Julukan: Papa Hoth
Tanggal lahir: 12 April 1885 - Neuruppin, Provinz Brandenburg (Kekaisaran Jerman)
Tanggal meninggal: 25 Januari 1971 - Goslar, Niedersachsen (Jerman Barat)
Orang tua: Ayah Oberstabsarzt Hermann Hoth (perwira medis Angkatan Darat Prusia), Ibu Margarethe Hoth (née Hübener)
Istri: Lola Schubering (menikah 1918)
Anak: Hans Joachim Hoth (lahir 1913), Hermann Hoth (lahir 1923)
Pendidikan militer: Kadet Korps Prusia di Potsdam (1896), Kriegschule Danzig, Preußische Kriegsakademie Berlin (1910-1913)
Agama: Protestan
Partai politik: Tidak tercatat sebagai anggota NSDAP
Operasi militer utama: Invasi Polandia (1939), Kampanye Prancis (1940), Operasi Barbarossa (1941), Pertempuran Kharkov (1942), Operasi Fall Blau dan Pertempuran Stalingrad (1942), Pertempuran Kursk (1943), Pertahanan Dniepr (1943)
Penugasan akhir: Befehlshaber Saale dan Befehlshaber Erzgebirge (1945)
Beförderungen (Promosi):
Fähnrich (1904)
Leutnant (awal 1905)
Oberleutnant (April 1914)
Hauptmann (November 1914)
Major (1924)
Oberstleutnant (Februari 1929)
Oberst (1932)
Generalmajor (1 Oktober 1934)
Generalleutnant (1 Oktober 1936)
General der Infanterie (1 November 1938, retroaktif)
Generaloberst (19 Juli 1940)
Karriere (Karir):
Hermann Hoth lahir sebagai putra seorang perwira medis Angkatan Darat Prusia dan memasuki Kadet Korps Prusia di Potsdam pada tahun 1896. Ia memulai dinas militer sebagai Fähnrich di 4. Thüringisches Infanterie-Regiment Nr. 72 di Torgau pada tahun 1904, kemudian dipromosikan menjadi Leutnant pada awal 1905 setelah menyelesaikan pendidikan di Kriegschule Danzig. Antara 1907 hingga 1910 ia bertugas sebagai Bataillonsadjutant, kemudian melanjutkan pendidikan di Preußische Kriegsakademie Berlin dari 1910 hingga 1913. Pada April 1914 ia ditugaskan ke Großer Generalstab sebagai Oberleutnant.
Selama Perang Dunia I, Hoth menjabat di berbagai posisi staf di 8. Armee di Prusia Timur, dipromosikan menjadi Hauptmann pada November 1914, dan kemudian menjadi Ic (Third General Staff Officer) di 10. Armee pada 1915. Ia juga sempat memimpin batalyon infanteri dan unit penerbangan lapangan, serta bertugas di staf Kommandeur der Luftstreitkräfte dari musim gugur 1916 hingga musim panas 1918. Pada akhir perang ia menjabat sebagai Ia (First General Staff Officer) di 30. Infanterie-Division.
Setelah perang, Hoth masuk ke Reichswehr sementara dan bertugas sebagai Kompaniechef. Mulai 1921 ia bekerja di Abteilung T 2 (Organisasi) Truppenamt, kemudian menjadi Ia di Stab Infanterieführer II di Stettin pada 1923. Ia kembali ke Reichswehrministerium sebagai referent di Abteilung T 4 (Pelatihan Angkatan Darat) pada 1925. Pada Januari 1929 ia menjadi Kommandeur I. Bataillon di 4. (Preußisches) Infanterie-Regiment di Stargard, kemudian dipindahkan ke Stab Gruppenkommando 1 di Berlin pada November 1930. Pada 1932 ia kembali ke dinas pasukan sebagai Kommandeur 17. Infanterie-Regiment di Braunschweig.
Pada Oktober 1933 ia ditugaskan ke Wehrgaukommando Lübeck dan menjadi Standortkommandant Lübeck pada 1 Februari 1934. Mulai 1 Oktober 1934 ia diangkat sebagai Infanterieführer III di Liegnitz dengan pangkat Generalmajor dan bertugas membentuk 18. Infanterie-Division hingga 1 Oktober 1935. Pada 1 Oktober 1936 ia dipromosikan menjadi Generalleutnant. Mulai 1 Oktober 1938 ia ditugaskan membentuk XV. Armeekorps (mot.) di Jena dan dipromosikan menjadi General der Infanterie (retroaktif 1 November 1938).
Pada Perang Dunia II, Hoth memimpin XV. Armeekorps (mot.) di bawah 10. Armee selama Invasi Polandia 1939. Pada Kampanye Prancis 1940, korpsnya (diperkuat dengan divisi-divisi ringan yang dikonversi menjadi Panzer-Division) menjadi bagian dari terobosan Meuse di Dinant dan berperan penting di sayap dalam serangan ke pantai Channel. Pada 16 November 1940, Stab XV. Armeekorps diubah menjadi Panzergruppe 3 dan Hoth tetap memimpinnya. Selama Operasi Barbarossa 1941, Panzergruppe 3 di bawah Heeresgruppe Mitte berhasil melakukan pengepungan besar di Minsk (28 Juni 1941) dan Wizebsk (9 Juli 1941). Pada 5 Oktober 1941 ia diangkat sebagai Oberbefehlshaber 17. Armee di Heeresgruppe Süd dan memimpin pertempuran di Ukraina termasuk Pertempuran Kharkov Mei 1942.
Mulai 1 Juni 1942 ia menjadi Oberbefehlshaber 4. Panzerarmee (menggantikan Richard Ruoff) dan memimpin serangan di Operasi Fall Blau, pengepungan di Don, serta mendukung 6. Armee di Stalingrad. Pada Desember 1942 ia memimpin Gruppe Hoth dalam Operasi Wintergewitter untuk membebaskan 6. Armee. Selama Pertempuran Kursk (Zitadelle) 1943, 4. Panzerarmee menjadi ujung tombak selatan. Setelah itu ia memimpin pertahanan garis Dniepr hingga kehilangan Kiev pada musim gugur 1943. Ia diberhentikan oleh Hitler pada 10 Desember 1943 dan dimasukkan ke Führerreserve. Pada April 1945 ia diaktifkan kembali sebagai Befehlshaber Saale kemudian Befehlshaber Erzgebirge di bawah AOK 7 hingga akhir perang.
Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
Eisernes Kreuz 2. Klasse 1914 (20 September 1914)
Eisernes Kreuz 1. Klasse 1914 (2 Agustus 1915)
Ritterkreuz des Königlichen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern (16 Agustus 1918)
Verwundetenabzeichen 1914 in Schwarz
Eiserner Halbmond (Türkischer Kriegserinnerungsmedaille)
Österreichisches Militärverdienstkreuz 3. Klasse mit Kriegsdekoration
Bayerisches Militärverdienstkreuz 2. Klasse
Hanseatisches Kreuz Hamburg
Bulgarischer Orden für Militärverdienst 4. Klasse
Ehrenkreuz für Frontkämpfer
Wehrmacht-Dienstauszeichnung 1. Klasse (25 Jahre)
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 2. Klasse (21 September 1939)
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 1. Klasse (27 September 1939)
Panzerkampfabzeichen in Silber (tanpa angka)
Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (6 November 1942)
Ordinul Mihai Viteazul Clasa 3 (6 November 1942)
Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (27 Oktober 1939)
Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (17 Juli 1941)
Schwerter zum Ritterkreuz mit Eichenlaub (15 September 1943)
-------------------------------------------------------------------------------
Hermann Hoth merupakan salah satu komandan Panzer paling berpengalaman dalam Wehrmacht pada Perang Dunia II. Lahir di Neuruppin pada 12 April 1885 sebagai putra seorang perwira medis, ia memasuki dinas militer Prusia sejak usia muda dan menunjukkan minat kuat terhadap perang gerak (Bewegungskrieg). Pengalamannya selama Perang Dunia I di staf dan lapangan membuatnya tetap bertahan di Reichswehr pasca-perang, di mana ia terlibat dalam pengembangan pasukan motoris rahasia di bawah Oswald Lutz dan kemudian Heinz Guderian.
Pada masa persiapan Wehrmacht, Hoth memainkan peran penting dalam pembentukan divisi-divisi infanteri dan kemudian korps motoris. Keberhasilannya memimpin XV. Armeekorps (mot.) di Polandia 1939 membawa penghargaan Ritterkreuz. Pada Kampanye Barat 1940, korpsnya yang kemudian menjadi Panzergruppe 3 menjadi bagian vital dari Blitzkrieg melalui Ardennes, menyeberangi Meuse, dan mendorong ke pantai Channel. Prestasi ini membuatnya dipromosikan menjadi Generaloberst pada 19 Juli 1940.
Selama Operasi Barbarossa, Panzergruppe 3 di bawah komandonya mencatat sukses spektakuler dengan pengepungan Minsk dan Smolensk, meskipun kemudian diarahkan ke utara menuju Leningrad sebelum akhirnya dialihkan kembali. Pada Oktober 1941 ia dipindahkan ke 17. Armee di Ukraina, di mana pasukannya terlibat dalam pertempuran defensif musim dingin pertama. Pada Juni 1942 ia mengambil alih 4. Panzerarmee dan memimpin serangan di Kaukasus serta mendukung upaya pengepungan Stalingrad. Meskipun Operasi Wintergewitter gagal, Hoth berhasil menarik pasukannya dengan teratur. Puncak karirnya adalah memimpin 4. Panzerarmee sebagai ujung tombak selatan di Pertempuran Kursk 1943, pertempuran tank terbesar dalam sejarah.
Pada akhir 1943, setelah kehilangan Kiev, ia diberhentikan oleh Hitler karena dianggap terlalu independen dalam keputusan taktis. Ia sempat berada di cadangan hingga diaktifkan kembali pada April 1945 untuk mempertahankan wilayah Thüringen dan Erzgebirge. Setelah perang, Hoth ditangkap dan diadili dalam Prozess Oberkommando der Wehrmacht (salah satu Pengadilan Nuremberg lanjutan) atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait penerusan Kommissarbefehl serta tindakan terhadap penduduk sipil. Ia dijatuhi hukuman 15 tahun penjara pada 1948, tetapi dibebaskan lebih awal melalui amnesti pada 1954.
Di masa pensiun, Hoth menulis beberapa buku tentang sejarah militer dan operasi Panzer, termasuk analisis mendalam tentang kampanye Rusia. Ia meninggal dunia pada 25 Januari 1971 di Goslar dalam usia 85 tahun. Hoth dikenang sebagai salah satu ahli perang lapis baja paling cakap Wehrmacht, meskipun karirnya diwarnai kontroversi pasca-perang.
Sumber:
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/
https://grokipedia.com/
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300
https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html
https://forum.axishistory.com/
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/
https://www.bundesarchiv.de/en/
https://www.geni.com/
https://books.google.com/
http://de.metapedia.org/
https://www.ww2.dk/lwoffz.html
https://de.wikipedia.org/wiki/Hermann_Hoth
https://www.tracesofwar.com/articles/4743/Hermann-Hoth.htm
https://en.wikipedia.org/wiki/Hermann_Hoth
https://www.wehrmacht-history.com/personnel/h/hoth-hermann-heer-personnel-file.html

No comments:
Post a Comment