Sunday, March 2, 2014

Foto Herbert Otto Gille, Komandan Divisi SS Wiking


SS-Sturmbannführer Herbert Otto Gille dalam foto sebelum Perang Dunia II. Dia berpangkat SS-Sturmbannführer dari tanggal 20 April 1937 s/d 19 Oktober 1939. Dia memakai bordiran angka "2" di kragenspiegel-nya karena sewaktu foto ini diambil Gille menjadi Kommandeur 2. Sturmbann / SS-Standarte "Germania" di Arolsen sampai dengan 1 Juni 1939


Para anggota SS-Standarte "Germania" dengan para komandan mereka duduk paling depan. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Werner Dörffler-Schuband (Kommandeur I.Sturmbann / SS-Standarte "Germania" yang bermarkas di Hamburg-Veddel), SS-Sturmbannführer Herbert Otto Gille (Kommandeur II.Sturmbann / SS-Standarte "Germania" yang bermarkas di Arolsen), SS-Standartenführer Karl Maria Demelhuber (Kommandeur SS-Standarte "Germania"), dan SS-Obersturmbannführer Heinrich Koeppen (Kommandeur III.Sturmbann / SS-Standarte "Germania" yang bermarkas di Radolfzell). Foto ini diambil oleh Heinz Hillebrecht di Nürnberg tanggal 5-12 September 1938 saat berlangsungnya acara Reichsparteitag (Hari Partai Reich). Ini adalah keikutsertaan yang kedua kalinya dari SS-Standarte "Germania" di acara tahunan tersebut, setelah yang pertama setahun sebelumnya. Sekarang foto ini menjadi koleksi pribadi dari Markus Wolter



SS-Oberführer Herbert Otto Gille (Kommandeur SS-Artillerie Regiment 5 / SS-Division "Wiking") mengenakan kerah dengan kragenspiegel rune SS ganda. Kerah ganda semacam ini hanya seraca resmi diperkenankan selama beberapa waktu pada tahun 1940, meskipun beberapa foto yang hadir kemudian menunjukkan bahwa dia tetap digunakan secara terbatas. Contoh pemakaiannya, selain foto Gille di atas, bisa kita dapatkan dalam buku "German Cross in Gold Holders of the SS and Police" karya Mark C. Yerger (Fritz Klingenberg dari "Das Reich") dan "Uniforms of the S.S." karya Andrew Mollo (Dr. Hans Lardschneider dari "Nord"). Satu yang jelas, kragenspiegel ganda semacam ini terlihat digunakan juga oleh Divisi SS "Totenkopf" (tengkorak) dan "Prinz Eugen" (odalrune)


 SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Felix Steiner (Kommandeur SS-Division "Wiking") ngobrol bersama dengan koleganya sambil memakai jaket panjang berwarna cerah, bulan September 1941. Di latar depan adalah perwira tinggi dari Finlandia, Letnan-Jenderal Harald Öhquist (perwakilan Panglima Angkatan bersenjata Finlandia di Komando Tinggi Angkatan Darat Jerman), yang sedang melakukan kunjungan ke markas Wiking demi bertemu dengan para sukarelawan asal Finlandia yang tergabung dalam SS-Infanterie-Regiment "Nordland" / SS-Division "Wiking" (motorisiert). Kedua dari kiri adalah SS-Standartenführer Herbert Otto Gille (Kommandeur SS-Artillerie-Regiment 5 / SS-Division "Wiking")


 SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Felix Steiner (tengah) bersama dengan para anakbuahnya dari SS-Division "Wiking" (motorisiert). Bapak-bapak di sebelah kanan Steiner yang memakai kacamata adalah SS-Oberführer Herbert-Otto Gille (Kommandeur SS-Artillerie Regiment 5 "Wiking"). Di antara Steiner dan Gille kemungkinan adalah SS-Obersturmbannführer Paul Geisler (Kommandeur SS-Infanterie-Regiment "Westland"), sementara yang berdiri paling kanan di belakang Gille kemungkinan adalah SS-Standartenführer Dr.-med. Gerd Unbehaun (Divisionsarzt SS-Division "Wiking"). Foto ini sendiri kemungkinan besar diambil pada musim semi 1942


Dari kiri ke kanan: Vidkun Quisling (pemimpin pemerintahan boneka Norwegia bentukan Jerman), SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Polizei Wilhelm Rediess (Höhere SS und Polizeiführer "Nord"), SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Felix Steiner (Kommandeur SS-Division "Wiking"), dan SS-Oberführer Herbert-Otto Gille (Kommandeur SS-Artillerie-Regiment 5 / SS-Division "Wiking"). Hampir tidak terlihat di belakang Quisling adalah Sverre Parelius Riisnæs (Menteri Kehakiman Norwegia). Foto ini diambil pada bulan Mei 1942 di Kalinovo, Uspenskaya (Uni Soviet). Quisling sengaja datang jauh-jauh dari Norwegia untuk melihat dari dekat kondisi para sukarelawan SS asal negaranya yang tergabung dalam SS-Infanterie-Regiment "Nordland" / SS-Division "Wiking" (motorisiert)


SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Herbert Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") menjenguk SS-Obersturmführer Hans Drexel (stellvertreter Führer II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment "Westland" / 5.SS-Panzer-Division "Wiking") yang terluka di Feldlazarett (Rumah Sakit Lapangan) sekaligus menganugerahkannya dengan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, 14 Oktober 1943. Dia mendapatkannya setelah, sebagai komandan batalyon sementara, berhasil menggagalkan serangan Rusia di Boiki tanggal 28 September 1943. Foto diambil oleh SS-Kriegsberichter Koch



SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert Otto Gille dalam sebuah foto studio tak lama setelah penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub #315 tanggal 1 November 1943 sebagai SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS dan Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking". Tak lama setelahnya (9 November 1943) dia dipromosikan menjadi SS-Gruppenführer



SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert Otto Gille memperlihatkan medali Vapaudenristin Ritarikunta (Order of the Cross of Liberty) Finlandia, 1st Class with Swords, yang didapatkannya tanggal 6 Maret 1943. Vapaudenristin ritarikunta merupakan salah satu dari tiga medali militer resmi Finlandia bersama dengan Suomen Valkoisen Ruusun ritarikunta (Order of the White Rose of Finland) dan Suomen Leijonan ritarikunta (Order of the Lion of Finland). Medali tertinggi negara tersebut adalah Mannerheim-risti (Mannerheim Cross of Liberty) yang merupakan turunan dari Vapaudenristin ritarikunta dan namanya diambil dari pemimpin Finlandia, Marsekal Carl Gustaf Emil mannerheim


Perayaan ulang tahun Sepp Dietrich tanggal 28 Mei 1943 yang dihadiri oleh para perwira tinggi Waffen-SS. Membelakangi kamera dari kiri ke kanan: SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Paul "Papa" Hausser (Kommandierender General SS-Panzerkorps), SS-Brigadeführer Herbert Otto Gille (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Division "Wiking), dan SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"). Duduk menghadap kamera dari kiri ke kanan: Oberstleutnant Gerhard Engel (Adjutanten des Heeres beim Führer und Reichskanzler), SS-Oberführer Hermann Prieß (Kommandeur SS-Totenkopf-Artilerie-Regiment 3 / SS-Panzergrenadier-regiment "Totenkopf"), SS-Obersturmbannführer Hans Albin Freiherr von Reitzenstein (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich"), dan SS-Obersturmbannführer Otto Baum (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Totenkopf" / SS-Panzergrenadier-Division "Totenkopf")


Pemberian medali kepada para pahlawan Pertempuran Cherkassy. Upacaranya diselenggarakan di Führerhauptquartier Wolffschanze tanggal 21 Februari 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Léon Degrelle (Führer 5.SS-Freiwilligen Sturmbrigade "Wallonien"), SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking"), Adolf Hitler, SS-Brigadeführer Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier der Waffen-SS zum Führerhauptquartier) dan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei). Degrelle mendapat Ritterkreuz #2474 sementara Gille Schwertern #47



Para komandan pasukan yang menerima medali dari tangan Hitler di Führerhauptquartier Wolffschanze tanggal 21 Februari 1944 atas kepahlawanan mereka dalam Pertempuran di Cherkassy. Dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking"), Generalleutnant Theobald Helmut Lieb (Kommandierender General XXXXII. Armeekorps) dan SS-Hauptsturmführer Léon Degrelle (Führer 5.SS-Freiwilligen Sturmbrigade "Wallonien"). Paling kanan adalah Reichspressechef Dr. Otto Dietrich. Degrelle sendiri bukanlah orang Jerman, melainkan sukarelawan dari Wallonie (wilayah Belgia yang berbahasa Prancis)!


 Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei) berbincang-bincang santai dengan dua orang perwira Waffen-SS yang berprestasi: SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert Otto Gille (kiri, Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") dan SS-Hauptsturmführer Léon Degrelle (kanan, Führer 5.SS-Freiwilligen Sturmbrigade "Wallonien") tak lama setelah penganugerahan medali di Führerhauptquartier Wolffschanze tanggal 21 Februari 1944 atas kepahlawanan mereka dalam Pertempuran di Cherkassy



SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") difoto di meja kerjanya di front Rusia tanggal 21 Maret 1944 oleh Kriegsberichter Etzhold dari PK (Propaganda-Kompanie) 670. Dia memperlihatkan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwertern yang didapatkannya tanggal 20 Februari 1944 serta Deutsches Kreuz in Gold yang didapatkannya tanggal 28 Februari 1942


 SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") menganugerahkan Eisernes Kreuz II.Klasse kepada Waffen-Untersturmführer der SS Hando "Tou" Ruus (16 Mei 1917 - 31 Maret 1945) dari Bataillon "Narwa". Dilahirkan dengan nama Harald-Ferdinand Ruhs, dia adalah mantan anggota militer Estonia yang lebih memilih untuk kabur ke hutan daripada menjadi Tentara Merah tak lama setelah negaranya dicaplok oleh Uni Soviet. Invasi Jerman ke negara penjajahnya dijadikan kesempatan buat Ruus untuk bergabung dengan SS-Freiwilligen Panzergrenadier Bataillon Narwa. Dia bertempur dalam gagah berani dalam setiap medan laga yang dijalani oleh unitnya, termasuk ketika menjadi komandan Batalyon "Narwa" setelah semua perwira di atasnya tewas atau luka-luka! Bulan September 1944 dia tertangkap oleh musuhnya setelah batalyonnya terkepung. Nantinya dia dikirim ke Leningrad dan diberitakan dieksekusi disana pada tanggal 31 Maret 1945. Dengan pangkat terakhir Waffen-Hauptsturmführer der SS (Agustus 1944), Ruus tercatat sebagai satu-satunya sukarelawan Wehrmacht asal Estonia yang dianugerahi Deutsches Kreuz in Gold (30 Desember 1944)!


 SS-Hauptsturmführer Herbert Schmeißer (SS-Panzer-Nachrichten-Abteilung 5 / 5.SS-Panzer-Division "Wiking") berbincang-bincang dengan SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert-Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") di Lublin bulan April 1944 mengenai masalah komunikasi selama berlangsungnya Pertempuran Kovel



 Tartakow/Sokol di Sungai Bug (Rusia), bulan Juli 1944. SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert-Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") berfoto bersama dengan SS-Hauptsturmführer Herbert Schmeißer (SS-Panzer-Nachrichten-Abteilung 5 / 5.SS-Panzer-Division "Wiking") dan istrinya. Istri Schmeißer telah memenangkan sebuah kontes di majalah. Hadiahnya? sang pemenang diizinkan untuk mengunjungi suaminya di front depan!


 Foto yang kemungkinan diambil pada musim panas tahun 1944 ini memperlihatkan SS-Gruppenführer und Generalleutnant Herbert Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") bersama dengan SS-Hauptsturmführer Eberhard Heder (Kommandeur SS-Panzer-Pionier-Bataillon 5 / 5.SS-Panzer-Division "Wiking"). Tangan kiri Gille memegang peta, sementara tangan kanannya bertumpukan pada wolchowstock. Kemungkinan besar foto ini diambil di sebuah lapangan udara dadakan yang banyak terdapat di Front Timur. Terlihat sebuah pesawat transport ringan Fieseler Fi-156 "Storch" di latar belakang. Entah dengan alasan apa, insignia serta tanda pangkat dalam foto ini sengaja dihilangkan!


SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert-Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") memakai ledermantel sambil bertumpu menggunakan Wolchowstock dengan tangannya. Di sebelah kiri adalah SS-Obersturmbannführer Manfred Schönfelder, Ia Erster Generalstabsoffizier (Führung und Ausbildung) alias Kepala Staff 5. SS-Panzer-Division "Wiking" yang dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 23 Februari 1944. Schönfelder juga merupakan peraih Deutsches Kreuz in Gold (11 Juni 1942) yang didapatkannya saat masih menjadi SS-Hauptsturmführer di III.Bataillon / SS-Regiment "Germania"




SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert-Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") meninjau front depan di Kovel yang terkepung. Pada akhir bulan Februari 1944, Divisi "Wiking" mendapati diri mereka berada di wilayah antara Chelm dan Lublin di Polandia tak lama setelah selamat dari pengepungan di Cherkassy. Belum lagi beristirahat, pada tanggal 12 Maret 1944 datang kawat dari Führer yang memerintahkan Wiking untuk membantu pertahanan Jerman di wilayah Kovel (timur Polandia) yang saat itu mendapat tekanan berat dari kekuatan besar Soviet. Di waktu yang sama, di Chelm terjadi saling bantai antara etnis Ukraina dan Polandia akibat dendam lama yang meletup kembali. Pada pagi tanggal 16 Maret 1944, SS-Panzergrenadier-Regiment "Germania" dan "Westland" diangkut menuju Kovel menggunakan kereta api, sementara komandan divisi Herbert Otto Gille memilih untuk berangkat duluan dari Lublin menggunakan pesawat ringan Fieseler Fi 156 "Storch". Dia datang kesana sesuai rencana dan langsung mendirikan pos komando sekaligus menyusun pertahanan berlapis demi mempersiapkan diri dalam menghadapi serangan musuh. Usahanya seakan berpacu dengan waktu yang terus mendesak. Terdapat dua ribu orang yang luka-luka yang dirawat seadanya, sementara Gille sendiri ragu-ragu apakah sisa pasukannya yang berangkat menggunakan kereta api akan datang tepat pada waktunya. Unit pertama yang tiba adalah 16 Panther dari 8.Kompanie / SS-Panzer-regiment 5 "Wiking" di bawah pimpinan SS-Obersturmführer Karl Nicolussi-Leck yang pemberani, veteran dari pertempuran di Kaukasus. Tak lama datang pula III.[schwere] Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 9 "Germania" di bawah komando SS-Sturmbannführer Franz Hack untuk membantu penyerangan. Pada tanggal 10 April 1944 kepungan Soviet di Kovel akhirnya berhasil dipatahkan dan Divisi "Wiking" ditarik keluar untuk melakukan penyegaran



SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert-Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") meninjau front depan di Kovel yang terkepung, Maret/April 1944. Fernglas (teropong) yang digunakannya bisa dibilang tidak biasa karena nampaknya buatan Prancis punya dan berasal dari peninggalan Perang Dunia Pertama (kemungkinan produksi Chevalier, Verdi, Huet, atau Jumelle), sementara SS-Obersturmführer di sebelah kanannya juga memakai teropong 10x50 yang tidak standar (seperti Carl Zeiss) meskipun buatannya lebih modern


SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert-Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") bersama dengan SS-Sturmbannführer Franz Hack (memakai jaket kamuflase, Kommandeur III.[schwere] Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 9 "Germania" / 5.SS-Panzer Division "Wiking") di front depan pertempuran Kovel, Maret/April 1944. Hack adalah peraih medali-medali sebagai berikut: Eisernes Kreuz II.Klasse (20 Juni 1940) dan I.Klasse (10 Juli 1941); Deutsches Kreuz in Gold #266/11 (8 Januari 1943); Verwundetenabzeichen in Gold (5 Mei 1944); Nahkampfspange in Gold (1 Mei 1945); dan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #3129 (14 Mei 1944) mit Eichenlaub #844 (20 April 1945). Foto oleh SS-Kriegsberichter Alois Jarolim


 
Herbert Otto Gille dengan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub, Schwertern und Brillanten #12 yang didapatkannya tanggal 19 April 1944 sebagai SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS dan Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking". Medali super bergengsi tersebut diraihnya setelah Gille sukses membendung serangan pasukan Soviet yang mengepung wilayah Kovel tempat unitnya dan sebagian unit Wehrmacht lain terperangkap. Hanya ada dua orang anggota Waffen-SS yang mendapat Brillanten, yang lainnya adalah Sepp Dietrich. Tapi Gille dianggap lebih "berprestasi" karena dia juga mendapat Deutsches Kreuz in Gold (DKiG)!


 SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") bersama dengan Generalmajor Dr. Walter Dornberger (Höherer Artillerie-Kommandeur 191 (Harko), "Beauftragter z.b.V. Heer"). Foto diambil periode Mei-Juli 1944 di SS-Truppenübungsplatz Heidelager dekat Blizna (Polandia). Pada bulan Oktober 1944, Dornberger diangkat menjadi Inspekteur der Fernraketentruppen und Leiter des technischen Stabes für Raketenentwicklung und Raketennachschub yang mengurusi program roket militer Wehrmacht (V-1 dan V-2). Seusai perang dia hijrah ke Amerika dan menjadi vicepresident perusahaan ”Bell Aircraft Corporation” di Buffalo (New York)


SS-Gruppenführer und General der Waffen-SS Herbert Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking"), yang bertengger di mobil staff-nya, berbagi tawa dengan SS-Standartenführer Johannes-Rudolf Mühlenkamp (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 5 / 5.SS-Panzer-Division "Wiking"), sebelum berangkat menuju ke markas divisi di SS-Truppenübungsplatz Heidelager (Polandia), tanggal 10 Juli 1944. Di sebelah kiri adalah SS-Hauptsturmführer der Reserve Hans Flügel, ajudan (perwira operasi) SS-Panzer Regiment 5 yang baru ditunjuk, yang tampaknya ikut menikmati canda tawa diantara Gille dan Mühlenkamp. Foto ini sendiri diambil oleh SS-Kriegsberichter Ernst Baumann di Kovel, Ukraina Barat. Mühlenkamp nantinya diangkat menjadi Komandan Divisi Wiking yang baru pada bulan Agustus 1944, sementara Gille diserahi tanggungjawab sebagai Komandan IV. SS-Panzerkorps, dimana Wiking menjadi salah satu bagiannya (selain Divisi Totenkopf)



 SS-Standartenführer Johannes-Rudolf Mühlenkamp (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 5 / 5.SS-Panzer-Division "Wiking") memberi salam hormat Nazi (dikenal juga dengan nama "Hitlergruss") kepada pimpinannya, SS-Gruppenführer und General der Waffen-SS Herbert Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking"), yang akan berangkat menuju ke markas divisi di SS-Truppenübungsplatz Heidelager (Polandia), tanggal 10 Juli 1944. Meskipun tidak menjadi hormat resmi dalam tubuh Wehrmacht sampai dengan gagalnya upaya kudeta terhadap Hitler di tanggal 20 Juli 1944, tapi para personil Waffen-SS telah biasa menggunakan Hitlergruss dari sejak awal kemunculannya di tahun 1930-an. Mühlenkamp sendiri telah menjadi anggota setia Partai Nazi dari sejak tahun 1933. Foto ini diambil oleh SS-Kriegsberichter Ernst Baumann di Kovel, Ukraina Barat


Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking", SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert-Otto Gille (peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub, Schwerter und Brillanten) memberikan perintah upaya penyelamatan terhadap sebuah batalyon Wehrmacht yang terkepung oleh pasukan Rusia melalui telepon lapangan. Para perwira bawahannya mendengarkan dengan penuh perhatian. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmführer Fritz Wolf (Adjutant SS-Panzer-Regiment 5 "Wiking"), SS-Untersturmführer tidak dikenal, SS-Sturmbannführer Paul Kümmel (Kommandeur I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 5 "Wiking"), SS-Obersturmbannführer Hans Bünning (mengenakan tropenanzug SS M43 Sahariana, Kommander SS-Panzer-Artillerie-Regiment 5 "Wiking"); SS-Gruppenführer Gille, SS-Obersturmbannführer Hans Dorr (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Germania"), dan SS-Sturmbannführer Günther Sitter (Kommandeur II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment "Westland"). Foto ini diambil oleh SS-Kriegsberichter Ernst Baumann pada tanggal 17 Juli 1944 di wilayah Kamieniec-Litewski (Belarusia)


 SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert-Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") memberikan perintah upaya penyelamatan terhadap sebuah batalyon Wehrmacht yang terkepung oleh pasukan Rusia. Para perwira bawahannya mendengarkan dengan penuh perhatian. Tampak ketegangan di wajah-wajah mereka saat mereka bergeser lebih dekat untuk mendengarkan Divisionskommandeur Gille memberikan perintah yang akan menggerakkan resimen-resimen Wiking ke front pertempuran. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmführer Fritz Wolf (Adjutant SS-Panzer-Regiment 5 "Wiking"), SS-Sturmbannführer Paul Kümmel (Kommandeur I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 5 "Wiking"), SS-Standartenführer Johannes Mühlenkampf (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 5 "Wiking"), SS-Gruppenführer Gille, SS-Hauptsturmführer Alois Reicher (Kommandeur II.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 5 "Wiking"), SS-Obersturmbannführer Hans Dorr (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Germania"), SS-Sturmbannführer Günther Sitter (Kommandeur II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment "Westland"), dan SS-Hauptsturmführer tidak dikenal. Foto ini diambil oleh SS-Kriegsberichter Ernst Baumann pada tanggal 17 Juli 1944 di wilayah Kamieniec-Litewski (Belarusia)



Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Hans Dorr (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Germania" / 5.SS-Panzer-Division "Wiking"), SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert-Otto Gille (membelakangi kamera, Kommandierender General IV. SS-Panzerkorps), perwira tak dikenal, SS-Standartenführer Johannes Mühlenkamp (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 5 / 5.SS-Panzer-Division "Wiking"); dan SS-Sturmbannführer Paul Kümmel (Kommandeur I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 5 / 5.SS-Panzer-Division "Wiking"). Sedikit menarik ketika melihat bahwa Gille bertumpu dengan tangan kanannya menggunakan Wolchowstock, sementara Dorr mengenakan tropenanzug SS M43 Sahariana!


Dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert-Otto Gille (Kommandierender General IV. SS-Panzerkorps), SS-Oberführer Hellmuth Becker (Kommandeur 3. SS-Panzer-Division "Totenkopf"), SS-Standartenführer Josef Swientek (Kommandeur SS-Panzer-Artillerie-Regiment 3 / 3.SS-Panzer-Division “Totenkopf”), SS-Obersturmbannführer Erich Eberhardt (Ia Erster Generalstabsoffizier 3. SS-Panzer-Division "Totenkopf"), dan SS-Sturmbannführer Hubert-Erwin Meierdrees (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 3 / 3.SS-Panzer-Division "Totenkopf")


Foto langka yang memperlihatkan SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Herbert Otto Gille (8 Maret 1897 - 26 Desember 1966) mengenakan sonderbekleidung der Deutschen Panzertruppen (seragam hitam pasukan lapis baja Jerman), dalam kapasitasnya sebagai Kommandierender General IV. SS-Panzerkorps. Medali yang diraih selama karir militernya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; braunschweiger Kriegsverdienstkreuz II.Klasse dan I.Klasse; Österreichische Militärverdienstkreuz; Silberes SA-Sportabzeichen; Ehrenkreuz des Weltkrieges 1914-1918 mit Schwertern; Medaille zur Erinnerung an den 13 März 1938; Medaille zur Erinnerung an den 1 Oktober 1938; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (26 Oktober 1939) dan I.Klasse (21 November 1939); Allgemeines-Sturmabzeichen (Mei 1941); Deutsches Kreuz in Gold (28 Februari 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (15 September 1942); Vapaudenristin Ritarikunta (Order of the Cross of Liberty) Finlandia, 1st Class with Swords (6 Maret 1943); Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (8 Oktober 1942) mit Eichenlaub #315 (1 November 1943), Schwerter #47 (20 Februari 1944) und Brillanten #12 (19 April 1944). Selain itu, namanya juga dua kali termuat dalam Wehrmachtbericht (siaran propaganda radio Wehrmacht) edisi 6 April 1944 dan 2 September 1944


Front Polandia, Januari 1945: Sambil memegang wolchowstock (tongkat jalan-jalan perwira dan bintara Jerman khas Front Timur), SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Herbert Otto Gille (Kommandierender General IV. SS-Panzerkorps) berbincang-bincang dengan SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Hellmuth Becker (Kommandeur 3. SS-Panzer-Division "Totenkopf") yang berada di bawah komandonya. Paling kiri di belakang Gille adalah SS-Sturmbannführer Adolf Pittschellis (Führer SS-Panzer-Regiment 3 / 3.SS-Panzer-Division "Totenkopf") yang nantinya terbunuh dalam pertempuran tanggal 26 Januari 1945, hanya beberapa hari setelah foto ini diambil! BTW, Ärmelstreifen (cufftitle) yang tertempel di lengan Becker berbeda dengan ärmelstreifen yang umum dipakai oleh personil Divisi Totenkopf lainnya. ärmelstreifen berlambang tengkorak tersebut merupakan penanda bahwa pemakainya adalah mantan anggota SS-Totenkopfstandarte "Oberbayern" di Dachau, dan mereka diizinkan untuk tetap memajangnya di lengan mereka walaupun telah pindah ke unit lain sebagai bentuk kebanggaan terhadap unit lama mereka


 Para mantan anggota Waffen-SS berbaris di jalanan dengan diawasi oleh pandangan waspada petugas Polisi Militer Inggris (kiri). Mereka datang dalam acara reuni pasca perang para mantan anggota Waffen-SS (Nachkriegstreffen der Waffen-SS) yang diselenggarakan di Verden, Niedersachsen (Jerman), pada tanggal 27 Oktober 1952. Kemungkinan besar foto ini diambil sewaktu peletakan karangan bunga untuk mengenang para rekan seperjuangan yang telah gugur dalam Perang Dunia II. Baris kedua setelah pembawa karangan bunga adalah para pemimpin mereka, dari kiri ke kanan: Hermann-Bernhard Ramcke, Felix Steiner dan Herbert-Otto Gille. Ramcke adalah mantan jenderal Fallschirmjäger, sementara Steiner dan Gille sama-sama mantan komandan Divisi SS "Wiking". Ramcke dan Gille adalah sama-sama peraih medali Brillanten zum Ritterkreuz, sementara Steiner "hanya" mendapatkan Schwerter zum Ritterkreuz (satu tingkat lebih bawah dibandingkan Brillanten)

Dari kiri ke kanan: Hermann-Bernhard Ramcke, Felix Steiner dan Herbert-Otto Gille. Mereka datang dalam acara reuni pasca perang para mantan anggota Waffen-SS (Nachkriegstreffen der Waffen-SS) di Verden, Niedersachsen (Jerman), pada tanggal 27 Oktober 1952. Ramcke adalah mantan jenderal Fallschirmjäger, sementara Steiner dan Gille sama-sama mantan komandan Divisi SS "Wiking". Ramcke dan Gille adalah sama-sama peraih medali Brillanten zum Ritterkreuz, sementara Steiner "hanya" mendapatkan Schwerter zum Ritterkreuz (satu tingkat lebih bawah dibandingkan Brillanten)

Herbert Otto Gille mendapat pengalungan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub, Schwerter und Brillanten "baru" dari Generalmajor a.D. Max Lemke dalam upacara khusus di acara GdR bulan November 1958. GdR (Gemeinschaft der Ritterkreuzträger) adalah organisasi para peraih Ritterkreuz yang didirikan pada tahun 1955 dan namanya kemudian dirubah menjadi OdR (Ordensgemeinschaft der Ritterkreuzträger). Disini Gille mengenakan Ritterkreuz versi 1957 dan bukannya 1939 karena setelah Perang Dunia II segala sesuatu yang berbau Nazi dan swastika dilarang di Jerman. Perbedaannya terletak pada daun oak yang menggantikan swastika di tengah medali sementara tulisan tahunnya masih tetap sama


Karangan bunga dalam upacara pemakaman Herbert Otto Gille. Seusai perang mantan jenderal SS ini bekerja di sebuah perusahaan penerbitan suratkabar sampai dengan tahun 1958. Dia juga mempunyai sebuah toko buku kecil. Gille merupakan salah seorang pendiri majalah untuk veteran Divisi SS Wiking yang dinamakan "Wiking Ruf". Pada tanggal 26 Desember 1966 Herbert Otto Gille meninggal setelah terkena serangan jantung di Stemmen, dekat Hannover. Dia dikebumikan di pemakaman lokal di kota tersebut. Sayangnya, entah kenapa sekarang kuburannya tak lagi ada disana!


Urkunde (dokumen) penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwertern kepada SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Herbert Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") tertanggal 20 Februari 1944. Dia mendapat Schwerter sebagai penghargaan atas jasanya yang mampu mengeluarkan unitnya dari cengkeraman pasukan Rusia yang berkekuatan berkali-kali lipat lebih besar di Kantong Korsun-Cherkassy. Upacara penganugerahannya bisa dilihat di foto sebelumnya



 Medali serta urkunde (dokumen) Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub, Schwertern und Brillanten milik Herbert Otto Gille yang sekarang dipamerkan di SOS di Kentucky dan menjadi koleksi Wolfe-Hardin, gabungan nama dua sekawan (Stephen D. Wolfe dan N. Neil Hardin) yang telah berpengalaman puluhan tahun dalam mengkoleksi benda-benda antik, khususnya yang berhubungan dengan Third Reich. Yang membedakan kedua orang ini dengan kolektor lainnya adalah dana mereka yang seakan "tak terbatas" sehingga selalu mendapatkan benda-benda dengan kualitas terbaik dan tak ternilai harganya (jangan ditanyakan kalau masalah langkanya!)

------------------------------------------------------------------------------------------












Sumber :
Buku "Heinrich Himmler: A Photographic Chronicle of Hitler’s Reichführer-SS" karya Martin Mansson
Buku "Kampfgruppe Mühlenkamp: 5. SS-Panzer-Division Wiking, Eastern Poland, July 1944" karya Douglas E. Nash dan Remy Spezzano 
Foto koleksi NARA (National Archive)
Foto koleksi Ullstein Bild
Foto koleksi pribadi Douglas E. Nash
Foto koleksi pribadi Jim Toncar
Foto koleksi pribadi John P. Moore
Foto koleksi pribadi Mark C. Yerger
Foto koleksi pribadi Markus Wolter
Foto koleksi pribadi Max Williams
Foto koleksi pribadi Morio Ishimura
www.anp-archief.nl
www.antiquariat-wolter.de
www.audiovis.nac.gov.pl
www.en.wikipedia.org
www.feldgrau.com
www.forum.axishistory.com
www.forum.germandaggers.com
www.heinrichss.tumblr.com
www.kriegsberichter-archive.com
www.liveauctioneers.com 
www.reibert.info
www.topfoto.co.uk
www.warrelics.eu
www.wehrmacht-awards.com
www.ww2awards.com
www.ww2incolor.com

No comments: