Sunday, March 1, 2020

Foto Schreibstube (Ruang Kerja / Kantor) Tokoh Third Reich

JENDERAL


 Generalleutnant Friedrich Bergmann (Kommandeur 137. Infanterie-Division) di ruang kerjanya yang sederhana di Front Timur. Bergmann (10 Mei 1883 - 21 Desember 1941) adalah jenderal sepuh Wehrmacht yang sudah berusia 56 tahun saat Perang Dunia II pecah di tahun 1939. Pengalamannya sebagai seorang perwira artileri kawakan membuat jasanya masih diperlukan oleh OKH (Oberkommando des Heeres), dan Bergmann kemudian didapuk sebagai Komandan 27. Infanterie-Division (1 Januari 1937 - 8 Oktober 1940) dan 137. Infanterie-Division (8 Oktober 1940 - 21 Desember 1940), walaupun dia seharusnya sudah memasuki masa pensiun. Dia sendiri ikut berpartisipasi dalam penyerbuan Jerman atas Polandia (1939), Prancis (1940) dan Uni Soviet (1941). Kepemimpinan Bergmann di medan tempur membuatnya dianugerahi Deutsches Kreuz in Gold (German Cross in Gold) pada tanggal 19 Desember 1941, hanya dua bulan setelah medali tersebut untuk pertama kalinya diperkenalkan sebagai "jembatan" dari Eisernes Kreuzes (Iron Cross) ke Ritterkreuz (Knight's Cross). Tragisnya, sang jenderal tua hanya sempat dua hari saja menikmati statusnya sebagai DKiGträger (peraih Deutsches Kreuz in Gold), karena pada tanggal 21 Desember dia terbunuh dalam pertempuran saat pasukan Rusia melakukan serangan balik di wilayah Syavki, dekat Kaluga, yang terletak di perbatasan Moskow. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse; Königlicher Hausorden von Hohenzollern, Kreuz der Ritter mit Schwertern; Bayerischer Militärverdienstorden IV.Klasse mit der Krone und den Schwertern; Ehrenkreuz für Frontkämpfer; Prinzregent-Luitpold-Medaille; Dienstauszeichnung der Wehrmacht 1.Klasse und 3.Klasse; Österreichisches Militärverdienstkreuz III.Klasse mit der Kriegsdekoration; serta Magyar Háborús Emlékérem, dikenal di Jerman dengan nama Ungarische Weltkriegs-Erinnerungsmedaille (Hungarian War Commemorative Medal)


Generalleutnant Karl Burckhardt (13 Maret 1889 - 30 Januari 1946)

 
Generalmajor Johannes Freye (16 Desember 1878 - 28 Oktober 1952)
 
 
Generalmajor Erwin Gerlach (29 Juni 1894 - 3 Desember 1957)


 
General der Infanterie Friedrich Gollwitzer (27 April 1889 – 25 Maret 1977)


 Generalleutnant z.V. Karl Graf (8 November 1883 - 16 Juli 1948)
 
 
General der Infanterie Walther Hahm (21 Desember 1894 - 11 Agustus 1951)



Generalleutnant Ing. Ernst Hammer (20 Oktober 1884 - 2 Desember 1957)


 
Generaloberst Walter Heitz (8 Desember 1878 - 9 Februari 1944)


 
Generalleutnant Heinz Hellmich (9 Juni 1890 – 17 Juni 1944)


 Generalleutnant Albert Henze (7 Agustus 1894 – 31 Maret 1979)


 
Generalleutnant Kurt Himer (21 Desember 1888 - 4 April 1942)


 
Generalleutnant z.V. Friedrich "Fritz" von der Lippe (13 Mei 1879 - 6 Desember 1956)
 
 
 
Generalleutnant Ludwig Merker (1 September 1894 – 14 Maret 1964)


Generalleutnant z.V. Hermann Müller (9 Juni 1875 - 28 Juni 1945) bergabung dengan Kaiserliche Armee sebagai kadet Pionier pada tahun 1884. Dari sejak saat itu, dia menghabiskan waktu sampai dengan tahun 1919 di unit-unit zeni kereta api. Müller kemudian terpilih sebagai salah satu dari sangat sedikit perwira Kekaisaran Jerman yang melanjutkan karir militer di Reichswehr, dan kali ini spesialisasinya beralih ke kendaraan bermotor, sebelum pensiun pada tanggal 31 Januari 1928 dengan pangkat terakhir sebagai Charakter als Generalmajor (Mayor-Jenderal Kehormatan). Pada bulan Mei 1937 Müller menjadi anggota NSDAP dengan nomor keanggotaan 3 934 043, dan SS dengan nomor keanggotaan 279.461. Ketika Perang Dunia II pecah pada bulan September 1939, dia dipanggil kembali untuk bertugas aktif di Wehrmacht sebagai perwira tinggi khusus di wilayah pendudukan. Pada tanggal 31 Mei 1942, dia pensiun untuk kedua kalinya, dan meneruskan karir selanjutnya sebagai jenderal SS dengan pangkat Brigadeführer. Pada tanggal 20 April 1943 dia diangkat sebagai Kepala Kantor Personil di DRK (Deutschen Roten Kreuzes), sebuah jabatan yang diembannya sampai dengan akhir perang di bulan Mei 1945. Medali dan penghargaan yang diterimanya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse; Königlich Sächsischer Albrechtsorden mit Schwertern (Offizierskreuz); Hamburgischer Hanseatenorden' Fürstlich Lippisches Kriegsverdienstkreuz; Kaiserlich und königlich Österreichischer Militärverdienstorden mit Kriegsdekoration; Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914-1918; SS-Zivilabzeichen (Nr. 150.444); serta Kriegsverdienstkreuz II.Klasse (1940) und I.Klasse (20 April 1944) mit Schwertern


 
Generalleutnant z.V. Wolfgang von Otterstedt (7 November 1876 - 16 Oktober 1972)


 
Generalleutnant z.V. Ferdinand Pichler (29 Juni 1881 - 15 Oktober 1960)



Generalleutnant Dietrich von Saucken (Kommandeur 4. Panzer-Division) di pos komandonya di Front Timur tahun 1944. Di lehernya tercantol medali Schwerter zum Ritterkreuz yang didapatkannya pada tanggal 30 Januari 1944. Foto ini menjadi salah satu dari yang sedikit yang memperlihatkan seorang jenderal Wehrmacht memakai seragam hitam Panzertruppen!


 
Generalleutnant Friedrich Stahl (14 Juni 1889 - 19 Desember 1979)
 
 
Militärverwaltungsvizechef Dipl.Ing. Paul Zimmermann. Dia juga adalah seorang SS-Brigadeführer und Generalmajor der Polizei, Hauptmann der Reserve des Heeres, serta RAD-Oberstarbeitsführer!


 
Generalarzt Prof. Dr.med. Heinrich "Heinz" Zeiß (12 Juli 1888 - 23 Maret 1949)



General der Flieger Alexander Andrae (27 April 1888 – 3 April 1979)


 
General der Flieger Walter Sommé (27 Mei 1888 - 14 Mei 1971)


Generalmajor Luftwaffe Hans Erdmann (18 Februari 1895 - 23 April 1991). Foto ini disertai tulisan "Generalmajor & Division Kdr." dan bertanggal 17 Agustus 1943. Sebenarnya kalau menghubungkan tulisan dengan tanggalnya rada nggak nyambung, soalnya di tanggal tersebut Erdmann dimasukkan ke dalam Führer-Reserve alias nganggur! Boro-boro jadi komandan divisi...


Generaladmiral Alfred Saalwächter (10 Januari 1883 – 6 Desember 1945)



Vizeadmiral (Ing.) Alfred Schirmer (8 September 1892 - 31 Oktober 1975)


SS-Gruppenführer Reinhard Heydrich (duduk, Chef der SD - Sicherheitsdienst) dalam sebuah foto yang diambil di ruang kerjanya, dengan dikelilingi oleh para perwira bawahannya. Dari kiri ke kanan: SS-Sturmbannführer Arthur Nebe (Reichskriminalpolizeidirektor in SD-Hauptamt), SS-Obersturmführer Hans-Hendrik Neumann (Adjutant Chef der SD), SS-Oberführer Dr.jur. Werner Best (Stellvertreter Leiter Hauptamtes Sicherheitspolizei), dan SS-Standartenführer Heinrich Muller (Chef Amt IV / Gestapo in Reichssicherheitshauptamt). Tidak ada keterangan kapan foto ini diambil, tapi setidaknya dalam rentang waktu antara 30 januari 1937 s/d awal Februari 1938. Disini terlihat Heydrich sudah mengenakan seragam baru SS yang berwarna abu-abu, sementara yang lainnya masih mengenakan seragam hitam model lama

------------------------------------------------------------------------------

PERWIRA

Major Hans Boelsen (pangkat terakhir Generalleutnant)



Oberst im Generalstab Hans-Georg Eismann (4 Juni 1909 - 13 Januari 1977). Dianugerahi medali Deutsches Kreuz in Gold pada tanggal 8 Juli 1944 sebagai Oberstleutnant i.G. dan Ia Erster Generalstabsoffizier (Führung und Ausbildung) 6. Armee


Oberstleutnant im Generalstab Wolfgang Binder Freiherr von Krieglstein (22 Oktober 1912 - 28 Oktober 1944) adalah perwira staff dari Bundesheer Austria yang kemudian pindah ke Wehrmacht setelah "Anschluss" (Penyatuan) dengan Jerman tahun 1938. Dia dipromosikan menjadi Major i.G. pada tanggal 1 Maret 1942, dan Oberstleutnant i.G. tanggal 1 Juli 1944. Jabatan yang pernah dipegangnya: Adjutant Artillerie-Regiment 109 (1 Agustus 1938 - 6 Januari 1943), Ic Dritter Generalstabsoffizier L. Armeekorps (1 April 1941 - 16 Januari 1942), Ib Quartiermeister 5. Gebirgs-Division (2 September 1942 - 1 Mei 1943), Ia Erster Generalstabsoffizier Befehlshaber Albanien-Montenegro (15 September 1943 - 1 Desember 1943), dan Ia Erster Generalstabsoffizier 11. Luftwaffe-Feld-Division (1 Desember 1943 - 22 Oktober 1944). Krieglstein gugur dalam pertempuran di Skopje (Macedonia) pada bulan Oktober 1944. Medali dan penghargaan yang diperolehnya: Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 mit Spange “Prager Burg"; Wehrmacht-Dienstauszeichnung I.Klasse; Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse; Kriegsverdienstkreuz II.Klasse und I.Klasse mit Schwertern; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille); serta Verwundetenabzeichen in Schwarz. Foto ini adalah koleksi pribadi Frech dari Axis History Forum


Oberst Johann Hild, mantan perwira Bundesheer Austria yang kemudian menjadi perwira Wehrmacht setelah "Anschluss" (Penyatuan) tahun 1938. Dia dipromosikan menjadi Oberst pada tanggal 1 Oktober 1939. Dalam foto ini Hild masih mengenakan seragam Austria tapi dengan tambahan insignia Wehrmacht. Ordenspange (baris medali) yang dikenakannya berisi medali-medali Austria era Kekaisaran Austro-Hungaria serta setelahnya


  Major im Generalstab Hans-Ulrich von Oertzen (6 Maret 1915 - 21 Juli 1944) lahir di Berlin dari keluarga aristokrat Prusia. Dia mengikuti jejak ayahnya dengan masuk di ketentaraan lalu kemudian dilatih untuk menjadi seorang perwira staff. Selama berlangsungnya Perang Dunia II dia dipromosikan menjadi Major, dan pada tahun 1943 telah bertugas di Heeresgruppe Mitte di bawah pimpinan Generalmajor Henning von Tresckow (yang merupakan salah seorang anggota utama gerakan bawah tanah penentang Hitler dalam tubuh Wehrmacht). Oertzen kemudian terlibat aktif dalam gerakan tersebut dengan membantu Claus von Stauffenberg dalam perencanaan upaya kudeta. Pada tanggal 26 Maret 1944 dia menikah dengan Ingrid von Langenn-Steinkeller, dan sekitar 240 surat yang dia tulis untuk istrinya dari tahun 1942 s/d 1944 kemudian dibukukan pada tahun 2005. Pada saat terjadinya Peristiwa Bom 20 Juli 1944, Oertzen bertugas sebagai perwira penghubung di Wehrkreis III Berlin. Dialah yang meneruskan perintah pertama yang dikirimkan oleh Stauffenberg. Setelah kegagalan usaha kudeta tersebut, di hari yang sama Oertzen ditangkap dan diinterogasi oleh General der Infanterie Joachim von Kortzfleisch serta Generalleutnant Karl Freiherr von Thüngen (yang terakhir sebenarnya adalah anggota gerakan perlawanan juga!). Tak ada satupun bukti yang ditemukan yang mengaitkan keterlibatan Oertzen dalam plot tersebut, sampai akhirnya keesokan harinya seorang sekretaris melaporkan bahwa dia pernah melihat sang perwira staff bersama dengan Stauffenberg. Ketika mengetahui bahwa tak lama lagi Gestapo akan datang untuk menangkapnya, Major i.G. Hans-Ulrich von Oertzen kemudian memutuskan untuk bunuh diri dengan meledakkan dua granat tangan yang dibawanya...



Oberst Herbert Rieckhoff (25 Desember 1898 - 30 November 1948)

Sumber :
Foto koleksi ECPAD Prancis
Foto koleksi pribadi Eitel Friedrich
Foto koleksi pribadi Graveland
www.forum.axishistory.com
www.rommel-lebt.com

1 comment:

Blog27999 said...

As reported by Stanford Medical, It is really the SINGLE reason women in this country live 10 years more and weigh an average of 19 KG lighter than we do.

(Just so you know, it has absolutely NOTHING to do with genetics or some secret exercise and EVERYTHING to do with "how" they are eating.)

P.S, What I said is "HOW", not "WHAT"...

CLICK this link to see if this easy quiz can help you find out your true weight loss possibility