Saturday, May 29, 2021

Foto Erwin von Witzleben, Marsekal yang Berkhianat pada Hitler

Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (4 Desember 1881 - 8 Agustus 1944) adalah Marsekal Jerman yang menjadi bagian dari gerakan konspirasi untuk menjatuhkan kekuasaan Hitler dan rezim Nazi. Para anggota gerakan ini sepakat untuk menjadikan Witzleben sebagai Panglima Angkatan Bersenjata seandainya usaha mereka berhasil. Kenyataannya, seiring dengan gagalnya upaya percobaan pembunuhan terhadap Hitler yang dilakukan oleh Oberst Claus von Stauffenberg pada tanggal 20 Juli 1944, hampir semua anggota gerakan anti-Nazi berhasil diciduk oleh Gestapo dan dijebloskan ke dalam penjara. Witzleben sendiri ikut ditangkap dan dihadapkan ke depan "Pengadilan Rakyat" pimpinan Hakim Roland Freisler, bersama dengan pentolan gerakan lainnya. Dia dijatuhi hukuman mati pada tanggal 8 Agustus 1944 dan dieksekusi di hari yang sama. Medali dan penghargaan yang diterimanya: Ritterkreuz des königlichen Preußischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern; 1914 Eisernes Kreuz II. und I.Klasse; Königlichen Bayerische Militär-Verdienstorden IV.Klasse mit Schwertern; Verwundetenabzeichen 1918 in Schwarz; Hamburgisches Hanseatenkreuz; Reussisches Ehrenkreuz III.Klasse mit der Krone und Schwertern; Preussische Dienstauszeichnungskreuz; Schlesischer Adler-Orden II.Stufe; Ehrenritter und Rechtsritter des Preussische Johanniter-Orden; Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914-1918; Wehrmacht-Dienstauszeichnung I.Klasse; Deutsche Olympia-Ehrenzeichen II.Klasse; Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938; Eichenlaub zur Wehrmacht-Dienstauszeichnung I.Klasse (40 jahre); Deutsche Schutzwall-Ehrenzeichen; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II. und I.Klasse (28 Oktober 1939); Ordine della Corona d'Italia (Italian Order of the Crown, Grand Officer class); Magyar Érdemrend (Hungarian Order of Merit); serta Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (24 Juni 1940). Biografi singkat Erwin von Witzleben bisa dilihat DISINI !

-----------------------------------------------------------------------------------


 
Foto yang diambil oleh fotografer bernama Georg Pahl di sekitar tahun 1930 ini memperlihatkan Generaloberst Wilhelm Heye (Chef der Heeresleitung), yang sedang berjalan dan didampingi oleh Oberstleutnant Erwin von Witzleben (Chef des Stabes 6. Division) di belakangnya. Meskipun medali yang tergantung di leher Heye dan Witzleben sekilas tampak sama, pada kenyataannya itu adalah dua medali yang berbeda: kepunyaan Heye adalah Pour le Mérite, medali keberanian tertinggi Jerman dalam Perang Dunia Pertama, sementara kepunyaan Witzleben adalah Johanniterorden, medali Ordo Protestan Sankt Johann yang anggota-anggotanya adalah para bangsawan Prusia di bawah binaan langsung sang Kaiser


 
 
 
Acara parade militer oleh 8. (Preußisches) Infanterie-Regiment, yang diselenggarakan di Frankfurt and der Oder di masa Reichswehr. Jenderal yang memakai mantel di sebelah kiri adalah Charakter als Generalleutnant a.D. Hans Petri. Sementara itu, tiga orang yang berdiri di tengah adalah, dari kiri ke kanan: Oberst Erwin von Witzleben (Kommandeur 8. Infanterie-Regiment), Major Heinrich Strack (Kommandeur I.Bataillon / 8.Infanterie-Regiment), dan Generalleutnant Gerd von Rundstedt (Kommandeur Wehrkreis III di Berlin). Perwira yang tertangkap kamera sedang berbaris di depan mereka adalah Hauptmann Joachim von Tresckow (Chef 1.Kompanie / I.Bataillon / 8.Infanterie-Regiment). Tidak ada keterangan kapan foto ini diambil, tapi yang jelas sewaktu Witzleben masih menjabat sebagai Komandan 8. Infanterie-Regiment (Oktober 1931 - September 1933). Hans Petri sendiri hadir dalam acara ini sebagai seorang mantan Komandan resimen tersebut sebelum diambil alih oleh Witzleben


Pada tanggal 1 Februari 1934 Erwin von Witzleben dipromosikan menjadi Generalmajor sekaligus sebagai Komandan 3. Division dan Befehlshaber Wehrkreis III di Berlin (jabatan sebelumnya adalah Infanterieführer VI di Hannover). Berita pengangkatan tersebut dimuat dalam surat kabar lokal tertanggal 6 Februari 1934, dengan foto ini - yang memperlihatkan Witzleben sebagai seorang Oberstleutnant - sebagai pengantarnya



Erwin von Witzleben dalam sebuah foto studio, tak lama setelah naik pangkat dari Oberst (Kolonel) menjadi Generalmajor (Mayor-Jenderal) pada tanggal 1 Februari 1934. Tidak ada medali yang terpajang di seragamnya, selain dari pita hitam-putih dengan pin Ritterkreuz des königlichen Preußischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern yang terpasang di kancing. Hanya berselang dua minggu kemudian - tepatnya pada tanggal 17 Februari 1934 - Menteri Pertahanan Jerman dan Panglima Reichswehr Werner von Blomberg mengeluarkan surat perintah bahwa semua seragam Reichsheer akan mendapat tambahan lambang elang Nazi di bagian dada, yang akan berlaku efektif mulai tanggal 1 Mei 1934. Tidak ada keterangan pasti kapan foto ini dibuat, tapi setidaknya kita bisa mengetahui bahwa setidaknya dia diambil sebelum tanggal 1 Mei 1934 saat semua seragam militer Jerman mendapat tambahan lambang elang di dada



Dari kiri ke kanan: Generalmajor Erwin von Witzleben (Kommandeur 3. Division und Befehlshaber Wehrkreis III), Oberst Walther Wever (Chef Luftwaffen-Kommando-Amt im Reichsluftfahrtministerium), Oberst Bruno Loerzer (Präsident Deutschen Luftsportverbandes und Reichsluftsportführer), Generaloberst Werner von Blomberg (Reichsverteidigungsminister und Befehlshaber der Wehrmacht), dan Charakter als Generalmajor Erhard Milch (Staatssekretär zum Reichsluftfahrtministerium). Foto ini diambil oleh Georg Pahl sewaktu berlangsungnya acara "Fliegertreffen" (Kumpulan Penerbang), yang diselenggarakan di bandara Tempelhof, Berlin pada tanggal 3 Juni 1934



Parade pasukan Reichswehr dalam peringatan "Gardetag" (Hari Penjaga) yang diselenggarakan di Döberitz, Brandenburg, pada tanggal 29 Juli 1934. Mereka membawa serta bendera-bendera militer lama yang berasal dari era Perang Dunia Pertama dan kekaisaran Jerman. Dua orang yang berdiri sambil memberi hormat di sebelah kiri adalah, dari kiri ke kanan: Generalmajor Erwin von Witzleben (Kommandeur 3. Division und Befehlshaber Wehrkreis III) dan pensiunan Oberst Wilhelm Reinhard (Bundesführer Deutschen Reichskriegerbund "Kyffhäuser"). Dalam acara yang sama, Witzleben dan Reinhard melakukan peresmian monumen untuk menghormati para anggota Garderegiment (Resimen Penjaga) era Kekaisaran di sebuah gereja yang terletak tak jauh dari lokasi parade



Generalmajor Erwin von Witzleben (Kommandeur 3. Division und Befehlshaber Wehrkreis III) dan tamu-tamu kehormatan lainnya berdiri tegak sambil memperhatikan parade pasukan Reichswehr dalam peringatan "Gardetag" (Hari Penjaga) yang diselenggarakan di Döberitz, Brandenburg, pada tanggal 29 Juli 1934. Foto hasil jepretan Paul Mai ini pertama kali dipublikasikan dalam "Berliner Montagspost" edisi tanggal 30 Juli 1934



Foto ini diambil pada tanggal 6 Agustus 1934, dan memperlihatkan saat Reichskanzler Adolf Hitler (tengah) sedang menerima laporan singkat dari Generalmajor Erwin von Witzleben (berhadapan dengan Hitler, Kommandeur 3. Division und Befehlshaber Wehrkreis III di Berlin) sebelum berpidato di Reichstag, dalam suasana berkabung setelah meninggalnya Reichspräsident Paul von Hindenburg beberapa hari sebelumnya (2 Agustus 1934). Mengiringi di sebelah kanan Hitler adalah Generaloberst Werner von Blomberg (Reichsverteidigungsminister und Befehlshaber der Wehrmacht)



Generalmajor Erwin von Witzleben (kedua dari kiri, Kommandeur 3. Division und Befehlshaber Wehrkreis III) dan General der Artillerie Werner Freiherr von Fritsch (memberi hormat, Chef der Heeresleitung) dalam acara inspeksi pasukan Wehrmacht - kemungkinan Wachtruppe Berlin pimpinan Oberst Erich von Keiser - yang berlangsung pada bulan November 1934



Perayaan berdirinya organisasi para veteran perang Kyffhäuserbund yang diselenggarakan di Berliner Sportpalast pada tanggal 20 Januari 1935. Baris depan dari kiri ke kanan: Charakter als Generalmajor Gerhard von Enckevort (2. Stellvertretende Bundesführer Kyffhäuserbund), jenderal Heer tak dikenal, Colonel Jacob Wuest (Atase Militer Amerika Serikat untuk Jerman), SS-Oberführer Franz Breithaupt (SS-Standortführer von Berlin), serta Generalleutnant Erwin von Witzleben (Kommandeur 3. Division und Befehlshaber Wehrkreis III di Berlin)



Acara "Die Schwarze Saar-Sturmfahne" (Saar Hitam Bendera Badai) yang diselenggarakan di Berliner Sportpalast pada tanggal 25 Januari 1935. "Schwarze Saar-Sturmfahne" sendiri adalah nama kampanye propaganda yang digalakkan oleh Partai Nazi demi untuk menyatukan kembali wilayah Saar ke pangkuan Jerman. Sebagai identifikasi dalam foto ini adalah, baris depan dari kiri ke kanan: SA-Oberführer Hanns Oberlindober (Reichskriegsopferführer), Generalleutnant Erwin von Witzleben (Kommandeur 3. Division und Befehlshaber Wehrkreis III di Berlin), SA-Brigadeführer August-Wilhelm Prinz von Preußen (Senat der Kaiser-Wilhelm-Gesellschaft zur Förderung der Wissenschaften), serta Polizei-Generalmajor Walther Wecke (Führungsstab der preußischen Landespolizei)



Acara pembukaan "25. Internationale Automobil-Ausstellung" (Pameran Mobil Internasional ke-25) yang diselenggarakan di aula eksebisi Kaiserdamm di Berlin, tanggal 14 Februari 1935. Di luar dari para anggota pemerintahan Reich serta petinggi-petinggi militer yang datang, turut hadir pula tokoh-tokoh bisnis dan ilmuwan terkemuka serta perwakilan dari negara-negara sahabat. Saat Reichskanzler Adolf Hitler tiba di lokasi acara, dia disambut oleh sorak-sorai masyarakat yang berjubel di depan aula eksebisi. Dalam pidatonya, sang Führer menekankan peran penting industri kendaraan bermotor yang dibarengi dengan dinamisnya kemajuan teknologi. Dia sendiri memuji kemajuan industri otomotif Jerman yang berkembang dengan pesat, dan berjanji akan selalu memberi dukungan 100% untuk saat ini dan di masa depan. Dalam foto ini kita bisa melihat bahwa Hitler duduk di baris depan, diikuti berturut-turut di sebelahnya: industrialis Robert Allmers (Präsident Reichsverbandes der deutschen Automobilindustrie), Rudolf Hess (Stellvertreter des Führers), Konstantin Freiherr von Neurath (Reichsminister des Auswärtigen), Generaloberst Werner von Blomberg (Reichsverteidigungsminister und Befehlshaber der Wehrmacht), dan Paul Freiherr von Eltz-Rübenach (Reichsverkehrs‑ und Reichspostminister). Di baris kedua - persis di belakang Hitler - duduk Generalleutnant Erwin von Witzleben (Kommandeur 3. Division und Befehlshaber Wehrkreis III di Berlin), sementara di baris ketiga adalah Generalleutnant Oswald Lutz (Inspekteur der Kraftfahrtruppen)



Dari kiri ke kanan: Gauleiter Wilhelm Kube (Gauleiter von Kurmark) dan Generalleutnant Erwin von Witzleben (Kommandeur 3. Division und Befehlshaber Wehrkreis III) dalam sebuah acara yang diselenggarakan pada tanggal 27 Mei 1935. Hanya berselang satu tahun kemudian, Kube dicopot dari jabatannya sebagai pimpinan Partai Nazi di wilayah Brandenburg setelah diketahui melakukan korupsi, nepotisme dan perselingkuhan!



Generalleutnant Erwin von Witzleben (Kommandeur 3. Division und Befehlshaber Wehrkreis III) dalam sebuah foto yang diambil pada bulan Juni 1935. Di lehernya tercantol medali Rechtsritter des Preussische Johanniter-Orden, sementara di saku seragamnya terpasang 1914 Eisernes Kreuz I.Klasse (atas), bersama dengan Ehrenritter des Preussische Johanniter-Orden serta Verwundetenabzeichen 1918 in Schwarz di bawahnya. Selain itu, pita medali berwarna hitam dan putih di kancing bajunya adalah Ritterkreuz des königlichen Preußischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern


  Inspeksi pasukan kehormatan Wehrmacht oleh Menteri Luar Negeri Polandia Józef Beck (kanan) yang sedang melakukan kunjungan resmi kenegaraan ke Jerman pada tanggal 4 Juli 1935. Dia ditemani oleh Generaloberst Werner von Blomberg (Reichskriegsminister und Oberbefehlshaber der Wehrmacht) yang memberi hormat militer di sebelah kirinya, sementara paling kiri adalah Generalleutnant Erwin von Witzleben (Kommandeur 3. Division und Befehlshaber Wehrkreis III di Berlin), dan kedua dari kiri General der Artillerie Werner Freiherr von Fritsch (Oberbefehlshaber des Heeres). Von Witzleben nantinya dihukum mati tanggal 9 Agustus 1944 karena berkhianat terhadap Hitler



Dari kiri ke kanan: Charakter als Generalleutnant Ernst Schaumburg (Kommandant von Berlin), Generalleutnant Erwin von Witzleben (Kommandeur 3. Division und Befehlshaber Wehrkreis III di Berlin), Józef Lipski (Duta Besar Polandia untuk Jerman), General der Artillerie Werner Freiherr von Fritsch (Oberbefehlshaber des Heeres), Józef Beck (Menteri Luar Negeri Polandia), dan Generaloberst Werner von Blomberg (Reichskriegsminister und Oberbefehlshaber der Wehrmacht). Foto ini diambil pada tanggal 4 Juli 1935 di Unter den Linden, Berlin, pada saat berlangsungnya kunjungan kenegaraan Menteri Luar Negeri Beck ke Jerman



Acara perayaan ulangtahun ke-125 Kriegsakademie (Akademi Perang) Jerman sekaligus peresmian bangunan baru yang diselenggarakan di Kruppstrasse, Berlin-Moabit, pada tanggal 15 Oktober 1935. Baris depan dari kiri ke kanan: Generalleutnant Erwin von Witzleben (Kommandierender General III. Armeekorps und Befehlshaber Wehrkreis III), Siegmund Kunisch (Staatssekretär in der Reichsministerium für Wissenschaft, Erziehung und Volksbildung), Dr. Joseph Goebbels (Reichsminister für Volksaufklärung und Propaganda), General der Artillerie Ludwig Beck (Chef des Generalstabes des Heeres), Generaloberst Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), General der Infanterie Curt Liebmann (Kommandeur Kriegsakademie), Generalfeldmarschall August von Mackensen (pahlawan perang Jerman dalam Perang Dunia Pertama yang menjadi tamu kehormatan dalam acara ini), General der Artillerie Werner Freiherr von Fritsch (Oberbefehlshaber des Heeres), Generaloberst Hans von Seeckt (mantan Panglima Reichswehr yang menjadi tamu kehormatan), serta General der Infanterie Gerd von Rundtstedt (Kommandeur Gruppenkommando 1 di Berlin); berdiri di belakang Göring adalah pensiunan General der Infanterie Karl Litzmann (pahlawan perang Jerman dalam Perang Dunia Pertama yang menjadi tamu kehormatan)


Generalleutnant Erwin von Witzleben (kedua dari kiri, Kommandierender General III. Armeekorps und Befehlshaber Wehrkreis) dan General der Artillerie Werner Freiherr von Fritsch (memberi hormat, Oberbefehlshaber des Heeres) melakukan inspeksi pasukan sambil menunggang kuda di hadapan para prajurit dari Wachtruppe Berlin pimpinan Oberstleutnant Werner Freiherr von und zu Gilsa (perwira berkuda yang mengenakan stahlhelm di samping Fritsch). Foto ini sendiri diambil oleh Georg Pahl pada tanggal 5 Desember 1935 - versi lain menyebutkan tanggal 24 Januari 1936 - di Exerzierplatz (Lapang Parade) Barak Moabit di Berlin yang merupakan markas dari Wachtruppe Berlin (cikal-bakal Divisi elit Großdeutschland dalam Perang Dunia II)



Generalleutnant Erwin von Witzleben (Kommandierender General III. Armeekorps und Befehlshaber Wehrkreis III di Berlin) dalam sebuah foto yang diambil pada tahun 1936, sebelum dipromosikan menjadi General der Infanterie (1 Oktober 1936)


 Acara parade militer Jerman di Tiergarten, Berlin, yang berlangsung pada tanggal 20 April 1936 dan bertepatan dengan hari ulangtahun Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) yang ke-47. Hitler terlihat berdiri di podium sambil memberi salam hormat Nazi kepada barisan prajurit Heer yang berderap dengan gagah di depannya. Di belakang sang Führer berdiri empat orang petinggi Wehrmacht, dari kiri ke kanan: Generalfeldmarschall Werner von Blomberg (Reichskriegsminister und Oberbefehlshaber der Wehrmacht), Generaloberst Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), Generaladmiral Dr. h.c. Erich Raeder (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine), dan General der Infanterie Gerd von Rundstedt (Oberbefehlshaber Gruppenkommando 1 in Berlin). Sementara itu, di kiri dan kanan Hitler ikut berdiri pula dua jenderal yang bertugas di sekitar Wilayah Berlin. Di sebelah kiri yang membawa pedang adalah Generalleutnant Erwin von Witzleben (Kommandierender General III. Armeekorps), sementara di sebelah kanan yang memakai kavalleriehelm adalah Generalleutnant Ernst Schaumburg (Kommandant von Berlin). Sebagai identifikasi terakhir, dua orang yang berdiri di sebelah kanan Schaumburg adalah, dari kiri ke kanan: General der Panzertruppe Oswald Lutz (Kommandierender General der Panzerkorps), dan General der Flieger Leonhard Kaupisch (Befehlshaber Luftkreis II in Berlin)


Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) memberi penghormatan dalam acara parade militer Jerman di Tiergarten, Berlin, dalam rangka perayaan hari ulang tahun ke-47 dari sang Führer, tanggal 20 April 1936. Di belakangnya, berjajar dari kiri ke kanan: Generalfeldmarschall Werner von Blomberg (Reichskriegsminister und Oberbefehlshaber der Wehrmacht), Generalfeldmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), Generaladmiral Dr. h.c. Erich Raeder (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine) dan General der Infanterie Gerd von Rundstedt (Oberbefehlshaber Gruppenkommando 1 di Berlin). Memegang pedang di sebelahnya adalah Generalleutnant Erwin von Witzleben (Kommandierender General III. Armeekorps di Berlin). Di hari yang istimewa ini, Hitler memberi kenaikan pangkat terhadap tiga orang pimpinan Wehrmacht: Blomberg (Panglima Angkatan Darat) naik pangkat dari Generaloberst menjadi Generalfeldmarschall; Göring (Panglima Angkatan Udara) naik pangkat dari General der Flieger menjadi Generaloberst, dan Raeder (Panglima Angkatan Laut) naik pangkat dari Admiral menjadi Generaladmiral


10 Juli 1936: Inspeksi fasilitas olahraga yang akan digunakan dalam Olimpiade Musim Panas ke-11 di Berlin, 1-16 Agustus 1936. Dari kiri ke kanan: Theodor Lewald (Presiden Komite Olimpiade Jerman) dan Generalleutnant Erwin von Witzleben (Kommandierender General III. Armeekorps und Befehlshaber Wehrkreis III. Mitglied im Organisationskomitee der Olympischen Spiele 1936). Foto oleh Robert Sennecke


Olimpiade Münich, Jerman, tanggal 5 Agustus 1936: Adolf Hitler dan kawan-kawan dengan antusias bertepuk tangan saat atlit Pentathlon Modern Jerman, Gotthardt Handrick, memenangkan babak final di Stadion Renang Münich. Handrick menang dengan total poin 31,5, sementara Charles Leonard dari Amerika Serikat berada di peringkat kedua dengan poin 39,5 dan Silvano Abba dari Italia di peringkat ketiga dengan poin 45,5. Untuk identifikasinya, seperti biasa: 1.Reichssportführer Hans von Tschammer und Osten (Leiter Deutscher Reichsbund für Leibesübungen, DRL), 2.Generalmajor Ernst Busch (Kommandeur 23. Infanterie-Division. Mitglied im Organisationskomitee der Olympischen Spiele 1936), 3.Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), 4.Dr. Theodor Lewald (Organisationskomitee der Olympischen Spiele 1936), 5.Generalleutnant Erwin von Witzleben (Kommandierenden General III. Armeekorps. Mitglied im Organisationskomitee der Olympischen Spiele 1936), 6.Franz Ritter von Epp (Reichsstatthalter in Bayern), 7.SS-Gruppenführer Otto Dietrich (Reichspressechef der NSDAP), 8.SA-Gruppenführer Wolf-Heinrich Graf von Helldorff (Polizeipräsident Berlin), 9.tidak diketahui, 10.SS-Obergruppenführer Josef "Sepp" Dietrich (Kommandeur Leibstandarte SS Adolf Hitler), 11.SS-Gruppenführer Reinhard Heydrich (Leiter der Politischen Abteilung der Polizeidirektion München), dan 12.tidak diketahui


Olimpiade Münich, Jerman, tanggal 5 Agustus 1936: Adolf Hitler dan kawan-kawan saat menyaksikan babak final lomba Pentathlon Modern di Stadion Renang Münich yang dimenangkan oleh atlit asal Jerman, Gotthard Handrick. Baris depan dari kiri ke kanan: SS-Obergruppenführer und General der Polizei Kurt Daluege (Chef der Deutschen Ordnungspolizei), Reichssportführer Hans von Tschammer und Osten (Leiter Deutscher Reichsbund für Leibesübungen, DRL), Generalmajor Ernst Busch (Kommandeur 23. Infanterie-Division. Mitglied im Organisationskomitee der Olympischen Spiele 1936), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), dan Generalleutnant Erwin von Witzleben (Kommandierenden General III. Armeekorps. Mitglied im Organisationskomitee der Olympischen Spiele 1936). Di atas Witzleben terlihat SA-Gruppenführer Wolf-Heinrich Graf von Helldorff (Polizeipräsident Berlin)


Dari kiri ke kanan: Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner (Chefadjutant Führer und Reichskanzler), Generalleutnant Erwin von Witzleben (Kommandierender General III. Armeekorps und Mitglied im Organisationskomitee der Olympischen Spiele 1936), serta SS-Obergruppenführer Josef "Sepp" Dietrich (Kommandeur "Leibstandarte SS Adolf Hitler"). Foto ini diambil pada tanggal 5 Agustus 1936 saat Hitler meninggalkan Olympia-Schwimmstadion setelah menonton lomba renang gaya bebas 300 meter dalam Olimpiade Musim Panas ke-11 yang diselenggarakan di Berlin. Anak buah Dietrich di sebelah kanan sedang sibuk menahan penonton yang ramai mengelu-elukan sang Führer


Inspeksi pasukan Flakartillerie di Unter den Linden, Berlin, dalam acara kunjungan Menteri Luar Negeri Italia ke Jerman, tanggal 21 Oktober 1936. Dari kiri ke kanan: Charakter als Generalleutnant Ernst Schaumburg (Kommandant von Berlin), Prof. Bernardo Attolico (Duta Besar Italia untuk Jerman), General der Flieger Leonhard Kaupisch (Befehlshaber Luftkreiskommando II), Galeazzo Ciano (Menteri Luar Negeri Italia), dan General der Infanterie Erwin von Witzleben (Kommandierender General III. Armeekorps und Befehlshaber Wehrkreis III). Bangunan di latar belakang adalah Kronprinzenpalais. Foto oleh Heinz Fremke


General der Infanterie Erwin von Witzleben (Kommandierender General III. Armeekorps und Befehlshaber Wehrkreis III) menjadi seorang perwira berkuda dalam acara parade militer pasukan militer di akhir Herbstmanöver (Latihan Perang Musim Gugur) tahun 1936



General der Infanterie Erwin von Witzleben (kedua dari kiri, Kommandierender General III. Armeekorps und Befehlshaber Wehrkreis III) dalam acara peninjauan latihan perang 3. Infanterie-Division yang diadakan di Prignitz, Brandenburg, pada tahun 1936. Seorang Leutnant memberikan laporan terkini pada jenderal Witzleben mengenai situasi latihan yang sedang dijalankan. Uniknya, dalam foto ini kita juga bisa melihat ada sekumpulan bocil yang ikut menjadi "pengamat" dari perang-perangan yang sedang berlangsung saat itu! Tidak diketahui sedang kemana bapak bocah-bocah ini, sampe anaknya bisa nyelonong se'ena'e dewe...



Pada bulan Oktober 1936, General der Infanterie Erwin von Witzleben (Kommandierender General III. Armeekorps und Befehlshaber Wehrkreis III) menjadi pemberi sambutan dalam perayaan "Richtfest" (penyelesaian konstruksi) bangunan baru Wehrkreis-Dienstgebäudes (Layanan Distrik Militer) yang berlokasi di Hohenzollerndamm di Berlin. Foto ini pertama kalinya dipublikasikan pada tanggal 28 Oktober 1936



Kunjungan Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) dalam ajang Wehrmachtsmanöver (latihan perang musim gugur Wehrmacht) yang diselenggarakan di Neustrelitz, Mecklenburg, pada tanggal 19 September 1937. Latihan perang kali ini melibatkan elemen darat, laut dan udara, dan diawasi langsung oleh Panglima Wehrmacht Generalfeldmarschall Werner von Blomberg. Foto ini memperlihatkan saat sang Führer baru saja tiba di lokasi pengamatan sambil membawa peta, sementara para perwira di sekitarnya memberi hormat, termasuk Generalmajor Walter Petzel (Kommandeur 3. Infanterie-Division) yang berdiri paling kanan. Mengikuti di belakang Hitler adalah General der Infanterie Erwin von Witzleben (Kommandierender General III. Armeekorps und Befehlshaber Wehrkreis III)



Kunjungan Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) dalam ajang Herbstmanöver (latihan perang musim gugur Wehrmacht) yang diselenggarakan di Neustrelitz, Mecklenburg, pada tanggal 19 September 1937. Foto ini memperlihatkan saat General der Infanterie Erwin von Witzleben (tengah, Kommandierender General III. Armeekorps und Befehlshaber Wehrkreis III) sedang menerangkan situasi taktis terkini kepada Hitler. Berdiri di sebelah kanannya adalah Oberst Hans-Gustav Felber (Chef des Generalstabes III. Armeekorps), yang diikuti oleh Generalmajor Walter Petzel (Kommandeur 3. Infanterie-Division)



Upacara "40 jähriges Militär-Dienstjubiläum" (Peringatan 40 tahun Dinas Militer) untuk Panglima Angkatan Bersenjata Jerman Werner von Blomberg, yang diselenggarakan pada tanggal 2 September 1937 di Berlin. Dari kiri ke kanan: Generaladmiral Erich Raeder (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine), General der Infanterie Erwin von Witzleben (Kommandierender General III. Armeekorps und Befehlshaber Wehrkreis III di Berlin), Generaloberst Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), Admiral Rolf Carls (Flottenchef), Generaloberst Werner Freiherr von Fritsch (Oberbefehlshaber des Heeres), Generalmajor Ernst Seifert (Kommandant von Berlin), Generalfeldmarschall Werner von Blomberg (Reichskriegsminister und Oberbefehlshaber der Wehrmacht), serta Oberst Hans von Alten (Kommandeur Wach-Regiment Berlin)


Upacara pemakaman dari ibunda Generalfeldmarschall Werner von Blomberg (Oberbefehlshaber der Wehrmacht) yang dilaksanakan di Waldfriedhof (Eberswalde) tanggal 20 Januari 1938. Baris depan dari kiri ke kanan: General der Infanterie Erwin von Witzleben (terhalang oleh pohon, Kommandierender General III. Armeekorps), General der Artillerie Ludwig Beck (Chef des Generalstabes des Heeres), SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner (Chefadjutant “Führer und Reichskanzler”), Generaloberst Werner Freiherr von Fritsch (Oberbefehlshaber des Heeres), General der Artillerie Wilhelm Keitel (Chef des Wehrmachtamts im Reichskriegsministerium, RKM), Generaladmiral Dr.phil.h.c. Erich Raeder (Oberbefehlshaber der Kriegsmarine), Generalleutnant Friedrich "Fritz" Fromm (Chef des Allgemeinen Heeresamtes des Reichskriegsministeriums und später im Oberkommando des Heeres), dan (diselingi oleh pendeta yang memunggungi kamera) Generalfeldmarschall Von Blomberg. Hanya berselang kurang dari satu bulan kemudian, Blomberg dan Fritsch dicopot dari jabatannya oleh Hitler!



Dari kiri ke kanan: General der Artillerie Ludwig Beck (Chef des Generalstabes des Heeres) dan General der Infanterie Erwin von Witzleben (Kommandierender General III. Armeekorps und Befehlshaber Wehrkreis III) dalam sebuah acara di Berlin, bulan Maret 1939. Dari musim gugur tahun 1938 s/d upaya pembunuhan terhadap Hitler tanggal 20 Juli 1944, kedua jenderal ini sama-sama menjadi tokoh kunci dalam gerakan rahasia anti-Nazi dalam tubuh militer Jerman. Bila gerakan tersebut berhasil, rencananya Beck akan diangkat sebagai Kepala Negara Jerman yang baru, sementara Witzleben menjadi Panglima Angkatan Bersenjatanya. Ketika Oberst Stauffenberg mengalami kegagalan dalam upayanya dalam membom Hitler, Beck kemudian dieksekusi mati pada tanggal 21 Juli 1944, sementara Witzleben menyusul kemudian pada tanggal 8 Agustus 1944


 
Kegagalan demi kegagalan dialami oleh Erwin von Witzleben, meski sudah berkonspirasi untuk menyingkirkan Hitler dari sejak tahun 1938 dengan bergabung ke kelompok konspirasi Hans Oster yang berisi Jenderal Ludwig Beck, Laksamana Wilhelm Canaris, Jenderal Karl-Heinrich von Stülpnagel, serta Jenderal Erich Hoepner. Pembangkangan Witzleben pada Hitler dipicu oleh pembunuhan beberapa perwira tinggi Jerman di “Malam Belati Panjang” pada tahun 1934. Upaya konspiratif kelompok Oster gagal. Pun dengan rencana penggerudukan Gedung Kekanseliran yang digulirkan oleh Jenderal Kurt von Hammerstein-Equord tak lama setelah rencana Oster diurungkan. Di luar rencana-rencana rahasia tersebut, Witzleben bersama Jenderal Gerd von Rundstedt, Jenderal Erich von Manstein, dan Jenderal Wilhelm Ritter von Leeb tetap vokal mengkritik Hitler. Imbasnya, dia dipaksa pensiun oleh Hitler meski pada bulan November 1938 diangkat lagi karena Hitler butuh banyak perwira cakap untuk membuka tirai Perang Dunia II. Witzleben ditugasi untuk memegang komando 1. Armee untuk menginvasi Prancis pada tanggal 10 Mei 1940



 
General der Infanterie Erwin von Witzleben (Kommandierender General III. Armeekorps und Befehlshaber Wehrkreis III) dalam sebuah foto studio yang diambil pada bulan September 1938. Dia mengenakan seragam parade Reichswehr dengan delapan kancing dan tanpa saku. Di lehernya tercantol medali Rechtsritter des Preussische Johanniter-Orden (yang sering di salah identifikasikan sebagai Pour le Mérite karena bentuknya yang sangat mirip satu sama lain!), sementara persis di bawah 1914 Eisernes Kreuz I.Klasse adalah bintang dada Magyar Érdemrend (Hungarian Order of Merit)



General der Infanterie Erwin von Witzleben dalam sebuah foto yang diambil pada tahun 1939. Di tahun tersebut sang jenderal anti-Nazi terlibat dalam rencana konspirasi bersama dengan mantan Panglima Angkatan darat Kurt von Hammerstein-Equord, dimana mereka berencana untuk menangkap Hitler dan antek-anteknya sekaligus menguasai kantor pusat Partai Nazi. Aksi mereka tidak sempat terlaksana karena tidak ada momen yang dianggap tepat untuk melakukannya



Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht) dalam acara inspeksi ke benteng pertahanan Westwall di Front Barat pada tanggal 14-19 Mei 1939. Disini sang Führer - yang mengenakan mantel berwarna cerah - tampak berjalan dengan didampingi oleh General der Infanterie Erwin von Witzleben (Kommandierender general Gruppenkommando 2), sementara di kiri dan kanannya para pekerja dari Organisation Todt (OT) memberi salam hormat Nazi. Perwira Luftwaffe yang berjalan di belakang Hitler adalah Hauptmann Nicolaus von Below (Adjutant der Luftwaffe beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht)


 Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht) dalam acara inspeksi ke benteng pertahanan Westwall di Front Barat pada tanggal 14-19 Mei 1939. Dari kiri ke kanan: General der Infanterie Erwin von Witzleben (Kommandierender general Gruppenkommando 2), SS-Untersturmführer Karl Wilhelm Krause (persönliche Kammerdiener von Hitler), Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommando der Wehrmacht), SS-Obersturmbannführer Prof.dr.med. Karl Brandt (Hitlers Begleitarzt), Reichsführer-SS Dipl.-Landwirt Heinrich Himmler (Reichsführer-SS und Chef der Deutschen Polizei), Reichsleiter Martin Bormann (Reichsleiter der NSDAP), SS-Obersturmführer Fritz Darges (Adjutant der Reichsleiter Martin Bormann), SA-Obergruppenführer Dr.ing.Prof.h.c. Fritz Todt (Chef der Organisation Todt), Führer Adolf Hitler (Führer und Reichskanzlei), dan Generaloberst Fedor von Bock (Oberbefehlshaber des Gruppenkommando 1)



Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht) dalam acara inspeksi ke benteng pertahanan Westwall di Front Barat pada tanggal 14-19 Mei 1939. Foto ini memperlihatkan saat sang Führer mendengarkan seorang perwira Wehrmact yang bertugas di lokasi yang dokunjunginya. Di belakang perwira tersebut adalah Generalleutnant Alfred Jacob (Inspekteur der Pioniere und der Festungen), sementara di belakangnya lagi yang bertolak pinggang adalah General der Infanterie Erwin von Witzleben (Kommandierender general Gruppenkommando 2). Identifikasi tambahan: berdiri paling kiri kemungkinan adalah Charakter als Generalmajor Walter Eckstein (Festungs-Pionier-Kommandeur VII)



15 Mei 1939: Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehshaber der Wehrmacht) meninjau rangkaian kawat berduri di benteng pertahanan Siegfried Line yang memisahkan antara perbatasan Jerman dengan Prancis di wilayah Eifel-Mosel, dalam sebuah rangkaian inspeksi di sekitar Westwall yang berlangsung dari tanggal 14 s/d 19 Mei 1939. Mengikuti di belakangnya berturut-turut adalah: General der Infanterie Erwin von Witzleben (Kommandierender general Gruppenkommando 2), Generalleutnant Alfred Jacob (Inspekteur der Pioniere und der Festungen), SA-Obergruppenführer Dr.ing.Prof.h.c. Fritz Todt (Chef der Organisation Todt), Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef Oberkommando der Wehrmacht), Charakter als Generalmajor Walter Eckstein (Festungs-Pionier-Kommandeur VII), serta Reichsführer-SS Dipl.-Landwirt Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei)



15 Mei 1939: Acara makan siang - dengan menu masakan rebus - dari para petinggi militer Nazi Jerman, yang diadakan pada saat berlangsungnya kunjungan Hitler ke rangkaian benteng pertahanan Siegfried Line di Westwall yang berbatasan dengan Maginot Line Prancis, tanggal 14-19 Mei 1939. Dua orang jenderal yang duduk di sebelah kiri adalah Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef Oberkommando der Wehrmacht) dan General der Infanterie Erwin von Witzleben (Kommandierender general Gruppenkommando 2), diikuti oleh Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Generalleutnant Alfred Jacob (Inspekteur der Pioniere und der Festungen), serta Reichsleiter Martin Bormann (Reichsleiter der NSDAP); di atas kepala Bormann berdiri Oberstleutnant Rudolf Schmundt (Chefadjutant der Wehrmacht beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht); Persis di seberang Keitel dan Witzleben di sebelah kanan adalah SA-Obergruppenführer Wilhelm Brückner (Chefadjutant Führer und Reichskanzler); terakhir, yang berdiri sendirian sambil menghadap kamera di semak-semak adalah SS-Untersturmführer Heinz Linge (Persönlicher Ordonnanzoffizier Führer und Reichskanzler)


19 Mei 1939: Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht) dalam kunjungan ke benteng pertahanan Jerman di Gau Saarpfalz, di hari terakhir rangkaian inspeksi ke Westwall yang berlangsung pada tanggal 14-19 Mei 1939. Dari kiri ke kanan: Oberstleutnant Wolfgang Pickert (berkacamata di belakang, Chef des Stabes Luftgau-Kommando XIII), Generaloberst Erhard Milch (Generalinspekteur der Luftwaffe), Reichsführer-SS Dipl.-Landwirt Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei), Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommando der Wehrmacht), SS-Gruppenführer Karl Wolff (di belakang, Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS), Hitler, Generalleutnant Karl Kitzinger (Kommandeur Luftverteidigungszone West), SS-Obersturmführer Max Wünsche (di belakang memakai gogel, Ordonnanz-Offizier in Begleitkommando des Führers), General der Infanterie Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber Heeresgruppen-Kommando 2), Generalmajor Max Dennerlein (berkumis, Inspekteur der Westbefestigung), dan Generalleutnant Alfred Jacob (Inspekteur der Pioniere und der Festungen)


 Di tengah kondisi dingin bersalju, Generaloberst Walther von Brauchitsch (kiri, Oberbefehlshaber des Heeres) melakukan inspeksi prajurit Wehrmacht saat mengadakan kunjungan ke Przemyśl, sebuah kota di sebelah tenggara Polandia, bulan Februari 1940. Dia diiringi oleh para perwira dan staff. Yang memakai jaket kulit adalah Generalmajor Erwin Jaenecke (Oberquartiermeister Oberbefehlshaber Ost), sementara yang memakai jaket hitam dengan kerah bulu adalah Generaloberst Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber 1. Armee)



Generaloberst Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber 1. Armee) dalam foto yang diambil pada tanggal 29 Juni 1940, tanpa keterangan tempat. Yang jelas, foto ini diambil sesudah dia dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (24 Juni 1940), tapi sebelum dipromosikan menjadi Generalfeldmarschall (19 Juli 1940). Identifikasi untuk baris medalinya, dari kiri ke kanan: 1914 Eisernes Kreuz I.Klasse, Ritterkreuz des Königliche Preussischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern, Königliche Bayerischer Militär-Verdienstorden IV.Klasse mit Schwertern, Fürstlich Reussisches Ehrenkreuz III.Klasse mit Schwertern und mit der Krone, Hamburgisches Hanseatenkreuz, Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914-1918, Schlesischer Adler-Orden 2.Stufe, serta Königliche Preussischen Dienstauszeichnungskreuz



Generaloberst Erwin von Witzleben (kanan, Oberbefehlshaber 1. Armee) ikut serta dalam sebuah diskusi militer bersama dengan perwira-perwira Heer dan Kriegsmarine. Foto ini diambil pada bulan Juni 1940, sesudah Witzleben dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (24 Juni) tapi sebelum diangkat menjadi Generalfeldmarschall (19 Juli). Dia mendapatkan medali bergengsi tersebut setelah pasukannya berhasil menembus pertahanan Maginot Line dan membuat tentara Prancis terkepung


Pada tanggal 19 Juli 1940 bertempat di Krolloper (Gedung Opera Kroll) dalam Reichstagssitzung (sesi Reichstag), Adolf Hitler mengumumkan promosi 12 orang Generalfeldmarschall (Jenderal Marsekal Lapangan) baru Wehrmacht yang telah berprestasi luar biasa dalam peperangan di Barat satu bulan sebelumnya. Ke-12 orang tersebut terdiri dari 9 orang marsekal Heer dan 3 orang marsekal Luftwaffe. Selain itu, naik pangkat juga Panglima Luftwaffe Hermann Göring dari Generalfeldmarschall menjadi Reichsmarschall. Dalam foto ini para Generalfeldmarschall anyar dari Heer berfoto bersama Hitler dan Göring sambil membawa Marschallstab (Tongkat Marsekal) mereka. Dari kiri ke kanan: Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommando der Wehrmacht), Gerd von Rundstedt (Oberbefehlshaber Heeresgruppe A), Fedor von Bock (Oberbefehlshaber Heeresgruppe B), Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres), Wilhelm Ritter von Leeb (Oberbefehlshaber Heeresgruppe C), Wilhelm List (Oberbefehlshaber 12. Armee), Hans-Günther von Kluge (Oberbefehlshaber 4. Armee), Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber 1. Armee), dan Walther von Reichenau (Oberbefehlshaber 6. Armee)


Pada tanggal 19 Juli 1940 bertempat di Krolloper (Gedung Opera Kroll) dalam Reichstagssitzung (sesi Reichstag), Adolf Hitler mengumumkan promosi 12 orang Generalfeldmarschall (Jenderal Marsekal Lapangan) baru Wehrmacht yang telah berprestasi luar biasa dalam peperangan di Barat satu bulan sebelumnya. Ke-12 orang tersebut terdiri dari 9 orang marsekal Heer dan 3 orang marsekal Luftwaffe. Dari kiri ke kanan: Oberst Rudolf Schmundt (Chefadjutant des Heeres beim Führer und Oberbefehlshaber der Wehrmacht), Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler), serta para penerima: Fedor von Bock (Oberbefehlshaber Heeresgruppe B), Wilhelm Ritter von Leeb (Oberbefehlshaber Heeresgruppe C), Wilhelm List (Oberbefehlshaber 12. Armee), Hans-Günther von Kluge (Oberbefehlshaber 4. Armee), Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber 1. Armee), dan Walther von Reichenau (Oberbefehlshaber 6. Armee)



Foto formal Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben dengan Marschallstab-nya. Marschallstab (Tongkat Marsekal) adalah tongkat komando yang khusus diberikan kepada para Generalfeldmarschall (Marsekal Lapangan) dan Großadmiral (Laksamana Besar) era Nazi Jerman. Tongkat ini hanya digunakan di acara-acara seremonial, sementara untuk pemakaian sehari-hari maka yang digunakan adalah interimstab. Secara khusus, semua Marschallstab dibuat-tangan di tukang perhiasan dengan ornamen berisikan Eisernes Kreuz (Salib baja) dan Reichsadler (Elang Nazi)



Foto formal Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber 1. Armee) dengan interimstab-nya, yang diambil pada tanggal 14 Agustus 1940 oleh Tita Binz. Untuk keperluan inspeksi sehari-hari, seorang Marsekal Jerman dianjurkan untuk membawa serta tongkat komando yang dinamakan interimstab, sementara untuk acara-acara khusus (audiensi dengan Hitler dsb.) dia harus membawa marschallstab (tongkat marsekal) yang lebih rumit ornamennya serta lebih mahal pembuatannya



Dari kiri ke kanan: Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber 1. Armee), General der Infanterie Franz Boehme (Kommandierender General XVIII. Gebirgskorps), Generalfeldmarschall Wilhelm Ritter von Leeb (Oberbefehlshaber Heeresgruppe C), Generalfeldmarschall Walther von Brauchitsch (memegang teropong, Oberbefehlshaber des Heeres); serta Generalleutnant Wilhelm Fahrmbacher (Kommandeur 5. Infanterie-Division). Foto ini berasal dari bulan September 1940, tak lama setelah kemenangan pasukan Jerman atas Prancis, dan kemungkinan besar diambil pada saat berlangsungnya latihan perang 5. Infanterie-Division pimpinan Fahrmbacher. Pada saat ini, divisi infanteri tersebut berada di bawah komando XVIII. Gebirgskorps (Boehme), yang berada di bawah komando 1. Armee (Witzleben), yang berada di bawah komando Heeresgruppe C (Leeb), yang berada di bawah perintah langsung Panglima Angkatan Darat Jerman (Brauchitsch)


 
Dari kiri ke kanan: Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber 1. Armee), Generalfeldmarschall Walther von Brauchitsch (Oberbefehlshaber des Heeres), General der Infanterie Karl Ritter von Prager (Kommandierender General XXV. Armeekorps), dan Charakter als Generalmajor Heinrich Kirchheim (Kommandeur 169. Infanterie-Division). Tidak ada keterangan kapan dan dimana foto ini diambil, tapi kemungkinan besar di Lothringen / Lorraine pada bulan September-Oktober 1940, tak lama setelah kemenangan gemilang pasukan Jerman di Prancis dan Negara-Negara Bawah


 
Generalfeldmarschall Walther von Brauchitsch (membelakangi kamera, Oberbefehlshaber des Heeres) tampak sedang berbincang-bincang dengan Charakter als Generalmajor Heinrich Kirchheim (Kommandeur 169. Infanterie-Division). Sementara itu, berdiri paling kiri adalah Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber 1. Armee), diikuti oleh General der Infanterie Karl Ritter von Prager (Kommandierender General XXV. Armeekorps) yang sama-sama membelakangi kamera seperti Brauchitsch. Tidak ada keterangan kapan dan dimana foto ini diambil, tapi kemungkinan besar di Lothringen / Lorraine pada bulan September-Oktober 1940, tak lama setelah kemenangan gemilang pasukan Jerman di Prancis dan Negara-Negara Bawah


Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (membelakangi kamera, Oberbefehlshaber Heeresgruppe D) bersalaman dengan Generalleutnant Carl Hilpert (Chef des Generalstabes Heeresgruppe D) dalam acara penempatan markas barunya, yang mengambil tempat di sebuah kastil tua Prancis bernama Château de Vaux-le-Vicomte di Maincy, dekat Melun, 55 kilometer sebelah tenggara Paris, Prancis. Dalam foto ini, Witzleben tampak memegang Marschallstab, sebuah tongkat komando khusus yang hanya diberikan kepada para jenderal dan laksamana bintang lima Jerman. Di latar belakang kita bisa melihat barisan perwira staff yang akan membantu Witzleben dalam posisi barunya. Beberapa diantara nama-nama mereka yang diketahui adalah Major d.R. z.V. Bodo Zimmermann, Hauptmann i.G. Hans-Alexander von Voss, Hauptmann Lehr, dan Leutnant Breitenbuch. Foto ini sendiri diambil pada bulan November 1940 oleh Kriegsberichter Dieck dari PK (Propaganda-Kompanie) 696



Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber Heeresgruppe D) menyalami satu persatu perwira staff barunya, dalam acara penyambutan sang Marsekal sebagai Panglima Heeresgruppe D sekaligus pengenalan Château de Vaux-le-Vicomte yang akan menjadi markas besar selama masa tugasnya. Sebagian besar perwira tersebut merupakan pindahan dari Heeresgruppe C yang dinonaktifkan keberadaannya. Di sebelah kanan kita bisa melihat Generalleutnant Carl Hilpert (Chef des Generalstabes Heeresgruppe D). Foto ini sendiri diambil pada bulan November 1940 di Maincy, dekat Melun, 55 kilometer sebelah tenggara Paris, Prancis, oleh Kriegsberichter Dieck dari PK (Propaganda-Kompanie) 696



November 1940: Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber Heeresgruppe D) memberi hormat marsekal dengan marschallstab-nya dalam acara parade kecil Wehrmacht di depan kastil tua Prancis bernama Château de Vaux-le-Vicomte, yang terletak di Maincy, dekat Melun, 55 kilometer sebelah tenggara Paris, Prancis. Satu bulan sebelumnya Witzleben diangkat oleh Hitler sebagai Panglima Heeresgruppe D yang bermarkas di Prancis, dan kastil tersebut dijadikan sebagai markas besar selama masa tugasnya tersebut. Foto oleh Kriegsberichter Dieck dari PK (Propaganda-Kompanie) 696



Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber Heeresgruppe D) menyalami empat orang jenderal Wehrmacht dalam kunjungannya ke markas besar 15. Armee di Prancis. Sang Marsekal tidak lupa membawa serta tongkat interimstab-nya. Untuk identifikasi jenderal-jenderal tersebut, yang berdiri paling kiri adalah Generalveterinär Dr.med.vet. Hans Höfer (Armee-Veterinär 15. Armee), sementara yang berjabat-tangan dengan Witzleben adalah Generalmajor Adolf Bordihn (Armee-Pionierführer 15. Armee). Tidak ada keterangan kapan foto ini diambil, tapi kemungkinan besar antara bulan Januari s/d Mei 1941



Pada tanggal 6 November 1940, Generalfeldmarschall Walther von Brauchitsch melakukan inspeksi ke Maginot Line, bekas perbentengan Prancis yang dikuasai oleh pihak Jerman setelah berakhirnya peperangan di Front Barat (Mei-Juni 1940). Disini sang Panglima Angkatan Darat berjalan paling depan (tengah). Di belakangnya mengikuti, dari kiri ke kanan: Oberst Anton Dostler (Chef des Generalstabes XXV. Armeekorps) dan Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber Heeresgruppe D). Foto ini diambil oleh Kriegsberichter Lehnhardt


Mewakili Adolf Hitler, Oberst Rudolf Schmundt (kiri, Chefadjutant der Wehrmacht beim Führer und Oberbefehlshaber der Wehrmacht) menyerahkan map khusus berisi dokumen kepada Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber Heeresgruppe D) dalam acara "40 jähriges Militär-Dienstjubiläum" (Peringatan 40 tahun Dinas Militer) untuk Witzleben, yang diselenggarakan pada tanggal 22 Maret 1941 di Paris, Prancis. Memperhatikan di sebelah kanan adalah Generalleutnant Carl Hilpert (Chef des Generalstabes Heeresgruppe D). Witzleben sendiri bergabung dengan Kaiserliche Armee (Angkatan Darat kekaisaran Jerman) pada tanggal 22 Maret 1901 sebagai seorang Leutnant, dengan unit pertamanya adalah Grenadier-Regiment “König Wilhelm I.“ (2. Westpreußisches) Nr. 7 yang bermarkas di Silesia. Foto oleh Kriegsberichter Dieck dari Propaganda-Kompanie 696


Generalfeldmarschall Gerd von Rundstedt (kiri, Oberbefehlshaber West) memberi ucapan selamat kepada Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber Heeresgruppe D) dalam acara "40 jähriges Militär-Dienstjubiläum" (Peringatan 40 tahun Dinas Militer) untuk Witzleben, yang diselenggarakan pada tanggal 22 Maret 1941 di Paris, Prancis. Witzleben sendiri bergabung dengan Kaiserliche Armee (Angkatan Darat kekaisaran Jerman) pada tanggal 22 Maret 1901 sebagai seorang Leutnant, dengan unit pertamanya adalah Grenadier-Regiment “König Wilhelm I.“ (2. Westpreußisches) Nr. 7 yang bermarkas di Silesia. Foto oleh Kriegsberichter Dieck dari Propaganda-Kompanie 696


Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber Heeresgruppe D) memberikan kata sambutan di acara makan bersama para petinggi militer Jerman di Front Barat, dalam acara "40 jähriges Militär-Dienstjubiläum" (Peringatan 40 tahun Dinas Militer) untuk Witzleben, yang diselenggarakan pada tanggal 22 Maret 1941 di Paris, Prancis. Witzleben sendiri bergabung dengan Kaiserliche Armee (Angkatan Darat kekaisaran Jerman) pada tanggal 22 Maret 1901 sebagai seorang Leutnant, dengan unit pertamanya adalah Grenadier-Regiment “König Wilhelm I.“ (2. Westpreußisches) Nr. 7 yang bermarkas di Silesia. Sebagai identifikasi orang-orang dalam foto ini adalah, dari kiri ke kanan: Generalleutnant Carl Hilpert (Chef des Generalstabes Heeresgruppe D), Generalleutnant Ernst Schaumburg (Kommandant von Paris), Generaloberst Ernst Busch (Oberbefehlshaber 16. Armee), Erwin von Witzleben, Generalfeldmarschall Hugo Sperrle (Chef Luftflotte 3), dan General der Infanterie Otto von Stülpnagel (Militärbefehlshaber Frankreich). Foto oleh Kriegsberichter Dieck dari Propaganda-Kompanie 696



Dari kiri ke kanan: Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber Heeresgruppe D) dan Generalfeldmarschall Hugo Sperrle (Chef Luftflotte 3). Foto ini diambil oleh Kriegsberichter Dieck dari PK (Propaganda-Kompanie) 696 pada tanggal 22 Maret 1940 di Paris, Prancis, dalam acara "40 jähriges Militär-Dienstjubiläum" (Peringatan 40 tahun Dinas Militer) untuk Marsekal Witzleben



Foto-foto ini diambil oleh Kriegsberichter Dieck dari PK (Propaganda-Kompanie) 696 pada tanggal 22 Maret 1940 di Paris, Prancis, dalam acara "40 jähriges Militär-Dienstjubiläum" (Peringatan 40 tahun Dinas Militer) untuk Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber Heeresgruppe D). Disini sang Marsekal terlihat membaca surat-surat yang berserakan di meja kerjanya, yang kemungkinan adalah kartu ucapan selamat dari para koleganya. Dalam foto paling atas, persis di belakang Witzleben adalah Major der Reserve z.V. Bodo Zimmermann (Ia Erste Generalstabsoffizier Heeresgruppe D)



Foto ini diambil oleh Kriegsberichter Dieck dari PK (Propaganda-Kompanie) 696 pada tanggal 22 Maret 1940 di Paris, Prancis, dalam acara "40 jähriges Militär-Dienstjubiläum" (Peringatan 40 tahun Dinas Militer) untuk Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber Heeresgruppe D). Tamu-tamu penting yang hadir berasal dari para pemangku pemerintahan militer Jerman di wilayah pendudukan Eropa Barat. Dua orang yang asyik berbincang sambil ngerokok di sebelah kanan adalah, dari kiri ke kanan, General der Infanterie Otto von Stülpnagel (Militärbefehlshaber Frankreich) dan General der Infanterie z.V. Alexander von Falkenhausen (Militärbefehlshaber Belgien-Nordfrankreich); dua orang yang ngobrol di belakang Stülpnagel adalah Generaloberst Ernst Busch (Oberbefehlshaber 16. Armee) dan Generalfeldmarschall Gerd von Rundstedt (Oberbefehlshaber West); Persis di belakang Busch berdiri Generalfeldmarschall Hugo Sperrle (Chef Luftflotte 3)


 
Foto studio Erwin von Witzleben sebagai Generalfeldmarschall (Marsekal Lapangan), yang diambil pada bulan Maret 1941. Selain medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes di lehernya, terdapat pula Medaillenleiste (baris medali) yang terdiri dari dua baris di atas saku seragam. Sebagai identifikasinya, baris atas dari kiri ke kanan: 1.1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse; 2.Ritterkreuz des königliche Preussen Hausordens von Hohenzollern mit Schwerten; 3.Königlich Bayerische Militär-Verdienstorden IV.Klasse mit Schwertern; 4.Reussisches Ehrenkreuz III.Klasse mit der Krone und Schwertern; 5.Hamburgisches Hanseatenkreuz; 6.Ehrenkreuz für Frontkämpfer; 7.Schlesischer Adler-Orden II.Stufe; dan 8.Deutsches Schutzwall-Ehrenzeichen. Baris bawah dari kiri ke kanan: 9.Wehrmacht-Dienstauszeichnung I.Klasse mit Eichenlaub (40 jahre); 10.Wehrmacht-Dienstauszeichnung III.Klasse; 11.Deutsches Olympia-Ehrenzeichen I.Klasse; 12.Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938; 13.Ordine della Corona d'Italia (Italian Order of the Crown, Grand Officer class); 14.Magyar Érdemrend (Hungarian Order of Merit); dan 15.Yugoslavian Order of the White Eagle, Grand Officer class?


 
Pada bulan Mei 1941, Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber West) melakukan kunjungan ke markas 15. Armee pimpinan Generaloberst Curt Haase. Foto jepretan Kriegsberichter Teschendorf dari PK (Propaganda-Kompanie) 695 ini memperlihatkan saat Marsekal Witzleben baru saja tiba di lokasi, dan langsung dibantu untuk membuka mantel kulitnya. Sementara itu, Generaloberst Haase memperhatikan di sebelah kanan


 
Dari kiri ke kanan: Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber West) dan Generaloberst Curt Haase (Oberbefehlshaber 15. Armee). Foto ini diambil pada bulan Mei 1941 oleh Kriegsberichter Teschendorf dari PK (Propaganda-Kompanie) 695. Mengenai lokasinya sendiri ada dua kemungkinan: antara di Prancis atau Belanda


 
Sambil memegang interimstab (tongkat komando), Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber West) berjalan bersama dengan Generaloberst Curt Haase (Oberbefehlshaber 15. Armee). Foto ini diambil pada bulan Mei 1941 oleh Kriegsberichter Teschendorf dari PK (Propaganda-Kompanie) 695. Mengenai lokasinya sendiri ada dua kemungkinan: antara di Prancis atau Belanda


 
Acara inspeksi Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber West) ke perbatasan pantai Jerman di Front Barat, yang lebih dikenal dengan nama "Atlantikwall". Foto ini memperlihatkan saat Marsekal Witzleben melihat-lihat peta diagram pertahanan Jerman di sekitar wilayah yang dikunjunginya. Laksamana Kriegsmarine yang bertolak pinggang di belakangnya adalah Admiral Otto Schultze (Kommandierender Admiral Frankreich). Sementara itu, Laksamana yang berdiri di tengah adalah Admiral Hermann von Fischel (Befehlshaber Sicherung West). Tidak ada keterangan kapan dan dimana foto ini diambil, tapi kemungkinan besar pada tahun 1941 di wilayah Kepulauan Channel


Acara inspeksi Marsekal Erwin von Witzleben ke perbatasan pantai Jerman di Front Barat, yang lebih dikenal dengan nama "Atlantikwall". Sebagai identifikasinya: 1.Generalmajor Erich Müller (Kommandeur 319. Infanterie-Division), 2.Admiral Otto Schultze (Kommandierender Admiral Frankreich), 3.Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber West), dan 4.Admiral Hermann von Fischel (Befehlshaber Sicherung West). Tidak ada keterangan kapan dan dimana foto ini diambil, tapi kemungkinan besar pada tahun 1941 di wilayah Kepulauan Channel


 
Acara inspeksi Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber West) ke perbatasan pantai Jerman di Front Barat, yang lebih dikenal dengan nama "Atlantikwall". Foto ini memperlihatkan saat Witzleben menyalami para perwira Heer dan Kriegsmarine yang bertugas di kawasan tersebut. Berdiri mengikuti di belakang sang Marsekal adalah Generalmajor Erich Müller (Kommandeur 319. Infanterie-Division) dan Admiral Otto Schultze (Kommandierender Admiral Frankreich). Tidak ada keterangan kapan dan dimana foto ini diambil, tapi kemungkinan besar pada tahun 1941 di wilayah Kepulauan Channel


 
Pada bulan Juli 1941, Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Oberbefehlshaber Heeresgruppe D und Oberbefehlshaber West) melakukan kunjungan ke Truppenübungsplatz Camp de Mailly di Prancis untuk melihat kondisi pelatihan prajurit-prajurit Jerman disana. Foto ini kemudian dipakai sebagai bahan propaganda oleh surat kabar 'Berliner Zeitung' terbitan 16 Juli 1941, dengan teks pengantar sebagai berikut: "Lagi dan lagi, para panglima Angkatan darat Jerman dibuat yakin akan standar tinggi pelatihan serta pendidikan yang diterima oleh anggota pasukan mereka. Marsekal Lapangan von Witzleben dalam sebuah pelatihan terpadu pasukan tank di wilayah pendudukan Prancis..."


 
Upacara pemakaman kenegaraan untuk Generaloberst Curt Haase yang diselenggarakan di Monumen Unter den Linden, Berlin, pada tanggal 13 Februari 1943. Haase meninggal dunia akibat serangan jantung pada tanggal 9 Februari sebelumnya. Dalam foto ini, di baris paling depan kita bisa melihat, dari kiri ke kanan: Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef Oberkommando der Wehrmacht) dan Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben (Führerreserve). Baris kedua: Generalleutnant Otto Kühne (Höherer Kommandeur der Luftnachrichtenschulen) dan Admiral Paul Fanger (Chef Artillerie-Waffenamt im Marinewaffenhauptamt). Baris ketiga: Generaloberst Friedrich Fromm (Chef Heeresrüstung und Befehlshaber Ersatzheeres). Baris keempat: Admiral Hermann von Fischel (Marinebefehlshaber Kanalküste) dan jenderal Heer tidak dikenal. Baris selanjutnya diisi oleh para ajudan dan perwira staff dari ketiga cabang Wehrmacht serta atase militer dari negara-negara sekutu Jerman


 
Foto ini diambil pada tanggal 3 Maret 1944, dan merupakan foto resmi terakhir dari Generalfeldmarschall Erwin von Witzleben sebelum dia ditangkap atas tuduhan keterlibatan dalam upaya penggulingan kekuasaan terhadap Adolf Hitler (Plot 20 Juli 1944). Dalam foto ini sang Marsekal mengenakan Larisch-Stickerei - tanda pangkat kerah jenderal Heer - berkolom tiga yang hanya khusus dipakai oleh jenderal-jenderal berbintang lima (Larisch-Stickerei jenderal standar mempunyai dua kolom)



Pada tanggal 7-8 Agustus 1944, Volksgerichtshof (Pengadilan Rakyat) di bawah pimpinan hakim Roland Freisler melaksanakan sidang khusus di aula besar Kammergericht, Berlin, untuk mengadili delapan orang terdakwa yang dituduh terlibat dalam upaya kudeta terhadap Hitler (lebih dikenal dengan nama Plot 20 Juli). Mereka adalah: Erwin von Witzleben, Erich Hoepner, Paul von Hase, Peter Yorck von Wartenburg, Helmuth Stieff, Robert Bernardis, Friedrich Klausing, dan Albrecht von Hagen. Foto ini diambil oleh fotografer Hamann dan memperlihatkan saat Erwin von Witzleben digiring menuju ke ruang sidang dengan mendapat pengawalan oleh dua orang petugas kepolisian. Sang mantan Marsekal Angkatan darat Jerman terlihat lebih kurus dari biasanya, yang merupakan efek dari interogasi nonstop yang dilakukan oleh Gestapo beberapa waktu sebelumnya


 
Suasana Volksgerichtshof (Pengadilan Rakyat) yang mengadili delapan terdakwa yang dituduh terlibat dalam kudeta terhadap Adolf Hitler (lebih dikenal dengan nama Plot 20 Juli 1944). Sidang ini digelar pada tanggal 7-8 Agustus 1944 di aula besar Kammergericht, Berlin, dan diketuai oleh hakim Roland Freisler yang terkenal brutal. Foto ini memperlihatkan saat salah satu terdakwa, mantan Marsekal Angkatan Darat Erwin von Witzleben, sedang mendapat pertanyaan dari Freisler. Secara mengejutkan, sebelum duduk di kursi terdakwa, Witzleben memberi hormat salam Nazi, yang langsung ditolak oleh sang hakim!


 
Erwin von Witzleben memberikan pembelaannya di hadapan Hakim Roland Freisler dalam sesi Volksgerichtshof (Pengadilan Rakyat), tanggal 7-8 Agustus 1944. Satu lengannya tampak sibuk menahan celananya agar jangan sampai melorot. Saat para terdakwa diseret ke depan pengadilan, mereka sengaja diberi pakaian dan celana yang longgar tanpa ikat pinggang sebagai sebuah bentuk penghinaan secara tidak langsung! Gambar oleh fotografer Hamann


 
Suasana Volksgerichtshof (Pengadilan Rakyat) yang mengadili delapan terdakwa yang dituduh terlibat dalam kudeta terhadap Adolf Hitler (lebih dikenal dengan nama Plot 20 Juli 1944). Sidang ini digelar pada tanggal 7-8 Agustus 1944 di aula besar Kammergericht, Berlin, dan diketuai oleh hakim Roland Freisler. Foto ini memperlihatkan dua orang terdakwa, Erwin von Witzleben (depan) dan Paul von Hase (belakang), yang sedang duduk sambil diapit oleh petugas kepolisian di kiri dan kanannya


 
Foto jepretan fotografer Hamann ini memperlihatkan suasana sidang di Volksgerichtshof (Pengadilan Rakyat), bulan Agustus 1944, yang menghadirkan dua orang terdakwa, Erwin von Witzleben dan Paul von Hase. Hase tampak sedang berbicara dengan pengacaranya, sementara Witzleben duduk di kursi terdakwa dengan mendapat penjagaan dari petugas kepolisian di sekelilingnya


 
Suasana ruang persidangan Volksgerichtshof (Pengadilan Rakyat) di aula besar Kammergericht, Berlin, yang mengadili orang-orang yang dituduh terlibat dalam upaya kudeta terhadap Hitler. Foto karya Hamann ini memperlihatkan saat pengacara Paul von Hase sedang memberikan pembelaannya. Hase sendiri terlihat duduk paling kanan, sementara di sebelah kirinya adalah Erwin von Witzleben. Sementara itu, yang duduk di sebelah kiri adalah Erich Hoepner


 
Gedenktafel (Plakat Peringatan) yang terpasang di Sekolah "Erwin von Witzleben" di Halemweg 34, Berlin-Charlottenburg-Nord, Jerman. Plakat ini bertuliskan sebagai berikut: "Sekolah ini dibuka pada tahun 1961 dan dinamakan ERWIN VON WITZLEBEN, 4 Desember 1881 - 8 Agustus 1944. Marsekal Lapangan. Menjadi penentang terhadap Nasional-Sosialisme dari tahun 1934; Berencana untuk menggulingkan Hitler pada tahun 1938 demi untuk mencegah terjadinya perang; Diberhentikan dari dinas aktif militer pada tahun 1942; Dimasukkan dalam rencana Gerakan Perlawanan 20 Juli sebagai Panglima Wehrmacht kelak; Ditangkap setelah upaya pembunuhan yang gagal; Dieksekusi pada tanggal 8 Agustus 1944 di Berlin Plötzensee


 
Lukisan Generaloberst Erwin von Witzleben karya Wolfgang Willrich (31 Maret 1897 - 18 Oktober 1948), salah satu pelukis perang terkemuka Jerman. Willrich ditugaskan oleh Kementerian Propagandanya Goebbels untuk membuat karya seni seri para Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz). Karenanya sang pelukis mengunjungi hampir semua front demi melukis langsung para pahlawan tersebut yang dia temui. Karya-karyanya ini nantinya disebarluaskan dalam bentuk kartu pos dan sangat populer di Jerman dalam era Perang Dunia II. Sebagian karya Wolfgang Willrich bisa dilihat DISINI



Sketsa Erwin von Witzleben keluaran Verlag Ernst Steiniger. Postkarte (kartu pos) seri Verlag Ernst Steiniger sendiri diterbitkan pada masa Perang Dunia II dan mengkhususkan diri pada gambar jenderal-jenderal tinggi Wehrmacht dengan pangkat Generaloberst serta Generalfeldmarschall. Beberapa contohnya bisa dilihat DISINI

-----------------------------------------------------------------------------------



Sumber :
Buku "Hans-Alexander von Voss: Generalstabsoffizier im Widerstand, 1907-1944" karya Gerhard Ringshausen
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
Foto koleksi pribadi Agustin Vazquez
www.akg-images.com
www.alamy.com
www.audiovis.nac.gov.pl
www.beeldbankwo2.nl

www.bild.bundesarchiv.de
www.commons.wikimedia.org
www.crainsmilitaria.com
www.forum.axishistory.com
www.gettyimages.com
www.gmic.co.uk
www.historia.id

www.historicalwarmilitariaforum.com
www.hitler-archive.com
www.kulturpool.at
www.nationaalarchief.nl
www.omnia.ie

www.ritterkreuztraeger.blogspot.com
www.sammlermarkt-nord.net
www.ullsteinbild.de
www.warrelics.eu

www.wehrmacht-awards.com
www.wolfgang-willrich.de

No comments: