Friday, December 27, 2013

Foto Tokoh Nazi Jerman dan Ras Arya (Rambut Pirang/Mata Biru)

HEER

Hauptmann Kurt Arendt (8 Oktober 1917 - 9 Januari 1945) bergabung sebagai Schütze di unit Nachrichtenzug dari Panzerabwehr-Abteilung 21 tanggal 1 Oktober 1936. Dalam kampanye di Polandia, Leutnant Arendt menjadi ajudan di Panzerabwehr-Abteilung 161, dilanjutkan dengan Panzer-Regiment 39 di Rusia. Setelah malang melintang di berbagai unit panzer, pada tanggal 7 November 1944 Hauptmann Arendt ditunjuk sebagai komandan Panzer-Abteilung 5 dan bertempur di Front Barat. Tanggal 9 Januari 1945 batalyon Arendt menjadi bagian dari Kampfgruppe Huss dan terlibat dalam serangan ke Hatten, Niedersachsen. Saat keluar dari hutan pukul 11:00, Kampfgruppe Huss mendapat tembakan gencar dari pasukan Sekutu yang bertahan sehingga komandan grup tempur tersebut memutuskan untuk memutar ke arah utara dan menghantam musuh dari belakang. Manuver ini berhasil sebagian besar berkat kinerja Arendt dan panzer-panzernya. Sayangnya, dia harus membayar keberhasilan ini dengan nyawanya saat gugur di hari yang sama di sekitar wilayah Bitsch, Lorraine. Jenazahnya kemudian dikebumikan di Kriegsgräberstätte di Gleiszellen-Gleishorbach, makam no.60. Untuk menghargai jasa-jasanya, komandan Arendt mengajukan proposal penganugerahan Ritterkreuz ke Oberkommando Wehrmacht, dan proposal tersebut disetujui. Dia secara resmi dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes secara anumerta tanggal 24 Februari 1945 sebagai Kommandeur Panzer-Abteilung 5 / Kampfgruppe Huss / 25.Panzergrenadier-Division / 1.Panzerarmee / Heeresgruppe G. Klaim istri mendiang bahwa dia juga dinaikkan pangkatnya secara anumerta menjadi Major masih belum terbukti. Medali dan penghargaan lain yang diraihnya: Eisernes Kreuz II.Klasse (2 Desember 1939) dan I.Klasse (1 Agustus 1941); Panzerkampfabzeichen in Silber (18 Agustus 1941); Allgemeines-Sturmabzeichen; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); serta Kriegsverdienstkreuz II.Klasse mit Schwertern (30 Januari 1944). BTW, foto Arendt menggunakan Ritterkreuz di atas, medalinya merupakan hasil tempelan meskipun tidak kelihatan bohongnya!


 
Generalmajor Erich Bärenfänger (12 Januari 1915 - 2 Mei 1945) dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 7 Agustus 1942 sebagai Oberleutnant dan Führer III.Bataillon / Infanterie-Regiment 123 / 50.Infanterie-Division / LIV.Armeekorps / 11.Armee / Heeresgruppe A, Eichenlaub #243 tanggal 17 Mei 1943 sebagai Hauptmann dan Kommandeur III.Bataillon / Grenadier-Regiment 123 / 50.Infanterie-Division / XXXXIX.Armeekorps / 17.Armee / Heeresgruppe A, serta Schwerter #45 tanggal 23 Januari 1944 sebagai Major dan Kommandeur III.Bataillon / Grenadier-Regiment 123 / 50.Infanterie-Division / XXXXIX.Armeekorps / 17.Armee / Heeresgruppe A. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: DRL Sportabzeichen; SA-Sportabzeichen (12 November 1934); Eisernes Kreuz II.Klasse (12 Juni 1940); Eisernes Kreuz I.Klasse (21 Juni 1940); Verwundetenabzeichen in Schwarz (1 Juli 1940); Infanterie-Sturmabzeichen in silber (23 Juli 1941); Verwundetenabzeichen in Silber (9 Agustus 1941); Ordinul Coroana României, spade în grad de Cavaler Rumania (13 Agustus 1941); Deutsches Kreuz in Gold (26 Desember 1941); Verwundetenabzeichen in Gold (10 Januari 1942); Voenen Orden "Za Hrabrost" IV stepen, 1 klas Bulgaria (7 Februari 1942); Badge of Honor of Bulgarian Infantry in Silver Bulgaria (7 Februari 1942); Medalia Cruciada împotriva comunismului Rumania (23 Mei 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (5 Agustus 1942); Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS (14 Agustus 1942); Krimschild (2 November 1942); Ehrenbürger der Stadt Menden (4 Maret 1944); serta Ehrenring der Stadt Menden (4 Maret 1944). Biografi singkatnya bisa diliat DISINI


 
Leutnant Josef Schreiber (24 Desember 1919 – MIA 1 Februari 1945) mendaftar sebagai anggota Wehrmacht tanggal 14 Agustus 1938. Dalam pertempuran di Rusia komandan peletonnya gugur sehingga Schreiber ditunjuk untuk menggantikannya. Dia berhasil menghalau serangan Tentara Merah sehingga dianugerahi Eisernes Kreuz I.Klasse. Dalam pertempuran di Dataran Tinggi Oreleine dia dan peletonnya mampu membasmi serangan malam Rusia yang datang bertubi-tubi sehingga karenanya Schreiber dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 31 Maret 1943 (Feldwebel dan Zugführer 4.Kompanie/Sturm-Regiment 14/78. Sturm-Division). Dalam Pertempuran Kursk kepahlawanannya semakin menjadi-jadi dan beberapa kali dia berhasil menduduki bunker musuh yang dipertahankan dengan ketat. Saat kompinya tinggal tersisa 30 orang dan komandan kompinya pun terbunuh, Schreiber lah yang ditunjuk untuk menggantikannya! Dia langsung memimpin pasukan kecilnya untuk menyerang sisa pertahanan Rusia sekaligus mengeliminasi setiap serangan balasan yang datang. Prestasi ini tidak bisa dipandang sebelah mata, dan Schreiber pun diganjar Eichenlaub #309 tanggal 5 Oktober 1943 (Oberfeldwebel dan Zugführer 7.Kompanie/Sturm-Regiment 14/78. Sturm-Division). Setelah itu dia ditarik dari front dan ditunjuk sebagai instruktur di Kriegsschule V Poznan. Saat pasukan Rusia menyerbu wilayahnya tahun 1945, dia memimpin 2.000 orang kadet untuk bertempur habis-habian. Nasibnya kemudian tak diketahui, dan Schreiber dinyatakan hilang per 1 Februari 1945. Medali lain yang diraihnya: Infanterie-Sturmabzeichen (16 Agustus 1941); Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse (18 September 1941); serta Nahkampfspange in Bronze dan in Silber (20 Oktober 1943)


 Oberstleutnant Wilhelm Walther (27 Januari 1910 - 25 November 2010) adalah seorang perwira Heer yang bertugas di unit Brandenburger, sebuah unit Komando khusus yang bertugas menyusup ke wilayah musuh dan melaksanakan misi-misi sabotase. Ini sesuai dengan jiwanya yang suka menantang maut dari sejak masih muda (Walther adalah pemain Mensur, pertandingan anggar antar mahasiswa, dan codet hasil dari salah satu pertandingan tersebut membekas di wajahnya seumur hidup!). Di hari pertama Westfeldzug (Invasi ke Barat) tahun 1940, Walther diberi tugas untuk memimpin tujuh orang rekannya masuk ke negara Belanda secara diam-diam dan merebut jembatan yang melintasi sungai Meuse di kota Gennep secara utuh. Pada pukul 02:00 subuh tanggal 10 Mei 1940, Walther dan anakbuahnya (yang menyamar menjadi polisi militer Belanda yang sedang membawa tawanan Jerman) mulai bergerak melaksanakan aksinya. Dua pos penjagaan di sisi sungai berhasil dikuasai, tapi kemudian tiga orang Brandenburger terluka dalam kontak senjata dengan pasukan yang bertahan di sisi lainnya sehingga gerak maju Walther terhenti. Dengan berani campur nekad, dia berjalan dengan tenang melintasi jembatan menuju sisi lain yang masih dikuasai oleh pasukan pertahanan Belanda. Melihat seseorang berseragam perwira Belanda mendekat, pasukan yang bertahan menjadi ragu-ragu sehingga memungkinkan sisa anggota tim Walther membereskan mereka. Jembatan akhirnya berhasil dikuasai utuh dan semua bahan peledak dinonaktifkan. Beberapa jam kemudian pasukan pelopor dari 256. Infanterie-Division melintasi jembatan dengan aman tanpa gangguan. Meskipun banyak operasi serupa dilancarkan di hari itu, tapi sangat sedikit yang sesukses Walther dan kawan-kawannya, bahkan di jembatan lainnya pasukan Brandenburger ditangkap oleh tentara Belanda dan dieksekusi ditempat karena dianggap sebagai mata-mata. Atas prestasinya yang fenomenal tersebut, Wilhelm Walther dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 24 Juni 1940 sebagai Oberleutnant dan Stoßtruppführer 4.Kompanie / Bau-Lehr-Bataillon z.b.V. 800 "Brandenburg" / Heeresgruppe B. Dia tercatat sebagai Brandenburger pertama yang dianugerahi medali seprestisius itu! Walther ikut serta dalam invasi pasukan Jerman ke Uni Soviet, dan di akhir tahun 1941 dia naik jabatan menjadi komandan I.Bataillon / Sonderverband z.b.V 800 "Brandenburg", disusul sebagai komandan Jäger-Regiment 1 "Brandenburg" pada bulan November 1942 meskipun notabene pangkatnya masih Major (biasanya komandan resimen setingkat Oberstleutnant atau Oberst)! Pada bulan Juli 1943 resimennya bertempur melawan pasukan Partisan di Balkan dan barat-laut Yunani sampai dengan tahun 1945. Seusai perang dia dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Belanda, tapi kemudian hukumannya dibatalkan dan pada tahun 1950 Walther dibebaskan. Sang mantan perwira Brandenburger meninggal dunia pada tahun 2010 dalam usia 100 tahun! Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Wehrmacht-Dienstauszeichnung; Eisernes Kreuz II.Klasse (1940) und I.Klasse (1940); Kriegsverdienstkreuz II.Klasse mit Schwertern (1940); Verwundetenabzeichen in Silber; Allgemeines-Sturmabzeichen (1941); serta Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942)


 Leutnant Walter Wiggers adalah seorang perwira Heer yang lahir pada tanggal 22 April 1919. Dia dinyatakan hilang dalam pertempuran melawan pasukan Rusia di Königsberg / Ellakrug / Molchengen / Nautzken (Prusia Timur) tanggal 1 Januari 1945 (tahun baru!) dan sejak saat itu mayatnya - atau keberadaannya - tak pernah ditemukan. Foto ini sendiri diambil pada tahun 1944 dengan keterangan nama serta feldpostnummer 73648. Sebenarnya dari nomor pos lapangannya tersebut kita bisa mengetahui unit tempat Wiggers bertugas, tapi ternyata nomor yang disebutkan dalam foto ini tidak dikenal. Jangan-jangan nomor togel?

-----------------------------------------------------------------------------------------

LUFTWAFFE

Oberst Werner Baumbach (27 Desember 1916 - 20 Oktober 1953) adalah seorang pilot pembom Luftwaffe yang menjadi spesialis penghancur kapal-kapal Sekutu di samudera. Dalam 200+ misi tempur yang pernah dijalaninya, Baumbach tercatat menenggelamkan tidak kurang dari 300.000 GRT kapal musuh! Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #14 tanggal 8 Mei 1940 sebagai Leutnant dan Flugzeugführer di 5.Staffel / II.Gruppe / Kampfgeschwader 30 (KG 30) / X.Fliegerkorps / Luftflotte 5, Eichenlaub #20 tanggal 14 Juli 1941 sebagai Oberleutnant dan Staffelkapitän 5.Staffel / II.Gruppe / Kampfgeschwader 30 (KG 30) / IX.Fliegerkorps / Luftflotte 3, dan Schwerter #16 tanggal 17 Agustus 1942 sebagai Hauptmann dan Gruppenkommandeur I.Gruppe / Kampfgeschwader 30 (KG 30) / Fliegerführer Nord (Ost) / Luftflotte 5. Di akhir perang Baumbach ditunjuk sebagai komandan unit misterius Kampfgeschwader 200 (KG 200). Saking misteriusnya unit ini, bahkan dalam memoar yang dibuatnya seusai perang tak satu pun kata yang dia ucapkan tentangnya! Baumbach kemudian berimigrasi ke Argentina untuk membantu diktator Juan Peron dalam membangun angkatan udara negaranya. Dia tewas dalam sebuah kecelakaan udara pada tahun 1953 saat menerbangkan pesawat pembom Lancaster. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (28 September 1939); Eisernes Kreuz I.Klasse (3 Mei 1940); Narvikschild; Bild des Reichsmarschalls im Silberrahmen (1940); Frontflugspange für Kampfflieger in Silber (22 Maret 1941); Luftwaffe Ehrenpokale für Besondere Leistungen im Luftkrieg (22 April 1941); Goldenes HJ-Abzeichen; Gemeinsames Flugzeugführer- und Beobachterabzeichen mit Brillanten (14 Juli 1941); serta Frontflugspange für Kampfflieger in Gold mit Anhänger "Einsatzzahl 200". Biografi singkat tentangnya bisa dilihat DISINI


Major Erhard Jähnert (17 Agustus 1917 - 23 Juli 2006) menunjukkan ketertarikannya pada dunia penerbangan di masa remaja saat menjadi anggota NSFK (Nationalsozialistisches Fliegerkorps). Pada tahun 1936 dia bergabung dengan Luftwaffe, dimana dia dilatih sebagai pilot. Pada tahun 1938 dia mengikuti Militärflugzeugschule (Sekolah Terbang Militer) di Kaufbeuren, dan setelah lulus langsung ditugaskan ke II.Gruppe / Schlachtgeschwader 122. Pada tahun 1939 dia berpartisipasi dalam invasi ke Polandia, setelah sebelumnya mendapatkan pelatihan untuk menerbangkan pesawat Junkers Ju 87 'Stuka'. Pada tahun 1940 dia merasakan terbang di atas Prancis dan Inggris bersama dengan unitnya. Pada bulan Desember 1940 dia dipindahkan ke wilayah Mediterania, dimana dia melakukan misi-misi tempur di atas Malta dan Afrika Utara. Pada musim semi tahun 1943 dia dipindahkan lagi, dan kali ini ke Front Timur. Disinilah Jähnert dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 18 Mei 1943 sebagai Leutnant dan Flugzeugführer di III.Gruppe / Sturzkampfgeschwader 3 (StG 3). Selama karirnya, dia berpartisipasi dalam ± 622 misi tempur bersama dengan StG 3 dan StG 2. Jähnert tercatat menghancurkan lebih dari 25 tank musuh, dan juga pernah menenggelamkan tiga kapal perusak Soviet hanya dalam waktu satu hari! Dia mengklaim bahwa pada tanggal 30 April 1945, beberapa hari sebelum perang berakhir di Eropa, dia dianugerahi Eichenlaub untuk Ritterkreuz-nya. Hanya saja, tidak ada bukti tertulis untuk mendukung pernyataannya tersebut. Pangkat terakhirnya adalah Major, yang diberikan kepadanya pada bulan Mei 1945. Di akhir perang dia ditangkap oleh pasukan Inggris di Flensburg setelah terbang bersama dengan sisa-sisa unitnya dari wilayah Kurland yang terkepung oleh Tentara Merah. Jähnert kemudian dilepaskan pada bulan Juli 1945. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938; Flugzeugführerabzeichen; Eisernes Kreuz II.Klasse (20 Oktober 1939); Eisernes Kreuz I.Klasse (2 Juli 1940); Frontflugspange für Kampfflieger in Silber (4 Agustus 1941); Frontflugspange für Kampfflieger in Gold (25 Agustus 1941); Italian Medaglia d'argento al Valore Militare (6 Desember 1941); Luftwaffe Ehrenpokale für besondere Leistungen im Luftkrieg (18 Maret 1942); serta Deutsches Kreuz in Gold (17 Juni 1942)


 -----------------------------------------------------------------------------------------

KRIEGSMARINE

 
 Kapitänleutnant Wilhelm Anhalt (28 Maret 1917 - 13 Mei 1979) bergabung dengan Kriegsmarine tanggal 10 Agustus 1936 dan ditempatkan di kapal penyapu ranjau "R 38" dan "R 39". Dia terlibat dalam operasi laut di Gdansk, Weserübung, Laut Utara, serta Calais-Boulogne. Dalam invasi Sekutu ke Normandia flotilla penyapu ranjau (Räumbootsflottille) di bawah Anhalt menunjukkan prestasi yang mengesankan sehingga dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 3 Juli 1944 sebagai Chef 4.Räumbootsflottille / Marineoberkommando West. Setelah pantai Prancis dikuasai Sekutu, unit tempat Anhalt bergabung ditarik ke Norwegia dan menjalani tugas patroli dan pengamanan di wilayah Skagerrak sampai perang usai. Saat itu dia ditempatkan di 3. Minenräum-Division, unit yang begitu penting sehingga tetap bertugas sampai tanggal 20 Desember 1947, dua tahun setelah usainya perang! Setelahnya Anhalt bergabung dengan Bundesmarine (1 Mei 1956 - 31 Maret 1973) dan pensiun dengan pangkat Fregattenkapitän. Dia meninggal dunia di Huntsville, Ontario (Kanada), tanggal 13 Mei 1979. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (20 November 1939) dan I.Klasse (2 Oktober 1940); Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV.Klasse 4 jahre; Kriegsabzeichen für Minensuch-, U-Boot-Jagd- und Sicherungsverbände (12 November 1940); Verwundetenabzeichen in Silber (1 Oktober 1941); Deutsches Kreuz in Gold (12 Februari 1942); serta Verdienstkreuz am Bande (30 Oktober 1972)

-----------------------------------------------------------------------------------------

SS UND POLIZEI


SS-Obersturmbannführer Christian Tychsen (3 Desember 1910 - 28 Juli 1944) bergabung dengan SS bulan Desember 1931. Dia adalah salah satu komandan perang Waffen-SS dari Divisi Das Reich yang paling disegani dan melegenda karena keberaniannya di medan pertempuran. Divisi SS Das Reich sendiri mempunyai reputasi tempur yang menakutkan dan terlibat di hampir semua medan pertempuran besar dalam Perang Dunia II. Mereka dipimpin oleh beberapa dari komandan Waffen-SS paling enerjik dan jempolan sehingga selalu memberikan hasil yang memuaskan saat bertempur, baik dalam posisi menyerang ataupun bertahan. Panzer-panzer dari divisi ini memegang peranan penting dalam kampanye di Kharkov (Februari-Maret 1943) dan berhasil menghancurkan total 292 tank Soviet, sementara mereka sendiri hanya kehilangan 77 tank! Pertempuran ini mencuatkan nama Bataillonskommandeur Tychsen yang tak kenal lelah bertempur dan selalu memberi contoh pada anakbuahnya dengan selalu berada paling depan, menonjolkan mobilitas tinggi demi menghantam musuh di lokasi terlemah mereka. Atas jasa-jasanya dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 31 Maret 1943 sebagai SS-Sturmbannführer dan Kommandeur II.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich" / SS-Panzerkorps / 4.Panzerarmee / Heeresgruppe Süd. Tychsen lalu mengambil alih resimen panzer Das Reich setelah komandan sebelumnya, SS-Obersturmbannführer Hans-Albin Freiherr von Reitzenstein, bunuh diri bulan November 1943. Atas aksinya di bulan itu pula Tychsen diganjar dengan Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #353 sebagai SS-Sturmbannführer dan Kommandeur II.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 2 / 2.SS-Panzer-Division "Das Reich" / XXXXVIII.Panzerkorps / 4.Panzerarmee / Heeresgruppe Süd, setelah berhasil menghancurkan delapan tank musuh dalam satu pertempuran! Setelah terluka di medan perang tidak kurang dari sembilan kali, sang jenius panzer SS terbunuh di malam tanggal 28-29 Juli 1944 saat kendaraan yang ditumpanginya disergap oleh tank Sherman Amerika di palagan Normandia. Jenazahnya kemudian dijarah oleh awak tank yang menembaknya sehingga hanya menyisakan seragam saja. Selama beberapa waktu Tychsen dikuburkan sebagai "Unbekannter der Deutscher Soldat" (prajurit Jerman tak dikenal), sampai akhirnya pada tahun 1968 jenazahnya berhasil dikenali dan dimakamkan kembali dengan penuh kehormatan di pemakaman umum tentara Jerman yang terletak di Marigny (Prancis). Pada saat kematiannya Tychsen baru dua hari "mencicipi" posisi sebagai komandan Divisi SS Das Reich yang membesarkan namanya! Untuk biografi singkat Christian Tychsen bisa dilihat DISINI



Foto di masa muda ini digunakan oleh SS-Brigadeführer und Generalmajor der Polizei Paul Worm (13 Februari 1893 - 31 Mei 1956, jabatan terakhir Stab SS-Oberabschnitt "Donau") dalam file SS pribadinya. Disini dia mengenakan 1914 Eiserne Kreuz I.Klasse serta Flieger-Erinnerungsabzeichen 1914, sebuah medali yang dikenakan oleh pilot Prusia yang tak lagi aktif bertugas terbang. Karenanya, medali ini biasa disebut pula sebagai "medali pensiunan pilot". Perhatikan bahwa saking "bule"nya orang ini sehingga lebih mirip orang albino!


Sumber :
Buku "Uniforms of the German Soldier; an Illustrated History from 1870 to the Present Day" karya Alejandro M. De Quesada
www.forum.axishistory.com
www.kegans-militaria.webstarts.com
www.Wehrmacht-awards.com

No comments: