oktober 1928, bertugas di Stab der 3. Division der Reichswehr di Berlin mulai musim gugur 1929, dan menjadi Chef der 8. (MG.) Kompanie vom 9. (Preuß.) Infanterie-Regiment di Berlin-Lichterfelde pada 1. Oktober 1932. Pada 1. Februar 1934 ia masuk Reichswehrministerium, kemudian Wehrmacht-Amt pada 1. Oktober 1934, dan bertugas di Amtsgruppe Wehrmachtführungsstab (WFA) im OKW hingga musim semi 1939 di Landesverteidigungsabteilung (L). Ia diangkat sebagai Kommandeur Infanterie-Regiment 60 di Lüdenscheid pada 1. April 1939. Saat mobilisasi, ia menjadi Chef des Generalstabes XXII. Armeekorps di bawah General der Kavallerie von Kleist dan terlibat dalam Polenfeldzug. Setelah korps diubah menjadi Panzergruppe von Kleist, ia tetap sebagai Chef des Generalstabes selama Westfeldzug, kemudian kembali ke XXII. Armeekorps pada musim panas 1940, dan pada November 1940 menjadi Chef des Generalstabes Panzergruppe 1 yang terlibat dalam Balkanfeldzug serta Ostfeldzug di Rusia Selatan. Stafnya diubah menjadi 1. Panzerarmee pada Oktober 1941. Pada 1. April 1942 ia diangkat Chef des Generalstabes Heeresgruppe D di bawah Generalfeldmarschall von Rundstedt sebagai Oberbefehlshaber West. Pada 24. September 1942 ia ditunjuk sebagai Chef des Generalstabes des Heeres dan mengambil alih tugas pada 25. September 1942, di mana ia terlibat dalam konflik dengan Hitler mengenai pengepungan 6. Armee di Stalingrad, penarikan pasukan di Kaukasus, serta perencanaan operasi di Kursk. Pada Juni 1944 ia melaporkan sakit dan tidak lagi bertugas, kemudian dipindah ke Führerreserve OKH pada 15. August 1944. Ia diberhentikan dari dinas aktif pada 31. Januar 1945 atas perintah pribadi Hitler dengan larangan memakai seragam. Setelah perang ia ditahan sebagai tawanan perang hingga Februari 1947, kemudian tinggal di Hamburg sebelum menetap di Hohenaschau/Chiemsee hingga akhir hayatnya.

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
- Eisernes Kreuz II. Klasse dan I. Klasse (selama Perang Dunia I).
- Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes: 18. Mai 1941.

-------------------------------------------------------------------------------

Kurt Zeitzler lahir dari keluarga pendeta Protestan di desa kecil Goßmar dekat Luckau di Niederlausitz pada 9 Juni 1895 dan tumbuh dalam lingkungan yang menekankan disiplin serta tanggung jawab, yang membentuk karakternya sebagai perwira staf yang energik dan efisien. Ia bergabung dengan Königlich Preußische Armee tepat sebelum pecahnya Perang Dunia I dan bertugas di front Barat dengan 4. Thüringisches Infanterie-Regiment Nr. 72, di mana ia naik pangkat menjadi Leutnant dan mengalami pertempuran parit yang berat. Setelah kekalahan Jerman, ia termasuk segelintir perwira yang dipertahankan dalam Reichswehr yang dibatasi oleh Perjanjian Versailles, dan ia membangun karier melalui berbagai jabatan staf serta komando di infanteri sebelum beralih ke perencanaan pasukan mekanis. Pengalamannya sebagai Chef des Generalstabes Panzergruppe von Kleist pada 1940 membuktikan kemampuannya dalam mengkoordinasikan serangan kilat melalui Ardennes selama Westfeldzug, dan kemudian dalam Balkanfeldzug serta invasi ke Uni Soviet sebagai bagian dari 1. Panzerarmee di bawah Ewald von Kleist. Keberhasilannya memimpin logistik dan pergerakan pasukan besar di medan yang sulit membuatnya dipercaya Adolf Hitler untuk menggantikan Franz Halder sebagai Chef des Generalstabes des Heeres pada September 1942, meskipun ada penolakan dari kalangan senior seperti Wilhelm Keitel dan Alfred Jodl. Selama masa jabatannya, Zeitzler menghadapi tekanan besar di Front Timur, termasuk upaya sia-sia untuk meyakinkan Hitler agar mengizinkan 6. Armee mundur dari Stalingrad, penarikan pasukan di Kaukasus, serta kegagalan Operasi Citadel di Kursk pada Juli 1943. Ia berulang kali berselisih dengan Hitler mengenai alokasi sumber daya dan strategi defensif, yang memuncak pada Juni 1944 ketika ia melaporkan sakit dan akhirnya diberhentikan secara resmi pada 1945. Setelah perang, Zeitzler menghabiskan waktu singkat di penjara sekutu sebelum dibebaskan pada 1947 dan menjalani sisa hidupnya secara pribadi di Bavaria hingga meninggal dunia pada 25 September 1963. Kariernya mencerminkan transisi Wehrmacht dari Reichswehr yang terbatas menjadi mesin perang modern, sekaligus menunjukkan batasan perwira staf profesional di bawah kepemimpinan Hitler yang semakin otoriter.



Sumber:
- https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/
- https://grokipedia.com/
- https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300
- https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html
- https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html
- https://forum.axishistory.com/
- https://www.wehrmacht-awards.com/forums/
- https://www.bundesarchiv.de/en/
- https://www.geni.com/
- https://books.google.com/
- http://de.metapedia.org/
- https://www.ww2.dk/lwoffz.html
- https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/Z/ZeitzlerKurt-R.htm
- https://grokipedia.com/page/Kurt_Zeitzler
- https://www.unithistories.com/officers/bio/german/HeerZ.htm

Generaloberst Walter Weiß (1890-1967), Panglima 2. Armee di Front Timur


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Walter Weiß  
Panggilan/julukan: tidak diketahui

Lahir: 5 September 1890, Tilsit, Provinsi Prusia Timur, Kekaisaran Jerman  
Meninggal: 21 Desember 1967, Aschaffenburg, Jerman Barat  

Operasi militer utama: Kampanye Polandia, Kampanye Barat, Operasi Barbarossa, Pertahanan Front Timur (termasuk penarikan pasukan setelah runtuhnya Heeresgruppe Mitte pada Operasi Bagration 1944)  
Keanggotaan NSDAP/SS: Tidak diketahui  
Gelar akademik: Tidak ada  
Agama: Tidak diketahui (kemungkinan Protestan sesuai latar belakang Prusia)  
Orang tua: Ayah Oberstleutnant z.D. Paul Franz Richard Weiß (wafat 3 Januari 1910); Ibu Louise Anna Weiß née Reisch (wafat 11 Juli 1945)  
Saudara kandung: Albert Benjamin Erich Weiß (kakak, Infanterieoffizier), Hermann Otto Arno Weiß (kakak, Infanterieoffizier), Johanna Louise Edith Weiß (adik perempuan), Benno Louis Gustav Felix Weiß (adik laki-laki)  
Istri: Margarethe Elisabeth Weiß née Heyn (menikah 3 April 1918 di Eydtkuhnen)  
Anak: Helmut Otto Richard Walter Weiß (lahir 15 September 1920, wafat 9 Januari 1925 sebagai anak kecil); Walter Erich Siegfried Felix Weiß (lahir 13 Januari 1922, gugur 24 Juni 1941 sebagai Leutnant di Infanterie-Regiment 1)  
Ciri-ciri fisik: Tidak diketahui secara rinci  

Beförderungen (Promosi):  
19 November 1908: Fähnrich  
19 Agustus 1909: Leutnant  
24 Juli 1915: Oberleutnant  
15 Juli 1918: Hauptmann  
1 Juni 1931: Major  
1 September 1934: Oberstleutnant  
1 Maret 1937 (senioritas 1 Agustus 1936): Oberst  
1 September 1940: Generalmajor  
1 Agustus 1942: Generalleutnant  
1 September 1942: General der Infanterie  
30 Januari 1944: Generaloberst  

Karriere (Karir):  
Walter Weiß lahir dalam keluarga militer Prusia dan memasuki Kadettenkorps pada 1901. Ia bergabung dengan angkatan darat Kekaisaran Jerman pada 19 Maret 1908 sebagai charakterisierter Fähnrich di 4. Posensches Infanterie-Regiment "Freiherr Hiller von Gaertringen" Nr. 59 di Deutsch Eylau. Selama Perang Dunia Pertama ia bertugas sebagai Kompanieoffizier, Adjutant, dan Ordonanzoffizier di berbagai formasi termasuk 101. Infanterie-Division dan 105. Infanterie-Division, serta di Heeresgruppe Scholtz di Makedonia. Ia terluka ringan pada 26 Agustus 1914 dan menjabat sebagai Kompanieführer serta staf umum.  

Setelah perang ia masuk Reichswehr, bertugas di Grenzschutz Ost, kemudian di Reichswehrministerium sebagai anggota komisi perbatasan Danzig dan Ostpreußen. Ia menjabat berbagai posisi kompi dan staf di Infanterie-Regiment 2 serta 7. (Preuß.) Infanterie-Regiment, dan kemudian sebagai Ia di Infanterieführer II (Schwerin) serta VI. Armeekorps. Pada 1 Mei 1938 ia menjadi Kommandeur Infanterie-Regiment 1 di Königsberg.  

Pada awal Perang Dunia Kedua ia menjabat Chef des Generalstabes I. Armeekorps selama Kampanye Polandia. Kemudian ia memimpin 97. leichte Division (Desember 1940-Januari 1941) sebelum mengambil alih 26. Infanterie-Division pada 15 Januari 1941. Divisi ini ia pimpin selama Operasi Barbarossa di Heeresgruppe Mitte dengan pertempuran sengit di sektor Sapacinaja-Dwinka. Pada Juni 1942 ia menjadi Kommandierender General XXVII. Armeekorps, kemudian pada Februari 1943 ditunjuk sebagai Oberbefehlshaber 2. Armee di Front Timur. Ia memimpin penarikan pasukan yang teratur setelah runtuhnya Heeresgruppe Mitte pada Operasi Bagration 1944, mempertahankan garis Narew dan mencegah terobosan Soviet besar-besaran. Pada 12 Maret 1945 ia sementara menjabat Oberbefehlshaber Heeresgruppe Nord untuk mempertahankan Teluk Gdańsk sebelum akhirnya tidak dipekerjakan hingga akhir perang. Ia menyerah kepada pasukan Sekutu dan ditahan sebagai tawanan perang hingga 1948. Setelah dibebaskan ia tinggal di Nußdorf am Inn kemudian Aschaffenburg dan meninggal pada usia 77 tahun.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):  
Eisernes Kreuz 2. Klasse (1914) – 9 September 1914  
Eisernes Kreuz 1. Klasse (1914) – 15 Desember 1915  
Türkischer Eiserner Halbmond  
Militärverdienstkreuz III. Klasse  
Ehrenkreuz für Frontkämpfer  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 2. Klasse – 19 September 1939  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 1. Klasse – 2 Oktober 1939  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht berbagai kelas (4, 12, 18, 25 tahun)  
Medaille "Winterschlacht im Osten 1941/42" (Ostmedaille)  
Deutsches Kreuz in Gold – 19 Februari 1943  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes – 12 September 1941 (sebagai Generalmajor dan Kommandeur 26. Infanterie-Division)  
Ritterkreuz mit Eichenlaub (646. Verleihung) – 5 November 1944 (sebagai Generaloberst dan Oberbefehlshaber 2. Armee)  
Penyebutan dalam Wehrmachtbericht – 6 April 1944 dan 2 November 1944  

-------------------------------------------------------------------------------

Walter Weiß adalah salah satu perwira senior Wehrmacht yang bertahan lama di Front Timur selama Perang Dunia Kedua. Lahir di Tilsit pada 5 September 1890 dari keluarga militer, ia dibesarkan dalam tradisi Prusia dan memulai karir sebagai kadet sebelum bergabung dengan Infanterie-Regiment Nr. 59 pada 1908. Pengalaman Perang Dunia Pertamanya sebagai perwira muda di berbagai divisi infanteri dan staf Heeresgruppe memberinya dasar kuat dalam taktik dan staf umum.  

Di masa Reichswehr ia menjalani tugas perbatasan, komisi diplomatik, dan komando kompi serta staf di berbagai Wehrkreis, turut serta dalam persiapan ekspansi angkatan darat Jerman setelah 1935. Saat pecahnya Perang Dunia Kedua ia menjadi Chef des Generalstabes I. Armeekorps dan ikut serta dalam invasi Polandia serta kampanye Barat. Karirnya mencapai puncak ketika memimpin 26. Infanterie-Division di Barbarossa, di mana kepemimpinannya yang tenang dan tegas di tengah serangan Soviet berat membawa kemenangan lokal dan membuatnya dianugerahi Ritterkreuz pada 1941.  

Sebagai Kommandierender General XXVII. Armeekorps dan kemudian Oberbefehlshaber 2. Armee mulai 1943, ia menghadapi tekanan Soviet yang semakin berat. Puncak prestasinya adalah penarikan pasukan 2. Armee yang teratur setelah kehancuran Heeresgruppe Mitte pada Operasi Bagration 1944; pasukannya berhasil mempertahankan garis Narew, menghalau banyak serangan terobosan, dan menghancurkan ratusan tank musuh, sehingga disebut dalam Wehrmachtbericht. Atas kepemimpinan ini ia menerima Eichenlaub pada November 1944. Pada hari-hari akhir perang ia sempat memimpin Heeresgruppe Nord namun tidak mampu mencegah kehancuran akhir di Teluk Gdańsk.  

Setelah perang ia menghabiskan tiga tahun sebagai tawanan sebelum dibebaskan pada 1948 dan dinyatakan tidak bersalah oleh pengadilan denazifikasi. Ia hidup tenang di Bavaria hingga wafat pada 21 Desember 1967 di Aschaffenburg dan dimakamkan di Waldfriedhof dengan penghormatan militer. Walter Weiß mewakili generasi perwira profesional Wehrmacht yang setia pada tugas meski berada di bawah tekanan perang total di Front Timur.  



Sumber:  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/  
https://grokipedia.com/  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://www.geni.com/  
https://books.google.com/  
http://de.metapedia.org/  
https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
https://www.tracesofwar.com/persons/64969/Wei%C3%9F-Walter.htm  
https://generals.dk/general/Wei%C3%9F/Walter/Germany.html  
https://en.wikipedia.org/wiki/Walter_Wei%C3%9F

Generaloberst Heinrich von Vietinghoff (1887-1952), Panglima 10. Armee di Front Italia


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Heinrich Gottfried Otto Richard von Vietinghoff genannt Scheel  
Panggilan: tidak diketahui

Lahir: 6 Desember 1887 di Mainz, Kerajaan Prusia, Kekaisaran Jerman  
Meninggal: 23 Februari 1952 di Pfronten-Ried, Bavaria, Jerman Barat (usia 64 tahun)  

Operasi militer utama: Invasi Polandia 1939, Invasi Yugoslavia 1941, Operasi Barbarossa di Front Timur, Pertahanan Winter Line dan Gothic Line di Italia 1943-1945  
Keanggotaan partai: tidak diketahui  
Gelar: tidak diketahui  
Agama: tidak diketahui  
Orang tua: Ayah Generalleutnant Heinrich Otto Konrad von Vietinghoff genannt Scheel (1857-1917), Ibu Leona Gräfin von Vietinghoff genannt Scheel (lahir von Schmettow, 1861-1942)  
Saudara: tidak diketahui  
Istri: Elfride Wagner  
Anak: tidak diketahui  
Ciri fisik: tidak diketahui  

Beförderungen (Promosi):  
Fähnrich: 6 Maret 1906  
Leutnant: 27 Januari 1907  
Oberleutnant: 19 Juni 1914  
Hauptmann: 24 Juni 1915  
Major: 1 Maret 1926  
Oberstleutnant: 1 Februari 1931  
Oberst: 1 April 1933  
Generalmajor: 1 April 1936  
Generalleutnant: 1 Maret 1938  
General der Panzertruppe: 1 Juni 1940  
Generaloberst: 1 September 1943  

Karriere (Karir):  
Heinrich von Vietinghoff genannt Scheel memulai karier militernya pada awal abad ke-20 dengan bergabung ke Königlich Preußische Armee. Ia bertugas selama Perang Dunia I di berbagai front dengan pangkat hingga Hauptmann dan menerima banyak penghargaan dari Kekaisaran Jerman serta sekutu-sekutunya. Setelah Perang Dunia I ia melanjutkan dinas di Reichswehr dan kemudian Wehrmacht dengan promosi bertahap hingga mencapai pangkat jenderal senior. Pada 24 November 1938 ia diangkat sebagai Kommandeur 5. Panzer-Division dan memimpin divisi tersebut dalam Invasi Polandia 1939 di bawah Wilhelm Ritter von Leeb. Pada 26 Oktober 1940 ia menjadi Kommandeur XIII. Armeekorps yang berada di Barat sebagai bagian dari 16. Armee dan disiapkan untuk Operasi Seelöwe. Mulai November 1940 hingga 10 Juni 1942 ia menjabat sebagai General der Panzertruppe dan Kommandeur XXXXVI. Panzerkorps yang ikut serta dalam Invasi Yugoslavia 1941 serta Operasi Barbarossa di Heeresgruppe Mitte di bawah Fedor von Bock dan kemudian bersama Heinz Guderian di 2. Panzer-Armee. Pada 1 September hingga 1 Desember 1942 ia memimpin 9. Armee di Front Timur. Kemudian ia dipindahkan ke Barat sebagai Oberbefehlshaber 15. Armee dari 1 Desember 1942 hingga 15 Agustus 1943. Pada Agustus 1943 ia dikirim ke Italia dan menjadi Oberbefehlshaber 10. Armee mulai 15 Agustus 1943 (dengan periode transisi hingga Oktober 1943). Ia memimpin pertahanan garis Winter Line (November 1943-Mei 1944) dan Gothic Line (musim gugur 1944) melawan pasukan Sekutu di bawah Mark Clark. Antara 26 Oktober 1944 hingga 15 Januari 1945 ia menggantikan Generalfeldmarschall Albert Kesselring yang terluka sebagai Oberbefehlshaber Heeresgruppe C dan seluruh Front Barat Daya. Kemudian pada 29 Januari hingga 9 Maret 1945 ia memimpin Heeresgruppe Kurland di Prusia Timur sebelum kembali ke Italia pada 10 Maret 1945 sebagai Oberbefehlshaber Heeresgruppe C hingga penyerahan akhir pada 2 Mei 1945. Ia ditangkap oleh pasukan Sekutu pada 23 Mei 1945 di Bozen, Italia. Setelah perang ia menghabiskan waktu di kamp tawanan Inggris dan terlibat dalam diskusi Wiederbewaffnung Jerman Barat serta menulis Himmerod-Memorandum pada Oktober 1950.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):  
Eisernes Kreuz 2. Klasse (1914): 13 September 1914  
Eisernes Kreuz 1. Klasse (1914): 23 April 1915  
Ritter des Königlicher Preussischer Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern: 26 Maret 1918 (atau 18 April 1918 menurut sumber lain)  
Verwundetenabzeichen in Schwarz: 3 Juni 1918  
Ritter II. Klasse des Königlich Sächsischer Albrechtsordens mit Schwertern: 5 Juli 1917  
Wilhelm-Ernst-Kriegskreuz: 2 Agustus 1915  
Ritter III. Klasse zum Kaiserlicher Orden der Eisernen Krone mit Kriegsdekoration: 2 Januari 1914 (dengan Kriegsdekoration 25 Juli 1915)  
Militärverdienstkreuz III. Klasse mit Kriegsdekoration: 17 September 1917 (Austria-Hungary)  
Militärverdienstorden 5. Klasse (Bulgaria): 11 Oktober 1917  
Harp Madalyasi (Ottoman War Medal): 22 Desember 1917  
Ehrenkreuz für Frontkämpfer: 5 Juli 1934  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht 4. Klasse hingga 1. Klasse (25 tahun dinas): 2 Oktober 1936  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 2. Klasse: 21 September 1939  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 1. Klasse: 28 September 1939  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes: 24 Juni 1940 (sebagai General der Panzertruppe dan Kommandierender General XIII. Armeekorps)  
Panzerkampfabzeichen (Silver): 1941  
Deutsches Kreuz in Gold: 22 April 1942 (sebagai General der Panzertruppe dan Kommandierender General XXXXVI. Panzerkorps)  
Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille): 15 Juli 1942 (atau Agustus 1942)  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub: 16 April 1944 (sebagai Generaloberst dan Oberbefehlshaber 10. Armee)  

-------------------------------------------------------------------------------

Heinrich Gottfried Otto Richard von Vietinghoff genannt Scheel (6 Desember 1887 – 23 Februari 1952) adalah seorang Generaloberst Wehrmacht selama Perang Dunia II. Ia merupakan penerima Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub dan dikenal sebagai salah satu komandan senior Jerman yang bertugas di berbagai front utama mulai dari Polandia hingga Italia. Kariernya mencerminkan perjalanan khas perwira Prusia yang bertahan melalui dua perang dunia, dengan keahlian khusus dalam operasi Panzer dan pertahanan strategis. Selama Perang Dunia I ia bertugas aktif dan meraih berbagai medali kekaisaran serta dari sekutu Austria-Hungary, Bulgaria, dan Ottoman. Di era Wehrmacht ia cepat naik pangkat dan memimpin formasi lapis baja serta korps dalam kampanye Blitzkrieg awal. Di Front Timur ia terlibat dalam Operasi Barbarossa dan memimpin 9. Armee sebelum dipindah ke Barat. Peran paling signifikan adalah sebagai panglima 10. Armee di Italia di mana ia berhasil menunda kemajuan Sekutu melalui taktik pertahanan yang efektif di medan pegunungan. Ia sempat menggantikan Albert Kesselring sebagai Oberbefehlshaber Heeresgruppe C dan bahkan memimpin Heeresgruppe Kurland sebelum kembali ke Italia untuk penyerahan akhir. Setelah perang ia tidak diadili sebagai penjahat perang utama melainkan menjalani masa tawanan dan kemudian berkontribusi pada diskusi militer Jerman Barat. Ia meninggal dunia pada 1952 di Bavaria setelah menghabiskan tahun-tahun terakhirnya dalam suasana pascaperang. Meskipun bukan termasuk dalam kelompok komandan paling inovatif Wehrmacht, von Vietinghoff dikenal sebagai perwira profesional yang setia dan mampu memimpin di bawah tekanan berat di akhir perang.  



Sumber:  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/  
https://grokipedia.com/  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://www.geni.com/  
https://books.google.com/  
http://de.metapedia.org/  
https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
https://en.wikipedia.org/wiki/Heinrich_von_Vietinghoff  
https://www.tracesofwar.com/persons/1058/Vietinghoff-gen-Scheel-von-Heinrich-General.htm  

Generaloberst Karl Strecker (1884-1973), Komandan XI. Armeekorps di Stalingrad


Oleh: Alif Rafik Khan  

Nama lengkap: Karl Strecker  
Nama julukan/panggilan: tidak diketahui

Tanggal lahir: 20 September 1884 - Radmannsdorf, Westpreußen (Kekaisaran Jerman)
Tanggal wafat: 10 April 1973 - Riezlern, Vorarlberg (Austria)

Jabatan penting: Kommandeur 79. Infanterie-Division, Kommandierender General XI. Armeekorps  
Agama: Protestan (evangelisch)  

Beförderungen (Promosi):  
Leutnant: 14 Maret 1905  
Oberleutnant: 14 Juni 1914  
Hauptmann: 24 Juli 1915  
Polizei-Major: 31 Januari 1920  
Polizei-Oberstleutnant: 2 Maret 1932  
Polizei-Oberst: 1 April 1933  
Generalmajor der Polizei: 1 April 1934  
Generalmajor (Heer): 1 Juni 1935  
Generalleutnant: 1 Juni 1940  
General der Infanterie: 1 April 1942  
Generaloberst: 31 Januari 1943  

Karriere (Karir):  
1905: Masuk sebagai Leutnant di Deutsch-Ordens-Infanterie-Regiment Nr. 152 (Infanterie-Regiment 152) di Marienburg setelah lulus dari Kadettenkorps.  
1914-1918: Bertugas di Front Barat selama Perang Dunia I sebagai Regiments-Adjutant, Kompaniechef, Bataillonkommandeur di Infanterie-Regiment 152, kemudian menjadi Stabsoffizier di Eisenbahn-Transport-Abteilung “West” dan I. Generalstaboffizier di 121. Infanterie-Division.  
1920: Keluar dari Reichswehr sebagai Major dan pindah ke Sicherheitspolizei Weimar, bertugas di Münster, Potsdam, dan Berlin, kemudian menjadi Kommandeur sekolah polisi di Münster serta Kommandant der Heeres Dienststelle I.  
1935: Kembali ke Heer pada 1 Juli 1935 sebagai Generalmajor.  
1935-1937: Diperbantukan sebagai General Officer Commanding Army Frontier Formation 1.  
1937-1938: Kommandeur Infanterie-Regiment 4.  
1938-1940: Infanterieführer 34.  
1940-1942: Kommandeur 79. Infanterie-Division, memimpin divisi dalam invasi Polandia, Prancis, dan Operasi Barbarossa di Front Timur.  
1942: Bertugas sebentar sebagai Acting General Officer Commanding XVII. Armeekorps (April-Juni 1942).  
1942-1943: Kommandierender General XI. Armeekorps di Front Timur, memimpin korps dalam pertempuran Stalingrad hingga pengepungan dan penyerahan di kantong utara pada 2 Februari 1943.  
1943-1955: Tawanan perang di Uni Soviet selama lebih dari 12 tahun.  
1955: Dibebaskan pada 9 Oktober 1955 dan pensiun di Austria.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (26 Oktober 1941 sebagai Generalleutnant dan Kommandeur 79. Infanterie-Division)  
Deutsches Kreuz in Gold (25 Januari 1943 sebagai General der Infanterie dan Kommandierender General XI. Armeekorps)  
Ordinul Mihai Viteazul Clasa 3 (6 November 1942 sebagai General der Infanterie dan Kommandierender General XI. Armeekorps)  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 1. Klasse 1914  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 2. Klasse 1914  
Ehrenkreuz für Frontkämpfer  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht 4. Klasse (4 Jahre)  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht 3. Klasse (12 Jahre)  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht 2. Klasse (18 Jahre)  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht 1. Klasse (25 Jahre)  
Eisernes Kreuz 1914 1. Klasse  
Eisernes Kreuz 1914 2. Klasse  
Verwundetenabzeichen in Schwarz (April 1918)  

-------------------------------------------------------------------------------

Karl Strecker lahir pada 20 September 1884 di Radmannsdorf, Westpreußen, dari keluarga petani sederhana di tengah masyarakat agraris Prusia yang konservatif. Ia memasuki sistem pendidikan kadet Prusia pada usia 12 tahun dan lulus sebagai Leutnant pada 14 Maret 1905, ditugaskan ke Deutsch-Ordens-Infanterie-Regiment Nr. 152. Selama Perang Dunia I, ia bertugas di Front Barat dengan berbagai jabatan komando dan staf, meraih promosi cepat hingga Major serta beberapa medali keberanian. Setelah perang, ia meninggalkan Reichswehr pada 1920 dan melanjutkan karier di Sicherheitspolizei Weimar, naik pangkat hingga Generalmajor der Polizei sambil memimpin sekolah polisi dan inspektorat regional. Pada 1935 ia kembali ke Heer dan memulai karier Wehrmacht yang cemerlang. Sebagai Kommandeur 79. Infanterie-Division, ia memimpin divisi tersebut melalui kampanye Polandia, Prancis, dan invasi Uni Soviet pada Operasi Barbarossa. Promosi ke General der Infanterie menyusul, dan pada Juni 1942 ia mengambil alih komando XI. Armeekorps di Front Timur. Korpsnya terlibat dalam pertempuran Stalingrad yang sengit. Pada 31 Januari 1943, tepat sebelum penyerahan akhir, ia dipromosikan menjadi Generaloberst. Strecker termasuk salah satu komandan senior yang menyerah di kantong utara Stalingrad pada 2 Februari 1943 bersama pasukannya. Ia menghabiskan lebih dari 12 tahun sebagai tawanan perang Soviet hingga dibebaskan pada Oktober 1955 berkat negosiasi pemerintah Jerman Barat. Setelah pembebasan, ia pensiun dan menetap di Austria, meninggal dunia pada 10 April 1973 di Riezlern pada usia 88 tahun. Kariernya mencerminkan dedikasi panjang seorang perwira profesional Prusia yang bertahan melalui dua perang dunia dan perubahan politik besar di Jerman.  



Sumber:  
- https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/  
- https://grokipedia.com/  
- https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
- https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
- https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
- https://forum.axishistory.com/  
- https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
- https://www.bundesarchiv.de/en/  
- https://www.geni.com/  
- https://books.google.com/  
- http://de.metapedia.org/  
- https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
- https://www.tracesofwar.com/persons/19279/Strecker-Karl.htm  
- https://generals.dk/general/Strecker/Karl/Germany.html  
- https://wolfganghistorica.com/product/karl-strecker-79-infanterie-division-xi-armeekorps-stalingrad/  
- Lieutenant General Karl Strecker: The Life and Thought of a German Military Man (edited by Uli Haller, 1994)

Generaloberst Adolf Strauß (1879-1973), Panglima 9. Armee di Front Timur


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Adolf Kurt Ernst Strauß  
Panggilan/julukan: Tidak diketahui  

Lahir: 6 September 1879 di Schermcke, Provinsi Sachsen (Kekaisaran Jerman)  
Meninggal: 20 Maret 1973 di Lübeck, Schleswig-Holstein (Jerman Barat)  

Operasi militer dan pertempuran: Polenfeldzug (1939), Westfeldzug (1940), Operasi Barbarossa (1941) sebagai bagian Heeresgruppe Mitte  
Nomor keanggotaan NSDAP: Tidak ada  
Nomor keanggotaan SS: Tidak ada  
Gelar akademis: Tidak ada  
Agama: Tidak diketahui  
Orangtua: Ayah Carl Heinrich Strauß (Oberamtmann dan Domänenpächter) yang meninggal pada 13 April 1885, Ibu Friederike Elisabeth Amalie Gutknecht.  
Saudara: Heinrich Strauß (Generalleutnant z.V.)  
Istri: Hanna von Schröder (menikah tahun 1921)  
Anak: Ingeborg Strauß (lahir 1921) dan Helga Strauß (lahir 1924)  
Ciri fisik: Tidak diketahui

Beförderungen (Promosi):  
- Portepeefähnrich: 15 Maret 1898  
- Fähnrich: 1 Januari 1899  
- Leutnant: Juli 1901 (Patent 17 Oktober 1899)  
- Oberleutnant: 16 Juni 1910  
- Hauptmann: 8 Oktober 1914  
- Major: 1 Januari 1924  
- Oberstleutnant: 1 Mei 1929  
- Oberst: 1 April 1932  
- Generalmajor: 1 Desember 1934  
- Generalleutnant: 1 September 1937  
- General der Infanterie: 10 November 1938  
- Generaloberst: 19 Juli 1940  

Karriere (Karir):  
Adolf Kurt Ernst Strauß memulai karier militernya pada 15 Maret 1898 setelah lulus dari kadet di Haupt-Kadettenanstalt Lichterfelde dan masuk ke Königlich Preußische Heer sebagai Portepeefähnrich di 2. Unter-Elsässisches Infanterie-Regiment Nr. 137 di Hagenau. Ia sempat dikirim ke Kriegsschule di Bad Hersfeld selama tiga perempat tahun. Pada Mei 1901 ia dikirim hampir setahun ke Train-Bataillon Nr. 15 di Straßburg, kemudian awal 1904 ke 3. Thüringisches Infanterie-Regiment Nr. 71 dan Mei 1905 dipindah ke 3. Hanseatisches Infanterie-Regiment "Lübeck" Nr. 162 di Lübeck.  

Pada 16 Juni 1910 ia naik pangkat menjadi Oberleutnant dan bertugas sebagai Adjutant II. Bataillon. Mulai musim gugur 1911 ia dikirim ke Kriegsakademie di Berlin untuk pendidikan Generalstab. Saat Perang Dunia I pecah pada 1914, ia bertugas sebagai Kompanieführer di 3. Hanseatisches Infanterie-Regiment "Lübeck" Nr. 162 di Front Barat, sempat terluka, kemudian setelah sembuh menjadi Ordonanzoffizier di Stab 17. Reserve-Division, dan menjelang akhir perang menjadi Bataillonskommandeur di 2. Oberrheinisches Infanterie-Regiment Nr. 99.  

Setelah Perang Dunia I ia masuk ke Reichswehr, bertugas di Reichswehr-Infanterie-Regiment 18 pada masa transisi 200.000-Mann-Heer, kemudian di 6. Infanterie-Regiment sebagai Chef 8. Kompanie dan Kommandeur Ausbildungs-Bataillon. Pada 1924-1925 ia bertugas di Kommandantur Truppenübungsplatz Hammerstein, 1927-1928 sebagai guru di Infanterieschule Dresden, 1929 sebagai Kommandeur III. Bataillon 6. Infanterie-Regiment, dan 1 April 1932 di Stab 6. Infanterie-Regiment. Pada 1 Oktober 1932 ia menggantikan Oberst Friedrich Roese sebagai Kommandeur 4. (Preuß.) Infanterie-Regiment hingga 1 September 1934, kemudian dipindah ke Reichswehrministerium sebagai Inspekteur Infanterie (In 2).  

Pada 15 Oktober 1935 ia diangkat menjadi Kommandeur 22. Infanterie-Division baru di Bremen. Pada 1 September 1937 ia menjadi Kommandierender General II. Armeekorps sekaligus Befehlshaber Wehrkreis II di Stettin. Saat Polenfeldzug 1939 ia memimpin II. Armeekorps, menerobos posisi Polandia di Koronowo di Sungai Brahe pada 2 September 1939, menyeberangi Weichsel di Chełmno pada 3 September 1939, dan terlibat dalam Schlacht um Modlin. Setelah itu korpsnya dipindah ke Front Barat. Pada 30 Mei 1940 ia menggantikan Generaloberst Walter Blaskowitz sebagai Oberbefehlshaber 9. Armee yang baru dibentuk, memimpinnya selama Westfeldzug untuk melindungi sisi kiri Heeresgruppe B dari serangan balik Prancis, serta mempersiapkan Unternehmen Seelöwe.  

Pada Operasi Barbarossa 1941 ia memimpin 9. Armee di Heeresgruppe Mitte untuk serangan ke Rusia Tengah. Namanya disebut dalam Wehrmachtsbericht pada 7 Agustus 1941, 18 Oktober 1941, dan 19 Oktober 1941. Pada 15 Januari 1942 ia diberhentikan dari komando 9. Armee karena alasan kesehatan dan dipindah ke Führerreserve. Pada September 1944 ia diangkat sebagai Oberbefehlshaber Festungsbereich Ost, kemudian pada Agustus 1944 menjadi Leiter Festungsausbaus Oder-Warthe-Stellung dan Januari 1945 sebagai Kommandant Festungsbereich Ost. Pada Mei 1945 ia ditangkap oleh pasukan Inggris dan dibebaskan pada Mei 1948 (beberapa sumber menyebut 1949). Ia tidak ikut dalam proses peradilan Curiohaus-Prozesse di Hamburg karena dianggap tidak layak. Ia meninggal dunia pada 20 Maret 1973 di Lübeck pada usia 93 tahun.

Auszeichnungen (Penghargaan):  
- Eisernes Kreuz 1914 2. Klasse (22 September 1914) dan 1. Klasse (Oktober 1915)  
- Ritterkreuz des Königlich Preußischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern (Juli 1918)  
- Hanseatisches Kreuz Bremen dan Lübeck  
- Militär-Verdienstkreuz Fürstentum Lippe  
- Österreichisches Militärverdienstkreuz 3. Klasse mit Kriegsdekoration (Mei 1918)  
- Verwundetenabzeichen 1918 in Schwarz  
- Preußisches Dienstauszeichnungskreuz untuk 25 tahun  
- Ehrenkreuz des Weltkriegs 1914/1918 mit Schwertern (20 Desember 1934)  
- Wehrmacht-Dienstauszeichnung 4. Klasse mit 1. Klasse (2 Oktober 1936)  
- Ungarische Weltkriegs-Erinnerungsmedaille mit Schwertern (19 Januari 1937)  
- Bulgarische Kriegserinnerungsmedaille 1915-1918 mit Schwertern  
- Spange zum Eisernen Kreuz 1939 2. Klasse (11 September 1939) dan 1. Klasse (22 September 1939)  
- Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (27 Oktober 1939, sebagai General der Infanterie dan Kommandierender General II. Armeekorps)  
- Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42  

-------------------------------------------------------------------------------

Adolf Strauß adalah salah satu perwira senior Wehrmacht yang kariernya panjang dari era Kekaisaran Jerman hingga akhir Perang Dunia II. Ia dikenal sebagai komandan infanteri yang berpengalaman, memimpin korps dan angkatan darat pada kampanye penting di Polandia, Prancis, dan Rusia Tengah sebelum akhirnya ditugaskan pada pertahanan benteng di timur pada tahap akhir perang.



Sumber:
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/  
https://grokipedia.com/  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://www.geni.com/  
https://books.google.com/  
http://de.metapedia.org/  
https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
https://de.wikipedia.org/wiki/Adolf_Strau%C3%9F  
https://en.wikipedia.org/wiki/Adolf_Strauss_(general)

Generaloberst Rudolf Schmidt (1886-1957), Panglima 2. Panzerarmee di Front Timur


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap : Rudolf Friedrich Carl Schmidt  
Julukan : Panzer-Schmidt  

Tanggal lahir : 12 Mei 1886 - Schöneberg, Berlin (Kekaisaran Jerman)
Tanggal meninggal : 7 April 1957 - Krefeld, Nordrhein-Westfalen (Jerman Barat)

Kesatuan utama : 1. Panzer-Division, XXXIX. Panzerkorps (mot.), 2. Panzerarmee  
Agama : Protestan  
Status pernikahan : Tidak diketahui secara rinci  
Orang tua : Ayah Professor Dr. Rudolf Schmidt (Geheimer Studienrat), ibu Johanna Elisabeth Friederike Udine, née Baronin von Könitz  

Beförderungen (Promosi)  
25 September 1906 : Fahnenjunker di 3. Kurhessisches Infanterie-Regiment Nr. 83  
18 Mei 1907 : Fähnrich  
27 Januari 1908 : Leutnant (patent tanggal 22 Juli 1906)  
28 November 1914 : Oberleutnant  
18 Desember 1915 : Hauptmann  
1 Juli 1922 : Reichswehr-Dienstalter (RDA) dari 18 Desember 1915  
1 Februari 1927 : Major  
1 April 1931 : Oberstleutnant  
1 Oktober 1933 : Oberst  
1 Oktober 1936 : Generalmajor  
1 Juni 1938 : Generalleutnant  
1 Juni 1940 : General der Panzertruppe  
16 Maret 1942 : Generaloberst (efektif dan RDA tanggal 1 Januari 1942, urutan nomor 2)  

Karriere (Karir)  
Rudolf Schmidt memulai karier militernya pada tahun 1906 ketika ia bergabung dengan Angkatan Darat Prusia sebagai Fahnenjunker di 3. Kurhessisches Infanterie-Regiment Nr. 83 yang bermarkas di Kassel. Selama Perang Dunia I, ia bertugas sebagai perwira komunikasi di Front Timur dan Front Barat, mencapai pangkat Hauptmann pada tahun 1915 dengan berbagai tugas pasukan dan staf. Setelah perang, ia dipertahankan dalam Reichswehr dan menjalani tugas staf di bidang logistik serta komunikasi.  

Pada periode antarperang, Schmidt naik pangkat secara bertahap melalui posisi staf. Ia menjabat sebagai Chief of Staff Inspektorat Pasukan Sinyal dari 1 Juni 1931 hingga 1 Juli 1932, kemudian memimpin 13. Infanterie-Regiment dan Infanterie-Regiment Ludwigsburg. Pada tahun 1935 ia ditugaskan di Reichswehrministerium dan kemudian menjadi Senior Quartermaster II di OKH hingga Oktober 1937. Kariernya semakin berfokus pada pasukan lapis baja ketika ia diangkat sebagai Kommandeur 1. Panzer-Division pada akhir 1937.  

Pada 1 Februari 1940, Schmidt diangkat sebagai Kommandierender General XXXIX. Panzerkorps (mot.). Ia memimpin korps ini selama Kampanye Barat 1940, termasuk penyeberangan Sungai Meuse di Sedan dan kontribusi pada pengepungan pasukan Prancis di sekitar Lille. Setelah itu, ia sempat menjadi acting commander 2. Armee. Pada Operasi Barbarossa tahun 1941, XXXIX. Panzerkorps di bawah komandonya menjadi bagian dari Heeresgruppe Mitte dan 3. Panzergruppe, berperan penting dalam pengepungan Minsk serta perebutan Vilnius.  

Pada 25 Desember 1941, Schmidt menggantikan Generaloberst Heinz Guderian sebagai Kommandierender General 2. Panzerarmee di Front Timur. Ia memimpin pasukan ini selama Pertempuran Moskow, operasi defensif di sekitar Ssuchinitschi, serta fase awal Case Blue di wilayah Voronezh dan Orel. Meskipun berhasil menahan serangan balik Soviet, ia sering berselisih dengan Hitler mengenai taktik mundur dan perintah bertahan mati-matian. Pada 10 April 1943, ia dicopot dari jabatannya setelah Gestapo menangkap saudaranya, Hans-Thilo Schmidt, yang terlibat sebagai mata-mata Prancis sejak 1931 hingga 1940. Surat-surat pribadi Schmidt yang mengkritik keras kepemimpinan perang Hitler dan Partai Nazi ditemukan, meskipun ia dibebaskan dalam pengadilan militer. Ia kemudian ditempatkan dalam Führerreserve OKH dan mengundurkan diri dari Wehrmacht pada 30 September 1943.  

Setelah perang, Schmidt tidak diaktifkan kembali. Ia ditangkap oleh pasukan Soviet pada Desember 1947, diadili atas tuduhan kejahatan perang pada tahun 1952, dan dijatuhi hukuman 25 tahun penjara. Ia dibebaskan dan dipulangkan ke Jerman pada Januari 1956 menyusul negosiasi antara Kanselir Konrad Adenauer dan Nikita Khrushchev. Schmidt meninggal dunia pada 7 April 1957 di Krefeld setelah sakit singkat.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan)  
Brunswick House Order of Henry the Lion, 4th Class  
Eisernes Kreuz 1914, 2. Klasse dan 1. Klasse  
Baden Order of the Zähringer Lion, Knight's Cross II. Class with Oak Leaves and Swords  
Militärverdienstkreuz Österreich-Ungarn, 3. Klasse mit Kriegsdekoration  
Gallipoli Star  
Bulgarischer Militärverdienstorden, Officer (IV. Grade)  
Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918 mit Schwertern (31 Oktober 1934)  
Wehrmacht-Dienstauszeichnung, 4. sampai 1. Klasse  
Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 (Sudetenland-Medaille)  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 1914, 2. Klasse (22 September 1939)  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 1914, 1. Klasse (2 Oktober 1939)  
Panzerkampfabzeichen in Silber (15 Februari 1942)  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (3 Juni 1940 sebagai Generalleutnant dan Kommandierender General XXXIX. Armeekorps (mot.))  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub (10 Juli 1941 sebagai General der Panzertruppe dan Kommandierender General XXXIX. Armeekorps (mot.), penerima ke-19)  

-------------------------------------------------------------------------------------

Rudolf Schmidt merupakan salah satu perwira lapis baja Wehrmacht yang berpengalaman sejak era Reichswehr. Kariernya mencerminkan transisi dari infanteri dan komunikasi menuju komando pasukan Panzer yang sukses di Polandia, Prancis, dan awal invasi Uni Soviet. Sebagai panglima 2. Panzerarmee, ia berusaha menjaga stabilitas garis depan meski menghadapi kekurangan logistik dan tekanan strategis dari atas. Sikap kritisnya terhadap perintah Hitler serta hubungan keluarganya dengan kasus spionase Prancis akhirnya mengakhiri karier militernya secara prematur. Meskipun terlibat dalam operasi anti-partisan yang keras sesuai kebijakan Wehrmacht, ia juga sempat memprotes Commissar Order dan menekankan disiplin pasukan. Pasca perang, nasibnya sebagai tahanan Soviet menunjukkan konsekuensi panjang dari peran Jerman di Front Timur. Schmidt meninggal sebagai pensiunan tanpa pernah kembali ke kehidupan militer, meninggalkan catatan sebagai jenderal yang kompeten namun tragis dalam rezim Nazi.  



Sumber:  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/  
https://grokipedia.com/  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://www.geni.com/  
https://books.google.com/  
http://de.metapedia.org/  
https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
https://en.wikipedia.org/wiki/Rudolf_Schmidt  
https://www.tracesofwar.com/persons/41433/Schmidt-Rudolf-Generaloberst.htm  
https://ww2gravestone.com/people/schmidt-rudolf-panzer-schmidt/

Thursday, March 26, 2026

Generaloberst Hans von Salmuth (1888-1962), Jenderal Wehrmacht di Front Barat


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Hans Eberhard Kurt Freiherr von Salmuth  
Panggilan/julukan: Tidak diketahui  

Lahir: 11 November 1888 di Metz, Elsass-Lothringen (Kekaisaran Jerman)  
Wafat: 1 Januari 1962 di Heidelberg (Jerman Barat)  
Orangtua: Ayah Oberstleutnant Friedrich Ernst Werner Anton Freiherr von Salmuth (1853-1926), ibu Marie Hermine Charlotte Amalia von Salmuth  
Saudara: Tidak ada catatan saudara kandung  
Istri: Tidak diketahui  
Anak: Tidak diketahui  

Beförderungen (Promosi):  
Fahnenjunker: 19 September 1907  
Hauptmann: akhir Perang Dunia I  
Major: Januari 1928  
Oberstleutnant: Februari 1932  
Oberst: 1 Mei 1934  
Generalmajor: 1 Agustus 1937  
Generalleutnant: 1 Agustus 1939  
General der Infanterie: 1 Agustus 1940  
Generaloberst: 1 Januari 1943  

Karriere (Karir):  
Hans von Salmuth memulai karier militernya pada 19 September 1907 ketika ia bergabung dengan Preußische Armee sebagai Fahnenjunker di Königin Elisabeth Garde-Grenadier-Regiment Nr. 3. Selama Perang Dunia I ia bertugas di infanteri sebelum dipindahkan ke artileri pada Oktober 1914, bertindak sebagai perwira tempur dan komandan baterai, terluka tiga kali, serta naik pangkat hingga Hauptmann sambil memegang jabatan seperti adjutan batalion, perwira eksekutif, perwira staf umum, dan pemimpin pasukan di Front Barat. Setelah gencatan senjata November 1918 ia tetap bertugas di Reichswehr, awalnya sebagai perwira staf umum di kantor penghubung Oberste Heeresleitung di Prusia Timur pada Januari 1919, kemudian di staf 1. Infanterie-Division, Reichswehr-Schützen-Regiment 1, Reichswehr-Brigade 1, serta 1. (Preußisches) Infanterie-Regiment. Pada 1920-an ia memegang berbagai posisi resimen dan staf termasuk kursus pelatihan artileri tahun 1924, komando benteng Königsberg tahun 1925, serta komando kompi di 9. (Preußisches) Infanterie-Regiment mulai 1927. Pada 1929 ia ditugaskan ke United States Army untuk mempelajari sistem mobilisasi ekonomi. Kariernya semakin pesat pada awal 1930-an di tengah pembangunan militer terselubung; ia menjadi Chief of Staff 2. Division di Stettin Desember 1933, kemudian dipindahkan ke Reichswehr Ministry di Berlin sebagai kepala kelompok di Armament Office bagian ekonomi, naik menjadi kepala departemen tersebut tahun 1934. Pada musim semi 1935 ia menjabat Chief of the General Staff II. Armeekorps di Stettin, turut serta dalam ekspansi Reichswehr menjadi Wehrmacht. Agustus 1936 ia bertindak sebagai perwakilan militer Jerman kepada Generalissimo Francisco Franco di Spanyol selama tiga bulan. Setelah promosi menjadi Generalmajor pada 1 Agustus 1937 ia memegang komando resimen artileri sekaligus Chief of the General Staff Army Group Command 1 di Berlin mulai Oktober. Setelah Anschluss Maret 1938 ia mewakili Oberkommando der Wehrmacht di Wina di bawah Wilhelm Keitel. Pada 1 Agustus 1939 sebagai Generalleutnant ia menjadi Chief of the General Staff 2. Armee. September 1939 ia bertugas sebagai Chief of Staff Heeresgruppe Nord di bawah Generaloberst Fedor von Bock selama invasi Polandia, kemudian tetap di posisi tersebut ketika Heeresgruppe B di bawah Bock memimpin kampanye Barat pada Mei 1940. Pada 1941 ia dipindahkan ke Front Timur dan memimpin XXX. Armeekorps mulai 10 Mei 1941 hingga 27 Desember 1941, turut serta dalam Operasi Barbarossa dan Pertempuran Sevastopol. Tahun 1942 ia menjadi komandan sementara 17. Armee (20 April hingga 1 Juni 1942), kemudian komandan sementara 4. Armee (6 Juni hingga 15 Juli 1942) menggantikan Gotthard Heinrici, serta memimpin 2. Armee mulai pertengahan Juli 1942. Pada Januari 1943 setelah promosi menjadi Generaloberst ia menghadapi Operasi Voronezh-Kastornensk Soviet yang hampir menghancurkan 2. Armee. Pada 3 Februari 1943 ia memimpin 4. Armee hingga Juli 1943. Agustus 1943 ia dipindahkan memimpin 15. Armee yang bermarkas di Pas-de-Calais, Prancis, dan bertanggung jawab mempertahankan wilayah tersebut selama pendaratan D-Day Juni 1944. Ia diberhentikan dari komando akhir Agustus 1944 setelah kehancuran garis depan Jerman pasca Operasi Cobra Sekutu, dan tidak lagi mendapat komando hingga akhir perang.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (19 Juli 1940 sebagai Generalleutnant dan Chief of the General Staff Heeresgruppe B)  
Spange zum 1914 Eisernes Kreuz I. Klasse (1939)  
Spange zum 1914 Eisernes Kreuz II. Klasse (1939)  
Deutsches Kreuz in Gold (11 Januari 1942)  
Ehrenkreuz für Frontkämpfer (1934)  
Dienstauszeichnung I. Klasse (1936)  
Rumänischer Orden Michael der Tapfere III. Klasse  
Sudetenland-Medaille  
Militärverdienstorden IV. Klasse mit Schwertern (dari Perang Dunia I)  
Anhaltisches Friedrich-Kreuz  
Österreichisches Militärverdienstkreuz III. Klasse mit Schwertern (dari Perang Dunia I)  

-------------------------------------------------------------------------------

Hans Eberhard Kurt Freiherr von Salmuth (11 November 1888 – 1 Januari 1962) adalah seorang Generaloberst Wehrmacht selama Perang Dunia II yang dikenal sebagai perwira staf berpengalaman dan komandan lapangan di Front Timur serta Prancis. Berasal dari keluarga bangsawan Prusia dengan tradisi militer panjang, ia lahir di Metz dan mengikuti jejak ayahnya yang juga perwira dengan bergabung ke Preußische Armee tahun 1907. Pengalaman Perang Dunia I yang meliputi tugas infanteri dan artileri serta tiga kali luka di medan perang membentuk kemampuannya dalam operasi gabungan. Di masa Reichswehr ia menduduki berbagai jabatan staf dan resimen, termasuk studi mobilisasi ekonomi di Amerika Serikat serta peran dalam perencanaan persenjataan yang mendukung ekspansi militer Jerman pasca-Versailles. Sebagai Chief of the General Staff Heeresgruppe Nord dan kemudian Heeresgruppe B ia turut merencanakan invasi Polandia dan kampanye Barat yang sukses di bawah Fedor von Bock. Di Front Timur ia memimpin XXX. Armeekorps selama Operasi Barbarossa, kemudian sementara memimpin 17. Armee, 4. Armee, dan 2. Armee di tengah pertempuran sengit melawan Tentara Merah, termasuk menghadapi serangan Soviet yang menghancurkan pasukannya pada awal 1943. Penugasan terakhirnya sebagai komandan 15. Armee di Pas-de-Calais membuatnya bertanggung jawab mempertahankan wilayah yang dianggap sebagai target utama invasi Sekutu, sehingga pasukannya yang kuat tidak segera diperkuat ke Normandia pada Juni 1944. Setelah perang ia diadili dalam High Command Trial sebagai bagian dari Subsequent Nuremberg Trials, dinyatakan bersalah atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan termasuk perlakuan terhadap tawanan perang Soviet dan penduduk sipil di wilayah pendudukan, serta dijatuhi hukuman 20 tahun penjara yang kemudian dikurangi menjadi 12 tahun dan dibebaskan pada Juli 1953. Hans von Salmuth meninggal dunia di Heidelberg tahun 1962 pada usia 73 tahun. Sejarawan umumnya menilainya sebagai perwira staf profesional yang kompeten dengan latar belakang aristokrat Prusia, meskipun perannya dalam pelaksanaan perintah kriminal seperti Commissar Order di Front Timur menjadi bagian dari dakwaan pascaperang.



Sumber:  
- https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/  
- https://grokipedia.com/  
- https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
- https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
- https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
- https://forum.axishistory.com/  
- https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
- https://www.bundesarchiv.de/en/  
- https://www.geni.com/  
- https://books.google.com/  
- http://de.metapedia.org/  
- https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
- https://en.wikipedia.org/wiki/Hans_von_Salmuth (sumber tambahan)  
- https://www.tracesofwar.com/persons/65172/Salmuth-von-Hans-Eberhard-Kurt.htm (sumber tambahan)  
- http://www.ritterkreuztraeger.info/rk/s/S024Salmuth.pdf (sumber tambahan)

Generaloberst Richard Ruoff (1883-1967), Panglima 17. Armee di Front Timur


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Karl Richard Ruoff  
Panggilan/julukan: tidak diketahui

Lahir: 18 Agustus 1883 di Meßbach, Kreis Künzelsau, Württemberg (Kekaisaran Jerman) 
Meninggal: 30 Maret 1967 di Tübingen, Baden-Württemberg (Jerman Barat)

Operasi militer utama: Perang Dunia I di Front Barat, Perang Dunia II di Polandia, Prancis, Uni Soviet (Operasi Barbarossa, Serangan Kaukasus, Kuban)  
Partai politik: tidak diketahui (bukan anggota NSDAP)  
Pendidikan: Abitur di Gymnasium Heilbronn  
Agama: tidak disebutkan  
Orang tua: Ayah Karl Friedrich Christian Fritz Ruoff (Amtmann dan Domänenpächter Württemberg), Ibu Maria Anna Barbara Thomm  
Saudara kandung: tidak disebutkan  
Pasangan: Klara Martha Fuchs (menikah 4 September 1915 di Stuttgart)  
Anak: Elfriede Maria Amalie Ruoff (lahir 30 Maret 1919 di Tübingen), Gerhard Kurt Rudolf Richard Ruoff (lahir 4 Januari 1921 di Stuttgart), Irmgard Tony Hedwig Ruoff (lahir 4 Agustus 1922 di Stuttgart), Arnold Fritz Richard Ruoff (lahir 26 Juni 1930 di Stuttgart)  
Ciri fisik: tidak disebutkan  

Beförderungen (Promosi):  
15 April 1903 Fahnenjunker  
14 November 1903 Fähnrich  
18 August 1904 Leutnant (Patent 19 August 1903)  
18 August 1912 Oberleutnant  
28 November 1914 Hauptmann  
1 Juli 1926 Major  
1 Februari 1931 Oberstleutnant  
1 Juli 1933 Oberst  
1 April 1936 Generalmajor  
1 Maret 1938 Generalleutnant  
1 Mei 1939 General der Infanterie  
1 April 1942 Generaloberst  

Karriere (Karir):  
15 April 1903 masuk württembergisches Heer sebagai Fahnenjunker di 10. Württembergisches Infanterie-Regiment Nr. 180 di Tübingen.  
1904-1910 bertugas sebagai Kompanieoffizier di berbagai kompi regiment yang sama.  
1910-1913 Adjutant I. Bataillon kemudian Regimentsadjutant di 10. Württembergisches Infanterie-Regiment Nr. 180.  
Agustus 1914 mobilisasi Perang Dunia I, bertugas di Front Barat bersama regimentnya.  
1914-1915 Kompanieführer, kemudian Adjutant 51. Reserve-Infanterie-Brigade.  
1917-1918 sementara 1. Generalstabsoffizier di Stab 26. Reserve-Division.  
Desember 1918-Januari 1919 Kompaniechef di regiment asalnya.  
Januari-Maret 1919 Führer III. Bataillon 10. Württembergisches Infanterie-Regiment Nr. 180.  
1919-1920 masuk Organisationstab Tübingen dan Demobilisierungsstab Generalkommando XIII. Armee-Korps serta Reichswehr-Brigade 13.  
1 Oktober 1920 Adjutant 5. Division der Reichswehr di Stuttgart.  
1921-1925 Referent Stab 5. Division der Reichswehr, kemudian Chef 11. Kompanie 14. (Badisches) Infanterie-Regiment di Konstanz.  
1 Oktober 1925 ke Generalstab Infanterieführer V di Stuttgart.  
1926-1931 Stab 5. Division der Reichswehr di Stuttgart.  
1 Oktober 1931 Kommandeur III. Bataillon 13. (Württ.) Infanterie-Regiment di Ulm.  
1933 Kommandeur 13. Infanterie-Regiment.  
1934-1936 Chef des Generalstabes V. Armeekorps.  
1936-1938 Chef des Generalstabes Gruppenkommando 3.  
1938-1939 Chef des Generalstabes Gruppenkommando 5.  
1 Mei 1939 Kommandierender General V. Armeekorps sekaligus Befehlshaber Wehrkreis V di Stuttgart.  
8 Januari 1942 Kommandierender General 4. Panzerarmee di Front Timur.  
1 Juni 1942 Kommandierender General 17. Armee di Front Timur (merangkap sementara Army Group Ruoff Juni-Juli 1942).  
24 Juni 1943 dipindah ke Führerreserve, tidak mendapat komando lagi hingga akhir perang.  
1945-1967 hidup sebagai pensiunan di Tübingen.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):  
Eisernes Kreuz 2. Klasse (16 September 1914)  
Eisernes Kreuz 1. Klasse (1 April 1915)  
Ritterkreuz des Militär-Verdienstordens (Württemberg)  
Ritterkreuz I. Klasse des Friedrich-Ordens (Württemberg)  
Verwundetenabzeichen in Schwarz  
Spange zum Eisernen Kreuz 2. Klasse 1939  
Spange zum Eisernen Kreuz 1. Klasse 1939  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (30 Juni 1941 sebagai General der Infanterie dan Kommandierender General V. Armeekorps)  
Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42  

-------------------------------------------------------------------------------

Karl Richard Ruoff lahir pada 18 Agustus 1883 di Meßbach, sebuah desa kecil di Kreis Künzelsau, Württemberg, sebagai putra seorang Amtmann dan Domänenpächter bernama Karl Friedrich Christian Fritz Ruoff dan istrinya Maria Anna Barbara Thomm. Setelah menyelesaikan Abitur di Gymnasium Heilbronn, ia memutuskan karier militer dan pada 15 April 1903 masuk sebagai Fahnenjunker ke 10. Württembergisches Infanterie-Regiment Nr. 180 yang bermarkas di Tübingen. Karier awalnya berjalan standar bagi perwira muda Württemberg: ia menjadi Fähnrich pada November 1903, Leutnant pada Agustus 1904, dan bertugas sebagai Kompanieoffizier di berbagai kompi regiment tersebut selama hampir satu dekade. Pada 1910 ia diangkat menjadi Adjutant I. Bataillon, kemudian pada 1913 menjadi Regimentsadjutant, posisi yang dipegangnya hingga pecahnya Perang Dunia I.

Ketika perang meletus pada Agustus 1914, Ruoff berangkat ke Front Barat bersama regimentnya. Ia segera terlibat dalam pertempuran sengit dan pada September 1914 mendapat Eisernes Kreuz 2. Klasse. Beberapa hari kemudian ia terluka ringan. Pada November 1914 ia dipromosikan menjadi Hauptmann dan sempat memimpin kompi sebelum menjadi Adjutant 51. Reserve-Infanterie-Brigade. Pada April 1915 ia menerima Eisernes Kreuz 1. Klasse. Selama perang ia juga sempat ditugaskan sementara sebagai stellvertretender 1. Generalstabsoffizier di Stab 26. Reserve-Division pada akhir 1917 hingga pertengahan 1918. Selain dua Eisernes Kreuz, ia juga dianugerahi Ritterkreuz des Militär-Verdienstordens dan Ritterkreuz I. Klasse des Friedrich-Ordens serta Verwundetenabzeichen in Schwarz.

Setelah gencatan senjata, Ruoff tetap bertahan di Reichswehr. Ia sempat memimpin kompi dan bataillon di regiment lamanya, kemudian masuk ke staf Demobilisierungsstab dan Reichswehr-Brigade 13. Mulai 1920 ia menjadi bagian integral dari 5. Division der Reichswehr di Stuttgart, berturut-turut sebagai Adjutant, Referent, dan kemudian Chef 11. Kompanie di 14. (Badisches) Infanterie-Regiment. Pada 1925 ia dipindah ke Generalstab Infanterieführer V dan pada 1926 dipromosikan menjadi Major. Kariernya terus naik stabil: Oberstleutnant pada 1931 dengan komando III. Bataillon 13. (Württ.) Infanterie-Regiment di Ulm, kemudian Oberst dan Kommandeur seluruh 13. Infanterie-Regiment. Antara 1934 hingga 1939 ia menjabat sebagai Chef des Generalstabes di V. Armeekorps, Gruppenkommando 3, dan Gruppenkommando 5.

Pada 1 Mei 1939 Ruoff mencapai puncak karier pra-perang ketika diangkat sebagai Kommandierender General V. Armeekorps sekaligus Befehlshaber Wehrkreis V di Stuttgart. Ia memimpin korps ini sejak invasi Polandia hingga awal 1942 di Front Timur. Atas kepemimpinannya dalam Operasi Barbarossa, ia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada 30 Juni 1941. Pada 8 Januari 1942 ia dipindah untuk memimpin 4. Panzerarmee yang baru terbentuk di bawah Heeresgruppe Süd. Komandonya singkat, hanya hingga akhir Mei 1942, sebelum ia mengambil alih 17. Armee pada 1 Juni 1942.

Di bawah komandonya, 17. Armee menjadi tulang punggung serangan Heeresgruppe A menuju Kaukasus pada musim panas 1942. Untuk sementara waktu (Juni-Juli 1942) pasukannya diperkuat dengan Korps Italia dan Rumania sehingga membentuk Army Group Ruoff. Meski berhasil mendekati ladang minyak Kaukasus, pasukan Ruoff terpaksa bertahan di Kuban bridgehead setelah kekalahan Stalingrad. Ia memimpin pertahanan tersebut hingga Juni 1943 ketika dipindahkan ke Führerreserve dan tidak lagi mendapat komando lapangan. Tuduhan kejahatan perang sempat dilontarkan terhadap 17. Armee dalam persidangan Krasnodar 1943 oleh Soviet, tetapi setelah perang Uni Soviet tidak menuntut ekstradisi Ruoff.

Setelah Jerman menyerah pada Mei 1945, Richard Ruoff tidak pernah diadili dan kembali ke kehidupan sipil di Tübingen. Ia meninggal dunia pada 30 Maret 1967 dalam usia 83 tahun karena sebab alami. Kariernya mencerminkan perwira profesional Reichswehr yang naik pangkat secara konvensional menjadi salah satu jenderal senior Wehrmacht di Front Timur, meski tanpa mencapai pangkat tertinggi seperti Generalfeldmarschall.



Sumber:  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/  
https://grokipedia.com/  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://www.geni.com/  
https://books.google.com/  
http://de.metapedia.org/  
https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
https://en.wikipedia.org/wiki/Richard_Ruoff  
https://generals.dk/general/Ruoff/Richard/Germany.html  
https://www.tracesofwar.com/persons/45297/Ruoff-Karl-Richard.htm

Generaloberst Lothar Rendulic (1887-1971), Panglima Pasukan Jerman di Balkan


Nama lengkap : Lothar Franz Maria Rendulic  
Panggilan : Austrian Fireman  

Lahir : 23 Oktober 1887 di Wiener-Neustadt, Austria-Hungaria  
Meninggal : 18 Januari 1971 di Efferding, Austria  

Operasi militer utama : Polenfeldzug, Balkan-Einsatz, Lapplandkrieg, Pertempuran Courland, Pertahanan Ostmark  
Keanggotaan partai : NSDAP sejak Mei 1932  
Gelar : Dr. jur.  
Agama : Katolik  
Orangtua : Oberstleutnant Lukas Rendulic dan Maria Bertha Polaschek  
Saudara : tidak diketahui secara rinci  
Istri : Anna Johanna Carlonia Zöbl (menikah 4 September 1916)  
Anak : Lothar Rendulic (lahir 9 Desember 1917, gugur 22 September 1939 di Warschau) dan Helmut Rendulic (lahir 3 Januari 1928)  
Ciri fisik : Tinggi sedang, postur tegap khas perwira staf Austria  

Beförderungen (Promosi) :
8 Agustus 1910 : Leutnant (k.u.k. Armee)  
1 Agustus 1914 : Oberleutnant  
1 Mei 1917 : Hauptmann  
1 September 1920 : Hauptmann (österreichisches Bundesheer)  
1 Maret 1923 : Stabshauptmann  
1 November 1926 : Major i.G.  
15 Januari 1929 : Oberstleutnant i.G.  
21 Juni 1933 : Oberst  
1 April 1938 : Oberst i.G. (direaktifkan, Rangdienstalter 1 Maret 1938)  
1 Desember 1939 : Generalmajor  
1 Desember 1941 : Generalleutnant  
1 Desember 1942 : General der Infanterie  
1 April 1944 : Generaloberst  

Karriere (Karir) :
Rendulic memulai karier militer pada 8 Agustus 1910 sebagai Leutnant di k.u.k. Infanterie-Regiment Georg I., König der Hellenen Nr. 99 di Wina. Selama Perang Dunia I ia bertugas di Front Timur dan kemudian Front Italia, terlibat dalam pertempuran Galisia, Karpaten, Isonzo, dan Montello. Setelah perang ia bergabung dengan Bundesheer Austria, menjabat sebagai perwira staf, instruktur taktik, dan akhirnya Militerattaché di Paris dan London. Pada 1932 ia bergabung dengan NSDAP Austria yang masih terlarang. Karena itu ia diberhentikan sementara pada 1936. Setelah Anschluss 1938 ia direaktifkan dalam Wehrmacht dan langsung menjadi Chef des Generalstabes XVII. Armeekorps. Pada Oktober 1939 ia memimpin Infanterie-Regiment 7, kemudian menjadi Kommandeur 52. Infanterie-Division pada Oktober 1940 hingga November 1942. Selanjutnya ia memimpin XXXV. Armeekorps di Front Timur, lalu pada Agustus 1943 ditugaskan memimpin 2. Panzerarmee di Yugoslavia. Pada Juni 1944 ia menggantikan sebagai Oberbefehlshaber 20. Gebirgsarmee di Finlandia dan Norwegia. Pada Januari 1945 ia sempat memimpin Heeresgruppe Kurland dan Heeresgruppe Nord, kemudian kembali ke Heeresgruppe Kurland sebelum akhirnya pada Maret 1945 menjadi Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd yang kemudian berganti nama menjadi Heeresgruppe Ostmark hingga kapitulasi Mei 1945.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan)  
Rendulic menerima berbagai dekorasi tertinggi Wehrmacht termasuk Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes dengan Eichenlaub und Schwertern. Ia juga mendapatkan medali-medali Austria-Hongaria dari Perang Dunia I serta penghargaan Jerman lainnya sesuai jabatannya di berbagai front.  

-------------------------------------------------------------------------------

Lothar Rendulic lahir dari keluarga militer di Wiener-Neustadt pada 23 Oktober 1887. Ayahnya Lukas Rendulic adalah perwira tinggi k.u.k. Armee. Setelah menyelesaikan pendidikan hukum dan politik di Universitas Wina serta Theresianische Militärakademie, ia dilantik sebagai Leutnant pada 1910 dan langsung ditugaskan di Infanterie-Regiment 99. Perang Dunia I membawanya ke medan tempur yang berat di Front Timur dan kemudian Italia. Ia terluka beberapa kali namun tetap aktif sebagai perwira staf dan komandan kompi. Setelah kekalahan Austria-Hongaria, ia melanjutkan studi hukum hingga meraih gelar doktor dan bergabung dengan angkatan darat republik Austria yang baru.  

Pada masa antarperang Rendulic naik pangkat secara stabil sambil mengajar taktik dan organisasi di sekolah militer. Ia sempat menjadi Militerattaché Austria di Prancis dan Inggris, di mana ia menyusun laporan tentang kelemahan militer Prancis. Keanggotaannya yang dini di NSDAP Austria membuatnya diberhentikan pada 1936, namun Anschluss 1938 membuka kembali jalur kariernya di Wehrmacht. Ia langsung dipercaya sebagai kepala staf korps di Wina dan ikut serta dalam Polenfeldzug.  

Pada tahun 1940-an awal Rendulic memimpin 52. Infanterie-Division di Front Timur dengan sukses, kemudian XXXV. Armeekorps. Prestasinya membawa ia ke pangkat General der Infanterie. Pada Agustus 1943 Hitler mengirimnya ke Balkan sebagai Kommandeur 2. Panzerarmee untuk memerangi partisan Tito. Di bawah komandonya dilakukan operasi besar seperti Kugelblitz dan Rösselsprung yang berhasil mengganggu gerakan partisan meski tidak mampu menghancurkan mereka sepenuhnya. Rendulic juga menerapkan kebijakan pembalasan terhadap penduduk sipil yang dituduh mendukung partisan.  

Pada Juni 1944 ia dipindahkan ke Utara untuk memimpin 20. Gebirgsarmee menyusul kematian Eduard Dietl. Di Finlandia dan Norwegia ia mengawasi penarikan pasukan Jerman dalam Operasi Birke dan menghadapi serangan Soviet di Petsamo-Kirkenes. Untuk mencegah musuh menggunakan infrastruktur, ia memerintahkan penghancuran sistematis wilayah Finnmark dan Lapland yang kemudian dikenal sebagai kebijakan bumi hangus. Meski menuai kritik berat pasca perang, tindakan tersebut dianggapnya sebagai kebutuhan militer mendesak.  

Awal 1945 menjadi periode paling intens bagi Rendulic. Ia bolak-balik memimpin Heeresgruppe Kurland dan Heeresgruppe Nord di Courland Pocket, kemudian pada Maret 1945 mengambil alih Heeresgruppe Süd/Ostmark. Dengan sumber daya yang semakin menipis ia berhasil menarik mundur pasukan sambil mempertahankan garis depan hingga akhir perang di Austria. Pada 7 Mei 1945 ia menyerah kepada pasukan Amerika di St. Martin.  

Setelah perang Rendulic diadili dalam Subsequent Nuremberg Trials, tepatnya Hostages Case. Ia dinyatakan bersalah atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait pembalasan di Balkan serta diperintahkan menjalani hukuman 20 tahun penjara. Hukuman kemudian dikurangi menjadi 10 tahun dan ia dibebaskan pada Februari 1951 setelah menjalani sekitar tiga tahun di penjara Landsberg. Ia menulis memoar dan tetap tinggal di Austria hingga meninggal dunia pada 18 Januari 1971 di Efferding.  

Sebagai salah satu dari sedikit perwira Austria yang mencapai pangkat Generaloberst di Wehrmacht, Rendulic dikenal sebagai "Pemadam Kebakaran Austria" Hitler karena kemampuannya memimpin di situasi krisis di berbagai front. Kariernya mencerminkan loyalitas tinggi terhadap rezim sekaligus kemampuan taktis yang diakui rekan-rekannya, meski dibayangi kontroversi pasca perang terkait perintahnya di Yugoslavia dan Norwegia.  



Sumber:  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/R/RendulicL-R.htm  
https://grokipedia.com/page/Lothar_Rendulic  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://www.geni.com/  
https://books.google.com/  
http://de.metapedia.org/  
https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
https://generals.dk/general/Rendulic/Lothar/Germany.html

Wednesday, March 25, 2026

Generaloberst Georg-Hans Reinhardt (1887-1963), Panglima Heeresgruppe Mitte


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Georg-Hans Reinhardt  
Panggilan/julukan: tidak diketahui

Lahir: 1 Maret 1887 - Bautzen, Kerajaan Sachsen (Kekaisaran Jerman) 
Wafat: 22 November 1963 - München-Tegernsee, Bayern (Jerman Barat)

Ayah: Georg Reinhardt (bankir)  
Ibu: Lisbeth Merbach  
Istri: Eva Prüfer (menikah 9 September 1919)  
Anak: Eva Gisela Reinhardt (lahir 9 September 1920), Rosemarie Reinhardt (lahir 5 Agustus 1922)  
Pangkat tertinggi: Generaloberst  
Jabatan terakhir: Oberbefehlshaber Heeresgruppe Mitte  

Beförderungen (Promosi):  
Fahnenjunker: 25 Maret 1907  
Leutnant: 14 Agustus 1908 (Patent 14 Februari 1907)  
Oberleutnant: 25 September 1914  
Hauptmann: 22 Mei 1916 (Rangdienstalter 18 April 1916)  
Major: 1 Maret 1925  
Oberstleutnant: 1 Oktober 1931  
Oberst: 1 Februar 1934  
Generalmajor: 1 April 1937  
Generalleutnant: 1 Oktober 1939  
General der Panzertruppe: 1 Juni 1940  
Generaloberst: 1 Januari 1942 (Rangdienstalter 1 Januari 1942)  

Karriere (Karir):  
Georg-Hans Reinhardt memasuki Königlich Sächsische Armee pada 25 Maret 1907 setelah lulus Abitur di Bautzen dan ditugaskan ke 8. Königlich Sächsisches Infanterie-Regiment "Prinz Johann Georg" Nr. 107 di Leipzig. Ia menjadi Fähnrich pada 19 November 1907, kemudian Leutnant pada 14 Agustus 1908 dan bertugas sebagai Kompanieoffizier di berbagai kompi. Pada 1912 ia menjadi Gerichtsoffizier dan Adjutant III. Bataillon, serta menjalani pelatihan berkuda di Ulanen-Regiment Nr. 18. Pada 1914 ia diangkat sebagai Regimentsadjutant. Saat pecah Perang Dunia I, ia bertugas di Front Barat bersama regimentnya. Pada musim semi 1915 ia memimpin pengintaian penting di Loretto-Höhe dan menerima Ritterkreuz des Militär-St.-Heinrichs-Ordens. Pada Mei 1916 ia menjadi Adjutant Brigade Nord dan naik pangkat Hauptmann. Ia menyelesaikan pendidikan Generalstab dan bertugas di berbagai korps termasuk sebagai Ib di XII. Reservekorps, 8. Kavallerie-Division, Kavallerie-Division Nord, serta Ia di 192. Infanterie-Division hingga akhir perang. Setelah perang ia bertugas sebagai Kompanieführer di regiment lamanya, kemudian di Generalstab 24. Division. Pada 1 Oktober 1919 ia masuk Reichsheer sebagai Hauptmann. Ia ikut menumpas Räteregierung di Leipzig pada 1920 dan bertugas di berbagai staf divisi serta sebagai Kompaniechef di 11. (Sächs.) Infanterie-Regiment. Ia menjadi Taktiklehrer di Infanterieschule Ohrdruf/Dresden dan kemudian di Reichswehrministerium sebagai Lehrer Taktik dan Kriegsgeschichte. Pada 1931-1933 ia memimpin III. Bataillon di 10. Infanterie-Regiment, kemudian bertugas di staf 4. Infanterie-Division dan Reichswehrministerium hingga 1937 sebagai Kepala Heeres-Ausbildungs-Abteilung (T 4) di Truppenamt. Pada 12 Oktober 1937 ia menjadi Kommandeur 1. Schützen-Brigade. Pada 10 November 1938 ia diangkat menjadi Kommandeur 4. Panzer-Division. Pada 15 Februar 1940 ia menjadi Kommandierender General XXXXI. Armeekorps (kemudian XXXXI. Panzerkorps). Pada 5 Oktober 1941 ia mengambil alih Panzergruppe 3 yang kemudian menjadi 3. Panzerarmee. Pada 1 Januari 1942 ia resmi menjadi Oberbefehlshaber 3. Panzerarmee. Pada 16 Agustus 1944 hingga 25 Januari 1945 ia menjadi Oberbefehlshaber Heeresgruppe Mitte. Setelah itu ia diberhentikan dan tidak lagi aktif hingga akhir perang. Pada Mei 1945 ia ditangkap pasukan Sekutu dan menjadi tahanan perang hingga 1948.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):  
Eisernes Kreuz 1914 2. Klasse (14 September 1914)  
Eisernes Kreuz 1914 1. Klasse (8 Agustus 1915)  
Ritterkreuz des Königlich Preußischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern  
Ritterkreuz des Militär-St.-Heinrichs-Ordens  
Ehrenkreuz für Frontkämpfer  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht 4. Klasse (4 Jahre)  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht 3. Klasse (12 Jahre)  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht 2. Klasse (18 Jahre)  
Dienstauszeichnung der Wehrmacht 1. Klasse (25 Jahre)  
Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938  
Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 mit Spange  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 2. Klasse 1914 (21 September 1939)  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 1. Klasse 1914 (2 Oktober 1939)  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (27 Oktober 1939 sebagai Generalleutnant dan Kommandeur 4. Panzer-Division)  
Panzerkampfabzeichen in Silber  
Ritterkreuz mit Eichenlaub (17 Februar 1942 sebagai General der Panzertruppe dan Befehlshaber 3. Panzergruppe)  
Verwundetenabzeichen 1939 in Schwarz  
Medaille "Winterschlacht im Osten 1941/42" (Ostmedaille)  
Ritterkreuz mit Eichenlaub und Schwertern (26 Mei 1944 sebagai Generaloberst dan Oberbefehlshaber 3. Panzerarmee)  
Großes Verdienstkreuz mit Stern und Schulterband des Verdienstordens der BRD (24 November 1962)  
Ia juga disebutkan tiga kali dalam Wehrmachtbericht (18 Oktober 1941, 19 Oktober 1941, dan 21 Januari 1944).  

-------------------------------------------------------------------------------

Georg-Hans Reinhardt lahir pada 1 Maret 1887 di Bautzen sebagai putra seorang bankir bernama Georg Reinhardt dan Lisbeth Merbach. Setelah menyelesaikan pendidikan menengahnya ia bergabung dengan tentara Kerajaan Sachsen pada tahun 1907 dan memulai karier militer yang panjang di 8. Königlich Sächsisches Infanterie-Regiment "Prinz Johann Georg" Nr. 107. Selama Perang Dunia I ia bertugas sebagai Regimentsadjutant di Front Barat, kemudian di berbagai posisi staf termasuk di Korps Austria-Hongaria dan divisi-divisi Jerman di Front Timur maupun Barat, di mana ia mendapat pengalaman penting sebagai perwira Generalstab serta penghargaan seperti Ritterkreuz des Militär-St.-Heinrichs-Ordens atas keberaniannya di medan pertempuran. Setelah perang ia tetap bertahan di Reichswehr, menikah dengan Eva Prüfer pada 1919, dan menduduki berbagai jabatan staf serta komando batalion sambil menjadi pengajar taktik dan sejarah perang. Pada masa pembangunan Wehrmacht di bawah rezim Nazi ia naik pangkat dengan cepat dan memimpin 4. Panzer-Division selama invasi Polandia tahun 1939 di mana ia berhasil memecah pengepungan Polandia dan menawan ribuan tentara musuh sehingga mendapat Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes. Pada tahun 1940 ia memimpin XXXXI. Armeekorps dalam pertempuran di Prancis dan Yugoslavia sebelum terlibat dalam Operasi Barbarossa sebagai bagian dari Heeresgruppe Nord. Pada Oktober 1941 ia mengambil alih Panzergruppe 3 yang kemudian menjadi 3. Panzerarmee dan memimpin serangan menuju Moskow dalam Operasi Typhoon serta bertahan menghadapi serangan balik Soviet pada musim dingin 1941-1942 di sekitar Vitebsk dan Smolensk. Sebagai Oberbefehlshaber 3. Panzerarmee ia berhasil memimpin pertempuran defensif yang berhasil di utara Smolensk pada musim dingin 1943-1944 sehingga mendapat Eichenlaub dan kemudian Schwerter pada Ritterkreuz. Pada Agustus 1944 ia ditunjuk memimpin Heeresgruppe Mitte setelah kehancuran pasukan tersebut dalam Operasi Bagration, namun hanya beberapa bulan sebelum ia diberhentikan pada Januari 1945. Setelah perang ia ditangkap dan diadili dalam High Command Trial pada tahun 1948 sebagai bagian dari Subsequent Nuremberg Trials. Ia dinyatakan bersalah atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan termasuk pembunuhan dan penyiksaan tahanan perang Soviet serta deportasi dan pembunuhan warga sipil di wilayah pendudukan. Ia dijatuhi hukuman 15 tahun penjara tetapi dibebaskan pada tahun 1952 atas dasar belas kasihan. Di masa pascaperang ia sempat menjabat sebagai presiden Gesellschaft für Wehrkunde (sekarang Gesellschaft für Sicherheitspolitik) dan pada tahun 1962 menerima Großes Verdienstkreuz dari Republik Federal Jerman. Georg-Hans Reinhardt meninggal dunia pada 22 November 1963 di München-Tegernsee pada usia 76 tahun.



Sumber:  
- https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/R/ReinhardtGH-R.htm  
- https://www.tracesofwar.com/persons/34542/Reinhardt-Georg-Hans.htm  
- https://generals.dk/general/Reinhardt/Georg-Hans/Germany.html  
- https://en.wikipedia.org/wiki/Georg-Hans_Reinhardt  
- https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
- https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
- https://forum.axishistory.com/  
- https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
- https://www.bundesarchiv.de/en/  
- https://www.geni.com/  
- https://books.google.com/  
- https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
- https://grokipedia.com/  
- http://de.metapedia.org/  
- https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html

Generaloberst Erhard Raus (1889-1956), Jenderal Asal Austria di Front Timur


Oleh: Alif Rafik Khan  

Nama lengkap: Erhard Franz Josef Raus  
Panggilan/julukan: Tidak diketahui  

Lahir: 8 Januari 1889 di Wolframitz, Mähren (Austria-Hungaria, sekarang Olbramovice, Republik Ceko)  
Meninggal: 3 April 1956 di Wien (Austria)

Operasi militer dan pertempuran: Schlacht bei Lublin, Winterkämpfe in den Beskiden, 2. Isonzoschlacht, Operation Barbarossa, Operation Typhoon, Pertempuran di sekitar Belgorod, Operasi Citadel (penarikan mundur), Pertempuran Kedua Kiev, Operasi Doppelkopf, East Prussian Offensive, Battle of Memel  
Nomor keanggotaan NSDAP: Tidak ada  
Nomor keanggotaan SS: Tidak ada  
Gelar akademis: Tidak ada  
Agama: Tidak diketahui  
Orangtua: Putra dari pedagang Hubert Raus dan istrinya Josefa, née Brückner  
Saudara: Tidak diketahui  
Istri: Anna Morsani (dipanggil Anny), menikah 17 Agustus 1918 (istri meninggal tahun 1981 dan dimakamkan di makam yang sama)  
Anak: Tidak diketahui  
Ciri fisik: Tidak diketahui  

Beförderungen:  
Fähnrich: 18 Agustus 1909 (k.u.k. Infanterieregiment „Kaiser“ Nr. 1)  
Leutnant: 1 Mei 1912  
Oberleutnant: 1 Januari 1915  
Hauptmann: 1 Februari 1918  
Major: 8 Juli 1921  
Major: 1 Januari 1927  
Major im Generalstab: 15 September 1932  
Oberstleutnant i.G.: 10 Juni 1933  
Oberst i.G.: 19 Desember 1936  
Generalmajor: 1 September 1941  
Generalleutnant: 1 Januari 1943  
General der Panzertruppe: 1 Mei 1943  
Generaloberst: 15 Agustus 1944  

Karriere:  
Erhard Raus memulai karier militernya di k.u.k. Armee Austria-Hungary. Setelah lulus sebagai yang terbaik di Kadettenausbildung dari Infanteriekadettenschule Königsfeld bei Brünn, ia masuk k.u.k. Infanterieregiment „Kaiser“ Nr. 1 sebagai Fähnrich pada 18 Agustus 1909 di Troppau. Ia kemudian menjadi Zugskommandant di Radfahr-Kompanie Nr. 7, lalu dipindah ke k.u.k. Feldjäger-Bataillon 20 di Tolmein dan Cormons. Selama Perang Dunia I, ia bertugas di Front Timur dan Italia, termasuk sebagai Zugskommandant Radfahr-Jägerbataillon Nr. 1, Bataillonsadjutant, dan akhirnya Kompaniechef Radfahrkompanie. Setelah perang, ia bergabung dengan österreichisches Bundesheer, menjabat sebagai Adjutant Radfahr-Feldjäger-Bataillon 2 di Wien, kemudian berbagai pos di Bundesministerium für Heereswesen, Lehrer di Infanteriekurs, dan Kommandeur Infanterieschießschule Bruck an der Leitha. Ia menyelesaikan pendidikan Generalstabsausbildung sebagai yang terbaik pada 1930 dan menjadi Taktiklehrer di Infanteriefachschule Wien.  

Pada Anschluss 1938, Raus langsung dialihkan ke Wehrmacht Jerman sebagai Oberst i.G. dengan Rangdienstalter 1 Agustus 1937. Ia bertugas sebagai österreichischer Verbindungsoffizier di Gruppenkommando 5, lalu Chef des Generalstabes Stellvertretendes Generalkommando XVII. Armeekorps pada mobilisasi 1939. Pada 1940 ia menjadi Kommandeur Infanterie-Regiment 243 dari 60. Infanterie-Division, kemudian Kommandeur 4th Rifle Regiment (Schützen-Regiment 4). Mulai Mei 1941 ia memimpin 6th Rifle Brigade (6. Schützen-Brigade) di 6. Panzer-Division selama Operation Barbarossa di Heeresgruppe Nord. Ia naik menjadi Acting Kommandeur 6. Panzer-Division pada November 1941, lalu Kommandeur tetap pada April 1942. Setelah divisi dipindah ke Prancis untuk refit dan kembali ke Front Timur November 1942, ia memimpin divisi tersebut hingga Februari 1943.  

Pada 1943 ia memimpin General Command for Special Employment Raus, lalu menjadi Kommandierender General XI. Armeekorps di Armeeabteilung Kempf / Heeresgruppe Süd. Selanjutnya ia memimpin XXXXVII. Panzerkorps sementara, lalu Acting Kommandeur 4. Panzerarmee pada Desember 1943, diikuti Kommandeur tetap hingga Mei 1944. Ia kemudian memimpin 1. Panzerarmee hingga Agustus 1944, dan terakhir 3. Panzerarmee (termasuk III SS Panzer Corps, XI SS Army Corps, serta Corps Group Tettau pada Maret 1945) hingga Maret 1945. Setelah itu ia tidak aktif hingga akhir perang, ditangkap sebagai Prisoner of War oleh pasukan Sekutu pada Mei 1945, dan dibebaskan Juni 1947.  

Orden und Ehrenzeichen:  
Eisernes Kreuz 2. Klasse: 29 Juni 1941  
Eisernes Kreuz 1. Klasse: 6 Juli 1941  
Panzerkampfabzeichen (ohne Zahl): 1 September 1941  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes: 11 Oktober 1941 (sebagai Oberst dan Kommandeur 6. Schützen-Brigade / 6. Panzer-Division / XXXXI. Armeekorps / Heeresgruppe Nord)  
Deutsches Kreuz in Gold: 14 Februari 1943 (sebagai Generalmajor dan Kommandeur 6. Panzer-Division)  
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub: 22 Agustus 1943 (sebagai General der Panzertruppe dan Kommandierender General XI. Armeekorps / Armeeabteilung Kempf / Heeresgruppe Süd)  
Ehrenkreuz für Frontkämpfer  
Medaille „Winterschlacht im Osten 1941/42“ (Ostmedaille): 1 Agustus 1942  
Kriegserinnerungsmedaille: 15 Mei 1933  

-------------------------------------------------------------------------------

Erhard Franz Josef Raus (8 Januari 1889 – 3 April 1956) adalah seorang perwira Austria yang menjadi Generaloberst di Wehrmacht Nazi Jerman selama Perang Dunia II. Lahir di Wolframitz, Mähren sebagai putra seorang pedagang, ia memulai karier di k.u.k. Armee dengan prestasi akademik tinggi di sekolah kadet. Pengalaman tempurnya di Perang Dunia I meliputi pertempuran di Front Timur Polandia selatan dan Front Italia, di mana ia memimpin unit Radfahr-Jäger dan berhasil menangkap ratusan musuh. Setelah perang ia tetap setia pada Austria dan membangun karier di Bundesheer sebagai instruktur taktik dan komandan sekolah infanteri.  

Pada Anschluss 1938, Raus dengan lancar berintegrasi ke Wehrmacht dan memulai peran staf sebelum akhirnya terlibat langsung di medan perang pada 1941. Keberhasilannya memimpin Kampfgruppe dan merebut jembatan penting di sungai Pljussa serta Luga selama hari-hari awal Operation Barbarossa membuatnya mendapatkan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes sebagai Oberst. Ia kemudian memimpin 6. Panzer-Division dengan sukses di berbagai sektor Front Timur, termasuk penarikan mundur pasca-Operasi Citadel dan pertempuran di Belgorod yang mempertahankan garis pertahanan Jerman. Keahliannya dalam taktik panzer membuatnya naik cepat menjadi komandan korps dan kemudian beberapa Panzerarmee utama seperti 4. Panzerarmee, 1. Panzerarmee, serta 3. Panzerarmee di tahap akhir perang.  

Meski tidak terlibat dalam kampanye awal Perang Dunia II di Polandia atau Prancis karena tugas staf dan kondisi kesehatan, Raus menjadi salah satu komandan Panzer yang paling dihormati di Front Timur berkat kemampuannya mengorganisir pertahanan dan penarikan mundur yang teratur di tengah tekanan Soviet yang berat. Setelah perang, ia menulis beberapa memoar dan analisis taktis tentang pertempuran di Rusia, termasuk buku Panzer Operations: The Eastern Front Memoir of General Raus, 1941-1945 serta laporan tentang peculiarites of Russian warfare, improvisasi medan, dan pengaruh iklim terhadap pertempuran. Ia meninggal di Austria pada 1956 dan dimakamkan dengan penghormatan militer penuh.  



Sumber:  
- https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/  
- https://grokipedia.com/  
- https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
- https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
- https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
- https://forum.axishistory.com/  
- https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
- https://www.bundesarchiv.de/en/  
- https://www.geni.com/  
- https://books.google.com/  
- http://de.metapedia.org/  
- https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
- https://en.wikipedia.org/wiki/Erhard_Raus  
- https://www.tracesofwar.com/persons/16337/Raus-Erhard.htm  
- https://generals.dk/general/Raus/Erhard_Franz_Josef/Germany.html  
- Buku: Panzer Operations: The Eastern Front Memoir of General Raus, 1941-1945 (Erhard Raus, compiled and translated by Steven H. Newton)  
- Buku: Die Eichenlaubträger 1940-1945 (Thomas & Wegmann)  
- Buku: Die Ordensträger der Deutschen Wehrmacht (2002)