Sunday, June 29, 2025

Cuplikan Terbaik Film '1864' (2014)


"1864" (2014) adalah sebuah film seri drama sejarah asal Denmark yang disutradarai oleh Ole Bornedal. Serial ini terdiri dari 8 episode dan diproduksi oleh DR (Danish Broadcasting Corporation).

"1864" menceritakan tentang Perang Schleswig Kedua antara Denmark melawan Prusia dan Austria yang terjadi pada tahun 1864. Fokus cerita ada pada dua bersaudara Denmark, Laust dan Peter, yang berjuang dalam perang tersebut. Selain menggambarkan pertempuran berdarah, serial ini juga mengeksplorasi kisah cinta segitiga, politik Denmark saat itu, serta penderitaan rakyat sipil akibat perang.



PENGHINAAN JENDERAL DENMARK PADA UTUSAN PRUSIA


LATIHAN MENEMBAK ARTILERI


KAPTEN MENINGGAL TIBA-TIBA SAAT MARS MILITER


JENDERAL VON WRANGEL DAN PRINZ FRIEDRICH-KARL


PASUKAN DENMARK TIBA DI BENTENG DANEVIRKE


PERTEMPURAN PERTAMA DENMARK VS PRUSIA


RAJA DAN PERDANA MENTERI DENMARK MENGINSPEKSI BENTENG DANEVIRKE


SI PIKUN VON WRANGEL DIGANTIKAN OLEH VON MOLTKE


KEPUTUSAN MENGEVAKUASI DANEVIRKE

Cuplikan Terbaik Film 'Heaven And Earth' (1990)


Heaven and Earth (1990) adalah film epik samurai asal Jepang yang disutradarai oleh Haruki Kadokawa. Film ini berlatar abad ke-16 pada masa Sengoku Jidai, periode penuh peperangan antar klan di Jepang.

Film ini mengisahkan tentang konflik besar antara dua panglima perang legendaris Jepang, Uesugi Kenshin dan Takeda Shingen, yang saling bersaing untuk menguasai provinsi Kai dan Echigo. Cerita berfokus pada taktik perang, nilai kehormatan, dan kode bushido para samurai dalam salah satu peperangan paling terkenal dalam sejarah Jepang, yaitu Pertempuran Kawanakajima.


UESUGI KENSHIN MENGHUKUM JENDERALNYA YANG BERKHIANAT


DUEL SENAPAN DI KAWANAKAJIMA


DUEL TAKEDA SHINGEN VS UESUGI KENSHIN

Saturday, June 28, 2025

Klip-Klip Terbaik film Perang dan Sejarah

 FILM NAZI JERMAN

  1. 1944 (2015)
  2. April 9th (2015)
  3. Das Boot (1981)
  4. Downfall (2004)
  5. Enemy at the Gates (2001)
  6. Fury (2014)
  7. Nuremberg (2025)
  8. Saving Private Ryan (1998)
  9. Stalingrad (1993)
  10. The Brest Fortress (2010)
  11. The Tiger (2025)
  12. Valkyrie (2008)

--------------------------------------------------------------------------

FILM PERANG DUNIA I

  1. Gallipoli (1981)

--------------------------------------------------------------------------

FILM ERA PRUSIA DAN KEKAISARAN JERMAN

  1. 1864 (2014)

--------------------------------------------------------------------------

FILM SEJARAH INDONESIA

  1. Tjoet Nja' Dhien (1988)

--------------------------------------------------------------------------

FILM SEJARAH ISLAM

  1. Lion of the Desert (1980)
  2. The Message (1976)

--------------------------------------------------------------------------

FILM PERANG NAPOLEON

  1. French Revolution (1989)
  2. Master and Commander: The Far Side of the World (2003)
  3. Waterloo (1970)

--------------------------------------------------------------------------

FILM PERANG VIETNAM

  1. Hamburger Hill (1987)

--------------------------------------------------------------------------

FILM PERANG KEMERDEKAAN AMERIKA SERIKAT

  1. Revolution (1985)
  2. The Patriot (2000)

--------------------------------------------------------------------------

FILM SAMURAI

  1. Heaven and Earth (1990)

 --------------------------------------------------------------------------

FILM RED COAT INGGRIS

  1. Revolution (1985)
  2. The Patriot (2000)

--------------------------------------------------------------------------

FILM PERANG LAUT

  1. Master and Commander: The Far Side of the World (2003)

Cuplikan Terbaik Film 'Enemy at the Gates' (2001)


Enemy at the Gates adalah film perang produksi tahun 2001 yang disutradarai oleh Jean-Jacques Annaud. Film ini mengambil setting Pertempuran Stalingrad selama Perang Dunia II, antara pasukan Jerman Nazi dan Uni Soviet.

Film ini berfokus pada duel antara penembak jitu Soviet terkenal, Vasily Zaitsev (diperankan oleh Jude Law), melawan penembak jitu Jerman, Mayor Erwin König (diperankan oleh Ed Harris). Selain konflik militer, film ini juga menampilkan elemen drama romantis antara Vasily dan Tania Chernova (diperankan oleh Rachel Weisz), serta manipulasi propaganda Soviet yang dipimpin oleh Danilov (Joseph Fiennes).



TIBA DI STALINGRAD


MENYEBERANGI SUNGAI VOLGA


PEMBANTAIAN TENTARA RUSIA


AKSI SNIPER PERTAMA ZEITSEV


NIKITA KRUSCHEV


MAYOR KÖNIG TIBA DI STALINGRAD


DUEL PERTAMA ZEITSEV VS KÖNIG


DUEL KEDUA ZEITSEV VS KÖNIG


DUEL KETIGA ZEITSEV VS KÖNIG


DUEL KEEMPAT ZEITSEV VS KÖNIG


KEMATIAN MAYOR KÖNIG

Sunday, June 8, 2025

Monolog Erwin Rommel tentang Petualangannya di Afrika (Oktober 1942)

Generalfeldmarschall Erwin Rommel adalah Jenderal Jerman yang paling terkenal dalam Perang Dunia II. Dikenal karena kepemimpinannya yang berani dan agresif, namanya melambung setelah memimpin dengan brilian pasukan Jerman di Afrika Utara yang maju hingga ke El-Alamein, sehingga membuatnya terkenal tak hanya di Jerman, tetapi juga di antara musuhnya, dan yang membuat ia diberi julukan “Rubah Gurun”.

Karena ia sangat populer, baik di Jerman maupun di antara negara-negara netral dan bahkan musuh, ia sering ditampilkan dalam propaganda, seperti berita dan artikel surat kabar.

Cuplikan berikut ini berasal dari sebuah wawancara yang difilmkan pada bulan Oktober 1942, saat Rommel pulang ke Jerman, di mana ia menceritakan jalannya operasi militer di Afrika Utara dari bulan April 1941 hingga Januari 1942.

Dalam wawancara tersebut, berkali-kali Rommel membesar-besarkan kerugian musuh dan mengecilkan kerugian Poros, untuk alasan propaganda.


Sumber :
Bundesarchiv via German WWII Archive

Saturday, June 7, 2025

Film Berwarna dari Front Oder, Februari-Maret 1945

Ini adalah kumpulan klip-klip berwarna yang diambil oleh juru kamera propaganda Jerman, Gerhard Garms, di kepala jembatan Zehden yang terletak di tepi kanan Sungai Oder, 25 km sebelah selatan kota Zehden di Pomerania selatan, yang dibuat pada bulan Februari 1945.

Video ini menunjukkan unit-unit dari 1. Marine-Infanterie-Division (Divisi Infanteri Laut Pertama), salah satu dari enam divisi tempur-darat Kriegsmarine (Angkatan Laut Jerman) yang dibentuk antara bulan Februari dan Maret 1945, dalam sebuah upaya putus asa untuk menambal korban besar manusia yang diderita di akhir perang.

Rekaman itu juga menunjukkan senjata artileri dan senapan mesin Soviet yang berhasil dirampas, serta senjata anti-pesawat berat, yang kemungkinan besar adalah milik dari schwere Flak-Abteilung 326 (Detasemen Senjata Anti-Pesawat Berat 326).
 
Terakhir, rekaman ini menunjukkan artileri swagerak StuG 42 dan StuG III dari Sturmgeschütz-Brigade 210 (Brigade Artileri Serbu 210).

Rekaman ini kemungkinan besar diambil antara tanggal 24 Februari s/d 4 Maret 1945, saat 1. Marine-Infanterie-Division dan Sturmgeschütz-Brigade 210 dialihtugaskan dari kepala jembatan dan diganti dengan sebuah grup tempur SS.



Sumber :
Bundesarchiv via German WWII Archive

"Die Gruppe als Spähtrupp" - Video Pelatihan Pasukan Pengintai Wehrmacht (1942-43)

 

Seperti sebagian besar militer lainnya dalam Perang Dunia II, Wehrmacht (Angkatan Bersenjata Jerman) secara ekstensif menggunakan film untuk pelatihan pasukan mereka.

Lebih dari 500 film pelatihan diproduksi sebelum dan selama perang, untuk semua jenis unit dan situasi yang berbeda. Termasuk di antaranya adalah film tentang pengaturan posisi pertahanan, melawan tank musuh dalam pertempuran jarak dekat, dan menerapkan kamuflase dengan benar. Selain itu ada juga topik-topik yang lebih umum, seperti cara menggunakan kompas dengan baik dan benar, tutorial mendirikan pos komando, atau instruksi baris-berbaris dengan benar.

Beberapa film juga membahas topik-topik yang lebih rumit, seperti cara menghitung jarak tembak atau sudut tembak secara matematis, atau petunjuk teknis untuk para insinyur serta ahli radio.

Video berikut ini, yang berjudul "Die Gruppe als Spähtrupp" (Grup sebagai Pasukan Pengintai), menampilkan bagaimana sebuah kelompok infanteri kecil bertindak sebagai pasukan pengintai, yang melakukan tugas mereka sebagai satuan pelopor di depan kompi.

Film ini menampilkan pula cara-cara melakukan misi pengintaian, cara bergerak dengan benar melalui medan yang tidak dikenal, cara membagi pasukan dan memberikan perintah, serta cara melakukan pertempuran dan melepaskan diri dari musuh.

Film ini menggunakan rekaman nyata dan gambar serta peta taktis untuk menjelaskan bagaimana pasukan bergerak.

Di bagian akhir, film ini menyajikan empat pertanyaan kepada pemirsa, untuk memeriksa apakah isi film telah dipahami dengan baik.



Sumber :
Bundesarchiv via German WWII Archive

Sunday, May 25, 2025

Tempat Bersantai Prajurit di Garis Belakang (1944)

Klip ini menampilkan tentara Jerman yang mengambil cuti rekreasi di Front Timur, sebuah alternatif saat pulang ke kampung halaman terlalu jauh dan terlalu sebentar. Disini diperlihatkan pula peta animasi di utara Front Timur, dari Narva ke Jassy. Jeda pertempuran menjelang Operasi Bagration (Juli 1944) memungkinkan sebagian tentara Jerman untuk meninggalkan parit selama beberapa hari dan bersantai di Kamp Relaksasi di belakang garis pertempuran. Fasilitas di kamp kabin kayu termasuk sauna, kamar mandi, tukang cukur, makanan lezat dan hangat yang disajikan oleh para gadis (orang Rusia?), hingga Komandan Divisi Generalmajor Alexander Conrady (36. Infanterie-Division) yang menyempatkan diri untuk makan bersama dengan anak buahnya. Selain itu, ada pula adegan pembagian ransum tambahan dan berbagai pertunjukan hiburan yang diadakan di ruang terbuka dengan pemain trapeze, penari (yang dipantau oleh seorang tentara melalui periskop artileri), dan pesepeda sekaligus pesulap.



Sumber :
Die Deutsche Wochenschau No.720 - 21 Juni 1944
Bundesarchiv via XX History Footage

Pidato Menteri Vichy Prancis di Berlin (1944)

Philippe Henriot berpidato di hadapan para pekerja Prancis di Berlin, 6 Juni 1944. Menteri Informasi Prancis ini memasuki aula dan menyampaikan pidato secara langsung di hadapan ribuan hadirin, yang diakhiri dengan seruan kolaborasi antara Prancis dan Jerman: “Anda akan mengerti, seperti yang saya rasakan, akan betapa mengharukan, menyedihkan dan mustahilnya hal ini (sambil menunjuk pada bendera Tricolore Prancis dan swastika yang berdampingan di latar belakang). Pada tahun 1940, apakah Anda akan mengira hal ini mungkin terjadi?” Henriot juga mengatakan kepada para tahanan Prancis bahwa mereka sudah pulang ke rumah masing-masing dari jauh-jauh hari andai saja "para jenderal pengkhianat itu" menepati janji mereka. Dia berterima kasih kepada “kepala negara Jerman, Adolf Hitler, yang memimpin perang salib Eropa melawan Bolsewisme”; beberapa penonton bertepuk tangan, sementara yang lain terlihat diam tanpa ekspresi.



Sumber :
Die Deutsche Wochenschau No.720 - 21 Juni 1944
Bundesarchiv via XX History Footage

Pertempuran Di Utara Kota Roma (1944)

Pada bulan Juni 1944, pasukan Jerman mampu menahan gerak maju Sekutu di utara Roma dengan menggunakan serangkaian garis pertahanan yang kuat dan dibantu oleh kondisi medan yang menguntungkan pasukan yang bertahan. Dalam kancah pertempuran ini, pihak Sekutu menghadapi Garis Gustav, sebuah posisi yang dibentengi dengan kuat yang membentang dari wilayah pantai ke Apennines, termasuk Monte Cassino. Garis ini, dan pertahanan Jerman lainnya seperti garis Volturno dan Barbara, memaksa Sekutu untuk melakukan kampanye militer yang berkepanjangan, mahal dan menimbulkan korban besar.



Sumber :
Die Deutsche Wochenschau No.720 - 21 Juni 1944
Bundesarchiv via XX History Footage

Serangan Balik Jerman di Normandia (1944)

Adegan dari "Die Deutsche Wochenschau" (Berita Mingguan Jerman) ini menampilkan dua orang Ritterkreuzträger dari Panzer-Lehr-Division di Front Normanda, bulan Juni 1944. Dari kiri ke kanan: Major Joachim Barth (Kommandeur Panzerjäger-Lehr-Abteilung 130) dan Oberst Georg Scholze (Kommandeur Panzergrenadier-Lehr-Regiment 901).


Sumber :
Die Deutsche Wochenschau No.720 - 21 Juni 1944
Bundesarchiv via XX History Footage

Upacara Ritterkreuz untuk Heinrich Hoffmann dan Victor Rall dari Kriegsmarine


Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Korvettenkapitän Heinrich Hoffmann (Chef 5. Torpedobootsflottille) dan Korvettenkapitän der Reserve Dr.-ing.Victor Rall (Chef 15. Vorpostenflottille) dari Kriegsmarine.

Kutipan artikel di surat kabar ini merupakan penghormatan tertulis terhadap aksi Ritterkreuz Heinrich Hoffmann: “Sejak awal Invasi Normandia, Korvettenkapitän Hoffmann dan unitnya hadir dalam pertempuran melawan armada sekutu dari satu malam ke malam berikutnya, di perairan yang dijaga ketat oleh formasi angkatan laut musuh yang kuat. ia memimpin kapalnya dengan penuh keberanian dan perhitungan. Berkat tekadnya yang kuat dan kemampuan para pelautnya yang luar biasa, dia mampu mengatasi setiap kesulitan dan melakukan beberapa serangan yang berhasil dengan unitnya. Setidaknya 3 kapal perusak musuh ditorpedo selama misi-misi ini, di mana satu di antaranya hampir dipastikan tenggelam.”

Artikel pers berikut (tertanggal 10 Juni 1944) menjelaskan mengapa Rall menerima Ritterkreuz: “Führer menganugerahkan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes kepada Korvettenkapitän d.R. Viktor Rall, komandan VP-Flotille di front Invasi, atas keberaniannya dalam pertempuran melawan armada pendaratan musuh. Korvettenkapitän Rall melancarkan serangan ke armada Sekutu pada malam pertama Invasi, memimpin armada kecilnya sendiri yang terdiri dari kapal-kapal penangkap ikan yang telah dikonversi. Dia bertempur melawan kapal pendarat Sekutu dari semua jenis dengan sukses sambil, menghindari tembakan salvo meriam 38 cm musuhnya. Pada malam kedua, ia dan awaknya melanjutkan pertempuran dengan heroik dalam pertempuran lebih lanjut melawan kapal-kapal yang jauh lebih besar dan kuat.



Sumber :
Die Deutsche Wochenschau No.720 - 21 Juni 1944
Bundesarchiv via XX History Footage

Sunday, May 18, 2025

Front Normandia (bulan Juni 1944)

Front Normandia 1944 adalah referensi untuk Invasi Normandia oleh Sekutu atau Operasi Overlord, yang merupakan pendaratan besar-besaran pasukan Sekutu di pantai Normandia, Prancis pada 6 Juni 1944. Pendaratan ini merupakan bagian dari Perang Dunia II, yang menjadi titik balik penting dalam perang di front Barat. Dari bulan Juni sampai Agustus 1944, Normandia menjadi kancah peperangan sengit antara pihak Jerman dan Sekutu.



Sumber :
Die Deutsche Wochenschau No. 720 - 21 Juni 1944
Bundesarchiv via XX History Footage

Final Kejuaraan Sepakbola Nasional Jerman (1944)


Kejuaraan Sepakbola Nasional Jerman edisi ke-37 pada tahun 1944 dimenangkan oleh Dresdner SC, klub yang mempertahankan gelar juara di tahun 1943, dengan mengalahkan tim Luftwaffe, LSV Hamburg, di babak final yang diselenggarakan di Olympiastadion, Berlin, pada tanggal 18 Juni 1944.

Tahun-tahun terakhir Kejuaraan Jerman selama perang melihat banyak tim militer bersaing di kejuaraan, tim Luftwaffe, Luftwaffensportvereine - disingkat LSV - dan tim perwakilan Wehrmacht, Wehrmachtssportvereine - disingkat WSV - menjadi sangat kompetitif.

Helmut Schön dari klub Dresden, yang kelak melatih Jerman di Piala Dunia FIFA tahun 1974, menjadi pencetak gol terbanyak di kejuaraan tahun 1944 ini dengan 14 gol, yang merupakan jumlah gol individu tertinggi kedua dari pemain mana pun dalam sejarah kompetisi ini dari tahun 1903 hingga 1963.

Ini adalah edisi terakhir turnamen selama Perang Dunia Kedua, dengan kompetisi tidak diadakan lagi hingga 1948. Tiga puluh satu juara Gauliga periode 1943-44, dua tim lebih banyak dari musim sebelumnya, berkompetisi dalam kompetisi sistem gugur di satu leg untuk menentukan juara nasional.

Dresdner SC menjadi klub terakhir yang dianugerahi Viktoria, trofi tahunan untuk juara Jerman dari tahun 1903 hingga 1944. Trofi ini menghilang selama tahap akhir perang, baru ditemukan kembali setelah reunifikasi Jerman dan kemudian dipajang di markas besar DFB di Frankfurt hingga tahun 2015, ketika dipindahkan ke Deutsches Fußballmuseum yang baru dibangun di Dortmund.



Sumber :
Die Deutsche Wochenschau No. 720 - 21 Juni 1944
Bundesarchiv via XX History Footage

Upacara Penganugerahan Medali untuk Prajurit-Prajurit Belia dari Divisi SS Hitlerjugend


SS-Standartenführer Wilhelm Mohnke (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 26 / 12.SS-Panzer-Division HJ) menganugerahkan medali Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse sekaligus(!) kepada salah seorang bintaranya, SS-Unterscharführer Heinz Degenhardt. Upacara penganugerahan yang diadakan di Normandia di bulan Juni 1944 tersebut tampaknya dilakukan tak lama setelah aksi heroik Degenhardt dalam pertempuran, dimana sang prajurit berprestasi tak sempat untuk beristirahat sehingga kelelahan serta rasa ngantuk kentara sekali terlihat dari wajahnya! Aksi Mohnke menepuk pipi Degenhardt merupakan perlambang kasih sayang seorang bapak kepada anak - karena Sebagian besar prajurit Divisi SS ke-12 adalah ABG bau kencur - sekaligus ucapan terimakasih sang komandan kepada anakbuahnya (praktek yang sama biasa dilakukan oleh Ngitler). Degenhardt - kelahiran 30 Mei 1925 - nantinya gugur dalam pertempuran melawan pasukan Inggris di Arnhem tanggal 6 Oktober 1944.




Sumber :
Die Deutsche Wochenschau No. 720 - 21 Juni 1944
Bundesarchiv via XX History Footage

Saturday, May 17, 2025

Feldartillerie, Sturmartillerie & Nebelwerfer di Normandia (1944)


Dalam kampanye militer di Normandia tahun 1944, artileri Jerman merupakan bagian penting dari strategi pertahanan mereka, terutama di sepanjang Tembok Atlantik. Baterai artileri pantai, seperti yang ada di Longues-sur-Mer, memainkan peran penting dalam mempertahankan diri dari pendaratan Sekutu, meskipun pada akhirnya mereka dibungkam juga. Artileri Jerman terbagi antara Heeresartillerie (artileri angkatan darat) dan Marineartillerie (artileri angkatan laut), dengan Kriegsmarine (Angkatan Laut) yang bertanggung jawab atas baterai pantai. Selain baterai pantai, artileri Jerman juga mencakup unit artileri lapangan seperti senapan anti-pesawat/anti-tank 88 mm, yang efektif melawan tank Sekutu. Selain itu ada juga Feldartillerie (artileri medan), Sturmartillerie (artileri swagerak), dan Nebelwerfer (artileri roket). Video ini memperlihatkan peran ketiga matra tersebut dalam pertempuran di Normandia.

Sumber :
Die Deutsche Wochenschau No.720 - 21 Juni 1944
Bundesarchiv via XX History Footage

Aksi Küstenartillerie (Artileri Pantai) di Normandia (1944)


Di Normandia, seperti pula di tempat-tempat lainnya, pihak Jerman membangun baterai artileri pantai yang dipersenjatai dengan kuat dan dilindungi oleh titik-titik pendukung. Di antara Barfleur dan Le Havre sendiri terdapat tidak kurang dari enam baterai artileri pantai: Merville, Longues-sur-Mer, Pointe du Hoc, Maisy, Azeville, dan Crisbecq. Mereka mampu menembak hingga 30 kilometer!


Sumber :
Die Deutsche Wochenschau No.720 - 21 Juni 1944
Bundesarchiv via XX History Footage

Aksi Ritterkreuz Pengamat Artileri Willy Apitz



Ritterkreuzträger (peraih Salib Ksatria) Unteroffizier Willy Apitz bercerita tentang pengalaman pertempurannya saat berkumpul dengan para anggota belia Hitlerjugend di Jerman, bulan Juni 1944. Selama musim gugur 1943, Obergefreiter Apitz (Funker di 10.Batterie / Artillerie-Regiment 81 / 97.Jäger-Division) terlibat dalam pertempuran defensif sengit di sepanjang garis depan Dnieper Bawah antara Nikopol dan Cherson. Pada saat itu, ketika ia bertugas sebagai operator radio di pos pengamatan terdepan, semua rekan-rekannya terbunuh dalam serangan besar-besaran Soviet. Ketika musuh meneruskan serangan mereka dengan tank dan infanteri, Apitz memutuskan untuk secara pribadi mengarahkan tembakan artileri di garis belakang Jerman, meskipun ia tidak memiliki pelatihan dalam peran ini. Namun, meski sendirian, ia berhasil menjalankan peran ini secara efektif dan mengarahkan tembakan artileri yang menghancurkan ke pasukan Soviet yang menyerang. Atas prestasinya tersebut, Willy Apitz dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 1 Januari 1944.


Sumber :
Die Deutsche Wochenschau No.720 - 21 Juni 1944
Bundesarchiv via XX History Footage

Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) No. 720 - 21 Juni 1944



Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) adalah judul dari seri film berita terpadu yang dirilis di bioskop-bioskop Jerman Nazi dari bulan Juni 1940 hingga akhir Perang Dunia II, dengan edisi terakhir yang diterbitkan pada tanggal 22 Maret 1945. Produksi film berita yang terkoordinasi ini dibuat sebagai instrumen penting untuk distribusi massal propaganda Nazi di masa perang.

Isi dari Die Deutsche Wochenschau No. 720 - 21 Juni 1944:
00:28 - Final Kejuaraan Sepakbola Perang Jerman kelima.
02:34 - Pidato Menteri Informasi Prancis di Berlin.
04:05 - Ritterkreuzträger Willy Apitz menceritakan aksi kepahlawanannya.
07:48 - Tempat peristirahatan prajurit Jerman di garis belakang.
09:33 - Pertempuran melawan pasukan Sekutu di utara Roma, Italia.
12:09 - Front Normandia
12:34 - Upacara penganugerahan Ritterkreuz untuk Heinrich Hoffmann dan Victor Rall.
12:56 - Baterai artileri pantai di Normandia.
16:58 - Wilhelm Mohnke dan para prajurit Divisi SS Hitlerjugend.
18:21 - Nebelwerfer beraksi.



Sumber :
Bundesarchiv via XX History Footage
www.archive.org

Tuesday, May 13, 2025

Seri Video Propaganda Jerman dan Axis

DIE DEUTSCHE WOCHENSCHAU

Die Deutsche Wochenschau adalah serangkaian film berita mingguan yang diproduksi oleh pemerintahan Nazi Jerman selama era Perang Dunia II, dari bulan Juni 1940 hingga 22 Maret 1945. Film ini merupakan alat propaganda utama yang digunakan oleh Kementerian Propaganda Nazi di bawah pimpinan Joseph Goebbels untuk memengaruhi opini publik Jerman.

Setiap edisi Wochenschau berdurasi sekitar 20 menit dan biasanya diputar di bioskop sebelum film utama. Isinya mencakup laporan-laporan militer dari garis depan, kunjungan pemimpin Nazi, perayaan nasional, dan berita-berita lain yang disusun untuk menanamkan semangat nasionalisme, optimisme, serta loyalitas terhadap Adolf Hitler dan partai Nazi.

Berbeda dengan laporan berita independen, Die Deutsche Wochenschau dikontrol penuh oleh negara dan disusun secara selektif untuk menampilkan kemenangan dan keberhasilan Jerman, sekaligus menyembunyikan kekalahan atau kekejaman yang dilakukan rezim. Dalam konteks ini, Wochenschau menjadi bukti penting bagaimana media visual dapat dimanfaatkan untuk manipulasi massa dan penguatan ideologi totaliter.

Saat ini, rekaman-rekaman Die Deutsche Wochenschau menjadi bahan studi sejarah dan media yang menunjukkan betapa kuatnya peran propaganda dalam konflik dan pemerintahan otoriter.
  1. Die Deutsche Wochenschau No. 511 - 20 Juni 1940
  2. Die Deutsche Wochenschau No. 512 - 26 Juni 1940
  3. Die Deutsche Wochenschau No. 515 - 18 Juli 1940
  4. Die Deutsche Wochenschau No. 523 - 12 September 1940
  5. Die Deutsche Wochenschau No. 531 - 6 November 1940
  6. Die Deutsche Wochenschau No. 532 - 13 November 1940
  7. Die Deutsche Wochenschau No. 534 - 27 November 1940
  8. Die Deutsche Wochenschau No. 546 - 19 Februari 1941 (teks Inggris)
  9. Die Deutsche Wochenschau No. 549 - 12 Maret 1941
  10. Die Deutsche Wochenschau No. 553 - 9 April 1941
  11. Die Deutsche Wochenschau No. 554 - 16 April 1941
  12. Die Deutsche Wochenschau No. 555 - 23 April 1941 (teks Inggris)
  13. Die Deutsche Wochenschau No. 556 - 30 April 1941
  14. Die Deutsche Wochenschau No. 557 - 7 Mei 1941
  15. Die Deutsche Wochenschau No. 564 - 25 Juni 1941
  16. Die Deutsche Wochenschau No. 567 - 17 Juli 1941
  17. Die Deutsche Wochenschau No. 569 - 30 Juli 1941
  18. Die Deutsche Wochenschau No. 573 - 27 Agustus 1941
  19. Die Deutsche Wochenschau No. 574 - 3 September 1941
  20. Die Deutsche Wochenschau No. 575 - 10 September 1941
  21. Die Deutsche Wochenschau No. 577 - 24 September 1941
  22. Die Deutsche Wochenschau No. 578 - 1 Oktober 1941
  23. Die Deutsche Wochenschau No. 580 - 15 Oktober 1941
  24. Die Deutsche Wochenschau No. 581 - 22 Oktober 1941
  25. Die Deutsche Wochenschau No. 582 - 29 Oktober 1941
  26. Die Deutsche Wochenschau No. 583 - 5 November 1941
  27. Die Deutsche Wochenschau No. 585 - 20 November 1941
  28. Die Deutsche Wochenschau No. 588 - 10 Desember 1941
  29. Die Deutsche Wochenschau No. 592 - 7 Januari 1942
  30. Die Deutsche Wochenschau No. 593 - 14 Januari 1942
  31. Die Deutsche Wochenschau No. 595 - 28 Januari 1942
  32. Die Deutsche Wochenschau No. 598 - 19 Februari 1942
  33. Die Deutsche Wochenschau No. 599 - 25 Februari 1942
  34. Die Deutsche Wochenschau No. 601 - 11 Maret 1942
  35. Die Deutsche Wochenschau No. 603 - 25 Maret 1942
  36. Die Deutsche Wochenschau No. 604 - 1 April 1942
  37. Die Deutsche Wochenschau No. 608 - 29 April 1942
  38. Die Deutsche Wochenschau No. 611 - 20 Mei 1942
  39. Die Deutsche Wochenschau No. 613 - 3 Juni 1942
  40. Die Deutsche Wochenschau No. 614 - 10 Juni 1942
  41. Die Deutsche Wochenschau No. 615 - 17 Juni 1942
  42. Die Deutsche Wochenschau No. 616 - 24 Juni 1942
  43. Die Deutsche Wochenschau No. 617 - 1 Juli 1942
  44. Die Deutsche Wochenschau No. 618 - 8 Juli 1942
  45. Die Deutsche Wochenschau No. 619 - 15 Juli 1942
  46. Die Deutsche Wochenschau No. 620 - 22 Juli 1942
  47. Die Deutsche Wochenschau No. 623 - 12 Agustus 1942
  48. Die Deutsche Wochenschau No. 624 - 19 Agustus 1942
  49. Die Deutsche Wochenschau No. 625 - 26 Agustus 1942
  50. Die Deutsche Wochenschau No. 626 - 2 September 1942
  51. Die Deutsche Wochenschau No. 627 - 9 September 1942
  52. Die Deutsche Wochenschau No. 629 - 23 September 1942
  53. Die Deutsche Wochenschau No. 630 - 30 September 1942
  54. Die Deutsche Wochenschau No. 631 - 7 Oktober 1942
  55. Die Deutsche Wochenschau No. 632 - 14 Oktober 1942
  56. Die Deutsche Wochenschau No. 634 - 28 Oktober 1942
  57. Die Deutsche Wochenschau No. 635 - 4 November 1942
  58. Die Deutsche Wochenschau No. 637 - 18 November 1942
  59. Die Deutsche Wochenschau No. 641 - 16 Desember 1942
  60. Die Deutsche Wochenschau No. 644 - 6 Januari 1943
  61. Die Deutsche Wochenschau No. 645 - 13 Januari 1943
  62. Die Deutsche Wochenschau No. 650 - 17 Februari 1943
  63. Die Deutsche Wochenschau No. 653 - 10 Maret 1943
  64. Die Deutsche Wochenschau No. 654 - 17 Maret 1943
  65. Die Deutsche Wochenschau No. 657 - 7 April 1943
  66. Die Deutsche Wochenschau No. 661 - 5 Mei 1943
  67. Die Deutsche Wochenschau No. 665 - 2 Juni 1943
  68. Die Deutsche Wochenschau No. 668 - 23 Juni 1943
  69. Die Deutsche Wochenschau No. 670 - 7 Juli 1943
  70. Die Deutsche Wochenschau No. 677 - 25 Agustus 1943
  71. Die Deutsche Wochenschau No. 680 - 15 September 1943
  72. Die Deutsche Wochenschau No. 703 - 23 Februari 1944
  73. Die Deutsche Wochenschau No. 705 - 8 Maret 1944
  74. Die Deutsche Wochenschau No. 709 - 5 April 1944
  75. Die Deutsche Wochenschau No. 710 - 12 April 1944
  76. Die Deutsche Wochenschau No. 714 - 10 Mei 1944
  77. Die Deutsche Wochenschau No. 720 - 21 Juni 1944
  78. Die Deutsche Wochenschau No. 728 - 17 Agustus 1944
  79. Die Deutsche Wochenschau No. 732 - 14 September 1944
  80. Die Deutsche Wochenschau No. 733 - 21 September 1944
  81. Die Deutsche Wochenschau No. 736 - 11 Oktober 1944
  82. Die Deutsche Wochenschau No. 738 - 26 Oktober 1944
  83. Die Deutsche Wochenschau No. 742 - 23 November 1944
  84. Die Deutsche Wochenschau No. 743 - 30 November 1944
  85. Die Deutsche Wochenschau No. 747 - 4 Januari 1945
  86. Die Deutsche Wochenschau No. 750 - 25 Januari 1945
  87. Die Deutsche Wochenschau No. 751 - 10 Februari 1945
  88. Die Deutsche Wochenschau No. 752 - 24 Februari 1945
  89. Die Deutsche Wochenschau No. 753 - 5 Maret 1945
  90. Die Deutsche Wochenschau No. 755 - 22 Maret 1945

---------------------------------------------------------------------

UFA TONWOCHE (SUARA UFA MINGGUAN)

Ufa-Tonwoche adalah seri mingguan film berita Jerman yang diproduksi oleh Universum Film AG (UFA) dari tahun 1925 s/d 1940, yang berfungsi sebagai salah satu instrumen utama propaganda visual Nazi. Dengan gaya penyajian yang dinamis, narasi penuh retorika, serta perpaduan gambar dokumenter dan rekayasa visual, Ufa-Tonwoche menampilkan peristiwa politik, sosial, budaya, hingga perkembangan militer, yang selalu diarahkan untuk menonjolkan kekuatan, kemegahan, dan legitimasi rezim Hitler. Program ini diputar sebelum pemutaran film di bioskop-bioskop seluruh Jerman maupun wilayah pendudukan, menjadikannya media efektif dalam membentuk opini publik, memobilisasi semangat perang, dan menanamkan citra heroik Führer serta Wehrmacht. Dari sejak bulan Juni 1940, Ufa Tonwoche berganti nama menjadi Die Deutsche Wochenschau, yang berlanjut terus sampai bulan April 1945.

  1. Ufa Tonwoche No. 492 - 7 Februari 1940
  2. Ufa Tonwoche No. 502 - 17 April 1940

---------------------------------------------------------------------

UFA AUSLANDSTONWOCHE (SUARA UFA MINGGUAN LUAR NEGERI)

UFA Auslandstonwoche (Suara Mingguan Luar Negeri UFA) merupakan versi internasional dari rangkaian film berita Jerman yang diproduksi oleh Universum Film AG (UFA) selama era Nazi, yang dirancang khusus untuk konsumsi luar negeri. Berbeda dengan Deutsche Wochenschau yang ditujukan bagi penonton domestik, Auslandstonwoche menampilkan liputan perang, kegiatan diplomatik, serta keberhasilan militer Jerman dengan nada lebih halus dan bersifat persuasif, agar mampu membentuk citra positif Reich di mata dunia. Film berita ini disebarluaskan ke negara-negara netral maupun sekutu Jerman melalui kantor propaganda luar negeri, menonjolkan kekuatan teknologi, disiplin militer, dan “tata tertib baru” Eropa di bawah pengaruh Jerman. Dengan produksi berkualitas tinggi dan narasi multibahasa, UFA Auslandstonwoche menjadi alat propaganda yang efektif untuk memengaruhi opini publik internasional selama Perang Dunia II.

  1. Ufa Auslandstonwoche No. 688 - 7 November 1944

---------------------------------------------------------------------

DEGETO WELTSPIEGEL (TINJAUAN DUNIA DEGETO)

Degeto Weltspiegel (Tinjauan Dunia Degeto) adalah serangkaian film berita propaganda bisu yang diproduksi oleh perusahaan Degeto (singkatan dari DEutsche GEsellschaft für TOn und Bild, Asosiasi Suara dan Film Jerman). Diproduksi antara tahun 1939 dan 1943, film-film berita ini relatif singkat dan seringkali hanya menampilkan satu atau dua peristiwa penting saja. Meskipun film berita bersuara menjadi umum pada tahun 1930-an, masih ada beberapa bioskop dan ruang pemutaran film di beberapa tempat yang tidak memiliki fasilitas untuk memutar film bersuara, sehingga film berita dan film bisu masih diproduksi, meskipun dalam skala yang lebih kecil. Meskipun tidak ada suara, film ini menggunakan kartu teks untuk memperkenalkan adegan-adegan tersebut.

  1. Degeto Weltspiegel - Juni 1939

---------------------------------------------------------------------

WELT IM FILM (DUNIA DALAM FILM)

“Welt im Film” (Dunia dalam Film) adalah seri film berita pasca-perang pertama Jerman di zona pendudukan Barat, yang diproduksi oleh pemerintah pendudukan Inggris dan Amerika. Dimulai pada pertengahan Mei 1945, film berita ini dimaksudkan untuk memperingatkan warga sipil Jerman agar mematuhi Pemerintah Militer Sekutu, dan untuk mendidik mereka kembali ke arah demokrasi.

Film-film berita ini diproduksi di Studio Film Bavaria di Grünwald dekat Munich, yang selamat dari perang tanpa mengalami kerusakan. Di daerah pendudukan Inggris, pemutaran film ini diwajibkan di bioskop.

Setelah beberapa bulan, temanya mulai bergeser dari tema yang keras dan mengancam ke arah berita yang lebih santai. Topik politik sebagian besar dihilangkan, dan berita-berita yang ditayangkan lebih banyak menampilkan topik yang lebih ringan, seperti olahraga dan hiburan.

Inggris berhenti memproduksi gulungan berita ini pada tahun 1949, sementara Amerika melanjutkannya hingga Juni 1952, ketika produksi diambil alih oleh perusahaan “New German Newsweek”, yang memproduksi gulungan berita ini, dengan judul yang berbeda, hingga akhir tahun 1977.

  1. Welt im Film no.2 - 25 Mei 1945

---------------------------------------------------------------------

PROPAGANDA JEPANG
 

Nippon Nyusu (Berita Jepang) adalah buletin berita film resmi Jepang pada era Perang Dunia II yang diproduksi sebagai alat propaganda untuk memperkuat semangat nasionalisme dan mendukung kebijakan perang Kekaisaran. Ditayangkan di bioskop sebelum pemutaran film utama, Nippon Nyusu menampilkan laporan kemenangan militer, pidato para pemimpin, kegiatan industri perang, serta potret kehidupan sehari-hari yang digambarkan penuh optimisme, guna membentuk opini publik sesuai kepentingan negara. Dengan gaya visual yang dramatis dan narasi yang penuh semangat, buletin ini berfungsi tidak hanya sebagai media informasi, tetapi juga sebagai sarana psikologis untuk menjaga moral rakyat Jepang di tengah perang yang semakin lama semakin berat.

  1. Nippon Nyusu (Berita Jepang) No. 130 - 1 Desember 1942
  2. Awak kapal perang Jepang dalam Perang Dunia II
  3. Serangan pasukan parasut Dai Nippon ke kilang minyak Palembang (1942)
  4. Kapal selam Jepang dalam Perang Dunia II
  5. Kato Hayabusa Sento-Tai (Skuadron Pemburu Kolonel Kato), film Jepang produksi tahun 1944
  6. Mitsubishi B4M "Betty", bomber andalan Jepang dalam Perang Dunia II
  7. Sekolah pelatihan kapal selam Jepang (1940)