Wednesday, March 30, 2011

Daftar Peraih Ritterkreuz Dalam Pertempuran Narvik

Oakleaves/Eichenlaub
Generalleutnant Eduard Dietl, Kommandierende General des Gebirgs Korps Norwegen, 19.07.1940 *peraih pertama medali Eichenlaub

Knight's Cross/Ritterkreuz
Heer
Generalleutnant Eduard Dietl, Kdr. 3 Geb.Div., 09.05.1940
Oberstleutnant August Sorko Kommand.II/GebJgRgt137, 20.06.40
Oberstleutnant Wolf Hagemann, Kdr. III./GJR 139, 04.09.1940
Major Arthur Haussels, Kdr. II./GJR 139, 04.09.1940
Lt. Hans Rohr, 7./GJR 139, 20.06.1940
Major Hans von Schlebrügge, Kdr. 1./GJR 139, 20.05.1940
Hauptm. Viktor Schönbeck, Chef 13./GJR 139, 20.06.1940
Major Ludwig Stautner, Kdr. I./GJR 139, 20.06.1940
Oberst Alois Windisch, Kdr. GJR 139, 20.06.1940

Kriegsmarine
Fregattenkapitän Fritz Berger, Chef 1. Zerstörerflotille, 04.08.1940
Kapitän zur See Erich Bey, Chef. 4.Zerstörerflotille, 09.05.1940
Kommodore Friedrich Bonte, Führer der Zerstörer und Führer der Gruppe Narvik, 17.10.1940
Korvettenkapitän Hans Erdmenger, Kmdt. "Wilhelm Heidkamp", 03.11.1940
Korvettenkapitän Eduard Wolff, Kmdt. "Georg Thiele", 04.08.1940

* * * *

Berhubung pertempuran Narvik pada intinya merupakan kerjasama antara Heer dengan Kriegsmarine, maka tidak tercatat adanya peraih Ritterkreuz dari Luftwaffe atau SS, meskipun ada juga yang meraih medali ini dalam operasi lain yang mendukung pendaratan tentara Jerman di Narvik (Norwegia). Daftarnya adalah sebagai berikut: 1. Major Anton Holzinger, Kdr. I./Geb.Jg.Rgt. 138, 11.01.1941, mungkin untuk operasi "Wildente" 2. Major Martin Harlinghausen (Luftwaffe), perwira staff untuk staff jenderal Korps Udara X. Dia dianugerahi Ritterkreuz tanggal 4 Mei 1940 setelah melakukan misi penerbangan yang berhasil untuk mendukung operasi di Narvik. Menariknya, ada dua orang yang seharusnya mendapatkan Ritterkreuz dalam operasi Narvik tapi kemudian tidak mendapatkannya karena perbuatan mereka sendiri! Mereka adalah Bernhard von Lossberg dan Alfred Jodl. Yang pertama tidak menyampaikan pesan OKW ke Narvik yang memerintahkan pasukan pendudukan Jerman meninggalkan Narvik menuju ke Swedia (berbahaya untuk karirnya). Yang kedua malah memerintahkan grup Narvik untuk tetap disana dan melakukan pertempuran penghabisan. Kedua peristiwa ini terjadi di hari yang sama, tanggal 17 April 1940. Sumbernya adalah buku "Weserübung" karya Walther Hubatsch.


 
Konteradmiral Erich Bey (23 Maret 1898 - 26 Desember 1943) bergabung dengan Kaiserliche Marine pada tanggal 13 Juni 1916 sewaktu berlangsungnya Perang Dunia I. Dari pertama dia sudah bertugas di unit kapal penghancur alias Zerstörer / Destroyer. Setelah perang usai, Bey melanjutkan karirnya di Reichsmarine dan kemudian Kriegsmarine. Saat Perang Dunia II pecah, dia sudah berpangkat Fregattenkapitän alias Letkol Laut. Dalam pertempuran laut di sekitar Narvik (Norwegia) menghadapi Angkatan Laut Inggris, Bey menunjukkan kualitasnya saat dia memimpin beberapa kapal penghancur dalam aksi berani menerobos kepungan musuh. Bey kemudian dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 9 Mei 1940 sebagai Kapitän zur See dan Chef 4. Zerstörer-Flottille. Dia kemudian diserahi tugas untuk memimpin "layar pelindung" kapal-kapal penghancur Jerman yang bertugas untuk menemani barisan kapal perangnya dalam apa yang dinamakan sebagai "Channel Dash" (Penerobosan Selat), bulan Februari 1942. Bey dipromosikan menjadi Konteradmiral pada Hari Natal tanggal 25 Desember 1943. Pada keesokan harinya, dia gugur saat kapal Scharnhorst yang ditumpanginya ditenggelamkan oleh hujan tembakan meriam dan torpedo Inggris. Dari 1.968 orang awaknya, hanya 36 orang yang berhasil diselamatkan, tanpa satupun perwira di dalamnya! Medali dan penghargaan lain yang diterima oleh Konteradmiral Erich Bey: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse; Hamburgisches Hanseatenkreuz; Königlich Preußische Rettungsmedaille am Bande; Ehrenkreuz für Frontkämpfer; Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV. bis II. Klasse; Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938; Medaille zur Erinnerung an die Heimkehr des Memellandes; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (16 Oktober 1939); 1939 Eisernes Kreuz I.Klasse (20 November 1939); Zerstörer-Kriegsabzeichen (Oktober 1940); serta Narvikschild (1940). Namanya juga disebutkan dalam Wehrmachtbericht edisi 27 Desember 1943


Sumber :

Buku "On the Field of Honor" oleh John R. Angolia

Daftar 1 Orang Kommodore Kriegsmarine (Komodor Angkatan Laut Nazi Jerman)

Friedrich Bonte (19 Oktober 1896 - 10 April 1940)
Kommodore (1 November 1939)
Medali tertinggi: Ritterkreuz (17 Oktober 1940)


Sumber :
www.wehrmacht-awards.com

Säbel (Pedang) Wehrmacht dan NSDAP

HEER


Generalfeldmarschall Walther von Brauchitsch



Generalmajor Eckhard von Geyso (25 Mei 1891 - 16 Juli 1982)


 Oberleutnant Horst Hain (22 Februari 1920 - 26 Mei 1994) memulai karirnya di RAD (Reichsarbeitsdienst) sebelum masuk Wehrmacht. Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 28 Maret 1945 sebagai Oberleutnant dan Chef 3.Kompanie / Panzer-Aufklärungs-Abteilung 23 / 23.Panzer-Division / III.Panzerkorps / 6.Armee / Heeresgruppe Süd. Divisinya menyerahkan diri pada pasukan Sekutu di akhir perang dan kebanyakan dari mereka tak lama kemudian dipulangkan kembali beberapa bulan setelahnya. Hain lalu melanjutkan karirnya di Bundeswehr dan pensiun pada tanggal 31 Maret 1972 dengan pangkat Hauptmann. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: DRL Sportabzeichen; Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938; Eisernes Kreuz II.Klasse (15 Juni 1940) dan I.Klasse (22 Mei 1942); Verwundetenabzeichen in Schwarz (27 Juni 1940), in Silber (1 September 1944) dan in Gold (4 September 1944); Panzerkampfabzeichen in Bronze (22 November 1940), II.Stufe "25" (20 Februari 1945) dan III.Stufe "50" (22 Februari 1945); Deutsches Kreuz in Gold (5 April 1943); Ärmelband Kreta (28 Mei 1943); serta Nahkampfspange in Bronze (3 Mei 1944)


Generalfeldmarschall Ewald von Kleist



Hauptmann der Reserve Heinrich Lübke (14 Oktober 1894 - 6 April 1972). Nantinya menjadi Presiden Jerman Barat periode 13 September 1959 s/d 30 Juni 1969


Major der Reserve Karl Neuberg


Oberstleutnant Friedrich-Wilhelm Neumann (pangkat terakhir Generalleutnant) mengenakan schirmmütze totenkopf


General der Infanterie Eugen Ritter von Schobert berpose di depan kamera fotografer Hugo Jaeger selama berlangsungnya upacara penyambutan untuk para prajurit Legion Condor yang diadakan di Lustgarten, Berlin, pada tanggal 6 Juni 1939. Schobert adalah Kommandierender General VII. Armeekorps (Befehlshaber im Wehrkreis VII) periode 4 Februari 1938 - 31 Januari 1940, dan dalam foto ini dia memakai seragam parade Wehrmacht lengkap dengan baris medali serta pedang kehormatan


 Generalmajor Alois Weber


Seorang bintara Heer (Angkatan Darat) - yang juga merupakan calon perwira - berpose dalam sebuah foto studio di lokasi dan waktu yang tidak diketahui. Dia mengenakan topi bervisor yang dinamakan sebagai schirmmütze. Seragam yang dikenakannya adalah seragam khusus musim panas berwarna krem cerah, dengan schulterklappen (tanda pangkat bahu) yang menunjukkan pangkat Stabsfeldwebel (Sersan-Mayor). Di luar dari baris medali yang terpasang di dada atas, sebiji medali yang tersemat di seragamnya adalah Schleischer Adler (Silesian Eagle), yang menunjukkan bahwa pemakainya adalah bagian dari Freikorps Oberland yang berhasil memadamkan pemberontakan orang-orang keturunan Polandia di wilayah Silesia pada tahun 1919 s.d. 1921. Lengannya memegang pedang kehormatan perwira model Derfflinger buatan Firma Carl Eickhorn, yang mempunyai ciri khas gagang dengan kepala singa (versi lainnya adalah kepala panther atau merpati). Nama resmi dari pedang jenis ini adalah "Löwenkopf-Säbel für Offiziere mit Klingenwidmung Ehrendegen" (Kelewang Kepala Singa untuk Perwira dengan Bilah Pengabdian dari Pedang Kehormatan). Pada tahun 1930-an dan awal Perang Dunia II, setiap calon perwira Jerman (yang telah menyelesaikan pendidikan lanjutan mereka) mempunyai hak untuk membeli sebuah pedang pribadi berornamen khusus (selain dari pedang resmi yang telah diberikan dari sejak menjadi prajurit/bintara), yang nantinya bisa dipakai dalam momen-momen tertentu di luar tugas, seperti jalan-jalan, upacara, dan parade. Biasanya pedang jenis ini akan disesuaikan dengan seragam yang mereka pakai (dienstanzug atau paradeanzug).

-----------------------------------------------------------------

LUFTWAFFE

 Para perwira Luftwaffe memberi hormat militer dalam sebuah acara militer. Mereka semua mengenakan feldbinde (ikat pinggang parade) serta schwert für Offiziere (pedang perwira). Berdiri paling depan adalah General der Flieger z.V. Konrad Zander (9 Maret 1883 - 3 Februari 1947), mantan anggota Angkatan Laut Kekaisaran Jerman (1901-1934) yang kemudian meniti karir lanjutan di Luftwaffe (1934-1943). Zander pensiun dari kemiliteran pada tanggal 31 Maret 1943. Pada tanggal 2 Mei 1945 dia ditangkap oleh pasukan Soviet, dan meninggal dunia dalam status sebagai tawanan perang dua tahun kemudian. Medali dan penghargaan yang diraihnya: Königlich Preußisches Kronen-Orden IV.Klasse; Fürstlich Hohenzollernisches Ehrenkreuz III.Klasse; 1914 Eisernes Kreuz II. und I.Klasse; Ritterkreuz des Großherzoglich Mecklenburgischer Greifenorden; Großherzoglich Oldenburgisches Friedrich August-Kreuz II. und I.Klasse; Ritterkreuz des Königlich Preußischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern; Königlich Preußisches Dienstauszeichnungskreuz 1.Klasse; Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914-1918; Gemeinsames Flugzeugführer- und Beobachterabzeichen; Wehmacht (Luftwaffen)-Dienstauszeichnung IV. bis I.Klasse; serta Coroana Romaniei Order with swords Grand Cross class Rumania (24 Juni 1942)



Generalfeldmarschall Wolfram Freiherr von Richthofen (10 Oktober 1895 – 12 Juli 1945)


Generalleutnant Walther Wever dari Luftwaffe 


Perwira Luftwaffe dengan pedangnya

-----------------------------------------------------------------

SS UND POLIZEI

SS-Sturmbannführer Christian Bachmann (23 November 1919 - 15 Maret 1945) menjadi anggota Hitlerjugend periode 1 Maret 1933 - 12 April 1937 dan masuk SS-Totenkopf-Standarte Oberbayern di tanggal yang terakhir (nomor keanggotaan SS 316773). Setelah menjadi Stabsoffizier di III.Bataillons / SS-Totenkopf-Infanterie-Regiment 1, dia diserahi tanggungjawab sebagai komandan 11.Kompanie / SS-Panzergrenadier-Regiments 5 "Totenkopf". Atas prestasinya di medan pertempuran Bachmann dianugerahi Deutsches Kreuz in Gold tanggal 8 September 1943. Penempatan selanjutnya adalah sebagai Stabsoffizier 3. Panzer-Division "Totenkopf" (30 Juli 1944) dan Führer II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 5 "Totenkopf". Batalyonnya kemudian dikirimkan ke Budapest (Hungaria) tanggal 1 Januari 1945 dan berhasil memaksa pasukan Soviet (yang berusaha merebut Budapest) untuk mundur sampai beberapa kilometer. Atas prestasinya tersebut Bachmann dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 28 Februari 1945 sebagai SS-Hauptsturmführer dan Führer II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 5 "Totenkopf" / 3.SS-Panzer-Division "Totenkopf" / IV.SS-Armeekorps / 6.Armee / Heeresgruppe Süd. Dia terakhir terlihat tanggal 15 Maret 1945 (versi lain 13 Maret) di dekat wilayah Székesfehérvár/Stuhlweissenburg (Hungaria) dan dinyatakan hilang sejak saat itu. Secara anumerta pangkatnya dinaikkan menjadi SS-Sturmbannführer. Medali dan penghargaan lain yang diraihnya: Deutsches Reichssportabzeichen in Bronze; SA-Sportabzeichen in Bronze; Abzeichen der Deutschen Lebensrettungsgesellschaft- DLRG- in Bronze; Ehrendegen des Reichsführers-SS; Totenkopfring der SS; Eisernes Kreuz II.Klasse (20 Juni 1940) dan I.Klasse (1 Oktober 1941); Infanterie-Sturmabzeichen (23 Agustus 1941); Verwundetenabzeichen in Schwarz (1 November 1941) dan in Silber (9 September 1943); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (30 Oktober 1942); Nahkampspange in Bronze (9 Oktober 1943) dan in Silber (7 Desember 1943); serta Demjanskschild (31 Desember 1943)



SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Polizei Herbert Becker (13 Maret 1887 - 3 Januari 1974)



SS-Brigadeführer Dr.phil., Dr.iur. utr. Friedrich Wimmer (9 Juli 1897 - 2 Agustus 1965)



Sumber :
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
www.commons.wikimedia.org
www.danielsww2.com

www.forum.axishistory.com
www.huesken.com

www.ritterkreuztraeger-1939-45.de
www.wehrmacht-awards.com
www.weitze.com

Foto Belati (Borddolch/Ehrendolch)

HEER

Disini kita bisa melihat sederetan medali dan penghargaan yang telah diraih oleh Ritterkreuzträger Oberstleutnant Georg Briel selama karir militernya, juga sebuah belati dan sarungnya. Baris atas, dari kiri ke kanan: Dolch (belati), Deutsches Kreuz in Gold, Eisernes Kreuz II.Klasse, Wehrmacht-Dienstauszeichnung, Deutsches Schutzwall-Ehrenzeichen, Medaglia commemorativa della campagna italo-tedesca in Africa (Italia). Menyusur ke bawahnya: Eisernes Kreuz I.Klasse, Heeres-Flakabzeichen, Allgemeines-Sturmabzeichen, dan Verwundetenabzeichen in Schwarz. Paling kiri adalah Ärmelband "Afrika"


Belati milik Oberstleutnant Wilhelm Walther bersama dengan medali serta penghargaan yang pernah diraihnya



Pemilik dolch (belati) ini adalah Leutnant Ernst Eisenberg, mantan anggota RAD (Reichsarbeitsdienst) yang kemudian menjadi perwira di Wehrmacht. Setelah perang usai, dia dipenjarakan di Uni Soviet selama lebih dari empat tahun. Ketika akhirnya keluar dari penjara, Eisenberg pulang ke kampung halamannya di Dusseldorf dan kemudian meneruskan karirnya sebagai guru sekolah. Dia bertugas sebagai Bürgermeister (walikota) di Menden (Jerman) dari tahun 1979 s/d 1984. Dia dianugerahi medali Eisernes Kreuz II.Klasse pada tanggal 17 September 1943 saat bertugas di 3.Kompanie / Pionier-Bataillon 750 yang merupakan bagian dari 2. Panzerarmee. Medali lain yang diraihnya adalah Allgemeines-Sturmabzeichen


General der Kavallerie Franz Freiherr Kress von Kressenstein


 General der Artillerie Walther Lucht (26 Februari 1882 - 18 Maret 1949) adalah jenderal Jerman veteran Perang Dunia Pertama (1914-1918) dan Perang Saudara Spanyol (1936-1939) yang pernah memegang komando setingkat Divisi (292. Infanterie-Division, 87. Infanterie-Division, 336. Infanterie-Division), Korps (LXVI. Armeekorps, XIII. Armeekorps) dan Satuan Darat (11. Armee) dalam Perang Dunia II. Dia dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 30 Januari 1943, sebagai Generalleutnant dan Kommandeur 336. Infanterie-Division, sebagai penghargaan atas prestasinya dalam menahan pasukan Soviet yang berkekuatan jauh lebih besar dalam Pertempuran Sungai Chir di bulan Desember 1942. Pada tanggal 9 Januari 1945 Lucht mendapatkan tambahan Eichenlaub #691 untuk Ritterkreuz-nya, sebagai General der Artillerie dan Kommandierender General LXVI. Armeekorps, setelah pasukannya menawan 8.000 orang tentara Amerika dalam Ofensif Ardennes. Hal ini tercatat sebagai kekalahan kedua terbesar Amerika Serikat dalam Perang Dunia II setelah Pertempuran Bataan di tahun 1942! Medali dan penghargaan lain yang diterima oleh Lucht: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (14 Oktober 1914) und I.Klasse (19 Oktober 1915); Kaiserlich und königlich Österreichische Militärverdienstkreuz III.Klasse mit Kriegsdekoration; Hamburgisches Hanseatenkreuz; Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914-1918; Medalla de la Campaña de España 1936-1939; Cruz de Guerra de España; Spanienkreuz in Gold mit Schwertern (1939); Wehrmacht Dienstauszeichnung IV. bis I.Klasse; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (17 Mei 1940) und I.Klasse (23 Juni 1940); Magyar Érdemrend Lovagkeresztje, Commander Class (Hungaria); Ordine della Corona d’Italia, Commander Class (Italia); Medaille "Winterschlacht im Osten 1941/42" (Ostmedaille); serta Deutsches Kreuz in Gold (12 Maret 1942)



Generalmajor z.V. Friedrich von Mantey (5 Maret 1872 - 10 Oktober 1953)



Generalmajor Hermann Meyer-Rabingen (Kommandeur 197. Infanterie-Division) berbicara dengan seorang prajurit penunggang kuda selama berlangsungnya perhelatan "Reitturnier des Heeres" (Kompetisi Berkuda Angkatan Darat) yang diselenggarakan di Hindenburgpark, Ludwigshaven, Jerman, tahun 1941. Sebagai fotografernya adalah Kriegsberichter Carl Heinrich


kedua orang gadis kecil ini memakai schirmmütze (topi visor) dan knautschmütze (topi remas) Heer, tapi gadis tertua memegang belati SS atau SA (mungkin NPEA), sementara gadis yang lebih muda tampaknya memegang belati Reichsbahn atau bahkan belati DLV/NSFK model awal! Ini adalah dua tipe belati yang dilengkapi dengan bonggol dan tonjolan di gagangnya. Ayah mereka sendiri merupakan seorang perwira Heer yang berasal dari unit kavaleri


Dua orang perwira kavaleri. Mereka terlihat kembar!


Para anggota Heer

---------------------------------------------------------------------

 LUFTWAFFE


Generalleutnant Walter von Hippel (27 Mei 1897 - 29 November 1972)



General der Flakartillerie Dr.phil. Eugen Weissmann (19 November 1892 - 26 November 1951)


Seragam Luftwaffe awal


Contoh pemakaian Borddolch (belati Luftwaffe)



Seorang anggota Luftwaffe di pantai Scheveningen (Belanda)


Oberleutnant Luftwaffe



Beberapa foto yang memperlihatkan kombinasi belati Luftwaffe model pertama dan kedua

 ---------------------------------------------------------------------

KRIEGSMARINE
 
 
 Konteradmiral Erich Bey (23 Maret 1898 - 26 Desember 1943) bergabung dengan Kaiserliche Marine pada tanggal 13 Juni 1916 sewaktu berlangsungnya Perang Dunia I. Dari pertama dia sudah bertugas di unit kapal penghancur alias Zerstörer / Destroyer. Setelah perang usai, Bey melanjutkan karirnya di Reichsmarine dan kemudian Kriegsmarine. Saat Perang Dunia II pecah, dia sudah berpangkat Fregattenkapitän alias Letkol Laut. Dalam pertempuran laut di sekitar Narvik (Norwegia) menghadapi Angkatan Laut Inggris, Bey menunjukkan kualitasnya saat dia memimpin beberapa kapal penghancur dalam aksi berani menerobos kepungan musuh. Bey kemudian dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 9 Mei 1940 sebagai Kapitän zur See dan Chef 4. Zerstörer-Flottille. Dia kemudian diserahi tugas untuk memimpin "layar pelindung" kapal-kapal penghancur Jerman yang bertugas untuk menemani barisan kapal perangnya dalam apa yang dinamakan sebagai "Channel Dash" (Penerobosan Selat), bulan Februari 1942. Bey dipromosikan menjadi Konteradmiral pada Hari Natal tanggal 25 Desember 1943. Pada keesokan harinya, dia gugur saat kapal Scharnhorst yang ditumpanginya ditenggelamkan oleh hujan tembakan meriam dan torpedo Inggris. Dari 1.968 orang awaknya, hanya 36 orang yang berhasil diselamatkan, tanpa satupun perwira di dalamnya! Medali dan penghargaan lain yang diterima oleh Konteradmiral Erich Bey: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse; Hamburgisches Hanseatenkreuz; Königlich Preußische Rettungsmedaille am Bande; Ehrenkreuz für Frontkämpfer; Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV. bis II. Klasse; Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938; Medaille zur Erinnerung an die Heimkehr des Memellandes; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (16 Oktober 1939); 1939 Eisernes Kreuz I.Klasse (20 November 1939); Zerstörer-Kriegsabzeichen (Oktober 1940); serta Narvikschild (1940). Namanya juga disebutkan dalam Wehrmachtbericht edisi 27 Desember 1943



Generaladmiral Wilhelm Marschall (30 September 1886 - 20 Maret 1976)


Korvettenkapitän Erich Topp dianugerahi Schwerter zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub #11 dari tangan Adolf Hitler langsung pada tanggal 25 Oktober 1943 di Führerhauptquartier Wolffschanze. Selain medali, dalam upacara tersebut Erich Topp juga menerima Ehrendolch (belati kehormatan). Disini tampak Topp (kiri) dan para perwira Kriegsmarine mengagumi Ehrendolch yang baru saja dianugerahkan kepadanya. Sayangnya, Ehrendolch yang mempunyai ukiran "Der Ubootsieger. Raeder 17.08.1942" (Pemenang U-boat. Raeder. 17 Agustus 1942) tersebut dicuri dari rumah kediaman Topp pada tahun 1999! Terdapat beberapa keterangan yang saling bertolakbelakang mengenai telah berapa kali belati kehormatan diberikan, yang jelas antara 12 s/d 16 kali. Juga tidak selalu belati ini diberikan berbarengan waktunya dengan upacara penganugerahan medali yang menyertainya


Großadmiral Karl Dönitz berjabatan tangan dengan Konteradmiral Erich Bey, September 1943 

---------------------------------------------------------------------

SS UND POLIZEI

 SS-Gruppenführer Alfred Rodenbücher (29 September 1900 - 29 Maret 1980) mempunyai jenjang karir yang unik dimana dia, yang notabene telah menjadi jenderal SS dari tahun 1934, kemudian berkiprah sebagai perwira Kriegsmarine di masa Perang Dunia II dengan pangkat akhir Korvettenkapitän der Reserve (setingkat Mayor)! Di tahun 1920-an dia memang sempat masuk Reichsmarine, tapi kemudian memilih untuk diberhentikan dan melanjutkan karirnya di Allgemeine-SS tahun 1931. Masuknya dia kembali di Angkatan Laut pun terjadi setelah konflik dengan Gauleiter Münich Adolf Wagner mengenai masalah perebutan wilayah. Dalam foto di atas Rodenbücher mengenakan ärmelstreifen SS-Sammelstelle yang berlokasi di Dachau di lengannya, sementara di seragamnya terpasang Abzeichen des SA-Treffens Braunschweig 1931. Yang menarik adalah belati yang tersampir di pinggangnya, sebuah belati standar SS untuk perwira rendah dengan klip lipat biasa dan bukannya yang berantai seperti seharusnya dipakai oleh perwira tinggi!



Upacara penganugerahan medali III.SS-Panzer-Korps di Sillamäe (Estonia) untuk para peraih Ritterkreuz tertanggal 23 Agustus 1944 yang diadakan awal September 1944. Ini adalah SS-Oberscharführer Günther Mierwald yang bertugas sebagai Nachrichten offizier (perwira sinyal) di III.SS-Panzer-Korps dan merupakan orang yang mengambil kebanyakan foto dalam upacara ini. Uniknya, dalam dua foto di atas Mierwald memakai dua "pisau" yang berbeda: SS Dienstdolch M36 di foto pertama, serta pedang Polizei dan bukannya pedang SS di foto kedua!


 SS-Sturmbannführer Karl Rohmann (7 Januari 1898 - 15 Oktober 1940) tercatat sebagai Ajudan dari 72. SS-Standarte pada tahun 1932 dengan pangkat SS-Scharführer. Dia dipromosikan menjadi SS-Untersturmführer pada tanggal 9 November 1934. Rohmann kemudian menjadi Führer I.Sturmbann / 82.SS-Standarte. Sturmbann (setingkat batalyon) yang dipimpinnya mengepalai empat Sturm (setingkat kompi). Dia mempunyai nomor keanggotaan SS 44 612 dan NSDAP 423 949. Rohmann meninggal dunia di rumah sakit Bielefeld, Jerman, pada bulan Oktober 1940 akibat luka-luka parah yang dideritanya beberapa bulan sebelumnya (setidaknya dia sudah dirawat di rumah sakit dari bulan Maret 1940!). Medali dan penghargaan yang diterimanya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse; Kriegerehrenzeichen in Eisen 1917; SA-Sportabzeichen; SS-Totenkopfring (30 Januari 1936); serta Verwundetenabzeichen in Silber (1940)

---------------------------------------------------------------------

NSDAP


Belati NSFK (sebelah kanan)


Anggota RLB yang juga veteran Perang Dunia Pertama. Tampaknya aki-aki ini lumayan moncer juga dalam perang tersebut, yang terlihat dari sederetan medali yang dia pakai plus Verwundetenabzeichen versi PD1. Dia juga memakai ikat pinggang khusus yang biasanya dipakai saat parade atau acara-acara non-militer. Namanya adalah feldbinde. BTW, lambang elangnya adalah lambang elang RLB versi awal, sementara untuk belatinya sendiri, dia mengenakan belati perwira RLB model pertama. Jadinya, ini adalah suatu foto yang langka yang memajang belati yang juga langka!


Belati DRK (Deutsches Rote Kreuzes)



Komandan Postschutz dengan belatinya. Anehnya, walaupun jelas-jelas bapak di atas memakai seragam, elang lengan dan ikat pinggang Postschutz, tapi belatinya bukanlah belati yang biasa dipakai oleh seorang pejabat Postschutz, dimana tidak terdapat cantelan di tengah sarung belati dan gantungannya pun bukan berbentuk rantai. Satu-satunya jenis belati yang mirip dengan di atas (tanpa gantungan rantai dan dua ring di sarung) adalah belati bintara RLB (Reichsluftschutzbund). Kalau tidak percaya, bandingkan saja dengan foto INI!


Perwira RAD. Tampaknya dia mempunyai Golden NSDAP Badge dan pita Blutorden!


Anggota NSKK (Korps Motor Nasional-Sosialis)


Seorang anggota SA berwajah cool (atau serem?) dengan belati di ikat pinggangnya



Sumber :
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
Foto koleksi pribadi Akira Takiguchi
www.audiovis.nac.gov.pl
www.danielsww2.com

www.forum.axishistory.com
www.kegans-militaria.webstarts.com
www.topratedseller.com

www.u552.de
www.wehrmacht-awards.com