Monday, June 1, 2009

Plot 20 Juli, Peristiwa Percobaan Pembunuhan Terhadap Hitler Oleh Stauffenberg dkk

Oberst Claus Graf Schenk von Stauffenberg (1907-1944) bersama Oberst Albrecht Ritter Mertz von Quirnheim (1905-1944), dua penggerak utama Operasi Walküre (Valkyrie). Di foto ini terlihat bahwa Stauffenberg masih 'utuh' dan belum kehilangan beberapa anggota badannya akibat pecahan dari ledakan sewaktu ia bertugas di front Afrika Utara. Sesungguhnyalah, Stauffenberg adalah manusia yang tampan, terbukti sewaktu masih jadi perwira rendahan, ia pernah didapuk menjadi model patung tentang sosok ideal ras Arya!


Stauffenberg (inset) bersama Generaloberst Friedrich Fromm (1888-1945) yang berjabat tangan dengan Hitler di Wolfsschanze beberapa hari sebelum terjadinya upaya pembunuhan terhadap diri sang diktator tanggal 20 Juli 1944. Fromm ternyata adalah seorang oportunis, yang langsung berubah haluan dari mendukung menjadi menentang Plot 20 Juli tak lama setelah ia menginsyafi bahwa operasi tersebut telah gagal dan Hitler masih hidup


Reruntuhan dari ruang konferensi Prusia Timur di Markas Besar Wolfsschanze tak lama setelah terjadinya ledakan ketika Hitler sedang berdiskusi dengan jenderal-jenderal perangnya


Seorang perwira Jerman memperlihatkan sisa-sisa dari seragam salah seorang jenderal Heer yang menjadi korban ledakan di markas besar Hitler. Terlihat bagian bawahnya sudah tak berbentuk!


Hitler berpidato dalam siaran radio yang disiarkan ke seluruh Jerman dari markas besar Wolffschanze, beberapa jam setelah dia berhasil selamat dengan menakjubkan dari upaya percobaan pembunuhan yang kesekian kalinya terhadap dirinya. Siaran tersebut bermaksud untuk mengcounter dan memberi dukungan moral bagi pembersihan para pejabat militer Jerman yang terlibat dalam rencana kotor tersebut


Major Otto-Ernst Remer yang berperan besar dalam operasi penumpasan gerakan coup d'etat. Veteran Divisi Panzergrenadier Großdeutschland peraih Eichenlaub yang pada awalnya melaksanakan perintah para pemberontak, sebelum kemudian mendapat perintah langsung dari Hitler untuk menangkap para pelaku pemberontakan. Dalam film 'Valkyrie', Remer diperankan oleh Thomas Kretschmann, aktor favorit saya! Btw, di foto di atas (Januari 1945) dia telah berpangkat sebagai Generalmajor, suatu kenaikan pangkat luar biasa hanya dalam beberapa bulan, bentuk lain dari rasa 'terimakasih' Hitler terhadap kepahlawanan Remer


Adolf Hitler berkumpul bersama di lobi Wolfsschanze tak lama setelah upaya pembunuhan yang gagal terhadap dirinya. Disini terlihat ada Reichsleiter Martin Bormann (di belakang Hitler), Ajudan Hitler dari Luftwaffe Von Bulow (dua dari kanan), dan Generaloberst Alfred Jodl (perban di kepala)


Hitler membesuk General der Infanterie Rudolf Schmundt yang terluka parah terkena ledakan di markas besar Wolffschanze. Schmundt menunjukkan tanda-tanda membaik, tapi kemudian memburuk kembali secara cepat dan meninggal akibat luka-luka yang dideritanya tanggal 1 Oktober 1944


Salah satu pendukung upaya pembunuhan terhadap Hitler adalah Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben, yang memang sejak dulu terkenal keras permusuhannya terhadap Nazi. Bersama sang legenda Erwin Rommel, Von Witzleben menjadi dua orang pejabat kemiliteran tertinggi yang menjadi korban dari tindakan balas dendam Hitler. Disini dia sedang memberikan pembelaan dalam sidang rakyat (Volksgerichtshof) yang digelar untuk mengadili para pelaku kudeta


Tempat eksekusi Stauffenberg di Bendler block Memorial, yang sekaligus menjadi monumen peringatan bagi peristiwa kudeta terhadap Hitler. Disini dieksekusi (selain Stauffenberg) : General der Infanterie Friedrich Olbricht, Oberst Albrecht Ritter Mertz von Quirnheim, dan Oberleutnant Werner von Haeften. Sedangkan Generaloberst Ludwig Beck mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri


Plot 20 Juli adalah percobaan kudeta yang gagal dalam usaha pembunuhan Adolf Hitler pada tanggal 20 Juli 1944.

Di akhir 1943, Schutzstaffel (SS) dan Gestapo mengatur rencana untuk menahan beberapa orang Jerman yang terlibat dalam rencana untuk menjatuhkan Adolf Hitler. Semuanya termasuk Dietrich Bonhoeffer, Klaus Bonhoeffer, Josef Mueller dan Hans Dohnanyi. Lainnya yang dicurigai ialah Wilhelm Canaris dan Hans Oster dipecat dari pekerjaannya pada Januari 1944.

Mayor Claus von Stauffenberg kini muncul sebagai pemimpin kelompok yang melawan kekuasaan Nazi. Pada 1942, ia memutuskan untuk membunuh Hitler. Ia diikuti oleh Wilhelm Canaris, Carl Goerdeler, Julius Leber, Ulrich Hassell, Hans Oster, Peter von Wartenburg, Henning von Tresckow, Friedrich Olbricht, Werner von Haeften, Fabian Schlabrendorft, Ludwig Beck dan Erwin von Witzleben.

Setelah Adolf Hitler, Hermann Goering dan Heinrich Himmler terbunuh, direncanakan untuk pasukan di Berlin untuk merampas bangunan, telepon, pusat persinyalan, dan stasiun radio pemerintah kunci.

Sedikitnya 6 percobaan digagalkan sebelum Claus von Stauffenberg memutuskan percobaan kembali selama konferensi yang diadili oleh Hitler pada 20 Juli 1944. Diputuskan untuk membatalkan rencana membunuh Hermann Goring dan Himmler di saat yang sama. Stauffenberg, yang telah tak pernah bertemu Hitler sebelumnya, membawa bom dalam tas dan menempatkannya di lantai saat ia meninggalkannya untuk menelepon. Bom meledak dan membunuh 4 lelaki di pondok itu. Lengan kanan Hitler luka parah namun ia tetap hidup dari ledakan bom itu.

Rencana itu ialah agar Ludwig Beck, Erwin von Witzleben dan Friedrich Fromm mengambil pengawasan Pasukan Jerman. Gagasan ini ditinggalkan saat muncul kabar Hitler telah selamat dari percobaan pembunuhan. Dalam percobaan untuk melindungi dirinya sendiri, Fromm mengorganisasi hukuman mati Claus von Stauffenberg bersama dengan dua konspirator lainnya, Friedrich Olbricht dan Werner von Haeften, di halaman gedung Kementerian Perang yang dikelilingi tembok. Kemudian dilaporkan Stauffenberg mati sambil berteriak "Hidup Jerman yang bebas".

Sebagai akibat Plot 20 Juli, ketua staf baru, Heinz Guderian meminta pengunduran tiap pejabat yang tak sungguh-sungguh mendukung cita-cita Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei. Lebih dari beberapa tahun berikutnya Guderian duduk dengan Gerd von Rundstedt dan Wilhelm Keitel di Pengadilan Kehormatan Tentara yang mengusir ratusan perwira yang dicurigai sedang melawan kebijakan Adolf Hitler. Ini memindahkan mereka dari yuridiksi pengadilan perang dan menyerahkan mereka pada Roland Freisler dan Pengadilan Rakyat-nya.

Lebih dari beberapa bulan berikutnya kebanyakan kelompok itu, termasuk Wilhelm Canaris, Carl Goerdeler, Julius Leber, Ulrich Hassell, Hans Oster, Peter von Wartenburg, Henning von Tresckow, Ludwig Beck, Erwin von Witzleben dan Friedrich Fromm, dihukum mati atau bunuh diri.

Diperkirakan bahwa 4.980 orang Jerman dihukum mati setelah Plot 20 Juli. Hitler memutuskan bahwa pemimpin akan mengalami kematian yang lambat. Mereka digantung dengan kawat piano dari cantelan daging. Hukuman mati mereka difilmkan dan kemudian ditampilkan anggota senior NSDAP dan angkatan bersenjata.


Sumber :


Fakta-Fakta Unik Dari Adolf Hitler!


Hitler bersama binatang peliharaan kesayangannya anjing jenis Gembala Jerman bernama Blondi



Para simpatisan partai berebut untuk mendekati Hitler, termasuk para penjaga SS berseragam hitam, yang meskipun mati-matian berusaha menahan kerumunan, tapi masih sempat-sempatnya mengagumi Hitler dengan tatapan mereka!



Hitler dalam pakansi ke Paris tak lama setelah kejatuhan Prancis ke tangan Jerman, 23 Juni 1940. Seperti para turis-turis lainnya, pastilah obyek yang paling ingin dilihatnya adalah Menara Eiffel! Disini dia berfoto bersama arsitek favoritnya Albert Speer (kiri) dan juga pematung favoritnya Arno Breker. Kru TVRI sedang mengabadikan kejadian tersebut



Hitler adalah juga selebritis. Lihatlah para 'fans' yang berebutan meminta tanda tangan sang Führer!



 Fotografer Hugo Jaeger mengabadikan Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht) saat sedang berada di sebuah landasan udara di Polandia, bulan September 1939. Jenderal Luftwaffe yang sedang berdiskusi dengannya adalah Generalmajor Hans Siburg (Geschwaderkommodore Kampfgeschwader 26). Di belakang Hitler berdiri SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner (Chefadjutant Führer und Reichskanzler) dan SS-Obersturmbannführer Dr.med. Karl Brandt (Begleitarzt Führer und Reichskanzler). Sementara itu, yang sedang sibuk membuka peta di sebelah kiri adalah Oberst Rudolf Schmundt (Chefadjutant der Wehrmacht beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht). Di latar belakang kita bisa melihat sebuah pesawat Focke-Wulf Condor 200A-0 (S-8 ) "Grenzmark" yang terparkir di landasan. Pesawat ini merupakan angkutan udara pribadi sang Führer. BTW, disini kita bisa melihat dua aspek dari Hitler yang jarang terlihat: penggunaan kaca pembesar saat membaca serta holster pistol Walther PPK di ikat pinggangnya!



Usia memang tidak pandang bulu! Seorang Hitler pun terpaksa memakai kaca pembesar hanya untuk melihat sebuah dokumen, Jangan lupakan pula rona kelelahan yang tampak di wajahnya. Di sebelah kiri adalah jagoan panzer terkemuka dari Divisi SS Leibstandarte Adolf Hitler dan SS Hitlerjugend, Obersturmbannführer Max Wünsche



Dari semua perempuan Jerman yang bermimpi untuk bersanding dengan Hitler, hanya Eva Braun yang beruntung. Tunggu dulu, foto wanita di atas bukan Eva lho!



Hitler dari fiberglass dalam sebuah perayaan orang bule



Hitler dalam Perang Dunia I bersama para kameradnya yang terluka di sebuah rumah sakit militer Jerman. Dalam perang tersebut, Hitler muda memang terkenal pemberani, walaupun dia 'hanya' bertugas sebagai pembawa berita dari dan ke front. Dua kali terluka, dan ganjarannya adalah Eiserne Kreuz kelas pertama. Hitler begitu bangga atas satu-satunya penghargaan yang didapatnya atas alasan keberanian tersebut (dan bukan karena kebangsawanannya atau posisinya di pemerintahan) sehingga dia selalu tidak lupa menyertakan si medali di seragamnya dalam tiap kesempatan! Sekarang, tebak yang mana Hitler? Kalau belum tahu, tuh yang di atasnya ada X!



Hitler adalah vegetarian yang bebas dari narkoba. Pastikan peran anda dalam memerangi fasisme : makan daging dan gunakan narkoba!



Adolf Hitler dan George Walker Bush. Emang sama?


Adolf Hitler dapat disebut sebagai salah satu diktator terkejam sepanjang sejarah. Ia memimpikan berdirinya kekaisaran Jerman yang mencakup seluruh wilayah Eropa. Jargon yang diusungnya adalah "Bangsa Jerman adalah ras yang paling unggul di muka Bumi", walaupun visi yang diusungnya luar biasa, para ahli sejarah mengungkap sejumlah fakta unik yang bertolak belakang pada kehidupan Hitler.

1. Parade Partai Nazi: Untuk membangkitkan semangat militansi mereka, anggota partai Nazi wajib berparade sambil mengelu-elukan kekuasaan Hitler. Walaupun parade ini terkesan gagah dan maskulin pada kenyataannya ide parade ini diadopsi dari parade para Cheerleader di Harvard. Hitler memperoleh ide parade ini dari Ernst Hanfstaengl, rekannya yang memperoleh tugas belajar di Harvard. Hitler terkesima dengan antusiasme para cheerleader Harvard untuk mengelukan almamater mereka. Hitlerpun segera mengadopsi parade ini sebagai salah sau kegiatan wajib dalam partai Nazi.

2. Hitler mangkir dari wajib militer: walaupun kebijakan-kebijakan yang diambilnya cenderung militeristik, Hitler sendiri pernah mangkir dari wajib militer. Sebagai seorang warga Austria Hitler wajib mengikuti wajib militer pada usia 20 tahun. Untuk menghindari kewajiban ini, Hitler berkali-kali pindah alamat. Setelah lima tahun berganti-ganti tempat tinggal, pemerintah Austria berhasil memergoki Hitler di Munich, iapun di seret untuk menjalani tes fisik sebagai syarat wajib militer. Tapi kenyataannya, pemerintah Austria melepaskan Hitler dari kewajibannya gara-gara Hitler tidak memiliki modal fisik yang memadai sebagai tentara!

3. Hitler pengidap hypochondriac: Walaupun menyakini bahwa bangsa Jerman adalah manusia super, Hitler mengidap hypochondriac (kekhawatiran berlebih terhadap kondisi kesehatan) yang kronis. Ia sering mendiagnosa sendiri bahwa dirinya mengidap berbagai penyakit berbahaya. Akibatnya, ia minum berbagai obat-obatan, menggunakan lintah untuk menurunkan tekanan darahnya dan amat perhatian dengan masalah pencemaran udara.

4. Hitler jadi vegetarian setelah menghadiri autopsy: Akibat tidak tahan dikejar-kejar oleh Hitler, salah seorang teman wanitanya (Geli Raubal) sengaja bunuh diri. Untuk menunjukkan perhatiannya atas kematian sang wanita, Hitler bersedia diundang untuk menyaksikan autopsy dalam rangka meneliti sebab-sebab kematian sang wanita. Ternyata walaupun terkenal sadis, Hitler nggak tahan melihat darah dan sejak saat itu Hitler menolak makan daging dan melarang orang lain makan daging di hadapannya.

5. Hitler senang menjahili staf-stafnya: Sifat jahil Hitler sangat keterlaluan dan sering membuat para stafnya senewen dan frustasi. Tapi Hitler akhirnya menuai akibat kejahilannya ketika ia berusaha mengerjai Ernst Hanfstaengl. Hitler berpura-pura mengirim Ernst Hanfstaengl ke Spanyol dalam sebuah misi bunuh diri. Agar tampak serius, Hitler mengirim Ernst Hanfstaengl dalam sebuah pesawat yang di jaga ketat oleh pasukan Gestapo. Ernst Hanfstaengl pun tertipu, ia benar-benar merasa keselamatan jiwanya tengah terancam. Ernst Hanfstaengl melarikan diri ketika pesawat sedang mengisi bahan bakar di Swiss. Belum sempat Hitler menjelaskan bahwa ia hanya main-main, Ernst Hanfstaengl sudah membelot ke pasukan sekutu dan membocorkan sejumlah rahasia besar milik partai Nazi!

6. Kebijakan perang Hitler dipengaruhi sikap anjing peliharaannya: Hitler amat membanggakan anjing pemburunya yang bernama Blondi. Ia menghabiskan berjam-jam dalam sehari untuk melatihnya dengan berbagai trick. Para jenderal jerman kala itu menyadari bahwa mood Hitler amat dipengaruhi oleh keberhasilannya melatih Blondi. Kala Blondi berhasil melakukan trick yang diajarkan, mood Hitler akan menjadi baik dan mau mendengarkan saran dan usulan para jenderalnya. Namun sebalikya, kala Blondi gagal, Hitler akan uring-uringan dan mengacuhkan segala usul yang diajukan padanya. Salah seorang sekertarisnya kemudian menuturkan bahwa, "Kadang terkesan bahwa hasil yang diperoleh selama perang di Rusia, lebih dipengaruhi oleh Blondi ketimbang para Jenderal Jerman".

7. Hitler adalah penggila film: Hitler tergila-gila dengan khayalan Goebbels, menteri propagandanya yang selalu mengagung-agungkan kebesaran partai Nazi. Goebbels kemudian ditugaskan untuk mengemas idenya dalam sejumlah film propaganda. Film-film ini diserahkan langsung kepada Hitler yang menontonnya secara rutin setiap malam. Pandangan Hitler pada suatu film akan menentukan film mana yang akan di edarkan bagi rakyat Jerman.

8. Hitler adalah pemalas kelas berat: berbeda dengan pemimpin dunia lain yag pada umumnya aalah seorang pekerja keras, Hitler aalah pemalas kelas berat. Kemalasannya ini dipengaruhi kebiasaannya menonton film hingga larut malam. Hitler jarang bangun kurang dari jam dua siang dan jarang melahap sarapannya jika tidak di atas kasur.

9. Hitler penggila makanan manis: Hitler memakan 1 Kg cokelat setiap hari, disamping kue-kue yang dibubuhi banyak whip cream. Ia membubuhi tehnya dengan tujuh sendok teh gula, dan kaang-kadang masih dicampur lagi dengan anggur merah.

10. Hitler adalah orang yang pandai bersiul: Hitler mampu memainkan harmonica dan flute, ia pun pandai menyanyi, namun bersiul adalah keahlian Hitler yang paling menonjol. Ia mampu bersiul dengan nyaring di tengah padang rumput dan memainkan melodi musisi Wagner dengan siulannya secara tepat.


Sumber :

Kronologi Menangnya Partai Nazi Sampai Kekuasaan Absolut Adolf Hitler

Hitler menginspeksi pasukan SA di awal-awal eksistensi partai Nazi


Hitler memegang Blutfahne dalam suatu upacara


Hitler bersama anak-anak dalam propaganda demi mengusung kemenangan partai Nazi dalam pemilu Jerman tahun 1933


Hitler berkeliling ke seantero Jerman dengan menaiki mobil Mercedes Benznya untuk mendengarkan keluhan para rakyat kecil seperti di atas. Kampanye ini mengangkat popularitasnya ke titik tertinggi dan akhirnya partai NSDAP menjadi pemenang pemilu di Jerman tahun 1933!


Hitler dalam suatu acara akbar partai Nazi di Münich tak lama setelah pencabutan larangan simpatisan partai untuk berpakaian ala anggota militer (1932)


Hitler bersama presiden Paul von Hindenburg dalam suatu acara, kemungkinan upacara pelantikan Hitler sebagai kanselir Jerman yang baru


Hitler bersama Hindenburg bersama dalam satu mobil dalam acara akbar para pemuda Jerman, 1 Mei 1933. Sang jenderal besar veteran Perang Dunia I tak dapat menyembunyikan ketidaksukaannya terhadap Hitler yang dianggapnya berpeluang membawa Jerman ke perang besar yang kedua


Hitler bertemu dengan seorang anggota SA yang terluka


Hitler dalam acara raksasa partai Nazi di Nürnberg yang dihadiri ratusan ribu anggota dan simpatisan partai tahun 1933, tak lama setelah kemenangan partai Nazi dalam pemilu Jerman. Manusia berebut untuk dapat sekedar menyentuh Hitler!


Meninggalnya presiden Paul von Hindenburg tahun 1934 membuka jalan bagi Hitler untuk merebut kekuasaan absolut bagi Jerman. Tak lama Hitler merangkap jabatan sebagai kanselir sekaligus presiden, dan mentasbihkan diri sebagai diktator Jerman


Gleichschaltung (dalam Bahasa Indonesia: Koordinasi) adalah proses konsolidasi kekuasaan di Jerman yg dilaksanakan oleh Hitler. Melalui proses ini, Hitler berhasil mengubah sistem demokrasi Republik Weimar menjadi sebuah sistem totaliter dengan dirinya sebagai Fuhrer.

Adapun proses Gleichschaltung adalah sebagai berikut:

30 Januari 1933: Hitler dilantik menjadi Kanselir Jerman oleh Presiden Jerman, Paul Von Hindenburg. Ia memegang jabatan ini dengan didukung oleh koalisi partai-partai sayap kanan, termaksud partai Nazi yang dipimpinnya. Target pertama Hitler adalah memperbesar jumlah kursi Partai Nazi di Reichstag (DPR Jerman) sebagai prasyarat untuk melaksanakan program-programnya. Oleh karena itu, ia meminta Presiden Von Hindenburg untuk membubarkan Reichstag dan mengadakan Pemilu. Pemilu dijadwalkan akan dilaksanakan pada 5 Maret 1933.

27 Februari 1933: Gedung Reichstag terbakar habis. Tersangka yang ditemukan di tempat kejadian adalah seorang Komunis bernama Marinus van der Lubbe.

28 Februari 1933: Hitler berkonsultasi dengan Von Hindenburg dan mengatakan bahwa bahaya komunis sedang mengancam negara. Dengan dorongan dari Hitler, Presiden Von Hindenburg mengeluarkan sebuah Keputusan Presiden mengenai Perlindungan Rakyat dan Negara. Melalui Keppres ini, kebebasan-kebebasan (seperti kebebasan mengeluarkan pendapat, kebebasan pers, kebebasan berkumpul dsb.) yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Jerman "untuk sementara" tidak diberlakukan. Sementara itu, 4,000 orang Komunis ditangkap dan semua media cetak Komunis dilarang terbit.

5 Maret 1933: Pemilu dilaksanakan. Komposisi Reichstag adalah sebagai berikut:
-Partai Nazi: 288 kursi
-Partai Rakyat Nasional Jerman (DNVP): 52 kursi
-Partai Rakyat Jerman (DVP): 2 kursi
-Partai Tengah (Zentrum): 74 kursi
-Partai Demokrasi Jerman (DVP):5 kursi
-Partai Sosial Demokrat (SPD): 120 kursi
-Partai Komunis Jerman (KPD): 81 kursi

24 Maret 1933: Reichstag menyetujui Undang-Undang tentang Pemusnahan Keadaan Bahaya Rakyat dan Negara. Dalam Undang-Undang ini, Pemerintahan Hitler diberikan wewenang mengeluarkan UU tanpa persetujuan Reichstag.

31 Maret 1933: Pemerintahan-Pemerintahan Negara Bagian Jerman diberi wewenang yang sama dengan Pemerintah Pusat.

April 1933: Orang Yahudi dilarang menjadi Pegawai Negeri.

26 April 1933: Gestapo dibentuk.

2 Mei 1933: Semua Serikat Pekerja dilarang kecuali Front Pekerja Jerman yang dikendalikan oleh Pemerintah.

Juni 1933: Hitler membentuk Kementerian Penerangan Masyarakat dan Propaganda. Joseph Goebbels dilantik menjadi Menteri Penerangan Masyarakt dan Propaganda.

Juni-Juli 1933: Semua partai-partai politik kecuali Partai Nazi dilarang.

November 1933: Hitler mengadakan Pemilu. Partai Nazi mendapatkan semua kursi di Reichstag.

Februari 1934: Reichstag-Reichstag Negara Bagian dibubarkan. Di tingkat pusat, Senat Jerman dibubarkan.

April 1934: Hitler bertemu dengan perwira-perwira tinggi Angkatan Bersenjata Jerman. Para perwira-perwira khawatir dengan SA, organisasi paramiliter Partai Nazi, dan ambisi organisasi tersebut untuk menggantikan Angkatan Bersenjata Jerman. Hitler berjanji akan menangani SA, dengan syarat, perwira-perwira tinggi Angkatan Bersenjata mendukung Pemerintahannya.

30 Juni 1934: Hitler melaksanakan pembersihan SA. Pejabat-pejabat teras SA dibunuh.

2 Agustus 1934: Presiden Von Hindenburg meninggal dalam umur 87 tahun. Jabatan Presiden dan Kanselir Jerman digabung menjadi jabatan Fuhrer Jerman.


Sumber :


Pengadilan Nürnberg, Upaya Sekutu Untuk Mengadili Para Tokoh Nazi!

Para terpidana lengkap dalam Pengadilan Nürnberg


Bila dilihat lebih jauh sedikit, maka terlihat ruang sidang disesaki oleh para jaksa, pengacara, hakim dan, tentu saja, terdakwa. Jangan lupakan pula para penonton, pers, dan petugas keamanan!


Sebagian dari tokoh-tokoh Nazi yang diadili. Dari kiri ke kanan : Karl Dönitz (wajah sebagian tertutup), Rudolf Hess, Joachim von Ribbentrop, Baldur von Schirach, Hermann Göring, dan Wilhelm Keitel


Alfred Rosenberg sedang bersaksi dalam Pengadilan Nürnberg


Hermann Göring sedang bersiap-siap untuk menyampaikan pembelaan tidak bersalahnya di depan tribun militer internasional di Nürnberg, 30 November 1945


Foto mugshot Hermann Boehm (1884-1962), profesor bidang genetika Jerman yang menjadi Ordinarius für Rassehygiene di Gießen dari tahun 1943 sampai dengan 1945. Foto Boehm sebagai tawanan perang ini diambil oleh fotografer dari US Army atas nama Chief of Counsel for War Crimes (OCCWC) selama berlangsungnya pengadilan Nürnberg I (proses Pengadilan untuk para dokter / Ärzte-Prozess). Boehm dianggap terlibat dalam program Euthanasia selama berkuasanya Nazi


Dari kiri ke kanan : Albert Speer, Constantin Neurath, Walter Funk dan Hans Fritsche sedang berbincang-bincang selama berlangsungnya persidangan


Hermann Göring mendengarkan penjelasan dari pengacaranya, sambil tak lupa ngupil!


Wilhelm Frick sedang mengeluarkan kesaksiannya


Cover majalah TIME edisi 12 Oktober 1945 menampilkan para terpidana pengadilan Nürnberg (Nuremberg). Di antaranya adalah, baris pertama dari kiri ke kanan : panglima Luftwaffe Hermann Göring dan menteri luar negeri Jerman Joachim von Ribbentrop, sementara di baris kedua adalah Alfred Rosenberg bersama Rudolf Hess. Belakangnya lagi? Penampakan kallee!


Sebuah dokumen yang dibeberkan pada tanggal 2 Januari 2006 dari Kabinet Perang Inggris (War Cabinet) di London menunjukkan bahwa pada awal bulan Desember 1942, kabinet telah merundingkan kebijakan mereka untuk hukuman dari para pemimpin Nazi apabila mereka tertangkap. Perdana Menteri Inggris (Prime Minister of the United Kingdom) Winston Churchill lalu menganjurkan suatu kebijakan dari eksekusi musim panas dengan menerapkan Undang-undang Pembatalan Hak Sipil (Act of Attainder) guna menghindari rintangan hukum, dan hanya ini cara yang bisa dilakukan guna menghindari tekanan Amerika kelak dalam peperangan. Pada akhir tahun 1943 selama berlangsungnya pertemuan tripartit saat jamuan makan malam (Tripartite Dinner Meeting) pada Konferensi Teheran, pemimpin Soviet, Joseph Stalin, mengusulkan untuk mengeksekusi 50.000-100.000 perwira Jerman. Tanpa menyadari bahwa Stalin serius dalam hal ini, Presiden Amerika Franklin D. Roosevelt bercanda bahwa mungkin 49,000 dapat dilakukan. Churchill mencela ide dari "eksekusi berdarah dingin dari tentara yang berperang bagi negaranya" . Namun, ia juga menyatakan bahwa para penjahat perang harus membayar kejahatannya, dan untuk itu sesuai dengan Deklarasi Moskow yang mana ditulisnya sendiri, mereka harus diadili ditempat dimana kejahatan itu dilakukan. Churchill sangat bersemangat untuk menentang eksekusi "berdasarkan kepentingan politik."

Menteri Keuangan Amerika (United States Secretary of the Treasury), Henry Morgenthau Jr., menyarankan suatu rencana untuk denazifikasi[5] total atas Jerman yang dikenal dengan nama Rencana Morgenthau (Morgenthau Plan). Churchill dan Roosevelt keduanya mendukung rencana ini , dan menggunakan otorisasinya pada Konferensi Quebec pada bulan September 1944. Namun demikian, Uni Soviet mengumumkan preferensinya untuk suatu proses hukum. Kelak, rinciannya bocor kepada publik dan menuai protes keras yang meluas. Roosevelt, melihat ketidak setujuan publik yang kuat, maka iapun membatalkan rencana tersebut, namun tidak meneruskan dukungan bagi langkah-langkah lain untuk masalah tersebut. Kematian "Rencana Morgenthau" menimbulkan kebutuhan atas metode alternatif guna memperlakukan pimpinan Nazi. Rencana untuk "Pengadilan Kriminal Perang Eropa" (Trial of European War Criminals) dikonsep oleh Sekretaris Perang Henry L. Stimson dan Departemen Perang. Roosevelt meninggal dunia pada bulan April 1945. Presiden yang baru Harry S. Truman, memberikan persetujuan tegas guna dilakukannya proses hukum. Setelah serangkaian negosiasi dilakukan antara Amerika, Inggris, Uni Soviet , dan Perancis, maka proses pemeriksaan pengadilan tersebut dicoba untuk dilaksanakan. Proses pemeriksaan tersebut dimulai pada tanggal 20 November 1945, dikota Nuremberg.


Pembentukan pengadilan

Di pertemuan pada Konferensi Teheran tahun 1943, Konferensi Yalta Conference tahun 1945 dan pada Konferensi Potsdam Conference tahun 1945, tiga kekuatan perang besar yaitu Amerika. Uni Sovyet, Inggris menyetujui bentuk penghukuman terhadap orang-orang yang bertanggung jawab atas kejahatan perang semasa Perang Dunia II. Perancis juga juga menyediakan sebuah tempat pengadilan.

Dasar hukum pembentukan pengadilan tersebut adalah berdasarkan Piagam London, yang dikeluarkan pada tanggal 8 Agustus 1945, yang membatasi kewenangan pengadilan hanyalah untuk "menghukum para tokoh utama penjahat perang dari negara-negara Eropa " . sebanyak 200 tersangka kejahatan perang dari jerman diadili di Nuremberg, dan 1.600 orang lainnya diadili di pengadilan militer biasa. Dasar hukum atas juridiksi pengadilan ini adalah sebagaimana ditetapkan oleh "instrumen dari penyerahan atas kekalahan Jerman , dimana kewenangan politik atas Jerman telah diserahkan kepada Dewan Pengawas Sekutu, yang memiliki kekuasaan penuh atas Jerman serta berhak mengadili atas pelanggaran Hukum Internasional dan hukum perang . Sebab kewenangan pengadilan terbatas hanya pada hukum perang maka pengadilan tidak memiliki jurisdiksi atas kejahatan yang dilakukan sebelum masa pecahnya perang pada tanggal 1 September 1939.

Pembatasan dari penuntutan dan penghukuman oleh pengadilan internasional atas personil militer dari negara-negara Eropa ini telah menghasilkan tuntutan yang disebut victor justice dan tentara Sekutu yang melakukan kejahatan perang tidak dapat dihukum. Rancangan ini memasukkan isi dari kewajiban traktat internasional dan hukum kebiasaan perang. Contohnya pada peradilan dari Otto Skorzeny, dimana pembelaannya mengacu pada Petunjuk Lapangan (Field Manual) yang diterbitkan oleh Departemen Perang dari Angkatan perang Amerika (War Department of the United States Army), pada tanggal 1 Oktober 1940, dan Buku Pegangan Tentara Amerika (American Soldiers Handbook) Apabila anggota tentara melakukan pelanggaran atas aturan militernya maka ia akan diajukan kepada mahkamah perang . Apabila tentara sekutu yang melakukan pelanggaran atas aturan liliternya maka mereka dapat dituntut berdasarkan proses peradilan Nuremberg.

Uni Soviet menginginkan agar peradilan dilaksanakan di Berlin, tetapi akhirnya Nuremberg yang terpilih sebagai tempat peradilan berdasarkan beberapa alasan khusus :

* Lokasinya terletak di wilayah Amerika ( wilayah di Jerman yang dikuasai tentara Sekutu, pada saat ini Jerman terbagi menjadi 4 wilayah.
* Gedung Pengadilan nya luas dan sebahagian besar utuh ( salah satu yang masih utuh setelah pengeboman ekstensif oleh pasukan sekutu}. Sebuah penjara besar juga terdapat dalam kompleks pengadilan ini.
* Sebab Nuremberg dahulu ditunjuk sebagai "kota dari Rapat Umum Partai (Reichsparteitag}", maka akan ada makna simbolik untuk menjadikan tempat ini sebagai tempat kematian partai Nazi.

Juga disepakati bahwa Perancis akan menjadi anggota tetap dari Pengadilan Militer Internasional (IMT) dan peradilan pertama ( beberapa telah direncanakan) akan dilaksanakan di Nuremberg. Sebab terjadinya Perang Dingin maka tidak ada peradilan berikut setelahnya.
Hakim Nuremberg, kiri ke kanan: John Parker, Francis Biddle, Alexander Volchkov, Iona Nikitchenko, Geoffrey Lawrence, Norman Birkett
Hakim Nuremberg, kiri ke kanan: John Parker, Francis Biddle, Alexander Volchkov, Iona Nikitchenko, Geoffrey Lawrence, Norman Birkett


Anggota

Masing-masing dari keempat negara menyediakan seorang hakim dan seorang cadangan juga jaksa penuntut, mereka adalah :

* Kolonel Rt Hon Sir Geoffrey Lawrence (dari Inggris; hakim utama dan ketua)
* Sir Norman Birkett (dari Inggris; cadangan)
* Francis Biddle (dari Amerika; hakim utama)
* John Parker (dari Amerika; cadangan)
* Professor Henri Donnedieu de Vabres (dari Perancis; utama)
* Robert Falco (dari Perancis; cadangan)
* Major-General Iona Nikitchenko (dari Uni Soviet; utama)
* Lieutenant-Colonel Alexander Volchkov (dari Uni Soviet; cadangan)

Ketua jaksa penuntut umum adalah Robert H. Jackson dari Amerika, Sir Hartley Shawcross dari Inggris, Letnan Jenderal R. A. Rudenko dari Uni Soviet , dan François de Menthon serta Auguste Champetier de Ribes dari Perancis.

Pendamping Jackson adalah pengacara Telford Taylor dan pendamping Shawcross adalah Mayor Sir David Maxwell-Fyfe dan Sir John Wheeler-Bennett. Shawcross juga merekrut seorang barrister muda bernama Anthony Marreco, yang merupakan anak dari seorang sahabatnya untuk membantu tim Inggris mengatasi beban kerja yang berat. Robert Falco adalah seorang hakim yang sangat berpengalaman dan sudah banyak sekali mengadili perkara di pengadilan Perancis.

Pengadilan Militer Internasional dibuka pada tanggal 18 Oktober 1945, yang bertempat di gedung Pengadilan Tinggi di Berlin. Peradilan sesi pertama dibuyka dan diketuai oleh Nikitchenko, hakim dari Uni Soviet. Jaksa penuntut umum mengajukan dakwaan terhadap 24 orang pelaku utama kejahatan perang dan 6 organisasi kriminal yaitu Pemimpin partai Nazi, Schutzstaffel (SS) dan Sicherheitsdienst (SD), Gestapo, Sturmabteilung (SA) dan Komandan Tertinggi dari angkatan perang Jerman (OKW).

Dakwaan tersebut adalah atas kejahatan sebagai berikut :

1. Turut serta dalam suatu perencanaan atau konspirasi untuk melaksanakan kejahatan terhadap perdamaian (crime against peace)
2. Merencanakan, memprakarsai, dan mengadakan peperangan agresi militer dan ataupun kejahatan lainnya terhadap perdamaian
3. Kejahatan perang (War crime)
4. Kejahatan kemanusiaan

Petinggi Nazi yang dihukum!
Goering, Hess, Ribbentrop, Keitel, Kaltenbrunner, Rosenberg, Frank, Frick, Funk, Streicher, Schacht, Doenitz, Raeder, Schirach; Sauckel, Jodl, Papen, Seyss-Inquart, Speer, Neurath, Fritzsche, Bormann.


Sumber :