Tuesday, February 17, 2026

Generalfeldmarschall Hugo Sperrle (1885-1953), Si Gendut Kembaran Göring


Nama lengkap: Wilhelm Hugo Sperrle  
Panggilan/julukan: -  
Lahir: 7 Februari 1885 di Ludwigsburg, Kerajaan Württemberg, Kekaisaran Jerman  
Meninggal: 2 April 1953 di München, Republik Federal Jerman  
Nomor keanggotaan NSDAP: tidak ada (bukan anggota Partai Nazi)  
Nomor keanggotaan SS: tidak ada  
Gelar akademis: tidak ada  
Agama: tidak diketahui  
Anggota keluarga: putra Johannes Sperrle (pemilik pabrik bir) dan Luise Karoline née Nägele  
Ciri fisik: bertubuh besar dan gemuk, sering digunakan Hitler untuk mengintimidasi pemimpin asing karena penampilannya yang mengesankan seperti "beruang besar"

Beförderungen (Promosi):  
6 Juli 1903: Fahnenjunker  
25 Februari 1904: Fähnrich  
18 Oktober 1904: Leutnant  
18 Oktober 1912: Oberleutnant  
28 November 1914: Hauptmann  
1 Oktober 1926: Major  
1 Februari 1931: Oberstleutnant  
1 Agustus 1933: Oberst  
1 Oktober 1935: Generalmajor  
1 April 1937: Generalleutnant  
1 November 1937: General der Flieger  
19 Juli 1940: Generalfeldmarschall  

Karriere (Karir):  
6 Juli 1903 - 31 Maret 1910: Fahnenjunker dan perwira kompi di Infanterie-Regiment Nr. 126 (8. Württembergisches)  
1914-1918: penerbang pengamat kemudian pilot di Luftstreitkräfte, memimpin Feldflieger-Abteilung 42, 60, dan Fliegergruppe 13, serta sekolah pengamat udara di Köln  
1919: komandan unit penerbangan Freikorps di Silesia dan perbatasan Prusia Timur  
1920-an: staf udara Wehrkreis V Stuttgart, Kementerian Pertahanan, dan Divisi Infanteri ke-4; terlibat sekolah pilot rahasia Lipetsk di Uni Soviet (1924-1932)  
1929-1933: komandan III. Bataillon / Infanterie-Regiment 14  
1 Oktober 1933 - 1 April 1934: komandan Infanterie-Regiment 8  
1 April 1934 - 31 Maret 1935: komandan 1. Flieger-Division (Heeresflieger)  
1 Oktober 1935 - November 1936: komandan Luftkreis V München  
November 1936 - 30 Oktober 1937: komandan Condor Legion di Spanyol (mendukung Francisco Franco)  
1 Februari 1938 - 23 Agustus 1944: komandan Luftwaffengruppenkommando 3 kemudian Luftflotte 3 (berbasis München kemudian Prancis barat)  
1940: memimpin operasi udara invasi Prancis dan Pertempuran Britania  
1941-1944: operasi The Blitz, Baedeker Blitz, Steinbock, serta dukungan Atlantik dan pertahanan Barat  
5 Oktober 1944: ditempatkan dalam Führerreserve hingga akhir perang  
1 Mei 1945: ditangkap tentara Inggris  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):  
Perang Dunia I: Eisernes Kreuz 2. Klasse 1914, Eisernes Kreuz 1. Klasse 1914, Hausorden von Hohenzollern dengan Pedang, Flugzeugführer- und Beobachterabzeichen  
Pasca Perang Dunia I: Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918, Wehrmacht-Dienstauszeichnung 4. Klasse (4 tahun), 3. Klasse (12 tahun), 2. Klasse (18 tahun), 1. Klasse (25 tahun)  
19 November 1937: Gemeinsames Flugzeugführer- und Beobachterabzeichen mit Brillanten  
4 Juni 1939: Spanienkreuz Gold mit Schwertern und Brillanten  
Medalla de la Campaña de España 1936-1939  
Cruz de Guerra (Spanyol)  
Al Mérito Militar (Spanyol)  
Medalla Militar Individual de España dengan Brillanten  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 2. Klasse 1914  
1939 Spange zum Eisernen Kreuz 1. Klasse 1914  
17 Mei 1940: Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (sebagai General der Flieger dan Oberbefehlshaber Luftflotte 3)  

Aufzeichnungen (Catatan):  
Hugo Sperrle lahir dari keluarga pembuat bir di Ludwigsburg dan bergabung dengan tentara pada usia 18 tahun. Selama Perang Dunia I ia beralih dari infanteri ke penerbangan, bertugas sebagai pengamat dan pilot tanpa catatan kemenangan udara spektakuler tetapi berhasil memimpin unit pengintaian. Di masa Reichswehr ia terlibat pelatihan pilot rahasia di Lipetsk, Uni Soviet, yang melatih ratusan penerbang Jerman.  

Pada 1936 ia menjadi komandan pertama Condor Legion di Spanyol, memimpin sekitar 5.000-6.000 personel dan ratusan pesawat. Di bawah kepemimpinannya terjadi pengeboman Guernica (26 April 1937) yang menewaskan ratusan warga sipil, meski target utama adalah pusat transportasi militer. Sperrle sempat protes terhadap beberapa pengeboman yang dianggap boros sumber daya dan sempat ditangkap sementara oleh pasukan Nasionalis Spanyol karena dicurigai mata-mata. Ia menuntut pesawat modern seperti Bf 109 dan Ju 87 yang kemudian mengubah jalannya perang udara di Spanyol.  

Pada 1938-1939 ia ikut mengintimidasi Kanselir Austria Kurt Schuschnigg dan Presiden Cekoslowakia Emil Hácha dengan kehadirannya yang mengesankan di pertemuan dengan Hitler. Selama invasi Prancis 1940, Luftflotte 3-nya mendukung terobosan Sedan dan mencapai superioritas udara. Atas keberhasilan itu ia dianugerahi Ritterkreuz dan dipromosikan Generalfeldmarschall bersama 11 perwira tinggi lainnya pada 19 Juli 1940.  

Dalam Pertempuran Britania ia berbeda pendapat dengan Albert Kesselring dan Hermann Göring; Sperrle lebih memilih menyerang pangkalan RAF dan pelabuhan daripada langsung ke London, tetapi strateginya ditolak. Ia tetap memimpin serangan malam The Blitz yang menewaskan puluhan ribu warga sipil Inggris. Pada 1942-1944 ia memimpin Baedeker Blitz (pengeboman kota-kota bersejarah seperti Exeter dan Bath) serta operasi Steinbock yang gagal. Pada D-Day 1944, Luftflotte 3 hanya mampu menerbangkan kurang dari 100 sorti melawan ribuan pesawat Sekutu, sehingga ia dipecat 23 Agustus 1944 dan dimasukkan cadangan.  

Sperrle dikenal sebagai gourmet yang suka anggur; ia memiliki pesawat pribadi dengan kulkas khusus untuk menyimpan koleksi anggurnya. Meski bertubuh besar dan tampak "malas" di mata beberapa rekan, ia dianggap komandan yang andal dan tegas. Setelah perang ia ditangkap Inggris, diadili dalam High Command Trial di Nuremberg atas tuduhan kejahatan perang, tetapi dibebaskan pada 1948 karena tidak terbukti terlibat perintah kejahatan sistematis dan bukan anggota Partai Nazi. Ia hidup tenang di München hingga meninggal pada 1953 dalam usia 68 tahun dan dimakamkan di pemakaman desa Thaining, Bavaria.  

Fakta unik dan menarik: Sperrle adalah satu-satunya Generalfeldmarschall Luftwaffe yang selamat dari hukuman berat pasca-perang di antara rekan-rekannya. Ia sempat menerima hadiah uang dari Hitler senilai puluhan ribu Reichsmark karena kesulitan keuangan pribadi. Selama di Spanyol ia menolak taktik pengeboman kota secara membabi buta dan lebih fokus pada dukungan taktis bagi pasukan darat Franco, yang menjadi cikal bakal doktrin Blitzkrieg udara. Tubuhnya yang besar membuat Hitler sering membawanya dalam misi diplomatik "pamer otot" untuk menakut-nakuti lawan. Meski Luftflotte 3-nya gagal menghentikan invasi Normandia, ia tidak pernah dihukum mati atau penjara panjang, berbeda dengan banyak jenderal tinggi lainnya.  



Sumber:  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/S/SperrleHugo.htm  
https://en.wikipedia.org/wiki/Hugo_Sperrle  
https://www.tracesofwar.com/persons/34559/Sperrle-Hugo.htm  
https://grokipedia.com/page/Hugo_Sperrle  
https://rk.balsi.de/index.php?action=list&cat=300  
https://www.unithistories.com/units_index/index.php?file=/officers/personsx.html  
https://web.archive.org/web/20091027052912fw_/http://geocities.com/orion47.geo/index2.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://books.google.com/ (berbagai buku biografi Luftwaffe)  
https://ww2gravestone.com/people/sperrle-hugo-otto/  
https://www.oocities.org/~orion47/WEHRMACHT/LUFTWAFFE/Generalfeldmarschall/SPERRLE_HUGO.html  

Generalfeldmarschall Erhard Milch (1892-1972), Inspektur Jenderal Luftwaffe


Nama lengkap: Erhard Alfred Richard Oscar Milch  
Panggilan/julukan: Erhard  
Lahir: 30 Maret 1892 di Wilhelmshaven (Jerman)  
Meninggal: 25 Januari 1972 di Wuppertal (Jerman)  
Nomor keanggotaan NSDAP: 123.885 (1 April 1929, diakui resmi Maret 1933)  
Gelar akademis: Tidak ada  
Agama: Tidak tercatat secara spesifik (keluarga berlatar Protestan dengan ayah yang pernah berpindah agama)  
Anggota keluarga: Anton Milch (ayah, apoteker Angkatan Laut Kekaisaran yang diduga keturunan Yahudi), Clara Wilhelmine Milch (ibu, née Vetter), Werner Milch (adik, perwira Fallschirmjäger)  
Ciri fisik: Tidak tercatat detail

Beförderungen (Promosi):  
24.02.1910 Fahnenjunker  
Herbst 1910 Fähnrich  
18.08.1911 Leutnant (RDA 20.08.1909)  
18.08.1915 Oberleutnant  
18.08.1918 Hauptmann  
28.10.1933 Oberst (Charakter)  
24.03.1934 Generalmajor (Charakter)  
28.03.1935 Generalleutnant (RDA 01.04.1936)  
30.01.1936 General der Flieger  
01.11.1938 Generaloberst  
19.07.1940 Generalfeldmarschall

Karriere (Karir):
24.02.1910 - 1914 Perwira artileri di Fußartillerie-Regiment Nr. 1  
Musim panas 1915 - 1916 Beobachter di Artillerie-Flieger-Abteilung 205 dan 204  
15.06.1916 - 1917 Adjutant Artillerie-Fliegerschule Ost I  
04.07.1917 - 1918 Berbagai tugas di Armeeflugpark 6, Flieger-Abteilung 5, Fliegergruppenführer 2  
23.04.1918 - 1919 Stabsoffizier Flieger dan anggota Grossen Generalstab  
1919 Anggota Freikorps dan Polizei  
31.01.1920 - 1925 Keluar dari Reichswehr, mendirikan dan memimpin maskapai penerbangan sipil Lloyd Luftdienst serta Junkers Luftverkehr di Danzig dan Jerman  
1926 - 1933 Managing Director Deutsche Lufthansa AG  
05.05.1933 - 20.06.1944 Staatssekretär Reichsluftfahrtministerium (RLM) dan wakil Hermann Göring  
01.02.1939 - 1945 Generalinspekteur der Luftwaffe  
12.04.1940 - Mei 1940 Oberbefehlshaber Luftflotte 5 (memimpin operasi Norwegia)  
19.11.1941 - 1944 Generalluftzeugmeister (bertanggung jawab produksi, persenjataan dan logistik pesawat Luftwaffe)  
1942 - 1945 Presiden dan Ketua Dewan Pengawas Deutsche Lufthansa AG  
Januari 1943 Komandan Transportverbände untuk pasokan udara Stalingrad  
1944 Anggota Rüstungsstab di bawah Albert Speer  
01.02.1945 - 04.05.1945 Führerreserve OKL  
04.05.1945 - 1947 Tawanan perang Inggris  
17.04.1947 - 28.06.1954 Dipenjara atas vonis kejahatan perang (kemudian dikurangi)  
Pasca 1954 Konsultan perusahaan baja Thyssen

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
04.10.1914 Eisernes Kreuz II. Klasse 1914  
19.10.1915 Eisernes Kreuz I. Klasse 1914  
23.06.1916 Königlich Preussisches Flugzeugbeobachter-Abzeichen  
1919 Königlich Preussisches Flieger Erinnerungs-Abzeichen  
31.05.1933 Order of Civil Merit 2nd Class  
Juni 1933 Ordine dei Santi Maurizio e Lazzaro - Grand'Ufficiale  
Mei 1934 Basilikon Tagma toy Phoinikos - Grand Cross  
27.07.1934 Stern des Ehrenzeichen des Deutschen Roten Kreuzes  
15.12.1934 Ehrenkreuz für Frontkämpfer  
30.03.1935 Gemeinsames Flugzeugführer- und Beobachterabzeichen in Gold mit Brillanten  
27.05.1935 Order of Military Merit 1st Class with Swords  
06.06.1935 Suomen Valkoisen Ruusun suurristi  
30.06.1935 Order of St. Sava 1st Class  
15.08.1935 Großkreuz des Herzoglich Sachsen-Ernestinischer Hausorden with Swords  
Oktober 1935 Magyar Érdemrend Nagykeresztje  
16.08.1936 Deutsches Olympia Ehrenzeichen Erster Klasse  
02.10.1936 Dienstauszeichnung der Wehrmacht 1. bis 4. Klasse (25, 18, 12 dan 4 tahun)  
30.01.1937 Goldenes Ehrenzeichen der NSDAP  
03.03.1937 Gran Oficial Orden del Merito  
Oktober 1937 Ordine della Corona d'Italia - Cavaliere Commendatore  
Desember 1937 Zuiho sho 1st Class  
20.04.1938 Luftschutz-Ehrenzeichen 1. und 2. Stufe  
Januari 1938 Order of the Crown 1st Class  
21.11.1938 Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938  
22.05.1939 Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938  
19.09.1939 Medaille zur Erinnerung an die Heimkehr des Memellandes  
24.09.1939 1939 Spange zum Eisernen Kreuz II. Klasse 1914  
30.09.1939 1939 Spange zum Eisernen Kreuz I. Klasse 1914  
18.12.1939 Grootkruis in de Orde van Leopold II  
04.05.1940 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes  
30.03.1942 Grand Cross with Swords of the Order of the White Rose of Finland  
1942 Magyar Érdemrend Tisztikeresztje Hadidiszitmennyel es Kardokkal

Aufzeichnungen (Catatan):
Erhard Milch adalah salah satu tokoh kunci pembangunan Luftwaffe Nazi Jerman meski memiliki latar belakang kontroversial. Ayahnya Anton Milch diduga keturunan Yahudi yang telah berpindah agama, sehingga Milch sempat diinvestigasi Gestapo tahun 1935 atas tuduhan Mischling. Hermann Göring menghentikan penyelidikan dengan membuat affidavit dari ibu Milch yang menyatakan ayah biologisnya adalah paman ibunya sendiri, Karl Brauer, sehingga Milch dianggap hasil inses tapi bukan Yahudi. Göring kemudian mengeluarkan Deutscher Blutsschein (Sertifikat Darah Jerman) untuk Milch dan terkenal dengan pernyataannya "Saya yang menentukan siapa yang Yahudi di angkatan udara". Milch sendiri pernah meminta ayahnya Anton menandatangani pernyataan bahwa ia bukan ayah kandung anak-anak Clara.  

Sebelum perang, Milch sukses di dunia penerbangan sipil dan menjadi direktur utama Lufthansa. Ia bergabung NSDAP tahun 1929 tapi keanggotaannya disembunyikan hingga 1933 atas perintah Hitler. Sebagai Staatssekretär RLM ia memainkan peran besar dalam pengembangan pesawat tempur dan pembangunan Luftwaffe secara rahasia meski dilarang Perjanjian Versailles. Ia juga terlibat dalam penggunaan buruh paksa dari kamp konsentrasi untuk produksi pesawat, yang kemudian menjadi salah satu dakwaan utama di pengadilan Nuremberg.  

Pada invasi Norwegia 1940 ia memimpin Luftflotte 5 dan berhasil mengatasi masalah logistik. Setelah bunuh diri Ernst Udet tahun 1941, Milch menggantikannya sebagai Generalluftzeugmeister dan berhasil meningkatkan produksi pesawat secara massal meski mengorbankan kualitas di beberapa model seperti Bf 109. Ia juga bertanggung jawab pasokan udara ke Stalingrad tahun 1943 tapi gagal karena kekurangan pesawat, bahan bakar dan landasan.  

Pada 1944 ia terluka dalam kecelakaan mobil dekat Arnhem. Saat ditangkap Inggris 4 Mei 1945 di pantai Baltik oleh No. 6 Commando, Milch bersikap arogan terhadap Brigadier Derek Mills-Roberts sambil melambai-lambaikan tongkat marsyalnya. Mills-Roberts yang baru melihat kekejaman kamp Bergen-Belsen marah besar, merebut tongkat tersebut dan memukuli Milch hingga patah, kemudian melanjutkan dengan botol sampanye hingga tengkorak Milch retak. Milch kemudian dirampok oleh tentara Inggris termasuk tongkat marsyalnya yang bertatahkan permata.  

Di Pengadilan Milch (bagian dari Nuremberg Trials) tahun 1947 ia didakwa kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan karena penggunaan buruh paksa dan POW. Saudaranya Werner menjadi pengacara pembela. Vonis awal seumur hidup, kemudian dikurangi menjadi 15 tahun pada 1951, dan dibebaskan Juni 1954. Ia menghabiskan sisa hidup sebagai konsultan industri baja dan meninggal sebagai Generalfeldmarschall Luftwaffe terakhir yang masih hidup.  

Fakta menarik lain: Milch tidak pernah belajar menerbangkan pesawat sendiri meski memimpin unit udara di Perang Dunia I dan menjadi komandan Jagdgruppe 6. Ia juga sempat melarang Willy Messerschmitt mengikuti kompetisi pesawat tempur baru, tapi Messerschmitt tetap menang dengan Bf 109 melalui trik perusahaan. Milch dikenal sebagai organisator ulung tapi sering bentrok dengan industri penerbangan karena dendam pribadi.



Sumber :
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/M/MilchErhard-R.htm  
https://en.wikipedia.org/wiki/Erhard_Milch  
https://www.tracesofwar.com/persons/31113/Milch-Erhard-Generalfeldmarschall.htm  
https://forum.axishistory.com/  
http://de.metapedia.org/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
https://www.bundesarchiv.de/en/  
https://books.google.com/ (pencarian biografi Luftwaffe dan trial Nuremberg)  
Sumber tambahan: David Irving, The Rise and Fall of the Luftwaffe (meski kontroversial, untuk detail diary Milch) dan berbagai dokumen Bundesarchiv.

Generalfeldmarschall Albert Kesselring (1885-1960), Panglima Pasukan Jerman di Italia


Nama lengkap: Albert Konrad Kesselring  
Panggilan/julukan: Smiling Albert (oleh Sekutu), Onkel Albert (oleh anak buahnya)  
Lahir: 30 November 1885 di Marktsteft, Unterfranken, Bayern (Jerman)  
Meninggal: 16 Juli 1960 di Bad Nauheim (Jerman) setelah serangan jantung  
Nomor keanggotaan NSDAP: Tidak tercatat sebagai anggota  
Nomor keanggotaan SS: Tidak ada  
Gelar akademis: Tidak ada  
Agama: Evangelisch (Protestan)  
Anggota keluarga: Carl Adolf Kesselring (ayah, guru sekolah dan anggota dewan kota), Rosina Kesselring (ibu), Luise Anna Pauline Keyssler (istri, menikah 1910), Rainer Kesselring (anak angkat, putra sepupu)  

Beförderungen (Promosi):
04.02.1904 Fähnrich  
08.03.1906 Leutnant  
25.10.1913 Oberleutnant  
19.05.1916 Hauptmann  
01.04.1925 Major  
01.02.1930 Oberstleutnant  
01.10.1932 Oberst  
01.10.1934 Generalmajor  
01.04.1936 Generalleutnant  
01.06.1937 General der Flieger  
19.07.1940 Generalfeldmarschall  

Karriere (Karir):
20.07.1904 - 30.09.1912 Perwira kompi dan adjutan di 2. Bayerisches Fußartillerie-Regiment  
01.03.1905 - 25.01.1906 Kursus di Kriegsschule München  
01.10.1908 - 18.03.1910 Kursus di Pionier- und Artillerieschule  
04.06.1912 - 22.06.1912 Pelatihan pengamat balon di Bayerisches Transport-Bataillon  
01.10.1912 - 04.12.1914 Adjutan I. Bataillon, 2. Bayerisches Fußartillerie-Regiment  
05.12.1914 - 12.03.1915 Adjutan 1. Bayerisches Fußartillerie-Regiment  
13.03.1915 - 07.05.1915 Stabsoffizier 1. Bayerisches Fußartillerie-Brigade  
08.05.1915 - 02.09.1915 Adjutan I. Bataillon, 2. Bayerisches Fußartillerie-Regiment  
03.09.1915 - 05.03.1917 Stabsoffizier 1. Bayerisches Fußartillerie-Brigade  
06.03.1917 - 23.11.1917 Adjutan Bayerischer Artillerie-Kommandeur 3  
24.11.1917 - 03.01.1918 Generalstabsoffizier Stab 2. Bayerische Division  
04.01.1918 - 14.04.1918 Generalstab III. Bayerisches Armeekorps  
15.04.1918 - 23.08.1919 Generalstabsoffizier III. Bayerisches Armeekorps  
24.08.1919 - 31.12.1920 Batteriechef dan staf di 24. Artillerie-Regiment  
01.01.1921 - 30.09.1922 Batteriechef 7. Artillerie-Regiment  
01.10.1922 - 30.09.1925 Staf Heeres-Ausbildungsabteilung (T 4), Reichswehrministerium  
01.10.1925 - 30.09.1926 Staf Chef der Heeresleitung  
01.10.1926 - 31.03.1929 Reichswehrministerium  
01.04.1929 - 04.05.1930 Stab 7. Division  
01.08.1930 - 31.01.1932 Heerespersonalamt  
01.02.1932 - 30.09.1933 Komandan III. Abteilung, Artillerie-Regiment 4, Dresden  
01.10.1933 - 31.05.1936 Kepala Amt D, Reichsluftfahrtministerium  
03.06.1936 - 31.05.1937 Chef des Generalstabes der Luftwaffe  
01.06.1937 - 03.02.1938 Befehlshaber Luftkreis III, Dresden  
04.02.1938 - 31.01.1939 Befehlshaber Luftwaffengruppenkommando 1, Berlin  
01.02.1939 - 11.01.1940 Oberbefehlshaber Luftflotte 1  
12.01.1940 - 26.06.1943 Oberbefehlshaber Luftflotte 2  
02.12.1941 - 20.11.1943 Oberbefehlshaber Süd  
21.11.1943 - 23.10.1944 Oberbefehlshaber Südwest dan Oberbefehlshaber Heeresgruppe C  
23.10.1944 - 14.01.1945 Dirawat di rumah sakit (luka akibat kecelakaan mobil)  
15.01.1945 - 09.03.1945 Oberbefehlshaber Südwest dan Oberbefehlshaber Heeresgruppe C  
10.03.1945 - 01.05.1945 Oberbefehlshaber West  
02.05.1945 - 08.05.1945 Oberbefehlshaber Süd  
09.05.1945 - 23.10.1952 Tahanan perang Sekutu (diadili di Venesia)  
23.10.1952 Dibebaskan karena alasan kesehatan  

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
12.09.1939 Spange zum Eisernen Kreuz II. Klasse 1914  
25.09.1939 Spange zum Eisernen Kreuz I. Klasse 1914  
30.09.1939 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (sebagai General der Flieger dan Oberbefehlshaber Luftflotte 1, atas penghancuran Angkatan Udara Polandia dan dukungan Heeresgruppe Nord)  
25.02.1942 Ritterkreuz mit Eichenlaub (sebagai Generalfeldmarschall dan Oberbefehlshaber Süd, atas pencapaian di Mediterania)  
18.07.1942 Ritterkreuz mit Eichenlaub und Schwertern (sebagai Generalfeldmarschall dan Oberbefehlshaber Süd, atas penekanan Malta dan perlindungan konvoi ke Afrika Utara)  
19.07.1944 Ritterkreuz mit Eichenlaub, Schwertern und Brillanten (sebagai Generalfeldmarschall dan Oberbefehlshaber Heeresgruppe C, atas pertahanan Italia yang brilian)  
Eisernes Kreuz II. Klasse 1914  
Eisernes Kreuz I. Klasse 1914  
Kgl. Bayer. Militär-Verdienstorden IV. Klasse mit Schwertern  
Ritterkreuz II. Klasse des kgl. Sächs. Albrechts-Ordens mit Schwertern  
Kgl. Bayer. Militär-Verdienstorden IV. Klasse mit Krone und Schwertern  
Ehrenkreuz für Frontkämpfer  
Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV. sampai I. Klasse  
Gemeinsames Flugzeugführer- und Beobachterabzeichen in Gold mit Brillanten  
Frontflugspange für Zerstörer in Gold mit Anhänger (400 misi)  
Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938  
Ärmelband Afrika  
Grosskreuz des Ordens der Krone von Italien  
Ordine della Corona d'Italia - Cavaliere di Gran Croce  
Ordine dei Santi Maurizio e Lazzaro - Cavaliere di Gran Croce  
Beberapa Wehrmachtbericht (pengakuan resmi di berita militer Jerman) antara 1940-1943  

Aufzeichnungen (Catatan):
* Albert Kesselring dijuluki Smiling Albert oleh Sekutu karena senyum ramah dan sikap optimisnya di medan perang, sementara pasukannya memanggilnya Onkel Albert karena sering mengunjungi garis depan.  
* Meski sudah berusia 48 tahun ketika bergabung dengan Luftwaffe, ia belajar menerbangkan pesawat sendiri dan sering terbang 3-4 hari seminggu hingga Maret 1945, percaya bahwa komandan harus merasakan apa yang dialami anak buahnya.  
* Ia adalah salah satu dari 27 perwira Jerman yang menerima Knight's Cross with Oak Leaves, Swords and Diamonds.  
* Sebagai Oberbefehlshaber Süd, ia mengkoordinasikan angkatan udara dan darat dengan luar biasa di Afrika Utara dan Italia, bekerja sama dengan Rommel serta berhasil menunda kemajuan Sekutu di Italia selama lebih dari setahun meski kekurangan pasukan dan bahan bakar.  
* Pada 23 Oktober 1944 ia mengalami kecelakaan mobil berat di Italia sehingga harus dirawat lama di rumah sakit.  
* Ia bertanggung jawab atas perintah balasan terhadap partisan Italia, termasuk pembantaian Ardeatine Caves (335 warga sipil Italia dibunuh sebagai balasan atas serangan partisan di Roma Maret 1944), yang menyebabkan ia diadili oleh pengadilan militer Inggris di Venesia pada 1947 dan divonis mati (kemudian diubah menjadi penjara seumur hidup lalu 21 tahun).  
* Dibebaskan pada 23 Oktober 1952 karena sakit parah (kanker tenggorokan), ia menulis memoar "Soldat bis zum letzten Tag" (1953) dan "Gedanken zum Zweiten Weltkrieg" (1955) tanpa menyesali tindakannya di Italia.  
* Setelah bebas ia menjadi ketua kehormatan beberapa organisasi veteran termasuk Stahlhelm, meski tetap setia pada ingatan Hitler hingga akhir hayat.  
* Ia adalah salah satu komandan Jerman paling dihormati lawan-lawannya seperti Jenderal Mark Clark dan Harold Alexander karena kemampuan bertahannya yang brilian di Italia.  



Sumber :  
Buku "A Soldier to the Last Day" karya Albert Kesselring sendiri (1953)  
Buku "Kesselring: The Making of the Luftwaffe" karya Kenneth Macksey  
Buku "The Memoirs of Field-Marshal Kesselring" (versi Inggris)  
https://www.lexikon-der-wehrmacht.de/Personenregister/K/KesselringA-R.htm  
https://en.wikipedia.org/wiki/Albert_Kesselring  
https://www.tracesofwar.com/persons/224/Kesselring-Albert.htm  
https://web.archive.org/web/*/http://geocities.com/orion47.geo/WEHRMACHT/LUFTWAFFE/Generalfeldmarschall/KESSELRING_ALBERT.html  
https://forum.axishistory.com/  
https://www.wehrmacht-awards.com/forums/  
http://de.metapedia.org/  

Biografi Jenderal Luftwaffe

  1. Göring, Hermann : Reichsmarschall Panglima Luftwaffe dan orang kedua Nazi setelah Hitler.
  2. Greim, Robert Ritter von : Generalfeldmarschall Panglima Luftwaffe terakhir. 
  3. Kesselring, Albert : Generalfeldmarschall panglima pasukan Jerman di Italia.
  4. Milch, Erhard : Generalfeldmarschall Inspektur Luftwaffe.
  5. Richthofen, Wolfram Freiherr von : Generalfeldmarschall sepupu Red Baron.
  6. Sperrle, Hugo : Generalfeldmarschall gendut kembaran Göring.

Reichsmarschall Hermann Göring (1893-1946), Panglima Luftwaffe dan Orang Kedua Nazi setelah Hitler


Oleh: Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Hermann Wilhelm Göring (kadang dieja Goering)
Tanggal lahir: 12 Januari 1893 di Rosenheim, Bavaria, Jerman
Tanggal meninggal: 15 Oktober 1946 di Nuremberg, Jerman (usia 53 tahun)
Sebab kematian: Bunuh diri dengan sianida (menelan kapsul racun sesaat sebelum eksekusi gantung)
Kewarganegaraan: Jerman
Partai: NSDAP (Partai Nazi)
Jabatan utama: Reichsmarschall (pangkat militer tertinggi khusus Nazi), Panglima Tertinggi Luftwaffe, Presiden Reichstag, Menteri Dalam Negeri Prusia, Pendiri Gestapo, Penunjuk Suksesor Hitler (sampai 1945)

Beförderungen (Promosi):
- Leutnant: 1912 (masuk dinas militer)
- Leutnant der Reserve (penerbang): sekitar 1915
- Rittmeister (setara Kapten): akhir Perang Dunia I
- SA-Obergruppenführer: awal 1920-an (setelah bergabung Nazi)
- Reichsminister tanpa portofolio: 1933
- Preußischer Ministerpräsident: 1933
- Reichsforst- und Reichsjägermeister: 1934
- Oberbefehlshaber der Luftwaffe: 1935
- Reichsmarschall: 19 Juli 1940 (pangkat unik tertinggi di Wehrmacht, hanya dipakai oleh Göring)

Karriere (Karir):

Hermann Göring lahir dalam keluarga berpengaruh, ayahnya adalah pejabat kolonial dan diplomat. Ia menempuh pendidikan militer dan bergabung dengan angkatan darat Jerman tahun 1912. Pada Perang Dunia I ia pindah ke dinas penerbangan (Luftstreitkräfte) dan menjadi penerbang tempur ace dengan 22 kemenangan udara. Ia sempat memimpin skuadron terkenal "Flying Circus" setelah kematian Manfred von Richthofen (Red Baron). Göring mendapat banyak dekorasi termasuk Pour le Mérite.

Setelah kekalahan Jerman 1918, ia kecewa dengan Republik Weimar dan sempat bekerja sebagai pilot komersial di Skandinavia. Di sana ia menikah dengan Carin von Kantzow (1923). Göring bertemu Adolf Hitler tahun 1922, bergabung NSDAP, dan ikut dalam Putsch Beer Hall Munich 1923. Ia terluka parah, melarikan diri ke Austria dan Swedia, serta menjadi pecandu morfin akibat pengobatan luka.

Kembali ke Jerman tahun 1927, Göring terpilih sebagai anggota Reichstag 1928 dan menjadi Presiden Reichstag 1932. Setelah Hitler jadi Kanselir 1933, Göring naik pesat: menjadi Menteri Dalam Negeri Prusia, mendirikan Gestapo (1933), dan memimpin penumpasan SA di Night of the Long Knives 1934. Ia ditunjuk membangun Luftwaffe (1935) dan memimpinnya sepanjang Perang Dunia II.

Göring memainkan peran besar dalam Anschluss Austria (1938), Krisis Sudetenland, invasi Polandia (1939), serta kampanye Barat 1940. Ia dianugerahi pangkat Reichsmarschall setelah jatuhnya Prancis. Namun Luftwaffe gagal dalam Battle of Britain (1940) dan operasi Barbarossa (1941). Ia juga bertanggung jawab atas "Aryanization" ekonomi dan penjarahan seni di wilayah pendudukan.

Pada 1945, saat Jerman kalah, Göring mencoba mengambil alih kekuasaan dari Hitler (berdasar dekrit suksesi), tapi dituduh pengkhianatan dan ditahan oleh SS. Ia ditangkap Sekutu Mei 1945.

Auszeichnungen (Medali dan Penghargaan):
- Eisernes Kreuz II. Klasse 1914 (Iron Cross 2nd Class 1914): 15 September 1914  
  (Penghargaan dasar untuk keberanian di medan perang PD I)
- Eisernes Kreuz I. Klasse 1914 (Iron Cross 1st Class 1914): 22 Maret 1915  
  (Versi lebih tinggi dari Iron Cross, diberikan untuk prestasi luar biasa)
- Ritterkreuz II. Klasse des Grossherzoglich Badischen Ordens vom Zähringer Löwen mit Schwertern (Knight's Cross 2nd Class of the Order of the Zähringer Lion with Swords, dari Grand Duchy of Baden): 8 Juli 1915  
  (Dekorasi negara bagian Baden untuk keberanian)
- Militär-Karl-Friedrich-Verdienstorden (Military Karl-Friedrich Merit Order, Knight atau lebih tinggi, dari Baden): sekitar 1918  
  (Penghargaan tertinggi Baden untuk jasa militer)
- Ritterkreuz des Königlich Preußischen Hausordens von Hohenzollern mit Schwertern (Knight's Cross of the Royal Prussian House Order of Hohenzollern with Swords): 20 Oktober 1917  
  (Dekorasi prestisius Prusia untuk perwira)
- Pour le Mérite (dikenal sebagai "Blue Max"): 2 Juni 1918 atau Mei 1918  
  (Penghargaan tertinggi Kekaisaran Jerman untuk keberanian luar biasa, diberikan atas 22 kemenangan udara sebagai ace penerbang)
- Königlich Preußisches Militär-Flugzeugführer-Abzeichen (Prussian Military Pilot Badge): periode PD I  
  (Lencana penerbang militer Prusia)
- Königlich Preußisches Flugzeugbeobachter-Abzeichen (Prussian Observer Badge): periode PD I  
  (Lencana pengamat pesawat)
- Verwundetenabzeichen 1918 in Schwarz (Wound Badge 1918 in Black): periode PD I  
  (Untuk luka yang diderita, biasanya dari luka pasca-Putsch 1923 juga relevan tapi ini dari PD I)
- Abzeichen für Flugzeugführer in Gold mit Brillanten (Pilot/Observer Badge in Gold with Diamonds): era Nazi, versi khusus yang dibuat Göring sendiri sebagai Reichsmarschall  
  (Versi mewah berlian dari lencana penerbang, diberikan kepada dirinya sendiri atau edisi khusus)
- Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (Knight's Cross of the Iron Cross): 30 September 1939  
  (Diberikan oleh Hitler atas keberhasilan Luftwaffe di awal PD II)
- Großkreuz des Eisernen Kreuzes (Grand Cross of the Iron Cross): 19 Juli 1940  
  (Penghargaan tertinggi PD II, hanya diberikan kepada Göring sebagai satu-satunya penerima di era perang ini, atas kemenangan di Prancis)
- Göring juga menerima berbagai medali kehormatan Nazi lainnya seperti Goldenes Parteiabzeichen der NSDAP (Golden Party Badge), Blutorden (Blood Order untuk peserta Putsch 1923), dan medali kampanye seperti Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938 (Anschluss Medals), tapi ini lebih bersifat politik/partai daripada militer murni.
- Ia mendirikan dan memberikan banyak medali Luftwaffe seperti Flakkampfabzeichen, Fallschirmschützenabzeichen, dll., tapi itu bukan penghargaan pribadinya melainkan yang ia stift (ciptakan).
- Tidak ada bukti kuat bahwa ia menerima Knight's Cross dengan Oak Leaves, Swords, atau Diamonds (itu untuk perwira lapangan lain seperti Rommel atau Galland). Göring hanya sampai Knight's Cross dasar + Grand Cross khusus.
- Setelah ditangkap 1945, medali utamanya (termasuk Pour le Mérite, Grand Cross, Iron Cross I dengan bar 1939, dan Pilot Badge Gold with Diamonds) disita Sekutu dan sebagian dipamerkan di museum AS.

Aufzeichnungen (Catatan):
- 1918: akhir Perang Dunia I sebagai ace penerbang dengan Pour le Mérite.
- 1923: terluka dalam Beer Hall Putsch, lari ke luar negeri, mulai kecanduan morfin.
- 1933: mendirikan Gestapo dan kamp konsentrasi awal seperti Dachau (awalnya dikelola polisi Prusia di bawahnya).
- 1935: Luftwaffe resmi dibentuk meski dilarang Versailles Treaty.
- 1938: memimpin penjarahan ekonomi Yahudi setelah Kristallnacht.
- 1940: sukses besar Luftwaffe di Polandia, Norwegia, Belanda, Belgia, Prancis; gagal di Inggris.
- 1941-1945: kegagalan Luftwaffe di Front Timur, Stalingrad, dan pertahanan Reich dari pemboman Sekutu.
- 1945: mencoba negosiasi damai secara sepihak, dipecat Hitler.
- 1946: diadili di Nuremberg Trials sebagai penjahat perang utama (perencanaan agresi, kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan); divonis mati gantung 1 Oktober 1946.
- 15 Oktober 1946: bunuh diri dengan sianida beberapa jam sebelum eksekusi (diduga diselundupkan).

----------------------------------------------------------------

Masa kecil dan pendidikan:
Hermann Göring lahir sebagai anak kedua dari lima bersaudara dalam keluarga berstatus tinggi. Ayahnya, Heinrich Ernst Göring, adalah pejabat kolonial dan diplomat Jerman yang pernah bertugas di Haiti dan Afrika Barat Daya Jerman. Ibunya, Franziska Tiefenbrunn, memiliki hubungan dengan Hermann Epenstein, seorang dokter Yahudi yang menjadi ayah baptis Göring dan memberi nama "Hermann" padanya. Göring dibesarkan di kastil kecil Veldenstein dekat Nuremberg. Ia mendapat pendidikan militer di Karlsruhe dan Gross-Lichterfelde, kemudian bergabung dengan angkatan darat Prusia tahun 1912 sebagai Leutnant di infanteri.

Perang Dunia I:
Göring segera beralih ke dinas penerbangan (Luftstreitkräfte) tahun 1915. Ia menjadi penerbang tempur ace dengan 22 kemenangan udara yang dikonfirmasi. Ia memimpin Jagdstaffel 27 dan kemudian menggantikan Manfred von Richthofen (Red Baron) sebagai komandan Geschwader 1 "Flying Circus" pada 1918. Göring mendapat banyak dekorasi, termasuk Eisernes Kreuz II. dan I. Klasse, serta Pour le Mérite (1918). Setelah kekalahan Jerman, ia sangat kecewa dengan Republik Weimar dan perlakuan terhadap perwira militer.

Pasca-Perang Dunia I:
Göring meninggalkan Jerman, bekerja sebagai pilot komersial di Denmark dan Swedia. Di Swedia ia bertemu dan menikahi Carin von Kantzow (1923), seorang bangsawan Swedia. Ia kembali ke Jerman tahun 1927 setelah amnesti. Göring bergabung NSDAP tahun 1922 setelah mendengar pidato Hitler, menjadi komandan SA (Sturmabteilung) awal.

Karier politik Nazi:
Ia ikut dalam Putsch Beer Hall Munich 1923, terluka parah di selangkangan, melarikan diri ke Austria dan Swedia. Luka itu menyebabkan kecanduan morfin seumur hidup. Kembali 1927, ia terpilih ke Reichstag 1928, menjadi Presiden Reichstag 1932. Setelah Hitler jadi Kanselir 30 Januari 1933, Göring naik pesat: Menteri Dalam Negeri Prusia (1933), mendirikan Gestapo (1933), Perdana Menteri Prusia, dan memimpin Night of the Long Knives (1934) untuk menumpas SA. Ia ditunjuk membangun Luftwaffe (1935, melanggar Perjanjian Versailles), menjadi Reichsmarschall (19 Juli 1940) setelah kemenangan di Prancis – pangkat tertinggi di Wehrmacht, hanya dipakai olehnya.

Peran dalam Perang Dunia II:
Göring memimpin Luftwaffe dalam invasi Polandia (1939), kampanye Barat (1940), Battle of Britain (1940, gagal), dan Operasi Barbarossa (1941). Ia bertanggung jawab atas penjarahan seni di Eropa pendudukan, "Aryanization" ekonomi, dan perintah 31 Juli 1941 kepada Heydrich untuk "Final Solution" (Solusi Akhir). Ia juga mengendalikan ekonomi perang melalui Four-Year Plan. Namun kegagalan Luftwaffe (pemboman Sekutu, Stalingrad, dll.) membuatnya kehilangan kepercayaan Hitler. Pada akhir perang, tubuhnya membengkak karena morfin dan penyakit.

Akhir hayat:
April 1945, saat Hitler di bunker Berlin, Göring mengirim telegram meminta mengambil alih kekuasaan berdasarkan dekrit suksesi 1941. Hitler menuduh pengkhianatan, memecatnya, dan memerintahkan penangkapan. Göring ditangkap oleh SS tapi kemudian dibebaskan oleh pasukan AS Mei 1945.

Pengadilan Nuremberg:
Ia diadili sebagai terdakwa utama di International Military Tribunal Nuremberg (1945-1946). Divonis bersalah atas semua empat tuduhan: konspirasi, kejahatan terhadap perdamaian, kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan. Dijatuhi hukuman mati gantung 1 Oktober 1946. Göring bunuh diri dengan sianida 15 Oktober 1946, sesaat sebelum eksekusi (diduga kapsul diselundupkan oleh penjaga AS).

Catatan tambahan:
Göring dikenal flamboyan, suka kemewahan, koleksi seni curian, seragam mewah, dan berat badan berlebih. Ia menikah lagi dengan Emmy Sonnemann setelah Carin meninggal 1931. Ia memiliki satu anak perempuan, Edda (1938). Göring dianggap sebagai salah satu arsitek utama Holocaust dan rezim Nazi, meski sering digambarkan lebih "manusiawi" dibanding Himmler atau Goebbels dalam beberapa biografi.



Sumber:
Wikipedia (versi Inggris dan Indonesia), Britannica, United States Holocaust Memorial Museum (encyclopedia.ushmm.org), Biography.com, dan literatur sejarah seperti "The Reich Marshal" oleh Leonard Mosley serta dokumen Nuremberg.

Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) No. 705 - 8 Maret 1944


Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) adalah judul dari seri film berita terpadu yang dirilis di bioskop-bioskop Jerman Nazi dari bulan Juni 1940 hingga akhir Perang Dunia II, dengan edisi terakhir yang diterbitkan pada tanggal 22 Maret 1945. Produksi film berita yang terkoordinasi ini dibuat sebagai instrumen penting untuk distribusi massal propaganda Nazi di masa perang.

Isi dari Die Deutsche Wochenschau No. 705 - 8 Maret 1944 :

00:42 - Ahli mata Profesor Walther Löhlein.
01:21 - Kejuaraan gulat internasional di Berlin.
02:12 - Gauleiter Fritz Bracht dan naturalisasi etnis Jerman dari Soviet.
03:10 - Pidato Léon Degrelle di Brussels.
04:14 - Dr. Goebbels menjamu para pahlawan Cherkassy.
04:24 - Ritterkreuzträger Manfred Zimmermann.
05:03 - Erwin Rommel menginspeksi Benteng Atlantik.
07:43 - Pertempuran musim dingin di Narva.
08:25 - Mesin pembuat parit.
12:42 - Pertempuran Nettuno.
14:07 - Ritterkreuzträger Walter Gericke dan Fallschirmjäger.
14:58 - Generalfeldmarschall Albert Kesselring melihat melalui Scherenfernrohr.
15:04 - Artileri kereta api raksasa dalam Pertempuran Anzio.
16:10 - Konvoy kapal Jerman di Norwegia.
17:14 - Pertempuran udara antara Bf 109 dan Bf 110 vs B-17.


Sumber :
Bundesarchiv via XX History Footage
www.archive.org

Monday, February 16, 2026

Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) No. 585 - 20 November 1941


Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) adalah judul dari seri film berita terpadu yang dirilis di bioskop-bioskop Jerman Nazi dari bulan Juni 1940 hingga akhir Perang Dunia II, dengan edisi terakhir yang diterbitkan pada tanggal 22 Maret 1945. Produksi film berita yang terkoordinasi ini dibuat sebagai instrumen penting untuk distribusi massal propaganda Nazi di masa perang.

Isi dari Die Deutsche Wochenschau No. 585 - 20 November 1941 :

00:26 - Stuttgart.
01:13 - Panen buah-buahan di Swabia.
02:07 - Ulang tahun ke-75 komposer Paul Lincke.
04:05 - Evakuasi anak-anak Jerman ke Semmering.
05:45 - Pabrik rokok.
08:25 - Upacara Ritterkreuz Göring untuk FJ: Ramcke, Neumann, Kroh, Welskop, Schuster dan Kempke.
09:38 - Upacara medali Jerman untuk prajurit Finlandia oleh Jenderal Hans Feige.
09:56 - Pertempuran Hutan Karelia.
11:17 - Pengepungan Leningrad.
12:06 - Peleton jagal, kedatangan pakaian musim dingin, dan mandi salju.
13:33 - Pakaian kamuflase putih untuk pengintai berski.
15:51 - Upacara medali untuk 296. Infanterie-Division (Stemmermann) oleh Maximilian von Weichs.
16:26 - Peraih pertama Deutsches Kreuz in Gold : Alfred Druffner.
16:35 - Pertempuran di utara Moskow.
18:53 - 100 km sebelum Moskow.
19:03 - Pakaian kamuflase putih.
19:21 - Rasputitsa (lumpur).
21:39 - Kharkov.
22:34 - Surat kabar garis depan.
23:15 - Peresmian jembatan kereta api oleh Eisenbahnpioniere.
24:09 - Tawanan Yahudi Soviet.
25:04 - Pengangkutan pasukan di sungai Dnieper.
26:12 - Gerak maju skuadron sepeda menuju Simferopol.
26:43 - Pertempuran Krimea.
27:10 - Kereta api lapis baja Soviet.
28:00 - Parade kemenangan pasukan tempur Odessa di Bukarest, Rumania.
29:30 - Jenderal Luftwaffe Wilhelm Speidel.
29:40 - Upacara medali Afrikakorps oleh Erwin Rommel.
30:21 - Gazelle goreng untuk perayaan Ehrentag di Afrika Utara.
30:58 - Lalat, Mückenschleier (Jaring Anti-Serangga) dan Kriegsberichter.
32:34 - Pertempuran Sollum.
34:06 - Konvoy kapal transport Jerman di Selat Inggris.
35:42 - Misi serangan Fw 200 Condor ke konvoy kapal Inggris.


Sumber :
Bundesarchiv via German WWII Archive
www.archive.org

Sunday, February 15, 2026

Cuplikan Terbaik Film 'Nuremberg' (2025)


Film Nuremberg (2025), disutradarai oleh James Vanderbilt, merupakan drama sejarah psikologis yang mendalam tentang persiapan dan jalannya sidang Nuremberg pasca-Perang Dunia II. Berdasarkan buku The Nazi and the Psychiatrist karya Jack El-Hai, film ini berfokus pada pertarungan intelektual dan emosional antara seorang psikiater Angkatan Darat AS, Douglas Kelley (diperankan Rami Malek), dengan Hermann Göring (Russell Crowe), mantan Reichsmarschall Nazi yang karismatik namun manipulatif. Sementara jaksa utama Sekutu Robert H. Jackson (Michael Shannon) berjuang membuktikan kejahatan perang dan Holocaust di pengadilan bersejarah tersebut, Kelley terjebak dalam hubungan rumit yang mengguncang pemahamannya tentang sifat kejahatan manusia—mengungkap bahwa orang biasa pun mampu melakukan kekejaman luar biasa. Dengan durasi sekitar 2 jam 28 menit dan rating PG-13, film ini menggabungkan ketegangan thriller psikologis dengan rekonstruksi sejarah yang megah, didukung penampilan kuat dari para aktor utamanya serta pendekatan yang mengajak penonton merenungkan pertanggungjawaban atas kekejaman masa lalu.


HERMANN GÖRING MENYERAHKAN DIRI


PERTEMUAN PERTAMA GÖRING DAN DOUGLAS KELLEY


PARA PETINGGI NAZI YANG DITAHAN


GÖRING TERKENA SERANGAN JANTUNG


RUDOLF HESS


DR. ROBERT LEY BUNUH DIRI


HARI PERTAMA SIDANG NUREMBERG


DEBAT HERMANN GÖRING DAN DOUGLAS KELLEY


PEMBELAAN GÖRING DI PENGADILAN


HUKUMAN MATI UNTUK PARA PENJAHAT PERANG NAZI

"Kampf um Norwegen", Film Propaganda tentang Operasi Weserübung (1940)



Pada tanggal 9 April 1940, Jerman memulai invasi ke Denmark dan Norwegia.  Hal ini dilakukan terutama karena dua alasan: pihak Jerman ingin mencegah Sekutu mendarat di Norwegia terlebih dahulu, dan mereka juga ingin memastikan pengiriman bijih besi Swedia akan terus berlanjut (karena begitu penting bagi industri persenjataan Jerman).

Sementara pendudukan kota-kota besar Norwegia, termasuk ibu kota Oslo, dicapai relatif cepat, kampanye militer tersebut juga mengungkapkan kelemahan dalam koordinasi antara satuan-satuan Wehrmacht. Secara khusus, Kriegsmarine menderita kerugian besar, termasuk kapal penjelajah berat Blücher dan sepuluh kapal perusak. Tetapi Sekutu juga, terutama Angkatan Laut Kerajaan Inggris, juga kehilangan beberapa kapal (yang paling penting adalah kapal induk HMS Glorious).

Pertempuran melawan pasukan Norwegia, serta unit-unit Sekutu, terutama Inggris dan Prancis, berlanjut di beberapa wilayah hingga awal bulan Juni 1940, terutama selama Pertempuran Narvik yang terkenal.

Berikut adalah film propaganda Jerman tentang kampanye militer di Norwegia. Klip ini sebagian besar terdiri dari rekaman yang diambil oleh kameraman propaganda Jerman, tetapi juga sebagian mengambil dari rekaman pihak Norwegia dan Sekutu. Peta animasi menggambarkan jalannya kemajuan pasukan Jerman sehingga mempermudah pemahaman para penonton.

Meskipun notabene merupakan bahan propaganda Nazi, film ini mempertahankan nada yang relatif imbang, hampir-hampir netral, dan secara terbuka mengakui beberapa kerugian Jerman selama kampanye militer berlangsung. Hal ini mungkin menjelaskan mengapa film tersebut tidak pernah dirilis secara luas selama perang berlangsung.  Selama bertahun-tahun, tidak ada salinan yang diyakini selamat, hanya pada tahun 2006 sebuah salinan dengan kualitas baik ditemukan kembali di arsip nasional Norwegia, dan akhirnya ditampilkan untuk pertama kalinya secara publik. 

Isi:
0:00 Intro
01:33 Permulaan: Austria, Sudetenland, Memel, Penaklukan Polandia
03:35 Dugaan Rencana Invasi Sekutu ke Norwegia
05:00 Insiden Altmark
06:14 Persiapan Operasi Weserübung
08:15 Perbandingan Kekuatan Armada Inggris vs Jerman
09:16 Awal Operasi Weserübung
09:51 Jenderal Luftwaffe Hans Geisler dan Erhard Milch
10:53 Pendudukan Denmark
11:10 Jenderal Luftwaffe Leonhard Kaupisch
12:58 Pendudukan Oslo, Kehilangan Kapal Penjelajah Berat Blücher
19:04 Jenderal Erwin Engelbrecht
19:57 Pendudukan Kristiansand
20:37 Pendudukan Bergen
21:42 Jenderal Hermann Tittel
24:28 Pendudukan Narvik
25:40 Jenderal Eduard Dietl
27:24 Penembakan kapal Inggris di Narvik; Pertempuran di Narvik
30:20 Bijih besi
33:52 Dari pelaut menjadi infanteri
35:40 Pendudukan Norwegia Tenggara
39:40 Pendaratan Sekutu di Norwegia Utara; Tindakan balasan Jerman
48:30 Aksi Angkatan Laut Jerman
50:30 Pendudukan Lillehammer; Kemajuan lebih lanjut ke utara
52:31 Jenderal Richard Pellengahr
54:32 Evakuasi Angkatan Bersenjata Inggris di Norwegia Utara
54:40 Jenderal Luftwaffe Hans-Jürgen Stumpff
59:01 Pendudukan Norwegia Barat dan Tengah
01:02:07 Konsekuensi Ekonomi dari Weserübung
01:02:52 Jagoan bomber Werner Baumbach
01:03:52 Pertempuran Akhir untuk Narvik
01:05:44 Pendaratan Fallschirmjäger
01:07:48 Perawatan medis
01:10:57 Upacara pemakaman
01:18:30 Jenderal Valentin Feurstein
01:21:58 Tenggelamnya Kapal Induk HMS Glorious


Sumber :
Bundesarchiv via German WWII Archive
www.archive.org

Saturday, February 14, 2026

Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) No. 583 - 5 November 1941


Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) adalah judul dari seri film berita terpadu yang dirilis di bioskop-bioskop Jerman Nazi dari bulan Juni 1940 hingga akhir Perang Dunia II, dengan edisi terakhir yang diterbitkan pada tanggal 22 Maret 1945. Produksi film berita yang terkoordinasi ini dibuat sebagai instrumen penting untuk distribusi massal propaganda Nazi di masa perang.

Isi dari Die Deutsche Wochenschau No. 583 - 5 November 1941 :

00:59 - Kemenangan udara ke-100 dari jagoan Luftwaffe Walter Oesau.
01:37 - Pistol suar untuk pilot.
03:04 - Kunjungan Menteri Luar Negeri Italia ke Jerman.
04:09 - Kunjungan delegasi Turki pimpinan Ali Fuad Erden ke Führerhauptquartier.
04:31 - Hitler menginspeksi pakaian dan perlengkapan musim dingin untuk prajurit di Front Timur.
05:56 - Gustaf Mannerheim bersama pasukan Finlandia di garis depan.
06:41 - Pertempuran Petroskoi / Petrozavodsk.
07:56 - Rasputitsa (lumpur) Leningrad.
08:50 - Api unggun dan bercukur.
09:30 - Kunjungan delegasi Portugis ke Leningrad.
09:44 - Jenderal Georg Lindemann.
10:00 - Pertempuran Kaluga.
11:49 - Reporter radio.
15:20 - Operasi Taifun / Pertempuran Moskow.
23:10 - Perawatan medis untuk prajurit Jerman yang terluka dalam Pertempuran Mozhaisk.
24:14 - Pertempuran Pertama Kharkov.
24:39 - Tentara Jerman menaiki unta.
25:05 - Depot bahan bakar.


Sumber :
Bundesarchiv via XX History Footage
www.archive.org

Friday, February 13, 2026

Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) No. 578 - 1 Oktober 1941


Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) adalah judul dari seri film berita terpadu yang dirilis di bioskop-bioskop Jerman Nazi dari bulan Juni 1940 hingga akhir Perang Dunia II, dengan edisi terakhir yang diterbitkan pada tanggal 22 Maret 1945. Produksi film berita yang terkoordinasi ini dibuat sebagai instrumen penting untuk distribusi massal propaganda Nazi di masa perang.

Isi dari Die Deutsche Wochenschau No. 578 - 1 Oktober 1941 :

01:02 - Bongkar muat barang di pelabuhan Petsamo untuk Gebirgsjäger di Finlandia.
02:20 - Divisi SS Nord.
02:41 - Inspeksi Eduard Dietl dan Ferdinand Schörner.
03:57 - Membawa prajurit yang terluka menggunakan pesawat Fieseler Storch.
04:18 - Pertempuran Pulau Ösel dan Moon di Estonia.
05:05 - Kapal penyapu ranjau.
11:35 - Gudang perbekalan militer.
12:26 - Istana Gatchina.
12:50 - Pengepungan Leningrad.
14:00 - Walther von Brauchitsch dan Maximilian von Weichs.
14:26 - Perbaikan jalan kereta api yang hancur oleh Eisenbahnpioniere.
16:07 - Pasukan Italia menyerang desa Rusia.
17:06 - Pasukan Rumania dalam Pertempuran Odessa.
18:03 - Kamera jarak jauh.
19:39 - Pasukan Jerman memasuki Kiev.
21:30 - Panzerarmee Guderian dalam Pertempuran Kiev dan pertemuan dengan Panzerarmee Kleist.
26:54 - Generaloberst Heinz Guderian.


Sumber :
Bundesarchiv via XX History Footage
www.archive.org

Sunday, February 8, 2026

Monolog Jagoan Luftwaffe Hermann Graf, Pilot Pertama Peraih 200 Kemenangan Udara (1943)


Hermann Graf adalah salah satu pilot tempur paling terkenal dalam sejarah Luftwaffe, bukan hanya karena jumlah kemenangan udaranya yang luar biasa, tetapi juga karena gaya hidupnya yang nyentrik dibandingkan rekan-rekannya yang lebih kaku seperti patung di taman kota. Lahir pada tahun 1912, Graf awalnya adalah pemain sepak bola amatir yang lebih akrab dengan lapangan hijau daripada kokpit pesawat, tetapi Perang Dunia II mengubah sepatu bolanya menjadi pedal rudder. Ia mulai meraih kemenangan udara secara serius di Front Timur pada tahun 1941, dan dalam waktu singkat namanya melesat seperti Messerschmitt Bf 109 yang sedang mengejar pembom. Pada Oktober 1942, Graf menjadi pilot tempur pertama dalam sejarah yang mencapai 200 kemenangan udara, sebuah prestasi yang membuat propaganda Jerman bekerja lembur mencetak poster, kartu pos, dan mungkin juga kartu ulang tahun bertema pesawat tempur. Atas pencapaian itu, ia menerima Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub, Schwerter und Brillanten—sebuah medali yang namanya begitu panjang dan ribet sehingga hampir terdengar seperti daftar menu restoran Bavaria. Graf kemudian dipindahkan ke unit elit yang dikenal sebagai “Expertenstaffel”, sebuah skuadron berisi para jagoan udara paling top yang seolah-olah dikumpulkan seperti tim all-star sepak bola (mungkin karena Graf sendiri tidak pernah benar-benar melupakan kecintaannya pada olahraga tersebut). Hingga akhir perang, ia mencatat total 212 kemenangan udara, menjadikannya salah satu ace teratas Luftwaffe.

Monolog ini dipublikasikan pada tanggal 14 Juli 1943.



Sumber :
Bundesarchiv via Begleitkommando
www.archive.org

Thursday, February 5, 2026

Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) No. 577 - 24 September 1941


Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) adalah judul dari seri film berita terpadu yang dirilis di bioskop-bioskop Jerman Nazi dari bulan Juni 1940 hingga akhir Perang Dunia II, dengan edisi terakhir yang diterbitkan pada tanggal 22 Maret 1945. Produksi film berita yang terkoordinasi ini dibuat sebagai instrumen penting untuk distribusi massal propaganda Nazi di masa perang.

Isi dari Die Deutsche Wochenschau No. 577 - 24 September 1941 :

01:05 - Gugurnya Generaloberst Eugen Ritter von Schobert.
01:25 - Kunjungan Hermann Göring ke Markas Besar Heer (Walther von Brauchitsch dan Rudolf Gercke).
02:47 - Stuka menyerang Murmansk.
03:43 - Pertempuran Vyborg / Viipuri.
07:00 - Gerak maju menuju Leningrad.
08:06 - Schnellboote (Kapal Cepat) di Teluk Finlandia.
09:55 - Serangan udara Luftwaffe ke Leningrad.
10:57 - Pengepungan Leningrad.
11:40 - Tank membawa mobil-mobilan (jimat).
15:10 - Serangan udara Luftwaffe ke fasilitas militer Soviet di Laut Hitam.
17:08 - Pertempuran Kiev.
18:35 - Pertempuran Kremenchuk.
20:14 - Rasputitsa.
20:59 - Tentara Jerman menduduki Chernigov.
23:00 - Feuerpause, pengantar makanan dan makan ransum panas.
23:47 - Pertempuran Komatov.
25:06 - Pertempuran di jalur kereta api Kiev-Moskow.


Sumber :
Bundesarchiv via German WWII Archive
www.archive.org

Wednesday, February 4, 2026

Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) No. 574 - 3 September 1941


Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) adalah judul dari seri film berita terpadu yang dirilis di bioskop-bioskop Jerman Nazi dari bulan Juni 1940 hingga akhir Perang Dunia II, dengan edisi terakhir yang diterbitkan pada tanggal 22 Maret 1945. Produksi film berita yang terkoordinasi ini dibuat sebagai instrumen penting untuk distribusi massal propaganda Nazi di masa perang.

Isi dari Die Deutsche Wochenschau No. 574 - 3 September 1941 :

01:04 - Pembuatan U-boat dan pelayarannya.
02:13 - Kedatangan U-boat pimpinan Georg Schwe.
03:04 - Kedatangan U-boat pimpinan Herbert Wohlfarth.
03:33 - Kedatangan U-boat pimpinan Claus Korth.
04:02 - Kedatangan U-boat pimpinan Engelbert Endrass.
04:34 - Dari Narva ke Luga.
05:21 - Jenderal Georg Lindemann.
07:03 - Serangan udara Jerman ke jalur kereta api Leningrad-Moskow.
08:01 - Pertempuran Chudovo.
08:41 - Sturmpioniere dan Flammenwerfer.
10:31 - Kunjungan Hitler dan Mussolini ke Front Timur.
18:14 - Kota pelabuhan Mykolaiv yang diduduki pasukan Jerman.
19:26 - Pertempuran Kherson.
20:09 - Pertempuran Dniprodzerzhynsk.
22:19 - Pertempuran Gomel.
25:55 - Pengiriman suplai ke garis depan. 


Sumber :
Bundesarchiv via German WWII Archive
www.archive.org

Tuesday, February 3, 2026

Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) No. 573 - 27 Agustus 1941


Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) adalah judul dari seri film berita terpadu yang dirilis di bioskop-bioskop Jerman Nazi dari bulan Juni 1940 hingga akhir Perang Dunia II, dengan edisi terakhir yang diterbitkan pada tanggal 22 Maret 1945. Produksi film berita yang terkoordinasi ini dibuat sebagai instrumen penting untuk distribusi massal propaganda Nazi di masa perang.

Isi dari Die Deutsche Wochenschau No. 573 - 27 Agustus 1941 :

00:57 - Serangan Junkers Ju 88 ke pelabuhan Murmansk.
02:16 - Pasukan Finlandia dan Jerman mengejar tentara Soviet yang mundur.
02:56 - Serangan udara ke Kanal Stalin.
03:40 - Kunjungan Hitler ke Heeresgruppe Süd (Gerd von Rundstedt).
05:23 - Pertempuran Nikolayev.
05:32 - Pasukan sepeda.
07:14 - Ritterkreuzträger Karl Baacke.
11:20 - Pertempuran Gomel.
12:20 - Pertempuran di jalan kereta api.
17:10 - Kunjungan Brauchitsch ke Heeresgruppe Nord (Wilhelm Ritter von Leeb).
17:59 - Pasukan Jerman memasuki Narva.
20:10 - Balon pengamat dalam Pertempuran Novgorod.
25:37 - Perawatan mesin pesawat terbang.
25:58 - Binatang maskot unit.
26:16 - Jagoan Luftwaffe Dietrich Hrabak.
26:30 - Serangan stuka ke jalur kereta api Leningrad-Moskow.


Sumber :
Bundesarchiv via XX History Footage
www.archive.org

Monday, February 2, 2026

Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) No. 751 - 10 Februari 1945


Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) adalah judul dari seri film berita terpadu yang dirilis di bioskop-bioskop Jerman Nazi dari bulan Juni 1940 hingga akhir Perang Dunia II, dengan edisi terakhir yang diterbitkan pada tanggal 22 Maret 1945. Produksi film berita yang terkoordinasi ini dibuat sebagai instrumen penting untuk distribusi massal propaganda Nazi di masa perang.

Isi dari Die Deutsche Wochenschau No. 751 - 10 Februari 1945 :

00:41 - Pertukaran tawanan.
01:24 - Front Barat.
02:42 - Pengungsi Jerman melarikan diri dari Timur.
03:51 - Volkssturm.
04:21 - Tank mini Goliath.
05:57 - Pertempuran di Prusia Timur.
06:18 - Junkers Ju-87 Stuka "Kanonenvogel".
06:31 - Pengiriman perbekalan dan amunisi melalui udara menggunakan glider.
07:26 - Badai salju di Kurland.
08:11 - Pengepungan Budapest.
08:58 - Operasi Konrad.


Sumber :
Bundesarchiv via XX History Footage
www.archive.org

Sunday, February 1, 2026

Cuplikan Terbaik Film 'Waterloo' (1970)


Film Waterloo (1970) adalah sebuah epik perang sejarah yang disutradarai oleh Sergei Bondarchuk dan mengisahkan secara mendetail Pertempuran Waterloo tahun 1815, bentrokan penentu yang mengakhiri kekuasaan Napoleon Bonaparte. Dibintangi oleh Rod Steiger sebagai Napoleon dan Christopher Plummer sebagai Duke of Wellington, film ini menonjol karena skala produksinya yang luar biasa besar, melibatkan puluhan ribu tentara Tentara Merah Uni Soviet sebagai figuran untuk merekonstruksi manuver infanteri, kavaleri, dan artileri secara realistis. Waterloo terkenal akan akurasi visualnya dalam menggambarkan taktik perang era Napoleon, mulai dari serangan kolom Prancis, tembakan artileri massal, hingga charge kavaleri berat, serta pendekatan dramatis yang menyoroti kelelahan, kesalahan strategis, dan faktor cuaca yang memengaruhi jalannya pertempuran. Meskipun kurang sukses secara komersial saat dirilis, film ini kini dipandang sebagai salah satu representasi sinematik paling ambisius dan autentik tentang peperangan abad ke-19, sekaligus penutup megah bagi kisah tragis kejatuhan Napoleon.


NAPOLEON DIPAKSA MENGUNDURKAN DIRI OLEH JENDERAL-JENDERALNYA


RAJA LOUIS XVIII MENGETAHUI NAPOLEON MELARIKAN DIRI DARI ELBA


NAPOLEON DIHADANG OLEH MARSEKAL NEY


NAPOLEON DISAMBUT OLEH RAKYAT PRANCIS


NAPOLEON KEMBALI BERTUGAS


AKHIR PERTEMPURAN QUATRE BRAS


DISPOSISI PASUKAN PRANCIS DAN INGGRIS SEBELUM PERTEMPURAN WATERLOO


PERTEMPURAN PEMBUKA


PERTEMPURAN HOUGOUMONT


GUGURNYA JENDERAL INGGRIS THOMAS PICTON


KAVALERI INGGRIS VS KAVALERI PRANCIS DAN GUGURNYA JENDERAL PONSONBY


WELLINGTON MUNDUR


SERANGAN KAVALERI MARSEKAL NEY


WELLINGTON DI AMBANG KEKALAHAN


BLÜCHER SANG PENYELAMAT


ENDING

Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) No. 599 - 25 Februari 1942


Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) adalah judul dari seri film berita terpadu yang dirilis di bioskop-bioskop Jerman Nazi dari bulan Juni 1940 hingga akhir Perang Dunia II, dengan edisi terakhir yang diterbitkan pada tanggal 22 Maret 1945. Produksi film berita yang terkoordinasi ini dibuat sebagai instrumen penting untuk distribusi massal propaganda Nazi di masa perang.

Isi dari Die Deutsche Wochenschau No. 599 - 25 Februari 1942 :

00:32 - Pidato Hitler di hadapan para perwira Wehrmacht yang baru dipromosikan.
01:14 - Pelatihan para calon perwira di sekolah militer.
02:22 - Eichenlaubträger Horst Niemack.
04:38 - Tentara Finlandia di Karelia.
06:00 - Eisenbahnpioniere membangun jembatan kereta api.
09:12 - Antri makanan.
09:26 - Alkohol hasil penyulingan di lapangan.
09:34 - Pengangkut makanan dengan ski.
09:53 - Pakaian kamuflase putih musim dingin.
10:05 - Upacara Ritterkreuz untuk Paul Dowerk oleh Divisionskommandeur Paul Völckers.
13:08 - Erwin Rommel di Benghazi.
17:12 - Siegfried Westphal.
17:22 - Hellmut von Leipzig.
18:21 - Jagoan U-boat Richard Zapp dan Reinhard Hardegen.
20:12 - Pergantian shift jaga di kapal selam.
21:33 - U-boat Erich Topp di pantai New York.
26:34 - Operasi "Cerberus" oleh kapal Gneisenau, Scharnhorst dan Prinz Eugen.


Sumber :
Bundesarchiv via XX History Footage
www.archive.org

Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) No. 627 - 9 September 1942


Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) adalah judul dari seri film berita terpadu yang dirilis di bioskop-bioskop Jerman Nazi dari bulan Juni 1940 hingga akhir Perang Dunia II, dengan edisi terakhir yang diterbitkan pada tanggal 22 Maret 1945. Produksi film berita yang terkoordinasi ini dibuat sebagai instrumen penting untuk distribusi massal propaganda Nazi di masa perang.

Isi dari Die Deutsche Wochenschau No. 627 - 9 September 1942 :

00:52 - Upacara pemakaman István Horthy di Budapest.
01:20 - SS-Obergruppenführer Karl Wolff.
02:22 - Logistik Afrikakorps.
04:20 - Jagoan udara Hans-Joachim Marseille.
04:45 - Erwin Rommel, Albert Kesselring, Ugo cavallero, dan Ettore Bastico.
05:18 - Gerak maju pasukan Jerman-Italia ke Oasis Siwa dan interaksi dengan orang Arab.
07:48 - Hermann Göring mengunjungi prajurit yang terluka di Front Timur.
08:46 - Situasi terkini di sektor tengah Front Timur.
09:27 - Pos pengamatan artileri.
11:18 - Gerak maju menuju Stalingrad.
11:44 - Pembersihan filter kendaraan, memandikan kuda.
14:56 - Serangan stuka.
20:53 - Front Kaukasus.
22:06 - Prajurit SS Wiking menaiki panzer (tank desant).
22:39 - Milisi kepolisian Kosak di Pyatigorsk.
23:04 - Gerak maju Gebirgsjäger pimpinan Heinz Groth menuju Elbrus


Sumber :
Bundesarchiv via XX History Footage
www.archive.org

Saturday, January 31, 2026

Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) No. 567 - 17 Juli 1941


Die Deutsche Wochenschau (Berita Mingguan Jerman) adalah judul dari seri film berita terpadu yang dirilis di bioskop-bioskop Jerman Nazi dari bulan Juni 1940 hingga akhir Perang Dunia II, dengan edisi terakhir yang diterbitkan pada tanggal 22 Maret 1945. Produksi film berita yang terkoordinasi ini dibuat sebagai instrumen penting untuk distribusi massal propaganda Nazi di masa perang.

Isi dari Die Deutsche Wochenschau No. 567 - 17 Juli 1941 :

01:16 - Pendaftaran sukarelawan Eropa untuk perang melawan Uni Soviet.
03:47 - Generalleutnant Erwin Engelbrecht dan Franz Barckhausen.
04:08 - Pertempuran Salla di sektor utara Front Timur.
05:09 - Buletin / surat kabar garis depan.
07:20 - Generaloberst Hans-Jürgen Stumpff.
07:40 - Mengusir rusa kutub di lapangan udara.
10:02 - Gerak maju pasukan Jerman-Rumania di sektor selatan Front Timur.
11:46 - Rakyat Ukraina menyambut gembira kedatangan Jerman.
12:54 - Pertempuran Kiev.
14:25 - Regiment General Göring.
15:37 - Fritz Klingenberg dari Divisi SS Das Reich.
17:09 - Memetik bunga untuk rekan seperjuangan yang telah gugur.
17:28 - Pertempuran Ganda Bialystok-Minsk.
19:32 - Feuerpause (istirahat): makan, tidur, dapur lapangan, cukur rambut, mencuci mobil, konser.
23:22 - Menembus Garis Stalin.
27:51 - Pasukan Jerman memasuki Riga, Latvia.
28:34 - Pelukis lapangan.
28:36 - Kerja bakti orang-orang Yahudi.
30:40 - Serangan udara di atas Danau Peipus.
34:15 - Pertempuran darat di sekitar Danau Peipus.


Sumber :
Bundesarchiv via XX History Footage
www.archive.org