Thursday, March 26, 2026

Generaloberst Lothar Rendulic (1887-1971), Panglima Pasukan Jerman di Balkan


Nama lengkap : Lothar Franz Maria Rendulic  
Panggilan : Austrian Fireman  

Lahir : 23 Oktober 1887 di Wiener-Neustadt, Austria-Hungaria  
Meninggal : 18 Januari 1971 di Efferding, Austria  

Operasi militer utama : Polenfeldzug, Balkan-Einsatz, Lapplandkrieg, Pertempuran Courland, Pertahanan Ostmark  
Keanggotaan partai : NSDAP sejak Mei 1932  
Gelar : Dr. jur.  
Agama : Katolik  
Orangtua : Oberstleutnant Lukas Rendulic dan Maria Bertha Polaschek  
Saudara : tidak diketahui secara rinci  
Istri : Anna Johanna Carlonia Zöbl (menikah 4 September 1916)  
Anak : Lothar Rendulic (lahir 9 Desember 1917, gugur 22 September 1939 di Warschau) dan Helmut Rendulic (lahir 3 Januari 1928)  
Ciri fisik : Tinggi sedang, postur tegap khas perwira staf Austria  

Beförderungen (Promosi) :
8 Agustus 1910 : Leutnant (k.u.k. Armee)  
1 Agustus 1914 : Oberleutnant  
1 Mei 1917 : Hauptmann  
1 September 1920 : Hauptmann (österreichisches Bundesheer)  
1 Maret 1923 : Stabshauptmann  
1 November 1926 : Major i.G.  
15 Januari 1929 : Oberstleutnant i.G.  
21 Juni 1933 : Oberst  
1 April 1938 : Oberst i.G. (direaktifkan, Rangdienstalter 1 Maret 1938)  
1 Desember 1939 : Generalmajor  
1 Desember 1941 : Generalleutnant  
1 Desember 1942 : General der Infanterie  
1 April 1944 : Generaloberst  

Karriere (Karir) :
Rendulic memulai karier militer pada 8 Agustus 1910 sebagai Leutnant di k.u.k. Infanterie-Regiment Georg I., König der Hellenen Nr. 99 di Wina. Selama Perang Dunia I ia bertugas di Front Timur dan kemudian Front Italia, terlibat dalam pertempuran Galisia, Karpaten, Isonzo, dan Montello. Setelah perang ia bergabung dengan Bundesheer Austria, menjabat sebagai perwira staf, instruktur taktik, dan akhirnya Militerattaché di Paris dan London. Pada 1932 ia bergabung dengan NSDAP Austria yang masih terlarang. Karena itu ia diberhentikan sementara pada 1936. Setelah Anschluss 1938 ia direaktifkan dalam Wehrmacht dan langsung menjadi Chef des Generalstabes XVII. Armeekorps. Pada Oktober 1939 ia memimpin Infanterie-Regiment 7, kemudian menjadi Kommandeur 52. Infanterie-Division pada Oktober 1940 hingga November 1942. Selanjutnya ia memimpin XXXV. Armeekorps di Front Timur, lalu pada Agustus 1943 ditugaskan memimpin 2. Panzerarmee di Yugoslavia. Pada Juni 1944 ia menggantikan sebagai Oberbefehlshaber 20. Gebirgsarmee di Finlandia dan Norwegia. Pada Januari 1945 ia sempat memimpin Heeresgruppe Kurland dan Heeresgruppe Nord, kemudian kembali ke Heeresgruppe Kurland sebelum akhirnya pada Maret 1945 menjadi Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd yang kemudian berganti nama menjadi Heeresgruppe Ostmark hingga kapitulasi Mei 1945.  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan)  
Rendulic menerima berbagai dekorasi tertinggi Wehrmacht termasuk Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes dengan Eichenlaub und Schwertern. Ia juga mendapatkan medali-medali Austria-Hongaria dari Perang Dunia I serta penghargaan Jerman lainnya sesuai jabatannya di berbagai front.  

-------------------------------------------------------------------------------

Lothar Rendulic lahir dari keluarga militer di Wiener-Neustadt pada 23 Oktober 1887. Ayahnya Lukas Rendulic adalah perwira tinggi k.u.k. Armee. Setelah menyelesaikan pendidikan hukum dan politik di Universitas Wina serta Theresianische Militärakademie, ia dilantik sebagai Leutnant pada 1910 dan langsung ditugaskan di Infanterie-Regiment 99. Perang Dunia I membawanya ke medan tempur yang berat di Front Timur dan kemudian Italia. Ia terluka beberapa kali namun tetap aktif sebagai perwira staf dan komandan kompi. Setelah kekalahan Austria-Hongaria, ia melanjutkan studi hukum hingga meraih gelar doktor dan bergabung dengan angkatan darat republik Austria yang baru.  

Pada masa antarperang Rendulic naik pangkat secara stabil sambil mengajar taktik dan organisasi di sekolah militer. Ia sempat menjadi Militerattaché Austria di Prancis dan Inggris, di mana ia menyusun laporan tentang kelemahan militer Prancis. Keanggotaannya yang dini di NSDAP Austria membuatnya diberhentikan pada 1936, namun Anschluss 1938 membuka kembali jalur kariernya di Wehrmacht. Ia langsung dipercaya sebagai kepala staf korps di Wina dan ikut serta dalam Polenfeldzug.  

Pada tahun 1940-an awal Rendulic memimpin 52. Infanterie-Division di Front Timur dengan sukses, kemudian XXXV. Armeekorps. Prestasinya membawa ia ke pangkat General der Infanterie. Pada Agustus 1943 Hitler mengirimnya ke Balkan sebagai Kommandeur 2. Panzerarmee untuk memerangi partisan Tito. Di bawah komandonya dilakukan operasi besar seperti Kugelblitz dan Rösselsprung yang berhasil mengganggu gerakan partisan meski tidak mampu menghancurkan mereka sepenuhnya. Rendulic juga menerapkan kebijakan pembalasan terhadap penduduk sipil yang dituduh mendukung partisan.  

Pada Juni 1944 ia dipindahkan ke Utara untuk memimpin 20. Gebirgsarmee menyusul kematian Eduard Dietl. Di Finlandia dan Norwegia ia mengawasi penarikan pasukan Jerman dalam Operasi Birke dan menghadapi serangan Soviet di Petsamo-Kirkenes. Untuk mencegah musuh menggunakan infrastruktur, ia memerintahkan penghancuran sistematis wilayah Finnmark dan Lapland yang kemudian dikenal sebagai kebijakan bumi hangus. Meski menuai kritik berat pasca perang, tindakan tersebut dianggapnya sebagai kebutuhan militer mendesak.  

Awal 1945 menjadi periode paling intens bagi Rendulic. Ia bolak-balik memimpin Heeresgruppe Kurland dan Heeresgruppe Nord di Courland Pocket, kemudian pada Maret 1945 mengambil alih Heeresgruppe Süd/Ostmark. Dengan sumber daya yang semakin menipis ia berhasil menarik mundur pasukan sambil mempertahankan garis depan hingga akhir perang di Austria. Pada 7 Mei 1945 ia menyerah kepada pasukan Amerika di St. Martin.  

Setelah perang Rendulic diadili dalam Subsequent Nuremberg Trials, tepatnya Hostages Case. Ia dinyatakan bersalah atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait pembalasan di Balkan serta diperintahkan menjalani hukuman 20 tahun penjara. Hukuman kemudian dikurangi menjadi 10 tahun dan ia dibebaskan pada Februari 1951 setelah menjalani sekitar tiga tahun di penjara Landsberg. Ia menulis memoar dan tetap tinggal di Austria hingga meninggal dunia pada 18 Januari 1971 di Efferding.  

Sebagai salah satu dari sedikit perwira Austria yang mencapai pangkat Generaloberst di Wehrmacht, Rendulic dikenal sebagai "Pemadam Kebakaran Austria" Hitler karena kemampuannya memimpin di situasi krisis di berbagai front. Kariernya mencerminkan loyalitas tinggi terhadap rezim sekaligus kemampuan taktis yang diakui rekan-rekannya, meski dibayangi kontroversi pasca perang terkait perintahnya di Yugoslavia dan Norwegia.  



Sumber:  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/R/RendulicL-R.htm  
https://grokipedia.com/page/Lothar_Rendulic  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://www.geni.com/  
https://books.google.com/  
http://de.metapedia.org/  
https://www.ww2.dk/lwoffz.html  
https://generals.dk/general/Rendulic/Lothar/Germany.html

No comments: