Monday, October 27, 2014

Foto Inspeksi Mesin Perang

AEROSAN

Sebuah Aerosan NKL-26 Soviet yang tidak terpakai sedang diperiksa oleh prajurit infanteri Jerman. Karena kendaraan berski tersebut tampaknya berada di atas tanah keras dan bukannya salju, maka kemungkinan besar dia telah ditinggalkan oleh awaknya di awal musim semi ketika salju yang mulai mencair membuat penggunaannya secara efektif tidak dimungkinkan lagi

-----------------------------------------------------------------------------

ARTILERI

 Acara kunjungan Generalfeldmarschall Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres) ke wilayah kekuasaan Jerman di Timur, bulan Januari 1941. Foto ini memperlihatkan saat sang Panglima Angkatan darat Jerman (tengah) menginspeksi leichte Infanteriegeschütz 18 kaliber 75mm (7,5 cm le.IG 18), sebuah meriam artileri ringan yang biasa digunakan oleh unit-unit Gebirgsjäger (Pasukan Gunung). Dua orang jenderal di sebelah kanan adalah, dari kiri ke kanan: General der Infanterie z.V. Friedrich "Fritz" Koch (Kommandierender General XXXXIV. Armeekorps) dan Generalfeldmarschall Hans-Günther von Kluge (Oberbefehlshaber 4. Armee)



Generaloberst Ernst Busch (Oberbefehlshaber 16. Armee) menginspeksi posisi meriam anti pesawat udara Luftwaffe dalam tour of duty di Jerman tanggal 3 September 1941. Para awak meriam 88mm (Flak 18 atau Flak 36) ini semuanya bertelanjang dada akibat terik musim panas yang menyengat!

-----------------------------------------------------------------------------

MOBIL DAN TRUK

Generalmajor Alfred Gutknecht menginspeksi kelaikan kendaraan truk milik 39. Infanterie-Division di markas mereka di Vlissingen, Belanda. Tidak ada keterangan kapan foto ini diambil, tapi setidaknya dalam rentang waktu September 1942 s/d Januari 1943, saat divisi infanteri ke-39 Wehrmacht ini berada di Belanda sebagai bagian dari 15. Armee. Gutknecht sendiri melakukan inspeksi tersebut dalam kapasitasnya sebagai Höherer Kommandeur der Kraftfahrtruppen beim Oberbefehlshaber West, alias Komandan Tertinggi Inspektorat Kendaraan Bermotor di Staff Panglima Barat, posisi yang sudah dipegangnya dari sejak tanggal 20 September 1942

-----------------------------------------------------------------------------

PANZER

 Sebelum Unternehmen Barbarossa (invasi Jerman atas Uni Soviet), para perencana militer Jerman telah salah dalam memprediksi keunggulan jumlah serta kualitas tank dari pasukan lapis baja Tentara Merah. Fremde Heere Ost (FHO, Kantor Pasukan Luar Negeri) mendasarkan penilaian mereka atas hasil-hasil pengintaian dari udara, tapi telah melewatkan beberapa wilayah vital yang menyimpan banyak cadangan tank musuh. Pada saat Barbarossa dimulai pada tanggal 22 Juni 1941, jumlah tank pasukan Soviet mencapai 22.743 buah, yang mencakup 3.110 T-27, 9.686 T-26, 7.502 BT-5/BT-7, 61 T-35, 503 T-28, 1.244 T-34, 424 KV-1, dan 213 KV-2. Sementara itu kekuatan tank Panzerwaffe sendiri hanya mencakup 3.216 buah, yang terdiri atas 152 Panzer I, 743 Panzer II, 155 Panzer 35(t), 394 Panzer 38(t), 966 Panzer III, 439 Panzer IV, 167 Panzerbefehlswagen, dan 200 Sturmgeschütz. Foto ini memperlihatkan saat prajurit-prajurit infanteri Jerman memeriksa tank T-36 Soviet yang rusak dan ditinggalkan oleh awaknya.


 Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Reichsführer SS und Chef der deutschen Polizei) menginspeksi sebuah Panzerkampfwagen VI Tiger dengan ditemani oleh SS-Hauptsturmführer Herbert Zimmermann (kiri), komandan 8.(schwere)Kompanie / SS-Panzer-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich". Foto diambil di wilayah Kharkov, Ukraina, tanggal 24 April 1943. Di tangan para komandan terlatih Wehrmacht dan Waffen-SS, Tiger-Tiger ini akan menunjukkan peranannya dan menjadi salah satu mesin perang yang paling ditakuti oleh musuh


 
Generaloberst Heinz Guderian (Generalinspekteur der Panzertruppen) mengadakan inspeksi terhadap Panzerkampfwagen VI Tiger "405" milik 13.(schwere)Kompanie / SS-Panzer-Regiment 1 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler" di Kharkov (Ukraina), pada tanggal 27 April 1943. Dalam foto atas tampak SS-Hauptsturmführer Heinz Kling (Kompaniechef) sedang menunjukkan pada Guderian bagian-bagian dari Tiger. 13.(schwere)Kompanie sendiri merupakan satu-satunya kompi di SS-Panzer-Regiment 1 LSSAH yang dilengkapi dengan tank-tank berat dari jenis tersebut. Foto oleh Kriegsberichter Wiesebach


 Generaloberst Heinz Guderian (Generalinspekteur der Panzertruppen) mengadakan inspeksi terhadap Panzerkampfwagen VI Tiger "405" milik 13.(schwere)Kompanie / SS-Panzer-Regiment 1 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler" di Kharkov (Ukraina), pada tanggal 27 April 1943. Berdiri di atas Tiger, dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Georg Schönberger (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 LSSAH), SS-Oberführer Werner Ostendorff (Chef des Stabes II. SS-Panzerkorps), Generaloberst Guderian, SS-Hauptsturmführer Heinz Kling (Chef 13.Kompanie / SS-Panzer-Regiment 1 LSSAH), xxx (jangan ngeres!) , dan SS-Sturmbannführer Rudolf Lehmann (Ia Erster Generalstabsoffizier SS-Panzergrenadier-Division LSSAH). 13.(schwere)Kompanie sendiri merupakan satu-satunya kompi di SS-Panzer-Regiment 1 LSSAH yang dilengkapi dengan tank-tank berat dari jenis tersebut. Foto oleh Kriegsberichter Ohlemacher



Hauptmann Helmut Schmidt (Kommandeur Panzerjäger-Abteilung 19 / 19.Luftwaffen-Feld-Division) memeriksa kesiapan deretan Marder III dari unitnya. Meskipun unitnya notabene adalah unit darat Luftwaffe, tapi sebagian besar perwiranya ditarik dari Heer - termasuk komandannya, Generalleutnant Erich Baeßler. Karenanya disini Schmidt terlihat masih mengenakan seragam Heer-nya. Foto terakhir memperlihatkan Hauptmann Schmidt dan salah satu perwira Luftwaffe-nya (kiri) memperhatikan saat sebuah peleton Marder III bergerak menuju penempatan selanjutnya di Zedelgem. Foto-foto yang berasal dari buku "PK CAMERAMAN No. 1 Panzerjäger in the West 1944" karya Remy Spezzano dan Douglas Nash ini diambil oleh Kriegsberichter Karl Kurth dari PK (Propaganda-Kompanie) 698 di sekitar wilayah Eeklo (Belgia), akhir Februari 1944, saat unit tersebut melakukan persiapan akhir sebelum diterjunkan dalam peperangan

-----------------------------------------------------------------------------

PESAWAT TERBANG

Sekelompok prajurit Jerman menginspeksi kerusakan yang terdapat di dua buah pesawat Soviet yang teronggok di utara kota Stalingrad, akhir musim panas 1942. Pesawat yang ada di kiri depan adalah pemburu Polikarpov I-16 yang, karena ketertinggalan zamannya, menjadi bulan-bulanan Luftwaffe di medan perang Rusia. Bagi orang-orang Jerman pesawat ini lebih dikenal dengan nama "Rata" (Tikus) karena tampilannya yang jauh dari kata enak dipandang, terutama dengan adanya penutup mesin radikal berukuran ekstra besar! Pesawat hasil kanibalisasi di latar belakang berasal dari jenis pemburu Polikarpov I-153 yang sama-sama ketinggalan zamannya



Sumber :
Buku "Aerosan: Soviet Aero-Sleighs of World War Two" karya Jim Kinnear
Buku "Panther" karya Thomas Anderson
Buku "Stalingrad Inferno: The Infantryman's War" karya Gordon Rottman dan Ronald Volstad
www.5sswiking.tumblr.com
www.audiovis.nac.gov.pl
www.de.metapedia.org

1 comment:

Unknown said...

kak bisa minta emailnya?mau minta sedikit info soal nazi kak