Erich von Manstein
Nama lengkap: Fritz Erich Georg Eduard von Lewinski (kemudian diadopsi menjadi Erich von Manstein)
Lahir: 24 November 1887 di Berlin (Kerajaan Prusia, Kekaisaran Jerman)
Meninggal: 9 Juni 1973 di Irschenhausen, Bavaria (Jerman Barat) karena stroke
Dikebumikan: Dorfmark, Bad Fallingbostel, Lower Saxony dengan upacara militer penuh
Istri: Jutta Sibylle von Loesch (menikah 1920, meninggal 1966)
Anak: Gisela (1921), Gero (1922-1942, gugur di Front Timur sebagai Leutnant), Rüdiger (1929)
Agama: Protestan
Nomor NSDAP: Tidak ada (bukan anggota partai)
Jabatan terakhir: Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd
Beförderungen (Promosi):
06.03.1906 Fahnenjunker (Kadett) di 3. Garde-Regiment zu Fuß
27.01.1907 Leutnant
19.06.1914 Oberleutnant
24.07.1915 Hauptmann
01.02.1927 Major
01.04.1932 Oberstleutnant
01.12.1933 Oberst
01.10.1936 Generalmajor
01.04.1938 Generalleutnant
01.06.1940 General der Infanterie
01.07.1942 Generalfeldmarschall
Karriere (Karir):
06.03.1906 Masuk tentara Kerajaan Prusia sebagai kadet
1914-1918 Bertugas di Front Barat dan Timur pada Perang Dunia I (termasuk pertempuran Namur, Masurian Lakes, Verdun, Somme; menjadi Stabschef 4. Kavallerie-Division dan 213. Infanterie-Division)
1919-1920 Sukarelawan Frontier Defence Force di Breslau
1921 Komandan kompi di 5. Preußisches Infanterie-Regiment
1927-1934 Staf Umum Kementerian Reichswehr di Berlin (merancang rencana mobilisasi)
1934 Kepala Staf Divisi ke-3 (Wehrkreis III) di bawah Erwin von Witzleben
01.07.1935 Kepala Operasi (Ia) di Staf Umum Angkatan Darat (OKH)
01.10.1936 Wakil Kepala Staf Umum (Oberquartiermeister I) di bawah Ludwig Beck
04.02.1938 Komandan 18. Infanterie-Division di Liegnitz
18.08.1939 Kepala Staf Heeresgruppe Süd di bawah Gerd von Rundstedt (invasi Polandia)
Oktober 1940 Komandan XXXVIII. Armeekorps
15.03.1941 Komandan LVI. Panzerkorps (untuk Operasi Barbarossa)
12.09.1941 Komandan 11. Armee (Penaklukan Krimea dan Sevastopol)
21.11.1942 Oberbefehlshaber Heeresgruppe Don (upaya penyelamatan Stalingrad melalui Operasi Winter Storm)
12.02.1943 Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd (serangan balik Kharkov dan Kursk)
30.03.1944 Diberhentikan oleh Hitler
Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
1914 Eisernes Kreuz II. Klasse
1914 Eisernes Kreuz I. Klasse
Ritterkreuz des Königlich Preußischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern
Ritterkreuz des Friedrichs-Ordens mit Schwertern
Hamburgisches Hanseatenkreuz
Ehrenkreuz des Weltkrieges 1914/1918
16.09.1939 1939 Spange zum Eisernen Kreuz II. Klasse
21.09.1939 1939 Spange zum Eisernen Kreuz I. Klasse
19.07.1940 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (sebagai General der Infanterie, Kommandierender General XXXVIII. Armeekorps)
25.11.1941 Ordinul Mihai Viteazul Kelas III (Rumania)
14.03.1943 Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (No. 209, sebagai Generalfeldmarschall, Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd – atas serangan balik Kharkov)
24.11.1943 Krimschild in Gold
30.03.1944 Schwerter zum Eichenlaub des Ritterkreuzes des Eisernen Kreuzes (No. 59, sebagai Generalfeldmarschall, Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd – atas pertempuran mundur dari Donets ke perbatasan Polandia)
Dienstauszeichnung der Wehrmacht berbagai kelas (4, 12, 18, 25 tahun dinas)
Aufzeichnungen (Catatan):
* Erich von Manstein lahir dengan nama von Lewinski tetapi diadopsi sejak bayi oleh paman dan bibi yang tidak punya anak, sehingga mengambil nama keluarga von Manstein yang juga berasal dari keluarga militer Prusia terkemuka (kakek angkatnya memimpin korps pada Perang Prancis-Prusia 1870-1871).
* Ia termasuk salah satu perwira Reichswehr yang berani menentang “Aryan Paragraph” tahun 1934 dan mengirim memo protes kepada Jenderal Beck, meski akhirnya tidak mengubah kebijakan.
* Rencana serangan melalui Ardennes (Sichelschnitt atau “Manstein Plan”) yang ia usulkan pada Februari 1940 awalnya ditolak OKH, tetapi setelah ia presentasikan langsung kepada Hitler, rencana itu diadopsi dan menjadi kunci kemenangan kilat atas Prancis dalam hanya enam minggu pada Mei-Juni 1940.
* Pada Operasi Barbarossa ia memimpin LVI. Panzerkorps yang maju 480 km dalam 17 hari dan hampir mencapai Leningrad; kemudian memimpin 11. Armee merebut Krimea, menawan lebih dari 400.000 tentara Soviet, dan menaklukkan benteng Sevastopol dengan artileri super berat pada Juli 1942 – prestasi yang langsung membuat Hitler mempromosikannya menjadi Generalfeldmarschall.
* Ia hampir berhasil menyelamatkan pasukan Paulus di Stalingrad melalui Operasi Winter Storm Desember 1942-Januari 1943, tetapi Hitler menolak izin mundur; kemudian pada Februari-Maret 1943 ia melancarkan serangan balik terbesar Jerman di Front Timur (“Manstein’s Miracle”) yang merebut kembali Kharkov dan menghancurkan tiga pasukan Soviet.
* Putra sulungnya, Leutnant Gero von Manstein, gugur di Front Timur pada 29 Oktober 1942; Manstein menyebutnya sebagai “kejadian terburuk yang menimpaku secara pribadi sepanjang perang”.
* Ia muncul di sampul majalah Time edisi 10 Januari 1944 dengan judul yang memuji kemampuannya mundur secara teratur namun tetap efektif.
* Setelah perang ia ditangkap Inggris tahun 1945, bersaksi di Nuremberg 1946 (membantu membangun mitos “Wehrmacht bersih”), kemudian diadili di Hamburg 1949 atas sembilan tuduhan kejahatan perang (termasuk pelaksanaan Commissar Order dan perlakuan terhadap tawanan serta penduduk sipil); dijatuhi 18 tahun penjara yang kemudian diringankan menjadi 12 tahun, dibebaskan Mei 1953 setelah menjalani kurang dari empat tahun.
* Pada pertengahan 1950-an ia menjadi penasihat militer tidak resmi pemerintah Jerman Barat dan turut membantu pembentukan Bundeswehr; memoarnya “Verlorene Siege” (Lost Victories, 1955) menjadi salah satu buku strategi militer paling berpengaruh abad ke-20, meski banyak dikritik karena mengabaikan aspek etis dan kejahatan Nazi.
* Hingga akhir hayat ia tetap dihormati sebagai salah satu ahli strategi terbesar Jerman modern, meski kontroversi pascaperang terus menyertainya.
Sumber :
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/
https://en.wikipedia.org/
https://www.tracesofwar.com/
https://www.wehrmacht-history.com/
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html
https://forum.axishistory.com/
https://www.bundesarchiv.de/en/
https://books.google.com/ (termasuk “Erich von Manstein: Hitler’s Master Strategist” karya Benoit Lemay, “Lost Victories” karya Erich von Manstein sendiri, serta berbagai biografi Wehrmacht)
http://de.metapedia.org/
https://www.geni.com/
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300
https://www.unithistories.com/
Nama lengkap: Fritz Erich Georg Eduard von Lewinski (kemudian diadopsi menjadi Erich von Manstein)
Lahir: 24 November 1887 di Berlin (Kerajaan Prusia, Kekaisaran Jerman)
Meninggal: 9 Juni 1973 di Irschenhausen, Bavaria (Jerman Barat) karena stroke
Dikebumikan: Dorfmark, Bad Fallingbostel, Lower Saxony dengan upacara militer penuh
Istri: Jutta Sibylle von Loesch (menikah 1920, meninggal 1966)
Anak: Gisela (1921), Gero (1922-1942, gugur di Front Timur sebagai Leutnant), Rüdiger (1929)
Agama: Protestan
Nomor NSDAP: Tidak ada (bukan anggota partai)
Jabatan terakhir: Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd
Beförderungen (Promosi):
06.03.1906 Fahnenjunker (Kadett) di 3. Garde-Regiment zu Fuß
27.01.1907 Leutnant
19.06.1914 Oberleutnant
24.07.1915 Hauptmann
01.02.1927 Major
01.04.1932 Oberstleutnant
01.12.1933 Oberst
01.10.1936 Generalmajor
01.04.1938 Generalleutnant
01.06.1940 General der Infanterie
01.07.1942 Generalfeldmarschall
Karriere (Karir):
06.03.1906 Masuk tentara Kerajaan Prusia sebagai kadet
1914-1918 Bertugas di Front Barat dan Timur pada Perang Dunia I (termasuk pertempuran Namur, Masurian Lakes, Verdun, Somme; menjadi Stabschef 4. Kavallerie-Division dan 213. Infanterie-Division)
1919-1920 Sukarelawan Frontier Defence Force di Breslau
1921 Komandan kompi di 5. Preußisches Infanterie-Regiment
1927-1934 Staf Umum Kementerian Reichswehr di Berlin (merancang rencana mobilisasi)
1934 Kepala Staf Divisi ke-3 (Wehrkreis III) di bawah Erwin von Witzleben
01.07.1935 Kepala Operasi (Ia) di Staf Umum Angkatan Darat (OKH)
01.10.1936 Wakil Kepala Staf Umum (Oberquartiermeister I) di bawah Ludwig Beck
04.02.1938 Komandan 18. Infanterie-Division di Liegnitz
18.08.1939 Kepala Staf Heeresgruppe Süd di bawah Gerd von Rundstedt (invasi Polandia)
Oktober 1940 Komandan XXXVIII. Armeekorps
15.03.1941 Komandan LVI. Panzerkorps (untuk Operasi Barbarossa)
12.09.1941 Komandan 11. Armee (Penaklukan Krimea dan Sevastopol)
21.11.1942 Oberbefehlshaber Heeresgruppe Don (upaya penyelamatan Stalingrad melalui Operasi Winter Storm)
12.02.1943 Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd (serangan balik Kharkov dan Kursk)
30.03.1944 Diberhentikan oleh Hitler
Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
1914 Eisernes Kreuz II. Klasse
1914 Eisernes Kreuz I. Klasse
Ritterkreuz des Königlich Preußischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern
Ritterkreuz des Friedrichs-Ordens mit Schwertern
Hamburgisches Hanseatenkreuz
Ehrenkreuz des Weltkrieges 1914/1918
16.09.1939 1939 Spange zum Eisernen Kreuz II. Klasse
21.09.1939 1939 Spange zum Eisernen Kreuz I. Klasse
19.07.1940 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (sebagai General der Infanterie, Kommandierender General XXXVIII. Armeekorps)
25.11.1941 Ordinul Mihai Viteazul Kelas III (Rumania)
14.03.1943 Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (No. 209, sebagai Generalfeldmarschall, Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd – atas serangan balik Kharkov)
24.11.1943 Krimschild in Gold
30.03.1944 Schwerter zum Eichenlaub des Ritterkreuzes des Eisernen Kreuzes (No. 59, sebagai Generalfeldmarschall, Oberbefehlshaber Heeresgruppe Süd – atas pertempuran mundur dari Donets ke perbatasan Polandia)
Dienstauszeichnung der Wehrmacht berbagai kelas (4, 12, 18, 25 tahun dinas)
Aufzeichnungen (Catatan):
* Erich von Manstein lahir dengan nama von Lewinski tetapi diadopsi sejak bayi oleh paman dan bibi yang tidak punya anak, sehingga mengambil nama keluarga von Manstein yang juga berasal dari keluarga militer Prusia terkemuka (kakek angkatnya memimpin korps pada Perang Prancis-Prusia 1870-1871).
* Ia termasuk salah satu perwira Reichswehr yang berani menentang “Aryan Paragraph” tahun 1934 dan mengirim memo protes kepada Jenderal Beck, meski akhirnya tidak mengubah kebijakan.
* Rencana serangan melalui Ardennes (Sichelschnitt atau “Manstein Plan”) yang ia usulkan pada Februari 1940 awalnya ditolak OKH, tetapi setelah ia presentasikan langsung kepada Hitler, rencana itu diadopsi dan menjadi kunci kemenangan kilat atas Prancis dalam hanya enam minggu pada Mei-Juni 1940.
* Pada Operasi Barbarossa ia memimpin LVI. Panzerkorps yang maju 480 km dalam 17 hari dan hampir mencapai Leningrad; kemudian memimpin 11. Armee merebut Krimea, menawan lebih dari 400.000 tentara Soviet, dan menaklukkan benteng Sevastopol dengan artileri super berat pada Juli 1942 – prestasi yang langsung membuat Hitler mempromosikannya menjadi Generalfeldmarschall.
* Ia hampir berhasil menyelamatkan pasukan Paulus di Stalingrad melalui Operasi Winter Storm Desember 1942-Januari 1943, tetapi Hitler menolak izin mundur; kemudian pada Februari-Maret 1943 ia melancarkan serangan balik terbesar Jerman di Front Timur (“Manstein’s Miracle”) yang merebut kembali Kharkov dan menghancurkan tiga pasukan Soviet.
* Putra sulungnya, Leutnant Gero von Manstein, gugur di Front Timur pada 29 Oktober 1942; Manstein menyebutnya sebagai “kejadian terburuk yang menimpaku secara pribadi sepanjang perang”.
* Ia muncul di sampul majalah Time edisi 10 Januari 1944 dengan judul yang memuji kemampuannya mundur secara teratur namun tetap efektif.
* Setelah perang ia ditangkap Inggris tahun 1945, bersaksi di Nuremberg 1946 (membantu membangun mitos “Wehrmacht bersih”), kemudian diadili di Hamburg 1949 atas sembilan tuduhan kejahatan perang (termasuk pelaksanaan Commissar Order dan perlakuan terhadap tawanan serta penduduk sipil); dijatuhi 18 tahun penjara yang kemudian diringankan menjadi 12 tahun, dibebaskan Mei 1953 setelah menjalani kurang dari empat tahun.
* Pada pertengahan 1950-an ia menjadi penasihat militer tidak resmi pemerintah Jerman Barat dan turut membantu pembentukan Bundeswehr; memoarnya “Verlorene Siege” (Lost Victories, 1955) menjadi salah satu buku strategi militer paling berpengaruh abad ke-20, meski banyak dikritik karena mengabaikan aspek etis dan kejahatan Nazi.
* Hingga akhir hayat ia tetap dihormati sebagai salah satu ahli strategi terbesar Jerman modern, meski kontroversi pascaperang terus menyertainya.
Sumber :
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/
https://en.wikipedia.org/
https://www.tracesofwar.com/
https://www.wehrmacht-history.com/
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html
https://forum.axishistory.com/
https://www.bundesarchiv.de/en/
https://books.google.com/ (termasuk “Erich von Manstein: Hitler’s Master Strategist” karya Benoit Lemay, “Lost Victories” karya Erich von Manstein sendiri, serta berbagai biografi Wehrmacht)
http://de.metapedia.org/
https://www.geni.com/
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300
https://www.unithistories.com/

No comments:
Post a Comment